Jumat, 19 September 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2260

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

Messages

1.

[CATCIL] Buya Hamka dan Poligami

Posted by: "Rumah Ilmu Indonesia" rumahilmubandung@gmail.com   rezaervani

Thu Sep 18, 2008 7:59 am (PDT)

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Bagaimana pandangan Ulama Besar Indonesia, Buya Hamka, tentang masalah
Poligami ?

Ikuti di :
http://rezaervani.wordpress.com/2008/09/18/buya-hamka-dan-poligami-bagia\
n-1-dari-3-tulisan/

<http://rezaervani.wordpress.com/2008/09/18/buya-hamka-dan-poligami-bagi\
an-1-dari-3-tulisan/
>

Semoga menambah pengetahuan kita di Ramadhan berkah ini

Salam,
Reza Ervani

2a.

Re: test

Posted by: "ugik madyo" ugikmadyo@gmail.com   ugikmadyo

Thu Sep 18, 2008 8:57 am (PDT)

Selamat bergabung Mbak Nana :)
semoga betah dimilist ini.
saya kebetulan dari Jatim juga, meski bukan dari Kediri.
Saya di Surabaya Mbak.
Kediri - Surabaya dekat kan?
Boleh saya minta contactnya, mohon japri saja ya Mbak.
Matur nuwun :)

Ugik Madyo
(salah satu) Moderator

2008/9/18 Nana Kristiana <993247@mli.panasonic.co.id>

> Dear all,
>
>
>
> Saya baru saja bergabung di milist ini…mohon dibantu yach…
>
> Btw..ada yg dr Kediri – Jatim ga? Yg masih skul or kul? Pls…japri ..ta
> tunggu…
>
>
>
> Cheers,
>
> nana
>
>
>
>
2b.

Tadarrus Puisi dari Kairo

Posted by: "leo_kelana00" leo_kelana00@yahoo.com   leo_kelana00

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)

Sajak di Malam Hari

Angin berjelaga
Gelas yang kosong
tiba-tiba terisi cinta.

Hati bicara pada batu dan debu.
Langit selamanya biru,
tapi getar kasih membuatnya kelabu.

Seperti ada kupu-kupu hinggap di mataku
Kupu-kupu ungu membawa nektar madu
Adakah sepi yang paling niscaya selain cinta?
Adakah gelisah yang paling misteri kecuali kasih?

Kita sama! Saling bertanya
pada kembang sepatu.
Kita sama! Saling bersembunyi
di sebalik sayap rahasia.

Kita; aku dan kamu-kah itu
yang membacakan sajak
pada sunyi di malam hari?
Kairo:2008

Lebih afdhal-nya klik saja :
http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/14/01071753/puisi-puisi.leo.kelana

3a.

rute menuju lokasi bukber puncak 1000c u 1000m

Posted by: "yan_ku" yayan_unj@yahoo.com   c_al_iyan

Thu Sep 18, 2008 2:58 pm (PDT)

Assalamu&#39;alaikum Wr Wb,
dear all,
alamatnya: jl. Bukit duri tanjakan batu

rute. Dari segala arah menuju
SMA 8 JAKTIM. Lgsg menuju tempat acara yg ada di depan sma 8 samping rel kereta api.

Atau dari sgla arah menuju terminal kp. Melayu, kmdan naik metromini 61 turun di SMA 8 Jalan ke lokasi di samping acara.

Regards,

__________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

3b.

rute menuju lokasi bukber puncak 1000c u 1000m

Posted by: "yan_ku" yayan_unj@yahoo.com   c_al_iyan

Thu Sep 18, 2008 2:59 pm (PDT)

Assalamu&#39;alaikum Wr Wb,
dear all,
alamatnya: jl. Bukit duri tanjakan batu

rute. Dari segala arah menuju
SMA 8 JAKTIM. Lgsg menuju tempat acara yg ada di depan sma 8 samping rel kereta api.

Atau dari sgla arah menuju terminal kp. Melayu, kmdan naik metromini 61 turun di SMA 8 Jalan ke lokasi di samping acara.

Regards,

__________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

4a.

Re: (syukur) MET BUAT NOVI KHANSA--MENULIS TENTANG BAPAK, YUK!

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Thu Sep 18, 2008 3:48 pm (PDT)


Makasi ya mba rini :)

:D

jadi ingat suster, hehehe

iya, nih

jadi diingatin lagi :D

BISAAAA

SEMANGAAAAAAAAAAAAAt :)

salam love juga :D

Novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Rini Agus Hadiyono"
<rinurbad@...> wrote:
>
> Dear Nopi,
> selamat ya. Meskipun baru finalis, berarti bobot tulisanmu cukup
> diperhitungkan.
> Ikut bangga. dan jaga kesehatan ya:)
>
> Ayo, Nopi bisa!
>
> love,
> Rinurbad
>

5a.

Re: (Inspirasi) Dari Dunia Fabel

Posted by: "rita.prames" rita.prames@yahoo.com   rita.prames

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)


Hehehe, kagak ade berase, Fabel? dah lewat kali? [:*]

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, teha <teha.sugiyo@...> wrote:
>
> Inspirasi
>
> DARI DUNIA FABEL
>
>

6.

(Mimbar ) Kita Perlu Siapkan Kader

Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com   marif_assalman

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)

Oleh : M. Arif As-Salman
 
Beberapa hari yang lalu, penulis melaksanakan shalat tarawih di mesjid Mahattah Gami`. Mesjid ini selalu ramai setiap malamnya, sehingga orang-orang harus shalat di luar mesjid karena ruangan mesjid yang terbatas. Walau dengan kondisi demikian, tidak menyurutkan langkah orang-orang untuk shalat di mesjid ini.
Diantara faktornya adalah, shalat di mesjid  Gami`, tidak seperti dibanyak mesjid lain. Di Gami, shalat tarawih lebih cepat, satu rakaat biasa dibaca satu halaman dengan bacaan yang cepat. Sedangkan dibanyak mesjid lainnya, shalat tarawih setiap malam mengkhatamkan satu juz Alquran. Hal lainnya yang penulis tangkap adalah, imam yang memimpin shalat tarawih memiliki suara yang bagus. Namanya Syamsul Fajri, ia berasal dari Kalimantan dan baru beberapa bulan di Mesir. Dan ia telah menyelesaikan hafalan Alquran ketika masih di Indonesia. Penulis biasa bertemu dengan Akhi ini ketika shalat 5 waktu di mesjid Rasul, di Suq Madrasah.
Namun pada malam itu, Akhi yang biasa menjadi imam tersebut belum kelihatan sampai dikumandangkannya iqamat shalat Isya. Dan akhirnya salah seorang dari jama`ah diminta untuk jadi Imam. Usai shalat isya, akhi ini belum juga kelihatan, penulis perhatikan beberapa orang mengarahkan pandangan kedepan, kesamping dan kebelakang, apakah imam yang ditunggu sudah datang. Berapa orang yang lain penulis perhatikan juga berniat untuk pulang kalau sampai  imam tidak datang. Perkiraan penulis, mereka betah shalat di Mesjid Gami`, disamping shalatnya cepat juga karena bacaan imamnya bagus.
Akhirnya Imam yang ditunggu muncul dan segera menuju kedepan, dan langsung memulai shalat.
Apa yang akan terjadi bila sekiranya imam yang ditunggu tidak datang pada malam itu karena satu halangan yang tidak bisa ia tinggalkan? Dan apa pula yang terjadi bila imam tidak datang berturut-turut selama beberapa hari ? Dan tidak ada yang menjadi penggantinya. Yang pasti shalat akan tetap dilaksanakan, tapi kita tidak tahu, apakah jumlah makmumnya akan bertambah atau berkurang, dan apakah makmumnya bisa merasakan kenyamanan dalam shalat dan kepuasan seperti halnya ketika merasakan shalat dibelakang imam yang suaranya sesuai dengan hati mereka.
Dari pengalaman ini, pelajaran yang ingin penulis petik adalah betapa kita sangat perlu mempersiapkan kader-kader yang akan menjadi pengganti dan penerus sebuah pekerjaan dan perjuangan kita. Sehingga ketika seseorang dari kita yang selama ini biasa tampil didepan sebagai pemimpin atau tokoh, namun ketika ia berhalangan, ada yang telah siap menggantikan dirinya. Atau ketika sang pemimpin atau tokoh tadi meninggal dunia, ada yang telah disiapkan untuk menggantikan dan melanjutkan kepemimpinannya.
Inilah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. Beliau telah mendidik para sahabat dalam keimanan dan amal soleh. Sehingga sepeninggal Rasulullah saw dakwah tidak berhenti, namun terus dilanjutkan oleh para sahabat dan seterusnya  generasi yang hidup setelah mereka. Dan karena itu jualah kita telah dapat merasakan dakwah islam saat ini.
Sebuah organisasi dan pergerakan walau besar sekalipun tidak akan bisa bertahan lama kalau tidak disiapkan kader-kader dan bibit unggul yang akan terus melanjutkan gerak laju organisasi dan pergerakan tersebut.
Pengkaderan merupakan agenda besar yang perlu menjadi perhatian seorang pemimpin bila ia tetap menginginkan sebuah organisasi atau pergerakan yang ia pimpin tetap eksis. Tanpa pengkaderan keberadaan sebuah organisasi atau pergerakan lambat laun akan mati.
Untuk terus berlanjutnya kehidupan manusia di muka bumi ini Allah swt telah mensyariatkan pernikahan, yang darinya lahirlah anak-anak, sehingga populasi manusia terus bertambah. Kalau dalam suatu tempat, manusia tidak menikah atau menikah tapi tidak ingin punya anak, lambat laun keberadaan mereka akan lenyap dari muka bumi.
Begitu juga dalam hal pemikiran, bila seseorang ingin ide-idenya tetap hidup, ia akan menyiapkan beberapa individu dan mendidik mereka untuk bisa melanjutkan dan mengembangkan buah pikirannya. Tidak hanya ide, organisasi, pergerakan saja, tapi seluruh  aspek kehidupan ini perlu pada bibit-bibit unggul yang akan meneruskan eksistensinya.
Agama dan dakwah islam akan terus ada, bila ada kader-kader yang akan melanjutkannya. Namun, bila mereka tidak ada, lambat laun agama dan dakwah akan hilang, sehingga manusia  pada akhirnya tidak lagi mengenal agama.
Bila dalam sebuah kampung ada 5 orang yang selalu konsisten menjaga shalat berjama`ah di mesjid, namun mereka tidak mengajak orang lain untuk mengikuti mereka, apa yang akan terjadi setelah beberapa tahun mendatang?
Mereka yang berlima ini tidak akan hidup selamanya, suatu saat akan meninggal. Dan bila semuanya telah meninggal, tidak ada lagi orang yang akan shalat dimesjid, dan pada akhirnya mesjid tersebut akan ditutup.
Tapi, bila mereka bergerak untuk mengajak orang lain agar mengikuti mereka, dengan kesungguhan mereka dan hidayah Allah, beberapa orang akan terbuka hatinya untuk mengikuti mereka, dan apabila orang berlima tadi meninggal, mereka telah menyiapkan generasi yang akan melanjutkan amal yang biasa mereka lakukan. Dan bila generasi tersebut juga melakukan seperti apa yang dilakukan oleh pendahulu mereka, maka dengan berjalannya waktu mesjid akan bertambah ramai. Walau mereka telah meninggal, tapi  amalan shalat berjama`ah tetap berjalan.
Apa yang penulis tuangkan disini, masih belum sepenuhnya mampu memaknai kata 'kader'  dan 'pengkaderan' itu sendiri. Dan ini disebabkan karena terbatasnya ilmu dan pengetahuan yang penulis miliki. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pembuka atau pengantar, pemancing ide-ide dan inspirasi bagi yang lain, sehingga diharapkan nantinya ada yang memberikan tambahan atau melanjutkan atau memberikan kritikan membangun bila ada hal-hal yang keliru dari tulisan ini. Wallahu A`lam
Semoga bermanfaat.
 
Wassalam
Cairo, 18  Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply.com

7.

(Mimbar) Pakaian dan Hati

Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com   marif_assalman

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)

Oleh : M. Arif As-Salman
 
            Orang-orang yang cinta akan kebersihan selalu menjaga kebersihan badan, pakaian dan lingkungan tempat tinggalnya. Hidup bersih akan berbuah pada keindahan dan kenyamanan. Setiap kali ia melihat debu atau kotoran yang menempel pada pakaiannya, dengan segera kotoran itu akan ia bersihkan. Apalagi bila ia suka memakai pakaian yang putih, ia akan selalu hati-hati dan tidak sembarangan meletakkan pakaian putih tersebut.
            Sebaliknya orang-orang yang tidak suka hidup bersih, kebersihan badan, pakaian dan tempat tinggalnya tidak menjadi perhatiannya. Baik karena jiwanya yang tidak terdidik hidup bersih atau ia malas untuk membersihkannya. Sehingga ketika ada debu atau kotoran yang menempel pada pakaian, tidak cepat ia bersihkan, bahkan ia biarkan begitu saja, dan pakaian tersebut tetap ia pakai. Dan setelah beberapa lama, ketika pakaian itu sudah terlihat begitu kotor, baru tergerak hatinya untuk membersihkannya.
            Debu atau kotoran yang telah lama lengket pada pakaian tentu tidak bisa sekali cuci akan bersih, apalagi bila kotoran itu sudah kuat melekat pada pakaian. Ianya perlu direndam agak beberapa lama, tidak cukup hanya dikucek dengan tangan tapi perlu pada bros pakaian, agar kotoran yang menempel  itu bisa dihilangkan.
            Tapi, kalau dibersihkan asal-asalan, kotoran akan tetap lengket dan lama kelamaan akan sulit dihilangkan.
            Begitulah kira-kira kondisi hati kita.
            Pakaian putih penulis umpamakan seperti sebuah hati, sedangkan debu dan kotoran adalah umpama dosa dan maksiat.
            Manusia tidak ada yang lepas dari salah dan dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang selalu bertobat, sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits.
            Orang-orang yang selalu menjaga kebersihan hatinya, ketika ia khilaf, salah, dan berbuat dosa, kemudian ia tersadar, ia akan cepat dan segera kembali pada Allah dengan memperbanyak istighfar, taubat dan berbuat amal kebaikan.  Sehingga dengan demikian kotoran dosa yang telah menempel di hatinya hilang dengan istighfar dan taubatnya tersebut.
            Sedangkan orang-orang yang lalai, cenderung menunda untuk membesihkan kotoran dosa yang menempel di hatinya. Ia tidak bersegera untuk kembali pada Allah. Lama kelamaan bintikan dosa dan maksiat semakin banyak menempel di dinding hatinya, sehingga tanpa ia sadari hatinya telah hitam oleh dosa dan maksiat.
            Dalam keadaan seperti ini seseorang perlu kesungguhan untuk membersihkan hatinya. Kalau ia membersihkan hatinya dengan asal-asalan hasilnya juga akan asal-asalan. 
            Kalau pertama kali terkena debu dan kotoran, ia cepat membersihkannya, maka cukup dengan air, debu atau kotoran tersebut akan bisa dihilangkan. Namun bila ia telah lama lengket dan sulit dihilangkan tentu perlu waktu, kesabaran, dan kesungguhan untuk membersihkannya.
            Pakaian yang kotor tersebut perlu pada ember  untuk merendamnya  dengan sabun dan air, kemudian dicuci dengan bros. Tidak hanya sekali cuci kotoran akan bisa hilang semuanya, tapi perlu dicuci berulang kali agar pakaian bersih seperti semula.
            Ember disini adalah sebuah tempat atau wadah yang penulis umpamakan dengan mesjid, majlis zikir, majlis iman dan ilmu. Sedangkan sabun di umpamakan dengan Alquran dan airnya adalah hadits-hadits Rasulullah. Sedangkan bros adalah umpama semangat dan kesungguhan tekad kita untuk membersihkan hati yang telah kotor.
            Artinya adalah, ketika hati kita telah begitu kotor karena dosa dan maksiat, maka upaya yang mesti kita lakukan agar ia kembali seperti semula adalah dengan selalu membawanya ke mesjid, majlis ilmu, majlis iman yang disana kita akan mendengarkan ayat-ayat Allah dilantunkan, hadits-hadits Rasulullah dibacakan  dan nasehat-nasehat kebaikan disampaikan. Dengan selalu konsisten menjaga amalan ini , insya Allah hati yang selama ini telah kotor karena debu-debu dosa dan kemaksiatan dapat kita bersihkan.
            Seperti halnya pakaian yang sudah sangat kotor yang dengan sekali cuci tidak akan bersih, begitu juga halnya dengan hati. Tidak bisa dengan hanya sekali datang, kita sudah berangan hati akan bersih seperti sedia kala. Tapi perlu waktu, perlu kesabaran, perlu kesungguhan dan perlu do`a yang tidak henti dipanjatkan pada Allah agar ia memudahkan langkah kita menuju penyucian hati.
Wallahu a`lam
Semoga bermanfaat dan dapat menjadi bahan renungan.
 
Wassalam
Cairo, 18 Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply.com

8.

(Mimbar) Ikan dan Hati

Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com   marif_assalman

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)

Oleh : M. Arif As-Salman
 
Pernahkah suatu kali Anda melihat ikan berada di atas tanah? Apakah yang terjadi pada dirinya saat itu? Kita akan mendapatkan ikan tersebut menggelapar-gelepar dan tidak bisa tenang. Bila keadaan itu  berlangsung dalam waktu yang lama, bisa dipastikan ikan tadi akan mati.
Dari ilustrasi diatas, pelajaran apa yang kira-kira bisa kita ambil?
Sesungguhnya ikan hanya akan bisa hidup bila ia berada dalam air. Ketika ia dikeluarkan dari komunitas hidupnya, ia tidak akan bisa  bertahan hidup secara normal dan bila itu berlangsung lama, ia akan mati. Dengan demikian, ikan diciptakan untuk hidup di air.
Begitulah penulis umpamakan kondisi hati manusia. Sesungguhnya Allah swt  menciptakan hati dan menjadikan sumber kehidupan dan ketenangannya adalah dengan mengenal Allah, mencintaiNya dan selalu ingat padaNya.  Dengan hal itu  hati akan bisa hidup  dan selalu bisa  merasakan nikmat-nikmat Allah. Dengan hidupnya hati, ia akan memberi cahaya pada jalan-jalan kehidupan  yang dilalui.
Namun bila hati diletakkan pada dunia, cinta padanya dan dunia mendapat tempat didalam hati, maka dipastikan hati tersebut tidak akan pernah bisa tenang dan tentram dalam arti yang sesungguhnya. Walaupun secara zahir nampak  ketenangan dan kebahagiaan, tapi ia hanya bersifat sementara bahkan kesenangan yang menipu.
Allah swt berfirman : Ketahuilah, bahwa dengan berdzikir kepada Allah , hati  menjadi tenang (Qs. Ar-Ra`du : 28)
Ayat diatas telah menjelaskan pada kita bahwa hanya dengan ingat pada Allah hati akan merasakan ketenangan, seperti halnya ikan akan bisa hidup tenang di dalam air. Ketika hati lalai dari mengingat Allah, ia akan selalu resah, gelisah, dan tidak pernah merasa tentram, seperti halnya juga bila ikan keluar dari komunitas hidupnya, ikan tersebut akan menggelepar-gelepar. Bila keadaan itu berlangsung lama, bisa dipastikan hati akan sakit dan pada akhirnya akan mati seperti matinya ikan.
Hati yang hidup akan bisa mengambil pelajaran dan menerima petunjuk, sebagaimana firman Allah swt  : Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan. Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup. (QS. Yasin : 69-70)
Dan firman Allah swt yang lain : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati (QS. Qaf : 37 )
Dalam sebuah haditsnya Rasulullah saw menyampaikan, " Perumpamaan  orang yang mengingat Tuhannya dan yang tidak mengingatNya adalah seperti orang yang hidup dan yang mati (HR. Bukhari ) dan Muslim meriwayatkan : "Perumpamaan rumah yang didalamnya disebutkan Allah dan yang tidak disebutkan Allah didalamnya adalah umpama orang yang hidup dan yang mati".
Di hadits lain Rasulullah saw menyebutkan, " Allah swt berfirman, "Aku bergantung pada prasangkaan hambaKu padaKu, dan Aku bersamanya apabila ia mengingatKu. Apabila ia mengingatKu dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diriKu, apabila ia mengingat( menyebut) Ku di kumpulan orang banyak, Aku akan  menyebutnya di kumpulan  yang lebih baik dari mereka " ( Muttafaq `Alaihi )
Hadits diatas juga menerangkan pada kita bahwa Allah swt selalu bersama hambaNya bila seorang hamba selalu ingat dan menyebut Allah swt.
Siapakah diantara kita yang tidak ingin memiliki hati yang hidup? Hati yang akan selalu menjadi pendorong untuk ketaatan dan amal kebaikan.
Namun kehidupan hati tidak akan bisa kita dapatkan kecuali bila ia kita isi dengan ma`rifatullah, yang dengannya ia akan bisa merasakan ketenangan. Hati  akan hidup bila ia selalu berada dalam samudera ilahi, hati akan hidup bila ia diisi dengan cinta pada Allah swt, dengan selalu menyebutNya dan merasakan kehadiranNya dimanapun kita berada.
 
Semoga bermanfaat dan menjadi renungan kita bersama.
Wassalam
Cairo,  18  Ramadhan  1429 H

9.

(Catatan Kaki) For Thanks

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)


…Lalu Kau sembulkan bulatan ribuan-jutaan kilowatt lampu
sorotalamMu, sepanjang masa timur-barat. Gugahkan hidup renikrenik
perkasa hingga raksasaraksasa digdaya.

Dan sesekali, sesaat setelah Kauhujan rintikbumikan jutaan ton gumpalan
es dari KetinggianMu. Kau goreskan kuas pada kavasbiru langitMu, dengan
gradasi dan kombinasi warnawarni pelangi, serasi.

SubhanAllah wal Hamdulillah, Anugerah terindah akan sunatullah KuasaMu.

…Pernahkah ada yang mengalami suatu kondisi dimana `tidak tahu
hendak berbuat apa' atau `sedih entah mengapa' atau mungkin
`tiba-tiba bahagia datang begitu saja'. Dan jika kita diberi
kesempatan untuk mengekspresikannya dengan hanya satu kata, pilihan
Anda?

Atau mungkin semisal dengan kondisi ketika kita mengguyur tubuh kita
dengan, `byurrr' satu gayung air setelah kita seharian menuras
keringat berolahraga, kemudian mandi. Atau tadi, pas adzan maghib
berkumandang, setalah seharian berpuasa kemudian seteguk air putih,
sebiji kurma melepas haus dahaga. Lalu, `Allahumma laka sumtu wa
bika amantu wa'ala rizkika aftortu birohmatika yaa arhamar
rohimiin'. Serasa lengkap sudah.

Ya, syukur adalah induk dari manapun segala pikiran positif berasal,
ketika kita bersyukur maka hilang sudah segala benih-benih pikiran
negatif.

Ada temen saya bilang, "syukur itu kayak nasi goreng. Ada yang biasa
saja, itu yang dikaretin satu. Ada yang spesial pake telor, nah yang ini
karetnya dua". Juga ada syukur basa-basi.

Tapi ada juga lho yang bergizi, lebih mak nyus lagi mendalam, kemudian
keluarlah tetes-tetes air mata. Bukan, bukan airmata tangis duka cita
dan penderitaan. Melainkan airmata sukacita dan kebahagiaan. Bukan
airmata kesengsaraan tapi karena `Anugerah terindah' sebagai
awal menuju hari baru, menuju episode baru, menuju hidup baru.

Bersyukur apakah perlu membandingkan?. Ketika seorang teman membeli
mobil baru, ketika seorang `musuh' naik pangkat, ketika seorang
teman membangun rumah baru, atau ketika seorang sahabat dengan atau
tanpa selamat satu per satu pergi dalam sekelebat. Masihkah kita bisa
bersyukur?

Atau kita baru bisa bersyukur ketika melihat oranglain lebih menderita
dari kita? Bukankah itu sama artinya bersyukur diatas penderitaan
sesamanya?

Iri, dengki, dendam, kebosanan, ketakutan, dll adalah simbol-simbol
penderitaan.

Bukankah bohlam tidak memiliki fungsi sebagaimana maksud penciptaannya
jika tidak tersambung pada sumber listrik? Sekian luas samudra,
bagaimana ia menjadi asin dengan sendirinya? Maa Kholaqta Hadza Bathila,
Tiada yang sia-sia pada ciptaanNya.

Atau ketika kita mencoba me-list satu per satu harta benda yang kita
miliki, HP, kendaraan, pakaian, perhiasan. Itukah yang dul pernah kita
impi-impikan, yang kita kejar-kejar? Dan sekarang semua ada dalam
genggaman, bukan?

Saatnya melihat `diri dari luar `diri'. Keluar angkasa, dan
kita bisa melihat kita dari sana. Inilah saat yang tepat untuk memaknai
bersyukur. ` Bersyukur kepadaNya, Semoga Allah menambah nikmat
kita'. Aamiin.

Dengan nikmat bersahabat, dan rasa terima kasih dan syukur saya haturkan
Terima kasihku kepada semua. ^_^

Salam

Arief

10.

(Mimbar ) Tanah dan Hati

Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com   marif_assalman

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)

Oleh : M. Arif As-Salman
 
Bila suatu ketika hujan turun mengguyuri bumi, kita lihat di sebagian tempat air hujan tersebut tergenang di atas tanah. Dan sebagian yang lain air hujan  menyusup masuk kedalam tanah. Air yang tergenang diatas tanah tersebut, setelah beberapa lama akhirnya mengering oleh panasnya matahari. Adapun tanah yang menyerap air, menjadi semakin subur, lembut dan tumbuh darinya berbagai jenis tumbuhan dan tanaman.
Tanah yang keras seperti batu, tidak akan bisa menyerap air, karena ia tidak memiliki celah-celah yang bisa dimasuki air. Sedangkan tanah yang gembur dapat dengan mudah menyerap air. Dan diantara tanah yang gembur, ada yang bisa menumbuhkan tumbuhan dan berbagai jenis tanaman. Dan ada yang hanya bisa  menahan air, tapi tidak menumbuhkan tanaman.
Tanah disini penulis ibaratkan seperti hati, sedangkan air hujan umpama petunjuk dan kebenaran.
Hati yang lunak dan lembut akan merasa mudah menerima petunjuk dan kebenaran. Ia akan terbuka dan berlapang menerima nasehat dan kebaikan. Dalam hati ini bibit kebaikan memang telah ada dan selalu dirawat oleh pemiliknya. Sehingga petunjuk dan kebenaran mendapat celah untuk masuk kedalam hati, dan  menerangi jalan-jalannya serta semakin  memberi kesuburan baginya.
Sedangkan hati yang keras bagai batu, sangat sulit dan tidak bisa menerima petunjuk dan kebenaran. Hati jenis ini telah dikuasai oleh kesombongan dan keangkuhan. Ia menolak kebenaran dan suka merendahkan manusia.  Sehingga berapapun petunjuk yang datang kepadanya, tidak akan bermanfaat, pintu hatinya telah tertutup oleh kesombongannya sendiri.
Dalam Alquran Allah  swt telah menyebutkan : "Sesungguhnya orang-orang kafir sama saja bagi mereka kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup dan bagi mereka siksa yang amat berat." ( Al-Baqarah : 6 - 7   )
Dalam kehidupan yang kita jalani, sebagian orang ketika datang padanya kebenaran, ia dengan angkuhnya menolak dan berkata, "Saya adalah paling benar, pendapat anda salah", dan hal seperti ini sering kali kita temukan dalam kehidupan.
Sehingga berbicara pada orang seperti ini, tidak akan ada gunanya, karena ia sendiri yang telah menutup pintu hatinya untuk menerima tamu kebenaran.
Kembali pada kita, bagaimanakah respon hati kita ketika datang padanya tamu kebenaran? Apakah kita menerima dengan ramah tamu tersebut? Ataukah kita menerimanya setengah-setengah? Ataukah kita mengusirnya?
Dalam hal ini setiap kita dituntut untuk jujur menjawabnya. Sudah berapa kalikah panggilan kebenaran yang datang menyeru kita? Dan apakah kita bersegera menyahut panggilan tersebut ?
Sungguh sangat disayangkan sikap orang-orang yang selalu menolak kebenaran, karena penolakan mereka, sesungguhnya akan menghantarkan diri mereka  pada kebinasaan dan kehancuran di dunia dan akhirat.
Sebelum hati kita menjadi keras seperti batu, dari awal kita harus selalu merawatnya, menjaga kesuburannya, dengan membiasakan mendengarkan Alquran dan  mentadabburinya, membaca sirah Rasulullah, para sahabat dan orang-orang saleh, dengan selalu bergaul dengan orang-orang saleh yang setiap kata-kata mereka  mengandung nilai manfaat dan kebaikan.
Karena bila hati telah keras, bagaimanakah cahaya petunjuk akan masuk? Bagaimakah guyuran hujan kebenaran akan dapat diserap dan dipahami? Dan sebelum itu terjadi, sebelum Allah menutup hati kita, mari kita hilangkan prilaku sombong yang karenanya iblis yang terkutuk terbuang dari rahmat Allah, kita tolak segala perintah  nafsu dan ajakan setan.
Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan kita.
 
Cairo, 18  Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply.com

11.

are you still complaining?

Posted by: "ayulia rahmi dewi" suka2_iu@yahoo.co.id   suka2_iu

Thu Sep 18, 2008 5:07 pm (PDT)



If you think you are unhappy, look at them

if you think your salary is low, how about her?

when you feel like giving up, think of this man

if you think you suffer in life, do you suffer as much as he does?

if you complain about your transport system, how about them?

Enjoy life how it is and as it comes
Things are worse for others and is a lot better for us J

There are many things in your life that will catch your eye
but only a few will catch your heart....pursue those...



__________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
12.

LOMBA MENULIS CERPEN BERLATAR JAKARTA

Posted by: "Ummu Alif" ummu_alif@yahoo.com   ummu_alif

Thu Sep 18, 2008 6:19 pm (PDT)

JAKARTA INTERNATIONAL LITERARY FESTIVAL (JILFest) 2008
(FESTIVAL SASTRA JAKARTA)

LOMBA MENULIS CERPEN BERLATAR JAKARTA

Kerja Sama:
Komunitas Sastra Indonesia (KSI)
Komunitas Cerpen Indonesia (KCI)
Dinas Kebudayaan dan Permuseuman
Provinsi DKI Jakarta

Dasar Pemikiran
Jakarta
sebagai ibukota negara, pusat pemerintahan, kota internasional, dan
berbagai predikat lainnya –yang melekat pada reputasi dan nama baik
Jakarta yang merepresentasikan citra Indonesia— memiliki arti penting
tidak hanya bagi warga Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia, tetapi
juga bagi masyarakat dunia. Artinya, posisi Jakarta sangat strategis
bagi usaha mengangkat keharuman Indonesia serta menjalin kerja sama
budaya untuk memperkenalkan Indonesia ke pentas dunia.
Dalam
khazanah kesusastraan Indonesia, Jakarta dengan berbagai kekayaan
kebudayaannya, keberagaman masyarakatnya, percepatan pembangunannya,
dan latar geografik dan latar alamnya yang memancarkan perpaduan
modernisme dan eksotisme, telah sejak lama menjadi lahan garapan para
sastrawan Indonesia, bahkan juga sastrawan dari mancanegara. Kini,
selepas memasuki alaf baru dan zaman ingar-bingar reformasi, sejauh
manakah Jakarta masih memancarkan pesonanya, auranya yang menyebarkan
daya tarik, dan semangat yang merepresentasikan keindonesiaan.
Dalam
kaitan itulah, lomba penulisan cerita pendek berlatar atau bertema
tentang Jakarta, akan menawarkan catatan estetik yang khas, sekaligus
juga universal dalam sebuah kemasan karya sastra. Maka, karya itu hadir
sebagai totalitas kreativitas pengarang. Tanpa itu, latar atau tema
Jakarta hanya akan menjadi sesuatu yang artifisial, tempelan, dan tidak
menyodorkan ruh Jakarta sebagai representasi keindonesiaan.

Tema
Cinta, kemanusiaan, dan persahabatan.

Deskripsi Latar
Mampu
menggambarkan Jakarta sebagai pintu masuk memahami kekayaan budaya dan
masyarakat Indonesia dalam menerima dan berhadapan dengan urbanisasi,
kosmopolitanisasi dan globalisasi peradaban dunia.

Tujuan Kegiatan
1.
Mengenalkan lebih dekat Jakarta sebagai kota budaya dan wisata dengan
berbagai kekayaan hasil peninggalan sejarah dan cipta budayanya kepada
masyarakat dunia.
2. Mempromosikan Jakarta sebagai daerah tujuan
wisata dan tempat yang menarik untuk latar penulisan karya-karya sastra
dan produksi karya seni lainnya.

Ketentuan Umum
1. Lomba ini terbuka bagi warga dunia (warga Indonesia dan warga asing)
2. Biodata dan alamat lengkap (termasuk nomor telepon, ponsel, dan e-mail) disertakan di luar naskah lomba.
3. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah lomba.
4. Naskah lomba belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
5. Naskah lomba ditulis dalam bahasa Indonesia dan merupakan karya asli.
6.
Naskah lomba dikirim kepada Panitia sebanyak 5 (lima) kopi, disertai CD
atau flash disk berisi file naskah, selambat-lambatnya tanggal 10
November 2008 (stempel pos).
7. Di sebelah kiri amplop hendaknya ditulis "Lomba Menulis Cerpen JILFets 2008".
8. Naskah lomba dialamatkan kepada:

Sekretariat Panitia Lomba Menulis Cerpen
Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008
Gedung Nyi Ageng Serang Lantai 6
Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Indonesia.

Ketentuan Khusus
1. Penjabaran tema dalam cerita dan penggambaran latarnya tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
2.
Panjang karangan antara 8.000-15.000 karakter (with space), atau 4-8
halaman ketik 1,5 spasi, kertas ukuran A4 dengan huruf standar (Times
New Roman, 12).
3. Peserta lomba adalah perseorangan, bukan kelompok.
4.
Merupakan karya asli, bukan terjemahan ataupun saduran. Penjiplakan
atas karya orang lain dalam bentuk apa pun, tidak dibenarkan, dan
panitia berhak membatalkan keikutsertaannya dalam lomba ini.
5. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak diadakan surat-menyurat.

Ketentuan Lain
1. Pengumuman Lomba dan penyerahan hadiah akan diselenggarakan pada acara khusus dalam rangkaian JILFest 2008.
2. Juara 1—3 akan diundang untuk mengikuti JILFest 2008 di Jakarta.
3. Hak Cipta ada pada pengarang.
4.
Sebanyak 20 cerpen pilihan berikut karya para pemenang akan diterbitkan
dalam bentuk buku, dan diupayakan akan diluncurkan serta didiskusikan
dalam JILFest 2008 di Jakarta.
5. Panitia berhak mengedit kesalahan pengetikan dalam cerpen.

Hadiah dan Honorarium
Juara 1 Rp 5.000.000,00
Juara 2 Rp 4.000.000,00
Juara 3 Rp 3.000.000,00
Juara Harapan 1 Rp 2.500.000,00
Juara Harapan 2 Rp 2.000.000,00
Juara Harapan 3 Rp 1.500.000,00
Penghargaan untuk 20 cerpen pilihan berupa honor yang layak bagi penulisnya.

Keterangan Lain:
Juara
1—3 akan diundang ke Jakarta atas biaya Panitia (tiket, akomodasi, dan
konsumsi). Keterangan lengkap tentang lomba ini dapat dilihat pada
laman (web site) www.jilfest.com.

Jakarta, 5 September 2008

PANITIA PELAKSANA
JILFest 2008

13.

(Buku Baru) LASKAR SYUHADA

Posted by: "WORD SMART CENTER" wordsmartcenter@yahoo.com   wordsmartcenter

Thu Sep 18, 2008 6:19 pm (PDT)


Judul : Laskar Syuhada, 10 Kisah Peminang Bidadari
Penulis : Saiful Bahri, Indra, Udo Yamin Majdi, dkk.
Penyunting : Azzura Dayana
Penerbit : Lingkar Pena Publishing House
Kategori : Non-fiksi remaja
Jumlah halaman : 198 hal.
ISBN : 979-1367-62- 0

Ke mana menelusuri semangat juang yang tercabut dari dada umat?

Sejumlah penulis muda dari Cairo berusaha menjawab pertanyaan itu dengan menyusuri kisah para kesatria Islam pilihan. Sebuah upaya yang seperti menguak kembali kejayaan sekaligus kepedihan sejarah Islam di masa lalu. Risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. ini telah melahirkan pejuang-pejuang tangguh yang menegakkan Islam dengan pemikiran, harta, tenaga, hingga pengorbanan nyawa. Mereka yang dengan tulus menjadikan Allah sebagai satu-satunya pilihan hidup.

Buku ini mengungkapkan catatan kepahlawanan sepuluh syuhada mulai dari Hamzah bin Abdul Muthalib, Sang Singa dari Bani Hasyim yang menjemput syahid di Perang Uhud; Imam Husein bin Ali, cucu pemberani Rasulullah Saw. yang menyandang gelar Sayyidus Syuhada; Sayyid Quthb, pejuang pena dari Mesir yang mendapat syahidnya di tiang gantungan; Yahya Ayyash, Rubah Gurun yang menggelar aksi-aksi bom syahid; Syaikh Ahmad Yasin, sang lumpuh dan ringkih namun pemimpin HAMAS yang tangguh; hingga Imam Hasan al-Banna, sang pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin yang ketika telah syahid pun makamnya dijaga ketat berminggu-minggu oleh para musuh yang masih takut kepadanya!

Masih banyak kisah-kisah lain. Dituturkan dengan gaya bahasa yang mengalir, kuat berhikmah dan tentu saja; membangkitkan kembali semangat juang!

Segera dapatkan di toko buku terdekat!

=======================================

WORD SMART CENTER adalah sebuah komunitas --online dan offline-- tempat belajar mengasah kecerdasan berbahasa (berbicara, mendengar, membaca, dan menulis) dan bercita-cita membangun bangsa lewat pelatihan/sekolah menulis, literary agency, penerbitan, distributor, toko buku, dan taman baca.

Bagi siapa saja berminat belajar mengasah kecerdasan berbahasa dan menjadi bagian dari pecinta buku, silahkan bergabung di milis wordsmartcenter@yahoogroups.com

14.

"Kenapa Saya Tidak Boleh Bertanya tentang Cara Menerbitkan Buku?"

Posted by: "Jonru" jonrusaja@gmail.com   j0nru

Thu Sep 18, 2008 6:48 pm (PDT)

Assallamualaikum,

"Kenapa saya tidak boleh bertanya tentang cara menerbitkan buku?"
Demikian protes seorang pembaca kemarin, setelah membaca email yang
saya kirim ke berbagai milis.

"Apa hak Anda melarang saya? Apakah Anda polisi? Atau politisi? Enak
saja melarang-larang orang!"

"Saya kan memang benar-benar ingin tahu bagaimana cara menerbitkan
buku. Saya sudah punya naskah yang siap untuk diterbitkan. Tapi selama
ini saya masih bingung, belum tahu harus diapakan semua naskah itu.
Bagaimana caranya agar naskah-naskah saya tersebut bisa terbit menjadi
buku? Apakah saya tidak boleh bertanya seperti ini?"

Hm... sabar dong.. sabar...
Larangan itu kan berlaku setelah lebaran, tepatnya setelah bulan Oktober 2008.

Jadi kalau sekarang Anda bertanya-tanya, masih boleh kok.

"Lalu kenapa larangan itu hanya berlaku setelah lebaran atau Oktober
2008? Ada kejadian apakah gerangan?"

Hm... tunggu saja tanggal mainnya!

NB: Memang sudah banyak orang yang sudah berhasil menerbitkan buku.
Tapi tahukah Anda? Masih banyak jutaan orang lainnya yang belum tahu
bagaimana cara menerbitkan buku. Ini fakta, bukan karangan saya
semata!

--
Thanks dan wassalam

Jonru
Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis.com
http://www.penulislepas.com/v2
http://www.belajarmenulis.com/
Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
YM: jonrusaja

Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
=====>>> http://www.SekolahMenulisOnline.com

Mau menerbitkan buku tapi belum tahu caranya?
http://www.naskahoke.com/e-mbig :)

Peluang Bisnis untuk Penulis?
===>>> http://bisnis.penulislepas.com/

Personal blog:
http://www.jonru.net
http://jonru.multiply.com

15.

(Teka) Back to Nature

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Thu Sep 18, 2008 6:49 pm (PDT)

Back to Nature
Penulis:
Sismanto

"Back to Nature" adalah istilah yang sering kami gunakan untuk
menjalani rutinitas kerja di Sangatta setalah melepas penat dari
istirahat sejenak "cuti". Maklum saja, saya harus meghitung
waktu cuti agar dapat tergunakan dengan optimal. Dalam satu tahun, cuti
disesuaikan dengan kalender pendidikan yaitu pada saat libur sekolah dan
dapat diambil 3 (tiga) kali dalam 1 tahun. Jumlah hari cuti 29 hari
takwim dalam satu tahun, kurang dari satu tahun dihitung prorata.

Biasanya pengambilan waktu cuti itu adalah pada bulan Juli manakala anak
didik liburan akhir tahun pelajaran setelah menjalani rutinitas kegiatan
belajar mengajar (KBM) selama satu tahun, bulan Desember – Januari
yang jatuh pada liburan semester, dan liburan hari raya. Momen-momen
inilah yang bisa saya ambil untuk cuti.

Agar saya dapat mengambil liburan hari raya nanti, pada liburan sesuai
kalender pendidikan ini saya hanya mengambil jatah cuti 17 hari dari 19
hari dari prorata semenjak saya bekerja di sekolah ini. Agaknya prediksi
saya salah atas penafsiran secara maksimal di sisa 12 hari dari 29 hari
yang diberikan. Walhasil, hari raya ini saya harus merayakannya di
negeri orang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu berkumpul
dengan keluarga besar di tanah kelahiran, Pati Jawa Tengah.
Yang membuat saya agak lega, saya tetap bisa mengambil cuti hari raya
meskipun hanya tiga hari, yakni tanggal 29-30 September, dan tanggal 3
Oktober 2008. praktis hanya tiga hari saya mengambil jatah cuti. Apakah
saya hanya berlibur tiga hari itu saya pada hari raya. Ternyata tidak.

Strategi pengambilan cuti ini sedikit menguntungkan saya. Mengingat
tanggal 1 dan 2 Oktober libur nasional dan hanya bekerja lima kerja.
Maka saya mendapatkan cuti yang lumayan juga di hari raya ini terhitung
mulai tanggal 27 September 2008 sampai dengan 5 Oktober 2008. lumayan
bukan untuk ukuran guru yang susah mendapatkan cuti?
Beberapa perbekalan sudah saya siapkan sebelumnya, mulai dari bahan
bacaan sampai perbekalan pakaian. Maklum saja, pakaian dan buku-buku di
sana agak mahal. Pukul 04.30 WIB tanggal 09 Juli 2008 saya dijemput
travel di Malang menuju bandara Djuanda sebelum bertolak ke Sepinggan -
Balikpapan. Namun, perjalanan kali ini agak beda dengan biasanya yang
langsung menuju sepinggan. Beberapa hari yang lalu pihak penerbangan
memberikan tawaran kepada saya dua jadwal penerbangan pada jam 09.10 dan
14.20. saya mengambil yang 09.10 meskipun transit terlebih dahulu di
bandara Syamsudin Noer Banjarmasin. Karena pukul 15.00 waktu setempat
saya harus melanjutkan penerbangan ke Sangatta, takut terlambat dan
tertinggal seperti di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Perkiraan saya meleset dengan mengambil jadwal penerbangan pukul 09.10,
secara perjalanan mengalami delay sekitar satu jam dikarenakan cuaca di
bandara syamudin Noer tidak memungkinkan, praktis saya sampai di
Sepinggan pukul 15.00 yang berarti jadwal penerbangan ke Sangatta dengan
menggunakan pesawat Cassa milik perusahaan akan segera berangkat.
Secepat kilat saya berlari menuju registrasi Cassa di Sepinggan, lima
menit lagi pesawat akan berangkat. "Alhamdulillah", saya tidak
terlambat. Berarti alternatif perjalanan darat yang ditempuh selama
delapan jam tidak jadi dan kembali ke jadwaal semula saya mengikuti
penerbangan Cassa.

Sepanjang menunggu Cassa berangkat saya menghubungi Bapak Warso, Driver
yayasan yang bertugas menjemput saya di Bandara Tanjung Bara bahwa hari
itu saya akan kembali ke Sangatta. "Sangatta I come back" Di
sanalah saya akan memulai rutinitas kerja sehari-hari mulai dari
mempersiapkan diri sebagai guru, persiapan administrasi pembelajaran,
persiapan menyambut kedatangan anak didik saya, mendidik sekaligus
mengajar anak didik, dan mengembalikannya ke orang tua. "Anak-anak,
ayo kita mulai dari awal lagi"

Salam,
"Jadilah guru diri sendiri, sebelum menjadi guru orang lain"
http://mkpd.wordpress.com
http://sismanto.com

16a.

[catcil] Menghargai Diri Sendiri

Posted by: "novi khansa'" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Thu Sep 18, 2008 8:15 pm (PDT)

Alhamdulillah, akhirnya dikasih ujian sakit... Alhamdulillah, bisa
merasakan sakit, agar mampu terus bersyukur dan menghargai pentingnya
kesehatan...

Alhamdulillah...

Dimulai dari awal Ramadhan,
aku tak menggubris sakit kepala yang aku rasakan, hingga kemudian
sembuh dengan sendirinya, sembuh dengan asal minum obat, ataupun dengan
lebih lama mengambil jatah tidur.

Tidak menyadari kalau sakit
kepala ini harus diperiksa. Hanya terpikir, oh mungkin saja karena
tekanan darahku rendah, atau mungkin bawaan karena tak lama kemudian
datang bulan. Wajarlah sakit kepala.

Hingga, pada jumat itu
aku sengaja menginap di rumah teman, dan lagi-lagi sakit kepala
menyerang. Hanya mengistirahatkan saja dan beraktivitas seperti sedia
kala, dua hari kemudian. Tidak terlalu ada keluhan hingga, ahad lalu,
aku mulai merasakan kejanggalan, ada apa dengan kepala ini, ada apa
dengan gigi ini dan sukses menangis-nangis di malam senin karena sakit
kepala tak tertahankan.

Aku pikir aku masih tidak apa-apa dan
hanya butuh istirahat, sampai aku putuskan untuk ke klinik. Aku sempat
kaget, ketika pak dokter mengaitkan dengan tipes... nah lho... Saat
itu, berjalan saja aku harus pelan-palan, menengok rasanya sakit.
Akhirnya, siang itu aku pun berbuka. Meminum obat dari dokter dan
berusaha menyelesaikan pekerjaan yang ternyata lagi-lagi membuat kepala
aku makin sakit.

Akhirnya, kakak memutuskan untuk memboyong aku dan membiarkan
rumah sementara kosong, Membawa laptop yang rencananya dipakai untuk
bekerja. Tapi, baru menyala sebentar, aku malah ambruk melulu. Jalan
kudu pelan-pelan, serangan sakit kepala di mana-mana hingga akhirnya
diputuskan untuk cek darah dan periksa ke dokter. Hasilnya positif
tipes.... Hmmm....

Ada banyak pesan dari teman-teman via sms
untuk bed rest, ikhlas, sabar, dan lain sebagainya, sementara kepala
kian sakit dan kalaupun tidur terpikir berbagai hal dari A - Z.

Maafin aku, yaaaaaaaaaa
makasi udah didoain

Aku memang harus lebih menghargai diri...
tidur cukup, makan cukup, lebih gapapa ya :D, ga di depan kompi mulu, dan yang pastinya manage manage manage....

*ih, waktu itu diambil darahnya banyak banget

novi_khansa'kreatif
~Graphic Design 4 Publishing~
YM : novi_ningsih
http://akunovi.multiply.com
http://novikhansa.rezaervani.com/

16b.

Re: [catcil] Menghargai Diri Sendiri

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Thu Sep 18, 2008 8:47 pm (PDT)

Mbak Novi, syafakillah...
Ya benar, kita memang harus belajar menghargai diri sendiri...

Alhamdulillah aku juga dikasih ujian sakit. Batuk, pilek, demam, mungkin
karena beberapa hari terakhir aku bolak-balik ke RS sampai malam, jadi
kurang istirahat.

Mbak Retno juga sakit hari ini. Mungkin kecapean juga. Mohon doanya dari
teman-teman juga...

Salam
Lia

2008/9/19 novi khansa' <novi_ningsih@yahoo.com>

> Alhamdulillah, akhirnya dikasih ujian sakit... Alhamdulillah, bisa
> merasakan sakit, agar mampu terus bersyukur dan menghargai pentingnya
> kesehatan...
>
> Alhamdulillah...
>
> Dimulai dari awal Ramadhan, aku tak menggubris sakit kepala yang aku
> rasakan, hingga kemudian sembuh dengan sendirinya, sembuh dengan asal minum
> obat, ataupun dengan lebih lama mengambil jatah tidur.
>
> Tidak menyadari kalau sakit kepala ini harus diperiksa. Hanya terpikir, oh
> mungkin saja karena tekanan darahku rendah, atau mungkin bawaan karena tak
> lama kemudian datang bulan. Wajarlah sakit kepala.
>
> Hingga, pada jumat itu aku sengaja menginap di rumah teman, dan lagi-lagi
> sakit kepala menyerang. Hanya mengistirahatkan saja dan beraktivitas seperti
> sedia kala, dua hari kemudian. Tidak terlalu ada keluhan hingga, ahad lalu,
> aku mulai merasakan kejanggalan, ada apa dengan kepala ini, ada apa dengan
> gigi ini dan sukses menangis-nangis di malam senin karena sakit kepala tak
> tertahankan.
>
> Aku pikir aku masih tidak apa-apa dan hanya butuh istirahat, sampai aku
> putuskan untuk ke klinik. Aku sempat kaget, ketika pak dokter mengaitkan
> dengan tipes... nah lho... Saat itu, berjalan saja aku harus pelan-palan,
> menengok rasanya sakit. Akhirnya, siang itu aku pun berbuka. Meminum obat
> dari dokter dan berusaha menyelesaikan pekerjaan yang ternyata lagi-lagi
> membuat kepala aku makin sakit.
>
> Akhirnya, kakak memutuskan untuk memboyong aku dan membiarkan rumah
> sementara kosong, Membawa laptop yang rencananya dipakai untuk bekerja.
> Tapi, baru menyala sebentar, aku malah ambruk melulu. Jalan kudu
> pelan-pelan, serangan sakit kepala di mana-mana hingga akhirnya diputuskan
> untuk cek darah dan periksa ke dokter. Hasilnya positif tipes.... Hmmm....
>
> Ada banyak pesan dari teman-teman via sms untuk bed rest, ikhlas, sabar,
> dan lain sebagainya, sementara kepala kian sakit dan kalaupun tidur terpikir
> berbagai hal dari A - Z.
>
> Maafin aku, yaaaaaaaaaa
> makasi udah didoain
>
> Aku memang harus lebih menghargai diri...
> tidur cukup, makan cukup, lebih gapapa ya :D, ga di depan kompi mulu, dan
> yang pastinya manage manage manage....
>
>
> *ih, waktu itu diambil darahnya banyak banget
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> novi_khansa'kreatif
> ~Graphic Design 4 Publishing~
> YM : novi_ningsih
> http://akunovi.multiply.com
> http://novikhansa.rezaervani.com/
>
>
>
>
16c.

Re: [catcil] Menghargai Diri Sendiri

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Thu Sep 18, 2008 8:57 pm (PDT)

syafakillah mbak lia :)

semoga diberi kesembuhan juga untuk bundanya mbak lia

untuk retno juga :)

iya, neh
kudu pinter jaga diri

Alhamdulillah, udah mendingan, udah coba puasa lagi :)

makasi ya mbak lia:)

salam

Novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Lia Octavia"
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Mbak Novi, syafakillah...
> Ya benar, kita memang harus belajar menghargai diri sendiri...
>
> Alhamdulillah aku juga dikasih ujian sakit. Batuk, pilek, demam, mungkin
> karena beberapa hari terakhir aku bolak-balik ke RS sampai malam, jadi
> kurang istirahat.
>
> Mbak Retno juga sakit hari ini. Mungkin kecapean juga. Mohon doanya dari
> teman-teman juga...
>
> Salam
> Lia
>
> 2008/9/19 novi khansa' <novi_ningsih@...>
>
> > Alhamdulillah, akhirnya dikasih ujian sakit... Alhamdulillah, bisa
> > merasakan sakit, agar mampu terus bersyukur dan menghargai pentingnya
> > kesehatan...
> >
> > Alhamdulillah...
> >
> > Dimulai dari awal Ramadhan, aku tak menggubris sakit kepala yang aku
> > rasakan, hingga kemudian sembuh dengan sendirinya, sembuh dengan
asal minum
> > obat, ataupun dengan lebih lama mengambil jatah tidur.
> >
> > Tidak menyadari kalau sakit kepala ini harus diperiksa. Hanya
terpikir, oh
> > mungkin saja karena tekanan darahku rendah, atau mungkin bawaan
karena tak
> > lama kemudian datang bulan. Wajarlah sakit kepala.
> >
> > Hingga, pada jumat itu aku sengaja menginap di rumah teman, dan
lagi-lagi
> > sakit kepala menyerang. Hanya mengistirahatkan saja dan
beraktivitas seperti
> > sedia kala, dua hari kemudian. Tidak terlalu ada keluhan hingga,
ahad lalu,
> > aku mulai merasakan kejanggalan, ada apa dengan kepala ini, ada
apa dengan
> > gigi ini dan sukses menangis-nangis di malam senin karena sakit
kepala tak
> > tertahankan.
> >
> > Aku pikir aku masih tidak apa-apa dan hanya butuh istirahat,
sampai aku
> > putuskan untuk ke klinik. Aku sempat kaget, ketika pak dokter
mengaitkan
> > dengan tipes... nah lho... Saat itu, berjalan saja aku harus
pelan-palan,
> > menengok rasanya sakit. Akhirnya, siang itu aku pun berbuka.
Meminum obat
> > dari dokter dan berusaha menyelesaikan pekerjaan yang ternyata
lagi-lagi
> > membuat kepala aku makin sakit.
> >
> > Akhirnya, kakak memutuskan untuk memboyong aku dan membiarkan rumah
> > sementara kosong, Membawa laptop yang rencananya dipakai untuk
bekerja.
> > Tapi, baru menyala sebentar, aku malah ambruk melulu. Jalan kudu
> > pelan-pelan, serangan sakit kepala di mana-mana hingga akhirnya
diputuskan
> > untuk cek darah dan periksa ke dokter. Hasilnya positif tipes....
Hmmm....
> >
> > Ada banyak pesan dari teman-teman via sms untuk bed rest, ikhlas,
sabar,
> > dan lain sebagainya, sementara kepala kian sakit dan kalaupun
tidur terpikir
> > berbagai hal dari A - Z.
> >
> > Maafin aku, yaaaaaaaaaa
> > makasi udah didoain
> >
> > Aku memang harus lebih menghargai diri...
> > tidur cukup, makan cukup, lebih gapapa ya :D, ga di depan kompi
mulu, dan
> > yang pastinya manage manage manage....
> >
> >
> > *ih, waktu itu diambil darahnya banyak banget
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > novi_khansa'kreatif
> > ~Graphic Design 4 Publishing~
> > YM : novi_ningsih
> > http://akunovi.multiply.com
> > http://novikhansa.rezaervani.com/
> >
> >
> >
> >
>

16d.

Re: [catcil] Menghargai Diri Sendiri

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Thu Sep 18, 2008 9:12 pm (PDT)

amiin...makasih banyak, Mbak Novi sayang... :-)
luv u much, sist!

iya insya Allah aku juga masih shaum, mbak...
semoga kita semua lulus :-)

salam
Lia

2008/9/19 novi_ningsih <novi_ningsih@yahoo.com>

> syafakillah mbak lia :)
>
> semoga diberi kesembuhan juga untuk bundanya mbak lia
>
> untuk retno juga :)
>
> iya, neh
> kudu pinter jaga diri
>
> Alhamdulillah, udah mendingan, udah coba puasa lagi :)
>
> makasi ya mbak lia:)
>
> salam
>
> Novi
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com<sekolah-kehidupan%40yahoogroups.com>,
> "Lia Octavia"
>
> <liaoctavia@...> wrote:
> >
> > Mbak Novi, syafakillah...
> > Ya benar, kita memang harus belajar menghargai diri sendiri...
> >
> > Alhamdulillah aku juga dikasih ujian sakit. Batuk, pilek, demam, mungkin
> > karena beberapa hari terakhir aku bolak-balik ke RS sampai malam, jadi
> > kurang istirahat.
> >
> > Mbak Retno juga sakit hari ini. Mungkin kecapean juga. Mohon doanya dari
> > teman-teman juga...
> >
> > Salam
> > Lia
> >
> > 2008/9/19 novi khansa' <novi_ningsih@...>
>
> >
> > > Alhamdulillah, akhirnya dikasih ujian sakit... Alhamdulillah, bisa
> > > merasakan sakit, agar mampu terus bersyukur dan menghargai pentingnya
> > > kesehatan...
> > >
> > > Alhamdulillah...
> > >
> > > Dimulai dari awal Ramadhan, aku tak menggubris sakit kepala yang aku
> > > rasakan, hingga kemudian sembuh dengan sendirinya, sembuh dengan
> asal minum
> > > obat, ataupun dengan lebih lama mengambil jatah tidur.
> > >
> > > Tidak menyadari kalau sakit kepala ini harus diperiksa. Hanya
> terpikir, oh
> > > mungkin saja karena tekanan darahku rendah, atau mungkin bawaan
> karena tak
> > > lama kemudian datang bulan. Wajarlah sakit kepala.
> > >
> > > Hingga, pada jumat itu aku sengaja menginap di rumah teman, dan
> lagi-lagi
> > > sakit kepala menyerang. Hanya mengistirahatkan saja dan
> beraktivitas seperti
> > > sedia kala, dua hari kemudian. Tidak terlalu ada keluhan hingga,
> ahad lalu,
> > > aku mulai merasakan kejanggalan, ada apa dengan kepala ini, ada
> apa dengan
> > > gigi ini dan sukses menangis-nangis di malam senin karena sakit
> kepala tak
> > > tertahankan.
> > >
> > > Aku pikir aku masih tidak apa-apa dan hanya butuh istirahat,
> sampai aku
> > > putuskan untuk ke klinik. Aku sempat kaget, ketika pak dokter
> mengaitkan
> > > dengan tipes... nah lho... Saat itu, berjalan saja aku harus
> pelan-palan,
> > > menengok rasanya sakit. Akhirnya, siang itu aku pun berbuka.
> Meminum obat
> > > dari dokter dan berusaha menyelesaikan pekerjaan yang ternyata
> lagi-lagi
> > > membuat kepala aku makin sakit.
> > >
> > > Akhirnya, kakak memutuskan untuk memboyong aku dan membiarkan rumah
> > > sementara kosong, Membawa laptop yang rencananya dipakai untuk
> bekerja.
> > > Tapi, baru menyala sebentar, aku malah ambruk melulu. Jalan kudu
> > > pelan-pelan, serangan sakit kepala di mana-mana hingga akhirnya
> diputuskan
> > > untuk cek darah dan periksa ke dokter. Hasilnya positif tipes....
> Hmmm....
> > >
> > > Ada banyak pesan dari teman-teman via sms untuk bed rest, ikhlas,
> sabar,
> > > dan lain sebagainya, sementara kepala kian sakit dan kalaupun
> tidur terpikir
> > > berbagai hal dari A - Z.
> > >
> > > Maafin aku, yaaaaaaaaaa
> > > makasi udah didoain
> > >
> > > Aku memang harus lebih menghargai diri...
> > > tidur cukup, makan cukup, lebih gapapa ya :D, ga di depan kompi
> mulu, dan
> > > yang pastinya manage manage manage....
> > >
> > >
> > > *ih, waktu itu diambil darahnya banyak banget
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > novi_khansa'kreatif
> > > ~Graphic Design 4 Publishing~
> > > YM : novi_ningsih
> > > http://akunovi.multiply.com
> > > http://novikhansa.rezaervani.com/
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
>
>
17.

Fw: (OOT) Lomba Foto Bertema Pelestarian Lingkungan

Posted by: "Sari Radityo" sariradityo@yahoo.com.sg   sariradityo

Thu Sep 18, 2008 8:22 pm (PDT)


Lomba Foto bertema Pelestarian Lingkungan
Lomba Foto kali ini diadakan untuk memperebutkan award dari Bapak Ir. H. Achmad Kalla (Achmad Kalla Excellence Award) sebagai seorang pengusaha yang peduli akan masalah lingkungan dan pelestarian Hutan.

Hadiah dan Penghargaan Lomba Foto Trophy: Achmad Kalla Excellence Award

Juara 1: Uang tunai Rp 20.000.000,- + Trophy + Notebook
Juara 2: Uang tunai Rp 15.000.000,- + Trophy + Notebook
Juara 3: Uang tunai Rp 10.000.000,- + Trophy + Kamera
Juara Harapan 1, 2 dan 3 masing-masing Rp. 1.000.000,- + Sertifikat Waktu

Pelaksanaan Kegiatan ini akan dilaksanakan dari tanggal 16-09-2008 s/d 31-10-2008.

Ketentuan Umum:
1. Peserta adalah warga negara Indonesia, yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri;

2. Lomba dibuka untuk semua warga negara Indonesia tanpa pengecualian agama, usia, jenis kelamin, status sosial, latar belakang pendidikan, tempat domisili, profesi/keahlian, dan lain-lain;

3. Lomba dimulai dari tanggal pengumuman iklan yang ditayangkan di Kompas oleh Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL) dan Harian Online KabarIndonesia (HOKI). Ditutup pada tanggal 31 Oktober 2008, pukul 23.59 WIB;

4. Hasil lomba menulis ini akan dinilai oleh Dewan Juri untuk dipilih 6 orang pemenang;

5. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, serta tidak melayani tanya jawab;

6. Pengakuan Ketentuan Lomba: Dengan mengirimkan foto untuk diikutsertakan pada lomba ini, maka peserta menyatakan diri tunduk kepada semua ketentuan tersebut di atas berikut sanksi-sanksinya;

7. Peserta yang mengirimkan foto dengan nama orang lain akan dikenai sanksi diskualifikasi dan tidak bisa menjadi juara. Sanksi terhadap penyalahgunaan identitas, pemakaian identitas orang lain dan/atau pemalsuan identitas akan dijatuhkan ke peserta lomba menulis ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Untuk info selengkapnya, silahkan kunjungi http://www.belajarngeblogyuk.blogspot.com
 
Salam sukses
18a.

Re: (Mimbar)Tangan Kanan Memberi Tangan Kiri Tak Boleh Tahu

Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Thu Sep 18, 2008 8:41 pm (PDT)

Ulasan yang baik, Bang Fy
semoga ada i'tibar yang
bisa kita jadikan cermin.

DANI

In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, fiyan arjun <paman_sam2@...> wrote:

> TANGAN KANAN MEMBERI TANGAN KIRI TAK BOLEH TAHU
>
                                                      Fiyan Arjun
>                   http://sebuahrisalah.multiply. com

> Masih segar dalam ingatan kita tentang peristiwa Senin (15/09) maut
di medio September 2008 di kota Pasuruan yang telah memakan kurban
jiwa kurang lebih 21 jiwa. Meninggal secara tragis dan mengenaskan.
Lantaran hanya untuk mendapatkan uang sejumlah Rp. 30.000,- yang
dibagikan oleh sang dermawan untuk menunaikan kewajibannya sebagai
seorang muslim di bulan Ramadhan. Memberikan zakat.

19.

Kunjungan Kelas 1 MINASI ke Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa

Posted by: "INDARWATI HARSONO" patisayang@yahoo.com   patisayang

Thu Sep 18, 2008 9:07 pm (PDT)



Kunjungan Kelas 1 MINASI ke Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa

 

Siang teramat terik, namun tak terasa panas membakar semangat
anak-anak kelas 1 dari MIN Al Azhar Asy Syarif Indonesia (MINASI) untuk berbagi
pada sesamanya.

 

Usai sholat dhuhur berjamaah, dengan diantar beberapa orang wali
murid dan dua orang wali kelas dari kelas 1B, anak-anak itu menuju Pondok
Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa Nurul Amanah yang bertepat di jalan Kahfi 2. Di
lokasi yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari sekolah itu mereka
menyerahkan sumbangan berupa uang, beras, mie instan, serta mukena layak pakai.

 

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari komite sekolah sebagai
bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar MIN Al Azhar Asy Syarif Indonesia.
Sekaligus sebagai pengganti kegiatan ifthor jama'i yang biasa dilaksanakan di
bulan Ramadhan. Turut memberi sumbangan adalah penerbit Yudhistira.

 

Acara dimulai sekitar pukul satu dibuka dengan bacaan basmallah
oleh ustadz Ahmad yang merupakan walikelas kelas 1B sebagai MC. Acara dilanjutkan
dengan sambutan dari ketua yayasan, lalu ustadzah Latifah sebagai wakil dari
ibu-ibu walimurid atau pihak sekolah. Ustadzah yang berhati lembaut ini tak
kuasa menahan tangis harunya, terutama ketika sampai pada kalimat, "Orang kaya
adalah mereka yang berbahagia bisa memberi pada orang sekitarnya yang lebih
berkekurangan."

 

Usai sambutan acara dilanjutkan dengan penampilan marawis oleh
pihak pesantren kemudian penampilan anak-anak kelas satu dengan lagu "Ana Itu
Saya". Lagu yang nadanya diambil dari lagu anak-anak itu merupakan salah satu alat
untuk mempermudah mereka dalam belajar bahasa Arab.

 

Acara selanjutnya penyerahan sumbangan yang diwakili oleh mama
Zalfa sebagai ketua korlas 1B kepada ketua Yayasan. Selanjutnya acara ditutup
dengan doa bersama dipimpin oleh ketua Yayasan.

 

Sampai di sini, saya yang dari tadi asyik jadi fotografer dadakan
tak mampu membendung haru. Pasalnya anak-anak pesantren itu dipimpin oleh bapak
Ketua melafalkan asma Allah yang indah, Asmaul Husna yang ditulis dengan indahnya
di dinding ruang serba guna mereka tempat acara berlangsung. Terasa getarannya
betapa hanya kepada-Nya lah mereka menggantungkan diri. Hanya kepada-Nya lah
mereka memohon kemudahan, pertolongan, agar orang-orang yang dikaruniai rejeki
lebih, tak lupa bahwa ada sebagian hak anak yatim dan dhuafa di hartanya.
Menatap wajah-wajah itu, kita mau tak mau harus bersyukur dikaruniai kelebihan,
rejeki serta keluarga yang selalu menyayangi dan melindungi. Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu
dustakan? (Ayat favorit saya, dari QS Ar Rahman).

 

Akhirnya, kunjungan singkat itu berakhir dengan memekarkan bunga
di hati masing-masing jiwa. Semoga yang tangannya di atas selalu ingat bahwa
ada tangan di bawah, dan yang tangannya berada di bawah tak lantas jatuh dalam
kekufuran atau berputus asa dalam berusaha. Amin.

 

Tanah Baru, 19/09/08 10.10

http://lembarkertas.multiply.com

 

20.

Pelatihan E.D.A.N Pindah Tempat!

Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com   epri_tsi

Thu Sep 18, 2008 9:15 pm (PDT)

Rekan-rekan sekalian,
Bagi semua yang sudah mendaftar

Perlu kami sampaikan bahwa Pelatihan “Cara E.D.A.N. Menjadi Penulis Hebat” pindah tempat ke:

Kampus STMIK Nusa Mandiri
Ruang R 401
Jl. Kramat Raya No. 25
Jakarta Pusat
Telp: 021-31908575

atau ke (021) 3099 - 8655

Sampai ketemu besok ya!

Salam Dahsyat!

www.penulislepas.com

www.geraibuku.com
www.smo.belajarmenulis.com

--------------------------------------------

TAHUKAH ANDA?

Penghalang terbesar
SuKSES seseorang adalah kegagalan mereka dalam memunculkan Rasa Percaya
Diri. Penyebab kegagalan seseorang adalah KETAKUTAN ketika akan
MEMUTUSKAN perubahan dalam hidup.

TAHUKAH ANDA?

Banyak
penulis yang belum juga sukses karena belum percaya diri. Merasa belum
layak, merasa tulisannya jelek, tidak berani mengirim naskah ke media
dan lain-lain??

PADAHAL,
percaya diri merupakan salah satu kunci sukses bagi siapa saja yang
hendak berhasil. Percaya diri merupakan salah satu kunci sukses bagi
Anda yang ingin menjadi PENULIS HEBAT.

Karena itu, bekali diri
dengan Workshop Luar Biasa yang akan melejitkan rasa percaya diri Anda
sebagai penulis. Juga, Anda akanbelajar banyak tentang cara menjadi
penulis yang produktif.

 Â Ã‚ Ã‚ Ã‚  Cara E.D.A.N Menjadi Penulis HEBAT!

 Â Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Bersama:

 Â Ã‚ Ã‚ Ã‚  Jonru (Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis.com, Mentor Sekolah-Menulis Online).

Ikhwan Sopa (Motivator, Trainer Workshop E.D.A.N, sebuah workshop yang telah berhasil melejitkan rasa percaya diri banyak orang). Judul pelatihan yang akan dibawakan : "Burn Yourself to be A Success Person!"

Pelatihan E.D.A.N insyaAlloh  akan dilaksanakan pada :

Hari dan tanggal           Â   : Sabtu, 20 September 2008

Waktu               Â Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  : 13.00 â€" 18.30 Wib

Tempat             Â Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚   :

Kampus STMIK Nusa Mandiri
Ruang R 401
Jl. Kramat Raya No. 25
Jakarta Pusat
Telp: 021-31908575

Investasi                 Â Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  : Rp 300.000,-

Early Bird/Pendaftar lebih dini      : Rp 100.000,- sampai dengan tanggal 13 September 2008

 

BONUS : Setiap peserta dapat voucher senilai Rp 150.000,-  dari Sekolah-Menulis Online

Untuk mendaftar, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Transfer investasi pendaftaran ke rekening: Bank BCA Kancab Kramat Jati, Jakarta Timur a/n Hendra Yulianti No rek 1651745344 Atau

Bank Mandiri KCP Jkt Gedung Jamsostek Jakarta No. Rek: 070-00-0514345-3 atas nama: Jonriah Ukur

2. Setelah itu, lakukan konfirmasi via SMS ke nomor: 0852 170 14194 atau bisa juga ke [021] 3099 8655

3. Jangan buang bukti transfer Anda. karena pada hari H, bukti transfer akan digunakan sebagai tiket masuk.

Untuk memudahkan komunikasi, konfirmasi SMS harus ditulis dalam format:

tanggal transfer, jumlah dan nama pengirim yang tercantum pada slip transfer

(NB:
Nama pengirim tergantung dari nama pemilik rekening yang digunakan
untuk transfer. Jadi nama pengirim ini tidak harus sama dengan nama
Anda)

TESTIMONIALS PELATIHAN E.D.A.N

"Saya puas karena workshop ini tidak hanya memanaskan daya hidup, tapi membakar! Ikut atau mati!"
Yulas - Operation Manager, PT BBP, Jakarta

"Training
EDAN merupakan aplikasi nyata dari teknik NLP tentang bagaimana
meningkatkan percaya diri dan potensi Manusia. Training EDAN merupakan
salah satu teknik Framing Mindset untuk merubah ketakutan menjadi
kekuatan. Ngapain takut!"
Bobby Meidrie Levianto - Mentalism Trainer, Magician, NLP Based Training Consultant, Moderator Trainers Club Indonesia (TCI) Chapter Surabaya

"Saya puas karena dahsyat! Sebaiknya Anda ikuti training ini sebelum ajal menjemput."
Wibie - Operation Manager, PT Petrokimia Gresik, Penulis Buku Membedah Konsep dan Aplikasi Corporate Social Responsibility

"Saya
puas karena banyak hal sudah Saya tahu, tapi belum Saya mengerti.
Wawasan Saya bertambah, dan ke depan Saya berharap bahwa workshop ini
diikuti oleh siapapun yang ingin menemukan jati diri yang sebenarnya. This is the best workshop I have attended."
Zaini - Skills Training Supervisor, PT Newmont Indonesia

 

"Tingkat
kepuasan Saya sebenarnya lebih dari sekedar 'puas'. Kebutuhan Saya
terpenuhi. Seluruh jaringan bisnis Saya harus ikut workshop ini.
Workshop ini akan membuat hidup Anda berubah. Workshop ini akan membuat impian Anda lebih cepat terwujud."
Bambang - Network Builder Tianshi

NB: Baca testimonial Jonru mengenai Workshop E.D.A.N di:

- http://jonru.multiply.com/reviews/item/36
- http://www.jonru.net/2007-tahun-titik-balik
- http://www.jonru.net/sombong-dan-percaya-diri-apa-bedanya
-http://www.jonru.net/orang-orang-yang-berpengaruh-besar-terhadap-hidup-saya-di-tahun-2007
 

 

PS :
Bila pendaftar melebihi target yang kami tentukan, tempat pelatihan
akan kami pindahkan dengan pemberitahuan terlebih dahulu. Info lebih
lanjut hubungi geraibuku@gmail.com
 

 

Kerjasama :
 

 

www.penulislepas.com

www.geraibuku.com

http://smo.belajarmenulis.com

__________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
Recent Activity
Visit Your Group
Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

Yahoo! Groups

Familyographer Zone

Learn how to capture

family moments.

Discover Tips

on healthy living

and healthy eating

on Yahoo! Groups.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: