Selasa, 10 November 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2875

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

Messages

1a.

Re: [catcil] Konsekuensi Sebuah Pilihan

Posted by: "febty f" inga_fety@yahoo.com   inga_fety

Mon Nov 9, 2009 2:54 am (PST)



setiap pilihan mmg punya konsekuensi yan nov, yuk..yuk semangat dengan konsekuensi dari setiap pilihan kita.

salam dari jauh,
fety

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, novi khansa' <novi_ningsih@...> wrote:
>
>
>
> Aku menarik napas, fuuuh... rasanya benar-benar nggak mungkin.
>
> Segera ku-SMS teman sekelompokku, kalau hari ini kami nggak akan bisa presentasi. Kerjaanku belum beres, tugas kuliah juga belum beres. Aaaah, kini aku harus zalim sama temanku. Aku nggak akan merasa seberat ini kalau tugas ini hanya milikku, tapi aku akan sangat merasa bersalah karena tugas ini adalah milik bersama.
>
> Malam sebelumnya, berkali-kali kami berkomunikasi. File yang dikirimkan temanku bermasalah, tidak bisa dibuka. Sementara itu, pekerjaan layout dan koreksi berbarengan. Profesionalitas dan keistikamahanku dipertaruhkan hari ini. Hehe, lebai, ya? Tapi, itulah yang terjadi. Aku harus berada di beberapa tempat yang berjauhan untuk menyerahkan pekerjaanku dan melakukan presentasi tugas kuliah.
>
> “Hari gini masih kuliah?” “Kok ngambilnya itu?” “Jurusannya apa? Kok...” dan berbagai pertanyaan lain seolah mengusik hatiku. Apa aku bisa menjalani semua ini. Walau kuliah hanya tiga kali sepekan, tapi tugas-tugasnya juga menyita waktuku. Lucu atau apesnya, pas banget aku dapat giliran dapat tugas presentasi pertama kali di kala pekerjaan sedang menumpuk.
>
> Berkali-kali SMS, telepon dan aku sadari temanku kecewa. Aku juga kecewa, ingin juga dimengerti. Aku katakan kalau aku akan menghubungi sang dosen untuk meminta maaf karena tidak bisa presentasi dan mengumpulkan tugas. Lemas, ditambah dengan tinta printer juga sempat habis. Sudah tak jelas bentuk ruang kerja di rumah. Sambil menunggu pesanan tinta yang habis, aku coba mengutak-ngatik tugas kuliah. Membaca referensi di buku dan data-data yang berhasil aku ambil lewat internet.
>
> Alhamdulillah, beberapa menit kemudian, kurir pengantar tinta printer pun datang. Tugas presentasi kuliah selesai, pekerjaan selesai. Sempat mengabarkan kepada teman sekelompok kalau aku sudah menyelesaikannya, tapi hanya untuk presentasi, belum bisa mengumpulkan hari ini juga.
>
> Setelah sholat zuhur, aku segera naik ojek menuju toko boneka kakak di Pondok Kopi, menitipkan naskah yang akan diambil kurir. Dari toko, lagi-lagi naik ojek menuju tol jatibening untuk naik bus ke Blok M. Berlanjut dari Blok M, naik ojek menuju daerah Cipete untuk menyerahkan naskah ke klien di penerbit. Hanya beberapa menit di sana, kemudian aku menaiki angkot ke Pasar Minggu. Dari Pasar Minggu, lagi-lagi, aku naik ojek. Kali ini menuju kampus di daerah Utan Kayu.Â
>
> Alhamdulillah, akhirnya, sampai juga. Sempat melewatkan jam pertama kuliah. Tak berapa lama, aku dan temanku maju untuk presentasi. Menyampaikan apa yang sudah disiapkan. Memang belum semuanya lengkap. Aku dan temanku memegang referensi masing-masing saat menjelaskan. Berbagai pertanyaan bergulir dari teman-teman. Alhamdulillah, bisa menjawab sesuai apa yang kami ketahui.
>
> Dengkulku masih lemas, tangan juga masih gemetar saat presentasi, tapi ada kepuasan tersendiri, melewati salah satu hari yang lumayan berat. Yang membuatku makin yakin dengan apa yang aku jalani. Pada dasarnya aku menikmati kuliahku, pekerjaanku, segala hal yang kini sedang aku jalani. Tantangan demi tantangan ini semoga bisa aku atasi dan menjadi pendorong buatku untuk terus belajar dan berusaha. Mudahkanlah ya Allah....
>
> Bismillah, dan hari ini (Senin), Rabu dan Jum’at aku akan ujian tengah semester. Moga aku bisa menjalani dengan baik. Memang bukan nilai yang aku cari, tapi aku juga berharap bisa mendapatkan yang terbaik dari apa yang aku usahakan. Pilihan kuliah membuatku memiliki konsekuensi dari segala aktivitas yang aku jalani saat ini. Waktu, tenaga, pikiran dan lain-lain, tapi aku juga mendapatkan banyak hal dari kuliah. Aku menikmatinya, menjalaninya, dan menerima berbagai ilmu, tidak hanya secara akademis, tapi ilmu tentang kehidupan :). Akan ada banyak hal yang terjadi, tapi semoga aku bisa istikamah menjalani. Aamiin... :)
>
>
>
>
>
>
>
> ***
>
> "Anda adalah cermin dari pikiran-pikiran Anda Sendiri"
> (Syekh Muhammad Al Ghazali)
>
> ***
>
>
>
> novi_khansa'kreatif
> ~Graphic Design 4 Publishing~
> YM : novi_ningsih
> http://akunovi.multiply.com
> http://novikhansa.wordpress.com/
>

2a.

[Kelana] Arisan Seru

Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com   sinkzuee

Mon Nov 9, 2009 3:52 am (PST)



Arisan Seru

Ssttt… SK jatim punya acara sebulan sekali loh. Ada kumpul-kumpul,
ada jalan-jalan dan yang pasti makan-makan. Kayaknya seneng-seneng
saja ya? Tapi tidak. Setiap akhir pertemuan kita selalu membawa
pulang 'sesuatu' yang insyaAllah lebih baik dari sebelumnya. Dan yang
pasti jalinan silaturahim kita jadi semakin kuat. Kenapa sih ada
arisan segala? Seperti Mak-Mak saja. Awalnya arisan ini dilakukan
tanpa sengaja. Berawal dari acara buka puasa bersama di rumah Pak
Suhadi pada bulan Agustus. Setelah ngobrol panjang lebar. Baru
ketahuan kalau sebenarnya anggota SK Jatim itu banyak. Hanya saja
mayoritas pasif di milist. Sebenarnya mereka sering 'main' ke milist,
tapi hanya sekedar membaca saja.
Mbak Siwi melontarkan ide bikin arisan, sehingga setiap sebulan
sekali kita bisa bertemu secara rutin. Meski kita tidak bisa bertemu
di dunia maya, paling tidak kita bisa bertemu di dunia nyata. Untuk
lebih mengenal sosok satu dengan yang lain. Kita sepakati uang arisan
sebesar sepuluh ribu sebagai biaya konsumsi, agar tidak memberatkan
tuan rumah. Bagi yang menerima arisan maka dialah yang akan menjadi
tuan rumah bulan depan. Sampai dengan bulan ini sudah arisan ke 3
kalinya. Setiap kali arisan saya selalu mempunyai kisah yang seru.
Arisan kedua dirumah Mbak Wiwik di Krian. Saya berboncengan
dengan April, mengikuti Mbak Siwi yang memacu kencang motornya.
Meskipun harus berusaha keras melawan angin kencang, tapi perjalanan
terasa menyenangkan. Mata ini terhibur oleh hamparan sawah dan sosok
gunung yang menjulang dikejauhan. Apalagi ketika sampai di rumah Mbak
Wiwik. Rumahnya teduh dengan berbagai pohon di halaman depan dan
belakang rumah yang luas. Sayang sekali waktu itu belum musim mangga,
sayapun hanya bisa menahan liur menatap mangga-mangga kecil yang
bergantungan. Kalaupun sudah musim mangga, mungkin kita memilih arisan
dibawah pohon mangga sambil membawa pisau tiap orang. Wadyuh… kasihan
Mbak wiwik nanti nggak kebagian mangga hehe.
Sewaktu pulang sempat terjadi salah komunikasi antara saya dan Mbak
Siwi. Ketika mau pulang mbak Siwi sudah berpesan
"Nanti mampir POM dulu ya. Bensinku mepet."
"Ok Mbak." Sayapun memilih untuk 'berjalan' dibelakang Mbak Siwi.
Tengah asyik melaju kencang, tiba-tiba Mbak Siwi berhenti.
Saya pikir Mbak Siwi terima telfon atau membetulkan tas. Saya yang
terlanjur kencang tidak mungkin rem mendadak. Akhirnya saya salip
sambil mengurangi kecepatan pelan-pelan. Merasa Mbak Siwi lama tidak
menyusul, kami putuskan berhenti. Kami tunggu 5 menit tidak muncul
juga. Kami mulai was-was. April menghubungi mbak Siwi nada sibuk yang
membalas. Jangan-jangan ada masalah dengan motornya. Kami putuskan
putar balik. Tiba-tiba terlihat motor Mbak Siwi melaju kencang.
Berhubung jalan ramai saya tidak bisa langsung putar balik. Saya
tanjap gas maksimal mengejar setelah berada dijalur yang sama. Sayang
mbak Siwi sudah tidak kelihatan. Kita memutuskan untuk melambat di
setiap SPBU tapi hasilnya nihil. Sayapun melaju lebih kencang untuk
menyusul. Berhubung angin kencang dan kami hampir jatuh 'dipukul'
angin. Sayapun memutuskan untuk mengurangi kecepatan dan berdoa
sepanjang jalan semoga Mbak Siwi baik-baik saja. Baru ketika sampai
Surabaya saya SMS Mbak Siwi. Ternyata beliau berhenti mendadak untuk
beli bensin eceran di pinggir jalan karena kuatir tidak akan cukup
sampai SPBU terdekat. Mbak Siwi mengira sudah saya tinggal maka beliau
memacu kencang motornya. Kami cuma bisa ketawa saja dengan
kesalahapamanan ini.
Pada waktu masuk surabaya saya dan april mengalami insiden
konyol. Kami memilih memutar lewat jl Akhmad Yani. Siapa tahu masih
bisa bertemu Mbak Siwi. Berhubung bensin mepet, saya mengisi bensin
disalah satu ruasnya. Ketika akan masuk antrian, April tidak bisa
turun dari motor, kakinya kesemutan. Setelah berusaha untuk kedua kali
akhirnya April bisa turun. Saya tak bisa menahan ketawa melihat April
terhuyung-huyung, begitu juga dengan april. Setelah puas ketawa
berdua. Giliran saya bermasalah. Saya kesulitan turun dan melepas
sarung tangan karena paha dan telapak tangan kesemutan. Wadyuh kualat
nih. Bukannya berusaha mengatasi masalah kita berdua malah ketawa-tawa
sendiri. Setalah isi bensin kita putuskan untuk istirahat sejenak.
Nongkrong di SPBU sambil ngobrol dan ngikik-ngikik mengenang kedodolan
kita barusan. Hiya… mengenang :">.
Ternyata arisan bulan ini juga seru. Kebetulan yang dapet
arisan Mbak Lilik. Sesuai kesepakatan awal. Kalau yang dapat masih
ngekos, arisan dilakukan di tempat wisata atau area publik. Mbak Lilik
menawarkan untuk arisan di Kebun Raya Purwodadi, yang berdekatan
dengan tempat kosnya. Langsung kita semua sepakat bulat. Setujuh…
*pake 'h' biar mantap :D*. hari baik sudah dipilih. 8 November kita
akan berkumpul lagi. Malam sebelum hari H. Saya, April dan Mbak Anik
janjian berangkat bareng naik bis. Setelah sholat subuh saya
memutuskan untuk tidur sejenak setelah begadang sampai dinihari. Jam 7
saya baru bangun lagi, padahal kita bertiga janjian jam 8 di Terminal
Bungurasih. Bagus. Padahal perjalanan dari rumah ke Bungurasih sekitar
1 jam. Saya langsung kirim SMS ke April kalau datang terlambat. Dalam
perjalanan ke tempat pangkalan bemo (angkot) Fauzi telfon kalau sudah
sampai lokasi. Langsung terbayang wajah capek Fauzi, yang habis memacu
motor kesayangannya Surabaya - Purwodadi. Hadooh. Saya memutuskan naik
taxi saja biar lebih cepat bisa lewat tol, 20 menit saja sampai
Bungurasih. Begitu Mbak Anik mengusulkan naik bis patas. Saya langsung
setuju. Fauzi… tunggu kita ya… Rencana saya mau melanjutkan tidur di
bis, lumayan 1,5 jam. Kamipun memilih tempat duduk paling belakang.
Sampai Porong saya terbangun karena Pak Sopir mengerem mendadak
berkali-kali. Ternyata kami terjebak macet dan kantuk saya hilang
sudah. Saya memilih mengamati tanggul Porong sambil membalas SMS
Rahma yang juga sudah tiba di lokasi.
Ketika sampai di Kebun Raya Purwodadi suasana sudah ramai.
Kebetulan ada acara gathering indofood dan rombongan Bromo Tour yang
baru datang. Di gerbang kami bertemu Mas Dayat dan Budi. Keduanya
memilih langsung masuk sementara kami bertiga tetap di tempat. Kami ke
kamar mandi dulu sekalian makan bakso, mbak Anik dan April sudah
kelaparan karena belum sarapan. Mohon maaf yang nunggu kita, daripada
nanti mereka berdua pingsan dan saya harus gendong mereka berdua. Gak
mungkin kan? Hehe. Begitu masuk ke Kebun Raya kita bertiga berdiri
lama dipinggir pertigaan. Pesan dari Rahma, "kalau ada pertigaan
pertama langsung belok kanan aja". Baru beberapa langkah dari pos
karcis, kami sudah sampai dipertigaan. Di rerumputan sebelah kanan
memang ada banyak rombongan yang lesehan diatas tikar. Tapi kok tidak
ada penampakan yang kita kenal. Daripada balik jalan, saya memilih
untuk diam ditempat :D. Saya telfon lagi Rahma untuk memastikan
lokasinya. Tiba-tiba ada makhluk biru berdiri dikejauhan. Saya telfon
Rahma kembali untuk memastikan apakah makhluk biru itu dia, eh tenyata
benar. Horey… horey… kita selamat. Halah. Lebay.
Lega rasanya ketika kita naik ke hamparan rumput disambut
Jundi dan Rafa *duh.. hiperbola nih*. Mereka sudah duduk santai
ditambah dengan Pak Suhadi sekeluarga, Candra dan Lilik. Wah… ternyata
kita datang paling akhir. Malunya… hiks. Berhubung sudah masuk Dhuhur
kami memutuskan untuk sholat dahulu. Nah… ini dilemma buat kita.
Mushola terletak nun jauh didekat kamar mandi. Ini berarti harus
berjalan lagi ke dekat pintu masuk. Kebetulan saya dan Mbak Anik
bertugas menjaga tempat, lumayan bisa menselonjorkan kaki. Sementara
semua berjalan beriringan ke mushola, Budi, dayat dan Fauzi memilih
sholat di tempat. Budi dan Dayat kecapekkan karena sebelumnya bolak
balik 2 kali (pulang dan pergi maksudnya :P) kearah kamar mandi.
Kebetulan didekat kami ada pancuran. Budi dan dayat menyiapkan tempat
untuk sholat berjamaah. Sementara Fauzi ambil wudhu, lama tidak
kembali. Aku sempat deg-degan. Kemana nih anak? Tersesatkah? Tidak
berselang lama Fauzi telfon. Dia menemukan mushola yang lain,
lokasinya lebih dekat. Budi sudah tidak kuat jalan. Maka Dayat
menemani Budi berjamaah ditempat. Semenatara saya dan Mbak anik
ngobrol seru forum ibu-ibu. Masih terbayang wajah Budi yang bengong
mendengarkan percakapan kita, seusai dia sholat. Maafkan kami ya Nak
hihihi.
Acara segera dimulai setelah semua berkumpul. Pembahasan
serius tapi santai tentang SK Jatim, juga rencana-rencana kita
kedepan. Sembari diskusi kita melahap makan siang dari Mbak Lilik.
Celetukan segar Budi sepanjang pertemuan membuat saya berjuang ekstra
menahan hasrat ke kamar kecil. Jaraknya yang jauh membuat saya segan
kesana. Saya pikir, nantilah sekalian saja dengan pulang. Kan searah
jalannya hehe. Kalau Bandung punya Pak Hadian, Surabaya ada Budi yang
sukses membuat pipi pegal ngikik maraton. Saya curiga mereka berdua
ini kembar yang sengaja dipisahkan. Piss… Pak Had :D. Kebetulan juga
kita mendapat lokasi yang strategis. Beberapa pasangan memilih
'ngetem' didekat kita. Pada awalnya saya tidak menyadari hal ini,
sampai Mbak Anik mencolek saya.
"Mereka tuh ngapain ya tiduran di rumput. Gak gatel ta?" Saya
mengikuti arah pandangan Mbak Anik kearah dua sejoli disebelah kanan
kita. Sayapun hanya bisa ngikik. Fauzi kemudian nimbrung kalau
gara-para pasangan itu, dia harus berpindah tempat. Yah mau gimana
lagi. namanya juga tempat umum mana bisa kita mengontrol yang berada
didekat kita. Yang saya kuatirkan hanya Rafa dan Jundi, sedari datang
mereka bermain dan berlarian bebas. Semoga saja mereka tidak melihat
pemandangan-pemandangan ajaib.
Bagaimanapun, acara arisan ketiga ini tetap saja seru. Bukan
arisan biasa. Tak salah kalau saya ingin menyebutnya arisan seru hehe.
Selalu meninggalkan banyak kesan yang tak terlupakan. Dan yang paling
berkesan cerita Candra di FB, sewaktu pulang dia menyempatkan untuk
naik kereta kelinci bareng Rahma dan Lilik. Huaa… aku lupa. Waktu awal
datang dah niat pengen naik kereta kelinci. Ya sudah lah. Lain waktu
semoga bisa naik kereta kelinci hehe. Eh… bulan desember arisan kita
di Malang, Budi yang dapet arisan. Hmm… Budi kan ngekos. Wah… kemana
kita nanti ya? Berhubung Budi belum menentukan hari baik dan lokasi
arisan. Jadi penasaran nih. Budi… aku menunggu kejutanmu. Yang mungkin
desember ada rencana ke jatim kabar-kabar ya, siapa tahu bisa ikut
arisan seru kita ;)

Sugeanti Madyoningrum (Ugik)
YM : sinkzuee
http://ugik.multiply.com
Ketika kata tak bisa terucap, maka tinta yang akan menorehkannya

2b.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "indah ip" indahip@gmail.com   iip01

Mon Nov 9, 2009 7:01 am (PST)



asiik,..semoga desember nanti udah dapat rumah di surabaya!

halo teman2 di surabaya, kami warga baru euy,..baru 3 mingguan, dan masih
bolal-balik jakarta-sby, masih nyari2 sekolah TK anak2 (meski kelihatannya
udah ada yang lumayan cocok) dan rumah kontrakan juga(nah yang ini belum
kelihatan yang cocok) ,.. ya masih berkelana ke sana-ke mari nyari info-lah
intinya..
semoga ada kesempatan juga nanti mengenal sahabt2 SK di jawa timur yaa

salam,
indah ip

www.kiraziya.blogspot.com
www.asifortwins.multiply.com
www.indahip.blogspot.com
www.jejakindah.blogspot.com

2009/11/9 Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail.com>

> Arisan Seru
>
>
> Ssttt… SK jatim punya acara sebulan sekali loh.

> Yang mungkin
> desember ada rencana ke jatim kabar-kabar ya, siapa tahu bisa ikut
> arisan seru kita ;)
>
2c.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com   ukhtihazimah

Mon Nov 9, 2009 4:28 pm (PST)



seru seruuuu...banyak yang gak kenaaaalll *ya iyalah!!* :P

moga Januari bisa ikutan ;)

:sinta:

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply.com
http://berceritapadadunia.blogspot.com

YM : SINTHIONK

--- On Mon, 11/9/09, Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail.com> wrote:

From: Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] [Kelana] Arisan Seru
To: "sekolah-kehidupan" <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
Date: Monday, November 9, 2009, 11:52 AM

Arisan Seru

    Ssttt... SK jatim punya acara sebulan sekali loh. Ada kumpul-kumpul,
ada jalan-jalan dan yang pasti makan-makan. Kayaknya seneng-seneng
saja ya? Tapi tidak. Setiap  akhir pertemuan kita selalu membawa
pulang `sesuatu´ yang insyaAllah lebih baik dari sebelumnya. Dan yang
pasti jalinan silaturahim kita jadi semakin kuat. Kenapa sih ada
arisan segala? Seperti Mak-Mak saja. Awalnya arisan ini dilakukan
tanpa sengaja. Berawal dari acara buka puasa bersama di rumah Pak
Suhadi pada bulan Agustus. Setelah ngobrol panjang lebar. Baru
ketahuan kalau sebenarnya anggota SK Jatim itu banyak. Hanya saja
mayoritas pasif di milist. Sebenarnya mereka sering `main´ ke milist,
tapi hanya sekedar membaca saja.
   

2d.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com   sinkzuee

Mon Nov 9, 2009 4:30 pm (PST)



Selamat datang di Surabaya Mbak :)

Semoga nanti desember sudah mendapat rumah dan tinggal dengan nyaman
di Surabaya.
Maaf, saya pikir kemaren masih menetap di Jakarta.
Jadi saya tidak menghubungi Mbak sama sekali.
Ternyata mbak bolak balik ke Surabaya to

Saya tunggu kedatangannya di Surabaya Mbak :)

2e.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com   sinkzuee

Mon Nov 9, 2009 4:31 pm (PST)



Selamat datang di Surabaya Mbak :)

Semoga nanti desember sudah mendapat rumah dan tinggal dengan nyaman
di Surabaya.
Maaf, saya pikir kemaren masih menetap di Jakarta.
Jadi saya tidak menghubungi Mbak sama sekali.
Ternyata mbak bolak balik ke Surabaya to

Saya tunggu kedatangannya di Surabaya Mbak :)

Sugeanti Madyoningrum (Ugik)
YM : sinkzuee
http://ugik.multiply.com
Ketika kata tak bisa terucap, maka tinta yang akan menorehkannya

2f.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "APRILLIA" april_reto@yahoo.com   april_reto

Mon Nov 9, 2009 5:09 pm (PST)



@mbak Ugik: iya, kesalahpahaman dengan mbak Siwi di hari itu emang lucu soro wakakakakakaka

@mbak Indah: salam kenal mbak, if butuh bantuan jangan ragu menghubungi(ku) Fyi, no hp-ku: 081 793 222 06

@mbak Sin: ayo ndang balik kandang! :D

@Candra, Lilik, Rahma: hahahahaha, jadi ke air terjunnya cuma alibi ya? ternyata naik kereta kelinci hehehe (peace gals!)

@all SK esp yang domisilinya di Jatim: bulan depan arisannya di Malang, tuan rumahnya mas Budi aka mas Uut, silahkan bagi teman2 yang belum "muncul" ayo ikutan

sampai jumpa bulan depaaaaaaaan :)

salam,
April

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, indah ip <indahip@...> wrote:
>
> asiik,..semoga desember nanti udah dapat rumah di surabaya!
>
> halo teman2 di surabaya, kami warga baru euy,..baru 3 mingguan, dan masih

2g.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "Dayat" dayat_xxx@yahoo.com   dayat_xxx

Mon Nov 9, 2009 7:27 pm (PST)



gimana kalau sebagai ucapan selamat datang kembali untuk sinta,,
arisan bulan januari ditempatmu sin..:D

Wassalam

PT. Cendana Teknika Utama
JL. Soekarno Hatta Blok NR24-25 Malang
Phone : 0341-496497
Ponsel : 085649885526
Fax : 0341-408657
YM : dayat_xxx

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
2h.

Re: [Kelana] Arisan Seru

Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com   siuhik

Mon Nov 9, 2009 8:01 pm (PST)



koreksi :
1. aku berhenti di pom bensin, brrti kalian tidak melihat POM bensin itu
2. aku memang ngebut krn merasa sendirian di belakang yg ternyata kalian malah dibelakangku hihihi...
3. Alhamdulillah selama perjalanan aku baik2 saja, hanya harus melawan angin yg hampir saja merubuhkanku, hehehe...

Maaf kalau kemaren ga bisa datang krn ijinnya agak seret, insyaallah ke Malang hadir deh!... Naik bus lagi yo rame2...!! Kapan yang ke Bromo? hehehe...

Seneng bisa begejesan dengan kalian, serasa gadis lagi hehehe...!!!

Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

________________________________
From: Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail.com>
To: sekolah-kehidupan <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
Sent: Mon, November 9, 2009 6:52:37 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [Kelana] Arisan Seru

Arisan Seru

Ssttt... SK jatim punya acara sebulan sekali loh. Ada kumpul-kumpul,
ada jalan-jalan dan yang pasti makan-makan. Kayaknya seneng-seneng
saja ya? Tapi tidak. Setiap akhir pertemuan kita selalu membawa
pulang `sesuatu´ yang insyaAllah lebih baik dari sebelumnya. Dan yang
pasti jalinan silaturahim kita jadi semakin kuat. Kenapa sih ada
arisan segala? Seperti Mak-Mak saja. Awalnya arisan ini dilakukan
tanpa sengaja. Berawal dari acara buka puasa bersama di rumah Pak
Suhadi pada bulan Agustus. Setelah ngobrol panjang lebar. Baru
ketahuan kalau sebenarnya anggota SK Jatim itu banyak. Hanya saja
mayoritas pasif di milist. Sebenarnya mereka sering `main´ ke milist,
tapi hanya sekedar membaca saja.

2i.

Re: [Kelana] Arisan Seru => Mbak Indah IP

Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com   siuhik

Mon Nov 9, 2009 8:07 pm (PST)



Selamat datang mbak di Surabaya, semoga betah... cepet aja mbak gabung ma kita bulan Desember, tapi ati2 ya mbak karena warna aslinya tak seindah tulisannya, huahaha...

Perlu penyambutan ta mbak? Dulu waktu P Suhadi dateng ada penyambutan khusus lo? Gimana teman2?

Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

________________________________
From: indah ip <indahip@gmail.com>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Mon, November 9, 2009 7:11:32 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Kelana] Arisan Seru

asiik,..semoga desember nanti udah dapat rumah di surabaya!

halo teman2 di surabaya, kami warga baru euy,..baru 3 mingguan, dan masih bolal-balik jakarta-sby, masih nyari2 sekolah TK anak2 (meski kelihatannya udah ada yang lumayan cocok) dan rumah kontrakan juga(nah yang ini belum kelihatan yang cocok) ,.. ya masih berkelana ke sana-ke mari nyari info-lah intinya..
semoga ada kesempatan juga nanti mengenal sahabt2 SK di jawa timur yaa

salam,
indah ip

www.kiraziya. blogspot. com
www.asifortwins. multiply. com
www.indahip. blogspot. com
www.jejakindah. blogspot. com

2009/11/9 Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail. com>

Arisan Seru
>
>
>> Ssttt... SK jatim punya acara sebulan sekali loh.

Yang mungkin
>>
>desember ada rencana ke jatim kabar-kabar ya, siapa tahu bisa ikut
>>arisan seru kita ;)
>

3.

(Kelana Lebaran) LEBARANNYA ORANG KEBAYORAN

Posted by: "fiyan arjun" fiyanarjun@gmail.com

Mon Nov 9, 2009 6:46 am (PST)



*Lebarannya Orang Kebayoran Lama*

*Fiyan Arjun*

*"Jangan lupa nanti kalau Lebaran bawa bawaan buat, Nyak!"*

Begitu pesan suara dari balik ponsel dengan lantang kepada orang yang berada
dari balik seberang jalan. Suara itu tak lain keluar dari parau suara Ibu
saya kepada menantunya ketika menantunya itu menanyakan kabar mertuanya. Tak
lain Ibu saya itu.

^^^

Ini adalah Lebaran tahun kedua bagi kakak ipar perempuan saya sekaligus
istri dari kakak laki-laki saya—yang sudah resmi bergabung di keluarga besar
saya. Hingga Lebaran tahun kali ini begitu lain dan beda saya rasakan.
Terlebih ketika kakak ipar perempuan saya itu memiliki anak laki-laki
satu-satunya berusia dua tahun dari kakak laki-laki saya itu. Hingga
benar-benar Lebaran kali ini saya rasakan amat ramai bahkan seru! Saking
serunya kadang kala saya kewalahan juga ketika anak laki-lakinya itu sudah
ikut serta bertandang ke rumah saya lebih tepatnya rumah orangtua saya.
Pastinya akan disulapnya rumah menjadi kapal pecah.

Itu baru anak laki-laki dari kakak laki-laki saya belum ditambah dengan anak
dari kakak ketiga perempuan saya yang memiliki tiga orang putra pula plus
ditambah satu dan tiga putra-putri dari kakak pertama dan kedua perempuan
saya klop jadinya! Klop membayangkan rumah saya saat itu pasti seperti
tempat penitipan anak saja—dan nantinya tidak berapa lama kemudian akan
disulap seperti kapal pecah! Betapa ramainya rumah saya saat Lebaran tiba
jika dihadiri oleh mereka notabene keponakan-keponakan saya itu. Maklum kami
keluarga besar.

^^^

Seperti yang sudah-sudah Lebaran bagi saya adalah bukan hanya sekedar ritual
ajang saling berhalal bihalal saja, saling berlaku bermaaf-maafan tetapi
bagi saya adalah reuninya untuk keluarga yang sudah lama tak berkumpul
bersama. Jadi bagi saya Lebaran selalu saya identikan dengan reuni. Entah
itu reuni keluarga besar yang sudah jarang bertemu. Atau, juga bisa saya
katakan reuni kawan-kawan saya khususnya yang sudah tidak lama tak bersua.
Apalagi bagi saya yang tidak mudik. Kampung saya ada di sini!

Namun bagi saya apalah artinya ajang reuni apalagi sangat erat kaitannya
dengan Lebaran bila tidak ada penganan atau kuliner sebagai teman pelengkap
di hari raya Lebaran. Apalagi hal ini menyangkut untuk menghormati tamu jika
bertandang. Sudah barang tentu hal itu sudah menjadi kewajiban *sohibul bait
* untuk menyediakannya. Dan hal ini tidak boleh dilupakan begitu saja.

Memang penganan atau kuliner yang setiap kali disajikan pada saat Lebaran
tiba tidaklah ada hal yang baru apalagi yang istimewa ketika saat kedatangan
atau bertandang, berhalal bihalal ke rumah tetangga dekat maupun kerabat.
Terlebih penganan atau kuliner yang disajikan selalu saja klise. Itu-itu
saja. Tak lain yang disajikan itu berupa *nastar*, *putri salju,* *kue keju*,
*kue satu*, *biji ketapang*, *kacang goreng mede* maupun *kacang goreng
bawang*. Tidak lupa *ketupat-opor* sampai *rendang* pun selalu tersaji
dengan manja di ruang tamu. Ya, walau klise tapi tetap saja maknyusss!
Apalagi kalau perut sedang berkukuruyuk dan dapat makan gratis di rumah
tetangga dekat atau kerabat dengan alasan halal bihalal, bersilaturahmi.
Padahal numpang makan gratis! *Hmm…, indahnya bila Lebaran tiba.*

* *

Tapi bagi saya yang *Perjaka. *Peranakan Jakarta. Alias Betawi *tulen *biasanya
penganan yang tersajikan adalah penganan-penganan *tempo doeloe*. Namun
karena semakin maju dan pesatnya perkembangan kuliner di nusantara penganan
semacam ini saat-saat Lebaran jadi tergeser. Biasanya penganan sekelas *kembang
goyang*, *geplak*, *sagon*, *kue talam*, *akar kelapa*, *wajik ketan*, *
renginang*, *kue tambang, kue kipas *sampai *dodol Betawi *harus tersaji
saat Lebaran tiba.

"Kalau Lebaran tiba biasanya waktu dulu makanan khas Betawi yang ada di
meja. Bukan kayak sekarang ini harus beli dulu di pasar."

Begitulah yang sering diceritakan oleh Ibu saya jika Lebaran tiba tempo
doeloe. Namun Lebaran kali ini saya rasakan sangatlah berbeda terlebih
ketika ada orang baru yakni kakak ipar perempuan saya yang berasal dari
Kebayoran. Tepatnya Kebayoran Lama. Jika ia bertandang untuk silaturahmi,
halal bihalal ke rumah pasti ia akan selalu membawa buah tangan berupa khas
penganan orang Kebayoran. Entah, apakah hal ini sudah tradisi atau hanya
untuk menyemarakan Lebaran saja? Bagi saya itu bukanlah hal yang utama. Pun
yang utama adalah buah tangannya, eh salah silaturahminya. Kalau pun kakak
ipar perempuan saya membawa buah tangan *toh* mungkin itu sebagai bentuk
untuk berbagi kepada mertuanya. Tak lain ibu saya itu. *Duh, sebegitu
mengharukannya*….

^^^

"Di rumah emang biasa kok bikin uli-tapai kalau Lebaran. Ini juga bawa
karena memang sudah dibuat khusus buat Nyak. Tapi sayang Nyak bikin dodolnya
nggak keburu," ujar kakak ipar perempuan saya saat tiba di rumah usai
bermaaf-maafan sambil menyerahkan buah tangan yang berwadahkan *baki*.

Dan ternyata buah tangan yang dibawa kakak ipar perempuan saya itu adalah
penganan yang terbuat dari ketan. *Uli *dan kawan cs-nya *tapai ketan
hitam*—yang
terlebih dahulu diragikan. Dipermentasikan dahulu. Sedangkan penganan uli
itu sendiri terbuat dari ketan yang sudah ditanak dahulu lalu dihaluskan
ditumbuk pakai alu hingga halus menjadi uli. Itulah khas penganan yang
dihantarkan oleh kakak ipar perempuan saya yang berasal dari Kebayoran itu
setiap Lebaran tiba..

Bukan itu saja tapi masih banyak lagi. Walau penganan kampung tapi bagi saya
sangat *leukerr*… Toh, saya juga melihatnya bukan dari hantaran kakak ipar
perempuan saya itu melainkan hubungan antar dua keluarga yang begitu
bersahaja dan *legowo*. Hubungan antara menantu dan mertua yang begitu akrab
ketika Lebaran tiba maupun di hari-hari lainya. *Hmm*, lagi-lagi saya yang
memperhatikan orangtua (Ibu) saya dengan menantunya itu saya jadi terharu.
Hingga dalam hati saya berkata," *kapan ya saya mendapatkan jodoh seperti
kakak ipar perempuan saya itu? Akrab dan begitu erat kepada Ibu saya itu.
Entahlah.*

* *

Bagi saya walau hanya uli dan tapai ketan hitam saja sebagai buah tangan
Lebaran bagi saya tak mengapa. Lagi pula buah tangan itu juga sebagai
peneman serta meramaikan penganan yang seperti biasa disediakan setiap
Lebaran tiba. Seperti halnya hubungan erat menantu dan mertua saat itu walau
pun mereka sangat berbeda dari lintas usia dan beda zaman. Tetapi mereka
saling menghargai dan meramaikan hari raya Lebaran bersama-sama. Apalagi
mereka berdua adalah seorang ibu dari anak-anak yang mereka lahirkan. Ibu
saya melahirkan saya dan kakak ipar perempuan saya melahirkan anaknya
sekaligus keponakan saya juga. *Hmm…, indahnya Lebaran tiba bersama-sama.[]*

* *

*Ulujami—Pesanggrahan, 10 Syawal 1430 H*

*Tulisan ini saya persembahkan untuk para kaum menantu juga para calon istri
di nusantara. Cintailah mertuamu serta cucu-cucunya.*

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

* *

*Biodata Penulis*

Penulis yang hobi pakai topi ini bernama pena Fiyan Arjun. Nama aslinya
Fiyan. Konon karena hobi mendengar musik dan menonton film India, namanya
diembel-embeli Arjun. Penulis yang merupakan anggota dan pengurus FLP
Jakarta dan Mahasiswa Bina Sarana Informatika (BSI) jurusan Manajemen
Informatika ini beberapa kali tulisannya pernah dipublikasi di majalah
Sabili, Al-Mujtama, Annida, Tarbawi, Majalah Anak Aku Anak Saleh,
Eramuslim.com, Kotasantri.com dan Seputar Indonesia serta tulisan berbentuk
Citizen Junarlism berapa kali dipublish di Republika Minggu. Dan pernah
meraih juara harapan tiga dalam rangka Lomba Menulis Surat Cinta di media
On-line Kabarindonesia.com tahun 2008 dan masuk menjadi finalis dalam rangka
Lomba Menulis Inspiratif tentang Matamu Ceritamu di tabloid Wanita Indonesia
sebagai juri utama Dewi 'Dee' Lestari tahun 2006. Buku Bela Diri for
Muslimah adalah buku pertamanya.

Bila ingin mengetahui tulisan lainnya, silakan meluncur dan klik URL:
http://sebuahrisalah.multiply.com. Atau, bisa juga di E-mail/FB:
bujangkumbang@yahoo.co.id. Alamat: Jl. Ulujami Raya No.14 Gg. Langgar
Rt.012/04 Ulujami-Pesanggrahan, Jakarta-Selatan
12250.Telepon/HP:021-94005735/0852.8758.0079.

* *
4.

Bls: [pembacaasmanadia] [Diary] Hiatus dan Rasa Bersalah

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Nov 9, 2009 6:48 am (PST)




alhmadulillah akhirnya bisa baca tulisan akang lagi...
walau dalam susana haru-biru
bangfy jd larut neh...
semangat dunk kayak bangfy
walo banyak truble and problem tetap fight

wassalam

&quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com&quot;
5a.

Re: [catcil] Hiatus dan Rasa Bersalah

Posted by: "indah ip" indahip@gmail.com   iip01

Mon Nov 9, 2009 6:58 am (PST)



kang dani,
semoga perasaan bersalahnya menemukan solusi ya, biar nggak berkepanjangan
selamat datang kembali.
semoga semua yang kelihatannya rumit itu bisa dihadapi dengan hati lapang
dan sabar, semoga dibukakan hati melihat hikmahnya dan menikmatinya

semoga kang dani dan keluarga sehat, hepi, ditunggu selalu tulisan2nya,
terutama puisi2nya buat nibras :-)

salam,
indah ip

2009/11/9 Kang Dani <fil_ardy@yahoo.com>

>
>
> Hiatus <http://en.wikipedia.org/wiki/Hiatus> dan Rasa Bersalah
> ~Dani Ardiansyah~
>
>
> Semakin lama, perasaan bersalah itu mendorong saya untuk segera menakhiri
> puasa ini. Puasa dari kegiatan tulis menulis, berkomunitas, berinteraksi di
> milist dan lain-lain. Ya, saya memutuskan untuk menjaalani saja kerumitan
> hidup ini seperti biasa. Tanpa meninggalkan teraphy jiwa yang sudah sejak
> lama saya lakukan. Menulis. Tho dengan tetap menulis, setidaknya saya bisa
> banyak bercerita tentang bagaimana bangganya saya menjadi seorang Ayah. Satu
> sisi kecil yang membuat saya selalu tampak sumeringah, pun beban semakin
> menghimpit.
>
5b.

Re: [catcil] Hiatus dan Rasa Bersalah

Posted by: "aris_eldurra" apri_eldurra@yahoo.com   aris_eldurra

Mon Nov 9, 2009 3:58 pm (PST)



kang daniiiiiiiiiiiiiii...............
aku baca ini dan sambil koreksi diri kayaknya ini juga yang saya alami kang.. Makasih kang atas sharenya dan kebetulan sekali ini aku buka milis di sekolah yang telah banyak memberikan pelajaran berharga kepadaku dalam kehidupan. Aku kangen banget kepengin kembali lagi.. SUdah hampir 3-4 bulan bahkan aku tak menyempatkan diri untuk sekedar menengok kelas...Astaqfirullah...
aku pengin berada di atas bukit yang tinggi..
Menatap indahnya sang mentari..
sambil berteriak..
Aku Pulaaaaaaaaaang..
Pulang kekelas lagi..
Pulang ke sekolah lagi...
Luar biasa kelas kita sekarang...
Semoga aku masih bisa duduk di pojok kelas kita lagi seperti dulu..
I am back ...wkwkkw...

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Kang Dani <fil_ardy@...> wrote:
>
> Hiatus dan Rasa Bersalah
> ~Dani Ardiansyah~
>
>
> Belakangan ini, kegiatan menulis yang saya lakukan sangat terbatas.

5c.

Re: [catcil] Hiatus dan Rasa Bersalah >> mas Dani

Posted by: "APRILLIA" april_reto@yahoo.com   april_reto

Mon Nov 9, 2009 5:36 pm (PST)



Mas dani, kau tak sendirian! aku yo mulai jarang menulis :P
Sering merasa bersalah juga krn banyak yang terlewat, memang perlu pemanasan lagi :D

AYO MENULIS!

salam,
April

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, indah ip <indahip@...> wrote:
>
> kang dani,
> semoga perasaan bersalahnya menemukan solusi ya, biar nggak

5d.

Re: [catcil] Hiatus dan Rasa Bersalah

Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com   siuhik

Mon Nov 9, 2009 7:48 pm (PST)



It's a life Kang, n must go on! Tulisanmu adalah cermin dari banyak jiwa Kang, siapapun merasakan apa yang sampeyan rasakan, walaupun dengan kadar berbeda-beda, menyadari sebuah kekerdilan kita sometimes begitu melegakan, melapangkan, obat bagi jiwa kita... TFS ya... Cup muah..muah buat Nibras dan calon adiknya...

Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

________________________________
From: Kang Dani <fil_ardy@yahoo.com>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Mon, November 9, 2009 3:55:28 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [catcil] Hiatus dan Rasa Bersalah

Hiatus dan Rasa Bersalah
~Dani Ardiansyah~

Belakangan ini, kegiatan menulis yang saya lakukan sangat terbatas. Bahkan hampir hilang sama-sekali dalam rutinitas keseharian yang saya lakukan. Bukan tanpa sebab memang, karena kondisi yang ada dan terjadi akhir-akhir ini, mendorong saya untuk lebih fokus dan menucurahkan perhatian pada hal lain yang --dalam benak saya-- dapat mendatangkan profit yang lebih real dalam kehidupan nyata sebagai seorang kepala keluarga. Kebutuhan hidup yang terus mendesak, duedate Endah yang sudah tidak lama lagi, persiapan operasi cesar, pasca operasi dan lain-lain adalah sebagian besar --yang saya jadikan alasan-- penyebab saya tidak lagi produktif menulis. Dengan kata lain, hal-hal itu membuat saya lebih berfikir materialistis. Bahwa setiap hal yang saya lakukan harus menghasilkan profit demi pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut.

6a.

[Spam] RE: [sekolah-kehidupan] menangkap maksud

Posted by: "Dini" dini_sea@chingluh.co.id

Mon Nov 9, 2009 3:52 pm (PST)



Hi,

Saya jadi tertarik dengan bahasan ini. Jujur semalam saya baru mengalami
kesalahpahaman dengan seorang teman dan waktu baca email kok moment-nya pas
ya dengan yang saya baru saja saya alami.

Jujur saya tipe orang yang susah berpikir positif. Terutama jika komunikasi
lewat sms (with someone) jika ada kata salah sedikit saya langsung emosional
dan salah paham dan akhirnya berujung debat.

Saya sering sekali salah paham dalam hal yang satu ini.

Ada yang bisa kasih masukkan ke saya bagaimana cara mengatasinya atau
mungkin juga ada yang punya kisah serupa. Please share ya? Jadinya saya
sering menyakiti teman saya tersebut.

_____

From: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
[mailto:sekolah-kehidupan@yahoogroups.com] On Behalf Of ukhti hazimah
Sent: Sunday, November 08, 2009 12:56 PM
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] menangkap maksud

Kenapa warna salah tidak diinginkan? kenapa hidup jadi lebih berwarna hanya
dari hal positif? kenapa warna salah harus ditutupi? bukannya malah terlihat
dibuat-buat dan penuh kepura-puraan? kenapa salah selalu disisihkan?

Well, itu pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba nongol di kepala saat membaca
paragraf awal tanggapannya. Maaf, karena saya pribadi menganggap gak ada
perbedaan antara salah dan benar...dari salah kita tau yang benar, dari
benar kita tau yang salah, dan warna-warna ini saling melengkapi. Dan lagi,
gak perlu ditutupi karena manusia emang gak ada yang sempurna
*ckckckckckck...maaf, jadi cerewet*

"Yang menarik adalah melihat kemampuan berpikir manusia untuk tidak
hanya memahami apa yang secara jelas terucap, tapi juga menyimpulkan
yang tidak terucap dari yang terucap."

saya juga setuju dengan statement ini, tapi menurut pribadi--dan masih bisa
disanggah--bahwa kesalahpahaman ataupun ketidakpahaman adalah hal yang tidak
perlu dihindari [atau menganggap itu sesuatu kesalahan fatal], hanya tinggal
bagaimana manusia menyikapi dua hal tersebut...salah satunya dengan langsung
bertanya [komunikasi], kalaupun memang tidak bisa bertanya langsung, seperti
yang dikatakan bapak juga, bahwa manusia memiliki pelengkap keterbatasan
yaitu pikiran--yang mungkin perlu saya tambahan---dan hati.

Dan mungkin kesimpulannya, memahami sesuatu selalu balik ke diri manusia
masing-masing.

Moga berkenan, kalau ada yang salah monggo ditanggapi. Makasih Pak obrolan
yang menarik ^^
:sinta:

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
<http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com>
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
<http://sinthionk.multiply.com> http://sinthionk.multiply.com
<http://berceritapadadunia.blogspot.com>
http://berceritapadadunia.blogspot.com

YM : SINTHIONK

--- On Sat, 11/7/09, Abir Sabil <abirsabil.81@gmail.com> wrote:

From: Abir Sabil <abirsabil.81@gmail.com>
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] menangkap maksud
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Saturday, November 7, 2009, 10:24 PM

Kalau salah dan benar memiliki warna, tentu "warna salah" bukanlah
warna yang diinginkan. Sehingga kalau "warna salah" itu bisa dilihat
oleh orang lain, siapapun pasti akan menutup seluruh dirinya atau
bagian yang berwarna-salah itu rapat-rapat.

Sifat "lebih berwarna" tentu dimaksudkan sebagai hal yang positif.

Variasi isi kepala manusia memang menyebabkan bervariasinya pula
pemahaman orang terhadap suatu perkataan. Ada yang isinya hanya
kosakata bahasa jawa, sehingga pemahamannya atas tulisan "Dilarang
Parkir" benar-benar nol. Ada yang isinya lebih banyak berkaitan dengan
bidang tertentu, sehingga kurang paham dengan keterangan-keterang an
seputar bidang yang lain. Ada yang pengetahuannya atas konteks
perkataan tertentu terbatas, sehingga tidak bisa memahami perkataan
tersebut dalam konteks yang tepat. Misalnya, ketika ada seseorang
mengucapkan/ berbuat sesuatu yang sebenarnya menyinggung/ menyindir
kita. Tapi karena kita tidak memahami konteks perkataan/perbuatan
tersebut, kita hanya menangkap yang terlihat atau yang terdengar saja.
Tidak lebih. Akhirnya, mungkin kita akan terlihat sebagai orang yang
"bebal".

Semua variasi ini berakibat pada ketidakpahaman. Dan ketidakpahaman
itu lebih baik keadaannya daripada kesalahpahaman. Misal
kesalahpahaman: ada seseorang yang mengucapkan/ berbuat sesuatu yang
-kita salah-pahami- menyinggung kita, padahal tidak. Pada saat itu,
isi kepala kita adalah prasangka, asumsi, yang negatif. Sering disebut
suuzhzhon.

Kalau pengujarnya bisa dihubungi, menanyakan langsung tentu jadi
solusi yang baik. Tapi bagaimana kalau tidak dapat dihubungi?

Yang menarik adalah melihat kemampuan berpikir manusia untuk tidak
hanya memahami apa yang secara jelas terucap, tapi juga menyimpulkan
yang tidak terucap dari yang terucap. Kesalahpahaman bisa terjadi atas
"yang terucap" dan lebih sering tentang "yang tidak terucap". Bahasa
memang terbatas. Atau dengan ungkapan lain, indera untuk menangkap
maksud itu terbatas. Telinga kita tidak dapat mendengar apa yang
terbersit dalam pikiran orang. Ia hanya bisa mendengar yang
disuarakan. Tapi ada perangkat yang sedikit melengkapi keterbatasan
itu: pikiran.

Terima kasih atas tanggapannya.

On 11/7/09, ukhti hazimah <ukhtihazimah@ yahoo.com> wrote:
> Mengapa kita bisa salah memahami perkataan orang lain?
>
> ya karena isi kepala manusia bervariasi.. .kalo gak gitu, gak bakal ada
> musyawarah ato pemilu *halah...glambyar* dan hidup jadi lebih berwarna kan
> kalo ada salah dan benar ^^
>
> Bagaimanakah upaya yang seharusnya dilakukan agar kita tidak salah
memahami
> perkataan orang lain?
>
> langsung tanya pada yang bersangkutan, maksudnya gimana.
>
> hmmm...jawabanku ngasih solusi kan ya? :D salam kenal
>
> :sinta:
>
> "Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
>
> BloG aKu & buKu
> http://jendelakumen <http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com>
atapdunia. blogspot. com
>
> BloG RaMe-RaMe
> http://sinthionk. <http://sinthionk.multiply.com> multiply. com
> http://berceritapad <http://berceritapadadunia.blogspot.com>
adunia.blogspot. com
>
> YM : SINTHIONK
>
>
>
> --- On Sat, 11/7/09, Abir Sabil <abirsabil.81@ gmail.com> wrote:
>
> From: Abir Sabil <abirsabil.81@ gmail.com>
> Subject: [sekolah-kehidupan] menangkap maksud
> To: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
> Date: Saturday, November 7, 2009, 2:31 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sebuah ajakan berpikir yang mudah-mudahan bisa bermanfaat.. .
>
>
>
> Mengapa kita bisa salah memahami perkataan orang lain?
>
>
>
> Tentunya setiap orang memiliki keinginan untuk bisa menjalin
>
> komunikasi yang baik. Bagaimanakah upaya yang seharusnya dilakukan
>
> agar kita tidak salah memahami perkataan orang lain?
>
>
>
> Abir
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

7.

U M U R

Posted by: "__MadeTeddyArtiana__" made.t.artiana@gmail.com

Mon Nov 9, 2009 3:58 pm (PST)



U M U R
by Made Teddy Artiana
at My birthday, 8 November 2009

Bagi dunia kedokteran khususnya dikalangan penyakit dalam, nama Prof. dr.
Ali Sulaiman, SpPD-KGEH, PhD, FACG, tentunya sama sekali bukan orang asing.
Guru besar FKUI yang baru saja merayakan ulang tahun yang ke-70, disertai
pula dengan lauching buku dengan judul "Meracik Dokter Bintang Tujuh,
Mewujudkan Dokter Hari Esok Indonesia" memang bukan dokter sembarangan.
Begitu banyak pengabdian, penghargaan, peranan yang telah beliau
sumbangsihkan bagi begitu banyak orang. Dengan kata lain, umur yang
diberikan oleh TUHAN, memang sungguh-sungguh dimanfaatkan oleh beliau untuk
membuat hidup ini sebagai karunia yang indah, bukan saja bagi diri sendiri,
tetapi juga sesama. Tidak heran jika TUHAN -sebagai sponsor tunggal hidup
ini- begitu memuliakan beliau diantara teman, sahabat dan masyarakat beliau.
Rupanya, walaupun dunia berubah begitu cepat, namun TUHAN sejauh ini tidak
berubah. IA akan selalu berpihak pada mereka yang memberikan yang terbaik
bagi kehidupan, yang notabene adalah buatan tangan-NYA.

Berkaca dengan semua itu, dihari ulang tahunku hari ini 8 november 2009, aku
segera berintrospeksi apakah selama ini aku sudah menghormati kehidupan
(baca : umur) yang IA anugrahkan padaku. Apakah sejauh ini kehadiranku
didunia, sudah membuat hidup ini menjadi anugrah bagi sesamaku, ataukah
justru kehidupan ku hanya membuat orang lain mengutuk kehidupan dan membuat
mereka memandang kehidupan ini sebagai sesuatu yang memuakkan, yang harus
segera diakhiri. Jelas aku tidak mungkin mensejajarkan diri dengan Prof. Ali
Sulaiman. Terlalu jauh. Tetapi aku masih muda, InsyaAllah masih ada begitu
banyak kesempatan untuk memperbaiki diri dan segera memenuhi takdirku :
menjadi anugrah bagi semesta alam ini. Ada baiknya –demi kemurahan yang
masih kurasakan- aku menyingsikan lengan baju dan bekerja lebih keras lagi,
lebih cerdas lagi, sehingga ketika waktunya antreanku tiba, aku dapat
mempertanggungjawabkan semua ini dihadapan-NYA.
Tulisan ini diperuntukkan juga bagi saudara-saudaraku yang tengah bergulat,
berjuang untuk memperbaiki diri, memperbaiki hidup mereka sehingga menjadi
lebih indah, lebih mulia dihadapan-NYA. Korban PHK, mereka yang berusaha
keluar dari jerat narkoba, pornografi, perselingkuhan, korupsi. Mereka yang
berjuang dengan seluruh kesabarannya untuk mendidik anak-anak mereka. Para
istri yang mempertahankan kesetian mereka meskipun menghadapi pengkhianatan.
Mereka yang bertahan dalam kejujuran meskipun dalam tekanan yang tidak
ringan. Mereka yang memutuskan bangkit dari kebangkrutan, vonis penyakit,
trauma kegagalan…dan lain sebagainya. Anda tidak berjuang seorang diri.
TUHAN –pemilik kehidupan yang berkuasa mengubah apapun juga- selalu berpihak
pada mereka-mereka yang menghargai kehidupan ini, dan kepada siapapun yang
selalu berusaha membuat kehidupan ini sebagai persembahan indah nan mulia.
***

*Video ULTAH dan peluncuran Buku Prof. dr. Ali Sulaiman, Phd.
(Guru Besar FKUI) di Puri Agung Hotel Sahid
**http://www.youtube.com/watch?v=Tje9ptch-x8*<http://www.youtube.com/watch?v=Tje9ptch-x8>

--
what a wonderfull world !
what an abundance life !!
what an exciting journey !!!
Made Teddy Artiana, S. Kom

Saya di Majalah SWA sembada (agustus 5-19 2009)
http://www.swa.co.id/swamajalah/siapadia/details.php?cid=1&id=9583

T J A M P U H A N
profile developer : photography, videography, 3D Animation, graphic design &
printing
"Where passion and business live in harmony"
CP : Made Teddy || 081317822720

KIZTYAH Wedding Organizer
"Karena pernikahan adalah rencana-Nya"
CP : Wida || 081574090080

[ My Photography PORTFOLIO ]
# Commercial Photography #
http://companyprofile.multiply.com
http://withbobsadino.multiply.com

# Wedding Special Photography #
Pernikahan Agung Puteri Sri Sultan Hamengku Buwono X
GRAJ Nurkamnari Dewi & Jun Prasetyo MBA
http://nurkamnaridewi.multiply.com

# Prewedding Photography #
http://theanonymouslove.multiply.com/
http://loveforallseasons.multiply.com/
http://outdoorprewedding.multiply.com
http://prewedding.multiply.com
http://prewedding1.multiply.com
http://prewedding2.multiply.com
http://prewedding3.multiply.com

# Wedding Photography #
http://candidwedding.multiply.com
http://weddingcandid.multiply.com
8a.

Re: menangkap maksud

Posted by: "Abir Sabil" abirsabil.81@gmail.com   manhaj_fithriy

Mon Nov 9, 2009 3:59 pm (PST)



Terima kasih Mas D Bey,

Sebelum membalas komentar anda, saya mau tanya dulu ya..

Pernah tersinggung oleh perkataan seseorang, tapi ternyata anda hanya
salah paham? Kalau pernah, bisa anda ceritakan sedikit, apa pelajaran
yang anda ambil dari pengalaman itu?

On 11/9/09, Den Bagusnya <milis75@yahoo.com.sg> wrote:
> 1. tidak segan / malu untuk minta penjelasan bila emang
> permintaan, pernyataan ato perintahnya gak jelas.
>
> 2. jika memang tidak mau / tidak bisa memberi penjelasan
> karena mungkin sengaja / emang kemampuanya kurang,
> otomatis harus berusaha sendiri mencari tau maksdudnya
> yaitu dengan mengumpulkan peristiwa2 yg berkaitan dengan
> masalah itu.
>
> 3. kalo masih salah juga berarti perlu ditingkatkan IQ
> dan kepekaan perasaan :D
>
> CMIiW
>
> D Bey
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Abir Sabil <abirsabil.81@...>
> wrote:
>>
>> Sebuah ajakan berpikir yang mudah-mudahan bisa bermanfaat...
>>
>> Mengapa kita bisa salah memahami perkataan orang lain?
>>
>> Tentunya setiap orang memiliki keinginan untuk bisa menjalin
>> komunikasi yang baik. Bagaimanakah upaya yang seharusnya dilakukan
>> agar kita tidak salah memahami perkataan orang lain?
>>
>> Abir
>>
>
>
>

8b.

Re: menangkap maksud

Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com   ukhtihazimah

Mon Nov 9, 2009 4:19 pm (PST)



wew...terasa ada dikotomi untuk salah. Kenapa lagi salah dicap warna suram? lagi-lagi tidak sependapat dengan pemberian label warna suram pada salah, walaupun efeknya sangat fatal. Pemberian warna suram dan ceria tergantung dari sudut pandang pribadi masing-masing. Walaupun berakibat negatif kalau pelakunya bisa menerima hikmah dibaliknya warna ceria dapat dilabelkan pada salah. Yah, mungkin saya yang selalu berpikir di awang-awang, kalau semua orang selalu dapat berpikiran positif.

sedikit revisi untuk kalimat ini

"Seperti sikap acuh seseorang terhadap kita, bisa dipahami mengandung ujaran "saya tidak harap kamu di sini".

mungkin maksudnya tidak acuh, coz arti acuh adalah peduli *maklum kerjanya berhubungan ma tata bahasa :P*

again again, tengkyu tengkyu untuk pelajaran kepura-puraan dan salah pahamnya ^^ ... menarik!

:sinta:

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply.com
http://berceritapadadunia.blogspot.com

YM : SINTHIONK

--- On Sun, 11/8/09, Abir Sabil <abirsabil.81@gmail.com> wrote:

From: Abir Sabil <abirsabil.81@gmail.com>
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] menangkap maksud
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Sunday, November 8, 2009, 7:39 AM

 

Kenyataan tidak adanya manusia yang luput dari kesalahan, tidak

membuat kesalahan itu menjadi sesuatu yang diinginkan. Hal ini

sepertinya sudah sangat lumrah. Kesalahan masa lalu memang bisa

berakibat positif untuk masa datang seseorang. Tapi, tidak sedikit,

bisa juga berakibat negatif. Untuk orang-orang yang terakhir ini,

kesalahan masa lalu mereka, tidak bisa disebut membuat hidup mereka

menjadi lebih berwarna. Kecuali kalau yang dimaksud adalah warna

suram. Bukan warna cerah. Kepura-puraan itu buruk kalau memang

ditujukan untuk yang tidak baik. Dan bicara tentang baik-buruk,

melibatkan pembicaraan tentang standar yang digunakan. Hanya saja,

secara naluri dan rasio, orang yang menutupi kesalahannya punya

kepentingan untuk tetap mendapatkan kenikmatan psikologis berupa

penghormatan, cinta dan kasih sayang orang lain. Perlu tidaknya

menutupi kesalahan itupun tergantung pada besar kecilnya kesalahan

yang dilakukan. Kesalahan mengirim sms tentu tidak seberapa

dibandingkan dengan kesalahan perselingkuhan.

Kesalahpahaman pun ada yang sepele, dan ada yang fatal. Sebagaimana

ketidakpahaman itu ada yang sederhana dan ada yang parah. Contohnya,

bisa kita lihat-lihat kembali di memori perjalanan hidup kita.

Pikiran dan perasaan (peraba batin) memang saling melengkapi.

Termasuk salah paham tentang "yang tidak terucap" adalah kesalahan

menyimpulkan sesuatu dari tindak tanduk orang lain. Kalau dalam teori

pragmatik modern ada istilah "perbuatan dalam ujaran" (act of speech),

maka sepertinya tidak salah kalau disebut, ada yang namanya "ujaran

dalam perbuatan (speech of act). Seperti sikap acuh seseorang terhadap

kita, bisa dipahami mengandung ujaran "saya tidak harap kamu di sini".

Semoga saja, menarik dan bermanfaat.

9a.

Re: [kabar duka] ibunda mba diah utami meninggal dunia

Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com   mine_haway

Mon Nov 9, 2009 4:01 pm (PST)



Innalillahi wa inna ilaihi raji'un
Mimin turut berduka cita, Mbak Diah
Moga almarhumah diberikan tempat terindah oleh Allah
Moga Mbak Diah senantiasa tabah
--
http://minesweet.co.cc
http://minehaway.com
9b.

Re: [kabar duka] ibunda mba diah utami meninggal dunia

Posted by: "APRILLIA" april_reto@yahoo.com   april_reto

Mon Nov 9, 2009 5:16 pm (PST)



Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun

turut berbela sungkawa, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan amiin

salam,
April

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Eko Wahyoedi <eko.wahyoedi@...> wrote:
>
> Inna lillahi wa inaa ilaihi rajiuun.
> Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan turut berduka cita. Semoga Almarhumah ( ibunda Mbak Diah Utami ) mendapat tempat mulia di sisi Allah Swt. Serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa bersabar atas ketetapan Allah. Amiin.
>
> Salam,
> eko wahyoedi
>

9c.

Re: [kabar duka] ibunda mba diah utami meninggal dunia

Posted by: "batikmania" batikmania@yahoo.com   batikmania

Mon Nov 9, 2009 7:26 pm (PST)



Assalaamu'alaikum wr.yb.
Sahabat SK semua, terima kasih banyak ya atas segala dukungan untuk kami dan ibunda almarhumah. Segala doa terindah, naik ke langit dari berbagai penjuru bumi, dari seluruh area sekolah kehidupan kita. Allah SWT tak akan luput mendengarnya, dan Dia Maha Mengabulkan Doa.
Ibu meninggal pada hari Sabtu sore dan dimakamkan di pemakaman dekat kompleks perumahan kami, tidak jauh dari makam bapak yang sudah meninggal terlebih dulu tahun 2000 lalu.
Selama ini saya update berita dari SK, via HP saja dari rumah sakit, di mana saya ikut menunggui ibu yang dirawat sekitar 2 minggu di ruang ICU. Maklum... karena HP juga nggak canggih-canggih amat, jadinya ya hanya sekedar baca selintas atau update status di facebook (makanya mbak Novi tahu ya, kabar terakhir tentang ibu saya).
Saat ini saya masih cuti dari kegiatan sekolah, masih menyelesaikan beberapa urusan ibu (tapi curi-curi waktu internet-an dulu ;)). Kakak dan ponakan-ponakan dari Depok masih ada di rumah, tapi besok, rumah bakalan sepi deh. Ayo-ayo, temen-temen SK yang mau bertandang ke rumah, silakan lho, supaya rumah berasa ceria lagi. Yang mau nginap juga boleh (dengan catatan: akhwat only). Mungkin ini ya yang dimaksud dengan "semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan". Ya... kami iklas dengan kembalinya ibu kepada Sang Pemilik Jiwa. Tapi memang kehilangan itu terasa sih... :( Insya Allah kami tabah.
Ingin menyanyikan lagi lagu (Lestari) untuk ibunda, berkali-kali, tapi sebagai seorang muslim kok rasanya kurang etis ya :p Rasanya masih selalu kurang berbakti pada beliau semasa hidupnya. Ah... Ayo, yang masih punya orangtua, berbaktilah kepada mereka selagi masih bisa.
Sekali lagi, terima kasih banyak atas segala doa dan support mental selama ibu dirawat di RS hingga meninggalnya. Semoga Allah menerima segala amal ibadah beliau dan memberi tempat terbaik di sisi-Nya. Amiin ya Rabbal 'aalamiin.
Wassalaam

Diah Utami

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Novi Khansa" <novi_ningsih@...> wrote:
>
> Assalamu'alaykum wr.wb.
> Innalillahi wa inna ilayhi rooji'un.
> Telah berpulang ke rahmatullah, ibunda dari sahabat kita, mba Diah utami.
> Moga amal ibadah bunda mba diah diterima oleh Allah swt dan moga beliau ditempatkan di surga-Nya.
> Moga yang ditinggalkan diberi ketabahan.aamiin.

> Salam
> Novi
> (Salah satu) moderator

10a.

Re: [catcil] Konsekuensi Sebuah Pilihan >>mbak Nop

Posted by: "APRILLIA" april_reto@yahoo.com   april_reto

Mon Nov 9, 2009 5:31 pm (PST)



Hehe iya-ya minggu2 ini minggu UTS dan minggu tugas

seperti pengalamanku dengan teman-teman kuliah yang rata-rata dah kerja, kami juga gak ada waktu buat kumpul2, jadinya tugas dikerjakan dengan konference via YM dan itu mesti dilakukan di atas jam 11 malam, coz kuliah selesai jam 9 malam. Jadinya begadang deh.

Tugas juga tak bisa didiskusikan secara normal. Jadi dikerjakan sendiri-sendiri dulu, lalu saling mengemail. Biasanya kami sebut itu sebagai "bahan jahitan", nah si tukang jahitnya alias yang menjahit atau menyatukan seluruh bahan dipilih bergantian. Dan si tukang jahit ini pasti baru bisa tidur setelah subuh hahahaha (krn aku dah dua kali jadi penjahit, pernah juga merasa bersalah karena jahitannya gak sempurna :( dan menyesalinya, tapi alhamdulillah semua memaklumi bahwa hasil tugas emang gak bisa maksimal)

Kadng2 klo idenya macet biasanya saling menyemangati gini: "Tahajud dulu gih, biar dapat ide" hehehe

seru emang ya, trus klo besoknya kuliah pagi yah sudah sambil ngantuk2 hehe.

Tapi menyenangkan sih, menikmatinya, menjalaninya. semangat mbak!

salam,
April

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, novi khansa' <novi_ningsih@...> wrote:
>
>
>
> Aku menarik napas, fuuuh... rasanya benar-benar nggak mungkin.
>
> Segera ku-SMS teman sekelompokku, kalau hari ini kami nggak akan bisa presentasi. Kerjaanku belum beres, tugas kuliah juga belum beres. Aaaah, kini aku harus zalim sama temanku. Aku nggak akan merasa seberat ini kalau tugas ini hanya milikku, tapi aku akan sangat merasa bersalah karena tugas ini adalah milik bersama.

11.

[catcil] Motivasi dari Ketegaran Pohon

Posted by: "Aprillia EkaSari" april_reto@yahoo.com   april_reto

Mon Nov 9, 2009 8:36 pm (PST)



Judul di atas saya dapatkan dari sebuah buku berjudul "Tuhan Kuatkan Imanku" karya Anneke Putri an Amalia Zahra. Dari semua kumpulan tulisan yang ada dalam buku itu, memang saya paling menyukai tulisan yang berjudul "Ketegaran Pohon" ini. Isinya memotivasi saya untuk selalu tegar ketika menghadapi cobaan.
 
Ketegaran Pohon menceritakan tentang arti ketegaran manusia yang dianalogikan dengan ketegaran sebuah pohon yang tumbuh di California Selatan. Pohon ini sering dikunjungi oleh wisatawan karena bentuknya yang unik. Bukan karena bagus, namun sebaliknya, karena tidak sedap dipandang. Tinggi pohon itu kurang dari dua meter dengan batang pipih dan melintir. Cabang-cabang pohonnya kebanyakan gundul tanpa dedaunan.
 
Menurut sejarah, beberapa tahun lalu sebutir biji pohon terbawa angin dan jatuh ke cela-cela batu granit. Biji itu kemudian tumbuh. Tapi, tiap batangnya muncul langsung hancur diterpa angin pasifik yang kencang. Kadang dia bisa tumbuh agak besar tapi kemudian terjangan ombak, badai, angin memorak-porandakannya. Meski demikian, akarnya juga tumbuh terus ke tanah sampai dalam. Sementara batangnya, lama-kelamaan juga tumbuh terus sampai akhirnya besar meski bentuknya tak karu-karuan. Menariknya, hingga sekarang pohon itu masih hidup.
 
***
Cerita mengenai pohon itu mengajarkan untuk selalu sabar dan bangkit setiap kali manusia menghadapi berbagai cobaan hidup. Dalam tulisan itu, penulisnya (kalau tak salah, si Amalia Zahra) juga menceritakan bahwa setiap dirinya mengeluh, selain mengingat cerita itu, ia juga selalu ingat nasehat bundanya, "Di luar sana masih banyak yang lebih menderita daripada kita, Nak. Lalu mengapa kita tidak bersyukur saja?"
 
Saya menyukai kalimat nasehat itu, terutama pada bagian " Lalu mengapa kita tidak bersyukur saja?"
 
Mungkin ada sebagian orang yang tak percaya pada motivasi, tapi bagi saya, cerita motivasi semacam itu bagi sebagian orang, cukup membantu untuk bangkit ketika "jatuh". Memang sudah jalan-Nya, man purpose, God dispose, tapi harapan bahwa Tuhan akan memberi pertolongan-Nya adalah yang paling penting.
 
Seorang teman berkata kepada saya, "Tuliskan rencanamu dengan sebuah pensil, tapi berikan penghapusmu kepada Allah, karena Dia yang akan menghapus bagian yang salah dan mengganti dengan rencana-Nya yang lebih indah dalam hidupmu." Satu lagi, kalimat motivasi menarik. Dan membaginya dengan orang-orang lain adalah hal paling menyenangkan. Karena dengan begitu saya tahu, saya tak sendirian berdoa dan berharap. Di luar sana, orang-orang pun berdoa dan berharap.
 
Semangat!
 
-Aprillia Ekasari-
http://sukmakutersenyum.multiply.com
 

Aprillia Ekasari
081 793 222 06

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Recent Activity
Visit Your Group
Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: