Kamis, 06 November 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2349

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
[catatankaki]kabar gembira: peluang kerja di penerbitan From: rusdin visioner
2a.
[Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat From: novi khansa'
2b.
Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat From: fil_ardy
2c.
Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat From: Bu CaturCatriks
2d.
Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat From: Hadian Febrianto
2e.
Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat From: Lia Octavia
3a.
[catatan] masuk kelas lagi From: setyawan_abe
4a.
Re: [OOT] Sejarah Paralel From: nurulhi23
5a.
Re: (Inspirasi)  Pelajaran untuk Tetap Bertahan From: setyawan_abe
5b.
Re: (Inspirasi)  Pelajaran ...- Tanya Bagaimana, Tanya Kapan ?????!! From: setyawan_abe
6.
[nfo] Diskusi Buku Berhadiah Buku di DFM 103,4 FM From: Epri Saqib
7a.
Re: (catcil) antidepresan bersalut dark chocolate: brownies bogor From: Bu CaturCatriks
8a.
divin nahb sakit mohon doa From: Yon's Revolta
8b.
Re: divin nahb sakit mohon doa From: fil_ardy
8c.
Bls: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa From: ammy ramdhania
8d.
Bls: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa From: ammy ramdhania
8e.
Re: divin nahb sakit mohon doa From: agussyafii
8f.
Re: divin nahb sakit mohon doa From: Rusli Rusli
9a.
[TK] Kala Kita Gamang Dalam Mendidik Anak From: Syafaatus Syarifah
9b.
Re: [TK] Kala Kita Gamang Dalam Mendidik Anak From: fil_ardy
10.
Perpisahan Yang Indah From: agussyafii
11.
(Artikel) Emha: Ada Apa dengan Pluralisme? From: Rajawali Gurun
12.
[inspirasi] Wind Of Change From: Lia Octavia
13.
Menemukan Emas di  Kotoran Anjing From: agussyafii
14.
Beasiswa Pelajar SD Indonesia + LPBJ From: Nusantara Indonesia

Messages

1.

[catatankaki]kabar gembira: peluang kerja di penerbitan

Posted by: "rusdin visioner" rusdin_kutubuku@yahoo.com   rusdin_kutubuku

Wed Nov 5, 2008 7:27 am (PST)

PELUANG
 
Sebuah perusahaan penerbitan buku – buku islami terkemuka membutuhkan tenaga – tenaga muda, energik, dan antusias untuk berkarier di dunia perbukuan sebagai :
 
A.      Manajer Penerbitan (P/W; maks 40 th)
·   Min. S1; semua jurusan
·   Memahami & mempunyai pengalaman, Book Publishing
·   Memiliki kemampuan managerial, lebih diutamakan yang berpengalaman di posisi
manajerial diatas 3 tahun
·   Memahami jalur distribusi pemasaran buku secara umum
·   Memiliki integritas, kepercayaan moral yang tinggi dalam bekerja-berusaha
·   Memiliki wawasan yang luas mengenai buku dan penulis
·   Memiliki jaringan-hubungan yang luas dengan penerbit dan penulis buku
·   Memiliki visi marketing yang progresif dalam penerbitan buku
 
B.     Editor Akuisisi dan Pengembangan (P/W; maks 30 th)
·   Min. S1; semua jurusan
·   Menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar
·   Menguasai bahasa Inggris dan Arab
·   Mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik
·   Menguasai program komputer MS. Office dan internet
·   Mempunyai jaringan naskah lokal dan internasional (terutama Arab dan Inggris)
C.     Copy Editor & Lay – Outer (P/W; maks 30 th)
·   Min D3 (Diutamakan dari jurusan penerbitan)
·   Menguasai bahasa Indonesia dengan baik dan benar
·   Menguasai bahasa Inggris dan Arab
·   Menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya minimal pasif
·   Menguasai program komputer MS. Office dan aplikasi DTP (In– Design, Corel Draw, Photoshop, dan Pagemaker)
·   Mempunyai pengetahuan cetak buku
D.     Sales Supervisor (P/W; maks 35 th)
·   Min SMU/sederajat
·   Berpenampilan Menarik
·   Berpengalaman di Bidang penjualan dan distribusi buku (min 2 th)
·   Memiliki kendaraan sendiri
·   Memiliki jaringan Distributor, Agen, dan Toko Buku (Modern dan Tradisional)
·   Menguasai program komputer Microsoft-Office
E.     Kordinator SPB/SPG (P/W; maks 35 th)
·   Min SMU/sederajat
·   Berpenampilan Menarik
·   Berorientasi pada target penjualan
·   Mempunyai kendaraan sendiri
·   Berpengalaman di bid. Direct Selling min 5 tahun
·   Berpengalaman sebagai Supervisor/ Sales Leader min 2 tahun
·   Mampu memimpin tim sales 5 – 10 orang
 
F.      SPB/SPG (P/W; maks 25 th)
·   Min SMU/sederajat
·   Menyukai tantangan di dunia marketing
·   Mempunyai kendaraan sendiri
·   Jujur dan amanah
·   Berjilbab (khusus wanita)
Kirimkan lamaran ke :
Cicero Publishing
Jl. Niaga Hijau II No.46 Pondok Pinang 12310
Telp. 7664969 ext. 109 Fax.  75902520
Email. publishing@ciceroindonesia.com
Paling lambat diterima tgl. 10 November 2008 
 

2a.

[Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat

Posted by: "novi khansa'" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Wed Nov 5, 2008 8:02 am (PST)

Naik becak,
beli kebab dan jus alpukat, adalah salah satu ketertarikanku ketika
datang dan pulang dari Pondok Gede. Banyak pilihan makanan, ketika
melewati pasar Pondok Gede. Tapi, aku masih setia dengan dua jenis
makanan dan minuman itu :)

Perjalananan
ke Pondok Gede makin asyik ketika naik becak. Entahlah, rasanya lebih
rileks dibanding naik angkot yang demen ngetem sampai aku pernah milih
jalan kaki daripada naik angkot, yang dikit-dikit ngetem, dikit-dikit macet. So,
kadang naik becak saja. Walau lebih banyak godaan, godaan jajan
tentunya :D

Sejak
kakak pindah ke rumahnya, sejak dia punya anak yang keempat, sejak ibu
pun harus bolak-balik antara rumah di sini sama rumah kakak di sana.
Aku pun sama, berkali-kali jalan ke mana-mana. Terkadang ikut tinggal
di rumah kakak hingga bosan. Membawa segala tetek bengek pekerjaan yang
akhirnya mentok tak terselesaikan.

Pondok Gede
Tempat
ini begitu strategis, dekat klinik, dekat mall, ada toko buku, dekat
pasar sayur, tempatnya nyaman, enak. Di rumahnya, ada TV, indovision,
vcd, berlimpah makanan :P (lebai, ga sih :D) dan ada banyak hal yang
seharusnya bisa dikerjakan. Dan yang paling utama, ada empat
keponakanku yang lucu, imut, seru dan rame.

Ada
Fikri yang suka minta ditemenin main games di HP ibunya, ada Fahimah
dan Fahmi, si kembar yang kompak, tapi teman berantem yang tak pernah
usai.. dan tentunya Fattah yang kini usianya mencapai 5 bulan. Hobi
ngeces dan diajak bicara. Mengaji saja di dekatnya, dia sudah senang...
;)

Di
rumah ini segalanya sudah terjamin, dari mulai makan sampai tinggal
dicuciin dan disetrikain bajunya :D. Ada 2 khadimat dan semua tetap
bersih walau dipenuhi bocah-bocah yang lari ke sana ke mari.

Tapi,
entah kenapa, aura yang aku dapat berbeda.Yah, walau nyaman, aman,
tentram dan terjamin, tapi kamar yang aku tempati, fiyuh, bikin inget
pas sakit tipes kemaren. Kebetulan, ketika sakit, full day,
aku dirawat di sini. Makan dan tidur di sini. Sholat kadang di tempat
tidur pula. Jadi, kalau ke kamar ini, auranya tidur dan
lemes, halah, emang dasar malas aja :P. Tapi, yah, hampir setengah bulan
itu lumayan kan menghabiskan waktu tidur di sini.

Beberapa
hari di Pondok Gede, akhirnya aku pun pulang. Bukan karena kamar yang
penuh dengan "aura sakit" :D. Bukan karena tidak nyaman, bukan karena
ga ada internet? bisa kok via HP, bukan karena kerjaan. Lho, ke
mana-mana kerjaan aku bawa :D... entahlah...

Yang
jelas, sebagai pejalan kaki :D, pengguna angkot, pembawa ransel, dan
segala hal yang aku temui di jalan. Senyaman apapun aku akan pulang ke
rumah. Sebuah tempat yang telah aku huni lebih dari 25 tahun...
Lingkungan yang nyaman, aman, damai dan di sini sebuah tempat
menungguku. Di sini aku menemukan duniaku sesungguhnya. Di sini tempat
aku pulang setelah berkelana dan kemudian nyasar :D

Dan ketika
pulang ke Pondok Gede, ritual, makan kebab, minum jus alpukat dan naik
becak akan menjadi sesuatu yang nikmat dan "hadiah" atas segala
aktivitas yang telah aku lakukan :)

jadi pengen makan kebab lagi :D

novi_khansa'kreatif
~Graphic Design 4 Publishing~
YM : novi_ningsih
http://akunovi.multiply.com
http://novikhansa.wordpress.com/

2b.

Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat

Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Wed Nov 5, 2008 6:59 pm (PST)

Ya ampuun, Nopiii
ini kebab kok jadi legendaris gini sih?
jadp makin penasaran, sumpah, secara aku dulu
pernah mencicipi (hanya mencicipi) segala
jenis kebab loh waktu kerja di Mall :D

Tapi secara dah lamaaaaa banget ga makan kebab
udah lupa deh tuh aromanya aja ga inget. Tapi karena
tulisan2 mu tentang kebab, jadi ngiler lagi.

Fyuuuuh..
*tgl 15 bawa kebab ya, nop!*

DANI

In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, novi khansa' <novi_ningsih@...>
wrote:
>
> Naik becak,
> beli kebab dan jus alpukat, adalah salah satu ketertarikanku ketika
> datang dan pulang dari Pondok Gede. Banyak pilihan makanan, ketika
> melewati pasar Pondok Gede. Tapi, aku masih setia dengan dua jenis
> makanan dan minuman itu :)

2c.

Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Wed Nov 5, 2008 7:13 pm (PST)

waaah, kebab!
emang paling enak, tuh, nov.
apalagi kalo banyak mayonaise dan sambal. tapi jgn banyak2 nov, kan
kamu baru tipes (yeah, look who's talking).
menurutku lebih enak kebab kaki lima gitu, ketimbang kebab mal kaya
doner. knp ya?

ps: kang dani, you should try it, lho.

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, novi khansa'
<novi_ningsih@...> wrote:
>
> Naik becak,
> beli kebab dan jus alpukat, adalah salah satu ketertarikanku ketika
> datang dan pulang dari Pondok Gede. Banyak pilihan makanan, ketika
> melewati pasar Pondok Gede. Tapi, aku masih setia dengan dua jenis
> makanan dan minuman itu :)
>
>
>
>
> Perjalananan
> ke Pondok Gede makin asyik ketika naik becak. Entahlah, rasanya
lebih
> rileks dibanding naik angkot yang demen ngetem sampai aku pernah
milih
> jalan kaki daripada naik angkot, yang dikit-dikit ngetem, dikit-
dikit macet. So,
> kadang naik becak saja. Walau lebih banyak godaan, godaan jajan
> tentunya :D
>
> Sejak
> kakak pindah ke rumahnya, sejak dia punya anak yang keempat, sejak
ibu
> pun harus bolak-balik antara rumah di sini sama rumah kakak di
sana.
> Aku pun sama, berkali-kali jalan ke mana-mana. Terkadang ikut
tinggal
> di rumah kakak hingga bosan. Membawa segala tetek bengek pekerjaan
yang
> akhirnya mentok tak terselesaikan.
>
>
> Pondok Gede
> Tempat
> ini begitu strategis, dekat klinik, dekat mall, ada toko buku,
dekat
> pasar sayur, tempatnya nyaman, enak. Di rumahnya, ada TV,
indovision,
> vcd, berlimpah makanan :P (lebai, ga sih :D) dan ada banyak hal
yang
> seharusnya bisa dikerjakan. Dan yang paling utama, ada empat
> keponakanku yang lucu, imut, seru dan rame.
>
> Ada
> Fikri yang suka minta ditemenin main games di HP ibunya, ada
Fahimah
> dan Fahmi, si kembar yang kompak, tapi teman berantem yang tak
pernah
> usai.. dan tentunya Fattah yang kini usianya mencapai 5 bulan. Hobi
> ngeces dan diajak bicara. Mengaji saja di dekatnya, dia sudah
senang...
> ;)
>
> Di
> rumah ini segalanya sudah terjamin, dari mulai makan sampai tinggal
> dicuciin dan disetrikain bajunya :D. Ada 2 khadimat dan semua tetap
> bersih walau dipenuhi bocah-bocah yang lari ke sana ke mari.
>
> Tapi,
> entah kenapa, aura yang aku dapat berbeda.Yah, walau nyaman, aman,
> tentram dan terjamin, tapi kamar yang aku tempati, fiyuh, bikin
inget
> pas sakit tipes kemaren. Kebetulan, ketika sakit, full day,
> aku dirawat di sini. Makan dan tidur di sini. Sholat kadang di
tempat
> tidur pula. Jadi, kalau ke kamar ini, auranya tidur dan
> lemes, halah, emang dasar malas aja :P. Tapi, yah, hampir setengah
bulan
> itu lumayan kan menghabiskan waktu tidur di sini.
>
> Beberapa
> hari di Pondok Gede, akhirnya aku pun pulang. Bukan karena kamar
yang
> penuh dengan "aura sakit" :D. Bukan karena tidak nyaman, bukan
karena
> ga ada internet? bisa kok via HP, bukan karena kerjaan. Lho, ke
> mana-mana kerjaan aku bawa :D... entahlah...
>
> Yang
> jelas, sebagai pejalan kaki :D, pengguna angkot, pembawa ransel,
dan
> segala hal yang aku temui di jalan. Senyaman apapun aku akan
pulang ke
> rumah. Sebuah tempat yang telah aku huni lebih dari 25 tahun...
> Lingkungan yang nyaman, aman, damai dan di sini sebuah tempat
> menungguku. Di sini aku menemukan duniaku sesungguhnya. Di sini
tempat
> aku pulang setelah berkelana dan kemudian nyasar :D
>
> Dan ketika
> pulang ke Pondok Gede, ritual, makan kebab, minum jus alpukat dan
naik
> becak akan menjadi sesuatu yang nikmat dan "hadiah" atas segala
> aktivitas yang telah aku lakukan :)
>
>
> jadi pengen makan kebab lagi :D
>
>
>
>
> novi_khansa'kreatif
> ~Graphic Design 4 Publishing~
> YM : novi_ningsih
> http://akunovi.multiply.com
> http://novikhansa.wordpress.com/
>

2d.

Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat

Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com   hadian.kasep

Wed Nov 5, 2008 7:23 pm (PST)

Di Bandung, saya punya teman yang jualan Kebab... Rasanya... Mak nyuuuss,
harganya cocok untuk kantong SK-ers (sekitar 11rb). Ada juga kebab yang
yakin setiap makan itu bisa untuk dua kali makan, memang harganya cukup enak
(enak atau eneg ya?) sekitar 40rb per buahnya, ini ada juga cabangnya di
jakarta.

btw, kalo saya kutip kalimat awal dari tulisan novi:
Naik becak, beli kebab dan jus alpukat, adalah salah satu ketertarikanku
ketika datang dan pulang dari Pondok Gede. Banyak pilihan makanan, ketika
melewati pasar Pondok Gede. Tapi, aku masih setia dengan *dua jenis makanan*dan
*minuman* itu :)

perhatikan yang saya garis bawahi, hmm kok saya menyimpulkan kalo novi suka
makan kebab dan beca ya? dan minumnya jus alpukat. gmn ya?

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
2e.

Re: [Catcil] Becak, Kebab, dan Jus Alpukat

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Nov 5, 2008 7:57 pm (PST)

aku rasa mah itu cuma sedikit kesalahan tulisan ajah, kang Hadian. Mungkin
Mbak Novi terlewat saat mengedit tulisannya... ^_^

-Lia

2008/11/6 Hadian Febrianto <hadianf@gmail.com>

> Di Bandung, saya punya teman yang jualan Kebab... Rasanya... Mak
> nyuuuss, harganya cocok untuk kantong SK-ers (sekitar 11rb). Ada juga kebab
> yang yakin setiap makan itu bisa untuk dua kali makan, memang harganya cukup
> enak (enak atau eneg ya?) sekitar 40rb per buahnya, ini ada juga cabangnya
> di jakarta.
>
> btw, kalo saya kutip kalimat awal dari tulisan novi:
>
> Naik becak, beli kebab dan jus alpukat, adalah salah satu ketertarikanku
> ketika datang dan pulang dari Pondok Gede. Banyak pilihan makanan, ketika
> melewati pasar Pondok Gede. Tapi, aku masih setia dengan *dua jenis
> makanan* dan *minuman* itu :)
>
> perhatikan yang saya garis bawahi, hmm kok saya menyimpulkan kalo novi suka
> makan kebab dan beca ya? dan minumnya jus alpukat. gmn ya?
>
> --
> Regards,
> Hadian Febrianto, S.Si
> PT SAGA VISI PARIPURNA
> Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
> Ph/fax: (+6222) 2507537
>
>
3a.

[catatan] masuk kelas lagi

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Wed Nov 5, 2008 4:01 pm (PST)

Asma nya Mas Jun ya? pa kabar? sering kabur?, hehehehe^_^

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, jun an nizami
<tinta_mirah@...> wrote:
>
> Alhamdulillah..baik! Ya..kan berkat doa si cadar hitam juga.
>
> Ini juga senyum nih. ^@^
>
> Divin Nahb wrote:
> > JUN APA KABAR???
> > Seeeenengnya sang penyair datang kembali
> > Senyum nih Jun!! n_n
> > Divin Nahb
> >
>
>
>
>
__________________________________________________________\
___
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
@rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>

4a.

Re: [OOT] Sejarah Paralel

Posted by: "nurulhi23" nurulhi23@yahoo.com   nurulhi23

Wed Nov 5, 2008 5:31 pm (PST)

Wah saya juga sangat kepingin banget membaca sejarah seperti itu.
Sayang belum pernah menemukannya.

Tapi kalau ada buku sejarah yang seperti yang diinginkan Erwin itu
kayaknya bakalan tebel banget ya.....

Padahal seperti Erwin juga saya yakin banyak yang pingin mengetahui
sejarah yang ditulis secara lebih utuh dan kontekstual.
Terutama mengenai bagaimana perkembangan keilmuan dan faham jaman
dulu dari jaman St Agustin, Thales, Plato, Aristoteles, etc dan
kebudayaan China berpengaruh terhadap perkembangan Islam.

Ada teman saya yang senantiasa berkeras-bersikukuh bahwa masa sebelum
Rasullullah adalah masa Jahiliyyah, di mana masyarakat tidak beradab,
tidak berbudaya.
Padahal Rasul sendiri menyuruh kita untuk menuntut ilmu, walaupun
hingga ke negeri China. Ini kan berarti saat itu kebudayaan China
sudah tersebar hingga Jazirah Arab.

Mmm....untuk sementara (sebelum ketemu buku yang diinginkan) mungkin
bisa dicoba buka2 buku tentang "100 orang paling berpengaruh di
dunia". Karangannya M T Hart atau sapa ya? saya lupa.
Setidaknya di buku ini ada kilasan tahun dari masa hidup masing2
tokohnya.

Walaupun itu pasti tak akan lengkap. Kalau mau yang lengkap saya kira
ya memang harus bersusah-payah mengumpulkan dan menggabungkan --> dan
kemudian mencoba menarik benang keterkaitan dari buku-buku sejarah
yang ada berdasarkan kisaran waktunya.

Demikian Erwin, semoga teman2 lain bisa bantu.

Salam,

Nurul.

(http://nureldaya.wordpress.com)

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, erwin erwin <eskesuma@...>
wrote:
>
> assalamu'alaikum,
> rekans maaf mengganggu, dan keluar dari topik.
>  
> saya ingin sekali membaca sejarah yang ditulis secara 'paralel'.
maksudnya begini, sebagai contoh, ketika masa kelahiran rasulullah
dan awal syi'arnya islam di makkah dan madinah pada masa yang sama
apakah yang terjadi di wilayah eropa, china, india, ataupun
indonesia?.
>  
> contoh lagi, ketika masa ken arok, apakah yang terjadi di belahan
bumi lain di masa itu?
>  
>  
> sepertinya akan sangat menyenangkan membaca sejarah yang ditulis
paralel demikian dan akan banyak hikmah di sana.
>  
> atas berbagi ilmunya, saya sampaikan terima kasih
>  
>  
>

5a.

Re: (Inspirasi)  Pelajaran untuk Tetap Bertahan

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Wed Nov 5, 2008 6:28 pm (PST)

Kemudian, ambil start untuk segera berlari, mulai dari sini dan
sekarang,
kapan lagi? @ @
__

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, teha <teha.sugiyo@...> wrote:
>
> /Inspirasi/

Apabila Anda berada dalam masalah, tutup mulut
> Anda, dan jangan banyak bicara!/

>

5b.

Re: (Inspirasi)  Pelajaran ...- Tanya Bagaimana, Tanya Kapan ?????!!

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Wed Nov 5, 2008 9:28 pm (PST)

!@#$%^&*()_+_)(*&!%#^$&!*!(@

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "setyawan_abe"
<setyawan_abe@...> wrote:
>
> Kemudian, ambil start untuk segera berlari, mulai dari sini dan
> sekarang,
> kapan lagi? @ @
> __
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, teha teha.sugiyo@ wrote:
> >
> > /Inspirasi/
>
> Apabila Anda berada dalam masalah, tutup mulut
> > Anda, dan jangan banyak bicara!/
>
> >
>

6.

[nfo] Diskusi Buku Berhadiah Buku di DFM 103,4 FM

Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com   epri_tsi

Wed Nov 5, 2008 6:44 pm (PST)

Hari Minggu ini tanggal 9 Desember 2008  pukul 15.00 wib stay tune di D FM 103,4 FM ada ngobrol santai tentang buku puisi "Ruang Lengang" karya Epri Tsaqib.

Yang menarik ada doorprice buku puisi itu bagi kamu para pendengar.

Kamu juga bisa mendengarkannya secara streaming via internet dengan
mengklik websitenya. www.dradio1034fm.or.id lalu klik streaming.

Bagi kamu yang ingin memiliki buku terbitan ke 2 nya, bisa memesan
melalui www.geraibuku.com dan ada bonus khusus yakni diskon 15% untuk
15 orang pemesan pertama. Jadi buruan deh ya.

www.geraibuku.com

---------------

Ikuti pelatihan motivasi dan menulis dahsyat! --> http://geraibuku.multiply.com/journal/item/23

__________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
7a.

Re: (catcil) antidepresan bersalut dark chocolate: brownies bogor

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Wed Nov 5, 2008 7:06 pm (PST)

iyaaa mbak lia.
emang enak bgt! mbak lia pasti suka, deh.
jadi, ada rasa almond, dark chocolate, white chocolate, trus ada
lapis surabaya, klappertaart, lapis mandarin, yoghurt strawberry-nya
juga, etc (citra berniat tester satu2, jadi utk rekomendasi produk
lain, kita tunggu hasil dr citra).
gyaaa, mari, mari titip ke saya
tambah ongkir ya (lho, kok jadi jualan?? hehe)
thanks for reading, mbak lia...

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Lia Octavia"
<liaoctavia@...> wrote:
>
> waaah... brownies bogor...kedengarannya enak, mbak ^_^...
> kalau mbak retno yg bilang enak apalagi highly recomended, aku
percaya
> banget! hehehe..
> aku mau titip boleh ga, mbak? atau pas nanti raker ajah yah kita
beli
> brownies ini di bogor?
>
> On Wed, Nov 5, 2008 at 6:27 AM, Bu CaturCatriks
<punya_retno@...>wrote:
>
> > (catcil) Antidepresan Bersalut Dark Chocolate: Brownies Bogor
> > Oleh Retnadi Nur'aini
> >
> > Saya dan Citra baru saja menemukan metode katarsis baru.
> > Dijamin, metode ini tanpa obat pengawet, tanpa diet, tanpa
latihan
> > beban, dan tidak menyakitkan (hayah, kaya iklan Marie France
> > Slimming Program).
> >
> > Para sahabat SK, perkenankan saya memperkenalkan: Brownies
> > Bogor.
> > ***
> > Kali pertama saya mendengar kedahsyatan brownies ini adalah
> > beberapa minggu lalu. Saat itu, saya yang sedang terbaring karena
> > sakit tipes ditelpon Citra.
> >
> > Citra (berceloteh riang) : "Sapiii! Main, yuk! Gua ma Bang Ade
mau
> > main ke Bogor!"
> > Saya (menghela napas): "Neng, pan gua lagi tipes. Kaki gua lemes
> > banget ni buat jalan..."
> > Citra (terdiam sejenak): "Oh, oke" (untuk kemudian kembali
> > berceloteh riang dengan tidak sensitifnya) "Ya udah, ntar gua
bawain
> > oleh-oleh yaaa hari Senin! Dadah Sapiii!"
> > Hosh.
> > Tibalah hari Senin, dimana untuk pertama kalinya saya
> > kembali masuk kantor setelah bedrest seminggu. Dan pukul 09.00,
> > masuklah Citra dengan terengah-engah.
> >
> > Citra (dengan wajah sumringah) : "Waaah, ada Sapi! Kangen!"
(sambil
> > cupika cupiki)
> > Saya (menagih oleh-oleh) : "Manah oleh-oleh dari Bogor!
> > Sinih, serahkan!"
> > Citra (dengan wajah tak berdosa): "Yah, udah nggak ada, No..."
> > (untuk kemudian melanjutkan) "Jadi, tadinya gua niat mau bawain
lo
> > brownies yang gua beli di Bogor. Tapi tadi pagi gua cobain, No.
Dan
> > enak banget. Sumpah. Pokoknya itu brownies terenak yang pernah
gua
> > coba. Dark chocolatenya pekat banget, trus renyah di bagian
bawah,
> > trus..."
> > Saya (menukas): "Iye, cerita-cerita pas barangnya UDAH NGGAK ADA.
> > HUH. MANA BROWNIES GUA???"
> > Citra (dengan cueknya sambil mulai membuka notebook): "Ya karena
gua
> > belinya cuma dikit, ya gua makan sendiri deh. Sori yak. Oh btw,
> > progress report monthly revisi lo taro mana ya, Neng?"
> > Hosh.
> > ***
> > Dari sekelumit percakapan tadi, dengan IQ terbatas, saya pun
> > mulai menyusun silogisme—yang tidak akan direstui dosen Dasar-
dasar
> > Logika manapun. Here it is:
> >
> > Premis 1: Citra makan Brownies Bogor.
> >
> > Premis 2: Citra ogah bagi-bagi Brownies Bogor
> >
> > Kesimpulan: Brownies Bogor PASTI enak banget—ini karena, Citra
> > selalu bersedia membagi makanannya. Jadi saat dia menjadi begitu
> > posesifnya terhadap satu jenis makanan, maka hampir bisa
dipastikan
> > bahwa makanan tersebut: Cuma sedikit, susah didapat, dan enak.
> >
> > Dan benar saja kesimpulan saya. Saat minggu lalu saya dan suami
> > pulang dari Ciawi ke Jakarta, kami menyempatkan diri untuk
berhenti
> > di parkiran Bogor Boutique Outlet, Jl Pajajaran (dekat FO
B'BOSS).
> > Disanalah kami menemukan tenda mungil warna kuning hijau Brownies
> > Bogor ini. Untuk kemudian membelikan pesanan Citra: ½ loyang
> > brownies dark chocolate dan ½ loyang brownies white chocolate.
> >
> > Merasa penasaran, saya pun mencoba mencicipi testernya, yang
berupa
> > potongan-potongan kecil rasa dark chocolate. Saat potongan mungil
> > yang padat dan renyah ini lumer di lidah saya, saya pun segera
> > memesan 1 loyang brownies rasa dark chocolate.
> >
> > Untuk kemudian membahasnya bersama Citra selama berhari-hari
> > kemudian.
> >
> > Saya: "Iya, Neng, enak banget! Langsung lumer di lidah gitu, dan
> > coklatnya padat banget. Dark chocolatenya bukan cuma dilumerin di
> > atas, tapi juga jadi lapisan kering di bawahnya."
> > Citra: "Iya, dan ada rasa brown sugarnya juga. Enak banget, kan?
Gua
> > tau deh, lo pasti suka!"
> >
> > Sejak saat itu, kami pun sepakat merating brownies ini di daftar
> > puncak brownies terenak yang pernah kami cicipi—padahal daftar
> > referensi brownies bakery, cafe, dan restoran yang pernah
dicicipi
> > Citra cukup panjang, lho. Namun malangnya, dari percakapan saya
> > dengan pelayan tenda saat itu, baru saya ketahui bahwa Brownies
> > Bogor ini tidak punya cabang di Jakarta. Hiks.
> >
> > Padahal, brownies inilah yang mulai kerap disarankan suami saya
> > sebagai pelarian, saat saya mulai uring-uringan karena alih mood.
> > Sekaligus juga, antidepresan mujarab bagi saya dan Citra, saat
> > tengah naik darah karena urusan pekerjaan.
> >
> > Jadi kini, saat salah seorang dari kami mulai bicara dengan
kekuatan
> > suara naik beberapa desibel, maka selain menggunakan
> > mantra "Whooshaah" (mantra Will Smith dalam Bad Boy II), terapi
> > suara dengan mendengarkan musik instrumental gamelan Bali Spa,
kami
> > pun mencoba menggunakan metode alternatif. Yaitu, menyelipkan
nama
> > Brownies Bogor dimana-mana. Seperti:
> >
> > - "Tenang, Neng, abis ini kan kita akan makan Brownies Bogor"
> > (sambil mengelus punggung), atau,
> > - "Neng, pan kita udah ngerjain banyak hal, nih, minggu ini.
> > Gimana kalo kita menghadiahi diri kita dengan Brownies Bogor?",
> > atau,
> > - "Abis ini, gua akan pulang, selonjoran, pijit kaki, makan
> > Brownies Bogor" (upaya menghipnotis diri sendiri)
> >
> > Sesuai iklannya "Lezatnya pasti bikin ketagihan", Brownies Bogor
> > memang sukses membuat kami berdua ketagihan. You MUST try it.
> > Highly recommended.
> >
> > Ps: Well, harganya memang agak mahal, yah, dibandingkan Amanda.
> > Harga ½ loyang darkchoc-nya Rp 22.500, ½ loyang white chocolate
Rp
> > 25.000, 1 loyang dark choc Rp 42.500. Ada sih, potongan mungil-
> > mungil yang sekali makan (yang mana definisi ini sempat bikin
saya
> > dan Citra yang nggeragas ini bingung "Bukannya yang 1 loyang kita
> > juga sekali makan ya?") Rp 5 ribu. Tapi serius, deh, harga segitu
> > sangat pantas dan sesuai dengan kualitasnya. Selamat mencoba!
> >
> >
> >
>

8a.

divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "Yon's Revolta" kolumnis@gmail.com   freelance_corp

Wed Nov 5, 2008 7:39 pm (PST)

divin nahb anak tangerang ituh
skr lagi sakit...
mohon doanya teman-teman
semoga lekas sembuh :-)

salam
yon's
http://penakayu.blogspot.com

8b.

Re: divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Wed Nov 5, 2008 8:22 pm (PST)

Baru mau posting, eh keduluan
Om Yon's, ia kita doakan semoga
Divin lekas sembuh. Amiin. Syafakillah
divin. SEMANGAD ya

DANI

In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Yon's Revolta" <kolumnis@...>
wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu.blogspot.com
>

8c.

Bls: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "ammy ramdhania" ammy_ram@yahoo.co.id   ammy_ram

Wed Nov 5, 2008 8:25 pm (PST)

syafakillah mmbak Dvin
kan kata mau RAKER, ayo semangat supaya cepat sehat
btw, sakit apa neng?
 
AMMY

--- Pada Kam, 6/11/08, fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com> menulis:

Dari: fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com>
Topik: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 6 November, 2008, 11:22 AM

Baru mau posting, eh keduluan
Om Yon's, ia kita doakan semoga
Divin lekas sembuh. Amiin. Syafakillah
divin. SEMANGAD ya

DANI

In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "Yon's Revolta" <kolumnis@.. .>
wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu. blogspot. com
>

__________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
8d.

Bls: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "ammy ramdhania" ammy_ram@yahoo.co.id   ammy_ram

Wed Nov 5, 2008 8:25 pm (PST)

syafakillah mmbak Dvin
kan kata mau RAKER, ayo semangat supaya cepat sehat
btw, sakit apa neng?
 
AMMY

--- Pada Kam, 6/11/08, fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com> menulis:

Dari: fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com>
Topik: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 6 November, 2008, 11:22 AM

Baru mau posting, eh keduluan
Om Yon's, ia kita doakan semoga
Divin lekas sembuh. Amiin. Syafakillah
divin. SEMANGAD ya

DANI

In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "Yon's Revolta" <kolumnis@.. .>
wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu. blogspot. com
>

__________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
8e.

Re: divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Wed Nov 5, 2008 9:28 pm (PST)

semoga divin cepat sembuh ya..
buat mas yon terima kasih banyak,

apa kabar teman2 semua?
semoga dipagi yang agak mendung ini
teman2 di sekolah kehidupan sehat selalu..

salam cinta,
agussyafii

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Yon's Revolta"
<kolumnis@...> wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu.blogspot.com
>

8f.

Re: divin nahb sakit mohon doa

Posted by: "Rusli Rusli" sibayak_2008@yahoo.com   sibayak_2008

Wed Nov 5, 2008 11:45 pm (PST)

Mas Agus....
Salam kenal, saya berada di Timur Tengah....
Pada beberapa wilayah disini kadangkala sudah mulai hujan, tapi jarang sekali ada mendung. Cahaya matahari selalu cerah jika tidak ada kabut debu atau kabut uap air.
Eh....ya, saya juga ngucapin "semoga lekas sembuh" buat anggota keluarga ESKA yang sedang sakit.
 
Salam kehidupan,
Rajawaligurun.

--- On Thu, 11/6/08, agussyafii <agussyafii@yahoo.com> wrote:

From: agussyafii <agussyafii@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: divin nahb sakit mohon doa
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Thursday, November 6, 2008, 4:41 AM

semoga divin cepat sembuh ya..
buat mas yon terima kasih banyak,

apa kabar teman2 semua?
semoga dipagi yang agak mendung ini
teman2 di sekolah kehidupan sehat selalu..

salam cinta,
agussyafii

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Yon's Revolta"
<kolumnis@...> wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu.blogspot.com
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

9a.

[TK] Kala Kita Gamang Dalam Mendidik Anak

Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id   sya4215

Wed Nov 5, 2008 7:55 pm (PST)

Sebagai orangtua, pernahkah kita merasa khawatir akan bagaimanakah nasib anak-anak kita kelak? Kalau saya sih sering. Berbagai pertanyaan memenuhi benak ini. Kekhawatiran akan nasib masa depan anak-anak saya, bukan melulu masalah materi namun yang lebih utama apakah generasi keturunan saya kelak akan menjadi generasi yang bertakwa, taat beragama dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang dari agama? Ya saya sering dilanda kegamangan seperti ini.

Saat ini saya dititipi amanah oleh Allah SWT berupa dua orang anak yang harus saya besarkan dan saya didik. Anak pertama saya, Mirza (4 thn ) saat ini sudah duduk di TK A salah satu TK Islam di bilangan Depok dan anak kedua saya Jasmine ( 9 bulan). Kekhawatiran dan kegamangan saya seringkali menghantui hari-hari saya. Saya tak bisa mengelak jika rasa itu muncul dalam benak, terlebih jika melihat berbagai pemberitaan di televisi tentang berbagai macam krimininalitas yang terjadi di masyarakat kita sekarang ini. Tak hanya orang dewasa pelakunya, bahkan anak-anak yang masih kecil pun sudah menjadi pelaku kejahatan. Jenis kejahatannya beragam, mulai dari pencurian, pelecehan seksual atau bahkan bunuh diri. Terus terang saya ngeri dan parno (paranoid) sendiri melihatnya. Saya yakin bahwa tak ada orangtua di dunia ini yang menginginkan anaknya menjadi pelaku kejahatan seperti itu. Banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, mungkin karena pengaruh lingkungan atau pergaulan mereka, gempuran media massa yang menyajikan informasi yang tak sehat atau beribu faktor lain yang menyebabkan hal itu bisa terjadi.

Kehadiran anak di sisi kita, bisa merupakan anugerah ataupun bencana/cobaan bagi kita orangtuanya. Lihatlah betapa banyak pasangan suami istri yang telah bertahun-tahun merindukan kehadiaran sang buah hati, namun Allah belum memberinya. Kita yang diberi kemudahan akan hal ini pantaslah bersyukur karena Allah memberikan karunia kepada kita dengan mudah. Cara kita bersyukur secara nyata dapat kita wujudkan dengan mendidik anak-anak kita mengenalkan Allah, mengenalkan nilai-nilai dan ajaran islam pada mereka dengan harapan dapat menuntun mereka menuju surga. Jika anak-anak yang telah kita besarkan dan kita didik ketika dewasa berhasil menjadi generasi-generasi yang shaleh, yang selalu menjalankan ajaran agama, selalu berbuat baik kepada kedua orangtua, inilah yang dinamakan bahwa anak itu sebagai anugerah dariNya. Bahkan jika anak-anak kita senantiasa mendoakan kita meski kita telah meninggal dunia, anak yang seperti ini yang bisa dikategorikan sebagi investasi jangka panjang bagi kedua orangtuanya.

Namun bila anak yang telah kita didik dan besarkan dengan cara yang baik itu ternyata ketika dewasa tumbuh menjadi orang yang selalu menyimpang dari ajaran agama, yang begini ini lah yang dikategorikan anak sebagai musibah atau cobaan untuk kedua orangtuanya. Ingat kisah nabi Nuh yang diberi cobaan oleh Allah SWT berupa anak yang durhaka. Kan'an, meski sudah diajak oleh sang ayah untuk menyembah Allah dan mengikuti sang ayah untuk naik ke dalam perahunya saat banjir besar melanda, alih-alih menurut, Kan'an malah lari mencari perlindungan lain dengan berusaha menaiki bukit. Akhirnya musnahlah dia bersama kaum kafirin lainnya. Atau bila kita lihat salah satu kasus korupsi yang dilakukan oleh seorang anggota dewan yang berasal dari sebuah partai islam. Menurut pengakuan ibunya, dia telah mendidik anaknya secara islami, sejak kecil anaknya itu sudah dikenalkan dengan Al-Quran, tapi entah mengapa kini sang anak bisa melakukan korupsi yang jelas-jelas dilarang dalam islam. Tentu banyak faktor yang menyebabkan sang anak lupa akan ajaran yang telah ditanamkan oleh orangtuanya sejak kecil itu. Mungkin karena faktor lingkungan, pergaulan atau entah faktor-faktor unpredictable lainnya. Jika saya menjadi orangtuanya, tentu saya akan merasa terpukul karena merasa selama ini telah mendidik anak dengan cara yang benar. Namun kenapa anak yang dihasilan kok seperti itu.

Berbicara mengenai pendidikan anak, tak lepas dari metode apa yang kita gunakan dalam menerapkannya. Dalam sebuah seminar pendidikan anak yang pernah saya ikuti, yang disampaikan oleh Hj Neno Warisman. Dikatakan bahwa ada 3 tipe pendidikan yang diterapkan oleh orangtua kepada anak. Tipe pertama adalah tipe diktator, tipe ini biasanya sang orangtua serba mengatur dan tak mau mendengarkan kemauan sang anak. Banyak sekali kasus-kasus kenakalan anak yang disebabkan karena didikan orangtuanya yang diktator ini. Yang kedua adalah tipe permisif, artinya orangtua selalu menuruti apapun yang menjadi keinginan sang anak. Tipe ini pun berbahaya, karena akan cenderung menghasilkan generasi yang lemah dan kurang mandiri. Tipe ketiga adalah tipe moderat, yang tidak diktator maupun permisif, segala sesuatunya didasarkan pada kesepakatan bersama antara orangtua dengan anak. Orangtua macam apakah kita? Nah mungkin kita bisa menginstrospeksi diri metode apakah yang kita pakai selama ini.

Saya membaca majalah Tarbawi edisi 23 november 2007 ,di sana ada sebuah artikel tentang beberapa kunci agar kita bisa menjaga kemurnian akhlak anak-anak kita.. Kunci-kunci tersebut antara lain adalah :

1.. Lekatkanlah Allah dalam kehidupan kita

2.. Keharmonisan keluarga

3.. Beri tauladan keshalehan

4.. Kenali dan kuasai probematika zaman

5.. Beri Apresiasi

6.. Risaukan keselamatan mereka.

Ya saya setuju dengan 6 kunci tersebut. Beikut ini pendapat saya tentang keenam kunci tersebut.

Point 1. Mengenalkan anak-anak kita kepada Allah SWT bisa kita lakukan sejak anak masih dini. Untuk anak usia pra sekolah mungkin kita bisa melakukannya dengan membacakan kisah-kisah islami atau memutarkan vcd edukatif islami yang sudah banyak dijual sekarang ini. Sedangkan untuk anak usia sekolah, saya lebih memilih menyekolahkan anak pada lembaga sekolahan yang islami. Meski banyak juga yang mengatakan bahwa sekolah islami tidak menjamin anak kita berkelakuan baik, tapi menurut saya, landasan agama yang kuat harus diberikan kepada anak sejak usia dini, dan ini salah satunya bisa dicapai dengan memberikan ajaran agama melalui sekolah-sekolah islam. Namun satu hal yang harus kita garis bawahi dan disadari oleh para orangtua adalah bahwasanya sekolah itu bukan seperti oven, kita memasukkan bahan lalu berharap keluar sudah menjadi roti atau kue yang siap disajikan.

Point 2. Banyak kasus kenakalan pada anak-anak yang disebabkan oleh keadaan rumah tangga orangtuanya yang broken home. Mungkin itu salah satu cara mereka protes terhadap ketidak harmonisan yang terjadi antara kedua orangtua mereka. Oleh karena itu, keharmonisan keluarga harus senantiasa kita jaga dan pelihara. Intinya adalah dengan menjaga cinta. Cinta adalah layaknya sebuah tanaman, jika dibiarakan dan tidak dirawat lama kelamaan akan bisa layu atau bahkan mati.Maka rawatlah cinta kita para istri kepada suaminya, begitu pula sebaliknya, suami kepada istri, agar rumah tangga kita menjadi harmonis dan anak -anak dapat tumbuh dengan baik.

Point 3. Kita juga perlu melakukan keteladanan karena. seperti kita ketahui bersama bahwa anak adalah peniru yang paling ulung. Kebiasaan kita akan mudah ditiru oleh anak-anak kita. Jadi mudahnya, jika kita ingin anak-anak kita tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak shaleh, maka shalehkan dulu dulu diri kita. Jangan pernah berharap anak kita akan shaleh jika diri kita sendiri belum menuju ke sana.

Point 4. Mengenali problematika zaman juga penting. Apalagi di dunia cyber sekarang ini, banyak sekali kejahatan yang tersebar di sana. Menurut sebuah penelitian anak-anak usia SD pernah mengakses situs porno. Naudzubillah. Oleh karena itu kita musti memberikan batasan-batasan terhadapa media yang bisa diakses oleh anak-anak kita. Jika anak-anak kita mengakses internet dari rumah, blokir semua situs porno yang ada. Sekarang ini kan sudah banyak software yang bisa kita gunakan untuk memblokir situs-situs porno tersebut.. Bersyukur baru-baru ini telah disahkan undang-undang pornografi yang bisa dijadikan salah satu upaya menyelamatkan moral anak bangsa. Setelah undang-undang itu disahkan, kini saatnya bagi kita untuk mensosialisasikan dan menerapkannya, jangan sampai undang-undang sudah ada tapi tak membawa pengaruh langsung dalam kehidupan karena tidak dilaksanakan.

Point 5. Sebagai orangtua kita juga musti bertindak adil. Jika anak kita bersalah kita boleh menghukumnya dalam batas-batas yang wajar. Namun bila anak kita berprestasi kita sebaiknya juga memberikan apresiasi kepada mereka. Jadi tidak hanya punishment tapi juga reward. Reward yang kita berikan bisa berupa hadiah berupa materi, mengajaknya berwisata ke tempat wisata dan lain-laian. Dengan hal itu diharapkan anak akan menjadi lebih bersemangat untuk meraih prestasi ibadah maupun di sekolah.

Point 6. Merisaukan keselamatan mereka di sini tentu saja kerisauan yang bermakna posiitf Bukan kerisauan yang terlalu parno sehingga melarang anak kita melakukan aktifitas. Biarkan anak-anak kita melakukan berbagai macam aktifitas di luar rumah. Namun kita tetap harus memantau dan senantiasa mengingatkan tentang kebenaran yang harus mereka ikuti dan jalankan.

Dari keenam point di atas, kalau boleh saya ingin menambahkan satu point lagi yang bisa dijadikan kunci utama menjaga kemurnian akhlak anak-anak. Kunci yang ini adalah berupa doa. Kalau keenam kunci lain sudah kita laksanakan, saatnyalah kita untuk selalu berdoa. Kita berusaha, namun Allah lah yang menentukan hasilnya. Maka doakanlah anak-anak kita agar mereka mampu menjadi penyejuk mata untuk kita dan kita mampu menjadi pemimpin bagi anak-anak kita , bagi generasi yang bertakwa. Oleh karena itu saya tak pernah lupa mendoakan anak-anak saya setiap hari dengan doa "Rabbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrata a'yun waj'alna lil muttaqina imama,
Artinya ''wahai Tuhan kami berilah kami, istri-istri dan keluarga kami sebagai keluarga yang menyejukkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang mukmin'' (al-Furqan (25):74).

Ada saatnya kita merasa gamang dalam mendidik anak-anak. Jika saat itu tiba maka ingatlah ketujuh point kunci di atas. Laksanakanlah dan insya Allah kegamanangan kita akan hilang.

9b.

Re: [TK] Kala Kita Gamang Dalam Mendidik Anak

Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Wed Nov 5, 2008 8:58 pm (PST)

Kalau Nibras sedang tidur nyenyak
saya sering memperhatikan wajahnya
yang polos, bersih dan lucu. Lalu
saya membayangkan, kelak wajahmu tak
akan polos lagi nak, tak akan lucu lagi
tak akan bersih lagi. Akan banyk noda
yang harus kau bersihkan sendiri. Akan
banyak debu yang harus kau hindari. Yang
dapat kami lakukan adalah memberikan tuntunan
hidup untukmu kelak semaksimal mungkin. Dan doa
agar kau menjadi anugerah, bukan musibah.

Dan kau akan melangkah sendiri, menentukan jalan
yang akan kau tempuh.

Sebagai orang tua, tentu kita selalu berharap
bahwa anak kita adalah tergolong ummat yang turut
ddidalam bahtera nabi Nuh, bukan Kan'an yang berlari
ke atas bukit. Semoga.

Terimakasih untuk turut berbagi kegamangan, Mbak Sya2 ^_^

DANI
*kangen Nibras*

In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Syafaatus Syarifah"
<syarifah@...> wrote:
>
> Sebagai orangtua, pernahkah kita merasa khawatir akan bagaimanakah
nasib anak-anak kita kelak? Kalau saya sih sering. Berbagai pertanyaan
memenuhi benak ini. Kekhawatiran akan nasib masa depan anak-anak saya,
bukan melulu masalah materi namun yang lebih utama apakah generasi
keturunan saya kelak akan menjadi generasi yang bertakwa, taat
beragama dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang dari agama? Ya
saya sering dilanda kegamangan seperti ini.

10.

Perpisahan Yang Indah

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Wed Nov 5, 2008 9:28 pm (PST)

Perpisahan Yang Indah

By: agussyafii

Begitu mendengar kabar ada seorang teman yang meninggal saya
menyempatkan untuk takziyah. Saya sempat bertemu dengan istri almarhum
dan anak-anaknya. Istrinya bertutur, sebelum suami tercinta meninggal
sudah pesan agar semuanya libur hari ini sebab besok bakal ada banyak
tamu.

Setelah sholat Isya' istrinya mengira suaminya tertidur pulas namun
setelah dibangunkan baru tersadar jika suaminya meninggal. Sepertinya
sang suami sudah mengetahui bahwa ajalnya sudah tiba karena dimeja
meninggalkan surat wasiat membagi hak waris untuk keluarga dan
anak-anak yatim yang diasuhnya. Kata istrinya, "Bapak membuat
perpisahan begitu indah…"

Saya mengenal teman ini juga sebagai sosok yang indah secara pribadi.
Dia adalah seorang yang gemar menyantuni anak yatim dan gemar
bersodaqoh sehingga diakhir hidupnya sudah menangkap getaran-getaran
akan dipanggil oleh Alloh SWT, maka dia bisa mempersiapkan diri dengan
baik, dengan meninggalkan kesan dan pesan yang indah bahkan sudah
menunaikan sholat Isya' terakhirnya.

-----------------

"Orang yang sering melakukan perbuatan baik, menyantuni anak yatim
dapat mencegah kejadian buruk. Bersedekah meredam murka Alloh dan
menolak mati dalam keadaan buruk (su'ul khatimah). (Ali Bin Abi Thalib).

Salam Cinta,
agussyafii

=======
Tulisan ini dibuat dalam kampanye "Kunci Doa yang Dikabulkan" Terima
kasih atas berkenannya memberikan komentar di
http://agussyafii.blogspot.com atau sms 087 8777 12 431

11.

(Artikel) Emha: Ada Apa dengan Pluralisme?

Posted by: "Rajawali Gurun" rajawaligurun@yahoo.com   rajawaligurun

Wed Nov 5, 2008 9:28 pm (PST)

Pemahaman Agama
Emha: Ada Apa dengan Pluralisme?
Malam itu malam Minggu. Sayup-sayup terdengar intro lagu Malam Kudus dari Masjid Cut Meutia. Jemaah yang berkumpul di sekitar panggung setelah shalat tarawih terdiam. Kemudian terdengar syair, "Sholatullah salamullah/ ¢Ala thoha Rasulillah/ Sholatullah salamullah/ Sholatullah salamullah/ ¢Ala yaasin Habibillah/ ¢Ala yaasin Habibillah..."
Itulah shalawat yang dilantunkan dengan merdu oleh budayawan Emha Ainun Nadjib (53) yang akrab disapa Cak Nun. Dalam busana serba putih, ia bernyanyi dengan gaya gospel yang kuat dengan iringan musik gamelan kontemporer Kiai Kanjeng. Tepuk tangan dan teriakan penonton pun membahana setelah shalawat itu selesai dilantunkan.
"Tidak ada lagu Kristen, tidak ada lagu Islam. Saya bukan bernyanyi, saya ber-shalawat," ujarnya menjawab pertanyaan yang ada di benak jemaah masjid.
Begitulah salah satu cara Cak Nun merombak cara pikir masyarakat mengenai pemahaman agama. Bukan hanya pada Pagelaran Al Quran dan Merah Putih Cinta Negeriku di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Sabtu (14/10) malam, itu ia melakukan hal-hal yang kontroversial. Dalam berbagai komunitas yang dibentuknya, oase pemikiran muncul, menyegarkan hati dan pikiran.
Salah satu hal yang sering muncul dalam diskusi Cak Nun bersama komunitasnya adalah mengenai pluralisme. "Ada apa dengan pluralisme?" katanya. Menurut dia, sejak zaman kerajaan Majapahit tidak pernah ada masalah dengan pluralisme.
"Sejak zaman nenek moyang, bangsa ini sudah plural dan bisa hidup rukun. Mungkin sekarang ada intervensi dari negara luar," ujar Emha yang selalu melihat mata lawan bicaranya dengan pandangan tegas dan berani.
Dengan mantap dia menyatakan mendukung pluralisme. Cak Nun menerima perbedaan agama dan budaya. Namun, ia melihat ada kesalahan pemahaman mengenai pluralisme.
"Pluralisme bukan menganggap semua agama itu sama. Islam beda dengan Kristen, dengan Buddha, dengan Katolik, dengan Hindu. Tidak bisa disamakan, yang beda biar berbeda. Kita harus menghargai itu semua," tutur pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, itu bersemangat.
Berdakwah
Dalam berbagai forum yang menghadirkan dirinya bersama Kiai Kanjeng, pembicaraan mengenai pluralisme sering muncul. Berkali-kali Cak Nun yang menolak dipanggil kiai itu meluruskan pemahaman mengenai konsep yang ia sebut sebagai manajemen keberagaman itu.
Suami Novia Kolopaking itu memang selalu berusaha meluruskan berbagai salah paham mengenai suatu hal, baik kesalahan makna etimologi maupun makna kontekstual. Salah satunya mengenai dakwah, dunia yang ia anggap sudah terpolusi.
"Sudah tidak ada parameter siapa yang pantas dan tidak untuk berdakwah. Dakwah yang utama bukan dengan kata-kata, melainkan dengan perilaku. Orang yang berbuat baik sudah berdakwah," katanya.
Karena itulah ia lebih senang bila kehadirannya bersama istri dan kelompok musik Kiai Kanjeng di taman budaya, masjid, dan berbagai komunitas warga tak disebut sebagai kegiatan dakwah.
"Itu hanya bentuk pelayanan. Pelayanan adalah ibadah dan harus dilakukan bukan hanya secara vertikal, tapi horizontal," ujarnya sambil bergegas naik ke panggung untuk melayani jemaah Masjid Cut Meutia. (AB10)
 

 
Sumber : KOMPAS

12.

[inspirasi] Wind Of Change

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Nov 5, 2008 10:42 pm (PST)

*WIND OF CHANGE
*

"Saat ini, bumi sudah "berotasi" sedemikian dramatis. Kepala negara yang
berasal dari etnis yang didiskriminatifkan bergerak dan terpilih oleh" bumi
" untuk membenahi warganya yang telah berbuat lebih dalam menciptakan
kerusakan dan kehancuran. Obama, Morales, Ahmadinejad dan Chavez telah
membuktikan hal tersebut Jadi, jika dikemudian hari apakah seorang Joko bisa
yang berasal dari Gunung Kidul dan telah berbuat banyak bagi dunia
mencalonkan diri sebagai presiden suatu negara jangan katakan "tidak
mungkin" Sebab bumi masih "berotasi" untuk mengukuhkan dirinya dari
debu-debu kerusakan dan kehancuran yang ditinggalkan oleh generasi
sebelumnya."

Sepenggal paragraf terakhir yang saya baca siang ini pada email dari sebuah
penerbit di Jakarta, mengingatkan saya pada sebuah "rotasi bumi" yang
terjadi tahun lalu di kantor saya. Salah seorang client di kantor saya dari
sebuah perusahaan tekstil yang cukup besar di Bandung, sebut saja namanya
LH, adalah seorang wanita berusia lebih dari paruh baya yang terkenal bengis
dan diktator di kantor cabangnya di Jakarta. Karena pimpinan perusahaannya
sering membeli raw cotton melalui kantor saya, maka mau tidak mau saya harus
berurusan dengannya dalam urusan pembayaran, pengiriman barang dll.

Ternyata LH tidak hanya dikenal bengis dan diktator di kantornya, tetapi
juga pada perusahaan mitra-mitra kerjanya. Saat saya harus menghubungi LH
untuk mengurusi L/C, misalnya, saya selalu kena semprot dan harus menelan
kata-kata kasar darinya setiap kali saya menelepon LH. Bahkan bila saya
terlambat memberikan dokumen padanya, LH bisa memaki-maki saya dengan
kata-kata yang tidak enak didengar. Apa boleh buat, pekerjaan saya sebagai
sekretaris dan asisten pimpinan sebuah perusahaan trading di Jakarta Pusat
yang mengharuskan saya harus selalu tersenyum dan bersikap baik dengan semua
client dan supplier serta semua perusahaan mitra kerja saya membuat saya
membiarkan kata-katanya yang menyakitkan hati ditiup angin lalu.

Sikap buruk itu bukan saja dilakukan terhadap saya, melainkan juga terhadap
bos saya, teman-teman sekantor saya, orang-orang dari perusahaan mitra yang
juga bekerja sama dengan kantor tempat saya bekerja, hingga kurir dan office
boy yang sering curhat pada saya. Dan itu terjadi selama bertahun-tahun,
jauh sebelum saya mulai bekerja di kantor ini. Sudah tak terhitung lagi
berapa banyak orang yang sudah menelan makiannya. Sehingga suasana kerja di
kantor LH selalu tegang, stres, dan tidak bisa ditolerir untuk melakukan
suatu kesalahan sedikitpun. Suara-suara lelah dan di bawah tekanan dari para
asisten LH sering saya dengar dan rasakan setiap kali berinteraksi dengan
mereka.

Tiba-tiba, suatu pagi yang sibuk, sekitar setahun yang lalu, saya menelepon
kantor LH untuk suatu urusan dan asistennya yang menerima telepon saya
dengan ramah. Suaranya begitu ceria dan riang. Saya bertanya mengapa ia
begitu ceria. Dengan riang asisten LH memberitahukan bahwa LH meninggal
dunia dan jenazahnya disemayamkan di RS Husada!
Saya terkejut sekali. Asisten LH malah menanyakan apakah saya dan
teman-teman sekantor mau datang melayat ke sana karena apabila kami datang,
kami bisa bertemu dengan teman-teman sekantor LH juga.

LH disemayamkan dengan adat upacara agama budha dan dari para pelayat yang
datang silih berganti, mereka semua menampakkan wajah ceria dan riang
gembira. Malah terkesan beryukur. Saya hanya beristighfar dalam hati.
Kepergian LH disyukuri oleh orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya
dan mungkin pernah dizolimi olehnya. Balasan atas apa yang dilakukan LH
semasa hidupnya sudah terpampang di depan mata saya bahkan sebelum
jenazahnya menyatu dengan bumi.

Dan sejak kepergian LH ke alam baka, angin perubahan itu pun berhembus
dengan kencang. Berbagai perubahan manajemen dilakukan di kantor LH di
Jakarta dan setelah LH tidak ada, kegiatan bisnis perusahaan tersebut malah
makin pesat, makin maju, dan orang-orang yang bekerja di dalamnya berubah
menjadi sangat menyenangkan dan saya menjadi nyaman berinteraksi dengan
mereka. Angin perubahan yang merotasi bumi untuk mengukuhkan dirinya dari
debu-debu kerusakan yang ditinggalkan oleh generasi sebelumnya.

Jakarta, 6 November 2008 at 1.00 p.m.

http://mutiaracinta.multiply.com
13.

Menemukan Emas di  Kotoran Anjing

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Wed Nov 5, 2008 10:46 pm (PST)

Menemukan Emas di Kotoran Anjing

By: agussyafii

Malam itu saya kedatangan seorang pemuda, dia menumpahkan semua
kekesalannya karena temannya telah menipunya. Padahal temannya itu
adalah orang kepercayaan. Saya katakan padanya bahwa itu pelajaran
yang berharga yang tidak boleh disia-siakan.

"Maksudnya bagaimana mas?" tanya pemuda itu.

"Hidup ini bukanlah sekolah yang mengajarkan kita untuk membuang emas
yang sudah berada ditangan kita." Lanjut saya. Saya memandangi pemuda
itu nampak mulai mengerti. "Maaf mas, apa kaitannya dengan yang saya
sampaikan tadi?"katanya.

"Carilah emas sekalipun ada di kotoran anjing." Jawab saya. "Apakah
mungkin?" tanyanya.

"Ya mungkin saja, belajarlah memproses diri! Dirimu akan betapa
bahagianya hidup ini jika bisa menemukan emas yang ada di kotoran
anjing sekalipun." Kata saya.

"Wis mumet aku mas. Pamit dulu" Jawab pemuda itu pamit pulang. Entah
kemana perginya pemuda itu setelah ditelan kegelapan malam.

-------------------

"Alloh menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan
barangsiapa yang dianugerahi hikmah itu, ia benar-benar telah
dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah
yang dapat mengambil pelajaran." (QS al-Baqoroh 269)

Salam Cinta,
agussyafii

=======
Tulisan ini dibuat dalam kampanye "Kunci Doa yang Dikabulkan" Terima
kasih atas berkenannya memberikan komentar di
http://agussyafii.blogspot.com atau sms 087 8777 12 431

14.

Beasiswa Pelajar SD Indonesia + LPBJ

Posted by: "Nusantara Indonesia" management@suratkabar.com   filateli

Wed Nov 5, 2008 10:58 pm (PST)

Mod numpang posting terima kasih kerjasamanya
---------------------------------------------
Beasiswa SD dan LPBJ

Beasiswa Pandan College untuk pelajar sekolah dasar Republik Indonesia
(hanya pelajar SD yang bersekolah di Indonesia saja) akan memulai lagi
pendaftaran.

Silakan baca informasi lengkap pada web :

http://beasiswa.ws/

(pojok kiri atas tertulis Beasiswa, klik di sana, lalu klik "Beasiswa
2009")

Sekolah bahasa Jepang ini akan memberikan beasiswa bagi empat pelajar
SD uang tunai selama satu tahun.

Merupakan Beasiswa Kedua kali sejak tahun 2008 ini dan akan tetap
berjalan setiap tahun khususnya hanya bagi pelajar SD di Indonesia.

Selain itu Lomba Pidato Bahasa Jepang (LPBJ) dengan hadiah uang tunai
jutaan rupiah dan tiket gratis Indonesia-Jepang pergi-pulang.

Silakan lihat di web:

http://jepang.com/

Untuk informasi lebih lanjut silakan telepon 0361-255-225
Pandan College
Jl. Cok Agung Tresna No.15
Renon Denpasar Bali 80235
http://PandanCollege.com/
.

Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: