Sabtu, 14 November 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2881[3 Attachments]

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (17 Messages)

1a.
Re: [catcil] Nonton Emak Ingin Naik Haji From: __MadeTeddyArtiana__
2a.
(catcil) Jalan cinta seorang penjual From: Dayat
2b.
Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual From: Sugeanti Madyoningrum
2c.
Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual From: anty th
2d.
Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual From: Dayat
2e.
Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual From: Nia Robie'
3a.
Re: menangkap maksud From: Abir Sabil
3b.
Re: menangkap maksud From: Abir Sabil
3c.
Re: menangkap maksud From: anty th
4a.
Re: From: Sugeanti Madyoningrum
4b.
Re: salam kenalnya Dewi From: anty th
5a.
[ Catcil ] Ridentem dicere verum quid vetat..? From: anty th
5b.
Re: [ Catcil ] Ridentem dicere verum quid vetat..? From: Dayat
6a.
Re: From: Dayat
7.
[KELANA LEBARAN] Reuni Pasca Lebaran From: Hibatun Wafiroh
8.
kehidupan yg inspiratif From: farhanfh@ymail.com
9.
Hai salam kenal :) From: r.du@rocketmail.com

Messages

1a.

Re: [catcil] Nonton Emak Ingin Naik Haji

Posted by: "__MadeTeddyArtiana__" made.t.artiana@gmail.com

Fri Nov 13, 2009 6:07 pm (PST)



Saya dukuuuuungggg,

Baru kemaren saya nonton Ruma Maidanya, Ayu Utami
top bgt

Itu namanya sambil menyelam minum air
sambil memajukan dunia perfilman Indonesia supaya lebih bermutu, sekalian
memajukan dunia tulis menulis kita juga

ayoooo nontonn

--
what a wonderfull world !
what an abundance life !!
what an exciting journey !!!
Made Teddy Artiana, S. Kom

Saya di Majalah SWA sembada (agustus 5-19 2009)
http://www.swa.co.id/swamajalah/siapadia/details.php?cid=1&id=9583

KIZTYAH Wedding Organizer
"Karena pernikahan adalah rencana-Nya"
CP : Wida || 081574090080

[ My Photography PORTFOLIO ]
# Commercial Photography #
http://companyprofile.multiply.com
http://withbobsadino.multiply.com

# Wedding Special Photography #
Pernikahan Agung Puteri Sri Sultan Hamengku Buwono X
GRAJ Nurkamnari Dewi & Jun Prasetyo MBA
http://nurkamnaridewi.multiply.com

# Prewedding Photography #
http://theanonymouslove.multiply.com/
http://loveforallseasons.multiply.com/
http://outdoorprewedding.multiply.com
http://prewedding.multiply.com
http://prewedding1.multiply.com
http://prewedding2.multiply.com
http://prewedding3.multiply.com

# Wedding Photography #
http://candidwedding.multiply.com
http://weddingcandid.multiply.com
2a.

(catcil) Jalan cinta seorang penjual

Posted by: "Dayat" dayat_xxx@yahoo.com   dayat_xxx

Fri Nov 13, 2009 6:08 pm (PST)





Jalan
cinta seorang penjual


Bermula saat membaca statusnya Ari nur
di YM nya, kalau g salah "pembeli adalah raja, seorang rajakan
kaya,,jadi malu dong kalau minta harga murah". Statemen yang
cukup memprovokasi.
aku yang tadinya ingin menawar Deorama
sepasang Albanna-nyapun jadi tertawa geli, urung untuk menawar.
Mungkin karena aku malu dengan status "raja" yang dia sematkan
padaku saat itu.

Pembeli adalah Raja. mungkin tanpa aku
sadari kata-kata ini sudah mendoktrin diriku. Terlahir dari seorang
ibu yang berprofesi sebagai wlijo, sejak kecil aku sudah akrab
dengan dunia jual-beli, tawar menawar, dan bagaimana memperlakukan
pembeli. Bahkan mungkin sejak dalam kandungan, ibuku sudah
mengenalkan aku dengan dunia itu, sewaktu profesi wlijo itu
masih dilakoni nenekku.
Pelajaran-pelajaran itupun terus
mengalir saat bapakku memutuskan untuk beralih menjadi seorang
pedagang kerupuk, setelah pabriknya tempat mengabdi mencopot gelar
karyawanya.

tidak cukup nenek, ibu dan bapakku, kedua kakakku pun
ikut-ikutan menjelentrehkan bagaiman seharusnya menjadi seorang
Penjual. Mengajariku bagaiman cara dia mengesampingkan rasa malu saat
jalan-jalan sambil mendorong gerobak usangnya, menawarkan tahu tek kesetiap sudut-sudut perumahan.
Atau sekadar cara "menggoda" seorang ibu-ibu yang sudah kekenyangan agar masih mau untuk mencicipi
daganganya. (*makasih kakak2ku, demi agar aku dan adik
bisa terus sekolah engkau rela jadi tdak tahu "malu". demi
kami bisa kuliah, kau rela tidak merasakan seragam abu-abu)

Sudah
cukupkah pelajaran tentang dunia bakulan itu? Ternyata masih
belum cukup, masih banyak yang belum aku pahami. Tapi Alhamdulillah,
kembali Tuhan menunjukkan KasihNYA padaku. Ia anugrahkan aku
"kekurangan" saat kuliah menginjak tahun-tahun terakhir.
Kekurangan yang memaksaku harus memutar otak, kepala, tangan dan kaki
(*pemanasan dulu biar g kram..:D) agar bisa tetap bertahan di malang.
Dan pilihan untuk menjadi seorang penjual itulah satu-satunya pilihan
yang dihamparkan didepanku. Bersama teman-teman Remas aku belajar
menjadi seorang penjual kopi. Profesi baru yang mengharuskan aku
bergadang sampai malam menyisahkan sepertiga bagiannya, dan mencoba
istirahat sebentar sebelum paginya harus kembali melahap
materi-materi kuliah.

Saat menjalani profesi itulah mungkin
aku baru bisa sedikit mengerti apa arti sabar yang dulu diceritakan
bapaku, merasakan seperti apa bahagianya ibuku saat ada pembeli yang
walaupun hanya sekadar menawar. Bisa sedikit memahami arti malu
kakakku yang disembunyikan dibalik topinya, dan yang pasti merasakan
semangat nenek yang tak pernah pudar oleh kerut-kerut diwajahnya.

Sayang, Seiring masuk masa KKN dan
persiapan mengerjakan TA, dengan berat hati akhirnya warung itu
terpaksa tutup. Berhenti beroperasi disaat pembeli hampir tidak
pernah sepi, harus diakhiri saat warung genap berumur setengah tahun.
Bukan umur yang panjang memang, tapi aku tidak yakin bisa
melupakanya sepanjang umurku.

Setelah berhenti dari profesi itu,
kembali kuliahku bisa berjalan normal. Tidak pernah ngantuk lagi saat
dijejali teori-teori mesin listrik, atau telat masuk kelas karena
bangun kesiangan.bisa menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu, dan yang pasti bisa menghabiskan malam minggu bersama teman-teman.

Tapi lagi-lagi Tuhan tidak ingin aku
melupakan pelajaran tentang dunia jualan yang sudah aku dapatkan.
Saat-saat TA yang sedang macet ditengah jalan dan sedang butuh
suntikan dana segar, iseng aku mencoba mengirimkan beberapa lamaran pekerjaan. Dan
singkat cerita akhirnya aku dapat juga pekerjaan itu, pekerjaan yang
awalnya aku kira sebagai admin. Ehh ternyata setelah masuk untuk
pertama kali baru aku ketahui kalau sebagai sales. Sudah terlanjur
berangkat, jadi pantang untuk mundur. Mungkin ini saatnya bagiku
untuk mengetahui seberapa pemalunya diriku.Dengan memakai baju putih dan celana hitam, aku mulai mengikuti
senior, berkeliling ke rumah-rumah menawarkan barang dagangan kami.
Sebuah alat cukur dengan hadiah sebuah jam tangan mewah.

Banyak cerita
menarik saat aku lakoni peran ini, mulai dari diusir seseorang yang
anti sama sales, atau dimarahi karena masuk halaman rumahnya tanpa
ijin. Tak jarang pula ada ibu-ibu yang mempersilahkan masuk kami dan
mau menyuguhkan segelas teh.
dari sini juga aku belajar bagaimana cara sales menarik perhatian orang-orang agar mau berkumpul mengerubutinya.walau kadang tak jarang dia menggunakan ilmu bohong untuk menarik
perhatian seseorang. Dan mungkin salah satunya karena hal itu lah aku
cuma melakoni peran itu hanya selama sehari.


Sebuah perjalanan
panjang yang ternyata masih belum bisa membuatku bisa jatuh cinta
dengan dunia tawar menawar. Perjalanan panjang yang belum bisa
merubah ketertarikanku untuk menekuni dunia perdagangan . Tapi
lagi-lagi Tuhan punya rencana lain, setelah mencoba berbagai profesi
sejak lulus dari kuliah. Peran seorang penjual itu kembali Tuhan
tawarkan padaku, tawaran yang aku terima dan aku jalani sampai saat
ini.

Menjadi seorang marketing, itulah peran yang Tuhan berikan
padaku sekarang. Sebuah peran yang sedikit demi sedikit sudah nyaman
aku jalankan. peran yang Sudah bisa aku jalankan dengan hati, dengan cinta.

Bukankah nabi dulu
juga pernah besar dari seorang marketing?
Dan menemukan Cinta
juga berawal dari dunia itu?
Bukankah dari peran
ini pula aku bisa kenal dengan berbagai macam orang?

Sebuah Peran yang menuntut
aku untuk lebih mau mendengar dan bersabar. Belajar menangkap
keinginan-keinginan seseorang menjadi sebuah peluang, atau mengubah
gerutu-gerutu pelanggan sebagai ide cemerlang. Bukankah akan
mengasyikkan saat seseorang bisa tersenyum lebar karena puas dengan
perlakuan kita?

aku jadi tidak sabar menunggu...
pilihan apalagi yang Tuhan tawarkan untukku.

----<>----

*wlijo : Pedagang sayur keliling
*bakulan :
jualan

Dayat

salah satu penghuni eska jatim

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
2b.

Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual

Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com   sinkzuee

Fri Nov 13, 2009 6:26 pm (PST)



Dunia tawar menawar emang indah
ketemu pelanggan yang beraneka karakter
seru...
klo udah ngerasain jualan susah buat dilupakan ya?
jadi kangen jualan lagi hehe

urusan sama pembeli emang seru ya
ada yang awalnya pelanggan, lama-lama jadi sodara
ada yg dari jumpa pertama udah pengen nyekek hihihi

selamat berjualan Pak
semoga rejekinya selalu berkah. amin :)

Ugik @Surabaya
http://ugik.multiply.com

2009/11/13 Dayat <dayat_xxx@yahoo.com>

>
>
>
>
>
> Jalan cinta seorang penjual
>
>
>
> Bermula saat membaca statusnya Ari nur di YM nya, kalau g salah "pembeli
> adalah raja, seorang rajakan kaya,,jadi malu dong kalau minta harga murah".
> Statemen yang cukup memprovokasi.
>
> aku yang tadinya ingin menawar *Deorama sepasang Albanna*-nyapun jadi
> tertawa geli, urung untuk menawar. Mungkin karena aku malu dengan status
> �raja� yang dia sematkan padaku saat itu.
>
>
2c.

Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual

Posted by: "anty th" anty_th@yahoo.com   anty_th

Fri Nov 13, 2009 6:43 pm (PST)



dunia enterpreneur emang menggoda ...
^_^

btw ... akhirnya berhasil juga menuangkan sebagian perjalanan hidup dalam tulisan yg lumayan panjang ya ^_^

congrats

salam
anty

2d.

Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual

Posted by: "Dayat" dayat_xxx@yahoo.com   dayat_xxx

Fri Nov 13, 2009 8:26 pm (PST)



@mbak ugik--> amin...kita jualan bareng yuk...hehe
bukan cuma jadi sodara mbak...kadang pelanggan sampai ada
yang naksir ma kita, mungkin karena terkesan ma pelayanan
kita kali ya..
@mbak anty--> semoga kita segera tergoda oleh rayuan si entrepenuer itu
ya mbak...
kepanjangan ya? kayaknya sebelum diposting kudu lewat proses
editing ya....

thx sdah membacanya

dayat
@malang ijo ruko-ruko

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
2e.

Re: (catcil) Jalan cinta seorang penjual

Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com

Fri Nov 13, 2009 11:51 pm (PST)



cerita yang penuh hikmah bung
tak terlalu jauh bedalah hehe

sip2 terus menulis ya..
*nyindir diri sendiri :D

eh makasih juga tlah membeli Padang Oase
dari situ juga aku meemukan bnyk saudara :D

Pada 13 November 2009 18:44, Dayat <dayat_xxx@yahoo.com> menulis:

>
>
>
>
>
> Jalan cinta seorang penjual
>
>
>
> Bermula saat membaca statusnya Ari nur di YM nya, kalau g salah "pembeli
> adalah raja, seorang rajakan kaya,,jadi malu dong kalau minta harga murah".
> Statemen yang cukup memprovokasi.
>
> aku yang tadinya ingin menawar *Deorama sepasang Albanna*-nyapun jadi
> tertawa geli, urung untuk menawar. Mungkin karena aku malu dengan status
> �raja� yang dia sematkan padaku saat itu.
>
>
3a.

Re: menangkap maksud

Posted by: "Abir Sabil" abirsabil.81@gmail.com   manhaj_fithriy

Fri Nov 13, 2009 6:09 pm (PST)



Ya, saya mudah-mudahan sudah dapat memahami dengan baik maksud mba.
Yang mba maksud adalah penyikapan terhadap kesalahan. Salah memang
memberi kesejatian pada makna benar. Atau dengan ungkapan-arab-nya:
yu'rofu sy syay` bi dhidhdhihii (sesuatu itu dikenal dengan lawannya).
Seperti kalau kita ingin menjelaskan makna "buruk", kita bisa
mengatakan: "tidak baik". Pengenalan sesuatu melalui lawannya itu
bersifat pasti. Artinya kalau orang tahu bahwa jujur itu baik, maka
tidak jujur itu tidak baik. Ini pasti. Tapi apakah seseorang secara
pasti juga akan dapat menyikapi kesalahan dirinya secara positif?
Idealnya memang begitu. Tapi faktanya? Jadi, justru seharusnya dari
fakta bahwa tidak ada siapapun yang sempurna, mba bisa memahami bahwa
memang tidak semua orang bisa sempurna dalam menyikapi suatu
kesalahan. Bahkan seseorang tidak mungkin mendapatkan warna cerah dari
kesalahannya kalau ia tidak pernah menyesali kesalahannya. Dan kalau
ada penyesalan, berarti ada ketidakinginan atas sesuatu yang disesali.

Mudah-mudahan kita bisa saling menangkap maksud masing-masing..

Terima kasih juga mba..

3b.

Re: menangkap maksud

Posted by: "Abir Sabil" abirsabil.81@gmail.com   manhaj_fithriy

Fri Nov 13, 2009 6:12 pm (PST)



Jamiil..! (bahasa arab, artinya: bagus).

Kalau kita tahu bahwa si penutur sebenarnya salah bicara, dari
tanda-tanda yang bisa kita tangkap, tentu kita langsung dapat merevisi
pernyataannya. Ketersinggungan pun tidak akan terjadi.

Dan kalau kita tahu bahwa si penutur memang tidak salah bicara, juga
dari tanda-tanda yang bisa kita tangkap, baik ia menggunakan bahasa
sindiran atau bahasa lugas (dan biasanya tegas sebab untuk
menyinggung, menyakiti dan melukai perasaan orang yang diajak bicara),
ketersinggungan umumnya terjadi. Kalau anda bisa tidak tersinggung
dengan cara pandang "toh awalnya juga gw dulu bukan apa2", itu suatu
hal yang sangat positif..

Tentunya kesalahpahaman tidak mesti berakibat pada ketersinggungan.
Salahpaham berkaitan dengan pikiran. Sedang tersinggung berkaitan
dengan perasaan. Pikiran dan perasaan jelas selalu beriringan. Sebait
puisi tidak akan dipahami dengan baik kalau tidak menyertakan
perasaan. Namun perasaan yang berlebihan bisa saja menjadi sebab tidak
dipahaminya sebuah paragraf prosa dengan baik.

3c.

Re: menangkap maksud

Posted by: "anty th" anty_th@yahoo.com   anty_th

Fri Nov 13, 2009 7:03 pm (PST)



hmmm ...
bahasan ini ternyata jadi panjang dan menarik perhatian ^_^

saya tuh cenderung sensitif dan terkadang sering kecil hati memaknai sikap dan kata - kata

namun terus belajar utk bisa memahami
terus belajar tuk memandang dari kacamata sang lawan bicara
bukan kacamata saya
(eits ... saya dah males makenya tuh, jd ngga ada yg tau saya sebenarnya wajib pake kacamata, hehehe ______ lebay )

karenanya saya suka berteman dengan orang yang tak se "warna" agar saya bisa belajar banyak

tak mudah memang,
terkadang terjadi salah faham dan tentu setelahnya ada pembelajaran utk saya

saya menganggapnya sebuah ilmu baru untuk pengembangan diri

Intinya menurut saya adalah HUSNUZHON dulu
dan jika kita merasa kurang "sreg" or kurang faham, jangan sungkan menjalin komunikasi

jika tidak bertemu lagi denganya ???
jangan siksa diri ^_^

kata "suhu" saya :
Ridentem dicere verum quid vetat..?
"What Prevents me from speaking the Truth with a Smile?"

Be positive thinking
Be Happy
n
always be smile ... ^_^

maaf yah klo komentarnya ngga panjang lebar ^_^
TFS bro n sist

salam
anty

4a.

Re:

Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com   sinkzuee

Fri Nov 13, 2009 6:49 pm (PST)



Wa'alaikumsalam wr.wb.
Selamat datang
Mari silahkan Mbak atau Bu nih?

Mari silahkan duduk
Terserah mau dimana
Saya juga nunggu kisah-kisah Anda
pasti sangat menarik juga :)

Ugik
http://ugik.multiply.com

2009/11/13 rahma dewi <rachma_dewod1981@yahoo.com>

>
>
> Asslm..wr wb.
>
> salam kenal buat semuanya..
> hari ini saya mulai bergabung di milis ini..
> banyak kisah menarik yang sarat hikmah di dalam milis ini
> yang menjadikan saya tertarik untuk ikut bergabung...
>
> Jabat Erat
>
> Rahma Dewi
>
> _
>
4b.

Re: salam kenalnya Dewi

Posted by: "anty th" anty_th@yahoo.com   anty_th

Fri Nov 13, 2009 7:05 pm (PST)



Dewi masih malu2 nih mbak Ugik
hehehe

ayo donk Wi ... kenalannya yang lengkap
jangan sampe mbak mu ini yg angkat bicara
huehehe

Dewi salah satu "adik" ku mbak
Dia guru di sekolah international di Batam
masih single ^_*

itu contekannya ^_^

ayo Wi ...
^_^

salam
anty

5a.

[ Catcil ] Ridentem dicere verum quid vetat..?

Posted by: "anty th" anty_th@yahoo.com   anty_th

Fri Nov 13, 2009 8:25 pm (PST)



Ridentem dicere verum quid vetat..?

Berkali – kali tulisan itu muncul di YM ku setelah kalimat itu menjadi status di FB sahabatku itu.
Berkali – kali pula aku bilang "anty ngga faham"
Lalu dia menuliskan :
"What Prevents me from speaking the Truth with a Smile?"

Sebuah kalimat yang membuatku tercenung karena bertubi – tubi nya masalah yang menghampiri.

Pekan lalu aku memang sempat "meledak" dan membuat orang yang ada di sekelilingku terperanjat. Teman kantor yang saat itu ada bersamaku bengong melihat aku bisa juga "meledak".
Tak lama memang, namun aku tetap merasa bersalah. Dan aku harus berkali – kali meminta maaf kepada teman kantorku itu karena dia harus melihat sinetron yang aku perankan saat itu.

Mungkin bagi kebanyakan orang apa yang aku lakukan ini bukan hal yang luar biasa. Namun sangat luar biasa bila itu terjadi padaku yang sering ditanya :
"Kak, kapan kakak bisa marah?"

Dan ketika aku menyampaikan apa yang sudah aku lakukan kepada orang yang sering memberikan "warna" dalam alam berfikirku ini, meluncurlah kalimat :
Ridentem dicere verum quid vetat..?
Kalimat itu terus dihujamkan setiap aku menyampaikan apa yang ada dalam hati dan fikiranku.

" Bahkan bukan mengenai "masalah" yg terjadi ma An..."
" Penjelasan... banyak hal yg bakal harus dijelasin.."
" Pembelaan diri.. sah sah aja klo mang porsi nya benar"
" Masalah ??? sampe mati juga bakal ketemu yg namanya masalah to?"
Lantas ... " Ridentem dicere verum quid vetat..?"

Yah ... apa yang menghalangi ku untuk menyampaikan semua dengan senyum ?
Apa yang menghalangi melakukan semua dengan segala ketenangan?
Apa yang menghalangiku untuk selalu menyampaikan segala sesuatu dengan hati yang ikhlas, damai, dan penuh senyuman???

" Smile With Your Heart.. Smile With Your Mind.. Smile With Your Face .. Smile With Your WORDS", ungkapnya lagi …

Sebuah perenungan buatku
Akan sangat mudah tersenyum jika semua baik – baik saja. Bahkan aku masih tersenyum walau hatiku gundah.
Namun permintaan buat Smile with hearth, with mind itu jauh lebih bermakna.
Jika Heart and Mind sudah tersenyum, maka Face and Words tentunya juga akan tersenyum.

Tersentuh aku ketika status di FB ku menyiratkan nuansa hatiku yang muram,ada sebuah comment masuk :
"k anty sayang..we always luv u. tetep tersenyum yaa..kyk di foto profil ntu"

Duh ... banyak yang ingin melihatku tetap tersenyum rupanya ^_^

Terima kasih atas semua dukungan, arahan , dan segenab cinta untukku.

Seperti sms yang aku terima 2 hari yang lalu :
" Kakak ngga boleh banyak fikiran, biar selalu sehat. Ning sayang ma kak anty"

Hiks hiks ... terharu ... banyak cinta untukku
So ...
Ridentem dicere verum quid vetat..?

Senyum itu indah...
Senyum itu menyenangkan...
Senyum itu menenangkan...
Jadi, jangan lupa tersenyum ya sobat ... ^_*

(sebuah nasehat untuk diriku tentunya ^_^)

Medan, 14 November 2009
Anty Thahir

5b.

Re: [ Catcil ] Ridentem dicere verum quid vetat..?

Posted by: "Dayat" dayat_xxx@yahoo.com   dayat_xxx

Fri Nov 13, 2009 10:34 pm (PST)



The power of smile....

Dengan senyuman, monalisa dapat menggoda davinci untuk melukisnya.
Dengan senyuman, seorang penjual bisa mendapatkan pelanggan.
Dengan senyuman, seorang anak dapat mengobati capek orangtuanya.
dan bukankah karena masyarkatnya yg suka tersenyum sehingga Indonesia
mendapat gelar bangsa yang ramah (dulu).

so...
mari kita buat orang tersenyum karena senyuman kita.

-Dayat-

Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
6a.

Re:

Posted by: "Dayat" dayat_xxx@yahoo.com   dayat_xxx

Fri Nov 13, 2009 8:29 pm (PST)



waalaikumsalam wr. wb.

salam kenal juga mbak...
ini manggilnya mbak dewi atau mbak rahma ya?

silahkan duduk, kalau mau lesehan juga g pp.
asal jangan dekat jendela aja, ntr malah ketiduran....hehehe

Dayat

Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
7.

[KELANA LEBARAN] Reuni Pasca Lebaran

Posted by: "Hibatun Wafiroh" hibatun.wafiroh@gmail.com   hibatun_wafiroh

Fri Nov 13, 2009 8:48 pm (PST)

[Attachment(s) from Hibatun Wafiroh included below]


Attachment(s) from Hibatun Wafiroh

1 of 1 Photo(s)

2 of 2 File(s)

8.

kehidupan yg inspiratif

Posted by: "farhanfh@ymail.com" farhanfh@ymail.com   farhanfh@ymail.com

Fri Nov 13, 2009 9:54 pm (PST)



Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja

Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: "Mengapa?
Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?

Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah." Ada pula yang menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam." Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku."
Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah."
Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?"
Dia menjawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.

www.ninjafar.wordpress.com

9.

Hai salam kenal :)

Posted by: "r.du@rocketmail.com" r.du@rocketmail.com

Fri Nov 13, 2009 11:53 pm (PST)



Salam kenal,Assalamualaikum.dah pengen sekolah neh,boleh yah.
Recent Activity
Visit Your Group
Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

Hollywood kids

in the spotlight

Their moms

share secrets

Group Charity

Give a laptop

Get a laptop: One

laptop per child

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: