Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- Rancabolang, Syawal 1429H From: ukhti hazimah
- 1b.
- Re: Rancabolang, Syawal 1429H From: novi_ningsih
- 1c.
- Re: Rancabolang, Syawal 1429H From: Nia Robiatun Jumiah
- 2.
- (Ruang Baca) Biarkan Aku Mencintaimu dalam Sunyi From: Rini Agus Hadiyono
- 3.
- Laporan Pengumpulan 1000 Cinta Jaktim From: dyah zakiati
- 4.
- Friend request from Noni Bentrok From: noben_nandini@yahoo.com
- 5.
- [Iklan] Sekolah-Menulis Online Turun Harga! From: Jonru
- 6a.
- Re: [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam From: Bu CaturCatriks
- 6b.
- Re: [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam From: inga_fety
- 7.
- Fw: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam From: Siwi LH
- 8.
- Re: warga bandung kumpul??? From: inga_fety
- 9a.
- Re: [Catatan Kak]) (Perjalanan) Mudik dan Lebaran 1429 H From: inga_fety
- 10.
- [Artikel] Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Berikut Kiatnya! From: Jonru
- 11.
- [rampai]Kutitipkan Ritme Sapaku From: fla cheya
- 12.
- [karyaku]Produktivitas Melahirkan Kualitas, benarkah? From: rusdin visioner
- 13a.
- [rampai]Terjagalah Dari Tidurmu From: fla cheya
- 13b.
- Re: [rampai]Terjagalah Dari Tidurmu From: rusdin_kutubuku
- 14.
- [rampai]Menyapa Sebait Cerah From: fla cheya
- 15.
- Perniagaan Yang Tidak Akan Merugi From: fla cheya
- 16a.
- (artikel) SIAPA SURUH DATANG KE JAKARTA From: bujang kumbang
- 16b.
- Re: (artikel) SIAPA SURUH DATANG KE JAKARTA From: sismanto
- 17a.
- Tangkal Santet Dengan Takwa From: arman
- 17b.
- Re: Tangkal Santet Dengan Takwa From: setyawan_abe
- 18a.
- (Tantangan): Proyek "Laskar Pelangi" From: Pandika Sampurna
- 18b.
- Re: (Tantangan): Proyek "Laskar Pelangi" From: Hadian Febrianto
Messages
- 1a.
-
Rancabolang, Syawal 1429H
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Sun Oct 12, 2008 4:43 am (PDT)
tabir tipis kehidupan dan kematian telah terbukaawan kelabu
sang kabar berbisik
"dia telah pergi"
air mata mengalir"ikhlaskan kepergiannya"bibir mengukir
innalillahi wainnaillaihi rojiun
dariNya dan kembali padaNya
spesial to:
teh mulyani,
semoga senyum terwarna di beku rautmu
Keindahan selalu muncul saat kepala manusia berpikir positif
^_^
www.sinthionk.rezaervani. com
www.sinthionk.multiply. com YM: sinthionk
- 1b.
-
Re: Rancabolang, Syawal 1429H
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Sun Oct 12, 2008 5:42 am (PDT)
innalillahi wainnaillaihi rojiun
moga ditempatkan di tempat terindah-Nya.... aamiin
dan keluarga serta sahabat yang ditinggalkan diberi ketabahan...
aamiin
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , ukhti hazimahcom
<ukhtihazimah@...> wrote:
>
> tabir tipis kehidupan dan kematian telah terbukaawan kelabu
> sang kabar berbisik
> "dia telah pergi"
>
> air mata mengalir"ikhlaskan kepergiannya"bibir mengukir
> innalillahi wainnaillaihi rojiun
> dariNya dan kembali padaNya
>
>
> spesial to:
> teh mulyani,
> semoga senyum terwarna di beku rautmu
>
>
> Keindahan selalu muncul saat kepala manusia berpikir positif
> ^_^
>
> www.sinthionk.rezaervani. com
> www.sinthionk.multiply. com YM: sinthionk
>
- 1c.
-
Re: Rancabolang, Syawal 1429H
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Sun Oct 12, 2008 7:00 am (PDT)
sabar ya say...
semoga diberikan kelapangan bagi yang ditinggalkan..
dan beliau mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Alloh SWT..
silaturahim antar manusia yang bernyawa dan yang telah tiada sejatinya tidak
akan pernah mati lewat kiraman surat cinta dengan kehendak-Nya
*hugsssss
2008/10/12 ukhti hazimah <ukhtihazimah@yahoo.com >
> tabir tipis kehidupan dan kematian telah terbuka
>
> awan kelabu
> sang kabar berbisik
> "dia telah pergi"
>
> air mata mengalir
>
> "ikhlaskan kepergiannya"
>
> bibir mengukir
> innalillahi wainnaillaihi rojiun
> dariNya dan kembali padaNya
>
>
> spesial to:
> teh mulyani,
> semoga senyum terwarna di beku rautmu
>
>
> Keindahan selalu muncul saat kepala manusia berpikir positif
> ^_^
>
> www.sinthionk.rezaervani. com <http://sinthionk. rezaervani. >com/
> www.sinthionk.multiply. com
> YM: sinthionk
>
>
>
- 2.
-
(Ruang Baca) Biarkan Aku Mencintaimu dalam Sunyi
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Sun Oct 12, 2008 5:11 am (PDT)
Judul lengkap: Biarkan Aku Mencintaimu dalam Sunyi, E-mail Terbuka
Seorang Selingkuhan
Penulis: Penulis-penulis Blogfam
Penerbit: Gradien Books
Tebal: 160 halaman
Cetakan: I, 2007
Buku yang menghimpun 17 cerpen dan 13 flash fiction ini merupakan
kelanjutan lomba yang diadakan oleh komunitas Blogfam. Perpaduan
cerpen dan flash fiction dalam satu buku merupakan format unik, karena
jika lelah membaca satu cerpen maka kita bisa beralih sejenak menyimak
flash fiction. Semua mengikat satu tema besar: cinta dalam kacamata
universal.
'Matahari Belon Nongol' cukup menarik dengan kemasan bahasa Betawinya,
walau cerita terbilang sederhana saja. Agaknya editor lupa
mencantumkan juara 1 dan juara 2 kategori cerpen sehingga saya sempat
bingung karena tahu-tahu membaca 'Hadiah Untuk Emak' dengan bubuhan
juara 3. Karya Devi Shanty ini menyentuh dan masih menyelipkan kejutan
dari segi penceritaan. Cerpen Tria Barmawi, 'Episode Patah Hati'
(halaman 66) tak pelak menarik perhatian walaupun tidak menyabet
juara.
Pesona lebih besar saya temukan pada flash fiction yang dimuat di buku
ini. 'Aku, Dua Puluh Tahun' karangan Hafiz layak diacungi jempol
dengan diksi indahnya. Seperti kalimat-kalimat berikut:
Aku belajar melihat dunia lewat mata hati yang lain lagi, yang bukan
milikku. Aku mengakui bumi dan bulan tidak berotasi karena aku. Aku
tunduk dan mencoba memahamimu. (halaman 128)
Lelaki dan Perempuan Bersayap karya Mahendratama Purnama Adhi tak
kalah menawan, menunjukkan bahwa flash fiction bukan format yang layak
dipandang sepele. Ruangnya yang pendek justru mengolah kreativitas
penulis untuk kian bereksplorasi dengan ide-ide dan teknik bertutur
baru. Seperti kejutan yang dihidangkan Yana Mintaraga dalam Kehilangan
Cinta (halaman 139).
Salut untuk kerja keras duet editor, Elsa van der Veer dan Retno
Widianingrum serta seluruh tim Blogfam yang terlibat. Semoga
Blogfammers tidak berhenti sampai di sini.
- 3.
-
Laporan Pengumpulan 1000 Cinta Jaktim
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Sun Oct 12, 2008 6:32 am (PDT)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabaraatuh
Berikut ini laporan pengumpulan Eska Jaktim
Penerimaan:
1. 10 sajadah
2. 20 sajadah dari pusat
3. 1 mukena dan 1 Al-Qur'an
4. 6 mukena, 1 sajadah, 1 Al-Qur'an
5. 1 mukena, 2 mukena atasan, 2 yasin, 1 Al-Qur'an dan uang Rp 100.000
6. 4 mukena, 1 sajadah dari pusat (diterima ketika acara di Bulungan)
7. Uang Rp 700.000,00 (diterima di Bulungan)
8. 20 Al-Qur'an, 1 sajadah, 2 mukena dari Labschool Rawamangun
9. 4 mukena
10. Uang Rp 100.000,00
11. Pakaian layak pakai
Dana Rp 900.000 dibelanjakan 20 mukena dan dua sarung (karena ada dua mukena yang hanya atasan)
Total:
1. Sajadah 33 buah
2. Mukena 40 buah
3. Al-Qur'an 23 buah
4. Yasin 2 buah
Paket Cinta dikirimkan kepada:
1. Musholla Stasiun Jatinegara
2. Musholla Terminal Kampung Melayu
3. Musholla Stasiun Tebet
4. Musholla Stasiun Cawang
5. Musholla daerah Cililitan
6. Musholla Terminal Pulogadung
7. Musholla Terminal Rawamangun
8. Musholla Stasiun Pondok Kopi
9. Musholla daerah Pondok Kopi
10. Musholla daerah Matraman
Terima kasih
Dyah Zakiati
PJ. 1000 Cinta wilayah Jakarta Timur
Nb. Mohon doanya yaaa ^_^
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/
- 4.
-
Friend request from Noni Bentrok
Posted by: "noben_nandini@yahoo.com" noben_nandini@yahoo.com noben_nandini
Sun Oct 12, 2008 7:57 am (PDT)
Friendship Request
[myYearbook friend request] <http://www.myyearbook.com/ >
Block myYearbook Email
<http://www.myyearbook.com/?mysessio > | Mark Spamn=dW5zdWJzY3JpYm Vfbm9ubWVtYmV\
ydW5zdWJzY3JpYmUmZW09c2Vrb2xhaC1rZW hpZHVwYW5AeWFob2 9ncm91cHMuY29t\
JnR0PW90aGVyX2ludml0ZV9udWVfMyZ0ZT1 1bnN1YnNjcmliZSZ lbWM9OTVkOTBiM\
TI4Nzc2OWVhNDY0YmUxYmNlNGQxMmM0YjEm dXVpZD0yMDgyOGJi NWNiMmJjZmUwZT\
RlNmVmMjU0MmE2ZTVkYw==
<http://www.myyearbook.com/?mysessio >n=dW5zdWJzY3JpYm Vfbm9ubWVtYmV\
ydW5zdWJzY3JpYmUmZW09c2Vrb2xhaC1rZW hpZHVwYW5AeWFob2 9ncm91cHMuY29t\
JnR0PW90aGVyX2ludml0ZV9udWVfMyZ0ZT1 1bnN1YnNjcmliZSZ lbWM9OTVkOTBiM\
TI4Nzc2OWVhNDY0YmUxYmNlNGQxMmM0YjEm dXVpZD0yMDgyOGJi NWNiMmJjZmUwZT\
RlNmVmMjU0MmE2ZTVkYw==
Noni Bentrok has added you as a friend Is
Noni Bentrok your friend?
[myYearbook friend request yes]
<http://www.myyearbook.com/?mysessio >n=cmVnaXN0cmF0aW 9uX3JlZ2lzdHJ\
hdGlvbiZmcm9tPWVtYWlsJnVpZD0xMzcwMz gwNiZoYXNoPTcwY2 JhYmNiODgwYmM3\
ZGFhOWMwZjU1OGY5MDcxNzRlJnR0PW90aGV yX2ludml0ZV9udWV fMyZ0ZT15ZXMmd\
XVpZD0yMDgyOGJiNWNiMmJjZmUwZTRlNmVm MjU0MmE2ZTVkYw= =
[myYearbook friend request no]
<http://www.myyearbook.com/?mysessio > Pleasen=cmVnaXN0cmF0aW 9uX3JlZ2lzdHJ\
hdGlvbiZmcm9tPWVtYWlsJnVpZD0xMzcwMz gwNiZoYXNoPTcwY2 JhYmNiODgwYmM3\
ZGFhOWMwZjU1OGY5MDcxNzRlJmRlY2xpbmU 9dHJ1ZSZ0dD1vdGh lcl9pbnZpdGVfb\
nVlXzMmdGU9bm8mdXVpZD0yMDgyOGJiNWNi MmJjZmUwZTRlNmVm MjU0MmE2ZTVkYw\
==
respond or Noni Bentrok will think you said no :(
Click Here
<http://www.myyearbook.com/?mysessio > to block all emails from myYearbook, 280n=dW5zdWJzY3JpYm Vfbm9ubWVtYmV\
ydW5zdWJzY3JpYmUmZW09c2Vrb2xhaC1rZW hpZHVwYW5AeWFob2 9ncm91cHMuY29t\
JnR0PW90aGVyX2ludml0ZV9udWVfMyZ0ZT1 1bnN1YnNjcmliZSZ lbWM9OTVkOTBiM\
TI4Nzc2OWVhNDY0YmUxYmNlNGQxMmM0YjEm dXVpZD0yMDgyOGJi NWNiMmJjZmUwZT\
RlNmVmMjU0MmE2ZTVkYw==
Union Square Dr., New Hope, PA 18938
- 5.
-
[Iklan] Sekolah-Menulis Online Turun Harga!
Posted by: "Jonru" jonrusaja@gmail.com j0nru
Sun Oct 12, 2008 5:04 pm (PDT)
Assallamualaikum,
Maaf bila judul email ini terlalu "provokatif". Sebenarnya
Sekolah-Menulis Online (SMO) tidak turun harga. Namun, kini tersedia
banyak kemudahan yang memungkinkan lebih banyak orang bergabung dengan
SMO.
Kemudahan apa sajakah itu? Berikut penjelasannya:
1. Kini tersedia KELAS INTENSIF yang super murah. Total investasi
hanya Rp 95.000 (net alias bersih, alias tak ada tambahan biaya
apapun). Kelas berlangsung selama 1 bulan.
Anda tertarik?
Jika Ya, BURUAN MENDAFTAR!
Sebab dalam waktu dekat, harga akan naik.
Untuk mendaftar di Kelas Intensif yang SUPER MURAH ini, klik saja
http://smo.belajarmenulis.com/ kelas_in. php
2. Investasi Kelas Utama kini bisa dicicil perbulan. Jadi tak perlu
lagi membayar 3 bulan sekaligus. Namun bila Anda melunasi sekaligus,
bakal ada diskon khusus, lho....
3. Setelah mendaftar, langsung belajar. Jadi tak perlu lagi menunggu
pembukaan kelas baru yang waktunya masih lama. Bila Anda hari ini,
bisa langsung belajar hari ini juga!
4. Pendaftaran SMO dibukan 24 Jam Nonstop. Anda bisa mendaftar kapan
saja Anda inginkan.
Untuk info selengkapnya, coba klik http://smo.belajarmenulis.com
--
Thanks dan wassalam
Jonru
Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis. com
http://www.penulislepas.com/ v2
http://www.belajarmenulis.com/
Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
YM: jonrusaja
Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
=====>>> http://www.SekolahMenulisOnline. com
Mau menerbitkan buku tapi belum tahu caranya?
http://www.naskahoke.com/e-mbig :)
Peluang Bisnis untuk Penulis?
===>>> http://bisnis.penulislepas. com/
Personal blog:
http://www.jonru.net
http://jonru.multiply. com
- 6a.
-
Re: [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam
Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com punya_retno
Sun Oct 12, 2008 5:12 pm (PDT)
dan saya berdoa, semoga kami bisa seperti mereka...
terima kasih, mbak ugik...
kangen deh baca tulisanmu! :)
-retno-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "ugik madyo"com
<ugikmadyo@...> wrote:
>
> Pagi tadi ketika saya berangkat ke kantor. Seperti biasa saya lewat
> pertigaan jalan Mojopahit. hari masih pagi saya pun mengendarai
motor dengan
> perlahan. Saya berangkat terlalu pagi, apalagi ini hari sabtu.
Jalan-jalan
> lebih lenggang dari hari kerja biasanya. Dari kejauhan saya
melihat sosok
> dua orang tua saling bergandengan tangan dari arah yang berlawanan.
>
> Seorang perempuan dengan langkah yang tertatih terlihat payah
berjalan
> perlahan. Sementara seorang lelaki yang juga tua menggenggam erat
tangan
> kirinya. Sedang ditangan kiri menenteng tak kresek hitam. Lelaki
tua itupun
> kondisinya tidak lebih baik dari yang perempuan. Entah kenapa mata
saya tak
> bisa lepas dari mereka berdua. Sayapun memutar balik. Melewati
mereka lalu
> berhenti beberapa ratus meter didepan mereka. Saya pun duduk-duduk
di
> trotoar. Mata saya tak bisa lepas memandang dua sejoli itu.
Bergandengan
> tangan sambil berjalan pelan. Sang pria beberapa kali berjalan
sambil
> memandang wanita disampingnya. Mereka terlihat asyik bercengkrama.
Sesekali
> nampak tarikan bibir lebar. Ketika hampir melewati saya wajah sang
wanita
> nampak merona, sementara sang pria tertawa-tawa geli lalu
mengedipkan mata
> kanannya singkat. Dan sang wanitapun semakin merona. Aiiih
mesranya. Tanpa
> sadar saya tersenyum-senyum sendiri melihat tingkah mereka. Saya
tak tahu
> apa yang dicakapkan dengan logat Canton yang kental itu. Namun
yang saya
> pahami ada aroma cinta yang semerbak mengiringi mereka. Saya
taksir umur
> mereka sekitar 60 tahunan. Dengan kedua tangan yang keriput
kemerahan mereka
> tetap saja asyik berjalan bergandengan.
>
> Ketika tepat lewat depan saya. Sang wanita menyapa saya lembut
sambil
> tersenyum "Pagi non. Mari" Tak mampu saya mengeluarkan suara. Saya
hanya
> bisa menggangguk sambil tersenyum saja. Saya berbisik dalam hati.
Allah...
> jika jodohku sampai seumur mereka kelak. Aku mohon ijinkanlah aku
merasakan
> saat indah yang seperti mereka rasakan itu.
>
> Saya pun kembali melanjutkan perjalanan ke kantor. Sepanjang jalan
saya
> bersenandung riang. Tak jelas apa yang saya senandungkan. Tapi
entah kenapa
> saya merasakan kedamaian dan kehilangan berton-ton beban yang
selama ini
> menghimpit di dada. Ada kesejukan dalam hati ini yang menyergap
tiba-tiba.
> Perlahan namun pasti aliran hangat cinta mulai merambat di
pembuluh darah
> meresap dihati. Hati yang selama ini mati rasa serasa ada
aktivitas lagi.
> Perlahan... sangat perlahan. Sel-sel mikro hati mulai bergerak
perlahan,
> lembut dan menentramkan. Allah... aku mohon... bantu aku belajar
mencintai
> lagi. Aku mohon kuatkanlah hatiku untuk mencintai dengan ikhlas
hanya
> karenaMU. Aku ingin selalu menggenggam tangan suamiku kelak hingga
akhir
> hayat.
>
> Ruang Hijau 11/10/2008
>
- 6b.
-
Re: [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Oct 12, 2008 6:45 pm (PDT)
mbak ugik, fety tambah kangen dengan mas baca catcilnya he..he..
salam dari jauh,
fety
-- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "ugik madyo" <ugikmadyo@.com ..>
wrote:
>
> Pagi tadi ketika saya berangkat ke kantor. Seperti biasa saya lewat
> pertigaan jalan Mojopahit. hari masih pagi saya pun mengendarai
motor dengan
> perlahan. Saya berangkat terlalu pagi, apalagi ini hari sabtu.
Jalan-jalan
> lebih lenggang dari hari kerja biasanya. Dari kejauhan saya melihat
sosok
> dua orang tua saling bergandengan tangan dari arah yang berlawanan.
>
> Seorang perempuan dengan langkah yang tertatih terlihat payah
berjalan
> perlahan. Sementara seorang lelaki yang juga tua menggenggam erat
tangan
> kirinya. Sedang ditangan kiri menenteng tak kresek hitam. Lelaki
tua itupun
> kondisinya tidak lebih baik dari yang perempuan. Entah kenapa mata
saya tak
> bisa lepas dari mereka berdua. Sayapun memutar balik. Melewati
mereka lalu
> berhenti beberapa ratus meter didepan mereka. Saya pun duduk-duduk
di
> trotoar. Mata saya tak bisa lepas memandang dua sejoli itu.
Bergandengan
> tangan sambil berjalan pelan. Sang pria beberapa kali berjalan
sambil
> memandang wanita disampingnya. Mereka terlihat asyik bercengkrama.
Sesekali
> nampak tarikan bibir lebar. Ketika hampir melewati saya wajah sang
wanita
> nampak merona, sementara sang pria tertawa-tawa geli lalu
mengedipkan mata
> kanannya singkat. Dan sang wanitapun semakin merona. Aiiih
mesranya. Tanpa
> sadar saya tersenyum-senyum sendiri melihat tingkah mereka. Saya
tak tahu
> apa yang dicakapkan dengan logat Canton yang kental itu. Namun yang
saya
> pahami ada aroma cinta yang semerbak mengiringi mereka. Saya taksir
umur
> mereka sekitar 60 tahunan. Dengan kedua tangan yang keriput
kemerahan mereka
> tetap saja asyik berjalan bergandengan.
>
> Ketika tepat lewat depan saya. Sang wanita menyapa saya lembut
sambil
> tersenyum "Pagi non. Mari" Tak mampu saya mengeluarkan suara. Saya
hanya
> bisa menggangguk sambil tersenyum saja. Saya berbisik dalam hati.
Allah...
> jika jodohku sampai seumur mereka kelak. Aku mohon ijinkanlah aku
merasakan
> saat indah yang seperti mereka rasakan itu.
>
> Saya pun kembali melanjutkan perjalanan ke kantor. Sepanjang jalan
saya
> bersenandung riang. Tak jelas apa yang saya senandungkan. Tapi
entah kenapa
> saya merasakan kedamaian dan kehilangan berton-ton beban yang
selama ini
> menghimpit di dada. Ada kesejukan dalam hati ini yang menyergap
tiba-tiba.
> Perlahan namun pasti aliran hangat cinta mulai merambat di pembuluh
darah
> meresap dihati. Hati yang selama ini mati rasa serasa ada aktivitas
lagi.
> Perlahan... sangat perlahan. Sel-sel mikro hati mulai bergerak
perlahan,
> lembut dan menentramkan. Allah... aku mohon... bantu aku belajar
mencintai
> lagi. Aku mohon kuatkanlah hatiku untuk mencintai dengan ikhlas
hanya
> karenaMU. Aku ingin selalu menggenggam tangan suamiku kelak hingga
akhir
> hayat.
>
> Ruang Hijau 11/10/2008
>
- 7.
-
Fw: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Sun Oct 12, 2008 5:55 pm (PDT)
pencerahan seringkali datang saat kita memajukan jam berangkat kita, karena dengan begitu kita tak tergesa-gesa, pikiran tak fokus takut terlambat, sehingga lebih bisa menikmati perjalanan ke kantor dan mahamanusia adalah mereka yang mampu memetik hikmah terbesar dari sekecil apapun kejadian... , makasih sista udah sharing... sering-sering ya?
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
----- Forwarded Message ----
From: ugik madyo <ugikmadyo@gmail.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Saturday, October 11, 2008 6:09:31 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Tangan yang Saling Menggenggam
Pagi tadi ketika saya berangkat ke
kantor. Seperti biasa saya lewat pertigaan jalan Mojopahit. hari masih
pagi saya pun mengendarai motor dengan perlahan. Saya berangkat terlalu
pagi, apalagi ini hari sabtu. Jalan-jalan lebih lenggang dari hari
kerja biasanya. Dari kejauhan saya melihat sosok dua orang tua saling
bergandengan tangan dari arah yang berlawanan.
- 8.
-
Re: warga bandung kumpul???
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Oct 12, 2008 6:49 pm (PDT)
hari ini SK bdg pada kumpul? pengeeeeennnnn
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Hadian Febrianto"com
<hadianf@...> wrote:
>
> Assalaamu'alaikum wr.wb
>
> Warga ESKA semuanya yang ingin ke Bandung atau pas waktunya sedang d
> Bandung, mari bergabung bersama kongkow anak SK Bandung.
>
> Ini tantangan dari Kang Mas Budi (masih dalam tahap percobaan
penggunaan
> kata Kang sampai logat semarangnya habis hehehe).
> Ayo kumpul!!!
> Hari/Tanggal : Ahad/12 Oktober 2009
> Tempat : Mie Baso Akung.
>
> Info lebih lanjut slahkan hubungi Kang Mas Budi (02292580038)
>
> wassalaamu'alaikum wr.wb
> --
> Regards,
> Hadian Febrianto, S.Si
> PT SAGA VISI PARIPURNA
> Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
> Ph/fax: (+6222) 2507537
>
- 9a.
-
Re: [Catatan Kak]) (Perjalanan) Mudik dan Lebaran 1429 H
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Oct 12, 2008 6:57 pm (PDT)
mbak, aku juga merasakan dejavu itu untuk Idul Fitriku kali ini
walaupun momen mudik tidak aku alami, tapi ketika imam memimpin
sholat led, ketika bersalaman, ketika takbir berkumandang, ketika
open house di KBRI, ketika menyantap semangkuk lontong ah semuanya
terasa indah...
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Siwi LH <siuhik@...> wrote:com
>
> Mudik dan Lebaran 1429 H
> Seandainya tak ada
> mudik dan lebaran saya tak tahu apakah saya akan sanggup berpisah
dengan Ramadhan?
> Sungguh indah Allah mengatur segala sesuatunya, saya ibarat
> anak kecil yang tengah asyik masyuk dengan permainan saya, dengan
dunia saya,
> dengan imajinasi saya, dengan segala gula-gula kenikmatan yang
ingin saya
> reguk. Dan ketika tiba saatnya saya harus meninggalkan segala
kenikmatan itu,
> meninggalkan gula-gula yang terhidang didepanku, dan keasyikan
tersendiri
> dengan permainan dan segudang imajinasinya. Rasanya saya tak akan
sanggup,
> namun ternyata Allah telah menyiapkan skenario indah dengan
perpisahan itu, dan
> menggantinya dengan mainan yang lebih menyenangkan, lebih menguras
energi saya
> sehingga perpisahan dengan Ramadhan tak begitu menyakitkan. Mudik
dan
> berlebaran, selalu menimbulkan dejavu yang sulit tergambarkan.
Padahal hanya
> pulang, pulang berkumpul dengan seluruh keluarga, dengan kakak yang
setiap saat
> bisa saya telepon, dengan Abah yang setiap saat bisa saya dengarkan
suaranya
> melalui hape. Namun dengan dibungkus mudik, muatan pertemuan itu
jadi lain.
> Padahal hanya perjalanan Probolinggo dan Tulungagung, namun
persiapannya bikin
> heboh, jauh-jauh hari menyiapkan bekal, dari oleh-oleh titipan,
mengepak baju,
> bekal dijalan yang dibuat senyaman mungkin, ah .indah !
> Ketika puasa ke 28 kami harus berbuka di sebuah POM bensin
> dengan menu sederhana, nasi bungkus, uihh sedap! Ketika sampai di
Pasuruan
> menuju perjalanan ke Tulungagung saya merasakan ekstase itu, riuh
rendah dihati
> saya, dan sungguh itu benar-benar menghibur hati saya yang
sesungguhnya berattt
> ditinggal Ramadhan. Ramadhan memang mempunya berjuta rasa bagi jiwa
saya. Bukan
> karena saya rajinnnn sekali beribadah, tapi entah setiap langkah
dan mata ini
> memandang segalanya jadi indah. Bau khas nasi matang dari dandang
aja cukup membuat
> saya terbawa emosi, teringat dulu waktu masih kecil , menjadi tugas
rutin saya
> selama Ramadhan, membantu Ibu menyiapkan buka puasa. Bau teh yang
diseduh dengan gula saja bisa
> membuat saya termenung lama, karena itulah minuman yang dibuat
almarhumah ibu
> mendampingi menu kami saat sahur, yang rasanya begitu sedap dengan
campuran teh
> bandulan dan teh cap 999. Bubur kacang Ijo, bubur ketan hitam, atau
es buah
> bisa membuat saya menangis karena teringat dulu Ibu membagi ke
mangkok-mangkok
> untuk kami berempat (saya empat bersaudara plus Abah) menjadi menu
takjil kami
> sepulang dari sholat Tarawih. Ya takjil selalu kami santap sepulang
dari sholat
> tarawih, bukan saat berbuka, karena saat berbuka perut kami pasti
telah terisi
> penuh dengan es teh buatan almarhumah Ibu. Dan kami akan berebut
untuk segera sampai
> di rumah dan dengan tak sabar menyantap menu takjil itu. Dan jujur
sampai
> sekarang tak ada yang mampu menandingi kelegitan rasa bubur itu,
entah sampai
> kapan kerinduan lidah ini terlunaskan, atau hanya akan menjadi
kenangan rasa
> terindah bagi lidahku. Puasa juga
> membawa sejuta rasa, karena tepat dimalam ke 27 saya dilahirkan
berdasarkan
> penanggalan Hijriyah. Malam ke 27 selalu membuat bobot rasa saya
menjadi
> lain .Ah!
> Pun Ramadhan kali ini yang dengan sukses menurunkan berat
> badan saya hingga 5 kg, sehingga saya tak perlu bersusah payah
mencari baju
> baru karena dengan membongkar baju lama dan mengenakannya cukup
membuat orang
> berkomentar " Baju baru ya?".hehehe Pissss!
> Yang justru membuat saya berbangga hati adalah karena puasa
> Mas Gangga yang full, nggak ada bolongnya, bahkan ia hanya puasa
sampai Ashar
> seminggu pertama, selebihnya ia mampu menyempurnakan puasanya
sampai
> Maghrib. Tak ada yang menandingi kebahagiaan saya, selain
melihatnya tekun
> mengerjakan puasanya. Barakallah senantiasa untukmu
> Puncak ekstase mudik dan lebaran selalu saya rayakan bersama
> hati saya saat berangkat menunaikan sholat Ied. Mungkin karena aura
rasa kami
> semua tengah berada dalam frekwensi sama, suasana pulang, suasana
rindu yang
> terlunaskan, sehingga binar bahagia, aura kebahagiaan terpancar
pada setiap
> wajah yang kutemui. Melihat sorot mata Abah saya seakan tengah
berteduh dalam
> rindang pohon beringin, sejuk menyegarkan. Sungkem dipangkuannya
seakan
> melarutkan segala sombong, memeluknya seakan sirna segala resah
gundah. Ah Abah,
> Ijinkan airmata ini sebagai tanda cinta kami yang selalu meluap
untukmu!
> Tradisi sungkeman ini seakan melunturkan segala ego yang rajin
berkecamuk dalam
> hati ini. Mencium tangan Mas Guruh, berpelukan dengannya
> memohonkan segala khilaf yang sudah pasti sering menghampiri saya
baik
> disengaja maupun tidak, rasanya kelegaan yang barangkali hanya bisa
tertandingi
> oleh segarnya air telaga Kautsar. Menerima uluran tangan mungil-
mungil dari
> para keponakan, dan dua malaikatku serasa merengkuh indahnya surga.
> Apalagi di hari kedua Syawal sebuah kecupan indah mendarat
> di kening dan pipiku saat aku belum terbangun, bahkan disusul
ciuman-ciuman
> dari mulut-mulut mungil yang rasanya menggetarkan, karena mereka
kompak
> berucap, "Selamat Ulang Tahun Bunda!". Hohoho bahkan saya sendiri
lupa bahwa
> hari itu saya berulangtahun berdasarkan penanggalan Masehi.
> Saya bersyukur
> mempunyai momen Mudik dan lebaran, tempat bersatunya hati dan rasa
untuk
> pulang, pulang untuk menjadi sebaik-baik ummat, Selamat Idul Fitri,
mohon maaf
> lahir dan batin. Itulah sepenggal bait Sms lebaran yang kukirim
kepada
> teman-teman, sahabat, dan sodara. Yang kuketik ditengah perjalanan
antara Pasuruan
> Bangil menuju ke Tulungagung, dan saat saya merasakan dejavu yang
tak
> tergambarkan
> Taqabalallahuminna waminkum, shiyamana wa shiyamakum, mohon
> maaf lahir dan batin, semoga Allah melimpahkan barakah Ramadhan
disebelas bulan
> kedepan, sehingga kita mampu berRamadhan sepanjang masa, bi
barakatillah.
> Ujung, 07 syawal 1429H/07 Okt 2008
> Salam Hebat Penuh Berkah
> Siwi LH
> cahayabintang. wordpress.com
> siu-elha. blogspot.com
> YM : siuhik
>
- 10.
-
[Artikel] Ingin Menemukan Lentera Jiwa? Berikut Kiatnya!
Posted by: "Jonru" jonrusaja@gmail.com j0nru
Sun Oct 12, 2008 7:09 pm (PDT)
Assallamualaikum,
Alangkah indahnya bila kita bisa bekerja atau berprofesi atau
berbisnis di bidang yang benar-benar kita cintai dan minati. Misalnya
ada orang yang senang berbagi, lalu dia mendapat pekerjaan sebagai
guru. Ada orang yang senang membaca, lalu dia menjadi pengusaha toko
buku. Ada orang yang suka fotografi, lalu dia menjadi fotografer
freelance. Ada orang yang senang internet, lalu dia berbisnis lewat
internet.
Saya yakin, semua orang pasti ingin seperti itu. Anda juga kan?
Di acara Kick Andy beberapa bulan lalu, Andy F Noya menyebutnya
sebagai Lentera Jiwa, yang diambil dari judul lagu Nugie.
Anda ingin segera menemukan lentera jiwa Anda, dan hidup bahagia selamanya?
Baca saja artikelnya di
http://www.jonru.net/ingin- menemukan- lentera-jiwa- ini-kiatnya
--
Thanks dan wassalam
Jonru
Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis. com
http://www.penulislepas.com/ v2
http://www.belajarmenulis.com/
Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
YM: jonrusaja
Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
=====>>> http://www.SekolahMenulisOnline. com
Mau menerbitkan buku tapi belum tahu caranya?
http://www.naskahoke.com/e-mbig :)
Peluang Bisnis untuk Penulis?
===>>> http://bisnis.penulislepas. com/
Personal blog:
http://www.jonru.net
http://jonru.multiply. com
- 11.
-
[rampai]Kutitipkan Ritme Sapaku
Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com fla_cheya
Sun Oct 12, 2008 8:02 pm (PDT)
Kutitipkan ritme sapaku dipembaringan malam
saat mengemasi asa tanpa jabat terakhir
tiada ingin mengukur diameter kebekuanmu
apalagi kembalikan senyuman yang terjarah
Termangumu akan sia-sia dipusara kaktus
dia tak kan gentar tuk bertahan untuk duriku
infeksiku akan merajalela memaksamu
agar aku semakin berlari serahkan lambaian
jelitaku bosan merindu pasirmu
jenuhku sembunyikan tatapan ketika merevisi hati
bilakah kau sudi melihatku berseri
zonaku makin larut dalam kidung indah
Pasuruan, 30 Sept¢08
http://cheya.blogspot. com
- 12.
-
[karyaku]Produktivitas Melahirkan Kualitas, benarkah?
Posted by: "rusdin visioner" rusdin_kutubuku@yahoo.com rusdin_kutubuku
Sun Oct 12, 2008 8:02 pm (PDT)
Produktivitas Melahirkan Kualitas
Oleh: Rusdin S. Rauf
"Mas Rusdin senang sekali menulis buku ya. Setahu saya mas Rusdin ini selalu dikejar target. Bukankah kita juga harus melihat kualitas buku. Nggak perlu banyak buku, satu saja asalkan berkualitas itu kan jauh lebih baik mas."
Saya terkesan sekali dengan sapaan teman saya di atas. Saya setuju sekali bahwa dalam berkarya kita harus memerhatikan kualitas tulisan. Bukan sekedar mengejar target jumlah karya yang diterbitkan. Saya juga yakin bahwa setiap orang menghasilkan tulisan yang berkualitas menurut penilaian diri mereka sendiri. Kita harus menghargai hal tersebut. Sekarang, saya diperhadapkan dengan realitas: semakin banyak menulis buku kemungkinan tidak berkualitas. Cukup menulis satu atau dua buku saja tapi kualitas terbaik. Inilah pola pikir yang selama ini terbentuk dalam benak sebagian orang.
Pola pikir seperti itulah yang mesti saya ubah. Setiap menulis buku saya selalu berpandangan bahwa apa yang saya tullis harus memiliki kualitas terbaik. Setiap menulis apa pun, kualitas menjadi salah satu prioritas saya. sedikit demi sedikit, perlahan-lahan, tapi pasti, saya mulai mengubah pola pikir kebanyakan orang. Saya mulai menyuntikkan ke alam pikiran saya kalau produktivitas itu akan melahirkan kualitas. Orang yang banyak berkarya, justru ia semakin berpengalaman. Dengan pengalaman itulah, saya yakin, ia akan mampu menghasilkan karya yang kualitasnya jauh lebih baik dari waktu ke waktu.
Kerap kali saya katakan kepada diri saya sendiri (dan teman-teman terdekat saya), produktivitas pastilah menghasilkan kualitas. Semakin sering saya berlatih menulis semakin baik tulisan saya. Semakin buruk tulisan yang saya buat dan saya terus menulis, maka lama kelamaan tulisan saya menjadi enak dibaca. Itulah fitrah tulisan. Sebaliknya, apabila saya membiarkan pola pikir lama (semakin produktif justru semakin menurunkan kualitas), saya pikir saya tak akan berkembang. Karya saya tak akan mungkin bisa bertambah banyak dan berkualitas. Inilah yang saya takutkan. Saya takut kalau diri saya ini menjadi tidak produktif gara-gara alasan sepele: takut tulisan saya tidak berkualitas.
Bagi penulis pemula, seperti saya, menulis atau berkarya adalah sebuah perjalanan spiritual dalam kehidupan. Dengan produktivitas berkarya, saya telah mensyukuri nikmat waktu, umur, dan kesehatan yang Allah berikan. Dan lebih bersyukur lagi, semakin banyak saya berkarya, justru Allah membukakan mata hati saya. Ya, saya bisa menilai seberapa bagus karya-karya yang saya hasilkan dari waktu ke waktu. Di sinilah saya bisa melakukan evaluasi, perenungan, dan intropeksi terhadap karya-karya saya.
Jadi, untuk hidup produktif menulis (dan produktif apa pun), saya sarankan kepada Anda ubahlah pola pikir Anda dari negatif menjadi positif. Lihatlah sisi positif dari apa pun yang tidak mengenakkan Anda. Ya itu tadi seperti pola pikir bahwa semakin produktif berkarya maka semakin menurun kualitasnya. Saya harap Anda yang baru kali pertama ingin berkarya, maka segera ubah pola pikir Anda. Jadilah orang yang optimis, punya keyakinan kuat, dan terus maju berkarya. Untuk sementara waktu, Anda yang baru memulai menulis, abaikan saja hinaan, cercaan, dan kritikan yang menjatuhkan tulisan (karya) Anda. Teruslah menulis, lalu lihatlah betapa tulisan Anda patut dihargai.
Satu rahasia lagi yang saya berlakukan dalam menulis. Apa itu? Buatlah target dalam menulis atau berkarya. Menjadi produktifterus terangtidaklah mudah. Banyak godaan. Banyak cobaan. Oleh sebab itu, saya membutuhkan target tiap bulannya. Saya berikrar dalam diri saya dalam waktu satu tahun harus menuliskan dua puluh lima buku. Artinya setiap bulan saya harus menulis minimal dua buku.
Oh, pasti Anda akan mengatakan sangat luar biasa. Saya katakan ini biasa-biasa saja. Justru saya sangat malu kepada ulama-ulama terdahulu, yang jumlah karya-karyanya melampui hitungan usianya. Saya juga sangat malu terhadap diri saya sendiri yang menyianyiakan banyak waktu terbuang untuk perihal yang tak bermanfaat.
Saya ingat sekali sindiran hadis Rasulullah Saw., sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya. (HR. Tirmidzi, Hadis Hasan).
Dari pada saya diam berdiri tak berbuat apa-apa, lebih baik saya luangkan waktu, beberapa menit saja untuk menuliskan kebaikan. Saya tuliskan pengalaman-pengalaman menyenangkan saya, lalu saya baca tiap harinya. Bukankah itu jauh lebih baik daripada saya berdiam diri dan berpikir macam-macam. Anda setuju dengan saya? Silahkan Anda berkomentar.
- 13a.
-
[rampai]Terjagalah Dari Tidurmu
Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com fla_cheya
Sun Oct 12, 2008 8:04 pm (PDT)
Gelisahku lincah berkelana disebuah malam
ia berseri untuk secarik sisa jejakmu
sembari terdiam menyaksikan lekuk kenangan
akupun turut mewarisi sebaris lelahmu digenggaman ini
Aku tak seperti sediakala
ronaku telah mengakar disebuah ujung
kemudian cinta mengepung aku dipengadilan hati
ciutkan nyali tuk bergegas lenyap diputik jiwamu
Aku tak ingin bergeming meski sejenak
aku biarkan wangimu menetap diladang purnamaku
merangkai butiran kisah dibawah langit
merajut asa diatas tanah
saling terikat menjelajah detik yang tersisa
Cintaku merapuh bila tanpa mengekang kerinduan
rasakanlah, degub itu mengejutkanmu dipuncak embun
lalu... membutsir labirin tawa dinebula kalbu
dengarlah, pijar langka itu milikmu...
meski ku menyalin hambar ketika abaikanmu
Tak terbesit gurunku untuk hembus yang lain
angkasaku telah menjabat erat kutipan sinarmu
terjagalah dari tidurmu... Rechi...
tanyaku ingin terusung pergi diantara kuncup melati
lalu... menggiurkan aku dalam sketsa kita
terjagalah dari tidurmu... aku masih disini
Pasuruan, 9 Okt'08
http://cheya.blogspot. com
- 13b.
-
Re: [rampai]Terjagalah Dari Tidurmu
Posted by: "rusdin_kutubuku" rusdin_kutubuku@yahoo.com rusdin_kutubuku
Sun Oct 12, 2008 8:14 pm (PDT)
Ku jaga engkau dari tidurku
tolong dilanjutin dong....hehe.
pusinya bagus!
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , fla cheya <fla_cheya@.com ..>
wrote:
>
>
>
> Gelisahku lincah berkelana disebuah malam
> ia berseri untuk secarik sisa jejakmu
> sembari terdiam menyaksikan lekuk kenangan
> akupun turut mewarisi sebaris lelahmu digenggaman ini
>
> Aku tak seperti sediakala
> ronaku telah mengakar disebuah ujung
> kemudian cinta mengepung aku dipengadilan hati
> ciutkan nyali tuk bergegas lenyap diputik jiwamu
>
> Aku tak ingin bergeming meski sejenak
> aku biarkan wangimu menetap diladang purnamaku
> merangkai butiran kisah dibawah langit
> merajut asa diatas tanah
> saling terikat menjelajah detik yang tersisa
>
> Cintaku merapuh bila tanpa mengekang kerinduan
> rasakanlah, degub itu mengejutkanmu dipuncak embun
> lalu... membutsir labirin tawa dinebula kalbu
> dengarlah, pijar langka itu milikmu...
> meski ku menyalin hambar ketika abaikanmu
>
> Tak terbesit gurunku untuk hembus yang lain
> angkasaku telah menjabat erat kutipan sinarmu
> terjagalah dari tidurmu... Rechi...
> tanyaku ingin terusung pergi diantara kuncup melati
> lalu... menggiurkan aku dalam sketsa kita
> terjagalah dari tidurmu... aku masih disini
>
> Pasuruan, 9 Okt'08
> http://cheya.blogspot. com
>
>
- 14.
-
[rampai]Menyapa Sebait Cerah
Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com fla_cheya
Sun Oct 12, 2008 8:08 pm (PDT)
Aku larut dalam patahan waktu
penuh pengakuan mengagumimu
meski nihil ditempurung kalbu
tak lagi layak menyapa sebait cerah
namun tatap ini masih utuh dikutub asa
Kutak bisa berhenti leraikan gugusan sinar
bekumu tetap memaksaku tanpa terrela
bertepuk sendiri tanpa satu alasan
menafikan aku disebuah ilalang yang tak terbaca
meski diamku berlayar lama untukmu
Kutak bisa berhenti menengok pijakanmu
apalagi telantarkanmu dalam karyaku
meski berulang kali lambaian tertimbun
aku tak mampu dan selalu luluh
semua masih tentangmu... tanpa kau tahu...
Pasuruan, 9 Okt¢08
http://cheya.blogspot. com
Inspirated By: Numata N sebuah Rasi...
- 15.
-
Perniagaan Yang Tidak Akan Merugi
Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com fla_cheya
Sun Oct 12, 2008 8:10 pm (PDT)
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri [1259] ( Faathir 29-30)
Didunia ini manusia memiliki berbagai macam sifat yang persentasenyapun berbeda. Misalnya saja sifat murah hati. Ada yang murah hati pada orang lain ketika ada pihak tertentu sehingga ada maksud riya', ada yang murah hati ketika dia miliki barang yang berlimpah sehingga dia takut mubadzir dan adapula murah hati karena ingin berbagi meskipun keadaannya bisa dibilang agak kurang mampu. Yang membuat ketiganya melakukan hal itu adalah dorongan dari hati. Ada hati yang kurang sadar, setengah sadar dan lebih sadar.
Ketika kita bisa memberikan sesuatu pada orang lain dengan ikhlas, rasakan ada rasa bahagia yang muncul dihati. Hal itu terbuki dari rasa senyum dan syukur pada yang kuasa yang masih memberikan kita kesempatan untuk berbuat baik dan sesungguhnya Tuhan lah yang mengetuk hati kita untuk berbuat kebaikan. Kadang, ada yang menyadari ketukan itu, kadang ada yang menyadari namun mengabaikan dan adapula yang tidak menyadarinya. Sesungguhnya manusia diberikan akal dan bila ia mau berpikir maka bila ada petunjuk datang kepadanya, tergantung dari dia menerimanya atau mengabaikannya. Jadi, bukan Tuhan yang salah ketika manusia tersesat. Tuhan tidak menjauh dari kita tapi diri kita yang menganiaya diri kita sendiri sehingga kita merasa jauh dari Tuhan.
Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi. Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu..... (Al Munaafiquun 9-10)
Dalam sebuah hadist qudsi Allah telah berfirman: "Wahai sekalian anak-anak adam, sejauh mana kecenderunganmu kepada dunia dan sejauh mana cinta kepada-Ku dihatimu, maka sekadar itulah derajatmu disisi-Ku. Karena sesungguhnya tidak aku campurkan antara dua cinta, yaitu cinta kepada-Ku dengan cinta kepada dunia didalam satu hati untuk selama-lamanya.
Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba- Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki- Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya. ( Saba'39)
Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih . (Q.s. Ibrahim: 7)
Subhanallah, begitu pemurahnya Allah yang memberikan balasan pada hambaNya yang menafkahkan hartanya dijalan Allah. Padahal, kita sadar bahwa rizki kita datangnya dari Allah meski kita seringkali berbuat dosa. Sungguh tak ada satupun nikmatNya yang dapat didustakan. Untuk bershodaqoh, kita tidak perlu menunggu menjadi milyarder agar bisa berbuat baik pada orang lain. emang kita tahu kapan kita jadi milyarder? Memang kita tahu usia kita tinggal berapa?. Bila ada kesempatan bershodaqoh maka manfaatkanlah. Ketika mendapat tambahan uang kita buru-buru membeli barang kesukaan kita atau segera ditabungkan. Pernahkah terpikir untuk segera dishodaqohkan beberapa bagian dari rizki itu?. Meski jumlah tidak seberapa, asal ikhlas, Insya Allah balasan yang kita terima dari Allah akan lebih besar daripada pemberian yang telah kita berikan pada orang lain.
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al Hadiid 10)
Ketika dalam perjalanan, kadang kita menemui orang yang meminta bantuan untuk masjid ataupun panti asuhan padahal hasilnya mereka makan sendiri. Adapula pengemis yang sebenarnya sehat namun berdandan kurang mampu. Ironis memang, melakukan penipuan seperti itu, apalagi berkedok agama. Mungkin tak jauh beda dengan para koruptor yang memainkan politik kotor dan kadang menjadikan agama sebagai tameng untuk menarik simpati rakyat. Bedanya, yang berpolitik itu terkesan elegan karena masih bisa berdiri diatas panggung, duduk diatas kursi, tinggal dirumah mewah dengan fasilitas yang wah. Mereka berusaha menertibkan jalan-jalan yang banyak pengemis, padahal mereka harusnya juga ditertibkan karena makan harta rakyat. Itulah beberapa ilustrasi kejadian yang terjadi di Indonesia. Mari kita berdoa semoga keadaan dinegeri kita ini bisa lebih baik dan itu kita mulai dari diri kita sendiri.
Pada suatu hari, ketika berhenti disebuah pom bensin saya menyaksikan dua orang wanita meminta sumbangan. Kata paman saya, gadis itu penipu karena teman paman saya adalah tetangga gadis itu. Memang kita tak harus membiasakan memberi mereka yang kurang mau berusaha karena kalo sering bisa membuat mereka jadi malas. Namun, bila kita tidak tahu kondisi sebenarnya para peminta sumbangan dan pengemis itu, apa kita harus menunda untuk berbuat baik? tentu saja itu berarti kita menyia-nyiakan kesempatan kita mendapat pahala. Sesungguhnya Allah telah menjelaskan dalam firmanNya mengenai kelebihan shodaqoh, seperti:
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.( Al Hadiid 11)
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (Al Israa' 26)
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya]. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.( Al Hadiid 7)
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirim[1480]. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.( At Taghaabun 16)
[1480]. Maksudnya: nafkahkanlah nafkah yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat.
Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,(Al Lail 17-18)
Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. At Taghaabun 17
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at[160]. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.( Al Baqarah 254)
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.( Al Baqarah261)
Sedangkan ayat lain yang menjelaskan mengenai orang yang kikir sebagai berikut :
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. (Al Lail 8-11)
pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.
( At Taubah35)
..............Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, (At Taubah 34)
(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir[296] siksa yang menghinakan.( An Nisaa' 37)
Sabda Rasulullah, 'orang yang dermawan itu dekat pada Allah, dekat pada surga, dekat juga pada manusia, jauh dari neraka. Sedang orang yang pelit, jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh juga dari manusia, dekat pada neraka.'
Tak peduli mereka itu menipu atau benar yang penting kita ikhlas karena Allah. Was-was diri boleh saja namun jangan biarkan hal itu melebihi wajar sehingga terbesit buruk sangka dalam hati. Kita doakan saja mereka yang baik-baik. Bila kenyataannya mereka kurang mampu, semoga Allah menambah rizki mereka dan bila memang mereka menipu semoga Allah memberikan hidayah dan menuntun mereka ke jalan yang lebih Ia Ridho. Dan bila belum ada yang bisa kita sumbangkan, alangkah baiknya bila kita berdoa "Ya Allah semua rizki datangnya dariMu. semoga Engkau melapangkan rizki pada mereka yang membutuhkan dan semoga dilain hari aku bisa menafkahkan harta dijalanMu" Alhamdulilah kalau kita sempatkan diri berdoa. Insya Allah kita akan mendapat balasan dari doa kita. Seperti halnya ketika dijalan kita melewati pemakaman. Alangkah baiknya bila kita memberikan salam dan doa agar kita, keluarga dan mereka yang mendahului kita mendapat ampunan Allah. Semoga dengan
perbuatan mulia tersebut, Allah ridho dan mengampuni kita dan semoga ketika kita meninggal, orang lain masih berdoa untuk kita meski mereka tidak mengenal kita.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan(Ali 'Imraan 133-134)
Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya. (Q.s. al-An am: 160).
Harta tidak akan berkurang karena sedekah dan tidaklah Allah menambah bagi hamba yang pemaaf kecuali kemuliaan, dan tidaklah seseorang yang berlaku tawadhu karena Allah, melainkan Dia akan meninggikannya" (HR Muslim)
Sesungguhnya apabila matinya seseorang anak
Adam itu, hanya 3 perkara yang akan dibawanya bersama :
1) Sedekah/amal jariahnya
2) Doa anak-anaknya yang soleh
3) Ilmu yang bermanfaat yang disampaikannya kepada orang lain.
Imam Ja'far Shadiq berkata,"sesungguhnya ahli surga memiliki empat tanda; WAJAH YANG CERAH, LIDAH YANG FASIH, HATI YANG PENUH KASIH, DAN TANGAN YANG DERMAWAN"
Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :
Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?"
Allah menjawab, "Ada, yaitu besi" (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi).
Para malaikat pun kembali bertanya, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?"
Allah yang Mahasuci menjawab, "Ada, yaitu api" (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api).
Bertanya kembali para malaikat, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?"
Allah yang Mahaagung menjawab, "Ada, yaitu air" (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air).
"Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?" Kembali bertanya para malaikat.
Allah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna menjawab, "Ada, yaitu angin" (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat).
Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, "Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?"
Allah yang Maha Gagah dan Maha Dahsyat kehebatan-Nya menjawab, "Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya."
Ya Allah, sesungguhnya kami telah menganiaya diri kami sendiri karena itu ampunilah kami. Sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang kami tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepada kami, niscaya kami akan termasuk orang-orang yang merugi. Ya Allah, kasihanilah kami... jangan biarkan kami menghadapMu dalam keadaan hina penuh penyesalan. Ketuklah hati kami untuk senantiasa beristighfar dan berdzikir kepadaMu serta selalu memiliki niat dan sikap yang lurus demi ridhoMu. Ya Allah Perteguhlah iman dan ajarilah kami untuk istiqomah dan menjaga hidayah dariMu. Janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi karunia.
Ya Allah tuntunlah jiwa dan ragaku dijalan yang lebih Engkau ridho agar keduanya tak menyesal kelak, agar keduanya tak malu ketika aku dihisab dan justru tersenyum bahagia pada masa itu... Ya Allah, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, aku mohon Engkau menambahkan kepadaku ilmu pengetahuan dan bimbinglah aku menjadi hamba yang dapat mempertanggungjawabkan, mengamalkan dan menyampaikannya dengan niat hanya karenaMu sehingga penyakit hati tak membuatku menangis. Hukuman terberat bagi manusia dihari kiamat diperuntukan bagi orang berilmu yang tidak berbuat sesuai dengan ilmunya dan tidak menggunakan ilmunya. Maka, aku mohon belas kasihanMu dan perlindunganMu. .. aku mohon belas kasihanMu dan perlindunganMu. .. aku mohon belas kasihanMu dan perlindunganMu. .. Ya Allah... wahai Rabb yang memegang ubun-ubun makhlukNya, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya kepada Engkau pasti kami akan kembali... amin
Bumi Allah, 12 Oktober 2008
Best Regards,
flacheya@gmail
http://cheya.blogspot. com
- 16a.
-
(artikel) SIAPA SURUH DATANG KE JAKARTA
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Sun Oct 12, 2008 8:37 pm (PDT)
SIAPA SURUH DATANG KE JAKARTA
Fiyan Arjun
http://sebuahrisala h.multiply. com
id ym:paman_sam2
Dalam kesempatan yang lalu saya menanyakan tentang kabar kawan saya seusai ia pulang mudik dari kampungnya. Saat saya menanyakan hal itu saya memakai fasilitas via yahoo messenger. Di sanalah saya menanyakan tentang kabar dirinya selama bermudik ria hingga sampai ke pulangannya.
Bagaimana rasanya Lebaran di kampung? Tapikan pulangnya tidak bawa "orang baru" lagikan?
Berondong saya menanyakan hal itu kepadanya melalui media on-line.
Lalu apa yang dilontarkan kawan saya atas pertanyaan saya itu.
Iya, saya bawa orang! Biar rame gitu.
Dengan bangganya ia menjawab seperti itu tanpa beban.
Saya yang menerima jawaban dari balik layar komputer seperti itu langsung terkejut. Tak bisa saya bayangkan bila ia seperti itu tiap tahun mudik dan kepulangannya ke Jakarta membawa pendtang baru di kota besar ini. Andai jika saya menghitung kalau tiap tahun ia mudik dan membawanya berjumlah satu orang yang bisa ia bawa ke ibukota ini, Jakarta . Dan saya kalkulasikan dengan jumlah penduduk DKI Jakarta pada tahun 2007 berjumlah 110 ribu jiwa dari jumlah penduduk yang kembali ke Jakarta pasca lebaran mencapai 2,6 juta jiwa. Maka lagi-lagi jika saya kalkulasikan dengan jumlah pada tahun 2007 berjumlah 110 ribu jiwa ditambah dengan orang semacam kawan saya itu di ibukota Jakarta akan bertambah menjadi 220 ribu jiwa yang akan memadati ibukota ini. Wah-wah tambah makin sumpek dan padat ibukota ini dengan para pendtang yang dibawa semacam kawan saya itu.
Entah, saya juga heran dengan jawaban yang dilontarkan kawan saya itu. Ia bangga dengan apa yang ia bawa ke ibukota. Padahal ia sama saja telah menjadi salah satu orang yang membuat dampak di Jakarta dengan membawa pendatang baru nantinya. Hingga akhirnya timbul krisis sosial yang makin menggejolak. Baik itu semacam pengangguran (sampah masyarakat) semakin tupah ruah, kriminalitas meningkat, serta kemiskinan tak mampu ditoleransi lagi dengan datangnya para muka-muka baru itu.
Jadi tidak salah kalau bila ada lagi semacam kawan saya itu dengan membawa pendatang baru yang nantinya bukan mendapatkan kesejahteraan yang layak melainkan malah sebaliknya. Malah mendapatkan masalah yang pelik. Dan ungkapan semacam ini: Siapa Suruh Datang Ke Jakarta memang benar adanya!
Terlebih jika nanti adanya Operasi Yustisi Pemrov DKI Jakarta yang nanti akan diselenggarkan serentak di Jakarta dan sekitarnya kepada kaum new urban. Atau, familiar degan sebutan pendatang baru atau pula muka-muka baru. Para kaum urban yang hijrah ke Jakarta tanpa skill maupun tidak memiliki pendidikan formal yang memadai dalam operasi nantinya. Yakni, operasi bagi para pendatang yang datangnya dijemput pulangnya nanti tak diantar. Pendantang baru yang tak memiliki identtitas lengkap serta tak memiliki izin untuk pindah (urbanisasi). Kalau sudah begini siapa yang bertanggung jawab atas urbanisasi yang tiap tahun meningkat drastis?
Apa perlu adanya solusi antar Pemda dan Pemerintah Pusat melalui stimulasi program-program aksi berbasi local untuk atasi urbanisasi ke Jakarta ," ungkap Dosen Fisip UI Jerry Sambuaga yang dilansir dari fasilitas pesan singkat dari Indosat NEWSLINKsmc yang saya terima di handphone belum lama ini. Entahlah, bagi saya apakah itu solusi terbaik atau tidak. Terlebih sekarang ini ada kebijakan baru dari Pemda bahwa setiap pendatang baru akan dikenakan sanksi lima puluh juta rupiah-yang setiap bagi pendatang baru yang masih bandel datang ke Jakarta . Lagi-lagi saya yang mendengar itu hanya mampu mengelus dada. Bukan itu saja juga menjadi pertanyaan saya nanti. Apakah nanti mereka bagi pendatang baru atau muka-muka baru itu akan mampu menunaikan sanksi itu atau tidak? Itulah yang menjadi pertanyaan saya lagi-lagi.
Nah, kalau sudah begitu siapa lagi yang dipersalahkan? Pendatang barunya yang mbalelo atau kebijakan Pemda yang telah membuat sanksi seperti itu? Atau, memang sudah sepantasnya ungkapan seperti ini didengungkan lagi ke telinga-telinga para pendatang baru biar mereka tahu dan sadar dan buat apa datang ke Jakarta tanpa ada skill dan pendidikan formal yang memadai. Siapa Suruh Datang ke Jakarta.*(fy)
Ulujami, 10 Oktober 2008
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ - 16b.
-
Re: (artikel) SIAPA SURUH DATANG KE JAKARTA
Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id siril_wafa
Mon Oct 13, 2008 12:35 am (PDT)
Om...kita semua nggak ngajak koq. lha wong mereka sendiri yang ikutan
bahkan dengan ikhlas pula ikutnya. padahal kita mo berangkat dah
sembunyi-sembuyi...eh..malah ketahuan ^_^
-sis-
\
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , bujang kumbangcom
<bujangkumbang@...> wrote:
>
- 17a.
-
Tangkal Santet Dengan Takwa
Posted by: "arman" arman@sgi-ind.com
Sun Oct 12, 2008 9:12 pm (PDT)
Kalo santet memang ampuh.
Mengapa kita harus dijajah beratus ratus tahun.
Mengapa Kita memelihara tentara.
Mengapa harus beli senjata.
Bukankah mempunyai prajurit santet di indonesia lebih parktis dan mumpuni dari semua itu?
----- Original Message -----
From: Pandika Sampurna
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, October 07, 2008 6:23 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] (Artikel): Tangkal Santet Dengan Takwa
Tangkal Santet Dengan Takwa
Oleh: Abdi Susanto
Meski sulit dibuktikan siapa pelakunya dan bagaimana proses pengirimannya korban santet nyata ada. Bagaimana santet bekerja dan apa yang harus dilakukan untuk menangkalnya?
Ahmad, pria berusia 50 tahun, merasa tangannya sakit, mulai dari bahu sampai lengan. Sayang. rasa sakit itu sulit dijelaskan dengan tepat. Kadang terasa nyeri, kadang terasa pegal, lemah, bahkan kaku. Kadang lengannya tidak bisa digerakkan. Rasa sakit ini gonta-ganti, minggu ini di tangan kiri, minggu depan di lengan kanan, seterusnya bergiliran.
Sudah dua tahun ini, Ahmad berupaya ke sana kemari mencari pengobat yang bisa menyelesaikan masalahnya. Mulai dari dokter spesialis saraf, tulang, sampai ahli pengobatan alternatif. Selama itu pula semua keluhannya tidak kunjung bisa diatasi.
Untung, ada dokter yang pernah menangani kasus seperti yang dialami Ahmad. Sang dokter justru menganjurkan Ahmad agar pergi ke seorang ibu yang ahli di bidang prana.
Ketika sampai di tempat si ibu yang tidak mau disebutkan namanya ini, Ahmad diminta berdoa. Semua orang yang hadir di tempat sang ibu di wilayah Jakarta Utara ini diminta ikut mendukung dengan doa. Setelah disisir dengan energi prana, ibu tadi mulai mengatakan bahwa ada masalah di bahu kiri dan kanan Ahmad. Padahal, Ahmad belum mengatakan masalahnya pada si ibu.
Seorang pria bernama Toni yang ikut menyaksikan pengobatan diminta untuk meletakkan kertas penadah di samping bahu kiri Ahmad. Sementara si ibu sudah mulai melakukan gerakan menyapu bahu.
Tidak diketahui dari mana datangnya, ada bunga kamboja kering dan segar keluar lalu jatuh ke kertas yang dipegang Toni. Selanjutnya, tanah yang jumlahnya cukup banyak keluar dan terhambur di kertas. Ada pula bungkusan kain kecil yang ternyata berisi jarum, terjatuh setelah bahu kanan disapu dengan daun kelor.
Setelah itu Ahmad diminta berdoa, bersyukur pada Tuhan bahwa dia masih selamat dan diminta tidak memikirkan siapa yang melakukan hal ini. Sejak itu, keluhan yang dialami Ahmad tidak terasa lagi. Semua barang yang jatuh di kertas tadi dibakar sampai habis.
Beragam Nama
Meski nama dalam cerita ini hanya rekaan, peristiwa ini tidak dibuat-buat. Cerita ini nyata terjadi. Kasus yang disebut santet ini bagi sebagian orang bukanlah bualan belaka.
Santet tidak hanya dikenal di Jawa (Jawa Barat disebut teluh ganggaong atau sogra), melainkan hadir juga di berbagai daerah lain dengan beragam nama. Di Bali terkenal dengan desti, leak, atau teluh terangjana, di Maluku dan Papua dengan suangi, di Sumatra Utara begu ganjang, di Sumatra Barat puntianak, dan masih banyak yang lain lagi.
Di Afrika dikenal voodoo. Di belahan Eropa, orang mengenal tukang sihir. Masih banyak istilah dengan teknik dan cara kerja yang sama dengan santet dipraktikkan di negara-negara lain, selain Indonesia.
Santet, menurut Prof. Dr. Th. Ronny Nitibaskara, termasuk sorcery (ilmu tenung) atau witch craft (ilmu sihir). "Keduanya masuk dalam black magic atau ilmu hitam," kata guru besar kriminologi dari Universitas Indonesia itu.
Ilmu ini sudah digunakan sejak zaman Nabi Musa. Tentu kebanyakan dari kita tahu kisah ketika Nabi Musa ditantang oleh para tukang sihir yang dimiliki Raja Firaun.
Walau itu atas perintah Tuhan, Musa melepaskan tongkat gembalanya. Jadilah tongkat itu ular besar yang mengalahkan ular-ular ciptaan para tukang sihir Firaun.
Guru besar yang disertasinya mengenal kejahatan santet ini menyebutkan bahwa baik tenung maupun sihir dikatakan ilmu hitam karena tujuan penggunaannya. Mengutip pendapat sosiolog asal Inggris, Raymond Firth, Prof. Ronny menyebutkan bahwa santet adalah tindakan yang merusak kesejahteraan orang lain dengan motif balas dendam atau sakit hati. Tindakan ini mengakibatkan sakit, kematian, dan berbagai bentuk penderitaan lain.
"Jadi tindakan ini dalam kaidah agama mana pun dianggap sebagai sebuah kejahatan. Demikian juga dalam kaidah hukum modern," ungkap Ronny.
Kejahatan metafisis ini dikirim oleh pelakunya dalam bentuk apa pun. Mulai dari benda mati seperti tanah, paku, besi berkarat, jarum bahkan juga binatang entah itu kalajengking, ular juga kelelawar.
Yang paling canggih, menurut Permadi, SH, anggota DPR RI yang juga dikenal aktif di bidang parapsikologi, santet bisa berupa penyakit modern yang ada sekarang ini, misalnya berupa kanker, pembengkakan kelenjar tiroid dan lain lain.
"Semua itu tergantung kepintaran sang dukun. Karena itu, dukun santet juga beragam tingkat ilmunya. Anggap saja ada yang masih SD, SMP, SMU, bahkan ada yang tingkat profesor untuk menggambarkan bahwa dukun itu sangat pintar," papar Permadi.
Menurut Prof Ronny pengiriman santet bisa dengan cara imitative magic, misalnya membuat boneka kemudian menusuk boneka dengan jarum, atau menggunakan media foto yang kemudian dibakar.
Bisa juga dengan cara contagious magic atau menggunakan benda-benda yang digunakan orang yang hendak dikirimi santet seperti pakaian, rambut dan sebagainya.
Sulit Dibuktikan
Menurut Permadi santet bisa dijelaskan dengan teori bahwa benda dengan molekul padat seperti paku atau berbagai hal lain bisa diubah menjadi bentuk energi yang tidak kelihatan (dematerialisasi) untuk kemudian diubah lagi menjadi benda padat setelah terkirim atau sampai pada seseorang yang dituju. "Semua itu berkat kekuatan mind atau pikiran," ujar Permadi.
Mirip dengan Permadi seorang ahli radiesthesi yang juga seorang pastor, Romo Handoyo Lukman, menyebutkan bahwa santet tak lebih dari induksi negatif yang ditujukan untuk mencelakakan orang lain atau merupakan energi alam yang dipermainkan secara tidak wajar.
Proses penyantetan, menurut Romo Lukman bukan merupakan hal yang tidak bisa dijelaskan. Ini adalah proses yang bisa dijelaskan secara ilmiah dengan teori elektrodinamika," katanya.
Orang-orang tertentu, menurut Lukman, memiliki kemampuan mengubah materi menjadi energi. Dengan kemampuan itu juga energi dikirimkan ke tubuh korban lewat proses elektrodinamika.
Karena pada dasarnya tubuh manusia mengandung muatan listrik, korban yang tidak kuat menahan kiriman energi yang mengenai tubuhnya akan menjadi sakit. Namun, banyak juga yang berpendapat, salah satunya Prof. Tubagus Yuhyi, bahwa santet bisa terjadi akibat bantuan jin atau makhluk halus.
Meski bisa dijelaskan sedemikian rupa, tidak ada yang bisa membuktikan jejak santet. Siapa yang mengirimnya sulit dibuktikan secara hukum. Yang jelas, akibat atau korban santet jelas dan nyata ada, seperti yang dialami Ahmad dan banyak orang lain lagi.
Prof. Yuhyi yang juga ahli dalam menangkal santet dan salah satu dewan guru Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten menekankan bahwa siapa pun bisa kena santet, mulai dari bayi sampai orangtua.
"Namun, bila tingkat energi seseorang lebih tinggi dibanding tingkat energi sang pengirim santet, santet tidak tak mampu menembus seseorang," tutur Permadi.
Prof. Yuhyi menegaskan bahwa orang takwalah yang bisa kebal dari santet. Kalaupun masih bisa tembus, setidaknya dalam kasus yang dialami Ahmad, bungkusan jarum yang dikirim padanya tidak akan pecah atau terbuka, sehingga menyebar ke seluruh tubuh.
Takwa pada Tuhan
Meski kelihatannya menyeramkan, santet bisa ditangkal, "Asal kita bertakwa kepada Allah Sang pencipta, kita pasti selamat dan terlindungi" kata Prof. Yuhyi.
Bagi orang Islam, Yuhyi menyarankan agar menggunakan wirid atau doa seperti yang pernah diucapkan Nabi Muhammad saat menghadapi perang Badrar, "La Khaulawala Kuatailla Billahil Aliyil Adhiimi", ayat ini berarti, "Tiada daya dan upaya atau kekuatan siapa pun yang mampu menandingi keperkasaan Allah."
Doa ini sebenarnya bisa dilafalkan oleh siapa pun tanpa mengenal agama karena tidak terkait dengan akidah. Namun, mereka yang beragama lain bisa juga menggunakan doanya masing-masing.
Lain lagi dengan Romo Lukman. Pastor asal Belanda ini justru menemukan alat yang bisa menetralisasi energi negaatif santet, sehingga tidak mempan masuk ke tubuh.
Alat berupa kumparan ini terbuat dari tembaga berukuran panjang 7 cm tebal 2 cm, dengan beragam bentuk dan memiliki daya elektrostatiska yang mampu menyerap dan menetralkan energi yang berlebihan.
Alat ini perlu di tempatkan dengan tepat karena kalau tidak fungsinya malah bisa terbalik. Sayang, hanya Lukman dan murid-muridnya saja yang baru bisa melakukannya.
Energi Positif
Cerita lain datang dari Rizca Natasuwarna. Lulusan ITB ini mengembangkan alat yang disebut teknologi generator energi positif (GEPP). Menurutnya, alat ini mampu menangkal santet. Bahkan, alat ini bisa digunakan untuk menangkap energi negatif yang terluap dari emosi di ruangan yang besarnya sebanding dengan stadion sepakbola.
Saat uji coba yang diterapkan pada pohon pisang di Bandung, pohon tersebut tetap segar ketika disantet oleh penyantet dari Garut, akibat generator antisantet ini. Sementara pohon yang tidak dipasangi generator, langsung mati mengering.
Cara kerja GEPP sangat sederhana. Alat ini menyerap energi negatif yang ada di sekitar generator. Ini karena adanya energi prana positif dikeluarkan dari dalam bejana yang sudah dikemas dalam bentuk piramida.
Energ prana positif tersebut dihasilkan dari kumparan yang sudah dibentuk sedemikian rupa yang mengolah 4 unsur alam. Alat ini ternyata tidak hanya menyerap energi negatif, melainkan juga mampu membalikkan energi negatif yang dikirim.
Sayang, kemampuan GEPP tidak lama. Baterainya tidak cukup tahan mengeluarkan energi sepanjang waktu. Alat ini harus diisi ulang setelah penggunaan 6 bulan. Selain itu, harganya juga tidak murah. Satu GEPP piramida harganya sekitar 2 juta, dan silinder 200 ribu. Beberapa ahli lain mungkin memiliki cara yang berbeda lagi dalam hal menangkal santet. Ada yang dengan membukakan cakra-cakra atau pusat energi orang yang terkena. Ada yang menggunakan daun kelor. Ada pula yang menggunakan rajah-rajah tertentu.
Seperti misalnya Prof. Dr. IGK Putra Wirawan, MM. Praktisi penyembuh dari Yayasan Prana Murti ini cukup menyentuh pasien, langsung membaik. Setelah pasien kelihatan membaik, pria asal Bali ini lalu memberi pasien minum air putih yang sebelumnya didoakan lebih dahulu agar kekuatan yang mengganggu sirna.
Pesan Wirawan, mendekatkan diri pada Tuhan dan selalu bersikap baik pada setiap orang merupakan langkah terbaik untuk terhindar dari santet. Santet biasanya muncul atau dipicu oleh sikap kita, yang secara sengaja atau tidak, menyakiti orang lain sehingga orang tersebut menyerang kita dengan cara lebih kejam.
Sumber: Kompas Cybermedia
Kamis, 13 Juli 2006
- 17b.
-
Re: Tangkal Santet Dengan Takwa
Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com setyawan_abe
Sun Oct 12, 2008 9:53 pm (PDT)
Kalo santet memang ampuh
Mengapa kita harus masih 'keok' sama US.
Mengapa Israel masih saja berdegil.
Mengapa harus berkeringat dan berdarah-darah melempar batu.
Bukankah santet cukup dari kamar gelap?
Penasaran?
Silakan kunjungi QS 2 : 255, siapa tahu ada jawaban - mind, body and
SOUL -
Assalamu'alaikum
Arief
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "arman" <arman@...> wrote:com
>
>
> Kalo santet memang ampuh.
> Mengapa kita harus dijajah beratus ratus tahun.
> Mengapa Kita memelihara tentara.
> Mengapa harus beli senjata.
> Bukankah mempunyai prajurit santet di indonesia lebih parktis dan
mumpuni dari semua itu?
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Pandika Sampurna
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Sent: Tuesday, October 07, 2008 6:23 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] (Artikel): Tangkal Santet Dengan Takwa
>
>
> Tangkal Santet Dengan Takwa
> Oleh: Abdi Susanto
>
>
>
> Meski sulit dibuktikan siapa pelakunya dan bagaimana proses
pengirimannya korban santet nyata ada. Bagaimana santet bekerja dan apa
yang harus dilakukan untuk menangkalnya?
>
>
>
> Ahmad, pria berusia 50 tahun, merasa tangannya sakit, mulai
dari bahu sampai lengan. Sayang. rasa sakit itu sulit dijelaskan dengan
tepat. Kadang terasa nyeri, kadang terasa pegal, lemah, bahkan kaku.
Kadang lengannya tidak bisa digerakkan. Rasa sakit ini gonta-ganti,
minggu ini di tangan kiri, minggu depan di lengan kanan, seterusnya
bergiliran.
>
>
>
> Sudah dua tahun ini, Ahmad berupaya ke sana kemari mencari
pengobat yang bisa menyelesaikan masalahnya. Mulai dari dokter spesialis
saraf, tulang, sampai ahli pengobatan alternatif. Selama itu pula semua
keluhannya tidak kunjung bisa diatasi.
>
>
>
> Untung, ada dokter yang pernah menangani kasus seperti yang
dialami Ahmad. Sang dokter justru menganjurkan Ahmad agar pergi ke
seorang ibu yang ahli di bidang prana.
>
>
>
> Ketika sampai di tempat si ibu yang tidak mau disebutkan
namanya ini, Ahmad diminta berdoa. Semua orang yang hadir di tempat sang
ibu di wilayah Jakarta Utara ini diminta ikut mendukung dengan doa.
Setelah disisir dengan energi prana, ibu tadi mulai mengatakan bahwa ada
masalah di bahu kiri dan kanan Ahmad. Padahal, Ahmad belum mengatakan
masalahnya pada si ibu.
>
> Seorang pria bernama Toni yang ikut menyaksikan pengobatan
diminta untuk meletakkan kertas penadah di samping bahu kiri Ahmad.
Sementara si ibu sudah mulai melakukan gerakan menyapu bahu.
>
>
>
> Tidak diketahui dari mana datangnya, ada bunga kamboja kering
dan segar keluar lalu jatuh ke kertas yang dipegang Toni. Selanjutnya,
tanah yang jumlahnya cukup banyak keluar dan terhambur di kertas. Ada
pula bungkusan kain kecil yang ternyata berisi jarum, terjatuh setelah
bahu kanan disapu dengan daun kelor.
>
>
>
> Setelah itu Ahmad diminta berdoa, bersyukur pada Tuhan bahwa
dia masih selamat dan diminta tidak memikirkan siapa yang melakukan hal
ini. Sejak itu, keluhan yang dialami Ahmad tidak terasa lagi. Semua
barang yang jatuh di kertas tadi dibakar sampai habis.
>
>
>
> Beragam Nama
>
>
>
> Meski nama dalam cerita ini hanya rekaan, peristiwa ini tidak
dibuat-buat. Cerita ini nyata terjadi. Kasus yang disebut santet ini
bagi sebagian orang bukanlah bualan belaka.
>
>
>
> Santet tidak hanya dikenal di Jawa (Jawa Barat disebut teluh
ganggaong atau sogra), melainkan hadir juga di berbagai daerah lain
dengan beragam nama. Di Bali terkenal dengan desti, leak, atau teluh
terangjana, di Maluku dan Papua dengan suangi, di Sumatra Utara begu
ganjang, di Sumatra Barat puntianak, dan masih banyak yang lain lagi.
>
>
>
> Di Afrika dikenal voodoo. Di belahan Eropa, orang mengenal
tukang sihir. Masih banyak istilah dengan teknik dan cara kerja yang
sama dengan santet dipraktikkan di negara-negara lain, selain Indonesia.
>
>
>
> Santet, menurut Prof. Dr. Th. Ronny Nitibaskara, termasuk
sorcery (ilmu tenung) atau witch craft (ilmu sihir). "Keduanya masuk
dalam black magic atau ilmu hitam," kata guru besar kriminologi dari
Universitas Indonesia itu.
>
> Ilmu ini sudah digunakan sejak zaman Nabi Musa. Tentu
kebanyakan dari kita tahu kisah ketika Nabi Musa ditantang oleh para
tukang sihir yang dimiliki Raja Firaun.
>
>
>
> Walau itu atas perintah Tuhan, Musa melepaskan tongkat
gembalanya. Jadilah tongkat itu ular besar yang mengalahkan ular-ular
ciptaan para tukang sihir Firaun.
>
>
>
> Guru besar yang disertasinya mengenal kejahatan santet ini
menyebutkan bahwa baik tenung maupun sihir dikatakan ilmu hitam karena
tujuan penggunaannya. Mengutip pendapat sosiolog asal Inggris, Raymond
Firth, Prof. Ronny menyebutkan bahwa santet adalah tindakan yang merusak
kesejahteraan orang lain dengan motif balas dendam atau sakit hati.
Tindakan ini mengakibatkan sakit, kematian, dan berbagai bentuk
penderitaan lain.
>
>
>
> "Jadi tindakan ini dalam kaidah agama mana pun dianggap
sebagai sebuah kejahatan. Demikian juga dalam kaidah hukum modern,"
ungkap Ronny.
>
> Kejahatan metafisis ini dikirim oleh pelakunya dalam bentuk
apa pun. Mulai dari benda mati seperti tanah, paku, besi berkarat, jarum
bahkan juga binatang entah itu kalajengking, ular juga kelelawar.
>
>
>
> Yang paling canggih, menurut Permadi, SH, anggota DPR RI yang
juga dikenal aktif di bidang parapsikologi, santet bisa berupa penyakit
modern yang ada sekarang ini, misalnya berupa kanker, pembengkakan
kelenjar tiroid dan lain lain.
>
>
>
> "Semua itu tergantung kepintaran sang dukun. Karena itu,
dukun santet juga beragam tingkat ilmunya. Anggap saja ada yang masih
SD, SMP, SMU, bahkan ada yang tingkat profesor untuk menggambarkan bahwa
dukun itu sangat pintar," papar Permadi.
>
>
>
> Menurut Prof Ronny pengiriman santet bisa dengan cara
imitative magic, misalnya membuat boneka kemudian menusuk boneka dengan
jarum, atau menggunakan media foto yang kemudian dibakar.
>
> Bisa juga dengan cara contagious magic atau menggunakan
benda-benda yang digunakan orang yang hendak dikirimi santet seperti
pakaian, rambut dan sebagainya.
>
>
>
> Sulit Dibuktikan
>
>
>
> Menurut Permadi santet bisa dijelaskan dengan teori bahwa
benda dengan molekul padat seperti paku atau berbagai hal lain bisa
diubah menjadi bentuk energi yang tidak kelihatan (dematerialisasi)
untuk kemudian diubah lagi menjadi benda padat setelah terkirim atau
sampai pada seseorang yang dituju. "Semua itu berkat kekuatan mind atau
pikiran," ujar Permadi.
>
> Mirip dengan Permadi seorang ahli radiesthesi yang juga
seorang pastor, Romo Handoyo Lukman, menyebutkan bahwa santet tak lebih
dari induksi negatif yang ditujukan untuk mencelakakan orang lain atau
merupakan energi alam yang dipermainkan secara tidak wajar.
>
>
>
> Proses penyantetan, menurut Romo Lukman bukan merupakan hal
yang tidak bisa dijelaskan. Ini adalah proses yang bisa dijelaskan
secara ilmiah dengan teori elektrodinamika," katanya.
>
>
>
> Orang-orang tertentu, menurut Lukman, memiliki kemampuan
mengubah materi menjadi energi. Dengan kemampuan itu juga energi
dikirimkan ke tubuh korban lewat proses elektrodinamika.
>
>
>
> Karena pada dasarnya tubuh manusia mengandung muatan listrik,
korban yang tidak kuat menahan kiriman energi yang mengenai tubuhnya
akan menjadi sakit. Namun, banyak juga yang berpendapat, salah satunya
Prof. Tubagus Yuhyi, bahwa santet bisa terjadi akibat bantuan jin atau
makhluk halus.
>
>
>
> Meski bisa dijelaskan sedemikian rupa, tidak ada yang bisa
membuktikan jejak santet. Siapa yang mengirimnya sulit dibuktikan secara
hukum. Yang jelas, akibat atau korban santet jelas dan nyata ada,
seperti yang dialami Ahmad dan banyak orang lain lagi.
>
>
>
> Prof. Yuhyi yang juga ahli dalam menangkal santet dan salah
satu dewan guru Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten
menekankan bahwa siapa pun bisa kena santet, mulai dari bayi sampai
orangtua.
>
> "Namun, bila tingkat energi seseorang lebih tinggi
dibanding tingkat energi sang pengirim santet, santet tidak tak mampu
menembus seseorang," tutur Permadi.
>
>
>
> Prof. Yuhyi menegaskan bahwa orang takwalah yang bisa kebal
dari santet. Kalaupun masih bisa tembus, setidaknya dalam kasus yang
dialami Ahmad, bungkusan jarum yang dikirim padanya tidak akan pecah
atau terbuka, sehingga menyebar ke seluruh tubuh.
>
>
>
> Takwa pada Tuhan
>
>
>
> Meski kelihatannya menyeramkan, santet bisa ditangkal,
"Asal kita bertakwa kepada Allah Sang pencipta, kita pasti selamat
dan terlindungi" kata Prof. Yuhyi.
>
>
>
> Bagi orang Islam, Yuhyi menyarankan agar menggunakan wirid
atau doa seperti yang pernah diucapkan Nabi Muhammad saat menghadapi
perang Badrar, "La Khaulawala Kuatailla Billahil Aliyil Adhiimi",
ayat ini berarti, "Tiada daya dan upaya atau kekuatan siapa pun yang
mampu menandingi keperkasaan Allah."
>
>
>
> Doa ini sebenarnya bisa dilafalkan oleh siapa pun tanpa
mengenal agama karena tidak terkait dengan akidah. Namun, mereka yang
beragama lain bisa juga menggunakan doanya masing-masing.
>
>
>
> Lain lagi dengan Romo Lukman. Pastor asal Belanda ini justru
menemukan alat yang bisa menetralisasi energi negaatif santet, sehingga
tidak mempan masuk ke tubuh.
>
>
>
> Alat berupa kumparan ini terbuat dari tembaga berukuran
panjang 7 cm tebal 2 cm, dengan beragam bentuk dan memiliki daya
elektrostatiska yang mampu menyerap dan menetralkan energi yang
berlebihan.
>
>
>
> Alat ini perlu di tempatkan dengan tepat karena kalau tidak
fungsinya malah bisa terbalik. Sayang, hanya Lukman dan murid-muridnya
saja yang baru bisa melakukannya.
>
>
>
> Energi Positif
>
>
>
> Cerita lain datang dari Rizca Natasuwarna. Lulusan ITB ini
mengembangkan alat yang disebut teknologi generator energi positif
(GEPP). Menurutnya, alat ini mampu menangkal santet. Bahkan, alat ini
bisa digunakan untuk menangkap energi negatif yang terluap dari emosi di
ruangan yang besarnya sebanding dengan stadion sepakbola.
>
>
>
> Saat uji coba yang diterapkan pada pohon pisang di Bandung,
pohon tersebut tetap segar ketika disantet oleh penyantet dari Garut,
akibat generator antisantet ini. Sementara pohon yang tidak dipasangi
generator, langsung mati mengering.
>
>
>
> Cara kerja GEPP sangat sederhana. Alat ini menyerap energi
negatif yang ada di sekitar generator. Ini karena adanya energi prana
positif dikeluarkan dari dalam bejana yang sudah dikemas dalam bentuk
piramida.
>
> Energ prana positif tersebut dihasilkan dari kumparan yang
sudah dibentuk sedemikian rupa yang mengolah 4 unsur alam. Alat ini
ternyata tidak hanya menyerap energi negatif, melainkan juga mampu
membalikkan energi negatif yang dikirim.
>
>
>
> Sayang, kemampuan GEPP tidak lama. Baterainya tidak cukup
tahan mengeluarkan energi sepanjang waktu. Alat ini harus diisi ulang
setelah penggunaan 6 bulan. Selain itu, harganya juga tidak murah. Satu
GEPP piramida harganya sekitar 2 juta, dan silinder 200 ribu. Beberapa
ahli lain mungkin memiliki cara yang berbeda lagi dalam hal menangkal
santet. Ada yang dengan membukakan cakra-cakra atau pusat energi orang
yang terkena. Ada yang menggunakan daun kelor. Ada pula yang menggunakan
rajah-rajah tertentu.
>
>
>
> Seperti misalnya Prof. Dr. IGK Putra Wirawan, MM. Praktisi
penyembuh dari Yayasan Prana Murti ini cukup menyentuh pasien, langsung
membaik. Setelah pasien kelihatan membaik, pria asal Bali ini lalu
memberi pasien minum air putih yang sebelumnya didoakan lebih dahulu
agar kekuatan yang mengganggu sirna.
>
>
>
> Pesan Wirawan, mendekatkan diri pada Tuhan dan selalu bersikap
baik pada setiap orang merupakan langkah terbaik untuk terhindar dari
santet. Santet biasanya muncul atau dipicu oleh sikap kita, yang secara
sengaja atau tidak, menyakiti orang lain sehingga orang tersebut
menyerang kita dengan cara lebih kejam.
>
>
>
> Sumber: Kompas Cybermedia
>
> Kamis, 13 Juli 2006
>
- 18a.
-
(Tantangan): Proyek "Laskar Pelangi"
Posted by: "Pandika Sampurna" pandika_sampurna@yahoo.com pandika_sampurna
Sun Oct 12, 2008 10:31 pm (PDT)
Teman-teman ESKA Yth.,
Berikut saya sampaikan 2 (dua) buku yang bagus untuk memulai belajar
menulis (bagi pemula), dan memperlancar strategi penulisan novel
bagi yang sudah mahir, yaitu:
1. "How to write and market a novel": Panduan bagi Novelis,
Pendidik, dan Industri Penerbitan.
Penulis: - R. Masri Sareb Putra
- Yennie Hardiwidjaja
Penerbit: Kolbu
Jln. Geger kalong Girang Baru No. 4
Bndung Telp. 022-2003235
email: editorialmqs@mq.co.id
2. "Mencipta Sosok Fiktif" Yang Memikat dan Dipercaya Pembaca
Penulis: Orson Scott Card
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penerbit: MLC
Jln. Golf Barat X No. 2
Bandung Telp. 022-7103950
email: penerbit@mizanlc.com
Pemasaran: MIZAN
Silahkan, siapa yang sudah mulai tertarik untuk membuat novel atau
untuk menambah pengetahuan agar lebih lancar membuat novel, agar
mendaftar untuk mendapatkannya. Berhubung mungkin sulit untuk
mendapatkan secara langsung di toko buku di Jakarta, alangkah
baiknya teman-teman ESKA di Bandung dapat membantu mencarikan atau
menghubungi penerbit tersebut di atas.
Untuk yang siap membuat novel, silahkan mendaftar langsung ke email
saya atau Pengurus ESKA. Bilamana memungkinkan kita akan berikan
buku-buku panduan ini secara gratis.
Terima kasih.
Salam Hormat,
Pandika Sampurna
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Pandika Sampurna"com
<pandika_sampurna@...> wrote:
>
> Selamat ya Mas Rusdin.
> Kita doakan semoga Mas Rusdin bisa menyelesaikan Novelnya secara
> sempurna.
> Mudah-mudahan bisa masuk katagori Best Seller.
> Bagaimana dengan yang lain?
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rusdin_kutubuku"com
> <rusdin_kutubuku@> wrote:
> >
> > idenya menarik sekali. mohon doanya, saya sedang menuliskan
novel.
> > rencananya saya akan publikasikan akhir tahun 2009. Novel ini
> > mengisahkan perjalanan hidup, dan beberapa orang sudah pingin
> > menerbitkannya. tapi saya belum izinkan. hehe. ayo semangat
> >
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Pandika Sampurnacom
> > <pandika_sampurna@> wrote:
> > >
> > >
> > > Para anggota Milis ESKA Yth.,
> > >
> > > Sudah lebih dua tahun milis kita berjalan, ribuan tulisan
berupa
> > cerpen, nonfiksi, fiksi, dan cerita lainnya sudah bertaburan di
> milis
> > ini. Enam buku antologi puisi dan cerita pendek sudah terbit,
dan
> > akan menyusul lebih banyak lagi ke depan.
> > >
> > > Sekarang ada buku novel best seller "Laskar Pelangi" dan
filmnya
> > yang digandrungi oleh banyak orang untuk ditonton.
> > >
> > > Bagaimana dengan anak-anak ESKA?
> > > Mampukah membuat novel?
> > > Mampukan menjadi penulis novel best seller?
> > >
> > > Saya mencatat, sudah beberapa penulis di Milis ESKA yang
membuat
> > novel.
> > > Tetapi bagaimana dengan yang lain?
> > >
> > > Sekarang, kita bikin NOVEL yuk!
> > > Setuju?
> > >
> > > Ini TANTANGAN buat penulis ESKA semua.
> > > Ini TANTANGAN buat Pengurus ESKA 2008-2010
> > >
> > > Saya memimpikan satu atau dua tahun ke depan:
> > > 1. Sebagian besar penulis ESKA sudah membuat novel baik fiksi
> > maupun nonfiksi.
> > > 2. Ada beberapa Penulis dari Milis ESKA yang membuat Novel
Best
> > Seller.
> > > 3. Paling tidak ada satu novel Penulis ESKA yang dibuat
menjadi
> > film.
> > > 4. Film tersebut bakal laris seperti kacang goreng.
> > >
> > > Bagaimana, apakah siap?
> > > Kalau semua setuju, baru bersama-sama kita akan atur bagaimana
> > rencana pelaksanaannya, serta bagaimana agar proyek ini
terlaksana
> > dengan baik.
> > >
> > > Meminjam judul novel dan film yang laris, dan menilai penulis
> ESKA
> > yang banyak dan dengan kemampuan yang beragam, maka bagaimana
> kalau
> > kita sebut pryoyek penulisan ini sebagai: Proyek "Laskar
Pelangi".
> > >
> > > Silahkan didiskusikan dan dibicarakan bersama.
> > >
> > > Salam,
> > > Pandika Sampurna
> > >
> > >
> >
>
- 18b.
-
Re: (Tantangan): Proyek "Laskar Pelangi"
Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com hadian.kasep
Sun Oct 12, 2008 11:11 pm (PDT)
Bapak Sinang Ykh.
2 Judul diatas akan coba kami cari di pasaran daerah bandung. Info lebih
lanjut akan kami postng kemudian.
terima kasih
--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar