Selasa, 14 Oktober 2008

[daarut-tauhiid] EID IN THE SQUARE, LONDON

EID IN THE SQUARE, LONDON .
 
Ribuan orang berkumpul  di Trafalgar Square , jantung kota London, untuk merayakan Hari Raya Eidul Fitri, hari kemenangan bagi umat Islam.
 
Trafalgar Square, bundaran yang dibangun tepat 100 tahun lalu pada tahun itu bisa menampung lebih dari  50 ribu orang.  Tahun ini panitya penyelenggara yakni Walikota London, memperkirakan yang akan hadir sekitar 30 ribu orang untuk merayakan Eidul Fitri tahun ini. 
 
 
Perayaan Eidul Fitri bersama ini merupakan yang ketiga kalinya yang dipersembahkan olah Walikota London sebelumnya, yang di prakarsai oleh Ken Levington, didukung oleh MCB (Muslim Council of Britain), IslamChannel, TV Media, London Transpsort,  Muslim Aid dan  British Police  Metroploitan.
 
 
Pesta Eiduk Fitri berlangsung hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2008. Mulai dari jam 11 pagi orang-orang telah berdatangan memenuhi bundaran. Undangan ini terbuka untuk siapa saja,  selain tentunya untuk Muslim yang baru saja menjalankan ibadah saum pada bulan September lalu.
 
 
Acara dimulai pk 12.55 dengan melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, lalu dikumandang adzan untuk sholat dzuhur. Dua tenda untuk sholat telah disediakan bagi perempuan dan lelaki ,tepat berhadapan dengan gedung National GalLeri yang megah itu.
 
 
Sambutan Walikota London
Boris Johnson, walikota London yang baru saja terpilih beberapa bulan lalu, menyampaikan sambutannya, 'Eid Mubaraaak everybody..' teriaknya. Didepan puluhan ribu orang dan mengatakan bahwa ia sangat bangga  dengan warisan Islam yang diwarisinya.
 
 
" Hadirin..mungkin kalian tidak tahu, percaya atau tidak tapi yang pasti 100 tahun yang lalu tahun 1908, nenek moyang saya datang ke London selatan ini,  beliau adalah seorang Muslim yang pandai membaca dan hafal Al-quran' ujarnya. ' Kalau saja ia masih hidup pasti ia akan sangat berbangga bahwa cucunya sekarang jadi wailkota London . Saya bangga dengan ini! ". (Buyutnya/cicit berasal dari Turkey. pen)
  
 
'Kita berada  dan berkumpul dibundaran ini yang bernama Traflgar Square , tahukah kalian makna dari kata-kata ini, dan ini berasala dari bahasa Arab, ada yang tahu?' 'Noo ' khalayak menjawab', Boris menyampakan harapannya bahwa dengan berakhirnya Ramadan dan merayakan Eid sebagai simbol kemenangan, perdamaian hendaknya betul betul disyukuri dan dinikmati.
 
 
Ia juga menekankan kepada para  hadirin terutama penduduk London untuk melaksanakan pesan dan makna dari  Eidul Fitri: 'saatnya kita untuk bersatu bekerja sama, saling membahu dan memberi sesuatu yang bermanfaat dalam mengatasi kondisi krisis keuangan'.
 
 
'Saya kira London sebagai kota yang kita cintai memiliki lebih dari segalanya dan kita akan membutuhkan spirit kesatuan, pertanggungan jawab bersama sebagai komunitas untuk  mengatasi dan menghadapi bersama akibat dari krisis keuangan', tambahnya. Berbangga dan berbahagialah  kalian menjadi orang London !' disambut gemuruh oleh khalayak dan mengakhirnya dengan: " EID MUBARAK EVERYONE....!"
 
 
Diakui oleh salah seorang pengunjung bahwa London mengalami sebuah perubahan pada 20 tahun terakhir ini. Satu-satunya kota yang menerima siapa saja baik ras, kebangsaan, warna dan agama. Adanya  kebersamaan, toleransi, saling  menghormat dan menghargai yang tidak bisa anda temukan dikota Eropa lainnya' ujarnya.
  
 
Perayaan ini terbuka bagi siapa saja. Hari ini memang cuaca tanpak cerah dan temparaturpun cukup hangat.  Matahari tercurah dengan murahnya diiringi langit biru, menambah semaraknya suasana kebahagian bagi yang hadir pada hari itu. 
   
 
Semenatara alunan nasyid yang dipersembahkan oleh  beberapa grup dipanggung yang cukup besar itu telah membuat para pengunjung ingin mengikutin irama dengan gerakan tubuh entah itu dengan tepukan tangan atau goyangan kepala, bahkan keliahtan beberapa pengunjung ikutan bersuka ria dengan penampilan eksentrik berjoged-joged sehingga menarik perhatian khalayak ramai.
 
 
Pemandangan  yang luar  biasa menariknya adalah anak-anak gadis muslimah Mereka berseliweran  dengan pakaian yang sangat  'modis dan ngetren', mereka menampilkan keindahan pakaian dihari besar ini...dengan tidak meninggalkan jilbabnya dengan gaya dan model yang berbeda.
 
 
Trafalgar Square, yang terletak dijantung kota London dimana tugu pahawannya orang Inggris yang bernama Nelton berdiri itu tak hentinya dikunjungi oleh turis dari berbagai negara. Pada hari itupun para turis tidak  menyia-nyiakan kesempatan yang langka ini, datang dan duduk bersebelahan dengan santainya, ikut  merayaan Idul Fitri sambil menghilangkan  keingintahuan mereka.
 
 
Sahabat ukhti Aqsa, wanita asal Pakistan, begitu rajinnya menyapa para tetamu yang non Muslim. 'Hallo, where are you from, how did you find this event. Did you hear the Al-Quran resiting? minimal dia dekati 3 pasang, dari Irlandia, Polandia dan London. 'Yes I did, it sound very melidious, beautiful...'ujarnya (Ya saya dengar, sangat indah  mengalun seperti alunan melodi,pen). 
 
 
Sementara mobil ambulan, polisi keamanan dengan  rompi hijaunya tanpak berseliweran dan hebatnya  Metropolitan Police of Londonmenghadiahkan 'badge bundar gratis dengan kata-kata ' Eid Mubarak' . Polwan yang juga berjilbab itu sempat penulis ajak berbincang tentang dirinya sebagai muslimah dan tugasnya sebagai polisi.
 
 
Suasana riang penuh kebersamaan antara Muslim dan yang bukan diiringi dentuman suara gendang dari grup nasyid atau alunan suara merdu pembawa nasyid telah menambah suasana indah di hari itu.
 
 
Balon-balon berwarna putih dan hijau dan biru juga menambah indahnya atmosfir dibundaran itu...puluhan kameraman dari berbagai media, fotograper yang profesional atau amatiran memenuhi bundaran sementara bau aroma masakan Curry atau Kare ala India melengkapi semaraknya perayaan hari kemenangan bagi Umat Islam di London dan sekitarnya. Acara selesai pukul 5 sore...dengan pelannya hadirin berangsur meningglkan bundaran dengan rasa aman dan tenang. (Al Shahida).
 
Foto-foto: http://picasaweb.google.co.uk/kopibaik/EidInSquare#
 
 
London, 12 Oktober 2008
 

" Sesungguhnya hidup adalah detik dan menit"


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
mailto:daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: