Selasa, 21 Oktober 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2312

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: (Catcil) Kecerdasan dan Kesederhanaan Seorang Epri. From: inga_fety
1b.
(Catcil) Kecerdasan dan Kesederhanaan Seorang Epri. From: Divin Nahb
2.
(Kuis Hehe) Apa Rahasia Anak Kos Dodol? From: d r
3a.
Re: [CATCIL] Aku Pernah Ada di Posisi Mereka From: Arrizki Abidin
4.
(Inspirasi) Di Bawah Langit (Tanpa) Bintang From: Jenny Jusuf
5.
Fw: OOT-6 Lowongan di Gramedia From: Sari Radityo
6a.
(Resensi) Catatan Cinta Bunda From: Siwi LH
6b.
Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda From: sismanto
6c.
Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda From: Syafaatus Syarifah
6d.
Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda From: Siwi LH
6e.
Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda From: setyawan_abe
7.
[rampai]Aku Buta Tak Libatkan Sinyalmu From: fla cheya
8.
[rampai]Menyuapiku Dengan Harapan From: fla cheya
9.
[rampai]Tertawan Diseberkas Nyala From: fla cheya
10.
Mengendalikan Rasa Ingin Tahu From: fla cheya
11.
[cat kaki] mulai senin..Camila Gibb - novelis asal Canada - di Indon From: Lia Octavia
12a.
Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: Hadian Febrianto
12b.
Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: ammy ramdhania
12c.
Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: Hadian Febrianto
12d.
Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: ammy ramdhania
12e.
Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: Hadian Febrianto
12f.
Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung.... From: setyawan_abe
13.
Ayo daftarkan diri anda!!! From: Hadian Febrianto
14.
(Inspirasi) Dialog Malam From: teha
15.
(catcil) Guru Tangguh Itu From: Yon's

Messages

1a.

Re: (Catcil) Kecerdasan dan Kesederhanaan Seorang Epri.

Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com   inga_fety

Mon Oct 20, 2008 6:19 pm (PDT)

pertama kali datang di musikalisasi puisi di bandung. memang asyik
mbak. sayang bgt waktu ada acara mas epri di Bandung, juga peluncuran
buku SK gak bisa hadir. lagi riewuh dg persiapan pindahan:)
kapan yah, mas epri ada undangan ke negeri sakura? kabarin yah, mas?:)

salam,
fety

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Siwi LH <siuhik@...> wrote:
>
> Kecerdasan Seorang Epri.
> (Oleh-oleh mengikuti Launching Buku
> Ruang Lengang di Surabaya)
>
> Perkenalan pertama saya dengan Epri di dunia maya ketika sebuah
puisinya cukup
> membuat saya tersenyum,
>
> Akan kumenangkan semua lomba
> makan kerupuk
> agar aku lupa harga beras dan minyak goreng
> Merdeka!
> (Puisi diatas
> dipermanis dengan sebuah foto orang berlomba makan krupuk pada
peringatan HUT
> RI)
>
> "Cerdas juga orang ini" pikirku. Kemudian saya tahu ternyata dia adalah
> founder milis komunitas puisi FLP, sehingga sayapun memutuskan untuk
bergabung
> di milis itu, kurang lebih setahun yang lalu, selain ternyata dia
juga anggota
> milis Sekolah Kehidupan.
>
> Hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2008, saya berkesempatan bertemu langsung
> dengan Epri dalam sebuah acara bertajuk Launching Buku "Ruang Lengang"
> karyanya, yang dipandhegani oleh Komunitas Esok. Acara yang dikemas
sangat
> sederhana untuk seorang Epri. Saya salut dengan orang sekapasitas
Epri menghadiri
> launchingnya dengan sedemikian sederhana. Menggelar tikar, lesehan
di Gedung Ex
> Museum Mpu Tantular, dibumbui udara sangat panas Surabaya, tanpa AC,
tanpa
> kipas angin, rasanya terlalu sederhana untuk karya-karya Epri. Tapi
itulah yang
> membuat saya salut, Epri yang sederhana, saya tidak melihat dia
mengeluh, saya
> melihat dia enjoy aja lagi! Bahkan saya
> melihat dia serasa di rumah sendiri. Mungkin yang sedikit saya
sesalkan adalah
> kenapa Eska Surabaya tidak ambil bagian dalam acara ini, sekaligus
melaunching
> buku Menggenggam Cahaya, karena sebenarnya saya melihat momen itu
begitu pas,
> dalam buku Menggenggam Cahaya pun saya melihat puisi Mas Epri
nangkring disana.
> Tapi sudahlah barangkali belum saatnya.
>
> Sejak awal saya menikmati puisi-puisi Epri komen yang pertama kali
> muncul adalah "Cerdas!" ya saya yang sangatttt awam dengan dunia
puisi melihat
> karya-karya Epri adalah cerdas, segar, tak bermaksud menggurui, jelas
> maksudnya, sederhana, dan lebih mudah dimusikalisasi. Yang terakhir ini
> kemaren sempat di kritik pula oleh sang peresensi Buku Ruang
Lengang, katanya,
> "Jangan-jangan nanti Epri terjebak untuk membuat puisi yang bisa
> dimusikalisasi, sehingga karyanya tak murni lagi". Yang langsung
dijawab `tidak'
> dengan tegas oleh Epri.
>
> Jujur saya yang baru awal-awal menulis puisi dengan sedikit serius,
> sedikit terwarnai dengan karya Epri, karena memang beliau ini juga
salah satu
> guru saya, secara tak langsung.Saya selalu dibuat berkomentar "Kok
bisa ya?"
> Apalagi kemaren ia membaca karyanya yang berjudul `Panggilan Super
Penting'
>
> : corong informasi
> stasiun
> neng-nong
> ning-gung
> perhatian-perhatian
> panggilan kepada bapak dan ibu
> para budak yang mestinya tahu diri
> waktu menghadap sudah tiba
> ditunggu kehadirannya di atas
> sajadah
> atau apapun yang bersih di atas bumi fana ini
> ambil wudhu, sujud dan rukuklah
> berserah diri
> neng-nong
> ning-gung
> perhatian
> panggilan ini akan diputar 5 kali setiap hari
> dan akan ada sedikit tambahan kalimat
> pada waktu subuh
> : sholat lebih
> baik daripada tidur
> terimakasih
> mari menuju kebahagiaan!
> neng-nong
> ning-gung
> .............
> sayup-sayup kumandang indah nan
> syahdu
> di kejauhan merembesi bilahbilah hati
> yang kasat
> Epri Tsaqib, 2007
>
> Mungkin puisi diatas tidak asyik ketika dibaca, tapi ketika
> dipanggungkan (istilah Epri) nilainya akan jauh lebih bagus. Dan memang
> terbukti! Ada puisi yang memang indah ketika ditulis, tapi ada puisi
yang bobot
> keindahannya (menarik) lebih terasa ketika dipanggungkan, dan puisi
diatas
> salah satunya, yang dibawakan dengan apik oleh Epri.
>
> Kawan-kawan dari Komunitas Esok juga membuat Epri tersenyum-senyum,
> sambil geleng-geleng kepala ketika beberapa puisinya bisa
dimusikalisasi dengan
> sangat apik oleh mereka. Tak kurang dari dua puisi dari Buku Ruang
Lengang yang
> dinyanyikan dengan sangat indah oleh temen-temen Komunitas Esok.
Sebenarnya sangat banyak yang sudah dimusikalisasi, tapi
> entah sang komposer yang cukup tambun malu menampilkan. Padahal
asyik-asyik lho lagunya!
>
> Tak terasa waktu merambat malam, artinya waktu untuk pulang. Saya
> sangat senang dengan pertemuan tersebut , karena jujur baru kali itu
saya hadir
> dalam sebuah komunitas sastra di Surabaya. Ternyata banyak sodara
disana. Setelah
> saling menyapa dengan Epri, dan bertukar no Hp, kami berpamitan,
Eska Surabaya
> yang hadir April , Gita dan saya. Kami berpamitan dengan satu pesan
" Mas Epri
> disini juga ada saudara yang lain juga lo, Eska Surabaya, so kalau
ke Surabaya
> beritahu kami, agar kami bisa membantu yang kami bisa!" Sukses dan
berkah
> selalu buat Epri sekeluarga, teruslah berkarya dengan hatimu!
> Pacar
> Kembang, 19 Oktober 2008
> Salam Hebat Penuh Berkah
> Siwi LH
> cahayabintang. wordpress.com
> siu-elha. blogspot.com
> YM : siuhik
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>

1b.

(Catcil) Kecerdasan dan Kesederhanaan Seorang Epri.

Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com   divin_nahb_dn

Mon Oct 20, 2008 7:58 pm (PDT)

Aku setuju banget!!!
Emang karya Pak Ep (Biasa aku panggil seperti itu) bisa menghipnotis orang

Pertama kali Cadar Hitam dikenal karena membawakan 2 puisi Pak Ep yang diperbaharui sedikit dengan izinnya.
Cadar Hitam sempat ikut launching puisi untuk Jogja di Tri Sakti dan Off air di RADIO ONE Kuningan ya karena diminta Pak Ep.

Tapi yang paling menyentuh ketika Cadar Hitam diamanatkan untuk baca puisi di Galeri Cipta TIM saat acara temu SASTRAWAN membahas kemelut Jogja saat GEMPA. Aku tidak menyangka puisi Pak Ep, yang kami bawakan dengan gaya sedikit teateritikal bisa membuat orang menangis!! Tercenganglah kami.

Subhanallah... ternyata kata-kata Pak Ep yang dipadupadankan dengan pembawaan Cadar Hitam mampu membuat kami menjadi selebritis beberapa jam di kalangan senior. Ditanya ini dan itu... hehehehe.... THX PAK EP!!!

Sampai detik inipun aku menganggap puisi Pak Ep seperti sebuah nyawa yang memang harus disalurkan dalam panggung. Pak Ep adalah guru buatku pribadi, betapa tidak jika puisinya mampu menyihir khalayak umum apalagi jika si penyair membawakannya dengan rasa yang menyembul dari ruh puisi tersebut.

THX Pak Ep, meski sekarang aku sedikit beranjak dari puisi dan menggeluti skenario. Yang terpenting, dalam tiap napasku selalu ada puisi jiwaku.

Salam kepenyairan....

DIVIN NAHB


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

2.

(Kuis Hehe) Apa Rahasia Anak Kos Dodol?

Posted by: "d r" dedew_cheesecake@yahoo.com   dedew_cheesecake

Mon Oct 20, 2008 6:50 pm (PDT)

Apa Rahasia Anak Kos Dodol?
Apa sih rahasia sukses buku gokil Anak Kos Dodol buah karya mbak Dedew ini sehingga diminati dan digila-gilai oleh banyak orang tak henti-hentinya sampe sekarang? Sampai-sampai diangkat oleh harian Jawa Pos beserta cuap-cuapnya satu halaman penuh dan diulas oleh banyak blogger? Jangan tanyakan kepada siapa pun, apalagi kepada pepohonan jengkol yang bergoyang gergaji, kecuali kepada orang-orang yang sudah membacanya
Anda sudah membacanya? Tuliskan opini (endorsement) Anda dalam 1 paragraf ringkas di halaman komentar posting ini. Komentar-komentar terunik akan kami pilih untuk dimuat di dalam buku Anak Kos Dodol Komik yang sedang dalam persiapan terbit. Komentar-komentar yang dimuat, eheem, bakal mendapatkan gift berupa buku Anak Kos Dodol Komik spesial bertanda tangan asli pengarangnya! *asli, bener2 asli, buktinya ntar bukunya rada2 beraroma terasi gitu loh…
Soo..mampir ke sini ya buat komen: http://bloggradien.wordpress.com/2008/10/16/apa-rahasia-anak-kos-dodol/
Atau
www.dedew80.multiply.com atawa www.anakkosdodol.multiply.com
 
or dedew_cheesecake@yahoo.com
 
Ditunggu bangetz yaaa! Arigatou!
 
Dedew
www.dedew80.multiply.com
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
3a.

Re: [CATCIL] Aku Pernah Ada di Posisi Mereka

Posted by: "Arrizki Abidin" arrizki_abidin@yahoo.com   arrizki_abidin

Mon Oct 20, 2008 7:02 pm (PDT)

Assalamu'alaikum
Wah, pengalaman yg bagus. Mudah2an bisa mengubah sifat pendiam dari seseorang yg sebenarnya pendiam itu jga gak bagus2 amat. Sebagai referensi, ada berbagai hal kenapa seseorang bisa menjadi pendiam. Salah satunya, karena si anak terlalu banyak larangan dari kedua orangtuanya atau salah satu orangtuanya. Seperti, jangan itu nanti bisa celaka, jangan ini nanti bisa sakit, gak boleh itu nanti bisa ......, dll. Hal2 seperti itulah yg biasanya tidak disadari oleh orangtua. Bukan mau menyalahkan orangtua tp hal yg seperti itu perlu juga mendapat perhatian walaupun maksud si orangtua baik. Larangan2 akan menyebabkan si anak menjadi tidak percaya diri, tidak berani mengambil sebuah keputusan, karena terlalu takut akan hal yang akan timbul setelahnya, alias cari aman. Ini bisa dibandingkan dengan orangtua yg memberikan kebebasan kpd si anak, lepas dari kebebasan yg baik atau yg buruk. Biasanya si anak akan lebih berani bertindak. Tingkat ketakutannya lebih
minim daripada si anak yg terlalu banyak larangan dari orangtuanya.
 
Mungkin ada baiknya penyuluhan tidak dari si anak aja mba Nia, tapi jg berbincang dengan orangtuanya. Karena bagaimanapun dari orangtuanyalah seorang anak terbentuk. Mungkin itu sedikit sharing mba Nia, semoga bermanfaat.
 
Wassalamu'alaikum
Riz-Q

--- On Sun, 10/19/08, Nia Robiatun Jumiah <musimbunga@gmail.com> wrote:

From: Nia Robiatun Jumiah <musimbunga@gmail.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] [CATCIL] Aku Pernah Ada di Posisi Mereka
To: "sekolah kehidupan" <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
Cc: "galih@asmo.co.id" <galih@asmo.co.id>
Date: Sunday, October 19, 2008, 4:54 PM

Mohon maaf kalo tulisanya gak penting.. tapi semoga ini bisa menjadi pelajaran kalau-kalau kisah ini menimpa diri, anak, keluarga atau orang-orang terdekat.
 
[CATCIL] Aku Pernah Ada di Posisi Mereka
 
            Kata-kata yang umumnya keluar dari mulut-mulut orang yang terdekat ketika  aku tanya "what do you think about me?", sering sekali adalah supel, gampang deket sama orang, gaul, ikhwid (akhwat gaul, atau mungkin nyeleneh?) dsb...
            Sungguh.. dahulu jauh dari yang mereka bayangkan. Aku tidak lahir dalam keadaan seorang Nia yang ekspresif atau seorang Nia yang suka curhat dan dicurhati orang. Entah percaya atau tidak, dulu aku seseorang yang amat pendiam, yang bagiku punya masalah besar tentang sebuah kepercayaan diri.
            Aku kecil bukan orang yang verbal, yang ketika suka atau tidak suka langsung diungkapkan. Bukan juga orang yang ekspresif, justru aku kecil adalah seorang Nia yang pendiam. Sangat pendiam.
            Aku SD bukan seorang siswa yang ketika ditanya pertanyaan oleh guru langsung mengacungkan tangan. Walaupun aku tahu jawaban dari pertanyaan guruku, dan teman-temanku tidak menjawabnya maka aku hanya diam. Dan ujung-ujungnya berakhir dengan penyesalan.
SD, Nia dikenal bukan seorang yang tenar disekolah tidak juga karena kepintaran atau gaul dengan banyak orang. Saat itu, ketika tugas maju kedepan dan bercerita, maka yang terjadi adalah rok dan bajuku bergetar dan dingin menjalari tubuh bahkan saat dimana aku sering meremas-remas tangan dan mulai gagap berkata-kata. Dan saat itu menjadi moment yang benar-benar menegangkan.
            Dirumah, keluargaku bukan juga keluarga yang verbal, bahkan awalnya aku aneh ketika ada temanku yang ditelpon ibunya dan diakhir telepon mengucapkan kata-kata 'i love you..'.
Aku hanya berbicara pada hatiku dan angrek ketika senja tiba. Saat itu saat baju seragamku belum diganti, dan lembayung mulai menguning. Aku menghampiri kebun angrek di samping rumah, duduk di teras dekat kebun itu. Memandangi bunga angrek yang bermekaran dengan indahnya, dan saat itu dimana aku mencurahkan perasaanku kepada hati dan angrek melalui tatapan kosong,  seolah-olah mencurahkan  banyak hal yang terjadi di sekolah.
Dan sering ibu membuyarakan fikiran "Nia, ngapain sore-sore disini? Udah mau magrib". Aku tidak bercerita tentang apa yang aku fikirkan.
SMP, membawa perubahan besar ketika pada suatu waktu seorang guru akutansi bertanya, dan tak satu pun menjawab.. maka tekad perubahan menjadi seorang Nia yang tidak mau lagi menjadikan kependiaman sebagai tempat yang nyaman. Aku mulai mengacungkan tangan.. selalu..dan selalu maka guruku mengira aku anak yang aktif dan cerdas sehingga peringkat kelas dan beasiswa sering aku dapatkan. Walaupun mungkin  di sekelilingku ada banyak 'Nia' yang dulu, yang berjibaku dengan kependiaman  sebagai jalan keluar. Dan mungkin mereka lebih pintar dari pada aku.  
Aku mulai memperhatikan mereka karena aku dulu pernah berada di posisi mereka. Ketakutan akan banyak hal yang belum tentu terbukti benar seperti penerimaan orang terhadap mereka, ketakutan melakukan kesalahan, kenyamanan seseorang terhadap dirinya, dan mencari posisi aman dengan diam. Maka saat itu aku mulai mendekati mereka satu persatu.. hanya satu alasan. Karena aku pernah berada di posisi mereka.
            Sampai kuliah pun, misi mendekati 'orang-orang pendiam' masih terus berlanjut. Bukan hanya orang-orang pendiam, tapi juga orang-orang yang pernah merasakan kekecewaan dalam hidup. Dan alhasil, ketika mereka mulai membicarakan banyak uneg-uneg dan kekecewaan dalam hidup ada satu kepuasan tersendiri bahwa ternyata aku merasa ada untuk mereka. Dari sana aku sangat tertarik dengan ilmu kepribadian dan karakter manusia. Dan ujung-ujungnya berguna sampai sekarang terlebih ketika mendekati murid-muridku yang punya masalah dengan kependiaman dan kekecewaan. Bukan itu saja bahkan cerita-cerita mereka yang luar biasa kadang menjadi sumber inspirasi banyak tulisan.
            No body's perfect ternyata sikap aku yang mungkin 'terbuka' dengan banyak orang walaupun dengan alasan di atas ternyata menimbulkan anggapan yang miring tentang aku, juga kekurangpercayaan dari orang-orang terdekat. Karena mereka menganggap aku terlalu terbuka dengan orang lain termasuk dengan lawan jenis.
            Hmm.. biarkan mereka menilai.. karena aku seorang Nia yang sangat biasa... amat biasa..
 
 
Nia Robie'
-20 Oktober 2008-
 
 
Ps: Makasih banyak buat masukan-masukan dan kritik penuh cinta dari orang-orang terdekat. Sungguh aku hanya butuh kepercayaan.
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
4.

(Inspirasi) Di Bawah Langit (Tanpa) Bintang

Posted by: "Jenny Jusuf" j3nnyjusuf@yahoo.com   j3nnyjusuf

Mon Oct 20, 2008 7:11 pm (PDT)



Kemarin malam, saya duduk sendirian di teras rumah
seorang teman. Sambil mengeringkan rambut yang basah setelah keramas, saya
menengadah ke langit.

Kosong. Yang ada cuma hamparan gelap dengan dua titik cahaya. Sesepi rumah yang
sedang saya tunggui, yang ditinggalkan pemiliknya mudik ke Jawa Tengah.

Sumpah, susah banget nemu
langit berbintang di kota yang penuh polusi seperti Jakarta. Tapi, somehow saya merasa cukup dengan
keheningan yang tenteram itu.

Kemarin, saya lelah berpikir. Lelah mempertanyakan segala sesuatu. Lelah
menguras emosi.

Saya hanya ingin beristirahat dan membiarkan sel-sel otak bernafas lega.

So there I was, sitting alone.
Menikmati setiap menit yang diberikan malam sunyi tanpa bintang.

Dan saya merasa damai.

Sesaat, saya ingin waktu berhenti supaya saya bisa lebih lama menikmati
keheningan itu. Keheningan yang menggerakkan saya untuk memulai dialog
sederhana dengan Sang Pencipta, yang kerap terlupa oleh egoisme atas nama
kesibukan.

Kemarin, saya kembali diingatkan.

Bahwa bersyukur, meski terdengar remeh, dapat mengangkat begitu banyak beban.

Bersyukur tidak menyelesaikan masalah, namun membuat kita mampu menghadapinya
tanpa menjadi terlalu penat.

Bersyukur tidak menghilangkan persoalan, namun membuatnya terasa jauh lebih
ringan.

Kemarin, di bawah langit tanpa bintang, saya kembali diingatkan.

Bersyukur itu tidak bisa cuma sekali.

 

*sebuah catatan kecil dari masa lampau, yang tak pernah bosan saya intip dan baca kembali. Selalu manis untuk diingat. :-)

ROCK Your Life! - Jenny Jusuf - http://jennyjusuf.blogspot.com

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
5.

Fw: OOT-6 Lowongan di Gramedia

Posted by: "Sari Radityo" sariradityo@yahoo.com.sg   sariradityo

Mon Oct 20, 2008 7:17 pm (PDT)

PT. Gramedia Asri Media, perusahaan ritel buku Skala nasional, membuka kesempatan berkarir untuk menduduki posisi:
 
1. SUPERVISOR PENJUALAN (Kode : SPJL-JKT)
Min. S1 - Segala Jurusan
 
2. SUPERVISOR ADMINISTRASI (Kode : SADM-JKT)
Min. S1 - Akuntansi
 
3. STAF KOMPUTER (Kode : SKOMP-JKT)
Min. S1 - Informasi/Komputer
Menguasai SQL Server & Jaringan
 
4. CUSTOMER SERVICE OFFICER (Kode : CSO-JKT)
Pendidikan minimal D3
 
5. PRAMUNIAGA (Kode : PRAM-JKT)
Pendidikan minimal SMA
 
6. KASIR (Kode : KSR-JKT)
Pendidikan minimal SMA
 
Persyaratan Umum :
 
- Dinamis, komunikatif & berkepribadian menarik
- IPK min. 2.75 (No. 1 -4)
- Usia maks. 27 th (No. 1 - 3) dan 23 th (No. 4 - 6)
- Belum menikah
- Mampu mengoperasikan komputer MS Office
- Mampu berbahasa Inggris & mgTiliki perjqqtahuan Whasa Mandarin merupakan nilai tambah
- Tinggi badan min. Pria 165 cm Wanita 158 cm (No. 4- 6) Bersedia bekerja shift
- Bersedia ditempatkan di sernua cabang
 
Untuk info selengkapnya, silahkan kunjungi http://www.infokarir-peluang.blogspot.com
6a.

(Resensi) Catatan Cinta Bunda

Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com   siuhik

Mon Oct 20, 2008 9:09 pm (PDT)

Buku Catatan Cinta Bunda
(Boleh gak ya meresensi buku sendiri? Ini bukan buku beneran
tapi buku jadi-jadian… Obsesi punya buku sendiri..hehehe…)
Berawal dari pengen ungkapkan
cinta saya buat Ustadzah-ustadzah KB/TK Mas Gangga buku ini lahir (kalau bisa disebut buku sih!).
Mengingat sekolah Mas Gangga yang tinggal menghitung hari di KB TK Yaa Bunayya
saya pengennn sekali mengungkap cinta saya yang meluap kepada segenap pemangku
sekolah Mas Gangga. Pengen memberi tanda cinta berupa barang, selain nggak kuku' dengan duitnya, juga saya ketakutan sendiri
kalau hanya memberi ke beberapa orang saja. Mengingat Kepala Sekolah pernah memwarning kami untuk tidak memberi
mereka uang atau barang kepada seluruh pengurus KB TK Yaa Bunayya diluar
ketentuan sekolah. Dan saya tahu Komite Sekolah setiap tahun mengkoordinir uang
suka rela untuk memberi tali asih kepada guru. (baca : Juga keinginan hati yang
pengennya memberi sesuatu yang beda), maka sekitar setahun yang lalu sebenarnya
niat untuk mengumpulkan tulisan-tulisan tentang Mas Gangga mulai saya seleksi,
yang sekiranya layak untuk dijadikan kumpulan artikel.
Maka walaupun niat itu sudah
terpancang setahun kebelakang, artikel-artikel yang layak tayang pun sudah
disimpen dalam file khusus, namun ternyata rencana tinggal rencana…. Kurang
satu minggu dari acara wisuda sekolah Mas Gangga buku itu masih aja finishing
touch disana-sini, alhasil kurang satu hari kumpulan itu kelar di print. Di
Print? Iya makanya saya bilang diatas, kalau buku ini layak disebut buku.
Karena pengerjaannya bener-bener self product. Dari nulis, nyetting, desain
cover, sampai ngeprint n njilid saya kerjakan sendiri. Jangan heran karena buku
ini akibat terkendala dana sehingga hanya tercetak 6 (enam) eksemplar untuk
dibagikan ke Ustadzah yang pernah ngajar Mas Gangga dari Kelompok Bermain
sampai TK B.
Catatan Cinta Bunda, berisi 17
kisah Mas Gangga selama mengarungi hari-harinya di rumah, maupun disekolah.
Juga terselip nilai-nilai yang saya peroleh dari para Ustadzah yang dalam
mengemban tugasnya berslogan Mendidik Dengan Teladan. Dan ternyata saya
membuktikan beliau-beliau itu pendidik yang memang luar biasa. Sejujurnya saya
belajar banyak dari para Ustadzah itu.
Sebenarnya membutuhkan nyali yang
ekstra atau dengan kata lain tebal muka untuk mempersembahkan buku ini buat
Ustadzah-ustadzah Mas Gangga. Namun
berbekal dari niat tulus karena saya ingin para Ustadzah tahu bahwa saya
belajar banyak dari beliau-beliau ini maka saya dengan pede yang nyaris jongkok, saya titipkan keenam buku itu ke walikelas
TK B Mas Gangga yang hari itu membagikan rapor. Karena saya pikir kalaupun malu,
saya sudah tak sering-sering lagi berjumpa dengan para Ustadzah karena libur
panjang. Dan ketika akhirnya momen buat ketemu para Ustadzah itu datang juga.
Pagi itu dapet undangan dari SD
Luqman Al Hakim tempat Mas Gangga sekolah sekarang untuk menghadiri orientasi
Orang tua dengan menghadirkan Psikolog Eri Sukresno. Disitu saya ketemu lagi
dengan para Ustadzah yang ternyata Orientasi KB TK dan SD dijadikan satu hari
itu. Dan sesungguhnya malu di muka ini sudah tak tertanggungkan, saya malu aja
bagaimana dengan reaksi Ustadzah menerima buku tersebut. Di depan saya persis
ada Ustadzah Mira yang saya kagumi pula, tapi alhamdulillah sepanjang acara itu
beliau tidak berkomentar apa-apa, sampai acara selesai ketika Mas Gangga (saat
itu dia memang ikut) mau salim Bu Mira menatap saya yang lagi dag dig dug
menahan malu. Pasti ada urusan dengan buku itu, " Bu, terima kasih atas
bukunya, Subhanallah bagus sekali…suami saya ikut baca, katanya bagus ada wali
siswa nulis seperti itu, saya sampai nangis lo Bu bacanya," kata beliau. Saya?
Tiba-tiba wajah saya jadi panas aja yang tak bisa kubedakan antara terharu dan
malu saya. "Terima kasih Kak Mira, mohon
maaf kalau isinya ada yang kurang berkenan,," jawab saya. "Oh nggak Bu, justru
tulisan-tulisan itu buat pengingat kita, kadang kita lupa pernah nyampein itu
ke wali siswa."
Dalam perjalanan di pintu keluar
saya lihat para Ustadzah berjajar mengantar tamu pulang, dan saya pun harus
melewati pintu dan para Ustadzah, OMG! Salah satu Ustadzah yang bukan pengajar
Mas Gangga mendekati saya "Bu, bukunya boleh saya fotocopy nggak Bu? Buat
belajar!"katanya. Nggak kebalik nih, batin saya. "Duh Ustadzah, malu saya, karena memang saya hanya bisa cetak enam karena keterbatasan waktu
saya, insyaallah kalau mau nanti saya jilidkan lagi," tawar saya. "Nggak usah
Bu, kalau boleh saya fotocopy saja ya?"katanya. saya hanya bisa mengangguk
mengiyakan.
"Keep writing ya Bu!" kata Ustadzah yang lain.
"Saya tunggu bukunya yang lain Bu!" kata walikelas TK B Mas
Gangga.
"Terima kasih Bu, bukunya bagus sekali, tetep semangat
menulis ya Bu!" kata yang lain.
Ada yang tiba-tiba tumpah ruah dalam
hati saya, antara maluuuu, terharu, bahagia dan percaya diri. Ah, saya tak
menyangka mendapat sambutan begitu hangat dari para Ustadzah, para kekasih di
hati saya. Insyaallah saya tak akan berhenti menulis, selama orang-orang
berhati malaikat seperti mereka Allah pertemukan dalam kehidupan saya, yang
semoga memberi kekayaan berharga bagi jiwa saya. Karena pertemuan indah itu
akan senantiasa saya dengungkan, senantiasa saya bagi, lewat tulisan saya yang
semoga bermanfaat. Pacarkembang,
Juli 2008
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
6b.

Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Mon Oct 20, 2008 10:26 pm (PDT)

Wah selamat ya Mamanya Gangga,

saya juga ikutan terharu membaca resensinya buku catatan bunda:)

keep writing..!!!

-sis-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Siwi LH <siuhik@...> wrote:
>

6c.

Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id   sya4215

Mon Oct 20, 2008 10:33 pm (PDT)

Bravo mbak Siwi..
pengen baca dong mbak bukunya..plis..plis...

jadi pengen bikin juga ah, buat guru2nya Mirza entar...
mengenai buku terbitan sendiri begini, aku juga pernah bikin lho mbak, hihihi.. ternyata nggak aku sendirian ya...
waktu itu aku bikin kumpulan chicken soup gitu trus aku kasih judul "untaian mutiara hikmah"
isinya ya cerita kehidupan.. khas SK...
aku design, layout dan print sendiri..dan aku kasih ke kedua orangtuaku pas ultah pernikahan mereka..

mbak, tulisannya diposting di blog mbak siwi gak nih?
boleh dong baca...

----- Original Message -----
From: Siwi LH
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Cc: sekolahkehidupan@yahoo.com
Sent: Tuesday, October 21, 2008 11:09 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Buku Catatan Cinta Bunda

(Boleh gak ya meresensi buku sendiri? Ini bukan buku beneran tapi buku jadi-jadian… Obsesi punya buku sendiri..hehehe…)

Berawal dari pengen ungkapkan cinta saya buat Ustadzah-ustadzah KB/TK Mas Gangga buku ini lahir (kalau bisa disebut buku sih!). Mengingat sekolah Mas Gangga yang tinggal menghitung hari di KB TK Yaa Bunayya saya pengennn sekali mengungkap cinta saya yang meluap kepada segenap pemangku sekolah Mas Gangga. Pengen memberi tanda cinta berupa barang, selain nggak kuku' dengan duitnya, juga saya ketakutan sendiri kalau hanya memberi ke beberapa orang saja. Mengingat Kepala Sekolah pernah memwarning kami untuk tidak memberi mereka uang atau barang kepada seluruh pengurus KB TK Yaa Bunayya diluar ketentuan sekolah. Dan saya tahu Komite Sekolah setiap tahun mengkoordinir uang suka rela untuk memberi tali asih kepada guru. (baca : Juga keinginan hati yang pengennya memberi sesuatu yang beda), maka sekitar setahun yang lalu sebenarnya niat untuk mengumpulkan tulisan-tulisan tentang Mas Gangga mulai saya seleksi, yang sekiranya layak untuk dijadikan kumpulan artikel.

Maka walaupun niat itu sudah terpancang setahun kebelakang, artikel-artikel yang layak tayang pun sudah disimpen dalam file khusus, namun ternyata rencana tinggal rencana…. Kurang satu minggu dari acara wisuda sekolah Mas Gangga buku itu masih aja finishing touch disana-sini, alhasil kurang satu hari kumpulan itu kelar di print. Di Print? Iya makanya saya bilang diatas, kalau buku ini layak disebut buku. Karena pengerjaannya bener-bener self product. Dari nulis, nyetting, desain cover, sampai ngeprint n njilid saya kerjakan sendiri. Jangan heran karena buku ini akibat terkendala dana sehingga hanya tercetak 6 (enam) eksemplar untuk dibagikan ke Ustadzah yang pernah ngajar Mas Gangga dari Kelompok Bermain sampai TK B.

Catatan Cinta Bunda, berisi 17 kisah Mas Gangga selama mengarungi hari-harinya di rumah, maupun disekolah. Juga terselip nilai-nilai yang saya peroleh dari para Ustadzah yang dalam mengemban tugasnya berslogan Mendidik Dengan Teladan. Dan ternyata saya membuktikan beliau-beliau itu pendidik yang memang luar biasa. Sejujurnya saya belajar banyak dari para Ustadzah itu.

Sebenarnya membutuhkan nyali yang ekstra atau dengan kata lain tebal muka untuk mempersembahkan buku ini buat Ustadzah-ustadzah Mas Gangga. Namun berbekal dari niat tulus karena saya ingin para Ustadzah tahu bahwa saya belajar banyak dari beliau-beliau ini maka saya dengan pede yang nyaris jongkok, saya titipkan keenam buku itu ke walikelas TK B Mas Gangga yang hari itu membagikan rapor. Karena saya pikir kalaupun malu, saya sudah tak sering-sering lagi berjumpa dengan para Ustadzah karena libur panjang. Dan ketika akhirnya momen buat ketemu para Ustadzah itu datang juga.

Pagi itu dapet undangan dari SD Luqman Al Hakim tempat Mas Gangga sekolah sekarang untuk menghadiri orientasi Orang tua dengan menghadirkan Psikolog Eri Sukresno. Disitu saya ketemu lagi dengan para Ustadzah yang ternyata Orientasi KB TK dan SD dijadikan satu hari itu. Dan sesungguhnya malu di muka ini sudah tak tertanggungkan, saya malu aja bagaimana dengan reaksi Ustadzah menerima buku tersebut. Di depan saya persis ada Ustadzah Mira yang saya kagumi pula, tapi alhamdulillah sepanjang acara itu beliau tidak berkomentar apa-apa, sampai acara selesai ketika Mas Gangga (saat itu dia memang ikut) mau salim Bu Mira menatap saya yang lagi dag dig dug menahan malu. Pasti ada urusan dengan buku itu, " Bu, terima kasih atas bukunya, Subhanallah bagus sekali…suami saya ikut baca, katanya bagus ada wali siswa nulis seperti itu, saya sampai nangis lo Bu bacanya," kata beliau. Saya? Tiba-tiba wajah saya jadi panas aja yang tak bisa kubedakan antara terharu dan malu saya. "Terima kasih Kak Mira, mohon maaf kalau isinya ada yang kurang berkenan,," jawab saya. "Oh nggak Bu, justru tulisan-tulisan itu buat pengingat kita, kadang kita lupa pernah nyampein itu ke wali siswa."

Dalam perjalanan di pintu keluar saya lihat para Ustadzah berjajar mengantar tamu pulang, dan saya pun harus melewati pintu dan para Ustadzah, OMG! Salah satu Ustadzah yang bukan pengajar Mas Gangga mendekati saya "Bu, bukunya boleh saya fotocopy nggak Bu? Buat belajar!"katanya. Nggak kebalik nih, batin saya. "Duh Ustadzah, malu saya, karena memang saya hanya bisa cetak enam karena keterbatasan waktu saya, insyaallah kalau mau nanti saya jilidkan lagi," tawar saya. "Nggak usah Bu, kalau boleh saya fotocopy saja ya?"katanya. saya hanya bisa mengangguk mengiyakan.

"Keep writing ya Bu!" kata Ustadzah yang lain.

"Saya tunggu bukunya yang lain Bu!" kata walikelas TK B Mas Gangga.

"Terima kasih Bu, bukunya bagus sekali, tetep semangat menulis ya Bu!" kata yang lain.

Ada yang tiba-tiba tumpah ruah dalam hati saya, antara maluuuu, terharu, bahagia dan percaya diri. Ah, saya tak menyangka mendapat sambutan begitu hangat dari para Ustadzah, para kekasih di hati saya. Insyaallah saya tak akan berhenti menulis, selama orang-orang berhati malaikat seperti mereka Allah pertemukan dalam kehidupan saya, yang semoga memberi kekayaan berharga bagi jiwa saya. Karena pertemuan indah itu akan senantiasa saya dengungkan, senantiasa saya bagi, lewat tulisan saya yang semoga bermanfaat.

Pacarkembang, Juli 2008

Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

6d.

Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com   siuhik

Tue Oct 21, 2008 2:29 am (PDT)

hwaduh mbak buku jadi-jadian saya mau dibaca mbak Syasya aja sudah suatu kehormatan nih! isinya sederhana banget kok mbak..jangan dibayangin yang gimanaaa gitu? cerita saya dibawah kan sedikit hiperbol aja, biar keliatan termehek-mehek.... Ntar kalo udah baca paling juga komen oalahhh cuman gini to?!
makasih atas atensinya mbak... ternyata nggak cuman saya yang punya ide melas bikin buku sendiri...
bukunya saya kirim japri aja ya?...dalam format pdf

Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

________________________________
From: Syafaatus Syarifah <syarifah@gratika.co.id>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, October 21, 2008 12:33:59 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Bravo mbak Siwi..
pengen baca dong mbak
bukunya..plis. .plis...

jadi pengen bikin juga ah, buat guru2nya Mirza
entar...
mengenai buku terbitan sendiri begini, aku juga
pernah bikin lho mbak, hihihi.. ternyata nggak aku sendirian ya...
waktu itu aku bikin kumpulan chicken soup gitu trus
aku kasih judul "untaian mutiara hikmah"
isinya ya cerita kehidupan.. khas
SK...
aku design, layout dan print sendiri..dan aku kasih
ke kedua orangtuaku pas ultah pernikahan mereka..

mbak, tulisannya diposting di blog mbak siwi gak
nih?
boleh dong baca...


----- Original Message -----
From: Siwi LH
To: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
Cc: sekolahkehidupan@ yahoo.com
Sent: Tuesday, October 21, 2008 11:09 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Buku Catatan Cinta Bunda
(Boleh gak ya meresensi buku sendiri? Ini bukan buku beneran tapi buku jadi-jadian… Obsesi punya buku sendiri..hehehe… )
Berawal dari pengen ungkapkan cinta saya buat Ustadzah-ustadzah KB/TK Mas Gangga buku ini lahir (kalau bisa disebut buku sih!). Mengingat sekolah Mas Gangga yang tinggal menghitung hari di KB TK Yaa Bunayya saya pengennn sekali mengungkap cinta saya yang meluap kepada segenap pemangku sekolah Mas Gangga. Pengen memberi tanda cinta berupa barang, selain nggak kuku' dengan duitnya, juga saya ketakutan sendiri kalau hanya memberi ke beberapa orang saja. Mengingat Kepala Sekolah pernah memwarning kami untuk tidak memberi mereka uang atau barang kepada seluruh pengurus KB TK Yaa Bunayya diluar ketentuan sekolah. Dan saya tahu Komite Sekolah setiap tahun mengkoordinir uang suka rela untuk memberi tali asih kepada guru. (baca : Juga keinginan hati yang pengennya memberi sesuatu yang beda), maka sekitar setahun yang lalu sebenarnya niat untuk mengumpulkan tulisan-tulisan tentang Mas Gangga mulai saya seleksi, yang sekiranya layak untuk
dijadikan kumpulan artikel.
Maka walaupun niat itu sudah terpancang setahun kebelakang, artikel-artikel yang layak tayang pun sudah disimpen dalam file khusus, namun ternyata rencana tinggal rencana…. Kurang satu minggu dari acara wisuda sekolah Mas Gangga buku itu masih aja finishing touch disana-sini, alhasil kurang satu hari kumpulan itu kelar di print. Di Print? Iya makanya saya bilang diatas, kalau buku ini layak disebut buku. Karena pengerjaannya bener-bener self product. Dari nulis, nyetting, desain cover, sampai ngeprint n njilid saya kerjakan sendiri. Jangan heran karena buku ini akibat terkendala dana sehingga hanya tercetak 6 (enam) eksemplar untuk dibagikan ke Ustadzah yang pernah ngajar Mas Gangga dari Kelompok Bermain sampai TK B.
Catatan Cinta Bunda, berisi 17 kisah Mas Gangga selama mengarungi hari-harinya di rumah, maupun disekolah. Juga terselip nilai-nilai yang saya peroleh dari para Ustadzah yang dalam mengemban tugasnya berslogan Mendidik Dengan Teladan. Dan ternyata saya membuktikan beliau-beliau itu pendidik yang memang luar biasa. Sejujurnya saya belajar banyak dari para Ustadzah itu.
Sebenarnya membutuhkan nyali yang ekstra atau dengan kata lain tebal muka untuk mempersembahkan buku ini buat Ustadzah-ustadzah Mas Gangga. Namun berbekal dari niat tulus karena saya ingin para Ustadzah tahu bahwa saya belajar banyak dari beliau-beliau ini maka saya dengan pede yang nyaris jongkok, saya titipkan keenam buku itu ke walikelas TK B Mas Gangga yang hari itu membagikan rapor. Karena saya pikir kalaupun malu, saya sudah tak sering-sering lagi berjumpa dengan para Ustadzah karena libur panjang. Dan ketika akhirnya momen buat ketemu para Ustadzah itu datang juga.
Pagi itu dapet undangan dari SD Luqman Al Hakim tempat Mas Gangga sekolah sekarang untuk menghadiri orientasi Orang tua dengan menghadirkan Psikolog Eri Sukresno. Disitu saya ketemu lagi dengan para Ustadzah yang ternyata Orientasi KB TK dan SD dijadikan satu hari itu. Dan sesungguhnya malu di muka ini sudah tak tertanggungkan, saya malu aja bagaimana dengan reaksi Ustadzah menerima buku tersebut. Di depan saya persis ada Ustadzah Mira yang saya kagumi pula, tapi alhamdulillah sepanjang acara itu beliau tidak berkomentar apa-apa, sampai acara selesai ketika Mas Gangga (saat itu dia memang ikut) mau salim Bu Mira menatap saya yang lagi dag dig dug menahan malu. Pasti ada urusan dengan buku itu, " Bu, terima kasih atas bukunya, Subhanallah bagus sekali…suami saya ikut baca, katanya bagus ada wali siswa nulis seperti itu, saya sampai nangis lo Bu bacanya," kata beliau. Saya? Tiba-tiba wajah saya jadi panas aja yang tak bisa kubedakan
antara terharu dan malu saya. "Terima kasih Kak Mira, mohon maaf kalau isinya ada yang kurang berkenan,," jawab saya. "Oh nggak Bu, justru tulisan-tulisan itu buat pengingat kita, kadang kita lupa pernah nyampein itu ke wali siswa."
Dalam perjalanan di pintu keluar saya lihat para Ustadzah berjajar mengantar tamu pulang, dan saya pun harus melewati pintu dan para Ustadzah, OMG! Salah satu Ustadzah yang bukan pengajar Mas Gangga mendekati saya "Bu, bukunya boleh saya fotocopy nggak Bu? Buat belajar!"katanya. Nggak kebalik nih, batin saya. "Duh Ustadzah, malu saya, karena memang saya hanya bisa cetak enam karena keterbatasan waktu saya, insyaallah kalau mau nanti saya jilidkan lagi," tawar saya. "Nggak usah Bu, kalau boleh saya fotocopy saja ya?"katanya. saya hanya bisa mengangguk mengiyakan.
"Keep writing ya Bu!" kata Ustadzah yang lain.
"Saya tunggu bukunya yang lain Bu!" kata walikelas TK B Mas Gangga.
"Terima kasih Bu, bukunya bagus sekali, tetep semangat menulis ya Bu!" kata yang lain.
Ada yang tiba-tiba tumpah ruah dalam hati saya, antara maluuuu, terharu, bahagia dan percaya diri. Ah, saya tak menyangka mendapat sambutan begitu hangat dari para Ustadzah, para kekasih di hati saya. Insyaallah saya tak akan berhenti menulis, selama orang-orang berhati malaikat seperti mereka Allah pertemukan dalam kehidupan saya, yang semoga memberi kekayaan berharga bagi jiwa saya. Karena pertemuan indah itu akan senantiasa saya dengungkan, senantiasa saya bagi, lewat tulisan saya yang semoga bermanfaat. Pacarkembang, Juli 2008
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik

____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail. yahoo.com

6e.

Re: (Resensi) Catatan Cinta Bunda

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Tue Oct 21, 2008 3:42 am (PDT)

Hari ini hari apa seeehhh? mayan ruame banyak temen ^_^
Mbak Siwi, pan ada SK publishing house ceunah, jatim-jakarta ga begitu
jauh tho?
mabur paling cuma perlu beberapa menit, iso langsung mak pethungul tho
Mbak?

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Siwi LH <siuhik@...> wrote:
>
> hwaduh mbak buku jadi-jadian saya mau dibaca mbak Syasya aja sudah
suatu kehormatan nih! isinya sederhana banget kok mbak..jangan
dibayangin yang gimanaaa gitu? cerita saya dibawah kan sedikit hiperbol
aja, biar keliatan termehek-mehek.... Ntar kalo udah baca paling juga
komen oalahhh cuman gini to?!
> makasih atas atensinya mbak... ternyata nggak cuman saya yang punya
ide melas bikin buku sendiri...
> bukunya saya kirim japri aja ya?...dalam format pdf
>
> Salam Hebat Penuh Berkah
> Siwi LH
> cahayabintang. wordpress.com
> siu-elha. blogspot.com
> YM : siuhik
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Syafaatus Syarifah syarifah@...
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, October 21, 2008 12:33:59 PM
> Subject: Re: [sekolah-kehidupan] (Resensi) Catatan Cinta Bunda
>
>
> Bravo mbak Siwi..
> pengen baca dong mbak
> bukunya..plis. .plis...
>
> jadi pengen bikin juga ah, buat guru2nya Mirza
> entar...
> mengenai buku terbitan sendiri begini, aku juga
> pernah bikin lho mbak, hihihi.. ternyata nggak aku sendirian ya...
> waktu itu aku bikin kumpulan chicken soup gitu trus
> aku kasih judul "untaian mutiara hikmah"
> isinya ya cerita kehidupan.. khas
> SK...
> aku design, layout dan print sendiri..dan aku kasih
> ke kedua orangtuaku pas ultah pernikahan mereka..
>
> mbak, tulisannya diposting di blog mbak siwi gak
> nih?
> boleh dong baca...
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Siwi LH
> To: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
> Cc: sekolahkehidupan@ yahoo.com
> Sent: Tuesday, October 21, 2008 11:09 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] (Resensi) Catatan Cinta Bunda
>
> Buku Catatan Cinta Bunda
> (Boleh gak ya meresensi buku sendiri? Ini bukan buku beneran tapi
buku jadi-jadian… Obsesi punya buku sendiri..hehehe… )
> Berawal dari pengen ungkapkan cinta saya buat Ustadzah-ustadzah KB/TK
Mas Gangga buku ini lahir (kalau bisa disebut buku sih!). Mengingat
sekolah Mas Gangga yang tinggal menghitung hari di KB TK Yaa Bunayya
saya pengennn sekali mengungkap cinta saya yang meluap kepada segenap
pemangku sekolah Mas Gangga. Pengen memberi tanda cinta berupa barang,
selain nggak kuku' dengan duitnya, juga saya ketakutan sendiri
kalau hanya memberi ke beberapa orang saja. Mengingat Kepala Sekolah
pernah memwarning kami untuk tidak memberi mereka uang atau barang
kepada seluruh pengurus KB TK Yaa Bunayya diluar ketentuan sekolah. Dan
saya tahu Komite Sekolah setiap tahun mengkoordinir uang suka rela
untuk memberi tali asih kepada guru. (baca : Juga keinginan hati yang
pengennya memberi sesuatu yang beda), maka sekitar setahun yang lalu
sebenarnya niat untuk mengumpulkan tulisan-tulisan tentang Mas Gangga
mulai saya seleksi, yang sekiranya layak untuk
> dijadikan kumpulan artikel.
> Maka walaupun niat itu sudah terpancang setahun kebelakang,
artikel-artikel yang layak tayang pun sudah disimpen dalam file khusus,
namun ternyata rencana tinggal rencana…. Kurang satu minggu dari
acara wisuda sekolah Mas Gangga buku itu masih aja finishing touch
disana-sini, alhasil kurang satu hari kumpulan itu kelar di print. Di
Print? Iya makanya saya bilang diatas, kalau buku ini layak disebut
buku. Karena pengerjaannya bener-bener self product. Dari nulis,
nyetting, desain cover, sampai ngeprint n njilid saya kerjakan sendiri.
Jangan heran karena buku ini akibat terkendala dana sehingga hanya
tercetak 6 (enam) eksemplar untuk dibagikan ke Ustadzah yang pernah
ngajar Mas Gangga dari Kelompok Bermain sampai TK B.
> Catatan Cinta Bunda, berisi 17 kisah Mas Gangga selama mengarungi
hari-harinya di rumah, maupun disekolah. Juga terselip nilai-nilai yang
saya peroleh dari para Ustadzah yang dalam mengemban tugasnya berslogan
Mendidik Dengan Teladan. Dan ternyata saya membuktikan beliau-beliau
itu pendidik yang memang luar biasa. Sejujurnya saya belajar banyak
dari para Ustadzah itu.
> Sebenarnya membutuhkan nyali yang ekstra atau dengan kata lain tebal
muka untuk mempersembahkan buku ini buat Ustadzah-ustadzah Mas Gangga.
Namun berbekal dari niat tulus karena saya ingin para Ustadzah tahu
bahwa saya belajar banyak dari beliau-beliau ini maka saya dengan pede
yang nyaris jongkok, saya titipkan keenam buku itu ke walikelas TK B
Mas Gangga yang hari itu membagikan rapor. Karena saya pikir kalaupun
malu, saya sudah tak sering-sering lagi berjumpa dengan para Ustadzah
karena libur panjang. Dan ketika akhirnya momen buat ketemu para
Ustadzah itu datang juga.
> Pagi itu dapet undangan dari SD Luqman Al Hakim tempat Mas Gangga
sekolah sekarang untuk menghadiri orientasi Orang tua dengan
menghadirkan Psikolog Eri Sukresno. Disitu saya ketemu lagi dengan para
Ustadzah yang ternyata Orientasi KB TK dan SD dijadikan satu hari itu.
Dan sesungguhnya malu di muka ini sudah tak tertanggungkan, saya malu
aja bagaimana dengan reaksi Ustadzah menerima buku tersebut. Di depan
saya persis ada Ustadzah Mira yang saya kagumi pula, tapi alhamdulillah
sepanjang acara itu beliau tidak berkomentar apa-apa, sampai acara
selesai ketika Mas Gangga (saat itu dia memang ikut) mau salim Bu Mira
menatap saya yang lagi dag dig dug menahan malu. Pasti ada urusan
dengan buku itu, " Bu, terima kasih atas bukunya, Subhanallah bagus
sekali…suami saya ikut baca, katanya bagus ada wali siswa nulis
seperti itu, saya sampai nangis lo Bu bacanya," kata beliau. Saya?
Tiba-tiba wajah saya jadi panas aja yang tak bisa kubedakan
> antara terharu dan malu saya. "Terima kasih Kak Mira, mohon
maaf kalau isinya ada yang kurang berkenan,," jawab saya. "Oh
nggak Bu, justru tulisan-tulisan itu buat pengingat kita, kadang kita
lupa pernah nyampein itu ke wali siswa."
> Dalam perjalanan di pintu keluar saya lihat para Ustadzah berjajar
mengantar tamu pulang, dan saya pun harus melewati pintu dan para
Ustadzah, OMG! Salah satu Ustadzah yang bukan pengajar Mas Gangga
mendekati saya "Bu, bukunya boleh saya fotocopy nggak Bu? Buat
belajar!"katanya. Nggak kebalik nih, batin saya. "Duh Ustadzah,
malu saya, karena memang saya hanya bisa cetak enam karena
keterbatasan waktu saya, insyaallah kalau mau nanti saya jilidkan
lagi," tawar saya. "Nggak usah Bu, kalau boleh saya fotocopy
saja ya?"katanya. saya hanya bisa mengangguk mengiyakan.
> "Keep writing ya Bu!" kata Ustadzah yang lain.
> "Saya tunggu bukunya yang lain Bu!" kata walikelas TK B Mas
Gangga.
> "Terima kasih Bu, bukunya bagus sekali, tetep semangat menulis ya
Bu!" kata yang lain.
> Ada yang tiba-tiba tumpah ruah dalam hati saya, antara maluuuu,
terharu, bahagia dan percaya diri. Ah, saya tak menyangka mendapat
sambutan begitu hangat dari para Ustadzah, para kekasih di hati saya.
Insyaallah saya tak akan berhenti menulis, selama orang-orang berhati
malaikat seperti mereka Allah pertemukan dalam kehidupan saya, yang
semoga memberi kekayaan berharga bagi jiwa saya. Karena pertemuan indah
itu akan senantiasa saya dengungkan, senantiasa saya bagi, lewat
tulisan saya yang semoga bermanfaat. Pacarkembang, Juli 2008
> Salam Hebat Penuh Berkah
> Siwi LH
> cahayabintang. wordpress.com
> siu-elha. blogspot.com
> YM : siuhik
>
> ____________ _________ _________ _________ _________ __
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail. yahoo.com
>

7.

[rampai]Aku Buta Tak Libatkan Sinyalmu

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Mon Oct 20, 2008 9:10 pm (PDT)

Senyummu terserak disebuah ujung
berpencar riang bersama patahan masa
bukan senantiasa mengiringi labirin kisahku
hingga senyapku meninggi memahamimu
 
Sadari hati telah membakar sejengkal utopia
tak lagi memutus duri dalam sayapku
apalagi lembutkan segelintir resah
begitu mudah menyisakan pekat
tanpa setitik pertahanan hati
asa pun luluh tersapu dikarya lain lainnya
 
Pilar-pilar luka lagi tumbang
saksikan ia berkecimpung ditelaga bekumu
senyawakan kesendirian malam
serahkan perpisahan tanpa ucap
atau aku buta tak libatkan sinyalmu
 
Pasuruan, 19 Okt¢08
http://cheya.blogspot.com
inspirated by keyla : sadari hati
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
8.

[rampai]Menyuapiku Dengan Harapan

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Mon Oct 20, 2008 9:14 pm (PDT)

Sinarku terbentang dibalik paragrafmu
memenjarakan sekejab ingatanmu
untuk segulir asa yang tertuang
penuh gerimis dipelupuk mata
 
Segalanya tersiar membaca tumpukan huruf
menyentuh gerimis dipelupuk mata
turut berbela sungkawa untuk cintamu
namun bungaku tak satupun dinisanmu
 
Pagi menyuapiku dengan harapan
malam menopangku dalam naungan teduhnya
sementara satu jiwa rela berpaling
mereposisi aku dalam selembar arti
 
 
Pasuruan, 19 Okt¢08
http://cheya.blogspot.com
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
9.

[rampai]Tertawan Diseberkas Nyala

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Mon Oct 20, 2008 9:18 pm (PDT)

Kulihat... engkau tertawan diseberkas nyala
merantai doa-doa indah diruas waktu
kerahkan segenab nyali disetiap ikhtiyar
teruslah berlari... hingga menemui tahta pelangi asa
 
Bila denyutmu tak berpusara
jangan relakan aku bersemayam dicelah sana
letakkan kekuatan untuk cintamu
jelajahkan ia dicakrawala dunia
teguhkan layumu agar tersirami cerah
 
Luluhkan sekat yang membumbung tinggi
bangunlah... aku lebih tinggi dari ilalangmu
teruslah bermuanjah padaNya
aku menunggumu disebuah ufuk
tuk warnai dunia dengan keajaibanNya
 
Kurelakan sang pemimpi menjamahku
karena aku... adalah impian
karena aku... pijar untuk jiwa yang menakjubkan
 
 
Pasuruan, 18 Okt¢08
http://cheya.blogspot.com
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
10.

Mengendalikan Rasa Ingin Tahu

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Mon Oct 20, 2008 9:21 pm (PDT)

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (Qaaf: 16)
 
Pada suatu hari teman saya berkata dengan maksud,"aku sih kalo nakal, nakal sekalian. Biar ada cerita buat anak cucu. Kalau udah nyoba gitu kan bisa tahu mana yang bener dan mana yang salah" ujarnya dengan bangga.
 
Dalam diri manusia memang memiliki rasa ingin tahu, namun meski begitu kita harus punya kontrol diri karena tidak semua rasa ingin tahu itu positif. Untuk mengetahui kalau sumur sungai itu dalam, kita tidak harus berenang mencapa dasar sungai. Alhamdulilah kalau ketika menyelam kita bisa selamat ke tepi, coba kalau didalam sungai ada lumpur hidup. Itu sama saja kurang memiliki pemikiran yang panjang. Bukankah kita bisa menggunakan batu untuk mengetahui apakah sungai itu dalam atau tidak dengan parameter suara, dengan parameter besar kecilnya arus dan dengan parameter kayu atau benda yang kita masukkan ke sungai tersebut dsb. Begitupula dengan sikap seperti memakai narkoba dan minum-minuman keras. Untuk mengetahui hal itu baik atau tidak, kita tidak harus selalu mencobanya bukan?. Alangkah lebih baik bila kita berada dalam kebenaran tanpa harus melakukan kesalahan terlebih dahulu. Kalau masih muda pingin coba-coba ini-itu untuk melakukan survey yang
sebenarnya sudah jelas mana yang salah dan yang kurang tepat, akan membuat diri menjadi rugi? Iya kalau sebelum mati sempat bertaubat.
 
Ada sebuah kisah klasik dari Imam Al Ghazali. Suatu ketika ada seseorang yang sudah bertahun-tahun menjadi muazin di sebuah menara tinggi di samping mesjid. Kebetulan di samping mesjid itu adapula sebuah rumah yang ternyata dihuni oleh keluarga non-muslim, diantara anak-anak keluarga itu ada seorang anak perempuan berparas cantik yang sedang berangkat ramaja.
 
Tiap naik menara untuk azan, secara tidak disengaja tatapan mata sang muazin selalu tertumbuk pada si anak gadis ini, begitu pula ketika turun dari menara. Seperti pepatah mengatakan "dari mata rurun ke hati", begitulah saking seringnya memandang, hati sang muazin pun mulai terpaut akan paras cantik anak gadis ini. Bahkan saat azan yang diucapkan di mulut Allahuakbar-Allahuakbar, tapi hatinya malah khusyu memikirkan anak gadis itu.
 
Karena sudah tidak tahan lagi, maka sang muazin ini pun nekad mendatangi rumah si anak gadis tersebut dengan tujuan untuk melamarnya. Hanya sayang, orang tua si anak gadis menolak dengan mentah-mentah, apalagi jika anaknya harus pindah keyakinan karena mengikuti agama calon suaminya, sang muazin yang beragama Islam itu. "Selama engkau masih memeluk Islam sebagai agamamu, tidak akan pernah aku ijinkan anakku menjadi istrimu" ujar si Bapak, seolah-olah memberi syarat agar sang muazin ini mau masuk agama keluarganya terlebih dulu.
 
Berpikir keraslah sang muazin ini, hanya sayang, saking ngebetnya pada gadis ini, pikirannya seakan sudah tidak mampu lagi berpikir jernih. Hingga akhirnya di hatinya terbersit suatu niat, "Ya Allah saya ini telah bertahun-tahun azan untuk mengingatkan dan mengajak manusia menyembah-Mu. Aku yakin Engkau telah menyaksikan itu dan telah pula memberikan balasan pahala yang setimpal. Tetapi saat ini aku mohon beberapa saat saja ya Allah, aku akan berpura-pura masuk agama keluarga si anak gadis ini, setelah menikahinya aku berjanji akan kembali masuk Islam". Baru saja dalam hatinya terbersit niat seperti itu, dia terpeleset jatuh dari tangga menara mesjid yang cukup tinggi itu. Akhirnya sang muazin pun meninggal dalam keadaan murtad dan suul khatimah
 
Dari cerita diatas juga menjelaskan bahwa keinginan untuk mencoba sesuatu bisa membawa kerugian, apalagi bila hal itu berkaitan dengan masalah iman. Sungguh beruntungnya kita yang masih diberikan kesempatan bertaubat setelah kita menyadari kita melakukan kesalahan. Pernahkah terbayang ketika kita seperti bangun dari tidur kita melihat ada wujud yang menyerupai kita. Ketika kita menyadari itu adalah jasad kita, kita tersentak dan sudah terlambat bagi kita memperbaiki apa yang pernah kita lakukan didunia. Bila membawa amal kebaikan yang cukup tentu bahagia, namun bagaimana bila amal buruk jauh lebih banyak?. Semoga selama kita hidup kita dalam keadaan islam dan wafat dalam keadaan khusnul khotimah amin.
 
Memiliki rasa ingin tahu itu baik namun bila hal itu positif. Misal, ingin tahu lebih dalam mengenai ilmu agama maupun ilmu pengetahuan. Namun, bila ingin tahu mengenai hal-hal yang sudah jelas kurang baik dan sudah dijelaskan di Al-Qur'an, hadist maupun riset kedokteran, maka janganlah sekali-kali mencoba. Pupuklah rasa keingintahuan dengan niat demi ridhoNya. Mungkin, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu bisa bermanfaat bagi yang lain. Semoga kita semua senantiasa dalam lindunganNya amin.
 
Ya Allah... jangan jadikan ujian yang Engkau berikan pada kami bisa menjauhkan kami dariMu
Ya Allah... jangan jadikan anugerah dariMu bisa menjauhkan kami dariMu
Ya Allah... jangan biarkan dosa kami ada tanpa ampunanMu
Ya Allah... jangan biarkan kami tersesat tanpa petunjukMu sesudah itu
Ya Allah... ijinkanlah malaikatMu dan seluruh makhlukMu berdoa bersamaku agar Engkau mengampuni hamba-hamba yang bertaubat dan menambah keberkahan cintaMu pada kami amin...
Ya Allah... wahai Rabb yang memegang ubun-ubun makhlukNya, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya kepada Engkau pasti kami akan kembali... amin
 
 
Bumi Allah, 21 Oktober 2008
Best Regards,

Ika - flacheya@gmail
http://cheya.blogspot.com
 
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
11.

[cat kaki] mulai senin..Camila Gibb - novelis asal Canada - di Indon

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Mon Oct 20, 2008 10:57 pm (PDT)

Setelah melakukan serangkaian acara di Ubud Writer's Festifal di Bali,
Camilla Gibb akan melakukan serangkaian acara di Jakarta, Bandung, dan
Jogja. Jangan lewatkan kesempatan langka ini, temui penulis favorit anda ini
di ;

Yogyakarta
Senin 20 Oktober 2008 pk. 09.30
"Lilly: Perempuan di Antara Dua Dunia"
Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb
Pembicara:
Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)
Afifah Afra (Penulis Forum Lingkar Pena)
Ruang Teatrikal - Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga
Jl. Marsda Adi Sucipto - Yogyakarta

Jakarta
Rabu 22 Oktober - pk. 09.30 - 12.00 wib
Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb
Pembicara:
Bersama Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)
Asma Nadia (Penulis buku-buku bestseller)
Femmy Syahrani (Penulis dan Penerjemah Lilly)
UIN – Mc Gill Canadian Centre
Gd.Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah
Jl. Ir. H. Juanda 95 - Ciputat Jakarta

Rabu, 22 Okt 2008
Jam 13.0 – 15.30 wib
MP Book Point
Jl. Puri Mutiara Raya no.72
Cipete – Jakarta Selatan

Bandung
Jumat 24 Oktober 2008 pk. 15.00 - 17.30 wib
Diskusi Buku dan Proses Kreatif Camilla Gibb
Pembicara:
Camilla Gibb (Penulis, sastrawan Kanada)
Irfan Hidayatullah (Penulis, Ketua Umum Forum Lingkar Pena)
Femmy Syahrani (Penulis, Penerjemah Lilly)
Gedung Serba Guna Masjid Salman ITB
Jl. Ganesha 7 Bandung

Acara ini terselenggara atas kerjasama Mizan dan Kedubes Canada, didukung
oleh UIN Syarif Hidayatullah Jkt,
UIN Sunan Kalijaga Jogja , Forum Lingkar Pena, MP Book Point, dan
Perpustakaan Mesjid Salman – ITB Bdg

Fan Fan F Darmawan

==== tentang Camilla Gibb ====
Perempuan di Antara Dua Dunia. Julukan itu barangkali sesuai diberikan baik
kepada Camilla Gibb maupun tokoh rekaannya dalam novel, Lilly. Lahir di
London namun kemudian pindah untuk tinggal di Toronto, Kanada, Camilla Gibb
secara tradisi lahir dalam keluarga Kristen, dan dibesarkan oleh seorang
single mother yang pekerja keras. Pada saat kuliah-- Gibb adalah
satu-satunya yang mengenyam bangku universitas dalam keluarganya--ia
tertarik antropologi dan mengantungi gelar BA di bidang antropologi dan
studi Timur Tengah dari University of Toronto, dan Phd dari Oxford
University Inggris (1997).

Ketika merampungkan S1-nya pada 1989, Gibb sempat kuliah selama satu tahun
di American University of Cairo, Mesir. Ia secara terus terang mengatakan
amat tertarik pada Islam. Ketertarikan yang katanya "...bermula karena
Alquran.''

Kebetulan Camilla belajar bahasa Arab sebelum terbang ke Kairo. Dan ia pun
membaca Alquran. ''Saya menemukan Alquran adalah buku yang luar biasa indah.
Juga luar biasa murni. Keindahan bahasa Alquran tidak pernah saya temukan di
buku mana pun. Indah dan murni,'' tuturnya. Di Timur Tengah Gibb berdialog
tentang Islam secara langsung dengan para Muslim. Ia menangkap bahwa Islam
adalah sebuah tradisi dan agama yang kuat, kaya, dan komplet.

Interaksi Camilla Gibb dengan masyarakat Muslim inilah yang rupanya
melatarbelakangi gagasannya dalam menulis novel Lilly: Pencarian Cinta
Seorang Gadis Eropa di Etiopia,yang diterjemahkan Qanita dari karya yang
berjudul Sweetness in the Belly.

Lilly, gadis rekaan Camilla dalam novel itu, menjadi yatim piatu saat kedua
orangtuanya tewas secara misterius. Dia pun diangkat anak oleh seorang sufi
Maroko, Abdal Akbar. Dua budaya yang amat berbeda membuat Lilly harus
berjuang mengenal hidup.
Cukup lama Lilly merasa hampa dan terhantui kematian orangtuanya, sampai dia
menemukan sosok kakak dalam diri Hussein. Hussein-lah yang menemaninya
hijrah ke Harar, Etiopia, sebuah kota suci bertembok tempat bermukim para
wali. Di sanalah Lilly belajar Islam dan menjadi guru mengaji Al Quran.
Namun, tibalah tahun 1984, ketika setengah juta orang mati kelaparan dan
setengah juta lagi meninggalkan Etiopia. Lilly terpaksa harus mengungsi ke
London. Berpisah dengan Hussein dan anak-anak didiknya adalah hal tersulit
bagi Lilly karena dia juga harus berpisah dari Dr. Aziz Abdulnasser, dokter
idealis yang mulai mengisi hatinya.
Novel Camilla Gibb ini meraih dua penghargaan sekaligus pada 2005 yaitu
Trillium Book Award 2005 dan Giller Prize 2005. Camilla Gibb sendiri adalah
penerima City of Toronto Book Award 2000 dan CBC Canadian Literary Award
Short Fiction 2001.
Acara ini terselenggara atas kerjasama dg UIN Syarif Hidayatullah Jkt, UIN
Sunan Kalijaga Jogja , Forum Lingkar Pena, MP Book Point, dan Perpustakaan
Mesjid Salman – ITB Bdg

Konfirmasi & Informasi :
Fan Fan F Darmawan – Promosi & Komunikasi Mizan
Telp 022-7834310 / hp 0815 607 6562 /
e.mail promosi@mizan.com <promosi%40mizan.com> ,
penerbitmizan@yahoo.com<penerbitmizan%40yahoo.com>

__________________________________________________
12a.

Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Mon Oct 20, 2008 11:39 pm (PDT)

Assalaamu'alaikum wr.wb

Sahabat-sahabat semuanya, setahun lebih SK Bandung telah terbentuk tepatnya
30 september tahun lalu SK Bandung telah memilih Ketua. Perkembangan yang
sangat lamban pun terjadi selama setahun lebih ini. Belum menghasilkan
sebuah karya yang real. Oleh karena itu, untuk menyegarkan suasana yang ada
sepertinya sudah sangat tepat jika ada momen pemilihan Ketua SK Bandung yang
baru.

Untuk itu, marilah kita mulai berbenah diri untuk mengadakan pemilihan ketua
SK Bandung yang baru.
Yang Baru dan Yang lebih Fresh!!!

Bagaimana pa Ketua Umum SK Pusat?
Sudah layakkah SK Bandung memiliki Ketua yang Baru? (dijawab dengan lantang:
SANGAT LAYAK).

Untuk teknis akan diposting kemudian.

Terima kasih,
Wassalaamu'alaikum wr.wb

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
12b.

Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "ammy ramdhania" ammy_ram@yahoo.co.id   ammy_ram

Tue Oct 21, 2008 1:29 am (PDT)


Ketua SK bandung yang baik hati...
 
Keua SK memang perlu dipilih ulang dengan persyaratan berikut :
- Sehat jiwa dan raga....sesehat-sehatnya...
- rajin, peramah dan tidak sombong...
- periang dan suka tertawa
- visioner, punya banyakprogram, harapan dan impian yang belum terwujud...artinya punya power untuk mewujudkannya..power yang sangat besar
- bekerja dalam bidang yang nyambung dengan dunia tulis menulis, entah menulis bon atau menulis catatan pengeluaran, atau catatan schedule gawean, atau catatan peristiwa apa aja...
- tidak terlibat narkoba dan jaringannya, kecuali gerombolan si berat musuhnya paman gober
- Pernah menjabat sebagai ketua SK Daerah.......
Nah kalo gitu aku setuju...
 
Hidup SK Bandung...
AMMY

--- Pada Sel, 21/10/08, Hadian Febrianto <hadianf@gmail.com> menulis:

Dari: Hadian Febrianto <hadianf@gmail.com>
Topik: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Cc: "teha_sugiyo" <sinarning_rat@yahoo.co.id>, teha.sugiyo@toserbayogya.com, magnifico_99@yahoo.co.id, levi_friantina@yahoo.com, "sin thionk" <sinthionk@gmail.com>, ela_itis@yahoo.com, tinta_mirah@yahoo.co.id, "Asma Sembiring" <asma_h_1999@yahoo.com>, "Kang Dani" <fil_ardy@yahoo.com>, "Lia Octavia" <liaoctavia@gmail.com>, hamasahputri@yahoo.com, "Bapak Sinang Bulawan" <pandika_sampurna@yahoo.com>, "Hadian F." <hadianf@gmail.com>, hadian@ptsaga.com, "rini_rinurbad" <rinurbad@gmail.com>
Tanggal: Selasa, 21 Oktober, 2008, 1:39 PM

Assalaamu'alaikum wr.wb

Sahabat-sahabat semuanya, setahun lebih SK Bandung telah terbentuk tepatnya 30 september tahun lalu SK Bandung telah memilih Ketua. Perkembangan yang sangat lamban pun terjadi selama setahun lebih ini. Belum menghasilkan sebuah karya yang real. Oleh karena itu, untuk menyegarkan suasana yang ada sepertinya sudah sangat tepat jika ada momen pemilihan Ketua SK Bandung yang baru.

Untuk itu, marilah kita mulai berbenah diri untuk mengadakan pemilihan ketua SK Bandung yang baru.
Yang Baru dan Yang lebih Fresh!!!

Bagaimana pa Ketua Umum SK Pusat?
Sudah layakkah SK Bandung memiliki Ketua yang Baru? (dijawab dengan lantang: SANGAT LAYAK).

Untuk teknis akan diposting kemudian.

Terima kasih,
Wassalaamu'alaikum wr.wb

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537


__________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
12c.

Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Tue Oct 21, 2008 1:35 am (PDT)

Beuuuuh ada bunda Ammy yang sedang semedi...

Kumaha bun dah beres semedinya?
kapan bisa ngumpul lagi nih? trio Z pada kemana?

Oke kalo gitu pilih Bunda Ammy sebagai Ketua SK Bandung!!!
(Jurkam mode on)

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
12d.

Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "ammy ramdhania" ammy_ram@yahoo.co.id   ammy_ram

Tue Oct 21, 2008 1:43 am (PDT)

beeuuuuuuuu,
aku teh baru tabrakan ..lagi diuji Allah supaya lebih berhati-hati...
btw, lihat baik-baik persyaratan sebagai ketua sk.....
kita pilih yang baru...
HADE........ H. D(F)ebrianto..
maksa....lah
Sinta, Ela, kita hompipah aja yuk.....tah kan ...HADE.......
 
ciaowwww
AMMY

--- Pada Sel, 21/10/08, ammy ramdhania <ammy_ram@yahoo.co.id> menulis:

Dari: ammy ramdhania <ammy_ram@yahoo.co.id>
Topik: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Tanggal: Selasa, 21 Oktober, 2008, 3:29 PM

Ketua SK bandung yang baik hati...
 
Keua SK memang perlu dipilih ulang dengan persyaratan berikut :
- Sehat jiwa dan raga....sesehat- sehatnya. ..
- rajin, peramah dan tidak sombong...
- periang dan suka tertawa
- visioner, punya banyakprogram, harapan dan impian yang belum terwujud...artinya punya power untuk mewujudkannya. .power yang sangat besar
- bekerja dalam bidang yang nyambung dengan dunia tulis menulis, entah menulis bon atau menulis catatan pengeluaran, atau catatan schedule gawean, atau catatan peristiwa apa aja...
- tidak terlibat narkoba dan jaringannya, kecuali gerombolan si berat musuhnya paman gober
- Pernah menjabat sebagai ketua SK Daerah...... .
Nah kalo gitu aku setuju...
 
Hidup SK Bandung...
AMMY

--- Pada Sel, 21/10/08, Hadian Febrianto <hadianf@gmail. com> menulis:

Dari: Hadian Febrianto <hadianf@gmail. com>
Topik: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....
Kepada: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
Cc: "teha_sugiyo" <sinarning_rat@ yahoo.co. id>, teha.sugiyo@ toserbayogya. com, magnifico_99@ yahoo.co. id, levi_friantina@ yahoo.com, "sin thionk" <sinthionk@gmail. com>, ela_itis@yahoo. com, tinta_mirah@ yahoo.co. id, "Asma Sembiring" <asma_h_1999@ yahoo.com>, "Kang Dani" <fil_ardy@yahoo. com>, "Lia Octavia" <liaoctavia@gmail. com>, hamasahputri@ yahoo.com, "Bapak Sinang Bulawan" <pandika_sampurna@ yahoo.com>, "Hadian F." <hadianf@gmail. com>, hadian@ptsaga. com, "rini_rinurbad" <rinurbad@gmail. com>
Tanggal: Selasa, 21 Oktober, 2008, 1:39 PM

Assalaamu'alaikum wr.wb

Sahabat-sahabat semuanya, setahun lebih SK Bandung telah terbentuk tepatnya 30 september tahun lalu SK Bandung telah memilih Ketua. Perkembangan yang sangat lamban pun terjadi selama setahun lebih ini. Belum menghasilkan sebuah karya yang real. Oleh karena itu, untuk menyegarkan suasana yang ada sepertinya sudah sangat tepat jika ada momen pemilihan Ketua SK Bandung yang baru.

Untuk itu, marilah kita mulai berbenah diri untuk mengadakan pemilihan ketua SK Bandung yang baru.
Yang Baru dan Yang lebih Fresh!!!

Bagaimana pa Ketua Umum SK Pusat?
Sudah layakkah SK Bandung memiliki Ketua yang Baru? (dijawab dengan lantang: SANGAT LAYAK).

Untuk teknis akan diposting kemudian.

Terima kasih,
Wassalaamu'alaikum wr.wb

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537

Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!


Apa dia selingkuh?
12e.

Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Tue Oct 21, 2008 2:23 am (PDT)

Waaaaaaaaaah tabrakan gimana bun?
Pantesan saya nelpon kagak diangkat wae... (ya iya lah masa mau ngangkat
sayah)

Syafakillah ya bun... ambil hikmahnya aja

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
12f.

Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Tue Oct 21, 2008 3:36 am (PDT)

Nammpollll abissss ^_^

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, ammy ramdhania <ammy_ram@...>
wrote:

menulis bon atau menulis catatan pengeluaran, atau catatan schedule
gawean, atau catatan peristiwa apa aja...

>
> --- Pada Sel, 21/10/08, Hadian Febrianto hadianf@... menulis:
>
> Dari: Hadian Febrianto hadianf@...
> Topik: [sekolah-kehidupan] Pemilihan Ketua SK Bandung....
> Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> Cc: "teha_sugiyo" sinarning_rat@..., teha.sugiyo@...,
magnifico_99@..., levi_friantina@..., "sin thionk" sinthionk@...,
ela_itis@..., tinta_mirah@..., "Asma Sembiring" asma_h_1999@..., "Kang
Dani" fil_ardy@..., "Lia Octavia" liaoctavia@..., hamasahputri@...,
"Bapak Sinang Bulawan" pandika_sampurna@..., "Hadian F." hadianf@...,
hadian@..., "rini_rinurbad" rinurbad@...
> Tanggal: Selasa, 21 Oktober, 2008, 1:39 PM
>
>
>
>
>
>
>
> Assalaamu'alaikum wr.wb
>
> Sahabat-sahabat semuanya, setahun lebih SK Bandung telah terbentuk
tepatnya 30 september tahun lalu SK Bandung telah memilih Ketua.
Perkembangan yang sangat lamban pun terjadi selama setahun lebih ini.
Belum menghasilkan sebuah karya yang real. Oleh karena itu, untuk
menyegarkan suasana yang ada sepertinya sudah sangat tepat jika ada
momen pemilihan Ketua SK Bandung yang baru.
>
> Untuk itu, marilah kita mulai berbenah diri untuk mengadakan pemilihan
ketua SK Bandung yang baru.
> Yang Baru dan Yang lebih Fresh!!!
>
> Bagaimana pa Ketua Umum SK Pusat?
> Sudah layakkah SK Bandung memiliki Ketua yang Baru? (dijawab dengan
lantang: SANGAT LAYAK).
>
> Untuk teknis akan diposting kemudian.
>
> Terima kasih,
> Wassalaamu'alaikum wr.wb
>
>
> --
> Regards,
> Hadian Febrianto, S.Si
> PT SAGA VISI PARIPURNA
> Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
> Ph/fax: (+6222) 2507537
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
__________________________________________________________\
___
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda!
Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
>

13.

Ayo daftarkan diri anda!!!

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Tue Oct 21, 2008 2:20 am (PDT)

Assalaamu'alaikum wr.wb.

Sahabat-sahabat, dalam rangka kemajuan SK Bandung (maaf bukan mengangkat isu
SARA).
Silahkan daftarkan diri anda, syarat :
1. Berdomisili di Bandung dsk atau
2. Pernah ke Bandung atau
3. Ingin menjadi orang Bandung atau
4. Ingin memajukan SK Bandung.
Intinya semua dapat memberikan masukkan untuk SK Bandung (Hak Bicara) dan
yang dapat memilih ketua SK Bandung yang baru (Hak Suara) akan ditentukan
kemudian. Yang pasti orang Bandung dsk dan pengurus pusat punya hak suara,
yang lainnya menyusul. terima kasih.

Sampai saat ini terdata orang Bandung :

1. Teha Sugiyo
2. Ammy Ramdhania
3. Rini Nurul Badariah
4. Budi Santoso
5. Sinta Nisfuana
6. Sitti Sholeha
7. Levi Friantina
8. Yukni
9. Hasan
10. Hadian Febrianto
11. Rizki Abidin
12. Ajeng
13. Kang Chandra
14. Jun an-Nizami
15. Ia Mufti
16. Reza Ervani
17. Wildan Nugraha

Silahkan yang belum terdata segera ngacung!!!

Wassalaamu'alaikum wr.wb

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
14.

(Inspirasi) Dialog Malam

Posted by: "teha" teha.sugiyo@toserbayogya.com

Tue Oct 21, 2008 3:43 am (PDT)

Inspirasi

*DIALOG MALAM*

/Oleh Teha Sugiyo

/

"Tidak selamanya saat kita mendapatkan masalah itu merupakan hukuman
karena kita jahat. Kadang-kadang hal itu merupakan ujian kesabaran kita
kan, Yah?"

"Benar, Nin!"

"Jelasnya bagaimana, Ayah?"

"Dunia kita berputar. Kehidupan juga berputar. Ada saatnya kita
mengalami kegembiraan. Ada saatnya kita mengalami malapetaka. Antara
bencana dan keberuntungan sering tidak ada hubungannya."

"Maksudnya?"

"Jika kita mendapatkan musibah atau bencana, itu bukan semata-mata
karena kejahatan kita. Juga saat kita mendapatkan keberuntungan, bukan
semata-mata karena kebaikan kita."

"Masih bingung tuh, Yah!"

"Kalau kita berbuat baik kepada si A, belum tentu kita mendapatkan
kebaikan dari si A pula. Demikian pula jika kita jahat kepada si B,
belum tentu kita mendapatkan malapetaka dari si B juga. Bisa jadi kita
berbuat baik kepada si A, namun yang kita terima justru fitnah,
kata-kata kasar, caci maki dan kebencian. Sebaliknya, ada juga ketika
kita berbuat jahat kepada seseorang, justru seseorang itu malah begitu
baik kepada kita."

"Lalu,kalau dikaitkan dengan hukum sebab-akibat?"

" Memang ada hukum sebab akibat, hukum tabur-tuai, yang juga disebut
hukum kekekalan. Karena dunia kita senantiasa berputar, dan juga
kehidupan ini berputar, maka berdasarkan putaran itu, kebaikan yang kita
berikan kepada orang lain, akan mendapatkan balasan kebaikan pula.
Demikian pula kejahatan yang kita lakukan, suatu saat akan berbalas
kejahatan pula. Hanya dari mana dan dari siapa datangnya, itu bukan
urusan kita!"

"Lantas urusan siapa?"

"Itu misteri, yang tidak perlu kita perdebatkan. Mengapa kita memenuhi
pikiran kita dengan apa yang seharusnya tidak menjadi urusan kita?"

"Bukan apa-apa, Yah. Ninin trauma. Meski masalahnya sudah lama, tapi
takutnya masih berbekas. Ninin jadi ketakutan dimaki-maki lagi."

"Ayah dapat merasakan ketakutan itu."

"Dulu Ninin bisa lapang dada, Yah, tapi sekarang kenapa Ninin jadi
begini, merasakan rasa benci yang sangat sama orang itu. Meskipun cuma
di belakang dia. Kalau ketemu Ninin, dia masih pura-pura baik. Munafik
dia,Yah."

"Ya, memang tidak nyaman, memendam rasa benci."

"Ninin cuma benci, Yah, tapi tidak dendam. Tidak ada niat untuk balas
dendam. Susah sekali menghilangkan rasa sakit ini. Kayak hantu
kedengaran terus. Dia kayak setan yang menertawakan Ninin terus."

"Rasanya memang sangat menjengkelkan, terus-menerus dibayang-bayangi
luka batin yang selalu menganga. Apalagi kalau kita memenuhi hati kita
dengan racun kebencian dan rasa dendam. Bagaimana kalau kita memaafkan
dan mengikhlaskan saja. Memang tidak begitu mudah. Bekas luka-luka
seperti cabutan paku pada tembok atau pagar itu tidak mudah hilang.
Tetapi bisa kita usahakan, kok!"

"Mental Ninin mungkin sudah rusak, Yah. Ninin sendirian dihantam banyak
orang. Ninin jatuh sakit pun karena menahan sendirian. Ninin juga ingin
sembuh Yah, tidak seperti ini. Ini bukan yang Ninin mau, Yah. Ninin
takut mental Ninin terganggu. Ninin sering teriak dan terbangun
tiba-tiba. Kata-kata itu tiba-tiba seperti jelas terdengar kembali."

"Mimpi buruk itu senantiasa mengganggu kehidupanmu akhir-akhir ini Nin.
Maukah Ninin, kalau Ayah coba membantumu?"

"Ya, Yah. Tentu. Itu yang Nini harapkan."

"Baiklah. Ambil posisi rileks yang nyaman. Boleh duduk, atau boleh juga
tiduran. Sekarang ikuti, rasakan, alami, dan lakukan apa yang dikatakan
Ayah. Tarik nafas pelan-pelan... tahan sebentar, hembuskan... Tarik
nafas pelan-pelan, tahan sebentar, hembuskan! Tarik nafas pelan-pelan,
tahan sebentar, dan hembuskan! Bayangkan Ninin berada di sebuah kebun
bunga warna-warni yang terhampar luas. Sejauh-jauh mata memandang, hanya
bunga warna-warni indah yang nampak. Rasakan kesegaran angin semilir
yang menerpa tubuh. Rasakan keharuman bunga yang lembut dan segar.
Rasakan kehangatan cahaya mentari pagi yang menembus ke pori-pori
kulitmu. Rasakan semua keindahan, kenyamanan, dan kehngatan itu...

Bayangkan, setelah puas menikmati keindahan kebun bunga itu, Ninin
berjalan dengan pelan, menginjak rumput yang halus, terus berjalan,
melewati kebun, menyibak perdu, menerobos pohon-pohon rindang yang penuh
dahan dan ranting. Dengarkan ada suara kicau burung yang merdu. Ninin
terus berjalan, sampai tiba di suatu tempat yang terlihat ada tebing,
ada air terjun yang gemericik, desau angin, pohon rindang. Di hadapan
Ninin ada sebongkah batu, di bawah pohon rindang. Ninin duduk di atas
batu itu. Pandanglah air terjun yang terus menerus melaporkan riciknya
tak henti-henti. Rasakan angin semilir yang segar. Rasakan kehangatan
sinar mentari pagi itu. Dengarkan air yang gemericik, angin yang
mendesau, kicau burung yang merdu, dan rasakan kehangatan suasana yang
membuat Ninin merasa damai, tenang, bahagia. Rasakan itu, nikmati itu...."

Waktu terus merambat. Jarum jam sudah melewati angka 01.30. SMS itu
terhenti. Nampaknya segalanya telah terhenti. Dalam damai. Dalam sunyi.
Kami pun istirah, tidur bersama. Ninin di dekat pantai selatan, saya di
Bandung.

live as if you were to die tomorrow
learn as if you were to live forever.
(Mahatma Gandhi)

15.

(catcil) Guru Tangguh Itu

Posted by: "Yon's" kolumnis@gmail.com   freelance_corp

Tue Oct 21, 2008 4:50 am (PDT)

*Guru Tangguh Itu*

* *

*Beliau kini sedang berjuang melawan stroke...*

* *

Seorang dokter memvonis harapan hidupnya tinggal 10%. Ngeri saya mendengar
kabar itu. Namun, mukjizat datang. Tuhan ternyata masih sayang. Entahlah.
Mungkin karena ada kobaran semangat dan perjuangan yang menggelora sehingga
beliau masih hidup hingga kini. Bahkan, setelah menjalani terapi pengobatan
alternatif, kini beliau sudah mulai bisa berjalan. Ingatannya yang dulu
hilang sama sekali kini sudah mulai pulih. Bahkan sudah bisa berbicara
dengan lancar. Sungguh ini sebuah keajaiban. Saya salut dengan semangatnya.

Guru itu, Pak Hamzah namanya.

Syukur kepada Allah, lebaran ini saya berkesempatan bersilaturahmi ke
rumahnya yang sejuk, Kampung Sawangan, Magelang. Saya senang karena beliau
tak lupa. Meski sudah cukup lama saya tak bertemu. Saya sendiri sekira 12
tahun yang lalu pernah menjadi muridnya di SMP N 1 Sawangan. Saya bangga
mempunyai guru yang punya semangat smacam itu.

Yang membuat saya girang lagi,

beliau ingin belajar menjadi penulis.

Wah, tambah semangat saya mendengarkan kisahnya.

Niat itu diutarakannya dengan mata berkaca-kaca...

Beliau sadar barangkali sudah tidak bisa berkiprah optimal lagi dalam dunia
pendidikan dengan kondisi fisik yang dialaminya sekarang ini. Dengan fisik
yang lemah. Soal karir pendidikan, jabatan terakhirnya menjadi Kepala
Sekolah SMP 19 Purworejo, dulunya dikenal dengan SMP Mbener. Beliau
mengatakan rela kalau harus pensiun dini mengingat kondisinya yang belum
memungkinkan pulih. Walaupun begitu, masih punya keinginan untuk berbagi
ilmu, berbagi pengalaman seputar pendidikan yang telah dilakoninya selama
berpuluh-puluh tahun. Salah satunya dengan media tulisan seperti yang
impikannya.

Pak Hamzah sendiri memang guru tangguh...

Lahir dari keluarga sederhana dan (mohon maaf) sebelah kakinya kurang
sempurna, jadi kalau berjalan harus berjinjit-jinjit. Namun, tetap percaya
diri, tak mau kalah dengan teman-teman sebayanya. Baik itu soal karir yang
akhirnya mengantarkannya menjadi seorang guru, maupun soal cinta yang
akhirnya bisa mempersunting perempuan normal cantik dan lembut, seorang
guru juga bernama Ibu Purwanti.

Saya masih ingat, saat jadi muridnya dulu, saya sering melihat beliau tetap
lincah ketika bermain bola voli. Begitu juga aktif menjadi pembina Pramuka
dimana ekskul tersebut mensyaratkan menjadi orang yang gesit, trampil dan
lincah, apalagi ketika sedang mengadakan sebuah acara perkemahan dengan full
acara. Beliau setia membersamai saya dan teman-teman yang dulu aktif disana
waktu itu.

Semangat itu tak surut. Sejak mendapat tugas jadi Kepala Sekolah, beliau
harus bolak balik tiap hari dari rumahnya di Magelang ke sekolahnya di
Purworejo. Tentu untuk mengemban amanahnya sebagai pendidik. Disana capaian
keberhasilan pelan-pelan didapatkan. Mulai dari prestasi akademik siswa
yang meningkat, begitu juga sering menjuarai perlombaan, sarana prasarana
seperti peralatan komputer mulai tersedia sampai memperjuangkan peningkatan
pangkat karir seorang guru yang 9 tahun tak naik-naik. Begitulah perjuangan
panjang yang sebenarnya masih terlalu minim ruang ini untuk menceritakannya.

Hingga pada sebuah kesempatan, beliau berkesempatan menghadiri acara
pelatihan Sekolah Standar Nasional / Internasional di Bogor. Disana
pemikiran pendidikannya rupanya terkuras, sayang kondisi fisiknya tak
memungkinkan, terlalu capek. Hingga, stroke pun menyerangnya. Hingga saat
ini.

Saya, sebagai muridnya tak bisa melakukan apa-apa. Hanya bisa menceritakan
kisah ini kepada Anda semua. Setelahnya, alangkah bahagia bila ada
kirimkan sepatah dua patah kata, komentar, atau tanggapan atas tulisan
singkat karena secepatnya akan saya kirimkan kepada beliau. Agar beliau
terhibur setelah membacanya, bisa sedikit membuatnya tersenyum hingga
berharap agar kondisinya lekas kembali pulih seperti semula. Amien. Tetap
tegar Pak !. (yon's)

--
=========
"Kekuatan Ilmu Terletak Pada Bagaimana Kita Berbagi"
Web : http://jurnalkomunikasi.com
Blog : http://penakayu.blogspot.com
Recent Activity
Visit Your Group
Sell Online

Start selling with

our award-winning

e-commerce tools.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: