Jumat, 06 November 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2871

Messages In This Digest (11 Messages)

1.
Kebenaran Telah Terungkap (Pemenang Kuis The 19th Wife) From: bentang Pustaka
2.
Nyontek : Dari Kenakalan hingga Pragmatisme!!! From: shinta arDjahrie
3.
arikel tentang balita From: Afi Pati
4.
Ikutan Gabung From: angga pratama
5a.
Peserta baru From: angga
5b.
Re: Peserta baru From: Sisca Lahur
6.
[Pikiran Rakyat] Menentukan Sikap dalam Menulis From: Bang Aswi
7.
Spirit Ngeblog From: ehone hryan
8.
[info] Lomba Kisah Kasih Ibu From: Lomba Kisah Kasih Ibu
9.
KUIS JELAJAH EROPA From: bentang Pustaka
10.
(cerpen) Aku, kau, dia dan dia From: radinal88

Messages

1.

Kebenaran Telah Terungkap (Pemenang Kuis The 19th Wife)

Posted by: "bentang Pustaka" pustakabentang@yahoo.com   pustakabentang

Thu Nov 5, 2009 2:59 am (PST)



Kebenaran Telah Terungkap (Pemenang Kuis The 19 th Wife)

Bentang Pustaka mengucapkan banyak terima kasih kepada semua teman Bentang yang telah membagi pemikiran untuk mengungkapkan kebenaran dalam Kuis The 19th Wife. Dari sekian banyak peserta kuis hanya ada 4 orang yang menjawab dengan benar.

Kebenaran telah terungkap dan Sang Pembunuh telah diketahui... Berikut ini adalah Para Pemikir Ulung yang berhasil mengungkapkan kebenaran di balik Misteri Pembunuhan Scott.

Pemenang paket buku Bentang Pustaka
- Aisyah Silverqueen
- Alba Setiawan
- Winni Zuhelty
- Zaskia Kugy

Para pemenang tidak dipungut biaya apa pun dalam kompetisi ini. Mohon masing-masing pemenang mengonfirmasi alamat pengiriman hadiah melalui bentangpustaka@yahoo.com

PT BENTANG PUSTAKA
Jl. Pandega Padma No. 19
Yogyakarta 55284
Indonesia
Phone 62-274-517373
Fax 62-274-541441
www.mizan.com
www.klub-sastra-bentang.blogspot.com
www.cpublishing.blogspot.com

2.

Nyontek : Dari Kenakalan hingga Pragmatisme!!!

Posted by: "shinta arDjahrie" shinta_smansa@yahoo.com   shinta_smansa

Thu Nov 5, 2009 3:00 am (PST)



" Tidak mencontek memang tidak menjamin jawaban kita benar , tetapi setidaknya kita telah berproses dengan benar"

Akhirnya
dua pekan masa UTS , hampir sampai di penghujung. Kalau mengingat
ujian-ujian yang kemaren, huffh….. Ternyata, masih jaman ya pada
contek-contekan. Di setiap ujian, nggak usah nunggu lama, dalam waktu
beberapa menit saja, kasak-kusuk itu sudah mulai terasakan. Banyak
tingkahnya, dari mulai angkat alis, lirk kanan-kiri, sampai balikan
badan ke belakang. Hemh…, agak dongkol seeh ketika temen yang duduk di
sebelah dengan santainya menjulurkan kepalanya untuk melihat
jawaban-jawaban ujian qta. Dulu waktu semester awal, ada temen sekelas
yang nyebelin banget, dia itu orang yang selalu mencemooh aku ketika
aku banyak bolos dan aktivitas di luar, tapi ketika ujian, dan dia
duduk di belakangku, dengan seenaknya dia bilang : "kamu tuh keren banget lho sin, genius abiz!!kamu baek banget, bla…bla….bla…." DAMN!!!!! Dia bilang gitu cuma karena mo nyontek jawaban ujian. Aq bales aja : " Iya, memang…dan kamu cupu abiz karena udah males, bego, nyontek lagi!!!!".hahahay….

Yeah….aq
nulis kayak gini juga bukan karena aku sama sekali nggak pernah
nyontek. Jujur aja, aq juga dulu pernah nyontek,khususnya saat SMP.
Waktu lagi "lucu-lucu"nya…he3… alias saat-saat itu adalah masa ketika
lagi bandel-bandelnya. Sebagai seorang remaja yang menginjak masa
puber, yang membutuhkan eksistensi, sosok diriku saat itu adalah
petualang yang gemar akan tantangan , termasuk tantangan
mencontek….he3. Waktu itu aku menepis alasan
nyontek adalah karena tidak percaya diri. Hemh….bisa dikatakan aku
sudah cukup percaya diri untuk mengerjakan soal-soal ujian. Karena
saking percaya diri itulah, yang muncul adalah m"mencari tantangan"
saat ujian. Dalam benakku saat itu kayaknya keren banget deh bisa lolos
dari pengawas yang galak, bisa masuk ruang ujian dengan membawa buku
atau kertas contekan, dan nggak ketahuan!!! Wah…seru abiz!!!!! Dulu aq
nggak tanggung-tanggung kalo mo nyontek, nggak pake nulis di
kertas-kertas kecil, tapi langsung nyontek dari buku. Dalam pikiranku,
ngapain juga bikin contekan, bagiku ketika menulis sesuatu otomatis
kita akan menghafal apa yang qta tulis, jadi ya sama aja nggak nyontek.
Kalau mo nyontek, langsung aja nyontek ke sumber terpercaya yaitu
buku.he3. Lucunya, waktu itu saya nyonteknya sambil mikir, apalagi kalo
matematika,contekan dari buku kan teori dan rumus-rumusnya aja. Jadi
mungkin lebih tepat disebut ujian open book daripada nyontek.he3.

Suatu
saat, aq pernah ketauan nyontek. Waktu itu mata pelajaran Sejarah,
gurunya judes , aku juga males untuk menghafalkan banyak tahun-tahun
dan peristiwa sejarah. Seperti biasa, ide-ku adalah menyiapkan buku
paket Sejatrah di laci meja. Ketika ujian berlangsung, aku langsung
beraksi, tangan kanan diatas meja, tangan kini gerayangan di laci
meja.he3. Ternyata gerak-gerikkku diawasi dari awal oleh sang ibu guru.
Malang tak dapat ditolak, aku ketahuan, buku paketku diambil. Walhasil
aku melanjutkan mengerjakan ujian tanpa melihat buku. Ketika di akhir
ujian, sang ibu guru menghampiriku dan melihat kertas jawaban, beliau
bilang : " Nah, ini bisa tanpa nyontek, ngapain kamu nyontek nduk?!".
Aku Cuma cengar-cengir dengan membayangkan di kantin nanti aku bakal
diketawain abis-abisan (waktu SMP, temenku preman-preman semua, kita
biasa naik jendela untuk bolos ke kantin…ha3). Tapi, aku jadi mikir
juga : " iya yach…ngapain juga nyontek??? Sebenarnya aq bisa kok!!".

Tapi
memang, saat itu motivasi nyontek tak lebih dari sebuah kenakalan masa
remaja saja. Rasa deg-degan saat diam-diam membawa contekan, lega saat
nggak ketahuan, itu ada rasa bangga yang menyelip, walaupun kebanggan
yang semu. Yang namanya anak-anak kan pengen tampil hebat. Ya, itulah
aku dan pengalaman nyontek saat masa-masa sekolah. Sebuah perasaan
ingin mencoba tantangan. Sama aja kayak contoh begini : kalo kita
pagi-pagi berangkat sekolah sebelum jam tujuh lewat gerbang depan, itu
biasa sekali! Tapi ketika kita bisa berangkat sekolah pake manjat
pagar, itu luar biasa!!hahahaha. Seru abiz deh pokoknya masa-masa
sekolah dulu. Tapi, sedikit membela diri, semasa SMP-SMA saya lebih
banyak dicontekin daripada nyontek lho!!!ha3 (tapi dosanya sama aja
kok!!! Dijerat pada pasal kejahatan berencana juga tuh!!!:p ).
Tapi,
sekali lagi itu hanya bentuk kenakalan saja. Saya fikir wajar aja kalo
sekali-kali anak-anak ingin berkreasi dengan berangkat sekolah lewat
pintu belakang. Tinggal control dari kenakalan itu khususnya dari
keluarga yang menuntun kita (anak-anak) pada sisi kedewasaan. Walaupun
saya ungkapkan disini pengakuan mencontek saat remaja, bukan berarti
membenarkan nyontek lho ya!!!! Tetep aja, saya ya salah waktu itu!!!aku
akui itu!!! Harusnya semangat kenakalan itu bisa disalurkan kepada hal
positif lainnya. Jadi, mungkin kisah kenakalan ini sebatas untuk
dikisahkan dan diambil hikmahnya aja, bukan ditiru…he3

Kembali
kepada masalah nyontek. Kegandrungan pada segala bentuk nyontek itupun
lambat laun pudar seiring bertambahnya usia (halah!!tua banget ya
daku???!!he3). Ya, karena ketika kita dewasa, kita bukan hanya bisa
membedakan mana yang baik dan yang tidak baik, tapi dewasa juga bisa
membedakan mana yang pantas dan tidak pantas. Makanya, kalo orang-orang
dewasa masih "nakal", itu tanda bahwa mereka masa kecilnya kurang
bahagia….he3. Iya donk!!!! Kalo anak Abege yang cowok sekali-kali nakal
ngelirik cewek seksi mungkin itu wajar sebagai sebuah bentuk kenakalan
anak, tapi kalo udah mahasiswa dan "dewasa" masih nakal dengan
ngegombalin cewek-cewek, berarti dia ada masalah dengan "proses
pertumbuhan", perlu diperiksakan tuh ke dokter, mungkin makanannya
kurang asupan gizi jadi hormonnya nggak berkembang.he3. Selain asupan
fisik juga asupan rohani. Jadi , untuk pertumbuhan yang ideal, bukan
hanya gizi untuk fisik tapi juga gizi untuk ruhani kita, jadi kita bisa
dewasa lahir batin.

Nah, kembali lagi ke nyontek, malu juga
kalo ngliat mahasiswa-mahasiswa pada nyontek. Saya melihat alasan
kenakalan mahasiswa ini lebih kepada pragmatisme saja. Bagi mereka
mungkin yang penting ujian kelar, lembar jawab nggak kosong, dapet
nilai bagus, IP cukup,nggak peduli itu didapat dari mana. Jujur aja, di
lingkungan kampus ku banyak yang seperti itu. Semua serba pragmatis.
Apapun caranya, yang pasti tujuan bisa tercapai. Sama aja kayak dosen
juga yang bilang "saya nggak mau tahu, yang pasti saya udah ngajar
14kali pertemuan dalam satu semester, tugas saya sudah selesai!!!".
Arrgh….kadang saya bingung dan sedih kalo ngliat seperti itu. Jadi,
yang penting nilai ujian bagus, masalah prosesnya benar atau salah itu
urusan nanti. Ah…guys, hidup ini cuma sekali masa cuma diiisi
tujuan-tujuan pendek seperti itu.

Mungkin kita jadi nggak
heran kalo melihat para aparatur Negara berlomba-lomba untuk korup.
Saling bahu membahu membela rekan-rekannya yang koruptor, karena memang
mereka sudah terbiasa untuk "bekerjasama", yang penting kantong kita
nggak kosong, yang penting dapur bisa ngebul, yang penting anak-istri
bisa makan kenyang. Sebatas itukah???? Argh…karena semua memang bermula
dari ruang kelas. Semua bermula dari cara kita belajar. Jadi, buat
teman-teman semua. Kita nggak harus selalu aksi demonstrasi untuk
mencegah korupsi. Ayo, mulai dari kita sendiri!!!! Nyontek??amit-amit
deh!!!! ^_^
(nta)

Tema ini
dibahas juga pada siaran 5 november 09, di ruang siar yang "sejuk"he3.
Setelah beberapa hari absen siaran karena UTS, seneng banget
dapetbanyak atensi dari para sobat yang mengungkapkan kerinduannya.he3.
Miss u all!!! Luv u all coz Allah!!! ^_^. *seneng banget pagi ini
obrolannya seru*. Ini yang selalu membuat aku betah berlama-lama siaran
sambil nulis!!! thanx banget bwt semua yang udah share n ngebuat pagi ini rame euy!!!

Shinta arDjahrie
www.ntacaholic.co.cc
karena hidup ini begitu renyah,sobat!!!enjoy it!!!

3.

arikel tentang balita

Posted by: "Afi Pati" afi.pati@yahoo.com   afi.pati

Thu Nov 5, 2009 3:00 am (PST)



dear all,
aku punya blog tentang balita:
http://menciptakanbalitasmart.blogspot.com/
barangkali ada diantara teman-teman disini punya artikel yang lebih menarik lagi bisa dikirim japri ke aku.
Untuk nambah-nambah halaman blog. he he he ....
tq

afi-pati

4.

Ikutan Gabung

Posted by: "angga pratama" hadmufis@yahoo.com   hadmufis

Thu Nov 5, 2009 3:01 am (PST)



Salam ..mau ikutan gabung neh, ya..

5a.

Peserta baru

Posted by: "angga" hadmufis@yahoo.com   hadmufis

Thu Nov 5, 2009 3:02 am (PST)



Salam kenal semua...
Ikutan gabung, ya..

5b.

Re: Peserta baru

Posted by: "Sisca Lahur" sapijinak2000@yahoo.com   sapijinak2000

Thu Nov 5, 2009 6:59 am (PST)



Pendek amat.
 
Kurang jelas nih :
- Pria / wanita
- lajang/ berkeluarga/ duda/ janda
- tempat tinggal
- dll ( seperlunya )
 
Lho, kok jadi seperti biro jodoh.
 
Salam
sapijinak
( akibat tamu kurang jelas bentuknya, yang keluar sapi )

--- On Thu, 11/5/09, angga <hadmufis@yahoo.com> wrote:

From: angga <hadmufis@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] Peserta baru
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Thursday, November 5, 2009, 4:39 PM

 

Salam kenal semua...
Ikutan gabung, ya..

6.

[Pikiran Rakyat] Menentukan Sikap dalam Menulis

Posted by: "Bang Aswi" bangaswi@yahoo.com   bangaswi

Thu Nov 5, 2009 3:02 am (PST)



Alhamdulillah, secara bersamaan esai saya ini juga dimuat di Pikiran Rakyat pada hari Kamis (5/11/09), suplemen Kampus (Literasi).

Bang Aswi - Pekerja Buku
Blog [http://bangaswi.com/]

Adakah bagian dari tubuh manusia yang dapat
membedakan dua orang yang kembar? Ya, tentu saja ada yaitu sidik jari.
Artinya, tidak ada dua manusia di dunia ini yang memiliki sidik jari
yang sama, kendati keduanya termasuk kembar identik sekalipun. Tak
heran, jika kemudian sidik jari telah menjadi metode identifikasi yang
masih digunakan hingga kini.
Sidik jari sebenarnya telah digunakan beberapa ribu
tahun yang lalu, yaitu oleh orang-orang Suriah dan Cina sebagai penanda
sahnya salah satu dokumen. Pada bidang kepenulisan, sidik jari tadi
bisa berarti "style". Sedangkan Style adalah gaya, model, atau sikap.
Salah seorang motivator Indonesia pernah menjelaskan tentang konsep
wild management atau manajemen orang-orang liar. Sang Motivator
menjelaskan bahwa ciri khas utama pada wild management adalah working
with your style. Bekerjalah dengan gaya atau ciri khas sobat baraya
sendiri. Okelah dari kacamata sobat baraya, orang lain terlihat lebih
'wah' dan berhasil, apalagi jika melihat artis idolanya. Bisa jadi,
mereka semua hanya memiliki keunggulan dari segi tampang dan ketenaran
atau apa pun yang menjadi kelebihannya, tetapi di luar itu siapa yang
tahu. Intinya adalah ... jangan pernah mau menjadi orang lain.
Tulislah apa yang ingin sobat baraya tulis. Kendati
pada saat awal sobat baraya banyak belajar dari para penulis yang lebih
dahulu berhasil, misalnya dengan mencoba mengikuti gaya menulis mereka
(copy the master), pada akhirnya sobat baraya harus bisa memutuskan
untuk menulis dengan cara tersendiri. Bukan meniru-niru apalagi sampai
melakukan sesuatu yang amat tidak terpuji: plagiasi. Amit-amit! Buatlah
sesuatu dengan gaya dan cita rasa sobat baraya sendiri, lalu jadilah
orang pertama yang menciptakan tren, bukan menjadi kelompok pengikut
yang hanya bisa berteriak 'A' saat diberikan aba-aba 'A' dan kemudian
berteriak 'B' saat diberikan aba-aba 'B'. Cobalah melatih diri sejak
dini untuk berteriak '1' saat diberikan aba-aba 'A'. Tidak ada salahnya
untuk berbeda selama hal itu menunjukkan kelebihan dan keistimewaan
sobat baraya.
Kemudian, (mungkin) yang menjadi pertanyaan sobat
baraya selanjutnya adalah, bagaimana agar sobat baraya bisa menulis
sesuai dengan gaya sendiri? Kunci jawabannya bisa jadi sangat
sederhana, yaitu 'enjoy'. Ya, menulislah dengan perasaan santai,
nyaman, dan rileks. Saat menulis, usahakan agar sobat baraya tidak
merasa terganggu dengan apa pun juga. Jika ada sesuatu yang dianggap
akan mengganggu, singkirkan lebih dahulu.
Buatlah suasana menulis menjadi sangat menyenangkan.
Apabila sobat baraya adalah tipe orang yang menyukai keindahan alam
dengan hawa sejuknya yang menyegarkan paru-paru, carilah tempat yang
menunjang itu semua. Begitu pula jika sobat baraya adalah tipe orang
yang suka menulis pada malam hari, saat kebanyakan orang sudah tertidur
lelap, luangkan waktu untuk menulis pada saat itu. Ciptakan ruang
menulis yang nyaman. Siapkan peralatan yang mendukung kepenulisan sobat
baraya selengkap-lengkapnya. Tidak ada salahnya untuk menyediakan
perangkat tambahan seperti minuman, makanan ringan, atau bahkan bantal
kapuk yang diletakkan pada tempat duduk sobat baraya.
Jadikan menulis sebagai aktivitas yang sangat
menyenangkan. Sama menyenangkannya saat sobat baraya bermain lompat
tali, congklak, atau gobak sodor semasa kecil. Sama indahnya saat sobat
baraya bisa bertemu dengan pujaan hati semasa ABG dan bahkan bisa
mengobrol dengan seru, tanpa ada yang mencampurinya. Atau sama
bahagianya saat sobat baraya diajak untuk pertama kalinya oleh ayah ke
tempat rekreasi, yang sangat diidam-idamkan sejak lama. Jangan pernah
menjadikan menulis sebagai beban yang amat berat. Jangan pernah
memikirkan bahwa tulisan sobat baraya akan dimuat di media massa atau
dibukukan oleh penerbit terkenal. Tulislah sesuatu dengan mengalir,
layaknya air untuk mencari tempat yang lebih rendah, di mana
perjalanannya sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Sebagai penutup, cobalah untuk berhenti sejenak.
Islam menyebutnya dengan istilah muhasabah. Kejawen menyebutnya dengan
semadi. Para penulis menyebutnya dengan rehat atau istirahat. Para
aktivis rapat menyebutnya dengan jeda. Para olah ragawan menyebutnya
dengan menghirup napas secara perlahan-lahan. Para wasit menyebutnya
dengan time-out. Pakde dan pakle saya bahkan menyebutnya dengan ngopi
dulu. Apa pun istilahnya, renungkan sejenak siapa diri sobat baraya.
Apa keinginan sobat baraya. Apa sebenarnya yang ingin sobat baraya
tulis. Sungguh, tidak ada kegembiraan yang menyertai selain mengetahui
apa yang sobat baraya inginkan dan apa yang ingin sobat baraya tulis.
(Agus Wibowo, aktif di komunitas FLP wilayah Jawa Barat)***
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=108064

7.

Spirit Ngeblog

Posted by: "ehone hryan" nagrem@yahoo.com   nagrem

Thu Nov 5, 2009 3:03 am (PST)



Belakangan ini semangat untuk ngeblog mulai bangkit lagi di dalam
diriku, setelah sebelumnya cukup terlena dengan fenomena microblogging
yang mewabah di internet.
Motivasi yang paling utama yang membuatku aktif ngeblog lagi adalah
supaya tetap aktif menulis di kala tidak ada project menulis buku.
Ibarat sebuah mata pisau bila tidak pernah dipergunakan untuk mengiris
bahkan tidak rajin diasah maka lama kelamaan akan menjadi tumpul dan
berkarat. Syukur-syukur dengan aktif ngeblog ini aku bisa meningkatkan
kemampuan menulisku atau menemukan style baru yang lebih gue banget.
Trus motivasi yang kedua, seperti kita ketahui bersama bila otak
jarang atau bahkan lama tidak dipergunakan maka akan mengalami
penyusutan atau bahasa medisnya Atropi. Dengan menulis maka otak kita
tentunya akan aktif berpikir, mengolah ide, inspirasi dan peristiwa
yang terjadi dalam kehidupan kita.
Motivasi yang ketiga, dengan menulis blog aku bisa numpahin semua
uneg-uneg, keluh kesah dan hal-hal yang membebani pikiran supaya
perasaanku bisa lega dan beban otak sedikit berkurang. Boleh dibilang
blog aku pergunakan sebagai media pelarian stress. Tapi tentu saja
nggak semua hal bisa disharing di blog, hal-hal yang terlalu personal
tentu saja untuk konsumsi pribadi saja.
Yang keempat, dengan ngeblog aku bisa mengaktualisasikan diri.
Mengungkapkan pendapat dan pemikiranku di dunia maya, supaya
aktivitasku di dunia maya lebih berkualitas. Masa hanya updates status,
upload foto-foto narsis dan chatting doang. Sayang banget kan kalau
waktu luang dan fasilitas ngenet gratis di kantor hanya dipergunakan
untuk hal-hal kayak gitu.
Ehm…apalagi yak? Kayaknya kok kurang afdol kalo nggak pas lima gitu.
Ahaaa, motivasi terakhir karena ada temen, Mas Wahyu, yang sudah
berbaik hati membuatkan aku blog sendiri. Mulai dari beli hosting dan
domain, desain web diurusin sama beliau. Nah, kurang apalagi coba?
So, mulai sekarang aku akan terus berusaha menjaga agar spirit
ngeblog ini tetap menyala dan kalau bisa menularkan kepada yang lain.
Semoga apa yang kutulis tidak hanya berguna buat diriku sendiri namun
juga orang lain yang membacanya, Amin.

ehone

www.bloglodak.com
ordinary blog with extraordinary story

Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. http://id.answers.yahoo.com
8.

[info] Lomba Kisah Kasih Ibu

Posted by: "Lomba Kisah Kasih Ibu" wordsmartcenter@yahoo.com   wordsmartcenter

Thu Nov 5, 2009 8:13 pm (PST)



Assalamu'alaikum Wr. Wb

Sekedar berbagi informasi lomba
siapa tahu ada yang tertarik

Mohon maaf
bila ada yang kurang berkenan

Besar harapan kami
info lomba ini disebarluaskan

wass

==============

LOMBA KISAH KASIH IBU
Word Smart Center dan Penerbit Mizan

Kasih ibu
kepada beta
tak terhingga
sepanjang masa

hanya memberi
tak harap kembali
bagai sang surya
menyinari dunia

* * *

"...dengan setinggi-tingginja budi dan semulia-mulianja tenaga mendjalankan kewadjiban "keperempuanannja" mendidik putera-puteranja, dengan keinsjafan dan keridlaan-niat jang tertentu, sebenarnja mendidik putera-puteranja natie:--Hendaklah mereka terutama terhadap pada kewajiban keperempuannja mendidik anak-anaknja, dengan insjaf seinsjaf-insjafnja, bahwa selamat-tjelakanja bangsa sebenar-benarnja adalah di dalam genggaman mereka itu. Hendaklah mereka oleh karenanja, semuanya bertabiat sebagai ibu jang besar...." (Kongres Kaum Ibu --"suluh Indonesia Muda", 1928-- dalam buku Dibawah Bendera Revolusi, Ir. Soekarno [1959])

* * *

Lebih dari 75 negara di belahan dunia, seperti Amerika, Kanada, Jerman, Italia, Belanda, Jepang, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapura, Australia dan seterus, merayakan Hari Ibu atau Mother's Day pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei untuk mengenang aktivis sosial Julia Ward Howe (1870) mencanangkan pentingnya perempuan bersatu melawan perang saudara. Beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Ibu diperingati setiap bulan Maret untuk memuja Dewi Rhea, istri Dewa Kronus, dan ibu para dewa dalam sejarah Yunani Kuno. Sedangkan di Indonesia berdasarkan keputusan Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938 dan dikukuh oleh Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu Indonesia untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa.

Sebagai seorang anak, kita berkewajiban agar ibu kita selalu berbahagia. Kita merayakan mereka, bukan karena sebagaimana termaktub di atas. Bukan karena mereka berani mengangkat senjata seperti Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain. Bukan karena mereka bangkit memperjuangkan hak-hak perempuan seperti yang dilakukan oleh Kowani (Kongres Wanita Indonesia). Bukan pula karena mereka menjadi pemimpin bangsa sebagaimana dilakukan oleh Maria Ulfah yang menjadi menteri wanita pertama kali tahun 1950.

Kita persembahkan Hari Ibu/Mother's Day karena selama sembilan bulan kita bersemayam dalam rahim ibu kita; karena mereka berteriak dan berdarah-darah saat melahirkan ke dunia ini; karena mereka selama dua tahun memberi kita ASI penuh dengan kesulitan dan kurang tidur; karena mereka mengantarkan kita ke masa balita penuh dengan rasa cemas; karena mereka menyekolahkan kita dengan banting tulang dan rintihan do'a, karena mereka membimbing kita akan mendapatkan pekerjaan; dan karena tetap menyanyangi kita hingga akhir hayat.

Yang paling utama adalah, kita melakukannya, karena perintah Allah Swt: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (QS. Al-Israa[17]: 23) Dan tentu saja untuk berbuat baik itu tidak harus menunggu tanggal 22 Desember setiap tahun sekali, melainkan tiap hari, bahkan tiap detak jantung kita.

Dan salah satu cara kita berbuat baik terhadap mereka adalah mengabadikan kasih sayang mereka itu dalam bentuk tulisan. Sebab, dengan menuliskan perjuangan mereka membesarkan kita, kejujuran mereka dalam menasehati kita, kedisiplinan dan keadilan mereka dalam membentuk karakter kita, dan masih banyak prinsip-prinsip atau pun nilai-nilai yang mereka berikan kepada kita, merupakan sebuah sarana agar mereka menjadi buah tutur yang baik sebagaimana Nabi Ibarahim Alaihis salam pinta: "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian." (QS. Asy-Syu'ara [26]: 84)

Oleh sebab itu, WORD SMART CENTER sebagai komunitas dunia kepenulisan dan perbukuan --bervisi Menuju Indonesia Mulia, Cerdas, Mandiri, dan Kreatif-- bekerjasama dengan Penerbit Mizan menyelenggarakan acara LOMBA KISAH KASIH IBU sebagai kado cinta kepada kaum ibu.

T E M A

Lomba ini bertemakan:

"Kasih Ibu Sepanjang Masa, Selalu Memberi Tak Harap Kembali"

K A T A G O R I   L O M B A

Katagori lomba adalah nonfiksi dalam bentuk esai, memoar, biografi singkat, atau tulisan seperti dalam buku Chicken Soup.

K R I T E R I A   C E R I T A  dan  I S I  T U L I S A N

1. Cerita harus berdasarkan kisah nyata (real story) atau berdasarkan fakta dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, baik dialami oleh penulis sendiri, atau orang lain;
2. Isi cerita tidak boleh melanggar SARA, bernuansa pornografi, atau bertentangan dengan prinsip dan nilai kebenaran;
3. Cerita atau isi tulisan harus memberikan motivasi, inspirasi, dan pelajaran berharga bagi para pembaca.

K R I T E R I A   N A S K A H

1. Berupa naskah tertulis dan disajikan secara sistimatis, sinkron, dan tuntas (tidak bersambung);
2. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
3. Naskah belum pernah diikutkan dalam lomba menulis, tidak sedang diikutkan dalam lomba menulis lainnya, atau disertakan dalam pembuatan buku antologi;
4. Naskah asli (karya sendiri) dan belum pernah diterbitkan dan atau dipublikasikan di media massa;
5. Naskah lomba minimal 5 halaman dan maksimal 15 halaman, ukuran kertas A4, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12;
6. Menyertakan biodata singkat atau identitas lengkap (file terpisah dari naskah lomba), meliputi: nama lengkap, TTL, pendidikan, alamat lengkap, nomor telepon/HP, email, no. rekening, plus fotokopi/scan (dengan resolusi secukupnya, tidak perlu terlalu tinggi/besar) kartu identitas diri (KTP/Pasport/SIM/dsb).
7. Bersedia menerima sangsi hukum apabila naskah terbukti hasil plagiasi dan atau terjemahan.

P E N G I R I M A N    N A S K A H

- Naskah diterima panitia paling lambat tanggal 10 Desember 2009;
- Naskah diberikan dalam bentuk soft copy (file) yang dikirim ke e-mail kisahkasihibu@yahoo.com dan dicckan ke wordsmartcenter@gmail.com;
- Semua naskah tidak dikembalikan dan menjadi hak milik panitia.

K R I T E R I A   P E S E R T A

1. Peserta lomba terdiri atas pelajar, mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, dan masyarakat umum WNI (tanpa batasan usia), baik berdomisili di Indonesia maupun di luar negeri;
2. Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu naskah, sebanyak-banyaknya tanpa batas;
3. Peserta bukan tim penilai/juri;
4. Panitia lomba boleh mengikuti lomba;
5. Peserta terdaftar sebagai member milis wordsmartcenter@yahoogroups.com (bagi yang belum terdaftar silahkan mendaftarkan diri ke alamat ini: http://groups.yahoo.com/group/wordsmartcenter/, atau mengirim e-mail kosong ke: wordsmartcenter-subcribe@yahoogroups.com atau wordsmartcenter@yahoo.com)

P E N G U M U M A N    P E M E N A NG

- Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 22 Desember 2009 bertepatan dengan HARI IBU (Mother's Day) di milis wordsmartcenter@yahoogroups.com.
- Pemenang akan dihubungi panitia lewat e-mail/SMS untuk menerima hadiah.

H A D I A H

- Juara pertama sebesar USD 200 (Dua ratus Dolar Amerika)
- Juara kedua sebesar USD 150 (Seratus Lima Puluh Dolar Amerika)
- Juara ketiga sebesar USD 100 (Seratus Dolar Amerika)
- 3 juara harapan mendapatkan paket hadiah buku senilai Rp. 200.000,- dari Penerbit Mizan. 
- 4 juara hiburan mendapatkan hadiah buku senilai Rp. 100.000,- dari Penerbit Mizan.
- Biaya pengiriman hadiah untuk juara I, II, dan III ditanggung oleh para pemenang.

H A K   C I P T A

- Hak cipta ada pada penulis naskah;
- Hak terbit ada pada Word Smart Center untuk satu kali penerbitan;
- Royalti akan dihibahkan untuk kegiatan dan program Word Smart Center;
- Setiapkali buku terbit para penulis akan mendapatkan 3 eksemplar dari penerbit.

Didukung oleh:
www.radioppidunia.com dan www.matadunia.com

Keterangan lebih lanjut hubungi:
Udo Yamin Majdi (+20108158391) atau Rashid Satari (+20100120381) atau kirim e-mail ke: kisahkasihibu@yahoo.com

9.

KUIS JELAJAH EROPA

Posted by: "bentang Pustaka" pustakabentang@yahoo.com   pustakabentang

Thu Nov 5, 2009 8:13 pm (PST)



KUIS JELAJAH EROPA

Bagaimana rasanya terjebak di sebuah stasiun di negara asing saat badai melanda? Tanyakan hal itu pada Daus, Banjar, Wicak, Geri, dan Lintang. Mereka adalah lima mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studi S2 di Negeri Belanda. Berawal dari kejadian terjebak badai di Stasiun Amersfort itu, kedekatan mereka berlima terus berlanjut. Mereka mendirikan milis AAGABAN (Aliansi Amersfort Gara-Gara Badai di Netherland) dan sering berpetualang ke berbagai kota di Belanda bersama-sama.

Seiring berjalannya waktu, kedekatan itu menumbuhkan rasa cinta di hati mereka. Daus, Banjar, dan Wicak memendam rasa cinta untuk Lintang, sedangkan Lintang diam-diam mencintai Geri. Konflik mulai muncul ketika Daus, Banjar, dan Wicak saling bersaing memperebutkan hati Lintang. Persaingan itu berlangsung beberapa lama, dan bahkan berlanjut sampai saat perjalanan keliling Eropa terakhir mereka sebelum kembali ke Indonesia. Namun, akhirnya Wicak lah yang berhasil mendapatkan hati Lintang.

Dalam perjalanan keliling Eropa yang dilakukan oleh para anggota AAGABAN itu, mereka sempat mengganti kota tujuan, tetapi mereka malah nyasar dan terdampar di sebuah kota. Di kota manakah mereka terdampar?

Bagi kamu yang sudah baca novelnya, pasti bisa menjawab pertanyaan tadi. Jika sudah tahu jawabannya, segera kirim jawabanmu dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1. Upload foto cover Negeri van Oranje ke dalam facebookmu.
2. Tag 10 orang teman kamu + Bentang di foto cover itu.
3. Tuliskan jawaban di caption foto kaver.

Tersedia paket buku Bentang Pustaka bagi 10 orang yang beruntung.

Jawaban harus sudah diunggah antara tanggal 6 – 11 November 2009. Pemenang akan diumumkan lewat note Bentang dan milis-milis pada 12 November 2009.

Cover bisa diunduh dari facebook Bentang Pustaka atau di http://www.4shared.com/file/147113788/a5b7c563/NVO_BEST_SELLER.html

PT BENTANG PUSTAKA Jl. Pandega Padma No. 19 Yogyakarta 55284 Indonesia Phone 62-274-517373 Fax 62-274-541441 www.mizan.com www.klub-sastra-bentang.blogspot.com www.cpublishing.blogspot.com

10.

(cerpen) Aku, kau, dia dan dia

Posted by: "radinal88" radinal88@yahoo.co.id   radinal88

Thu Nov 5, 2009 8:24 pm (PST)



Aku

Wajahmu tampak muram. Tidak seperti biasa, ceria, cerah dan bahagia. Kini kau tampak muram, bersedih dan sengsara. Mengapa? Apakah karena aku telah memutuskan untuk memilih dia? Toh, kamu tak pernah mengatakannya kepadaku. Aku tahu kau juga merasakan apa yang kurasakan sekarang, namun, sebagai seorang wanita, kurasa aku tak berhak untuk bertindak lebih dulu dibanding dirimu. Kaulah yang harus mengatakan dan aku menantikan itu. Tapi ternyata, sampai saat ini, ketika ia mengatakan itu kepadaku, kau tidak juga mengatakan itu padaku. Terpaksa aku menerimanya, karena ia lebih berani ketimbang dirimu.
Sejak dulu, aku tahu kau menaruh rasa pada diriku. Aku juga merasakan itu. Namun, entah mengapa, kau sepertinya malu-malu tuk mengungkapkan rasa itu padaku. Lantas, salahkah aku yang terus menunggu hingga akhirnya ia datang dan mengatakan perasaannya. Aku tak mampu tuk menolak. Toh, ia juga seperti dirimu yang dahulu kuimpikan. Shaleh, pintar, dan pandai bergaul!

Kau
Sahabatku. Begitu cepatkah dirimu berubah. Dirimu yang dahulu dekat denganku, walaupun atas nama persahabatan, kini tak lagi menyapaku. Jangankan untuk mengakrabkan diri, untuk tugas saja, kau tampak terburu-buru tuk meninggalkan diriku. Mengapa? Apakah karena kau telah mempunyai dirinya?
Sahabatku. Mungkin benar jika ada yang mengatakan bahwa sekarang teman besoknya demen, sekarang kawan besok kawan, sekarang bersahabat besoknya bercinta. Dan itulah yang kualami sekarang. Aku mencintaimu.
Namun, belum sempat aku mengucapkannya, kau telah memilih dirinya untuk mendampingi dirimu. Lantas, tak pantaskah bila aku bersedih?
Jujur, selama ini aku tidak pernah merasakan perasaan ini pada wanita manapun. Pada siapapun. Dan kepadamulah perasaan ini pertama muncul. Dan ternyata, kau meninggalkanku karena dia. Dia oh dia, betapa beruntungnya dia.
Selamat tinggal sahabatku. Semoga kau berbahagia dengannya.

Dia
Sayangku. Tahukah kamu betapa aku begitu bahagianya ketika mendapatkan jawaban positif darimu? Tahukah kamu betapa indahnya dunia ini kulihat? Betapa bahagianya, sungguh bahagia!
Semua orang tahu, kau lebih layak bersama dia karena memang kalian telah bersahabat sangat dekat. Semua orang tahu, kau selalu bersamanya walaupun dalam arti persahabatan. Namun, ketika aku memberanikan diri tuk mengucapkan perasaan ini, kau menyambutnya dengan mesra. Dan disanalah kebahagiaan itu ada!
Terima kasih sayangku. Dirimu tak kan pernah ku sia-siakan. I love you!

Dia
Teman-temanku. Memang benar kata pepatah bila cinta itu buta. Kalian dibutakan oleh cinta. Karena cinta kalian tak lagi bercakap padahal dulunya akrab. Karena cinta kalian tak lagi bersapa padahal kalian dulunya selalu bersama.
Namun, karena cinta pula kalian bergembira dan bersedih. Sungguh, aku yang berada diantara kalian dahulunya, merasakan kesepian karena kalian telah pergi menyusul cinta. Selamat bercinta, namun janganlah dibutakan oleh cinta.
Surabaya, 06 November 2009

Radinal Mukhtar Harahap
http://kumpulan-q.blogspot.com
http://be-excellent-santri.blogspot.com

Recent Activity
Visit Your Group
Share Photos

Put your favorite

photos and

more online.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Mental Health Zone

Schizophrenia groups

Find support

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: