Kamis, 18 September 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2258

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: Jalur Kehidupan yang Menantang From: jun an nizami
1b.
Re: Jalur Kehidupan yang Menantang From: Nia Robiatun Jumiah
1c.
Re: Jalur Kehidupan yang Menantang From: jun an nizami
1d.
Re: Jalur Kehidupan yang Menantang From: jun an nizami
1e.
[Inspirasi] Lima Sebelum Lima,  Raihan Hingga Rhoma From: hasan aspahani
2a.
Re: (syukur) MET BUAT NOVI KHANSA--MENULIS TENTANG BAPAK, YUK! From: novi_ningsih
2b.
Re: (syukur) MET BUAT NOVI KHANSA--MENULIS TENTANG BAPAK, YUK! From: Rini Agus Hadiyono
3a.
Re: (catatan kaki) I-SK, ada apa dengan Bintang Sk? From: novi_ningsih
3b.
(Rampai) Pesan Istri kepada Penyair (Suaminya) From: hasan aspahani
4a.
Re: (Inspirasi) Dari Dunia Fabel From: setyawan_abe
4b.
Re: (Inspirasi) Dari Dunia Fabel From: Bu CaturCatriks
5a.
[Catatan Kaki] Kematian pun Butuh Perencanan From: Nia Robiatun Jumiah
5b.
Re: [Catatan Kaki] Kematian pun Butuh Perencanan From: novi_ningsih
6a.
Dilarang Bertanya Tentang [....] Setelah Lebaran!!!!! From: Jonru
6b.
( catatan kaki ) bete be-el-te From: Andri Triwidyastuti
6c.
Re: ( catatan kaki ) bete be-el-te From: yudhi mulianto
7.
(Ruang Baca) Hidup Bahagia Bersama Asisten Rumah Tangga From: Rini Agus Hadiyono
8a.
(catatan kaki) Sediakan waktu...................... From: nurul hida
9.
[rampai] Rumah From: Lia Octavia
10.
[rampai] Rumah 2 From: Lia Octavia
11.
(rampai) dia, dan yang menyerupainya From: Bu CaturCatriks
12.
terima kasih yang sudah menentukan pilihan.... From: Hadian Febrianto
13.
(Update 18/9/08 pkl 13) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla Bersama Asma From: Lia Octavia
14.
{update 18/9/08} Daftar peserta ifthor jama'i From: Lia Octavia
15a.
[Undangan] Acara puncak 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla - Ifthor Jama From: Lia Octavia

Messages

1a.

Re: Jalur Kehidupan yang Menantang

Posted by: "jun an nizami" tinta_mirah@yahoo.co.id   tinta_mirah

Wed Sep 17, 2008 7:33 am (PDT)

Buat saya sendiri.sepertinya disini keberanian dan ketangguhan menjadi nomor kesekian dari sebuah itikad dan niat.
Banyak juga yang berniat meringankan beban saudara2nya dan saya setuju, mungkin tak ada jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang berniat mempertaruhkan kehidupan dan ketenangan perjalanan hidupnya dengan memilih berpaling dari jalur yang telah atau hampir dicapainya dengan nyaman.
Sangat kecil persentasenya jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang siap mengambil resiko menerjuni jalan yang penuh liku dengan jawaban yang tak berkepastian.

Namun lawan TAK ADA adalah ADA.
Dan pasti ADA yang memilih menempuh jalan itu.

Bu levi.kang dani..
Bukan karena keberanian saya sampai di tikungan ini.

Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang mempunyai bekas tindik di bibir dan di kedua kuping.
Salam dari saya yang sepertinya hanya saya murid sekolah kehidupan yang pernah mengecap (dulu)manis dan kini pahit rasanya alkohol.
Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang pernah merasakan panasnya kehidupan jalanan,bekas sembilan jahitan di dada,pernah mengepruk kepala orang pakai botol.
Ternyata sehitam itu tubuh ini dulu.


Salam dari saya untuk semuanya.
Apakah kisah kelam lalu saya turut ikut memberi warna pada sekolah ini?

Salam_mirah: jun nizami.
http://zunannizami.multiply.com

Levi Friantina wrote:
> JALUR
> KEHIDUPAN YANG MENANTANG
> Oleh
> Levi Friantina
>  
> Waktu itu entah apa yang sedang dibicarakan
> temanku pada temanku lainnya. Yang aku dengar hanya dia bilang, "Wah, kamu
> pasti milih jalur-jalur yang sulit dan menantang tapi pahalanya gede ya!"
>  
> Kata-kata itu menarik juga. Sekalipun konteks
> mereka bercanda dan nggak tahu apa yang mereka bicarakan. Ya, setiap kali
> dipersimpangan, kita dihadapkan pada berbagai pilihan. Tentunya kita akan
> memilih jalan terbaik. Jalan yang aman dan menjanjikan. Tapi pasti ada orang-orang
> yang sengaja memilih jalan yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang
> berbeda-beda.
>  
> Saya misalkan masalah mencari jodoh. Setiap
> orang pasti mencari jodohnya yang terbaik maksud saya dalam pandangan mata
> lahir. Kita pasti ingin rumah tangga ke depannya mulus dengan rumah tangga yang
> harmonis dan sakinah. Kalau bisa orang itu sudah mendekati `sempurna'. Tidak
> ada yang salah dengan pilihan itu. Memang seharusnya begitu ya!
>  
> Saya pernah baca Novel Libby karya Pak Langit
> Kresna Hariadi. Tokoh Ebia di dalamnya jauh lebih membuat saya terkagum-kagum
> dibanding tokoh Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta. Seorang laki-laki baik yang punya
> kekuatan finansial mencari seorang wanita yang seorang laki-lakipun tidak
> terpikir untuk menikahinya. Dia pelacur hamil yang mengidap HIV. Oh luar biasa.
> Saya merasa   ragu tokoh macam Ebi ada di
> dunia nyata. Mungkin ada juga ya. Entahlah.
>  
> Tapi saya lihat sang tokoh menikah dengan
> itikad menolong. Dia tahu potensi istri dan keluarganya untuk berubah menjadi
> baik itu ada. Mereka hanya perlu dorongan dan bantuan lalu Ebi memberikannya.
> Ebi berani mencemplungkan diri dalam dunia yang penuh mara bahaya.
>  
> Butuh mental dan keimanan yang luar biasa kuat
> untuk melakukan hal ini. Bisa saja kita bukannya membantu dalam kebaikan tapi
> malah ikut terseret dalam lembah kelam. Jalur yang terlalu berbahaya.
>  
> Tapi kalau saya pikir-pikir lagi cara itu
> bagus buat memperbaiki mental bangsa kita yang kian. Bukannya masyarakat itu terdiri
> dari keluarga dan pendidikan itu yang paling utama ada di keluarga? Coba
> bayangkan kalau orang-orang yang mempunyai cukup kualitas hidup memilih
> pasangan dari golongan orang-orang yang masih lemah kualitas hidupnya. Terus
> mereka berhasil membentuk keluarga yang didambakan terus mereka tularkan hal
> itu pada keluarga besar yang lain, akan ada banyak orang yang tertolong.
>  
> Banyak dari kita yang mau menolong meringankan
> kesusahan orang lain tapi tidak banyak orang yang mau dengan sengaja
> mempertaruhkan kehidupan pribadi mereka untuk melakukan hal itu.
>  
> Mana
> yang kamu pilih, surga atau neraka yang akan kamu ubah menjadi surga?
>  
> Sering kali kita memberikan cap jelek pada
> suatu golongan yang membuat mereka percaya kalau kehidupan mereka tidak akan
> pernah berubah menjadi lebih baik. Alangkah baiknya kalau kita beri mereka
> kepercayaan bahwa setiap manusia punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih
> baik sekelam apapun masa lalu mereka atau seburuk apapun lingkungan hidup
> mereka sebelumnya.
>  
> Siapa yang berani?
>

__________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

1b.

Re: Jalur Kehidupan yang Menantang

Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com

Wed Sep 17, 2008 7:40 am (PDT)

om jun, kita tidak melulu hidup dalam masa lalu,
hidup kita adalah saat ini dan merajut masa depan...
dan siapapun di sk, aku rasa pernah mengalami apa yang dinamakan 'masa
kelam' walau berbeda-beda jenis dan massa... masa lalu cukup sebagai
pembelajarn

semangat ya om jun...
kita, terutama aku mengenal kamu bkan kamu yang dulu tapi kamu yang
sekarang...
semangat:)

salam

nihaw:)

2008/9/17 jun an nizami <tinta_mirah@yahoo.co.id>

> Buat saya sendiri.sepertinya disini keberanian dan ketangguhan menjadi
> nomor kesekian dari sebuah itikad dan niat.
> Banyak juga yang berniat meringankan beban saudara2nya dan saya setuju,
> mungkin tak ada jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang berniat
> mempertaruhkan kehidupan dan ketenangan perjalanan hidupnya dengan memilih
> berpaling dari jalur yang telah atau hampir dicapainya dengan nyaman.
> Sangat kecil persentasenya jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang
> siap mengambil resiko menerjuni jalan yang penuh liku dengan jawaban yang
> tak berkepastian.
>
> Namun lawan TAK ADA adalah ADA.
> Dan pasti ADA yang memilih menempuh jalan itu.
>
> Bu levi.kang dani..
> Bukan karena keberanian saya sampai di tikungan ini.
>
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang
> mempunyai bekas tindik di bibir dan di kedua kuping.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya saya murid sekolah kehidupan yang
> pernah mengecap (dulu)manis dan kini pahit rasanya alkohol.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang
> pernah merasakan panasnya kehidupan jalanan,bekas sembilan jahitan di
> dada,pernah mengepruk kepala orang pakai botol.
> Ternyata sehitam itu tubuh ini dulu.
>
>
> Salam dari saya untuk semuanya.
> Apakah kisah kelam lalu saya turut ikut memberi warna pada sekolah ini?
>
> Salam_mirah: jun nizami.
> http://zunannizami.multiply.com
>
>
> Levi Friantina wrote:
> > JALUR
> > KEHIDUPAN YANG MENANTANG
> > Oleh
> > Levi Friantina
> >
> > Waktu itu entah apa yang sedang dibicarakan
> > temanku pada temanku lainnya. Yang aku dengar hanya dia bilang, "Wah,
> kamu
> > pasti milih jalur-jalur yang sulit dan menantang tapi pahalanya gede ya!"
>
> >
> > Kata-kata itu menarik juga. Sekalipun konteks
> > mereka bercanda dan nggak tahu apa yang mereka bicarakan. Ya, setiap kali
> > dipersimpangan, kita dihadapkan pada berbagai pilihan. Tentunya kita akan
> > memilih jalan terbaik. Jalan yang aman dan menjanjikan. Tapi pasti ada
> orang-orang
> > yang sengaja memilih jalan yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang
> > berbeda-beda.
> >
> > Saya misalkan masalah mencari jodoh. Setiap
> > orang pasti mencari jodohnya yang terbaik maksud saya dalam pandangan
> mata
> > lahir. Kita pasti ingin rumah tangga ke depannya mulus dengan rumah
> tangga yang
> > harmonis dan sakinah. Kalau bisa orang itu sudah mendekati `sempurna'.
> Tidak
> > ada yang salah dengan pilihan itu. Memang seharusnya begitu ya!
> >
> > Saya pernah baca Novel Libby karya Pak Langit
> > Kresna Hariadi. Tokoh Ebia di dalamnya jauh lebih membuat saya
> terkagum-kagum
> > dibanding tokoh Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta. Seorang laki-laki baik yang
> punya
> > kekuatan finansial mencari seorang wanita yang seorang laki-lakipun tidak
> > terpikir untuk menikahinya. Dia pelacur hamil yang mengidap HIV. Oh luar
> biasa.
> > Saya merasa ragu tokoh macam Ebi ada di
> > dunia nyata. Mungkin ada juga ya. Entahlah.
> >
> > Tapi saya lihat sang tokoh menikah dengan
> > itikad menolong. Dia tahu potensi istri dan keluarganya untuk berubah
> menjadi
> > baik itu ada. Mereka hanya perlu dorongan dan bantuan lalu Ebi
> memberikannya.
> > Ebi berani mencemplungkan diri dalam dunia yang penuh mara bahaya.
> >
> > Butuh mental dan keimanan yang luar biasa kuat
> > untuk melakukan hal ini. Bisa saja kita bukannya membantu dalam kebaikan
> tapi
> > malah ikut terseret dalam lembah kelam. Jalur yang terlalu berbahaya.
> >
> > Tapi kalau saya pikir-pikir lagi cara itu
> > bagus buat memperbaiki mental bangsa kita yang kian. Bukannya masyarakat
> itu terdiri
> > dari keluarga dan pendidikan itu yang paling utama ada di keluarga? Coba
> > bayangkan kalau orang-orang yang mempunyai cukup kualitas hidup memilih
> > pasangan dari golongan orang-orang yang masih lemah kualitas hidupnya.
> Terus
> > mereka berhasil membentuk keluarga yang didambakan terus mereka tularkan
> hal
> > itu pada keluarga besar yang lain, akan ada banyak orang yang tertolong.
> >
> > Banyak dari kita yang mau menolong meringankan
> > kesusahan orang lain tapi tidak banyak orang yang mau dengan sengaja
> > mempertaruhkan kehidupan pribadi mereka untuk melakukan hal itu.
> >
> > Mana
> > yang kamu pilih, surga atau neraka yang akan kamu ubah menjadi surga?
> >
> > Sering kali kita memberikan cap jelek pada
> > suatu golongan yang membuat mereka percaya kalau kehidupan mereka tidak
> akan
> > pernah berubah menjadi lebih baik. Alangkah baiknya kalau kita beri
> mereka
> > kepercayaan bahwa setiap manusia punya kesempatan untuk berubah menjadi
> lebih
> > baik sekelam apapun masa lalu mereka atau seburuk apapun lingkungan hidup
> > mereka sebelumnya.
> >
> > Siapa yang berani?
> >
>
> __________________________________________________________
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
> @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>
>
1c.

Re: Jalur Kehidupan yang Menantang

Posted by: "jun an nizami" tinta_mirah@yahoo.co.id   tinta_mirah

Wed Sep 17, 2008 7:56 am (PDT)

Wallahi,buatlah aku tergila dengan jalam menuju terang ini..hai Rabb!

Tararengkyu nia.namun satu yang saya pinta,jangan panggil saya pake OM okay! Duluan tante nia kali yang datang ke dunia..

Piss ya friend..

Nia Robiatun Jumiah wrote:
> om jun, kita tidak melulu hidup dalam masa lalu, hidup kita adalah saat ini dan merajut masa depan... dan siapapun di sk, aku rasa pernah mengalami apa yang dinamakan 'masa kelam' walau berbeda-beda jenis dan massa... masa lalu cukup sebagai pembelajarn
> semangat ya om jun... kita, terutama aku mengenal kamu bkan kamu yang dulu tapi kamu yang sekarang... semangat:) salam nihaw:) 2008/9/17 jun an nizami < tinta_mirah@ yahoo.co. id >
> Buat saya sendiri.sepertinya disini keberanian dan ketangguhan menjadi nomor kesekian dari sebuah itikad dan niat.
> Banyak juga yang berniat meringankan beban saudara2nya dan saya setuju, mungkin tak ada jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang berniat mempertaruhkan kehidupan dan ketenangan perjalanan hidupnya dengan memilih berpaling dari jalur yang telah atau hampir dicapainya dengan nyaman.
> Sangat kecil persentasenya jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang siap mengambil resiko menerjuni jalan yang penuh liku dengan jawaban yang tak berkepastian.
> Namun lawan TAK ADA adalah ADA.
> Dan pasti ADA yang memilih menempuh jalan itu.
> Bu levi.kang dani..
> Bukan karena keberanian saya sampai di tikungan ini.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang mempunyai bekas tindik di bibir dan di kedua kuping.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya saya murid sekolah kehidupan yang pernah mengecap (dulu)manis dan kini pahit rasanya alkohol.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang pernah merasakan panasnya kehidupan jalanan,bekas sembilan jahitan di dada,pernah mengepruk kepala orang pakai botol.
> Ternyata sehitam itu tubuh ini dulu.
> Salam dari saya untuk semuanya.
> Apakah kisah kelam lalu saya turut ikut memberi warna pada sekolah ini?
> Salam_mirah: jun nizami.
> http://zunannizami. multiply. com
> Levi Friantina wrote:
>> JALUR
>> KEHIDUPAN YANG MENANTANG
>> Oleh
>> Levi Friantina
>>  
>> Waktu itu entah apa yang sedang dibicarakan
>> temanku pada temanku lainnya. Yang aku dengar hanya dia bilang, "Wah, kamu
>> pasti milih jalur-jalur yang sulit dan menantang tapi pahalanya gede ya!"
>>  
>> Kata-kata itu menarik juga. Sekalipun konteks
>> mereka bercanda dan nggak tahu apa yang mereka bicarakan. Ya, setiap kali
>> dipersimpangan, kita dihadapkan pada berbagai pilihan. Tentunya kita akan
>> memilih jalan terbaik. Jalan yang aman dan menjanjikan. Tapi pasti ada orang-orang
>> yang sengaja memilih jalan yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang
>> berbeda-beda.
>>  
>> Saya misalkan masalah mencari jodoh. Setiap
>> orang pasti mencari jodohnya yang terbaik maksud saya dalam pandangan mata
>> lahir. Kita pasti ingin rumah tangga ke depannya mulus dengan rumah tangga yang
>> harmonis dan sakinah. Kalau bisa orang itu sudah mendekati `sempurna'. Tidak
>> ada yang salah dengan pilihan itu. Memang seharusnya begitu ya!
>>  
>> Saya pernah baca Novel Libby karya Pak Langit
>> Kresna Hariadi. Tokoh Ebia di dalamnya jauh lebih membuat saya terkagum-kagum
>> dibanding tokoh Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta. Seorang laki-laki baik yang punya
>> kekuatan finansial mencari seorang wanita yang seorang laki-lakipun tidak
>> terpikir untuk menikahinya. Dia pelacur hamil yang mengidap HIV. Oh luar biasa.
>> Saya merasa   ragu tokoh macam Ebi ada di
>> dunia nyata. Mungkin ada juga ya. Entahlah.
>>  
>> Tapi saya lihat sang tokoh menikah dengan
>> itikad menolong. Dia tahu potensi istri dan keluarganya untuk berubah menjadi
>> baik itu ada. Mereka hanya perlu dorongan dan bantuan lalu Ebi memberikannya.
>> Ebi berani mencemplungkan diri dalam dunia yang penuh mara bahaya.
>>  
>> Butuh mental dan keimanan yang luar biasa kuat
>> untuk melakukan hal ini. Bisa saja kita bukannya membantu dalam kebaikan tapi
>> malah ikut terseret dalam lembah kelam. Jalur yang terlalu berbahaya.
>>  
>> Tapi kalau saya pikir-pikir lagi cara itu
>> bagus buat memperbaiki mental bangsa kita yang kian. Bukannya masyarakat itu terdiri
>> dari keluarga dan pendidikan itu yang paling utama ada di keluarga? Coba
>> bayangkan kalau orang-orang yang mempunyai cukup kualitas hidup memilih
>> pasangan dari golongan orang-orang yang masih lemah kualitas hidupnya. Terus
>> mereka berhasil membentuk keluarga yang didambakan terus mereka tularkan hal
>> itu pada keluarga besar yang lain, akan ada banyak orang yang tertolong.
>>  
>> Banyak dari kita yang mau menolong meringankan
>> kesusahan orang lain tapi tidak banyak orang yang mau dengan sengaja
>> mempertaruhkan kehidupan pribadi mereka untuk melakukan hal itu.
>>  
>> Mana
>> yang kamu pilih, surga atau neraka yang akan kamu ubah menjadi surga?
>>  
>> Sering kali kita memberikan cap jelek pada
>> suatu golongan yang membuat mereka percaya kalau kehidupan mereka tidak akan
>> pernah berubah menjadi lebih baik. Alangkah baiknya kalau kita beri mereka
>> kepercayaan bahwa setiap manusia punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih
>> baik sekelam apapun masa lalu mereka atau seburuk apapun lingkungan hidup
>> mereka sebelumnya.
>>  
>> Siapa yang berani?
>>
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
>

__________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

1d.

Re: Jalur Kehidupan yang Menantang

Posted by: "jun an nizami" tinta_mirah@yahoo.co.id   tinta_mirah

Wed Sep 17, 2008 7:57 am (PDT)

Wallahi,buatlah aku tergila dengan jalan menuju terang ini..hai Rabb!

Tararengkyu nia.namun satu yang saya pinta,jangan panggil saya pake OM okay! Duluan tante nia kali yang datang ke dunia..

Piss ya friend..

Nia Robiatun Jumiah wrote:
> om jun, kita tidak melulu hidup dalam masa lalu, hidup kita adalah saat ini dan merajut masa depan... dan siapapun di sk, aku rasa pernah mengalami apa yang dinamakan 'masa kelam' walau berbeda-beda jenis dan massa... masa lalu cukup sebagai pembelajarn
> semangat ya om jun... kita, terutama aku mengenal kamu bkan kamu yang dulu tapi kamu yang sekarang... semangat:) salam nihaw:) 2008/9/17 jun an nizami < tinta_mirah@ yahoo.co. id >
> Buat saya sendiri.sepertinya disini keberanian dan ketangguhan menjadi nomor kesekian dari sebuah itikad dan niat.
> Banyak juga yang berniat meringankan beban saudara2nya dan saya setuju, mungkin tak ada jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang berniat mempertaruhkan kehidupan dan ketenangan perjalanan hidupnya dengan memilih berpaling dari jalur yang telah atau hampir dicapainya dengan nyaman.
> Sangat kecil persentasenya jika tak ingin disebutkan tak ada..orang yang siap mengambil resiko menerjuni jalan yang penuh liku dengan jawaban yang tak berkepastian.
> Namun lawan TAK ADA adalah ADA.
> Dan pasti ADA yang memilih menempuh jalan itu.
> Bu levi.kang dani..
> Bukan karena keberanian saya sampai di tikungan ini.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang mempunyai bekas tindik di bibir dan di kedua kuping.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya saya murid sekolah kehidupan yang pernah mengecap (dulu)manis dan kini pahit rasanya alkohol.
> Salam dari saya yang sepertinya hanya satu2nya murid sekolah kehidupan yang pernah merasakan panasnya kehidupan jalanan,bekas sembilan jahitan di dada,pernah mengepruk kepala orang pakai botol.
> Ternyata sehitam itu tubuh ini dulu.
> Salam dari saya untuk semuanya.
> Apakah kisah kelam lalu saya turut ikut memberi warna pada sekolah ini?
> Salam_mirah: jun nizami.
> http://zunannizami. multiply. com
> Levi Friantina wrote:
>> JALUR
>> KEHIDUPAN YANG MENANTANG
>> Oleh
>> Levi Friantina
>>  
>> Waktu itu entah apa yang sedang dibicarakan
>> temanku pada temanku lainnya. Yang aku dengar hanya dia bilang, "Wah, kamu
>> pasti milih jalur-jalur yang sulit dan menantang tapi pahalanya gede ya!"
>>  
>> Kata-kata itu menarik juga. Sekalipun konteks
>> mereka bercanda dan nggak tahu apa yang mereka bicarakan. Ya, setiap kali
>> dipersimpangan, kita dihadapkan pada berbagai pilihan. Tentunya kita akan
>> memilih jalan terbaik. Jalan yang aman dan menjanjikan. Tapi pasti ada orang-orang
>> yang sengaja memilih jalan yang berbeda dengan tingkat kesulitan yang
>> berbeda-beda.
>>  
>> Saya misalkan masalah mencari jodoh. Setiap
>> orang pasti mencari jodohnya yang terbaik maksud saya dalam pandangan mata
>> lahir. Kita pasti ingin rumah tangga ke depannya mulus dengan rumah tangga yang
>> harmonis dan sakinah. Kalau bisa orang itu sudah mendekati `sempurna'. Tidak
>> ada yang salah dengan pilihan itu. Memang seharusnya begitu ya!
>>  
>> Saya pernah baca Novel Libby karya Pak Langit
>> Kresna Hariadi. Tokoh Ebia di dalamnya jauh lebih membuat saya terkagum-kagum
>> dibanding tokoh Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta. Seorang laki-laki baik yang punya
>> kekuatan finansial mencari seorang wanita yang seorang laki-lakipun tidak
>> terpikir untuk menikahinya. Dia pelacur hamil yang mengidap HIV. Oh luar biasa.
>> Saya merasa   ragu tokoh macam Ebi ada di
>> dunia nyata. Mungkin ada juga ya. Entahlah.
>>  
>> Tapi saya lihat sang tokoh menikah dengan
>> itikad menolong. Dia tahu potensi istri dan keluarganya untuk berubah menjadi
>> baik itu ada. Mereka hanya perlu dorongan dan bantuan lalu Ebi memberikannya.
>> Ebi berani mencemplungkan diri dalam dunia yang penuh mara bahaya.
>>  
>> Butuh mental dan keimanan yang luar biasa kuat
>> untuk melakukan hal ini. Bisa saja kita bukannya membantu dalam kebaikan tapi
>> malah ikut terseret dalam lembah kelam. Jalur yang terlalu berbahaya.
>>  
>> Tapi kalau saya pikir-pikir lagi cara itu
>> bagus buat memperbaiki mental bangsa kita yang kian. Bukannya masyarakat itu terdiri
>> dari keluarga dan pendidikan itu yang paling utama ada di keluarga? Coba
>> bayangkan kalau orang-orang yang mempunyai cukup kualitas hidup memilih
>> pasangan dari golongan orang-orang yang masih lemah kualitas hidupnya. Terus
>> mereka berhasil membentuk keluarga yang didambakan terus mereka tularkan hal
>> itu pada keluarga besar yang lain, akan ada banyak orang yang tertolong.
>>  
>> Banyak dari kita yang mau menolong meringankan
>> kesusahan orang lain tapi tidak banyak orang yang mau dengan sengaja
>> mempertaruhkan kehidupan pribadi mereka untuk melakukan hal itu.
>>  
>> Mana
>> yang kamu pilih, surga atau neraka yang akan kamu ubah menjadi surga?
>>  
>> Sering kali kita memberikan cap jelek pada
>> suatu golongan yang membuat mereka percaya kalau kehidupan mereka tidak akan
>> pernah berubah menjadi lebih baik. Alangkah baiknya kalau kita beri mereka
>> kepercayaan bahwa setiap manusia punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih
>> baik sekelam apapun masa lalu mereka atau seburuk apapun lingkungan hidup
>> mereka sebelumnya.
>>  
>> Siapa yang berani?
>>
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
>

__________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

1e.

[Inspirasi] Lima Sebelum Lima,  Raihan Hingga Rhoma

Posted by: "hasan aspahani" hasanaspahani@yahoo.com   hasanaspahani

Wed Sep 17, 2008 5:12 pm (PDT)

Jaga Lima, Sebelum Lima
 
 
Oleh Hasan Aspahani
hasanaspahani.blogspot.com
 
 
 HAFALKAN empat puluh hadist, engkau akan terbebas dari siksa kubur. Saya ingat kalimat itu dulu diucapkan oleh guru sekolah arab kami dulu di kampung, nun di Kalimantan sana. Ia mengutip dari sebuah hadist.  Di kampung kami dulu setiap anak harus sekolah arab di sore hari. Bercelana panjang dan berpeci. Pagi kami sekolah melayu. Ya, begitulah orang-orang tua kami membedakan jalur pendidikan. Sekolah melayu adalah sekolah dasar yang guru-guru, bangunan sekolah, bangku-meja, dan buku-buku, semua disediakan oleh pemerintah. Sekolah arab itu madrasah yang sepenuhnya swadaya. Gedung, honor guru, buku-buku, diupayakan sendiri oleh orang-orang kampung.

 Saya merasakan, bagi orangtua kami saat itu, kedua sekolah itu penting. Ilmu yang didapat di sekolah melayu untuk bekal mengejar kehidupan yang baik di dunia, sedangkan ilmu di sekolah arab untuk sangu kehidupan kelak di akhirat. Kami didorong untuk disiplin di kedua sekolah itu. Meskipun ya namanya juga anak-anak, kami rada indisipliner saat sekolah sore.

 Saya tak tahu kenapa kami menyebutnya sekolah arab. Mungkin karena sebagian besar ilmu yang diajarkan berasal dari kata arab. Mungkin itu diadaptasi dari pelajaran di pesantren, karena sebagian guru-guru sekolah arab adalah lulusan pesantren. Sejarah Islam disebut Tarikh, Bahasa Arab disebut Logat, menulis indah namanya Khot. Kami juga belajar Fikih, Tauhid, Adab dan Akhlak, Alquran dan Hadist, dan Hisab. Yang terakhir itu ilmu berhitung dalam aksara arab. Semacam matematika.  

 Pelajaran yang paling saya sukai di sekolah arab itu Khot dan Alquran dan Hadist. Khot itu menulis indah. Kami harus meraut mata pensil sedemikian rupa sehingga tulisan yang dihasilkan bergradasi tebal tipis. Garis tegak tipis, garis datar tebal. Ya, ini ilmu kaligrafi. Saya selalu mendapatkan nilai bagus untuk pelajaran ini. Mininal ponten saya dapat angka delapan-lah. 

 Saya juga menggemari pelajaran hadist,  karena dalam pikiran saya dan kawan-kawan - para bocah yang belum lagi akil balig - targetnya mudah. Kami harus hafal empat puluh hadist. Supaya lepas siksa kubur. Kalau setiap minggu kami menghafal satu hadist maka dalam setahun target tercapai. Tentu saja guru pengajar menjelaskan intisari dari hadist yang diajarkan. Dia juga menjelaskan apa sebab nabi mengatakan sesuatu, melakukan sesuatu, atau berdiam saja terhadap sesuatu sehingga sebuah hadist pun tercatat.

 Salah satu hadist favorit kami adalah: jaga lima perkara sebelum datang lima perkara, sehat sebelum sakit, lapang sebelum sempit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, dan hidup sebelum mati. Maaf, barangkali saya mengutip hadist ini tidak urut.

 Betulkah dengan hafal 40 hadist maka kami akan lepas dari siksa kubur? Padahal hadist itu kan ribuan jumlahnya? Kami tidak pernah bertanya waktu itu. Tapi, kini saya kira bukan hafalnya yang penting tapi bagaimana kami bisa mengamalkan ajarannya dalam kehidupan.
 Tak usah mengamalkan 40 hadist, satu saja deh pasti selamat. Satu saja, saya pilihkan hadist tentang lima sebelum lima itu. Saya percaya hadist tadi cocok untuk diajarkan sedini mungkin kepada anak-anak, seperti kami dahulu. Anak-anak memiliki lima hal yang harus dijaga sebelum datang lima perkara berikutnya. Anak-anak punya harapan kehidupan, jelas masih muda, punya waktu lapang dan panjang, sehat, dan kalaupun kami lahir dari keluarga yang tidak kaya, kami tentu tidaklah terlalu miskin. Kalaupun orangtua kami tidak kaya, kami toh punya harapan untuk meraih kehidupan yang lebih beruntung.

 Sekarang pun setiap kali melangkah saya sering mengukur diri dengan lima perkara itu. Jika ingin menunda suatu pekerjaan, maka saya bilang pada diri saya sendiri, ayolah kerjakan sekarang mumpung masih lapang, kalau sudah kepepet nanti malah tak sempat lagi. Jika saya malas belajar, saya akan ingatkan diri saya, ayolah jangan malas, selagi muda, kerja otak masih beres, ingatan masih kuat, otot masih kencang, belajarlah.
 Lantas bagaimana kalau kita sekarang sudah sibuk tak lapang lagi, sudah tua tak muda lagi, miskin tak kaya lagi, sakit tak sehat lagi? Hei, kita kan masih punya satu hal yang paling penting, kita masih hidup bukan? "Ini kunci dari segalanya. Kalau kita masih hidup kita masih bisa melakukan hal-hal yang baik," kata guru saya.

 Kini saya bisa membandingkan betapa makna hadist itu saya temukan dalam roh manajemen modern: manajemen waktu, manajemen aset, manajemen sumberdaya manusia. Saya kira ini bonus, spirit manajemen dalam hadist itu mendukung profesionalitas kerja saya, dan bersama 39 hadist lain yang masih saya hafal hadist ini menyelamatkan saya dari siksa kubur. Amin.

 Hadist itu mengilhami Raja Dangdut Rhoma Irama menggubah sebuah lagu. Liriknya dimulai begini: pesan Nabi kepada semua umatnya...(langsung diselingi solo gitar).. Jaga lima sebelum datangnya lima... Lagunya berirama menggugah. Temponya cepat dan menghentak-hentak. Dinyanyikan dengan sangat bergairah. Beda sekali dengan kelompok nasyid Raihan yang belakangan juga melagukan hadist itu. Gubahan Raihan lebih lembut, mengalun pelan dan syahdu. Saya tidak perlu menilai mana kedua lagu itu yang lebih baik.
 Setahu saya belum ada kelompok musik lain yang melagukan hadist itu. Bagus juga kalau Gigi menyanyikan lagi lagu tersebut dengan aransemen baru. Kalau lagu Perdamaian milik kelompok GNR (bukan Gun 'n Roses, tapi Grup Nasyida Ria) saja cocok dibawakan oleh Gigi, saya yakin lagu Bang Haji Rhoma juga pasti pas. Meminjam istilah juri Indonesian Idol Indra Lesmana, saya kira Armand pasti dapat soul-nya lagu itu.

 Nah, kalau lagu Raihan saya kira lebih cocok dibawakan sama Ungu. Pas banget. Bayangkan suara Pasha melagukannya:.... Ingat lima perkara sebelum lima perkara, sehat sebelum sakit. Lapang sebelum sempit. Muda sebelum tua. Kaya sebelum miskin. Hiduuuuup sebeeeeelum matiiiii.*** 

__________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
2a.

Re: (syukur) MET BUAT NOVI KHANSA--MENULIS TENTANG BAPAK, YUK!

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Wed Sep 17, 2008 9:11 am (PDT)

Alhamdulillah, makasi ya nia dan bang fiyan
bukannya ga mau bagi2 info
toh, ini lomba juga sudah menyebar ke mana2 di jagat multiply, saya
pikir kalau bang fiyan jeli akan mendapat info ini... saya ga
bermaksud makan sendiri, hehehe, biasanya juga rame2...

Oh, ya tambahan, ini masih 10 besar, jadi masih finalis... doakan saja
yang terbaik :)

salam

Novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, fiyan arjun <paman_sam2@...>
wrote:
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Nb:
> Buat Novi Khansa selamet yee...Oya, kasih tahu kalo ada lomba jangan
makan sendiri...hehehe. Kan sahabat-sahabt ESKA yang lainnya juga mau
ikut. Siapa tau bisa seperti Novi. Iyakan? Kan juga dapat pahala kalo
ngasih tahu dan informasi lomba. Jangan lupa ya BangFy diberitahu kalo
ada lomba. Terima kasih. Sekali lagi selamet yee...Oya, jangan lupa
traktir BangFy ya hari Sabtu ato Minggu pasa acara buka
bersam...hehehe. Ih, kok pake pamrih segala seh...hahahaha/ Sukses
selalu ya!
>
>
>
> Assalamu'alaikum
>
> Setelah sedikit disibukkan dengan acara MGTC, kali ini saya akan
mengumumkan tulisan yang masuk dalam 10 besar Menulis Tentang Bapak, Yuk!
>
> Tidak mudah memang memilih 10 dari 95 (bukan 94, karena no 23
tertulis dua kali). Semakin dibaca lagi, semakin lieur! Namun
bagaimanapun juga saya harus memilihnya
> .
> Banyak memang tulisan yang membuat saya haru biru. Terlebih lagi
bila membaca tulisan yang mengisahkan tentang orang tua yang sudah
tidak ada. Hiks! Ingatan saya langsung menuju ke satu titik, Bapak!
Dan airmata pun kembali berurai.
>
> Ada juga beberapa tulisan yang membuat saya terpingkal. Bahkan
ketika membaca judulnya pun saya sudah tersenyum-senyum.
>
> Pada ajang kali ini, saya tidak melihat dari tata bahasa yang baik
dan benar. Atau tentang tanda baca. Tidak! Sama sekali tidak saya
perhatikan. Karena bagi saya, setiap orang mempunyai cara bereskpresi
sendiri-sendiri.
>
> Kali ini, saya lebih cenderung untuk memperhatikan "sesuatu" yang
diangkat. Adakah yang bisa diambil setelah membaca tulisan tersebut?
Jawabannya pasti banyak! Karena setiap tulisan mempunyai bobot
masing-masing.
>
> Namun, lagi-lagi, saya harus memilih. Dengan mengucap
bismillahirrahmanirrahim...
> Dengan ini saya mengumumkan 10 Besar Menulis Tentang Bapak, Yuk!
> Tulisan yang masuk 10 besar adalah:
>
> 1. Tulisan No 4
> 2. Tulisan No.14
> 3. Tulisan No.40
> 4. Tulisan No. 46
> 5. Tulisan No. 52
> 6. Tulisan No. 59
> 7. Tulisan No. 71
> 8. Tulisan No. 73
> 9. Tulisan No. 75
> 10. Tulisan No. 85
>
> Selamat kepada 10 besar Menulis Tentang Bapak, Yuk!
>
> Pengumuman pemenang 1,2 dan 3 , tunggu kabar selanjutnya, yah! ^_^
>
> Tulisan Menulis Tentang Bapak, Yuk!
>
> 1. Merie Adnan, Padang : [Ayah] Ramadhan Kali Ini, Akan Sangat
Berbeda (diterima tgl 14/8)
> 2. Mia Piyik, Depok : [Bapak]: Happy Birthday Kakung (diterima tgl 14/8)
> 3. Ade Siti, Tangerang : [Bapak] Sang Penghulu dan Kerlip Bintang
(diterima tgl 14/8)
> 4. Decima Situmeang, Jakarta : [Papa] Lapor Posisi (diterima tgl 15/8)
> 5. Nicco El Qassam, Gorontalo : [Ayah] Sebuah Coretan Untuk Ayah
(diterima tgl 15/8)
> 6. Nailah Assagaf, Jakarta : [Ayah] You're My Beloved Dad (diterima
tgl 15/8)
> 7. Nailah Assagaf, Jakarta : [Ayah] Satu Pagi Bersama Ayah (diterima
tgl 15/8)
> 8. Lina Farida, Jakarta : [Bapak] HappY bLezdAy,,,MyLove FatHEr
(diterima tgl 15/8)
> 9. Nur Akmaliyah, UK : [Ayah] Kaulah Guru Itu (diterima tgl 15/8)
> 10. Nur Akmaliyah, UK : [Ayah] Haruskah Suka Itu Bersandar Duka?
(diterima tgl 15/8)
> 11. Amelita, Saudi Arabia : [Papa] My Parents...Papa and Mama
(diterima tgl 16/8)
> 12. Amelita, Saudi Arabia : [Papa] ... Aku Titip Rindu Untukmu
(diterima tgl 16/8)
> 13. Wayan Lessy, Jerman : [Bapak] Betapa Dia Ada Dalam Diriku
(diterima tgl 16/8)
> 14. SF. Lussi D, Jakarta : [Ayah] Aku Sangat Cinta dan Sayang
Kepadamu (diterima tgl 16/8)
> 15. Acis, Pontianak : [Papa] Fragmen Lelaki Dalam Hidupku (diterima
tgl 19/8)
> 16. Winda Geulis, Bandung : [Bapak] Bapak oh bapak (1) dan (2)
(diterima tgl 19/8)
> 17. Tity Stuff, Jakarta : [babeh] Babehkuh.. Sa9ala aya (diterima
tgl 19/8)
> 18. Ike, Australia: [Ayahku] Ya Allah... Aku Kangen Apa (diterima
tgl 19/8)
> 19. Novi M, Pontianak : .:[Ayah] - Dan Ketika Aku Memilih Untuk
Dewasa:. (diterima tgl 19/8)
> 20. Hadijah Najib, Solo : Ayah Kehidupan (diterima tgl 20/8)
> 21. Husna, Canada : [Bapak] "Kata Rasulullah........ (diterima tgl 20/8)
> 22. Yelli, Jakarta : [Papa] Semangat Hidup Itu... (diterima tgl 20/8)
> 23 a. Ani, Jakarta : [Papa] Happy Birthday (diterima tgl 20/8)
> 23 b. Orin, Depok : [Bapak] "Bapak Kerjanya Apa?" (diterima tgl 20/8)
> 24. Yeni, Canada : "[Bapak] Bapakku Sayang..Bapakku Yang Malang.."
(diterima tgl 20/8)
> 25. Lena Kei, Jakarta : [Bapak] Karena Kami Sayang Padamu (diterima
tgl 21/8)
> 26. Mia Ong, Jakarta : [Papa] Jadilah Dirimu Sendiri Ong* (diterima
tgl 21/8)
> 27. Yeyen, Swedia : [Papa] Selamat Ulang Tahun (diterima tgl 21/8)
> 28. Dian Utami, UK : Bapak, Our Loving Father (diterima tgl 22/8)
> 29. Indah W Utami, Malang : [Ayah] Saat Ayah Merapikan Rambutku
(diterima tgl 22/8)
> 30. Indah W Utami, Malang : [Ayah] Aku Tak Ingin Melihatmu Menangis
(diterima tgl 22/8)
> 31. Indra Fathiana, Jakarta : [Ayah] Tuturku Kepada Ayah (Diterima
Tgl 25/8)
> 32. Indra Fathiana, Jakarta : [Ayah] Miss You, Dad... (Diterima tgl
25/8)
> 33. Parlan, Depok : Seorang Ayah... (Eps 1) dan (Eps 2) (Diterima
tgl 25/8)
> 34. Dini Rahmajanti, Malaysia : [Ayah] Bayang Cinta Wajahmu
(Diterima tgl 26/8)
> 35. Jonru, Jakarta : [Bapak] Ayahku Yang Dermawan (Diterima tgl 26/8)
> 36. Mona, Yogya : [Bapak] Yang Selalu Terpatri... (Diterima tgl 26/8)
> 37. Windi, Jakarta : [Papa] Now And Then (Diterima tgl 26/8)
> 38. Yuke, Bandung : [Bapak] Orang Yg Menginspirasi Saya Ttg
Keberanian (Diterima tgl 26/8)
> 39. Pemi, Jakarta : Sejuta Rindu Untuk Ayah (Diterima tgl 26/8)
> 40. Ade Siti, Tangerang : (Bapak) Berapa Harga Yang Kau Bayar,
Nduk..(Diterima Tgl 26/8)
> 41. Ully, Jepang : [Bapak] Surat Untuk Bapak (Diterima tgl 26/8)
> 42. Dini Arie, Bekasi : Bapak Dalam Kenanganku (Diterim tgl 27/8)
> 43. Tia, New Caledonia : [Papa] Papa... (Diterima tgl 27/8)
> 44. Yayan Suyanto, Cimahi : [Ayah] Kau Ajari Aku Kuasai Dunia
(Diterima tgl 27/8)
> 45. Novi Khansa, Jakarta : [Bapak] Tak Akan Pernah Mati (Diterima
tgl 27/8)
> 46. Novi Khansa, Jakarta : [Bapak] Bukan Dengan Penyesalan (Diterima
tgl 27/8)
> 47. Nanda, Jakarta : [Bapak] Lelaki Kebangganku (Diterima tgl 27/8)
> 48. Feby, Singapore : [Papa] So Do You, Papa... (Diterima tgl 27/8)
> 49. Eva, Jepang : [Bapak] Kamera Untuk Bapak (Diterima tgl 28/8)
> 50. Tia, New Caledonia : [Papa] Pak Tua ... (Diterima tgl 28/8)
> 51. Iffah, Malaysia : [Bapak] Surat Abi Untuk Bapak (Diterima tgl 29/8)
> 52. Lalu Fatah, Surabaya : [Bapak] Mencintai Dengan Sederhana
(Diterima tgl 29/8)
> 53. Nisa, Surabaya : [Pak] Pak dan Aku: Dan Aku Kembali Basah
(Diterima tgl 30/8)
> 54. Bella Mia, UEA : [Papa] Papa di Mataku (Diterima tgl 30/8)
> 55. Iswanti, Bogor : I luv Ya Daddy (Diterima tgl 31/8)
> 56. Nisa, Surabaya : [Pak] Setelah Operasi Pak (Diterima tgl 31/8)
> 57. Ibnu Bakri, Mesir : [Ayah] Izinkah Aku Melukiskan Karyamu
(Diterima tgl 31/8)
> 58. Erryanti, Balikpapan : [Papa] Papa Let Me Say Love You So Much
(Diterima tgl 1/9)
> 59. Sya, Jakarta : [Bapak] Keteguhan Hati Demi Mewujudkan Mimpi
(Diterima tgl 1/9)
> 60. Adzka, Kediri : [Pak] Rasa Benciku Padamu (Diterima tgl 2/9)
> 61. Sylvia Zahroh, Malaysia : [Bapa] Kesabaran Bapa (Diterima tgl 2/9)
> 62. Rini, Bandung : [Bapak] Segenggam Kenangan di Sanubariku
(Diterima Tgl 2/9)
> 63. Shinta, Bandung : [Bapak] Keikhlasan Ayah (Diterima tgl 2/9)
> 64. Fitri Andriani, Balikpapan : [Papa] Aku ingin berkisah
tentangmu... (diterima tgl 2/9)
> 65. Esvandiari, Jakarta : [Papa] Betapa Aku Merindukanmu...
(Diterima tgl 2/9)
> 66. Putri, Surabaya : [Papa] Putri Kan Selalu Menjagamu (Diterima
tgl 2/9)
> 67. Pendi, Switzerland : [Bapak] Bapakku Galak Bapakku Bijak
(Diterima tgl 3/9)
> 68. Yana, Balikpapan : [Bapak] Bapakku Pahlawan Sepanjang Masa
(Diterima tgl 3/9)
> 69. Ari, Singapore : [Bapak] Jadi Inget Bapak...... (Diterima tgl 3/9)
> 70. Ivonie, Hongkong : [Bapak] Buncahan Rinduku Untuk Bapak
(Diterima tgl 4/9)
> 71. Irmayanti, Jakarta : [Abi] It's Just Complicated (Diterima tgl 4/9)
> 72. Andalusia, Bandung : [Bapak] Buku Pertamaku Adalah Bapak
(Diterima tgl 5/9)
> 73. Leila, Pangkal Pinang: [Papa] Dunia Boleh Terlihat Gelap, Tapi
Semangat Tetap Menyala Kuat (Diterima 5/9)
> 74. Nur Azizah, Tangerang : [Bapak] Tumor Ganas Merengut
Ketangguhannya.. (Diterima 5/9)
> 75. Maya aka Bunda2f, Tangerang : [Papa]Andalan dan Kebanggaran
Keluarga (Diterima 5/9)
> 76. Linda, Medan : [Ayah] Sepenggal Cerita Cinta Sang Ayah (Diterima
5/9)
> 77. Lina, Jakarta : [Bapak] Bapaku Lebih Lebih Hebat Dari Spiderman
(Diterima tgl 5/9)
> 78. Nadiah Alwi, Jakarta : [Papa] Kau Terangi Akhiratku (Diterima
tgl 6/9)
> 79. Dini, Malaysia : [Papa] Sebuah "Lukisan" Kehidupan Tentangmu
(Diterima tgl 6/9)
> 80. Lutvita, Jakarta : [Papa] Segalanya Bagiku (Diterima tgl 6/9)
> 81. Tari, Jakarta : [Papa] Yang Aku Kenal (Diterima tgl 6/9)
> 82. Latri , Semarang : [Bapak] Bapak (Diterima tgl 6/9)
> 83. Ida Latifa, Denpasar : [Bapak] Surat Kepada Bapak (Diterima tgl 6/9)
> 84. Eva, Bogor : [Bapak] Bapak Tua Dalam Bis (Diterima tgl 5/9)
> 85. Tria, Jakarta : [Papa] Badan Rambo Hati Rinto (Diterima tgl 7/9)
> 86. Dinda Nastiti, Jepang : [Dad] Meet My Scary Dad (Diterima tgl 7/9)
> 87. Bandel aka Annisah, Medan : [Ayah] Bapakku Is Ayah ^_^ (Diterima
tgl 7/9)
> 88. Arikunto, Jakarta : [Bapak] My Real Super Hero (Diterima tgl 7/9)
> 89. Syamsul Arifin, Samarinda : [Bapak] Sekilas Tentang Bapakku :)
(Diterima Tgl 7/9)
> 90. Nina M, Mataram : [Bapak] Kutahu Walau Tak Pernah Kau Katakan
(Diterima tgl 7/9)
> 91. Erdiansyah, Mesir : [Ayah] Mengenangmu Ayah (Diterima 7/9)
> 92. Yani, Depok : [Papi] Rindu dan Airmata Ramadhan (Diterima 7/9)
> 93. Eva, Bogor : [Ayah] Kisah Seorang Lelaki Biasa (Diterima tgl 7/9)
> 94. Erdiansyah, Mesir : [Ayah] Kau Begitu Mulia (Diterima tgl 7/9)
>

2b.

Re: (syukur) MET BUAT NOVI KHANSA--MENULIS TENTANG BAPAK, YUK!

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Wed Sep 17, 2008 11:29 pm (PDT)

Dear Nopi,
selamat ya. Meskipun baru finalis, berarti bobot tulisanmu cukup
diperhitungkan.
Ikut bangga. dan jaga kesehatan ya:)

Ayo, Nopi bisa!

love,
Rinurbad

3a.

Re: (catatan kaki) I-SK, ada apa dengan Bintang Sk?

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Wed Sep 17, 2008 9:30 am (PDT)

Terimakasih mas margo, nia dan temen2 yang sms dan nelpon... :) maaf
kalo belum dibalas dan ga diangkat (kayaknya lagi pingsan :D)

Semalam baru ketahuan, ternyata tipes beneran, jadi kudu bed rest :D

Alhamdulillah, jadinya nyadar kalau selama ini terlalu forsir diri
dan hmmm, kayaknya emang ga boleh main-main sama sakit kepala...
beneran, deh, aku udah ngalamin sakit kepala dari awal ramadhan,
sampai sepekan kemudian, tapi aku diemin, hingga ahad malam itu, sakit
kepala hebat.

Izin, ga masuk kelas lagi, ya... :)

tetap semangaaaaaaaaaaaaaaat semua

PS:
mas margo, makasi banyak yang ilmu tajwidnya, keren, dah dicoba, tapi
keburu pusing, jadi belum bikin lagi, soal lagu, liat sikon, deh,
kalau emang masih bisa, aku "buzz" :D
makasi sebelumnya

Jazakumullah khoiron katsir

salam

Novi :)

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, margo widilaksono
<magrounj@...> wrote:
>
> wahh, syafakillah semoga lekas sembuh, jangan terlalu banyak job,
bagi dengan yang lain kenapa. he..he..he. afwan kutunggu - tunggu via
ym mau menyerahkan teks nyayian ternyata kok gak nongol- nongol
ternyata malah sakit. baru mau ngajarin nyanyi buat sanlat. kecapain
kalie yah nyari filmnya. by the way. semoga lekas sembuh.
>
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: Nia Robiatun Jumiah <musimbunga@...>
> To: sekolah kehidupan <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
> Cc: Galih <galih@...>
> Sent: Tuesday, September 16, 2008 10:02:43 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] (catatan kaki) I-SK, ada apa dengan
Bintang Sk?
>
>
> salam,
>
> I-Sk, infotainment sk, berita terhangat seputar sahabat sk... teteup...
>
> mohon do'a untuk kesembuhan Bintang Sk (Novi Khansa) yang kabarnya
sedang sakit yang gejala2nya mirip gejala tipus, beliau izin beberapa
hari ini izin tidak masuk kelas...
>
>
>
> ps: hmm.. neng, jangan mikirin deadline dulu yaq...
> realy mizz u
>
>
> salam,
> nihaw
> (I-sk gak selalu negatif kan? teteup..)
>

3b.

(Rampai) Pesan Istri kepada Penyair (Suaminya)

Posted by: "hasan aspahani" hasanaspahani@yahoo.com   hasanaspahani

Wed Sep 17, 2008 2:39 pm (PDT)

Pesan  Istri kepada Penyair (Suaminya)
Sajak Hasan Aspahani

.fullpost{display:none;}

 
KALAU engkau sedang tak bergairah menulis puisi
tulis saja kata-kata sambung, seperti: sebab,
karena, walaupun, sehingga, tetapi, bahkan, atau,
dan, meskipun, lalu, serta kata lain sejenis mereka.

Lalu bayangkan ada seorang yang akan membaca
apa yang kau tulis itu sebagai sajak, dan mereka
dengan keajaiban imajinasia - semacam lisensia
juga bagi pembaca - akan membuat frasa sebelum
dan sesudah kata-kata sambungmu itu. Bayangkan!

Kalau engkau sedang tak bergairah menulis puisi
tulis saja namaku dan namamu, lalu tebarkan sejuta
titik di antaranya. Biarkan aku membacanya dan
dengan sedikit fantasia - akan kutambahkan kalimat
apa saja di antara dua nama itu, nama kita itu.
 
 
:: dari blog www.sejuta-puisi.blogspot.com
 

 

__________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
4a.

Re: (Inspirasi) Dari Dunia Fabel

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Wed Sep 17, 2008 2:39 pm (PDT)

Mbak Retno galak, ntar kubilangin your misua lho [;)]

Salam

Arief
Tetanggamu
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Bu CaturCatriks"
<punya_retno@...> wrote:
>
> keluarkan dari gelas kaca, dan lempar ke alam bebas?
>
> -retno-
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, teha teha.sugiyo@
> wrote:
> >
> > Inspirasi
> >
> > DARI DUNIA FABEL
> >
> > GAJAH
> >
> > Seekor gajah dengan tubuh tambun tak diragukan lagi kemampuannya.
> Dengan
> > belalainya yang panjang ia mampu mencabut sebatang pohon. Bahkan
> dengan
> > tubuhnya yang perkasa dia mampu merobohkan tembok. Akan tetapi,
> mengapa
> > gajah besar itu tidak mampu lari hanya karena kakinya diikat
> dengan
> > seutas tali yang ditambatkan pada sebatang tonggak kecil saja?
> > Ternyata gajah bertubuh besar itu punya pengalaman masa lalu yang
> > memilukan. Sewaktu kecil, ia diikat dengan rantai dan ditambatkan
> pada
> > sebatang pohon. Setiap kali ia memberontak mau lari, ia dicambuk
> dengan
> > cambuk kawat yang ujungnya ada pentolan besi. Sakit sekali
> rasanya.
> > Begitulah terjadi setiap saat sampai nalurinya terbentuk bahwa
> setiap
> > kali kakinya diikat dengan tali dan ia mau lari, atau
> memberontak, ia
> > pasti akan dicambuk dan mengalami kesakitan luar biasa.
> > Sejak saat itu, setiap kali ditambatkan pada sebatang tonggak
> kecil
> > dengan seutas tali, gajah itu tidak pernah lagi berlari. Meskipun
> ia mampu.
> >
> > IKAN MASKOKI
> >
> > Ada seekor ikan maskoki yang dipelihara di sebuah akuarium besar.
> > Setiap hari ia diberi makanan oleh pemiliknya. Dengan leluasa dia
> > menyantap makanan yang bertebaran di mana-mana sampai ia kenyang.
> Suatu
> > hari akuarium besar itu disekat menjadi dua bagian dengan kaca
> pembatas.
> > Ikan maskoki berada pada salah satu sekat, sementara makanan
> > ditaburkan di sekat yang lain. Setiap kali ikan itu mau menangkap
> > makanan, moncongnya menabrak kaca pembatas. Berkali-kali ia
> mencoba
> > tetapi terus-menerus moncong itu menabrak kaca pembatas, sampai
> sakit
> > rasanya.
> > Lewat dua puluh satu hari, kaca pembatas itu dibuka, dan makanan
> berada
> > di mana-mana. Di dekat ekornya, siripnya, tubuhnya, bahkan di
> depan
> > matanya. Toh ikan itu tak menyentuh makanan itu barang sedikit
> pun.
> > Akhirnya, fisiknya lemah, dan tak lama kemudian ikan maskoki itu
> game
> > over di tengah tebaran makanan yang berhamburan.
> >
> > TIGA AKUARIUM
> >
> > Ada tiga buah akuarium dengan ukuran berbeda. Yang pertama
> berukuran
> > kecil, kedua sedang dan yang ketiga berukuran besar. Pada hari
> yang
> > bersamaan, ditempatkan pada masing-masing akuarium itu seekor
> ikan
> > kecil. Setiap hari ikan-ikan itu diberi makan. Seminggu sekali,
> akuarium
> > itu dikuras, dan air dalam akuarium itu diganti dengan air yang
> baru.
> > Begitu seterusnya.
> > Beberapa bulan berlalu, dan suatu hari pemiliknya ingin mengetahui
> > perkembangan masing-masing ikan pada setiap akuarium.
> > Ikan yang ditempatkan pada akuarium kecil ternyata tubuhnya tetap
> saja
> > kecil, seolah tidak ada perkembangan. Ikan yang ada di akuarium
> > berukuran sedang, tubuhnya berkembang menjadi berukuran lebih
> besar,
> > tidak terlalu besar memang, tapi sedang-sedang saja. Sementara
> ikan yang
> > berada pada akuarium besar, tubuhnya bertambah besar.
> >
> > BELALANG
> >
> > Seekor belalang, apakah walang kekek, walang kadhung, atau walang
> apa
> > saja, memiliki hobi meloncat. Tak peduli di mana saja dan kapan
> saja,
> > ia akan meloncat dengan riang gembira. Dan loncatan sang belalang
> itu
> > bisa tinggi sekali, melebihi tinggi seorang manusia. Suatu hari
> seorang
> > remaja menangkap belalang itu. Meskipun berkali-kali tertangkap,
> dia
> > berhasil meloncat meloloskan diri, namun pada suatu saat ia
> ditangkap
> > dan kemudian remaja itu menyimpannya di sebuah tabung gelas kaca
> yang
> > pada bagian atasnya ditutup dengan kaca cukup tebal.
> > Belalang itu pun meloncat setinggi-tingginya, dan... dung..
> kepalanya
> > membentur kaca. Ia kliyengan. Sakit. Setiap kali dia meloncat
> kepalanya
> > membentur kaca, dan ia merasa kesakitan. Selama dua minggu ia
> mencoba
> > dan mencoba, tetapi tetap saja kepalanya sakit. Ia pun menyerah.
> Karena
> > hobinya meloncat, maka ia tetap saja meloncat. Hanya kali ini ia
> tidak
> > meloncat tinggi-tinggi. Cukup di bawah batas tutup kaca saja.
> > Lewat tiga minggu, kaca penutup gelas itu dibuka, Dan belalang itu
> tidak
> > pernah dapat meloncat lagi melebihi tinggi gelas kaca.
> >
> > Sahabat, bagaimanakah caranya, agar belalang itu dapat meloncat
> kembali
> > dengan tinggi seperti semula, bahkan melebihi kemampuan awal?
> >
> >
> > live as if you were to die tomorrow
> > learn as if you were to live forever
> > (mahatma gandhi)
> >
>

4b.

Re: (Inspirasi) Dari Dunia Fabel

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Wed Sep 17, 2008 10:18 pm (PDT)

hehehe,
nulis imel nggak ada intonasi sih, jadi nggak ketauan kalo aku lagi
nulis smbil senyam-senyum :)
thanks ya diingetin

-retno-
(yg sekarang lagi nggak jadi) tetanggamu


--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "setyawan_abe"
<setyawan_abe@...> wrote:
>
> Mbak Retno galak, ntar kubilangin your misua lho [;)]
>
> Salam
>
> Arief
> Tetanggamu
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Bu CaturCatriks"
> <punya_retno@> wrote:
> >
> > keluarkan dari gelas kaca, dan lempar ke alam bebas?
> >
> > -retno-
> >
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, teha teha.sugiyo@
> > wrote:
> > >
> > > Inspirasi
> > >
> > > DARI DUNIA FABEL
> > >
> > > GAJAH
> > >
> > > Seekor gajah dengan tubuh tambun tak diragukan lagi
kemampuannya.
> > Dengan
> > > belalainya yang panjang ia mampu mencabut sebatang pohon.
Bahkan
> > dengan
> > > tubuhnya yang perkasa dia mampu merobohkan tembok. Akan tetapi,
> > mengapa
> > > gajah besar itu tidak mampu lari hanya karena kakinya diikat
> > dengan
> > > seutas tali yang ditambatkan pada sebatang tonggak kecil saja?
> > > Ternyata gajah bertubuh besar itu punya pengalaman masa lalu
yang
> > > memilukan. Sewaktu kecil, ia diikat dengan rantai dan
ditambatkan
> > pada
> > > sebatang pohon. Setiap kali ia memberontak mau lari, ia
dicambuk
> > dengan
> > > cambuk kawat yang ujungnya ada pentolan besi. Sakit sekali
> > rasanya.
> > > Begitulah terjadi setiap saat sampai nalurinya terbentuk bahwa
> > setiap
> > > kali kakinya diikat dengan tali dan ia mau lari, atau
> > memberontak, ia
> > > pasti akan dicambuk dan mengalami kesakitan luar biasa.
> > > Sejak saat itu, setiap kali ditambatkan pada sebatang tonggak
> > kecil
> > > dengan seutas tali, gajah itu tidak pernah lagi berlari.
Meskipun
> > ia mampu.
> > >
> > > IKAN MASKOKI
> > >
> > > Ada seekor ikan maskoki yang dipelihara di sebuah akuarium
besar.
> > > Setiap hari ia diberi makanan oleh pemiliknya. Dengan leluasa
dia
> > > menyantap makanan yang bertebaran di mana-mana sampai ia
kenyang.
> > Suatu
> > > hari akuarium besar itu disekat menjadi dua bagian dengan kaca
> > pembatas.
> > > Ikan maskoki berada pada salah satu sekat, sementara makanan
> > > ditaburkan di sekat yang lain. Setiap kali ikan itu mau
menangkap
> > > makanan, moncongnya menabrak kaca pembatas. Berkali-kali ia
> > mencoba
> > > tetapi terus-menerus moncong itu menabrak kaca pembatas, sampai
> > sakit
> > > rasanya.
> > > Lewat dua puluh satu hari, kaca pembatas itu dibuka, dan
makanan
> > berada
> > > di mana-mana. Di dekat ekornya, siripnya, tubuhnya, bahkan di
> > depan
> > > matanya. Toh ikan itu tak menyentuh makanan itu barang sedikit
> > pun.
> > > Akhirnya, fisiknya lemah, dan tak lama kemudian ikan maskoki
itu
> > game
> > > over di tengah tebaran makanan yang berhamburan.
> > >
> > > TIGA AKUARIUM
> > >
> > > Ada tiga buah akuarium dengan ukuran berbeda. Yang pertama
> > berukuran
> > > kecil, kedua sedang dan yang ketiga berukuran besar. Pada
hari
> > yang
> > > bersamaan, ditempatkan pada masing-masing akuarium itu seekor
> > ikan
> > > kecil. Setiap hari ikan-ikan itu diberi makan. Seminggu sekali,
> > akuarium
> > > itu dikuras, dan air dalam akuarium itu diganti dengan air yang
> > baru.
> > > Begitu seterusnya.
> > > Beberapa bulan berlalu, dan suatu hari pemiliknya ingin
mengetahui
> > > perkembangan masing-masing ikan pada setiap akuarium.
> > > Ikan yang ditempatkan pada akuarium kecil ternyata tubuhnya
tetap
> > saja
> > > kecil, seolah tidak ada perkembangan. Ikan yang ada di
akuarium
> > > berukuran sedang, tubuhnya berkembang menjadi berukuran lebih
> > besar,
> > > tidak terlalu besar memang, tapi sedang-sedang saja. Sementara
> > ikan yang
> > > berada pada akuarium besar, tubuhnya bertambah besar.
> > >
> > > BELALANG
> > >
> > > Seekor belalang, apakah walang kekek, walang kadhung, atau
walang
> > apa
> > > saja, memiliki hobi meloncat. Tak peduli di mana saja dan
kapan
> > saja,
> > > ia akan meloncat dengan riang gembira. Dan loncatan sang
belalang
> > itu
> > > bisa tinggi sekali, melebihi tinggi seorang manusia. Suatu hari
> > seorang
> > > remaja menangkap belalang itu. Meskipun berkali-kali
tertangkap,
> > dia
> > > berhasil meloncat meloloskan diri, namun pada suatu saat ia
> > ditangkap
> > > dan kemudian remaja itu menyimpannya di sebuah tabung gelas
kaca
> > yang
> > > pada bagian atasnya ditutup dengan kaca cukup tebal.
> > > Belalang itu pun meloncat setinggi-tingginya, dan... dung..
> > kepalanya
> > > membentur kaca. Ia kliyengan. Sakit. Setiap kali dia meloncat
> > kepalanya
> > > membentur kaca, dan ia merasa kesakitan. Selama dua minggu ia
> > mencoba
> > > dan mencoba, tetapi tetap saja kepalanya sakit. Ia pun
menyerah.
> > Karena
> > > hobinya meloncat, maka ia tetap saja meloncat. Hanya kali ini
ia
> > tidak
> > > meloncat tinggi-tinggi. Cukup di bawah batas tutup kaca saja.
> > > Lewat tiga minggu, kaca penutup gelas itu dibuka, Dan belalang
itu
> > tidak
> > > pernah dapat meloncat lagi melebihi tinggi gelas kaca.
> > >
> > > Sahabat, bagaimanakah caranya, agar belalang itu dapat meloncat
> > kembali
> > > dengan tinggi seperti semula, bahkan melebihi kemampuan awal?
> > >
> > >
> > > live as if you were to die tomorrow
> > > learn as if you were to live forever
> > > (mahatma gandhi)
> > >
> >
>

5a.

[Catatan Kaki] Kematian pun Butuh Perencanan

Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com

Wed Sep 17, 2008 3:55 pm (PDT)

Kematian pun Butuh Perencanaan

"Barang siapa meminta mati syahid kepada Alloh dengan jujur, pasti Alloh
sampaikan ia ke tingkat para syuhada sekalipun mati di tempat tidur." (HR
Muslim)

Kurang lebih begitulah sms yang saya terima sebelum sahur pada H-13
menjelang Iedul Fitri, Romadhon tahun ini. Sms tersebut dikirimkan oleh
seorang sahabat SK yang hampir tiap hari di bulan Romadhon tahun ini
mengirimkan sms-sms hadist (biasa... memanfaatkan fasilitas gratisan salah
satu gsm).

Sms itu mengingatkan saya tentang banyak hal mengenai kematian, dan saya
berfikir ternyata kematian pun butuh perencanaan. Kematian yang khusnul
khotimah dan kematian yang syahid amat dirindukan. Dan saya berfikir dengan
cara apa saya dapat merencanakan kematian?

Saya ingat kurang lebih 7 tahun lalu, pada sebuah bimbingan belajar yang
selama 3 tahun saya belajar di sana, seorang guru fisika pernah menceritakan
apa yang ia lakukan untuk merencanakan kematian. Beliau berkata bahwa beliau
selalu berdo'a ketika suatu saat nanti beliau meninggal dunia, maka beliau
berharap saat itu beliau tidak ingin merepotkan banyak orang. Beliau ingin
meninggal begitu saja, tanpa penyakit yang berkepanjangan atau hal-hal yang
beliau timbang akan merepotkan banyak orang. Beliau benar-benar mengajarkan
saya tentang perencanaan kematian.

Saya juga teringat ketika masih kuliah dulu, ada seorang teman yang
tiba-tiba meng-sms yang bagi saya kata-kata dalam sms tersebut seperti
kata-kata perpisahan untuk selamanya. Selama beberapa hari handphone beliau
tidak aktif, tentu hal ini membuat kami para temannya kuatir, terlebih
beliau juga menelpon salah satu teman kami sambil menangis tersedu-sedu
meminta maaf. Hmm.. hal yang ganjil menurut saya. Alhamdulillah, setelah
beberapa hari handphone beliau aktif kembali dan beliau bertemu kami
kembali di tempat kuliah. Ketika ditanya apa yang terjadi, ia tersenyum dan
tidak mau menceritakan apa yang ia alami. Beliau hanya mengemukakan nilai
maaf-memaafkan sebelum maut menjemput. Tidak ada salahnya meminta maaf,
kematian sejatinya adalah misteri yang teramat sulit untuk dipecahkan.

Do'a dan maaf-memaafkan merupakan jawaban bagaimana kita merencanakan
kematian.

Nia Robie'

www.musimbunga.multiply.com
5b.

Re: [Catatan Kaki] Kematian pun Butuh Perencanan

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Wed Sep 17, 2008 4:16 pm (PDT)


Sarapan pagi yang indah, ups... sahur :D

makasi atas sajian yang mengingatkan nia sayang :)

pas baca sms itu, aku juga jadi berpikir, makin sadar, telah
menyia-nyiakan tubuh sendiri, memforsir diri hingga segalanya tidak
maksimal...

TFS

salam

Novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Nia Robiatun Jumiah"
<musimbunga@...> wrote:
>
> Kematian pun Butuh Perencanaan
>
>
>
>
>
> "Barang siapa meminta mati syahid kepada Alloh dengan jujur, pasti Alloh
> sampaikan ia ke tingkat para syuhada sekalipun mati di tempat
tidur." (HR
> Muslim)
>
>
>
> Kurang lebih begitulah sms yang saya terima sebelum sahur pada H-13
> menjelang Iedul Fitri, Romadhon tahun ini. Sms tersebut dikirimkan oleh
> seorang sahabat SK yang hampir tiap hari di bulan Romadhon tahun ini
> mengirimkan sms-sms hadist (biasa... memanfaatkan fasilitas gratisan
salah
> satu gsm).
>
>
>
> Sms itu mengingatkan saya tentang banyak hal mengenai kematian, dan saya
> berfikir ternyata kematian pun butuh perencanaan. Kematian yang khusnul
> khotimah dan kematian yang syahid amat dirindukan. Dan saya berfikir
dengan
> cara apa saya dapat merencanakan kematian?
>
>
>
>
>
> Saya ingat kurang lebih 7 tahun lalu, pada sebuah bimbingan belajar yang
> selama 3 tahun saya belajar di sana, seorang guru fisika pernah
menceritakan
> apa yang ia lakukan untuk merencanakan kematian. Beliau berkata
bahwa beliau
> selalu berdo'a ketika suatu saat nanti beliau meninggal dunia, maka
beliau
> berharap saat itu beliau tidak ingin merepotkan banyak orang. Beliau
ingin
> meninggal begitu saja, tanpa penyakit yang berkepanjangan atau
hal-hal yang
> beliau timbang akan merepotkan banyak orang. Beliau benar-benar
mengajarkan
> saya tentang perencanaan kematian.
>
>
>
> Saya juga teringat ketika masih kuliah dulu, ada seorang teman yang
> tiba-tiba meng-sms yang bagi saya kata-kata dalam sms tersebut seperti
> kata-kata perpisahan untuk selamanya. Selama beberapa hari handphone
beliau
> tidak aktif, tentu hal ini membuat kami para temannya kuatir, terlebih
> beliau juga menelpon salah satu teman kami sambil menangis tersedu-sedu
> meminta maaf. Hmm.. hal yang ganjil menurut saya. Alhamdulillah, setelah
> beberapa hari handphone beliau aktif kembali dan beliau bertemu kami
> kembali di tempat kuliah. Ketika ditanya apa yang terjadi, ia
tersenyum dan
> tidak mau menceritakan apa yang ia alami. Beliau hanya mengemukakan
nilai
> maaf-memaafkan sebelum maut menjemput. Tidak ada salahnya meminta maaf,
> kematian sejatinya adalah misteri yang teramat sulit untuk dipecahkan.
>
>
>
> Do'a dan maaf-memaafkan merupakan jawaban bagaimana kita merencanakan
> kematian.
>
>
>
>
> Nia Robie'
>
> www.musimbunga.multiply.com
>

6a.

Dilarang Bertanya Tentang [....] Setelah Lebaran!!!!!

Posted by: "Jonru" jonrusaja@gmail.com   j0nru

Wed Sep 17, 2008 5:19 pm (PDT)

Assallamualaikum,

Setelah Lebaran nanti, tepatnya setelah Oktober 2008, mohon agar Anda
tidak lagi bertanya "Bagaimana Cara Menerbitkan Buku?"

DILARANG KERAS!

POKOKNYA TIDAK BOLEH!!

"Lho Kenapa? Siapa yang melarang?"

Tunggu saja kabar selanjutnya ya...

Asyik deh pokoknya :)

NB: Memang sudah banyak orang yang sudah berhasil menerbitkan buku.
Tapi tahukah Anda? Masih banyak jutaan orang lainnya yang belum tahu
bagaimana cara menerbitkan buku. Ini fakta, bukan karangan saya
semata!

--
Thanks dan wassalam

Jonru
Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis.com
http://www.penulislepas.com/v2
http://www.belajarmenulis.com/
Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
YM: jonrusaja

Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
=====>>> http://www.SekolahMenulisOnline.com

Mau menerbitkan buku tapi belum tahu caranya?
http://www.naskahoke.com/e-mbig :)

Peluang Bisnis untuk Penulis?
===>>> http://bisnis.penulislepas.com/

Personal blog:
http://www.jonru.net
http://jonru.multiply.com

6b.

( catatan kaki ) bete be-el-te

Posted by: "Andri Triwidyastuti" andricupu@yahoo.com   andricupu

Wed Sep 17, 2008 6:56 pm (PDT)

Bete banget liat iklan layanan masyarakat ( minjem bahasanya para pejabat ) tentang BLT. Para rakyat berterima kasih udah dikasih BLT, dan nunggu yang kedua.

Bangsa Indonesia bukan berjiwa pengemis.




 


Jadi, kenapa bisa sampe ada rakyat miskin di tengah negara yang kaya ini ?

Kenapa bisa ada korban meninggal 21 orang untuk zakat senilai Rp. 30.000 ?

Ada yang bisa bantu jawab ??


6c.

Re: ( catatan kaki ) bete be-el-te

Posted by: "yudhi mulianto" yudhi_sipdeh@yahoo.com   yudhi_sipdeh

Wed Sep 17, 2008 10:49 pm (PDT)


He..he..he...ini yang disebut peluang dalam kesusahan :-)
dengan adanya BLT jadi ada alasan untuk ngucurin dana...nah disini peluangnya
nyunat dananya ngga perlu banyak2 5 rupiah aja per orang kali berjuta orang penerima BLT jadi berapa milyar tuh tiap kali dana cair :-)

Beda kalo proyek membuka lapangan kerja...mikirnya terlalu berat karena tetek bengek..harus ada data jumlah orang nganggur yang tepat, lokasi pusat pengangguran, pekerjaan apa yang paling pas, hasil output apa yang bisa kontinyu, minimal output yang bisa di dapat, berapa jumlah pengangguran yang bisa terserap...

kalo BLT..tinggal minta data orang miskin...setor di RW trus ke kelurahan...ngumpula deh seindonesia..gampang banget ngga banyak mikir tapi hasilnya itu bo :-) ngga usah banyak2...bunga aja deh dari dana yang udah cair setahun lalu he..he..he..

pejabat males mikir...cari yang praktis tapi sama2 untung (untung apa buntung) mendidik rakyat bermental pengemis dan tidak mandiri

--- On Wed, 9/17/08, Andri Triwidyastuti <andricupu@yahoo.com> wrote:

Bete banget liat iklan layanan masyarakat (minjem bahasanya para pejabat) tentang BLT. Para rakyat berterima kasih udah dikasih BLT, dan nunggu yang kedua.

Bangsa Indonesia bukan berjiwa pengemis.

Jadi, kenapa bisa sampe ada rakyat miskin di tengah negara
yang kaya ini ?
Kenapa bisa ada korban meninggal 21 orang untuk zakat senilai Rp. 30.000 ?
Ada yang bisa bantu jawab ??

7.

(Ruang Baca) Hidup Bahagia Bersama Asisten Rumah Tangga

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Wed Sep 17, 2008 6:25 pm (PDT)

Sub judul: Cara Jitu Melatih Babysitter dan Pembantu Mengerjakan Tugas
Mereka
Penulis: Dunia Ibu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: xiii + 194 halaman
Cetakan: I, 2008
Beli di: Togamas, Bandung
Harga: Rp 32.200,00 (setelah diskon 15%)
Skor: 8

Asisten rumah tangga adalah sebutan masa kini untuk babysitter dan
pembantu rumah tangga alias PRT. Keduanya menjadi unsur pendukung yang
cukup vital dalam keseharian para ibu, baik yang bekerja di luar
maupun di dalam rumah serta ibu-ibu rumah tangga, supaya aktivitas
yang tak ada habisnya dapat ditangani bersama.

Komunitas online Dunia Ibu menuangkan pengalaman masing-masing untuk
menjawab aneka persoalan yang diajukan dalam buku ini. Hal-hal
mendasar seperti penetapan gaji asisten, memilih asisten yang sesuai,
pengaturan waktu tidur siang, sampai masalah-masalah cukup berat
semisal asisten yang melarikan diri, sering minta pulang atau
mempekerjakan asisten yang sedang hamil. Dipaparkan juga perbedaan
antara babysitter dan pembantu rumah tangga, meski pada kondisi
tertentu PRT dapat mengambil alih tugas pengasuh anak.

Walaupun tidak biasa menggunakan jasa asisten, saya memperoleh aneka
pengetahuan dari buku yang enak dibawa-bawa ini. Beberapa pertanyaan
mengingatkan saya pada keluhan teman atau tetangga yang mempekerjakan
asisten rumah tangga. Terdapat problem-problem yang terbilang unik,
misalnya tentang asisten yang mabuk darat dan kurang menjaga
kebersihan. Secara umum, saya melihat berbagai karakter 'majikan'
melalui jawaban-jawaban yang ada. Ada yang tidak keberatan asistennya
mencium anak karena yakin alasannya adalah kasih sayang, ada yang
memiliki trik khusus ketika memberikan deodoran pada asisten supaya
tidak tersinggung, ada pula yang menegaskan untuk tutup mata saja
terhadap asisten yang kuat makan mengingat pekerjaannya sangat
menguras tenaga dan jam kerjanya panjang, ada juga yang mengemukakan
secara blak-blakan pendapat yang menurutnya sendiri 'jahat'.

Meski variasi jawaban membuka peluang pembaca untuk memilih jalan
keluar paling tepat, agak membingungkan juga bila setiap komentar
hanya dipisahkan dengan jeda paragraf. Alangkah baiknya jika di
bawahnya dibubuhi nama atau inisial, bukan hanya pemberi jawaban
paling atas.

Buku ini disertai dua bonus agar para ibu tidak kewalahan saat
asisten pulang kampung, khususnya pada hari Lebaran.

8a.

(catatan kaki) Sediakan waktu......................

Posted by: "nurul hida" nurulhi23@yahoo.com   nurulhi23

Wed Sep 17, 2008 9:21 pm (PDT)

Makasih centilannya....
Alhamdulillah, pagi ini ketika saya menyediakan waktu saya untuk menelusur digest email ESKA, keutemukan tulisan Mbak Icha....
Thanks

9.

[rampai] Rumah

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Sep 17, 2008 9:39 pm (PDT)

*Rumah
*
:AM

kau masih juga berdiri di situ
di tengah keremangan pohonpohon jarak yang tumbuh di pesisir sungai di depan
rumah
di depan beranda
di mana pintu rumah sudah tertutup
dan kau katakan padaku
*aku masih menunggumu di sini*

kau masih juga berdiri di situ
ditemani perabotan usang yang sudah berdebu dan kabut yang menyelimuti
pekarangan
rumah
di mana mentari tidak pernah lagi tersenyum
merobekrobek tiap kenangan yang pernah kau lempar di tepi kolam
dan kau katakan padaku
*aku ada di sini untukmu selalu*

kau masih juga berdiri di situ
saat waktu sudah membekukan semua peristiwa dan menikamkan pisaupisau tak
bermata
di rumah
di mana aku mengurai masa kanakkanak dan belajar mengenal dunia
dan kau katakan padaku
*aku tak akan pernah meninggalkanmu*

kau masih juga berdiri di situ
setelah burungburung sudah terbang dan tak pernah lagi pulang ke sarang
setelah lambaian tangan menyesakkan dada saat sampan berlayar keluar
dari rumah
di mana kepingkeping wajah perlahan memudar dari ingatan
dan kau katakan padaku
*aku menunggumu di sini jikalau kau berubah pikiran dan
ingin kembali*

dan rumah itu kian berdebu oleh waktu

Jakarta, 17 September 2008 at 5.00 p.m.
For AM; Jakarta-Tokyo-Bandung-Depok

http://mutiaracinta.multiply.com
10.

[rampai] Rumah 2

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Sep 17, 2008 9:41 pm (PDT)

*Rumah 2*

:HS

kau ajak aku berlari

meninggalkan rumah dingin yang berpagar pohon jarak dan berlinang kolam di
tepinya

dan mengemasi barangbarang yang tidak seberapa

berserakan memenuhi beranda

diikuti helaan berat sang empunya rumah

dan kau katakan padaku

*di **sana** ada cahaya baru menantimu*

kau ajak aku berlayar menyusuri sungai

yang riakriaknya tak lagi bertepuk tangan

kau kayuh dayung sekuat tenaga

menyongsong cahaya berbau daun kelapa

dan kau katakan kepadaku

*kau takkan menyesal, percayalah*

kau tarik tanganku yang memutih

berpamitan pada sang empunya rumah yang dingin

yang berkabut, dan yang memelas melepasku pergi

dan kau katakan padaku

*aku baru saja menyelamatkanmu, tahu tidak?*

sampan berlabuh di pantai yang tidak berpasir

yang berangin. sehingga pohonpohon tidak mau tumbuh di pesisirnya

rumah batang kayu tegak menyambutku

panas menyengat tiap dahan di mana kakiku menjejak

dan kau katakan padaku

*kau sudah tertipu*

tawa serakmu membelah matahari

memicing licik dan menarinari

di atas reruntuhan rumah batang kayu

yang tak lama kemudian telah kubakar dengan kedua belah tanganku

Jakarta, 18 September 2008 at 11.30 a.m.
For HS; you'll never know what you're gonna get!

http://mutiaracinta.multiply.com
11.

(rampai) dia, dan yang menyerupainya

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Wed Sep 17, 2008 9:56 pm (PDT)

an old crap from the past.

-retno-

Dia, dan Yang Menyerupainya
Oleh Retnadi Nur'aini

Tak bisa saya bedakan ia dengan kabut pagi,
Karena dengan cantiknya mereka akan melayang-layang tanpa menjejak
Sementara saya cuma bisa memandangi dengan kagum
Merapuh dengan sukarela

Tak bisa saya bedakan ia dengan air mata,
Karena secara bergantian, yang satu selalu saja menjadi penyebab
Namun juga sekaligus, akibat bagi yang lainnya

Dan tak pernah bisa saya bedakan ia dengan udara,
Karena saya tak akan pernah lupa
Betapa sakit dan menyesakkannya semesta ini
Tanpa dirinya

12.

terima kasih yang sudah menentukan pilihan....

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Wed Sep 17, 2008 10:40 pm (PDT)

Assalaamu'alaikum wr.wb.

Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menentukan pilihan. Sampai saat
ini ada 4 partisipan yang telah menentukan pilihan.

Adapun perolehan sementara sebagai berikut:
1. Arti sukses menurut anda:
hasil %tase a. Keberhasilan mencapai cita-cita
1 25% b. keberhasilan menjalankan misi
3 75%

2. Mana yang harus diutamakan untuk mengembangkan diri:

a. Menggunakan kekuatan
1 25% b. Memperbaiki kelemahan
3 75%

3. Mana yang lebih penting untuk pengembangan diri:

a. Fokus pada kekuatan
2 50% b. Fokus pada kelemahan
2 50%

4. Apakah manusia bisa berubah?

a. Ya

4 100% b. Tidak

0 0%

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
13.

(Update 18/9/08 pkl 13) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla Bersama Asma

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Sep 17, 2008 11:26 pm (PDT)

Indahnya
jika tidak hanya kita
yang bisa menghadapNya lima kali sehari
dengan kelengkapan sempurna
dengan kebersihan sempurna
dengan persembahan cinta sempurna.

Rekan tercinta,
mumpung pahala dilipatgandakan
mumpung ini bulan ramadhan
mari kita bantu saudara-saudara seiman
agar pertemuan mereka dengan Rob-nya
lebih khusyu dan indah...

-Asma Nadia

*BAKTI SOSIAL RAMADHAN

1000 CINTA UNTUK 1000 MUSHALLA BERSAMA ASMA NADIA DAN UST YUSUF MANSUR
*

* *

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, anggota komunitas
Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur menyatakan
kepedulian sosial dengan berbagi cinta untuk sesama.

*
*

*BENTUK KEGIATAN*

* *

* Menampung sumbangan atau donasi dari seluruh anggota komunitas Sekolah
Kehidupan.com, komunitas-komunitas lain, dan masyarakat luas

* Menyalurkan sumbangan atau donasi pada mushalla-mushalla di tempat
umum/publik. Tempat umum/publik yang dimaksud adalah mushalla di terminal,
stasiun, pom bensin, dan tempat umum lain yang dinilai tak lagi memiliki
perlengkapan shalat atau Al Qur'an yang layak pakai.

* Ifthor jama'i

*SUMBANGAN ATAU DONASI YANG DITERIMA UNTUK DISALURKAN*:

1) Perlengkapan shalat baru (mukenah, sajadah, sarung, peci)

2) Perlengkapan shalat bekas layak pakai dalam keadaan bersih

3) Wakaf Al Qur'an

4) Uang

*WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN*

* Hari/tanggal : *Sabtu, 6 September 2008 s/d Ahad, 21
September 2008*

* Tempat : Serentak di wilayah Jabodetabek,
Bandung, Yogya, Surabaya, Kaltim

(Jadwal kegiatan masing-masing wilayah diumumkan mulai 7
September 2008)

** JADWAL KEGIATAN UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA:*

Hari/tanggal : Sabtu / 13 September 2008

Waktu : Pukul 13.00 - 15.00 WIB

Tempat : Mushalla Idul Ilmi

Taman Pintar Yogyakarta

Acara : Launching 1000 Cinta Untuk 1000
Mushalla wilayah Yogyakarta dan soft launching buku karya Komunitas Sekolah
Kehidupan. Acara telah dibuka oleh Bapak Arief Noor Hartanto (Ketua DPRD
Kota Yogyakarta) dan dilanjutkan dengan roadshow pemberian donasi kepada
lima mushalla di sekitar Taman Pintar.

Jadwal roadshow pemberian donasi berikutnya:

Hari/tanggal : *Sabtu-Ahad 13-21 September 2008*
Tempat : *Mushalla tempat Publik di Wilayah
Yogyakarta dan Sekitarnya*
Acara : *Pembagian Perlengkapan Sholat*

Relawan :

1. BADKO TKA-TPA RAYON GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA
2. KAMMI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
3. Widyati Prihatiningtyas (Farmasi UGM)*
*4. Wiwit Wijayanti (Gd. Pusat UGM)
5. Jihad (FMIPA UGM)
6. Ayief Faturochman (FE UII)
7. Tri Nurhayati (FT UNY)
8. Nur Khafifah (Ekonomi Akuntansi UMY)
9. Adit (UTY)

Bagi sahabat-sahabat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang hendak turut
berpartisipasi dalam kegiatan ini, dapat menghubungi PJ Wilayah Yogyakarta:
Andri Pranolo (081392554050 / 0274-547015) atau
http://apranolo.staff.ugm.ac.id

** JADWAL KEGIATAN UNTUK JABODETABEK DAN SEKITARNYA*

Hari/tanggal : Ahad / 14 September 2008

Waktu : Pukul 09.00 - 15.00 WIB

Tempat : Mushalla GOR Bulungan, Mushalla Blok M
Plaza, Mushalla Terminal Blok M, Mushalla Al Hidayah Bulungan

Acara : Simbolisasi 1000 Cinta Untuk 1000
Mushalla dan pemberian donasi

Jadwal roadshow pemberian donasi:

1) Wilayah Bekasi:
Hari/tanggal : Sabtu / 20 September 2008
Tempat :
Musholah Terminal Bekasi
Musholah BTC (Bekasi Trade Center)
Musholah Rumah sakit Umum Bekasi
Musholah Pasar Bekasi

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,
dapat menghubungi PJ Wilayah Bekasi: Kartina Haswanto (Bu Has) di 0811836247

2) Wilayah Jakarta Pusat:
Hari/tanggal : Sabtu-Ahad/20-21 September 2008
Tempat :
- Musholah Al - Mukaromah (Ps. Cikini) samping stasiun cikini
- TPA Nurul Hidayah (cikini)
- Mushollah At - Taqwa (Stasiun Senen)
- Musholah GOR Jakarta Pusat
- Mushollah Terminal Senen
- Musholah Nurul Jihad (Golden truly Gn. Sahari)
- Musholah Gd. Koni samping museum Prasasti
- Mushollah Stasiun Gambir
- Mushollah Ps. Baru

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi PJ Wilayah Jakarta Pusat: Margo Widilaksono di
081311361916

3) Wilayah Jakarta Timur
Hari/tanggal : Sabtu-Ahad/20-21 September 2008
Tempat : Mushalla-mushalla di Jakarta Timur dan sekitarnya

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi Dyah Zakiati (0818 08358139)

4) Wilayah Depok
Hari/tanggal : Rabu-Ahad/17-21 September 2008
Tempat :

-mushola al wahidah stasiun depok baru--> mukena, sarung, quran

-mushola Plaza depok--> mukena, sajadah, sarung, quran

-mushola stasiun depok lama--> mukena, sarung, sajadah.

-mushola stasiun pondok cina-- mukena, sajadah, sarung

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat mengubungi Indarwati Harsono (085225162626)

5) Wilayah Jakarta Selatan
Hari/tanggal : Senin/22 September 2008
Tempat : Mushalla di Pondok Labu, Cipete dan sekitarnya

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi Dani Ardiansyah (085694771764)

6) Wilayah Kebayoran Lama, Ulujami dan sekitarnya
Hari/tanggal : Senin-Ahad/15 -21 September 2008
Tempat : Mushalla-mushalla di Kebayoran Lama, Ulujami dan
sekitarnya

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi Fiyan Arjun (085885858160)

7) Wilayah Tangerang
Hari/tanggal : Senin-Ahad/15-21 September 2008
Tempat : Mushalla-mushalla di Tangerang dan sekitarnya

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi Divin Nahb (0856 93765775)

**JADWAL KEGIATAN UNTUK SURABAYA DAN SEKITARNYA*

Hari / tanggal : Sabtu / 13 September 2008

Tempat : Pengungsian korban lumpur Lapindo

Acara : Pemberian donasi 1000 Cinta Untuk 1000
Mushalla pada para korban lumpur Lapindo

Bagi sahabat-sahabat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,
dapat menghubungi Siwi di 0811342470 atau Ugik di 08563434248.

** JADWAL KEGIATAN UNTUK BANDUNG DAN SEKITARNYA*

**Hari/tanggal : Sabtu-Ahad/20-21 September 2008

Tempat : Mushalla-mushalla di Bandung dan sekitarnya

Acara : Roadshow pemberian donasi

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,
dapat menghubungi Hadian (081322360136) dan Shinta (085648485428)

** JADWAL KEGIATAN UNTUK WILAYAH KALIMANTAN TIMUR DAN SEKITARNYA*

**Hari/tanggal : Senin-Ahad/15-21 September 2008

Tempat :

1. Musholla Pesantren Al Hayat, Lubuk Sawah Samarinda Utara
2. Langgar Al Wahab, Jalan Jelawat Sido Damai Samarinda
3. Masjid Nurul Takwa, Jalan K.H. Wahid Hasyim Samarinda Utara
4. Langgar Al Wakaf, Jalan Otto Iskandardinata Sido Damai Samarinda
5. Mushollah Nurul Jannah, Jalan Propinsi RT 01 No 36 Penajam Paser Utara
76141
6. MI Al Maun, Jalan Abd. Gani RT 06 No 25 Penajam Paser Utara 76141
7. Masjid Al Mujibah, Jalan Grilya Samarinda Utara
8. Langgar Shirotol Mustaqim, Jalan Cermai Gg 2 RT 40 Kel Jawa Samarinda
9. Langgar Al Iman, Jalan Slamet Riyadi Gg Gotong Royong RT 31-32 Karang
Asam Ilir Samarinda
10. Langgar Al Ijabah, Jalan Antasari Samarinda
11. Langgar Al Ikhlas, Jalan Mujahidin Karang Asam Ulu Samarinda
12. Langgar Buton, Jalan Padat Karya Loa Bakung Samarinda
13. Langgar Muhajirin, Jalan Bougenvil Loa Buah Samarinda
14. Musholla Cahaya Rimba, Jalan Cendana Samarinda
15. Musholla Hidayatullah, Jalan Kemangi Gg Sukur RT 24 Samarinda
16. Musholla Al Amri, Jalan Adam Malik Gg Al Amri Karang Asam Ulu Samarinda
17. Masjid Baiturrahim, Jalan Lambung Mangkurat Samarinda

Bagi sahabat-sahabat yang ingin turut berpartisipasi dalam kegiatan ini
dapat menghubungi Sismanto (085234018100)

** ACARA PUNCAK: IFTHOR JAMA'I DAN SANTUNAN ANAK YATIM DAN ANAK JALANAN
*

Hari/tanggal : Ahad/21 September 2008

Waktu : Pukul 16.30 - 19.00 WIB

Tempat : Panti Asuhan Annur Muhiyam

Jl. Bukit Duri Tanjakan Batu No. 9A

Tebet, Jakarta Selatan
**

** PENDISTRIBUSIAN PAKET DONASI BEKERJA SAMA DENGAN BAZNAS (BADAN AMIL
ZAKAT) DAN PT KERETA API INDONESIA KE MUSHALLA-MUSHALLA DI STASIUN-STASIUN
KERETA DI WILAYAH INDONESIA.*

*
*

*DONASI/SUMBANGAN: *

*Donasi berupa uang dapat ditransfer ke rekening:*

* *

*BCA*

Nama : *Lia Octavia Dwipajana*

Bank : BCA Cabang Gajah Mada, Jakarta

No rek : 0120075101

* *

*BNI*

Nama : *Retnadi Nur'aini *

Bank : BNI Cabang Senayan, Jakarta

No rek : 0108061745

*BSM (Bank Syariah Mandiri)*

Nama : *Dani Ardiansyah*

Bank : BSM Sultan Hasanuddin, Jakarta

No rek : 6007006333

*Donasi diterima panitia paling lambat 20 September 2008*.

Untuk donasi berupa uang, mohon mengirimkan sms konfirmasi setelah melakukan
transfer ke no. 081210698852 / 081325494096 pada Retnadi Nur'aini dengan
menyebutkan nama, besar jumlah uang yang ditransfer dan transfer ke bank
mana.

Pamflet kegiatan terlampir.

Salam penuh cinta
Panitia 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla
Komunitas Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur

CP. Galih Ari Permana 087877328607
Retnadi Nur'aini 081210698852
Lia Octavia 08128146426

www.sekolah-kehidupan.com
http://sekolahkehidupan.multiply.com

***********************************************************

*Donasi yang diterima panitia per tgl 17 September 2008 (pukul 10.00 WIB):*

*1) 100 buah sajadah dari Bapak M. Saefudin

2) Donasi uang dengan perincian sbb:

a) Donasi uang kolektif yang terkumpul dari rekening Kartina Haswanto per 4
September 2008 = Rp. 4.100.000,-

b) Donasi uang dari Ade Armando per 28 Agustus 2008 = Rp. 1.000.000,-

c) Donasi uang dari Siwi LH per 28 Agustus 2008 = Rp. 78.000,-

d) Donasi uang dari Noki (Kebon Jeruk) per 27 Agustus 2008 = Rp. 25.000,-

e) Donasi uang dari Nurwidya Fitriana per 22 Agustus 2008 = Rp. 75.000,-

f) Donasi uang dari Neni Widyaningsih per 22 Agustus 2008 = Rp. 300.000,-

g) Donasi uang dari hamba Allah per 19 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-

h) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-

i) Donasi uang kolektif yang terkumpul pada Inna Putri per 29 Agustus 2008 =
Rp 250.000,-

j) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 150.000,-

k) Donasi uang dari hamba Allah per 1 September 2008 = Rp. 55.000,-

l) Donasi uang dari Yulizawati (ada di Inna Putri) per 2 September 2008 = Rp
100.000,-

m) Donasi uang dari Yayat Hidayat per 2 September 2008 = Rp 200.000,-

n) Donasi uang dari Harummi per 2 September 2008 = Rp 250.000,-

o) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-

p) Donasi uang dari hamba Allah (081287xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-

q) Donasi uang dari hamba Allah (081310xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
50.000,-

r) Donasi uang dari Anadia (Depok) per 3 September 2008 = Rp 500.000,-

s) Donasi uang dari hamba Allah di Depok (081561xxxxxx) per 3 September 2008
= Rp 100.000,-

t) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-

u) Donasi uang dari Nuke per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*
*

**v) Donasi uang dari Mbak Widi dan teman-teman muslim IBM per 4 September
2008 = Rp 1.050.000,-*

*w) Donasi uang dari Nufi per 4 September 2008 = Rp 200.000,-*

*x) Donasi uang dari Hilmi Af'idah per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*

*y) Donasi uang dari hamba Allah (Pangkal Pinang) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-

z) Donasi uang dari hamba Allah (ada di Bu Has) per 5 September 2008 = Rp
1.000.000,-

aa) Donasi uang dari hamba Allah (021-953xxxxx) per 5 September 2008 = Rp
300.000,-

ab) Donasi uang dari Nia (Jakarta) per 5 September 2008 = Rp 40.000,-

ac) Donasi uang dari Ika (Bogor) per 5 September 2008 = Rp 100.000,-

ad) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 50.000,-

ae) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 500.000,-

af) Donasi uang dari Arhan per 5 September 2008 = Rp 600.000,-*
*
ag) Donasi uang dari Erma Yulihastin per 7 September 2008 = Rp 50.000,-

ah) Donasi uang dari Uriati (Padang) per 9 September 2008 = Rp 100.000,-

ai) Donasi uang dari Ita per 9 September 2008 = Rp 100.000,-

aj) Donasi uang kolektif pada Shinta (Bandung) per 9 September 2008 = Rp
185.000,-

ak) Donasi uang dari hamba Allah di IBM per 10 September, 2008 = Rp
175.000,-

al) Donasi uang dari Rina Labschool per 12 September 2008 = Rp 3.250.000,-

am) Donasi uang dari hamba Allah per 12 September 2008 = Rp 100.000,-

an) Donasi uang kolektif pada Mbak Sya per 6 September 2008 = Rp 350.000,-

ao) Donasi uang dari Abusyamil per 12 September 2008 = Rp 100.000,-

ap) Donasi uang dari hamba Allah per 12 September 2008 = Rp 25.000,-

aq) Donasi uang dari hamba Allah (081270xxxxx) per 12 September 2008 = Rp
50.000,-

ar) Donasi uang dari Tety per 14 September 2008 = Rp 200.000,-

as) Donasi uang dari Asma S per 16 September 2008 = Rp 240.000,-

at) Donasi uang dari hamba Allah per 18 September 2008 = Rp 2.000.000,-
*

*

3) 10 buah Al Qur'an

4) 28 buah mukenah

5) Donasi dari Hj. Ayuningsih berupa: 6 mukena, 5 Al Qur'an, 2 buah Yasin, 2
sajadah kecil untuk kepala, 2 sajadah besar, 2 sarung, 2 peci

6) 24 Mukenah (Di Mbak Sya)

7) Donasi mushaf Al Qur'an (kolektif pada PJ Wil Jakarta Pusat) per 9
September 2008:
- 5 buah mushaf Al Qur'an donasi dari Sdri. Okti Amalia

- 1 buah mushaf Al Qur'an dari Sdri. Maryanti

- Donasi dari Keluarga Muslim IBM:

Alqur'an besar 8 buah
Alqur'an kecil 5 buah
Mukena 28 stel
Mukena atasan 1 buah
Peci 4 buah
Sajadah 9 buah
Sarung 24 buah

Total penerimaan donasi sampai tanggal 9 September 2008 adalah:

Alqur'an besar 14 buah
Alqur'an kecil 5 buah
Mukena 28 stel buah
Mukena atasan 1 buah
Peci 4 buah
Sajadah 9 buah
Sarung 24 buah

8) Donasi kolektif pada PJ Wil Jakarta Timur per 3 September 2008:
- 10 buah sajadah dari Mr. R
- 1 buah mukenah
- 1 buah Al Qur'an

9) Donasi kolektif pada PJ Wil Depok per 6 September 2008:
- 12 mukenah
- 11 sajadah
- 1 kerudung
- 1 tafsir Al Qur'an
- Uang sejumlah Rp 350.000,-

Dengan perincian:
1. Bu Rahmat--> 3 mukena, uang Rp.200.000,-
2. Bu Wahyudi--> 1 mukena 1 sajadah
3. Ais--> 3 sajadah, 1 mukena, uang Rp150.000,-
4. Bu Evi dkk --> 7 mukena, 7 sajadah, 1 kerudung, 1 tafsir Quran
5. Bu Yasmin Tarigan --> 2 mukena
6. Bu Sri --> 1 mukena, 3 sajadah, 2 sajadah kecil untuk kepala
7. Pak Mashudi --> 3 sarung

10) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Bogor per 6 September 2008:
- 10 buah sajadah

11) Donasi dari Ibu Mariani (via Kang Galih) per 6 September 2008 berupa 2
buah mukenah

12) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Yogyakarta per 8 September 2008 pukul
7.00:
*

1. Supandi (FA UGM) = Rp. 20.000,-
2. Bibit S (FA UGM)= Rp. 20.000,-
3. Widyati P (FA UGM) = Rp. 25.000,- ; 1 Al-Qur'an
4. Sukiran (FA UGM) = Rp. 40.000,-
5. Ngudi Santoso (FA UGM) = Rp. 50.000,-
6. Dina Wahyu (FA UGM) = Rp. 20.000,-
7. Dwi F (FA UGM) = Rp. 100.000,-
8. Emina Nursita (Pasca Ilmu Kehutanan UGM) = Rp. 20.000,-; 1 Sarung
9. Hamba Allah = Rp. 50.000,-
10. Hamba Allah = Rp. 15.000,-
11. Amalia Febriani (Pasca Ilkom UGM) = 2 Mukena
12. Tarmudi (teman Amalia F) = 2 Mukena; 1 Sajadah
13. Rosmalia Sari (teman Amalia F) = 1 Mukena
14. Aulia Kost Timoho = 1 Mukena; 1 Al-Quran; 3 Al-Ma'surot
15. Hamba Allah = 1 Sarung
16. Ibu Sri Kartini (Timoho Yogya) = 1 Sarung; 1 Sajadah
17. Widayatun (Karyawati Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA
Dahlan) = 2 Mukena, 2 Sajadah, 2 Sarung
18. Lia/ Cahaya Khairani = 1 Mukena
19. Ibu Isti Darlinah (TImoho, Yogya) = 2 Mukena, 1 Al-Quran
20. Hamba Allah = 2 Sajadah; 1 Sarung
21. Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA Dahlan = 3 Mukena; 1
Sajadah
22. Donasi Kolektif Wiwit Wijayanti (UGM) = Rp. 35.000; 1 AlQuran; 7
Sajadah; 3 Mukena; 4 Sarung
23. Ny. Wahyudi (Makasar)= Rp. 100.000,-

*Total Donasi Per-8 September 2008, Jam 07.00*
1. Mukena = *17 Buah*
2. Al-Quran = *4 Buah*
3. Sarung = *10 Buah*
4. Sajadah = *14 Buah*
5. Al-Ma'surot = *3 Buah*
6. Uang = *535.000,- (Lima Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)*
*

13) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Surabaya per 9 September 2008:
- Donasi dari Ibu Yunira berupa baju stelan anak baru sebanyak 15 setel dan
jilbab anak dan dewasa sebanyak 15 buah
- Donasi dari B. Mira berupa 4 buah mukenah
- Donasi dari Bpk. Desinardi berupa 1 buah sarung (baru) dan 1 buah baju
koko (terpakai)
- Donasi dari Ibu Yayuk berupa 3 buah mukenah (terpakai)
- Donasi dari hamba Allah berupa 5 buah mukenah

14) Donasi dari Butik Dewi (ada di Mbak Retno) berupa 4 buah mukenah (baru)

15) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Ulujami, Kebayoran dan sekitarnya per 9
September 2008 berupa 2 buah sajadah dan 2 buah mukenah

Jumlah total sumbangan per 17 September 2008 yaitu: 160 sajadah, 39 buah Al
Qur'an, 136 buah mukenah, 37 sarung, 6 peci, 2 buah Yasin, 1 buah kerudung,
1 buah tafsir Al Qur'an, 3 buah Al Ma'tsurat, 15 setel baju anak, 15 jilbab
anak dan dewasa, 1 buah baju koko, 1 buah mukenah atasan, dan uang total Rp
19.583.000 ,- (Sembilan belas juta lima ratus delapan puluh tiga ribu
rupiah)
*

*******************************************
14.

{update 18/9/08} Daftar peserta ifthor jama'i

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Sep 17, 2008 11:34 pm (PDT)

Berikut daftar peserta Ifthor jama'i pada acara puncak Ahad, 21 Sep 2008
mendatang. Bagi sahabat-sahabat SK yang hendak datang, silakan menuliskan
namanya di bawah ini. Acara terbuka untuk seluruh sahabat SK di mana saja
berada dan tidak dipungut biaya.

1. Dani
2. Endah & Nibras
3. Galih
4. Retno
5. Catur (aku tulis dulu namanya ya Mbak Retno :-))
6. Lia
7. Bu Has
8. Aris (anak Bu Has)
9. Bu Bety (temennya Bu Has)
10. Anaknya Bu Bety (1)
11. Anaknya Bu Bety (2)
12. Anaknya Bu Bety (3)

13.Margo
14.Istri Margo
15.Yudhi
16.R Widiatma
17. Dyah Zakiati
18. Nia Robie'
19. Mbak Sya
20 Suami Mba Sya
21. Anak Mbak Sya
22. Mbak Indar
23. Suami Mbak Indar
24. Anak-anak Mbak Indar
25.
26.
27.
28.
29.
30.
15a.

[Undangan] Acara puncak 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla - Ifthor Jama

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Sep 17, 2008 11:35 pm (PDT)

Assalamu'alaikum wrwb

Sahabat-sahabat SK yang dirahmati Allah, tanpa terasa program bakti sosial
Ramadhan kita tahun ini yang bertajuk 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla
sebentar lagi akan mendekati puncaknya.

Sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus sebagai acara puncak dari rangkaian
kegiatan ini yang diadakan sejak awal Ramadhan, maka kami mengundang
sahabat-sahabat SK untuk menghadiri acara buka puasa bersama (ifthor jama'i)
dan santunan anak yatim dan anak jalanan yang insya Allah akan diadakan
pada:

Hari/tanggal : Ahad / 21 September 2008
Waktu : Pukul 15.30 - 19.00 WIB
Tempat : Panti Asuhan Annur Muhiyam
Jl. Bukit Duri Tanjakan Batu No.
9A
Tebet, Jakarta Selatan

Undangan ini terbuka bagi sahabat-sahabat SK di mana saja berada dan tidak
dipungut bayaran.

Untuk konfirmasi kehadiran sahabat pada acara ini, mohon menghubungi Galih
(087877328607), Retno (081210698852) atau Lia (08128146426) paling
lambat *Sabtu,
20 September 2008*.

Ditunggu ya kehadiran sahabat-sahabat semua. Mari kita berbagi cinta di
bulan yang penuh berkah ini.

Salam
Panitia Pusat 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla
Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: