Sabtu, 12 Juli 2008

[FISIKA] Digest Number 2471

Messages In This Digest (4 Messages)

1.
Dari Trans 7 --> Re: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau re From: Ma'rufin Sudibyo
2.
Panas dan Dingin From: Danny
3.
Newton International Fellowship From: Haryo Sumowidagdo
4a.
Re: kuliah di Israel From: Suharyo Sumowidagdo

Messages

1.

Dari Trans 7 --> Re: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau re

Posted by: "Ma'rufin Sudibyo" marufins@yahoo.com   marufins

Fri Jul 11, 2008 4:02 pm (PDT)

Sepakat, kritis memang musti dikedepankan. Bicara energi, kita berada dalam ranah hal-hal yang bisa dihitung, dan perhitungan yang baik tentu yang bisa diulang oleh orang lain asalkan kondisi dan situasinya sama. Jika tidak demikian, yah itu masih dalam taraf pseudo-sains, seperti kasus cold fusion itu, atau superluminal particles dalam dunia fisika.
Btw, Blue energy Joko Soeprapto itu, ternyata gas Brown hasil elektrolisa air. "Kesimpulan" ini berdasar demonstrasi Joko sendiri di depan wartawan Trans 7 yang disiarkan Selasa malam lalu dalam Kupas Tuntas. Dari demosntrasi ini didapat kira-kira skema pembangkitan listrik ala Blue energy ya seperti ini (lihat di attachment).
Singkatnya, Joko memanfaatkan air (dari sumber mana saja) yang dicampur sedikit naftalena dan dimasukkan dalam tabung (sebut saja reaktor) yang dialiri listrik 320 watt. Kenapa naftalena? Joko mengatakan, sebenarnya tidak harus naftalena, bisa juga senyawa lain karena yang penting ada karbonnya dan karbon ini akan diambil untuk kemudian dirangkaikan dengan hidrogen di dalam reaktor lewat bantuan listrik sehingga didapat hidrokarbon yang dikehendaki. Namun dari lubang outlet reaktor tidak terlihat ada cairan yang keluar. Malah yang ada gelembung-gelembung gas. Sementara dari lubang satunya (sebutlah outlet residu), keluar residu yang setelah diolah di tiga tabung lain yang berbeda kemudian menghasilkan pupuk.
Gas dari outlet reaktor ini kemudian dicampur dengan solar dalam perbandingan 9 bagian gas dan 1 bagian solar. Pencampurannya dilakukan begitu saja dalam sebuah percabangan, tanpa lewat mixer. Dari sini kemudian campuran itu dimasukkan ke mesin diesel, untuk menggerakkan mesin tersebut sehingga diperoleh arus listrik. dan arus listrik 320 watt yang digunakan reaktor tadi diambil dari listrik diesel ini.
Ada banyak pertanyaan memang, misalnya saja kenapa yang dimasukkan ke dalam reaktor itu (yang kemungkinan reaktor elektrolisis) justru air dan naftalena? Sementara elektrolisa air lebih efektif berlangsung dalam suasana basa (sehingga lebih baik ditambahkan basa-basa seperti KOH dll). Dan bagaimana pencampuran gas yang terbentuk (gas Brown) dengan solar sehingga didapat klaim penghematan solar hingga 90 %. Demikian juga pupuk itu datang dari mana? Demikian juga jika diklaim naftalena sebagai sumber karbon, yang dipreteli dan kemudian dirangkai-rangkai dalam tabung reaktor itu dengan hidrogen sehingga timbul hidrokarbon, koq keluarnya malah gas ? Padahal yang dikehendaki fluida, yang mirip solar.
Salam,
Ma'rufin

----- Original Message ----
From: Wisnu Martono <wisnuam2003@yahoo.com.au>
To: IndoEnergy@yahoogroups.com
Sent: Sunday, July 6, 2008 11:17:30 AM
Subject: Re: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau rekayasa ?

Kebetulan, saya ada dalam perahu bernama kritis itu. Sikap kritis tetap diperlukan, kalau tidak ingin Joko Suprapto-joko suprapto lain timbul dan menjerumuskan kita semua ke kubangan yang dalam. Sangat salah, menganggap sikap kritis sebagai sikap waton suloyo. Apalagi sinisme.

Saya bicara dengan hitungan. Silahkan koreksi hitungan saya, kalau dianggap pendapat saya keliru.

Satu hal jelas, saya telah menggunakan hitungan sejak tahun 2006, ketika (hampir) semua orang masih terpesona dengan mimpi bernama jarakpagar. Mereka yang tidak mampu membantah hitungan saya biasanya lalu lari ke tuduhan berbau "character assasination" .
Orang minyak lah, orang LSM lah. Dua-duanya tidak benar dan tidak berdasar.

Repot, kalau sikap kritis lalu ditanggapi secara personal.

--- On Sun, 6/7/08, Lisman Manurung <lismanm@yahoo. com> wrote:

From: Lisman Manurung <lismanm@yahoo. com>
Subject: Re: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau rekayasa ?
To: IndoEnergy@yahoogro ups.com
Received: Sunday, 6 July, 2008, 7:33 AM

Upaya mencari enerji alternatif hendaknya tidak melahirkan sinisme. Tetapi kita perlu mengembangkannya dan tentu dengan sikap kritis...
  

--- On Sat, 7/5/08, Wisnu Martono <wisnuam2003@ yahoo.com. au> wrote:

From: Wisnu Martono <wisnuam2003@ yahoo.com. au>
Subject: Re: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau rekayasa ?
To: IndoEnergy@yahoogro ups.com
Date: Saturday, July 5, 2008, 9:51 PM

Di Youtube juga bisa dilihat ada percobaan mencampur air dengan bahan bakar untuk mobil.Mobilnya bisa jalan, sampai akhirnya melompat-lompat karena mesinnya menjadi sangat kasar dan mati sesudah berjalan sekian  mil. Mungkin mesinnya juga udah hancur. Mungkin bukan separah ini yang dimaksud JoSu sbg Blue Energy. Tapi, apa?

--- On Sat, 5/7/08, M. Danil Daud <mdanildaud@yahoo. com> wrote:

From: M. Danil Daud <mdanildaud@yahoo. com>
Subject: [IndoEnergy] Re: Blue energy... realita atau rekayasa ?
To: IndoEnergy@yahoogro ups.com
Received: Saturday, 5 July, 2008, 7:27 PM

Rekan,
Kalau disearch di internet dengan kata "blue energy" kita akan
menemukan banyak sekali situs yang menjual alat2 yang ngakunya dapat
menghasilkan H2 dengan biaya murah. Alat yang dijual harganya juga
sangat murah. Ada yang pernah nyobain?
Contohnya bisa dilihat di bawah ini:
http://water4gas. com/2books. htm

--- In IndoEnergy@yahoogro ups.com, Wisnu Martono <wisnuam2003@ ...>
wrote:
>
>
> Apakah ini bukan alibi yang disiapkan untuk menutupi
kegagalan "air untuk energi" itu sendiri? Sebanyak-banyaknya
pendukung minyak yang dituduh mau mensabot teknologi ini, jauh
lebih banyak orang yang akan diuntungkan kalau ini benar.
>
> Sebaiknya buktikan saja dulu kalau konsep ini benar, tanpa
berprasangka buruk bahwa "orang minyak" akan menggagalkannya.
Nampaknya tuduhan paranoid ini juga pernah dilontarkan oleh JoSu vN
(van Nganjoek, he..he...). Bukan tidak mungkin, dari dulu tuduhan
paranoid ini juga dijadikan senjata untuk menutupi kegagalan
pembuktian konsep "luar biasa" ini.
>
> --- On Sat, 5/7/08, Tasliman <tasliman@.. .> wrote:
> From: Tasliman <tasliman@.. .>
> Subject: Re: [IndoEnergy] Blue energy... realita atau rekayasa ?
> To: IndoEnergy@yahoogro ups.com
> Received: Saturday, 5 July, 2008, 5:32 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Ini adalah postingan pertama saya sejak mungkin sekitar setahunan
lebih
> mengikuti milis ini. (bbrp x ganti komputer shg tdk punya catatan
kapan
> mulai subscribe).
>
>
>
> Teknologi tersebut konon terpendam sejak lama karena 2 hal.
>
>
>
>
> 2. Ada usaha-usaha secara serius untuk menghambat perkembangannya
dari
> pihak bisnis perminyakan yang "kebetulan" cukup powerfull untuk
> melaksanakan penghambatannya.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Get the name you always wanted with the new y7mail email
address.
> www.yahoo7.com. au/mail
>

________________________________
Get the name you always wanted with the new y7mail email address.


________________________________
Get the name you always wanted with the new y7mail email address.

2.

Panas dan Dingin

Posted by: "Danny" ekadanny@gmail.com   dannyeka

Fri Jul 11, 2008 9:45 pm (PDT)

Hi semua, dulu pernah blajar kalau Gelombang Panas menjalar ke atas
dan Gelombang Dingin ke bawah, ini penyebabnya apa ya...?,
apa krn, Gelombang Panas tidak memiliki massa jenis.
Mohon pencerahannya. Thx semua
3.

Newton International Fellowship

Posted by: "Haryo Sumowidagdo" haryo@fnal.gov   haryo_fnal

Fri Jul 11, 2008 10:21 pm (PDT)


Ada yang sudah mendengar tentang Newton International Fellowship ?
Saya mendengar dari seorang rekan mahasiswi di D0. Tampaknya baru
keluar tahun ini.

Batas akhir aplikasi adalah 4 Agustus 2008 untuk gelombang pendaftaran
tahun ini.

www.newtonfellowship.org

saya kutipkan dari homepagenya.

"The Newton International Fellowship scheme will select the very best
early stage post-doctoral researchers from all over the world, and offer
support for two years at UK research institutions.

The long-term aim of the scheme is to build a global pool of research
leaders and encourage long-term international collaboration with the UK.

The Newton International Fellowships scheme is run by the British
Academy, The Royal Academy of Engineering, and The Royal Society.

The Fellowships cover the broad range of natural and social sciences,
engineering, and the humanities.

They provide grants of GBP 24,000 per annum to cover subsistence and GBP
8,000 to cover research expenses, plus a one-off relocation allowance of
GBP 2,000.

As part of the scheme, all Newton Fellows who remain in research will be
granted a 10-year follow-up funding package worth of GBP6,000 per annum."

--

Haryo Sumowidagdo

D0 Experiment, Mail Stop 352 TEL: +1 +630 840 8384
Fermi National Accelerator Laboratory FAX: +1 +630 840 8886
Kirk Road & Pine Street haryo@fnal.gov
Batavia, IL 60510-0500 www-d0.fnal.gov/~haryo
USA

4a.

Re: kuliah di Israel

Posted by: "Suharyo Sumowidagdo" sss5946@garnet.acns.fsu.edu   haryo_hep

Fri Jul 11, 2008 11:46 pm (PDT)

Nggak menjawab juga.

1. Pertama-tama, kalau memang niat serius, lupakan belajar hanya S2.
S3 ! Semua pekerjaan di bidang scientific mensyaratkan S3. Kalaupun
melamarnya untuk S2, itu harus dijadikan tahapan dalam mencari S3.
Ini pesan yang selalu saya tekankan ke rekan2 di Indonesia yang mau
sekolah ke LN.

2. Selain Israel, apa sudah melihat2 yang lain. Israel saya yakin
punya sistem dan mutu pendidikan yang bagus, cuman dari pandangan saya
negara2/tempat2/uni2 lain yang juga bagus sudah banyak menawarkan
beasiswa dengan berbagai skema. Tempat2 lain itu pada umumnya sudah
kenal Indonesia (contoh di Belanda atau Jepang atau Jerman).

Nothing against Israel, saya pernah bekerja dengan satu-dua orang dari
Israel selama saya kerja di D0. Menurut saya mereka merupakan orang2
yang tergolong paling rasional, kompeten, dan juga mau menolong.

3. Terkait 2) di atas: apa sudah melihat2 Departemen Fisika di Israel
atau tempat2 lain. Cukup banyak universitas/perguruan tinggi yang
menggabungkan riset astronomi/astrofisika/kosmologi di bawah
Departemen Fisika. Contoh: MIT tidak punya Departemen Astronomi,
riset astronomi/astrofisika/kosmologi berada di Departemen Fisika.

--- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, Yonathan Santosa
<iluvveve@...> wrote:
>
> nama saya Yonathan. Saya mahasiswa ITB jurusan Astronomi.
> saya mau cari info tentang kuliah S2 di Israel.
> Saya tertarik untuk mengambil kuliah di bidang Astronomi lagi di Tel
Aviv University. apa ada yang lebih bagus?
> ada yang tau tidak bagaimana cara mendaftar ke sana? kemudian
kehidupan di sana bagaimana? berapa kira2 biaya hidup dalam sebulan?
> juga kalau ada yang tahu info tentang beasiswa untuk sekolah di
sana, sebab sulit sekali mencari info di internet, kan jarang yang
minat di Israel.
> saya tinggal di Semarang, ada yang tau tidak tempat buat belajar
bahasa Ibrani? di luar kota juga tidak masalah.
>
> Terima kasih buat infonya.
>
>
> Faithworker
> Blessed2Bless
>

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Find helpful tips

for Moderators

on the Yahoo!

Groups team blog.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
                     <fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================

Tidak ada komentar: