Messages In This Digest (15 Messages)
- 1a.
- Re: (Inspirasi) Intro Kopdar-3 From: Lia Octavia
- 2a.
- Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] (Artikel) Emha: Ada Apa dengan Plur From: Lia Octavia
- 2b.
- Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] (Artikel) Emha: Ada Apa dengan Plur From: Agus Wahyu Sudarmaji
- 3.
- [Rampai] Lukamu yang Manis From: Epri Saqib
- 4a.
- Re: (catcil) Jilbabquw Chayanx..... From: galih@asmo.co.id
- 5.
- [catatan kaki] Sejarah Paralel From: erwin erwin
- 6a.
- Re: (Catatan Kaki) Barrack Obama From: Agus Wahyu Sudarmaji
- 7.
- [Numpang Lewat] Mohon segera mengirimkan alamat From: Hadian Febrianto
- 8a.
- Re: divin nahb sakit mohon doa From: inga_fety
- 9a.
- Re: (teka: fabel) "uhuk, uhuk!" From: Siwi LH
- 10a.
- [kelana] Perjalanan Ibu From: Lia Octavia
- 10b.
- Re: [kelana] Perjalanan Ibu From: galih@asmo.co.id
- 10c.
- Re: [kelana] Perjalanan Ibu From: wiwiek sulistyowati
- 11.
- OOT: TRAINER & ASSOCIATE dicari! From: bhayu mahendra
- 12.
- [Mimbar] Menikah, Siapa Takut! From: M.Arif As Salman
Messages
- 1a.
-
Re: (Inspirasi) Intro Kopdar-3
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Thu Nov 6, 2008 8:47 pm (PST)
Buat Mas Setyawan Abe, demi nyamannya teman-teman di milis ini terutama bagi
mereka yang membuka email dari warnet, saya mohon kerja samanya untuk
tidak memposting reply dengan satu atau dua kata yang tidak penting seperti
di bawah ini.
Saya memperhatikan hal ini sudah terjadi berulang kali dan sudah
diperingatkan oleh moderator.
Bila hal ini terjadi lagi, maka email anda akan dibanned oleh moderator.
Terima kasih atas pengertiannya.
Salam
Lia
-Sekum SK Pusat 2008-2010-
2008/11/7 setyawan_abe <setyawan_abe@yahoo.com >
> Jadi gitu ya...? ^_^
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , teha <teha.sugiyo@com ...> wrote:
> >
> > /Sahabat,/
>
> >
> > *Menjadi Pembelajar*
> >
> *> "Yang bukan penyair, tidak ambil bagian", kata Chairil Anwar dalam
> salah
> > satu pernyataannya. *
>
>
- 2a.
-
Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] (Artikel) Emha: Ada Apa dengan Plur
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Thu Nov 6, 2008 8:55 pm (PST)
Ya benar. Saya sepakat dengan Kang Dani dan Mbak Shinta. Justru dengan
perbedaan itulah kita jadi banyak belajar, Pak Maruli. Menambah banyak
wawasan dan jadi mengerti hakekat dari perbedaan itu sendiri.
Semoga dapat mendinginkan dan menyejukkan hati semuanya. Silakan dilanjutkan
diskusinya, teman-teman. ^o^
Salam
Lia
2008/11/7 fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com >
> Ia. Loh ada apa dengan Pak Maruli
> saya kira, semua diskusi yang terjadi
> di milis ini memang kita maksudkan untuk
> menambah wawasan kita tentang banyak hal.
>
> Tak perlu sungkan jika ada yang tidak sepaham
> dengan kita, toh kepala kita semua juga berbeda2
> bukankah itu rahmatan lil'alamin.
>
> Tapi memang akan lebih seru kalo tulisan yang
> kita kirim postingan dari tulisan kita sendiri
> meskipu hanya beberapa paraghraf ^_^
>
> lebih punya taste gitu loh, Pak ^_^so, bener tuh kata
> sinta, rugi loh kalo drop out dari SK. Hehehe, padahal
> saya ada rencana buka perwakilan SK di tempat, Bapak
> loh. Ayo, Pak Maruli kita tetap sekolah lagi.
>
> DANI
> Ketua SK 2008-2009
>
> In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> ukhti hazimah <ukhtihazimah@...>
> wrote:
>
> >
> > Loh...loh Pk Maruli...Koq begono
> >
> > Bukankah kata-kata Pak Teha bisa dijadikan masukan? atau mungkin
> juga bisa disanggah?
> >
> > Saya rasa gak perlu Bapak sampe cabut dari SK, saya pribadi senang
> sekali dengan keberadaan Bapak yang sejauh saya baca sangat santun
> dalam berkata [jauh banget ma gw ;P]
> >
> > Sayang loh Pak, klo sampai cabut dari SK [hehehe...bener gak seh?? :D]
> >
> > Salam buat Timur Tengah ^_^
>
>
>
- 2b.
-
Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] (Artikel) Emha: Ada Apa dengan Plur
Posted by: "Agus Wahyu Sudarmaji" aguswahyu@transtv.co.id agusman_1981
Fri Nov 7, 2008 12:12 am (PST)
Emha?
Mmmmm,,, harus dipertimbangkan lagi artikel ini, karena banyak ulama-ulama yang sebenar-benarnya ulama yang lebih baik didengarkan dalam kajian daripada ungkapan emha yang tidak jelas maksudnya ini
newlandman, 2008
-----Original Message-----
From: sekolah-kehidupan@yahoogroups. [mailto:sekolah-kehidupan@com yahoogroups. ] On Behalf Of setyawan_abecom
Sent: Friday, November 07, 2008 10:52 AM
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] (Artikel) Emha: Ada Apa dengan Pluralisme?
Dan berhati-hatilah, kalau jatuh bangun sendiri ya. Be Your Self ^_^
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , teha sugiyo <sinarning_rat@com ...> wrote:
>
> untuk bacaan kita sendiri memang bagus, pak. namun untuk memublikasikannya kita perlu hati-hati. tidak semua maksud baik kita diterima baik oleh publik. salam dari bandung.
> sori kalau tadi smsnya lambat balas, karena sedang di jalan. sori juga jika saya baru buka email bapak, karena kesibukan di kantor. ini email pribadi, dan jika di kantor saya lebih sering menggunakan email kantor. saya tidak dapat membuka email pribadi di kantor, karena fasilitas untuk itu tidak ada.
> mohon dapat dipahami. terima kasih.
>
>
> Rajawali Gurun rajawaligurun@... wrote: Pemahaman Agama
> Emha: Ada Apa dengan Pluralisme?
> Malam itu malam Minggu. Sayup-sayup terdengar intro lagu Malam Kudus dari Masjid Cut Meutia. Jemaah yang berkumpul di sekitar panggung setelah shalat tarawih terdiam. Kemudian terdengar syair, "Sholatullah salamullah/ âAla thoha Rasulillah/ Sholatullah salamullah/ Sholatullah salamullah/ âAla yaasin Habibillah/ âAla yaasin Habibillah..."
> Itulah shalawat yang dilantunkan dengan merdu oleh budayawan Emha Ainun Nadjib (53) yang akrab disapa Cak Nun. Dalam busana serba putih, ia bernyanyi dengan gaya gospel yang kuat dengan iringan musik gamelan kontemporer Kiai Kanjeng. Tepuk tangan dan teriakan penonton pun membahana setelah shalawat itu selesai dilantunkan.
> "Tidak ada lagu Kristen, tidak ada lagu Islam. Saya bukan bernyanyi, saya ber-shalawat," ujarnya menjawab pertanyaan yang ada di benak jemaah masjid.
> Begitulah salah satu cara Cak Nun merombak cara pikir masyarakat mengenai pemahaman agama. Bukan hanya pada Pagelaran Al Quran dan Merah Putih Cinta Negeriku di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Sabtu (14/10) malam, itu ia melakukan hal-hal yang kontroversial. Dalam berbagai komunitas yang dibentuknya, oase pemikiran muncul, menyegarkan hati dan pikiran.
> Salah satu hal yang sering muncul dalam diskusi Cak Nun bersama komunitasnya adalah mengenai pluralisme. "Ada apa dengan pluralisme?" katanya. Menurut dia, sejak zaman kerajaan Majapahit tidak pernah ada masalah dengan pluralisme.
> "Sejak zaman nenek moyang, bangsa ini sudah plural dan bisa hidup rukun. Mungkin sekarang ada intervensi dari negara luar," ujar Emha yang selalu melihat mata lawan bicaranya dengan pandangan tegas dan berani.
> Dengan mantap dia menyatakan mendukung pluralisme. Cak Nun menerima perbedaan agama dan budaya. Namun, ia melihat ada kesalahan pemahaman mengenai pluralisme.
> "Pluralisme bukan menganggap semua agama itu sama. Islam beda dengan Kristen, dengan Buddha, dengan Katolik, dengan Hindu. Tidak bisa disamakan, yang beda biar berbeda. Kita harus menghargai itu semua," tutur pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, itu bersemangat.
> Berdakwah
> Dalam berbagai forum yang menghadirkan dirinya bersama Kiai Kanjeng, pembicaraan mengenai pluralisme sering muncul. Berkali-kali Cak Nun yang menolak dipanggil kiai itu meluruskan pemahaman mengenai konsep yang ia sebut sebagai manajemen keberagaman itu.
> Suami Novia Kolopaking itu memang selalu berusaha meluruskan berbagai salah paham mengenai suatu hal, baik kesalahan makna etimologi maupun makna kontekstual. Salah satunya mengenai dakwah, dunia yang ia anggap sudah terpolusi.
> "Sudah tidak ada parameter siapa yang pantas dan tidak untuk berdakwah. Dakwah yang utama bukan dengan kata-kata, melainkan dengan perilaku. Orang yang berbuat baik sudah berdakwah," katanya.
> Karena itulah ia lebih senang bila kehadirannya bersama istri dan kelompok musik Kiai Kanjeng di taman budaya, masjid, dan berbagai komunitas warga tak disebut sebagai kegiatan dakwah.
> "Itu hanya bentuk pelayanan. Pelayanan adalah ibadah dan harus dilakukan bukan hanya secara vertikal, tapi horizontal," ujarnya sambil bergegas naik ke panggung untuk melayani jemaah Masjid Cut Meutia. (AB10)
>
>
>
> Sumber : KOMPAS
>
>
>
>
>
>
> --------------------- --------- ---
> Dapatkan nama yang Anda sukai!
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
>
> --------------------- --------- ---
> Dapatkan alamat Email baru Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
>
- 3.
-
[Rampai] Lukamu yang Manis
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Thu Nov 6, 2008 9:39 pm (PST)
Lukamu yang Manis
Â
Â
1/
Â
lukamu begitu manis, sayang
karenanya aku kecup ia dengan darahku
Â
agar perih kita menyatu
dan gemuruh beliung itu
bergulunggulung
                          di dadamu
              di dadaku
Â
lukamu begitu manis, sayang
karenanya aku selimuti ia dengan sepi,
                 dengan resah daundaun yang berjatuhan
di musim gugur
                 dengan galau
                       yang ku simpan di saku
                       dan syalku yang dingin
Â
lukamu begitu manis, sayang
merah dan hitam melebur tanpa rumus
           tak peduli puyuh yang semakin piyuh
           tak peduli kau dan aku
           kedinginan
                       merindu
                  menderu
Epri Tsaqib, 2008
Dimuat di majalah sastra Horison November 2008
http://epriabdurrahman.multiply. com/journal/ item/188
# Pic taken from x3c.xanga.com
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 4a.
-
Re: (catcil) Jilbabquw Chayanx.....
Posted by: "galih@asmo.co.id" galih@asmo.co.id
Thu Nov 6, 2008 10:31 pm (PST)
Saya suka model tulisan seperti ini dan jujur selalu keringetan kalau
berusaha buat tulisan seperti ini.
Tadi saya forward tulisan ini ke kantor dan komentarnya adalah;
Waaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh,,,dalem bgt nih,,,,
Sering-sering tulisan kayak ini, ya, biar saya bisa belajar.
Salam kenal dari saya.
-galih-
shinta au7 <shinta_smansa@yahoo.com >
Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
11/07/2008 09:06 AM
Please respond to sekolah-kehidupan
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] (catcil) Jilbabquw Chayanx.....
Tulisan ni juga bisa diliat di www.ntacaholic.co.cc .
Kaerana hidup inin begitu renyah,sobat!!enjoy it!!!
Shinta ArDjahrie (Nta)
Jilbabquw Chayanx.....
"Mbak Shinta?.alow?." sebuah sapaan renyah reflek menghentikan langkahku
saat pagi itu di perjalanan menuju studio Mafaza FM untuk rutinitas
siaran. Tepat di tikungan depan program studi Bahasa, sapaan itu
memanggilku. Seorang gadis manis, dengan rambut terurai sebahu, memberikan
senyumnya yang paling manis padaku. Senyum manis itu dilanjutkan dengan
langkah-langkah agak lari kecil menghampiriku untuk sekedar mengungkapkan
rasa sayang dengan berjabat tangan dan cipika-cipiki. Sama seperti pada
"adik-adik"ku semua? tentu saja aku sambut jabat tangan dan balasan sanyum
yang paling manis pula serta disertai beberapa percakapan basa-basi.
Setelah ritual sapaan itu, dan si gadis manis itu bernjak pergi, aku baru
teringat sia dia. Salah satu adhe'ku yang masih fresh graduate di Mafaza
(Masjid Fatimatuzzahra). Mungkin sikapku terlihat agak "keterlaluan" . Dari
cara dia bertegur sapa, terlihat kita cukup dekat. Ya, memang dia salah
satu "adik"ku di Mafaza, tapi pagi itu aku tak mengenalinya dengan
langsung. Yup,ternyata memang ada yang membuatku bersikap seperti itu.
Pagi itu tentu saja aku pangling sama si "adhe", secara?dia nggak pake
jilbab.
Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering aku alami dan kadang aku
merasa kesal sendiri. Setidaknya mereka membuatku agak "berfikir" lagi
untuk mengingat-ngingat "Siapa sieh lo???" . Yang aq kenal mereka adalah
muslimah dengan jilbab sebagai identitasnya, so ketika identitas mereka
dilepas?wajar donk kl aq jadi lupa.
Dipikir?direnungi?.diliatin? dan dimacem-macemin? .aku kok jadi bertanya
sendiri, kok bisa ya sekarang dengan mudah temen-temen muslimah pakai dan
buka jilbab. Pernah aku dianggap sombong oleh salah satu teman seangkatan
saat kita ada acara study pustaka di luar kota, pasalnya aku nggak
menyapanya sama sekali. Suer, hal itu bukan karena aku segan atau sombong,
tapi aku tidak mengenalinya, aq pangling dengan penampilannya dengan
rambut tergerai dan baju sempit sementara aku mengenali kesehariannya di
kampus dia menggenakan jilbab yang anggun. So, salah gue gitu??? (he3)
Mungkin orang bisa bilang " ya udah sukur mau pake jilbab?drpada kagak
pake??". Yeach..ketika menggenakan jilbab dengan diksi-diksi "daripada"
dan berjilbab itu merupakan salah satu "perintah" (saya lebih suka
menyebutnya dengan "kebutuhan"), maka perlu dipertanyakan kembali kepada
diri kita masing-masing mengenai esensi dari jilbab itu sendiri.
Gals, kalo jilbab itu adalah salah satu bagian dari pakaian untuk menutup
aurat kita, berarti bukan hal yang aneh donk kalo suatu saat kita juga
membuka celana (maaf) atau baju kita alias telanjang sebagian???!!! Yup,
telanjang partial!! (akhirnya w temukan juga tuh kata-kata?he3).
Jadi inget nieh, waktu SMA dulu saya pernah iseng ikutan "Quiz" di Radio.
Kalo nggak salah, sampe sekarang quiz itu msh ada..model quiz-nya dengan
pertanyaan2 "uniq dan menggelitik" yang hadiahnya berlipat setiap harinya
jika belum terjawab. Nah, waktu itu pertanyannya " Kenapa Batman selalu
pake topeng??". Sampe hampir satu minggu, tidak ada yang bisa menjawab
pertanyaan itu. Waktu itu ada yang jawab " karena buat nyamar"? " Karena
takut ketauan"?"karena wajahnya jelek"? "kerana biar sama kayak 'walet' ",
"Karena trend mode?" .. dan jawaban-jawaban lain yang kreatif-kreatif.
Akhirnya aku mencoba menjawab dan ternyata hasilnya benar (wah..lumayan
tuh waktu itu hadiahnya nyampe hampir stngah jeti bo!!!). Jawabanku simple
: "Karena topeng itu udah satu paket sama kostumnya?". Jadi identitas
Batman yang kemudian terungkap dalam symbol pada kostumnya adalah bahwa
Batman tidak akan membuka topengnya karena itu memang sudah satu kesatuan
sebagai kostumnya. Batman merupakan tokoh yang memiliki jatidiri sebagai
pahlawan pembela kebenaran, yang melakukan keberpihakan pada kaum lemah,
salah satu sikap pahlawan itu adalah ketika melakukan sebuah kebajikan
maka dianalogikan tangan kanan yang melakukan..tangan kiri tidak
mengetahui. Untuk menghindari sikap riya, ujub, dan lain-lain...jiwa
kepahlawanan itu tertuang dalam symbol di kostumnya, bahwa Batman
memerlukan kostum yang membutuhkan topeng. Topeng itu bukan karena
trend?atau karena ingin menyamar? Tapi sebagai salah satu bentuk jiwa
kepahlawanan. Topeng itu juga bukan sekedar sebagai "bagian" dari penutup
anggota tubuh. Belum ada ceritanya Batman waktu terbang lupa pake
topeng?atau sengaja ketika musim panas?dia melakukan tugasnya sebagai
superhero tanpa topeng.
So, gals, ketika kita pake jilbab, apa sebenarnya identitas diri yang
terpatri dalam jiwa kita untuk kemudian tertuang dalam cara berbusana
kita. Seorang muslimah metinya memhami tanggung jawab hidup
ini..peran-peran manusia di muka bumi. Kita diidupin bukan bwt jadi
brandingnya para pengusaha 'jilbab',cuy!! Tujuan kita diberi napas?bukan
bwt menghidupi proses kreatif dalam aneka ragam produk jilbab. Justru
sebaliknya, industri jilbab itu adalah menjawab kebutuhan kita akan
jilbab, kebutuhan kita akan pakaian. Jilbab itu pakaian bukan acsesoris
bu!! Beda lagi sama bandana, wig, iket rambut, or accesoris-accesoris laen
jeng!!! (Ups, kayaknya paragraph ni ngelantur deh?)
Nah, sederhananya nieh..kalo emang kita memahami nie hidup bwt
beribadah..dan beribadah itu berkonsekuensi pada melakukan segala yang
terbaik. Bahwa kita melakukan peran-peran ibadah dalam aktivitas
sehari-hari, serta kita telah mampu mengenali bahwa kita itu perempuan
yang sama seperti laki-laki memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Ciri khas
itu kemudian bisa membawa sebuah stigma bahwa perempuan itu menggoda, so
perlu adanya protect?soalnya kalo nggak di-protect tuh?peran-peran manusia
dalam menjalankan tanggungjawabnya bisa rusak. Nah, makanya nieh salah
satunya perempuan disuruh pake jilbab. Sebuah protect dan sebuah identitas
bagi seorang muslimah. Gelar "muslimah" itu nggak sederhana sob!!! Bukan
sekedar karena kita cewek trus KTPnya Islam berarti itu muslimah (itu mah
pengertian secara bahasa arab aje?.).
Setalah nulis muter-muter kayak gini nieh?intinya, tetepin diri kita
sebagai muslimah?kalo Islam emang jadi pilihan kita. But, its no problem
sieh..kalo emang kita itu dalam sebuah proses?tapi juga bukan proses yang
mengalir gitu aja? ibart kita lagi bikin film nieh?. Scenario itu butuuh
improve actor coy!!! Script itu bukan benda mati yang kita pake gitu
aja?tapi script adalah sebuah hal yang dinamis yang perlu kita
improve..jadi proses kita jadi lebih hidup? bikin hidup lebih hidup!!!!
Intinya lagi tuh? nta prihatin banget kalo ngliat temen-temen muslimah
pake jilbab-nya nggak jauh beda sama jilbabnya anak kecil? kalo lagi ke
kampus doank dipake? kalo lagi acara tertentu aja dipake. Nggak salah kalo
nta nanya " Siapa sieh lo???" soalnya secara nggak langsung mereka telah
menunjukkan bahwa mereka belum mengetahui jatidir mereka sendiri? pakaian
hanya sekedar dijadikan penutup aja, pelengkap aja. Coy, qta udah
gede!!!masa mo kayak anak kecil trus???
Udah ah segini dulu?kapan-kapan disambung lagi?
Pagi-pagi di sekre cabang (pagi ini beda cuy?sekre rapi jali...jadi
keliatan segaran dikit. he3)
- 5.
-
[catatan kaki] Sejarah Paralel
Posted by: "erwin erwin" eskesuma@yahoo.com
Thu Nov 6, 2008 10:38 pm (PST)
assalamu'alaikum,
rekans maaf mengganggu
saat ini saya ingin sekali membaca sejarah yang ditulis secara 'paralel'. contohnya, ketika di indonesia sedang masa keemasan majapahit raja hayam wuruk maka pada masa itu apakah yang terjadi dibelahan bumi lain?. misal juga, ketika masa awal syiar islam oleh Rasulullah maka periode tersebut apakah yang sedang terjadi di belahan eropa, cina, rusia bahkan indonesia?.
sehingga dari sejarah paralel tersebut kita bisa belajar banyak mengenai perkembangan peradaban suatu bangsa di suatu masa.
atas berbagi ilmunya, saya sampaikan terima kasih.
- 6a.
-
Re: (Catatan Kaki) Barrack Obama
Posted by: "Agus Wahyu Sudarmaji" aguswahyu@transtv.co.id agusman_1981
Thu Nov 6, 2008 11:56 pm (PST)
Eramuslim.com - Sementara
rakyat AS dan sebagian penduduk dunia bergembira menyambut kemenangan
Barack Obama dalam pemilu, tentara-tentara AS di Afghanistan dengan
keji melakukan serangan udara ke sebuah desa di selatan Afghanistan.
Serangan udara AS itu diarahkan ke sebuah pesta perkawinan di
distrik Shah Wali Kot, provinsi Kandahar yang menyebabkan 40 warga
sipil Afghanistan tewas dan 28 orang lainnya luka-luka.
Presiden Afghanistan Hamid Karzai, seperti biasanya hanya bisa
mengutuk serangan tersebut. Sementara militer AS yang mengakui bahwa
serangannya telah menimbulkan korban di kalangan warga sipil, berjanji
akan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
"Kami mengakui ada warga sipil yang luka dan tewas. Tapi saya tidak
tahu pasti berapa jumlahnya," kata Greg Julian, juru bicara pasukan AS
di Afghanistan.
Seperti yang sudah-sudah, militer AS mengungkapkan penyesalannya
setiap ada korban sipil yang jatuh akibat serangan pasukannya dan
beralasan bahwa serangan itu ditujukan pada pejuang-pejuang Afghanistan
yang anti-pemerintah.
Saksi mata yang mengurus para korban di rumah sakit di Kandahar
mengatakan, diantara korban tewas 23 diantarannya anak-anak dan 10
perempuan, termasuk pengantin perempuan.
Menurut warga setempat, AS melakukan serangan itu sebagai aksi
balasan setelah para pejuang Taliban menyerang konvoi pasukan AS di
Shah Wali Kot pada hari Senin kemarin.
Kesedihan menggayut di keluarga yang seharusnya hari itu berbahagia
menggelar hajatan perkawinan putra-putrinya. Ayah pengantin perempuan,
Roobez Khan mengatakan, ia kehilangan enam anggota keluarganya terdiri
dari dua anak lelaki, dua cucu lelaki, seorang keponakan, ibunya,
seorang sepupu dan putrinya yang hari itu seharusnya menjadi pengantin,
akibat serangan udara AS. Penganti laki-laki selamat, tapi kehilangan
ayah, ibu dan seorang saudara perempuannya.
"Mereka menjatuhkan bom di enam sampai tujuh rumah. Mereka (pasukan
AS) menggempur dan menembaki desa dari sore sampai tengah malam," kata
Mullah Muhammad Asim, tokoh agama di desa itu.
"Tengah malam, pasukan AS datang dan menangkap sejumlah lelaki dari
rumah-rumah dan mengikat mereka. Tapi ketika pasukan AS melihat banyak
korban tewas dan kehancuran yang terjadi, pasukan AS melepaskan ikatan
mereka dan menyuruh kami membawa korban ke rumah sakit," papar Muhammad
Asim.
Serangan bom pasukan AS ke Shah Wali Kot adalah serangan yang
kesekian kalinya dilakukan pasukan AS yang korbannya adalah warga sipil
Afghanistan yang tak berdosa.
Clean government. Is it possible?
newlandman, 2008
-----Original Message-----
From: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
[mailto:sekolah-kehidupan@yahoogroups. ] On Behalf Of Lia Octaviacom
Sent: Friday, November 07, 2008 11:42 AM
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: (Catatan Kaki) Barrack Obama
Pak Teha yang baik, terima kasih banyak atas postingannya tentang Barry.
Kita jadi belajar banyak dari pesta demokrasi di Amrik ini bahwa dengan
cinta, segala perbedaan itu tidak selalu menimbulkan konflik. Malah
menjadikan rumah yang nyaman, bahu membahu bekerja demi mewujudkan dan
menebarkan banyak kebaikan di muka bumi ini. Bukankah itu sebabnya Allah
menciptakan kita berbeda satu dengan yang lain? Agar kita dapat belajar,
terus memperbaiki diri, menjadikan hidup hari ini lebih baik dari hari
kemarin.
Terima kasih, Pak Teha. Semoga tulisan ini bermanfaat buat teman-teman
semua.
Salam
Lia
p.s.: saya sangat menghargai apabila teman-teman SK yang hendak me-reply
potingan atau komentar tidak hanya terdiri dari kata "ooh gitu.." "oh
yaa.." karena kasihan bagi teman-teman yang membuka internet dari
warnet, harus menghabiskan waktu download hanya untuk membaca satu atau
dua kata yang tidak penting.
2008/11/7 teha <teha.sugiyo@ <mailto:teha.sugiyo@toserbayogya. >com
toserbayogya.com>
Pengantar:
Sahabat, ini ada tulisan bagus untuk pembelajaran kita semua. Atas izin
pemiliknya, saya bagikan kepada Anda! Semoga bermanfaat!
Barrack Obama dan proses pemilihan Presiden di Amerika Serikat menjadi
pembelajaran bagi kita semua. Semoga juga terpilihnya Obama membawa
Amerika menjadi bangsa yang lebih baik, dan membawa Indonesia juga
mencapai keadaan lebih baik. Selamat membaca...
BARRACK OBAMA, DEMOKRASI DAN KE-BHINNEKA TUNGGAL IKA-AN AMERIKA
Obama telah resmi terpilih menjadi presiden AS ke-44
dengan kemenangan mutlak melawan John Mc. Cain. Dalam sejarah, inilah
kali pertama Amerika dipimpin oleh seseorang yang mempunyai keturunan
Afrika Kenya, berkulit hitam. Dia unggul atas Mc. Cain dengan 60 juta
suara melawan 54 juta suara. Dan sejarah juga mencatat jumlah pemilih
presiden kali ini merupakan yang terbanyak selama 100 tahun terakhir
yaitu sebanyak 135 juta orang.
Apa yang bisa kita petik dari pemilihan presiden AS ini?
Pertama, tentang demokrasi sendiri. Proses demokrasi yang
ditunjukkan oleh Amerika bisa kita jadikan contoh bagaimana kita
bersaing untuk jadi pemimpin. Perang hebat dengan kata-kata, bersaing
keras dengan menunjukkan program, berdebat sengit dalam forum, tetapi
tidak lupa berjabat tangan setelah semuanya selesai. Tentu kita semua
masih ingat pada pidato Hillary Clinton pada konvensi Demokrat
sebelumnya, yang mendukung Obama, ketika tahu dirinya sudah pasti kalah.
Isi pidatonya kira-kira demikian, "Saya mengakui bahwa saya kalah dalam
pemilihan ini, selamat untuk dia. Kini saya akan memberikan suara
untuknya, dan juga menyerukan semua pendukung saya untuk memilihnya."
Begitu juga dengan Mc. Cain yang 30 menit setelah Obama dinyatakan
sebagai pemenang, langsung memberikan pidato pengakuannya "Terima kasih
telah datang di sore hari yang indah di Arizona ini. Kita sudah
mengakhiri pertarungan panjang. Amerika sudah berbicara dan nada mereka
sudah jelas. Beberapa saat lalu saya merasa terhormat untuk memberi
ucapan selamat kepada Obama." Mc. Cain juga mengajak semua rakyat AS
kini bersatu bersama Obama untuk menyelesaikan tantangan besar yang
menghadang.
Hebat kan? Sementara kolumnis Kompas Budhiarto Sambazy
mencatat, belum ada satu pun presiden Indonesia yang memberikan selamat
kepada presiden pengganti berikutnya. Mulai dari Bung Karno, Pak Harto,
Habibie, Gus Dur, Megawati, tidak memberikan ucapan selamat kepada
penggantinya, dengan -mungkin- berbagai alasan. Kita berharap SBY mau
memberikan ucapan selamat kepada presiden penggantinya nanti, jika ia
kalah dalam pemilihan.
Kedua , tentang ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Tampak bahwa AS
(yang nota bene sangat bhinneka), yang dulu pernah punya masalah rasial
keras (misal dengan gerakan Ku Klux Klan), kini makin lama makin
terlihat Tunggal Ika-nya. Rakyat AS yang bukan kulit putih kini semakin
bangga dan cinta dengan negaranya, karena AS telah berhasil membuktikan
bahwa warna kulit dan ras bukan lagi merupakan masalah/hambatan untuk
maju. Indonesia yang jelas mempunyai semboyan "Bhinneka Tunggal Ika"
harus malu, jika masih ada pertikaian antar desa, warga, suku, ras atau
antar golongan lagi. Kasus-kasus seperti Ambon, Kalimantan, Banyuwangi,
bentrok desa di Cirebon, tawuran kampus seperti diantara kampus
UKI-YAI-UBK harus dihentikan, jika kita ingin menjadi bangsa besar yang
Tunggal Ika.
Apakah ada relevansinya bagi kita di perusahaan atau
organisasi? Jelas ada. Perusahaan atau organisasi yang analoginya adalah
negara kecil, jelas akan lebih baik jika dijalankan dengan demokrasi
(yang didasari dengan peraturan dan disiplin yang baik terlebih dahulu)
dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an yang kuat. Jangan terjadi lagi pemilihan
kandidat seorang pimpinan (manajer atau direktur) membawa pertikaian
antar calon, pendukungnya, atau bahkan sampai pada pertentangan antar
divisi. Kita juga bisa belajar bahwa dalam pemberian remunerasi tidak
boleh lagi berdasarkan ras, golongan, agama atau sukunya, tetapi dinilai
dari performa, kinerja dan prestasinya.
Sebagai penutup,kita bisa lihat dua pendapat unik berikut
ini:
* Dari beberapa warga AS yang diwawancarai mengenai presiden AS
dan kaitannya dengan ras: "Kami tak peduli, apakah presiden Amerika
nanti berkulit putih, hitam, merah, oranye atau hijau sekalipun. Jika
dia memang bisa membawa negara ini menjadi lebih baik, mengapa tidak?"
* Atau yang lebih jauh lagi metafornya dari seorang sopir taksi,
ketika membawa seorang dosen bepergian. Ketika dosen itu bertanya
tentang presiden ideal untuk Indonesia, sang sopir berkata: "Saya sih
gak mau peduli presiden kita mau dari golongan apa. Bahkan biar presiden
saya Gorilla-pun, jika dia bisa membuat bangsa maju dan makmur, saya
akan dukung. "
Selamat menjadi manusia yang melihat manusia bukan dari suku, ras,
agama, golongan dan warna kulitnya...
Drg. T.A. Tatag Utomo, MM., ASM
Direktur Pendidikan KPPSM F.X. Oerip S. Poerwopoespito
Cibubur Indah III Blok F 7 Jaktim 13720
T: (021) 8716968, (021) 8721933, F: (021) 8719981, (021) 8721933
email: <mailto:tatag@kppsm.com > tatag@kppsm.com , website:
<http://www.kppsm.com > www.kppsm.com
blog: <mailto:Indonesiacharacter@multiply. >com
Indonesiacharacter@multiply. com
- 7.
-
[Numpang Lewat] Mohon segera mengirimkan alamat
Posted by: "Hadian Febrianto" hadianf@gmail.com hadian.kasep
Fri Nov 7, 2008 12:20 am (PST)
Assalaamu'alaikum wr.wb
Sahabat-sahabat sekalian, mohon maaf numpang lewat:
Kepada nama yang ada di bawah ini, diharapkan SEGERA mengirimkan alamat yang
bisa dijangkau oleh jasa kurir (waduh kesannya pedalaman banget ya?). Atau
mohon konfirmasi jika ada yang ingin mengambil langsung pada saat raker,
terima kasih.
Peserta calon novelist ESKA:
1. Syafaatus Syarifah *-sudah ok*-
2. Sayyid Madany Syani
3. dr. Dito -*sudah ok*-
4. Siwi LH -*sudah ok*-
5. Nursalam
6. Sismanto -*sudah ok*-
7. Anthony Roy
8. Indarpati
9. Rusdin
10. Achi
11. Fiyan Arjun -*diambil saat raker, ok*-
12. Diajeng Septri
13. Ummu Alif -*sudah ok*-
Jika ada yang kesulitan mengirim email (mungkin saat perjalanan, dll) dapat
mengirimkan via SMS ke saya di *081322360136* atau 022 93041975. terima
kasih
--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
- 8a.
-
Re: divin nahb sakit mohon doa
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Fri Nov 7, 2008 1:23 am (PST)
waduh ketua panitia raker jangan sakit donk:)
ntar rakernya gimana?
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Yon's Revolta"com
<kolumnis@...> wrote:
>
> divin nahb anak tangerang ituh
> skr lagi sakit...
> mohon doanya teman-teman
> semoga lekas sembuh :-)
>
> salam
> yon's
> http://penakayu.blogspot. com
>
- 9a.
-
Re: (teka: fabel) "uhuk, uhuk!"
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Fri Nov 7, 2008 1:26 am (PST)
Retno memang oke!...buat bahan dongeng menjelang tidur ah, untuk Mas Gangga dan adek Gautama....kerenz...
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
_____________________ _________ __
From: Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Friday, November 7, 2008 8:41:57 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] (teka: fabel) "uhuk, uhuk!"
"Uhuk, Uhuk!"
Oleh: Retnadi Nur'aini
Naga Merah senang sekali jajan. Meskipun Mama Naga biasa
membawakannya bekal ke sekolah naga kota Paya-Paya, tapi tetap saja
Naga Merah akan minta uang jajan. "Teman-teman di sekolah, kan,
jajan semua, Ma. Masa cuma aku yang nggak jajan, gengsi, dong!"
rajuk Naga Merah.
Padahal, Naga Merah juga sudah tahu alasan Mama selalu
membawakannya bekal. Soalnya Naga Merah itu alergi permen. Kalau
kebanyakan makan permen, ia bisa muntah-muntah. Terus, demam, deh.
Dan, larangan Mama Naga juga bukannya tanpa bukti, lho.
Beberapa hari lalu, misalnya. Naga Merah tergiur jajanan
gulali yang mangkal di depan sekolah naga kota Paya-Paya. Sambil
menatap warna-warni cerah gulali, Naga Merah membayangkan gulali itu
meleleh di mulutnya. "Hmmm ." Duh, air liur Naga Merah sampai
menetes!
Karena tak tahan lagi, akhirnya Naga Merah memutuskan untuk
membeli beberapa batang gulali. Tak diingatnya lagi larangan dan
peringatan Mama tentang bahaya jajan sembarangan.
Dan coba tebak, apa yang terjadi malamnya? Naga Merah batuk-
batuk. Tenggorokannya terasa terbakar. Semalaman Naga Merah tak bisa
tidur. Mama Naga sampai menemaninya sepanjang malam. Duduk di
samping tempat tidur Naga Merah, Mama Naga pun menasehatinya dengan
lembut.
"Cupcup Merah Sayang, cepat sembuh, ya "
***
Heyhore! Siang ini teman lama Naga Merah main ke rumah.
Namanya adalah Naga Ungu. Sudah lama sekali Naga Ungu tak bertemu
dengan Naga Merah. Habis, Naga Ungu rumahnya jauh, sih. Ia tinggal
di negeri ChumpaTuka. Jauuuh sekali dari kota Paya-Paya. Saking
jauhnya, belum tentu setahun sekali, Naga Ungu dan Naga Merah
bertemu. Nah, tak heran, kan, kalau Naga Merah senang sekali bertemu
Naga Ungu?
Dan ada lagi, kejutannya, nih. Naga Ungu bawa oleh-oleh
istimewa! Oleh-oleh itu adalah sekarung permen spesial. Sesuai
namanya, permen spesial ini memang spesail betul. Naga Ungu khusus
membelinya di Arus Manim, kota yang terkenal sekali sebagai kota
nomor satu pembuat permen naga.
Pokoknya, setiap naga pasti bahagia, deh kalau main ke Arus
Manim. Habis, disana memang tersedia segala jenis permen naga. Mulai
dari permen Glar-Glar yang bisa membuat suara naga menggelegar,
terus ada lagi permen cokelat Okat yang manisnya bisa bertahan
sampai seminggu di dalam mulut, permen Bulaluba yang kalau ditipu
bisa bawa naga terbang, permen penumbuh sayap, dan masih banyak lagi!
Dan sekarang, Naga Ungu membawakan semua permen ajaib itu
untuk Naga Merah. Gimana nggak ngiler, coba?
"Udah, ambil aja, kan cuma sekali-sekali ini," bujuk Naga
Ungu.
"Tapi aku, dilarang Mama untuk makan permen. Kalau kebanyakan aku
bisa sakit," gumam Naga Merah.
"Ya, kan, kalau kebanyakan. Ini kan cuma sedikit. Lagian, kan kamu
jarang-jarang makan permen dari Arus Manim. Ini permen langka, lho!"
rayu Naga Ungu.
"Hmmm, benar juga, ya," pikir Naga Merah. Maka tanpa pikir panjang,
tangan Naga Merah segera meraup segenggam penuh permen. Dengan lahap
dilemparnya semua permen itu ke dalam mulutnya.
"Hap! Hap! Hap!" Wahwahawah, alangkah lahapnya Naga Merah makan!
***
Nah, kan, benar, deh, dugaan kita-kita.
Belum sampai 3 jam, Naga Merah sudah batuk-batuk.
"Uhuk, uhuk!"
"Uhuk, uhuk!"
"Uhuk, uhuk!"
Suara batuk Naga Merah ini terdengar sampai ke dapur, tempat Mama
Naga sedang memasak. Mama Naga pun tergopoh-gopoh menghampiri Naga
Merah.
"Duuuh, Merah, pasti kamu makan permen lagi ya???" tanya Mama Naga.
Naga Merah hanya bisa menggangguk lemah. Suaranya hilang sudah.
Mama Naga menghela napas.
"Merah Sayang, kamu, kan tahu kalau makan permen kamu bisa sakit.
Kenapa tetap bersikeras, sih? Ya sudah, Mama buatkan minuman hangat
dulu. Tapi kalau batukmu separah ini, bisa-bisa kamu baru sembuh
tiga hari, lho!" jelas Mama Naga panjang lebar sambil bergegas ke
dapur.
Sementara Naga Merah hanya bisa mengikuti Mama Naga dengan wajah
muram.
Olala, alangkah panjang buntut dari sebuah pelanggaran.
Ah, Naga Merah yang malang!
- 10a.
-
[kelana] Perjalanan Ibu
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Fri Nov 7, 2008 1:46 am (PST)
Semalam, saat melihat buku-buku pelajaran bahasa Perancis saya, saya
tiba-tiba teringat pada kisah perjalanan Ibu yang menyenangkan selama dua
minggu mengelilingi Eropa pada Idul Fitri tahun lalu. Perjalanan ke luar
negeri pertama kalinya bagi Ibu dan sempat membuat Ibu agak khawatir
sebelumnya. Saat itu Ibu dijadwalkan mengunjungi Belanda, Perancis, Venesia,
Italia, Swiss dan Belgia. Ibu mengkhawatirkan udara dingin di sana apalagi
saat itu sudah masuk musim gugur dan Ibu juga pergi ke Pegunungan Alpen.
Masih segar dalam ingatan saya ketika beberapa malam sebelum perjalanan
beliau, saya memperlihatkan gambar-gambar cantik dari buku pelajaran bahasa
Perancis saya pada Ibu. Saya sibuk menerangkan kota-kota tersebut pada Ibu
beserta kebiasaan orang-orangnya. Ibu kelihatan gugup sekali karena Ibu sama
sekali tidak bisa bahasa Inggris apalagi bahasa Perancis. Ibu saya yang
sederhana. Ibu saya sama sekali tidak mengira, mendapat kesempatan tur
keliling Eropa dan mengunjungi Lourdes, kota ziarah umat Katolik yang
terkenal. Mimpi Ibu yang tergurat sejak Ibu masih belia.
Saya masih ingat mata Ibu yang berkaca ketika adik saya menyerahkan tiket
beserta paket tur itu ke tangannya.
"Lia, mommy ga nyangka Mommy bisa pergi ke Lourdes. Ke Gereja Santo Petrus
di Roma. Ah, seandainya saja kamu bisa ikut sama Mommy..." ujar Ibu sambil
terbata. Saya tersenyum memandangnya.
"Mommy tahu aku ga bisa ikut ke Lourdes sama Mommy. Nanti di sana aku juga
ga bisa nemenin Mommy ke gereja. Ya udah, Mommy ikut aja sama rombongan tur.
Kan ada Romo Petrus dan ada temen-temen gereja Mommy. Aku kan juga kenal
mereka semua. Mommy ga bakal kesepian di sana. Kalau Mommy mau belanja dan
ngga ngerti bahasanya, kasih lihat aja uangnya, minta penjualnya yang ambil
sendiri. Biasanya mereka baik kok sama turis. Yang penting Mommy jangan
jalan keluyuran kemana-mana sendirian. Ikut petunjuk dari ketua rombongan,"
ujarku menenangkan.
"Yah, Mommy ngga ada di Jakarta waktu kamu ulang tahun dan saat lebaran.
Nanti Mommy bawakan oleh-oleh deh. Lia mau oleh-oleh apa?" tanya Ibu.
Tanpa pikir panjang saya menjawab, "Buku." Ibu memandang saya dengan heran.
Putrinya yang satu ini memang lain daripada yang lain. Sementara adik saya
minta dibelikan kaos bola dari Italia, coklat dari Belanda, jaket dan blazer
dari Perancis, jam tangan dari Swiss, saya hanya minta buku.
"Buku? Buku apa? Mommy ngga ngerti," jawab Ibu.
"Buku apa aja deh, Mom. Biasanya di Paris itu banyak yang jualan bandee
desinee (komik) atau buku-buku cerita di sepanjang jalan. Buku-bukunya
bagus-bagus. Mommy liat aja gambarnya. Aku mah mau dibeliin buku apa aja.
Bahasa Inggris atau Perancis aku juga suka," ujar saya cepat.
Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Ibu pergi ke Eropa selama dua
minggu dan saya melewatkan ulang tahun saya dan libur lebaran sendirian di
rumah dengan adik saya.
Sepulang dari Eropa, Ibu bergegas memanggil saya sambil membawa beberapa
kantong kertas.
"Lia, ini Mommy bawakan beberapa buku dari Paris. Tahu ngga, Mommy kan
bilang sama Romo Petrus, Mommy mau beli buku buat kamu. Terus dia yang
ngasih tahu buku ini bagus katanya tapi bahasa Inggris. Mommy lihat
sampulnya. Menurut perasaan Mommy, kamu pasti suka deh sama yang ini. Jadi
Mommy beli. Lalu pas Mommy bilang Mommy juga pengen beli buku bahasa
Perancis, Romo Petrus bingung. Katanya buat apa beli buku bahasa Perancis.
Terus Mommy bilang bahwa anak Mommy pintar berbahasa Perancis. jadi Mommy
juga beli buku-buku ini juga. Entah deh, bagus atau ngga bukunya. Menurut
perasaan Mommy sih bagus, "kata Ibu dengan wajah berbinar-binar.
Saya benar-benar terharu. Kelihatan sekali Ibu bangga pada saya. Dengan mata
berkristal, saya memandang buku-buku yang dibelikan Ibu. Sebuah buku John
Grisham yang terbaru versi bahasa Inggris, sebuah roman berbahasa Perancis,
sebuah chicklit berbahasa Perancis, dan sebuah buku perjalanan berbahasa
Perancis. Buku-buku yang bagus!
Ternyata feeling Ibu saya tidak meleset. Walau ia tidak tahu isi buku-buku
itu, tetapi saya benar-benar menyukai semuanya.
Sambil menikmati cokelat Belanda oleh-oleh dari Ibu, saya asyik mendengarkan
Ibu berceloteh tentang perjalanannya ke Eropa dan betapa ia ingin saya rajin
menabung dan sering-sering berlibur ke luar negeri, mengunjungi
tempat-tempat eksotik ciptaan Allah di seluruh muka bumi dan mewujudkan
mimpi-mimpi.
Dalam hati saya mengamini semua doanya. Waktu yang terbentang di hadapan
saya, inilah saat saya bekerja keras mewujudkan semua mimpi-mimpi saya,
sambil menatap wajah Ibu tercinta yang berbinar setelah mimpinya menjadi
kenyataan.
Jakarta, 7 November 2008 at 3.30 p.m.
To my dearest Mom with lots of love ^o^
http://mutiaracinta.multiply. com
- 10b.
-
Re: [kelana] Perjalanan Ibu
Posted by: "galih@asmo.co.id" galih@asmo.co.id
Fri Nov 7, 2008 1:58 am (PST)
Cerita yang bagus Mba Lia.
Kalau aku mah malah baru menghayal pengen mengunjungi tempat-tempat
wisata alam di Indonesia. Seneng deh kalau bisa mendaki ke Rinjani (saya
gagal
ikut waktu masih kuliah dulu), Lombok, Bunaken, kalau bisa ke Puncak Jaya
Wijaya.
Dari pengalaman saya traveling itu bisa memberikan banyak pengalaman. Kita
bisa
mengenal adat dan budaya tempa-tempat yang kita lalui. Dalam perjalanan
biasanya
kita bisa lebih menghargai sesuatu termasuk sebotol minuman.
Cerita yang menarik dan cukup menghibur di waktu menjelang pulang.
Salam,
Galih
"Lia Octavia" <liaoctavia@gmail.com >
Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
11/07/2008 04:42 PM
Please respond to sekolah-kehidupan
To: "sekolah-kehidupan@yahoogroups. " <sekolah-kehidupan@com yahoogroups. >com
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] [kelana] Perjalanan Ibu
Semalam, saat melihat buku-buku pelajaran bahasa Perancis saya, saya
tiba-tiba teringat pada kisah perjalanan Ibu yang menyenangkan selama dua
minggu mengelilingi Eropa pada Idul Fitri tahun lalu. Perjalanan ke luar
negeri pertama kalinya bagi Ibu dan sempat membuat Ibu agak khawatir
sebelumnya. Saat itu Ibu dijadwalkan mengunjungi Belanda, Perancis,
Venesia, Italia, Swiss dan Belgia. Ibu mengkhawatirkan udara dingin di
sana apalagi saat itu sudah masuk musim gugur dan Ibu juga pergi ke
Pegunungan Alpen.
Masih segar dalam ingatan saya ketika beberapa malam sebelum perjalanan
beliau, saya memperlihatkan gambar-gambar cantik dari buku pelajaran
bahasa Perancis saya pada Ibu. Saya sibuk menerangkan kota-kota tersebut
pada Ibu beserta kebiasaan orang-orangnya. Ibu kelihatan gugup sekali
karena Ibu sama sekali tidak bisa bahasa Inggris apalagi bahasa Perancis.
Ibu saya yang sederhana. Ibu saya sama sekali tidak mengira, mendapat
kesempatan tur keliling Eropa dan mengunjungi Lourdes, kota ziarah umat
Katolik yang terkenal. Mimpi Ibu yang tergurat sejak Ibu masih belia.
Saya masih ingat mata Ibu yang berkaca ketika adik saya menyerahkan tiket
beserta paket tur itu ke tangannya.
"Lia, mommy ga nyangka Mommy bisa pergi ke Lourdes. Ke Gereja Santo Petrus
di Roma. Ah, seandainya saja kamu bisa ikut sama Mommy..." ujar Ibu sambil
terbata. Saya tersenyum memandangnya.
"Mommy tahu aku ga bisa ikut ke Lourdes sama Mommy. Nanti di sana aku juga
ga bisa nemenin Mommy ke gereja. Ya udah, Mommy ikut aja sama rombongan
tur. Kan ada Romo Petrus dan ada temen-temen gereja Mommy. Aku kan juga
kenal mereka semua. Mommy ga bakal kesepian di sana. Kalau Mommy mau
belanja dan ngga ngerti bahasanya, kasih lihat aja uangnya, minta
penjualnya yang ambil sendiri. Biasanya mereka baik kok sama turis. Yang
penting Mommy jangan jalan keluyuran kemana-mana sendirian. Ikut petunjuk
dari ketua rombongan," ujarku menenangkan.
"Yah, Mommy ngga ada di Jakarta waktu kamu ulang tahun dan saat lebaran.
Nanti Mommy bawakan oleh-oleh deh. Lia mau oleh-oleh apa?" tanya Ibu.
Tanpa pikir panjang saya menjawab, "Buku." Ibu memandang saya dengan
heran. Putrinya yang satu ini memang lain daripada yang lain. Sementara
adik saya minta dibelikan kaos bola dari Italia, coklat dari Belanda,
jaket dan blazer dari Perancis, jam tangan dari Swiss, saya hanya minta
buku.
"Buku? Buku apa? Mommy ngga ngerti," jawab Ibu.
"Buku apa aja deh, Mom. Biasanya di Paris itu banyak yang jualan bandee
desinee (komik) atau buku-buku cerita di sepanjang jalan. Buku-bukunya
bagus-bagus. Mommy liat aja gambarnya. Aku mah mau dibeliin buku apa aja.
Bahasa Inggris atau Perancis aku juga suka," ujar saya cepat.
Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Ibu pergi ke Eropa selama dua
minggu dan saya melewatkan ulang tahun saya dan libur lebaran sendirian di
rumah dengan adik saya.
Sepulang dari Eropa, Ibu bergegas memanggil saya sambil membawa beberapa
kantong kertas.
"Lia, ini Mommy bawakan beberapa buku dari Paris. Tahu ngga, Mommy kan
bilang sama Romo Petrus, Mommy mau beli buku buat kamu. Terus dia yang
ngasih tahu buku ini bagus katanya tapi bahasa Inggris. Mommy lihat
sampulnya. Menurut perasaan Mommy, kamu pasti suka deh sama yang ini. Jadi
Mommy beli. Lalu pas Mommy bilang Mommy juga pengen beli buku bahasa
Perancis, Romo Petrus bingung. Katanya buat apa beli buku bahasa Perancis.
Terus Mommy bilang bahwa anak Mommy pintar berbahasa Perancis. jadi Mommy
juga beli buku-buku ini juga. Entah deh, bagus atau ngga bukunya. Menurut
perasaan Mommy sih bagus, "kata Ibu dengan wajah berbinar-binar.
Saya benar-benar terharu. Kelihatan sekali Ibu bangga pada saya. Dengan
mata berkristal, saya memandang buku-buku yang dibelikan Ibu. Sebuah buku
John Grisham yang terbaru versi bahasa Inggris, sebuah roman berbahasa
Perancis, sebuah chicklit berbahasa Perancis, dan sebuah buku perjalanan
berbahasa Perancis. Buku-buku yang bagus!
Ternyata feeling Ibu saya tidak meleset. Walau ia tidak tahu isi
buku-buku itu, tetapi saya benar-benar menyukai semuanya.
Sambil menikmati cokelat Belanda oleh-oleh dari Ibu, saya asyik
mendengarkan Ibu berceloteh tentang perjalanannya ke Eropa dan betapa ia
ingin saya rajin menabung dan sering-sering berlibur ke luar negeri,
mengunjungi tempat-tempat eksotik ciptaan Allah di seluruh muka bumi dan
mewujudkan mimpi-mimpi.
Dalam hati saya mengamini semua doanya. Waktu yang terbentang di hadapan
saya, inilah saat saya bekerja keras mewujudkan semua mimpi-mimpi saya,
sambil menatap wajah Ibu tercinta yang berbinar setelah mimpinya menjadi
kenyataan.
Jakarta, 7 November 2008 at 3.30 p.m.
To my dearest Mom with lots of love ^o^
http://mutiaracinta.multiply. com
- 10c.
-
Re: [kelana] Perjalanan Ibu
Posted by: "wiwiek sulistyowati" winiez15@yahoo.com winiez15
Fri Nov 7, 2008 2:59 am (PST)
Wah, pak, saya ada rencana ke rinjani tahun depan, mo ikut?
*mendadak muncul ketika mendengar kata rinjani*
--- On Fri, 11/7/08, galih@asmo.co.id <galih@asmo.co.id > wrote:
From: galih@asmo.co.id <galih@asmo.co.id >
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [kelana] Perjalanan Ibu
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Cc: "sekolah-kehidupan@yahoogroups. " <sekolah-kehidupan@com yahoogroups. >com
Date: Friday, November 7, 2008, 4:58 AM
Cerita yang bagus Mba Lia.
Kalau aku mah malah baru menghayal pengen mengunjungi tempat-tempat
wisata alam di Indonesia. Seneng deh kalau bisa mendaki ke Rinjani (saya gagal
ikut waktu masih kuliah dulu), Lombok, Bunaken, kalau bisa ke Puncak Jaya Wijaya.
Dari pengalaman saya traveling itu bisa memberikan banyak pengalaman. Kita bisa
mengenal adat dan budaya tempa-tempat yang kita lalui. Dalam perjalanan biasanya
kita bisa lebih menghargai sesuatu termasuk sebotol minuman.
Cerita yang menarik dan cukup menghibur di waktu menjelang pulang.
Salam,
Galih
"Lia Octavia" <liaoctavia@gmail. com>
Sent by: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
11/07/2008 04:42 PM
Please respond to sekolah-kehidupan
To: "sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com" <sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com>
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] [kelana] Perjalanan Ibu
Semalam, saat melihat buku-buku pelajaran bahasa Perancis saya, saya tiba-tiba teringat pada kisah perjalanan Ibu yang menyenangkan selama dua minggu mengelilingi Eropa pada Idul Fitri tahun lalu. Perjalanan ke luar negeri pertama kalinya bagi Ibu dan sempat membuat Ibu agak khawatir sebelumnya. Saat itu Ibu dijadwalkan mengunjungi Belanda, Perancis, Venesia, Italia, Swiss dan Belgia. Ibu mengkhawatirkan udara dingin di sana apalagi saat itu sudah masuk musim gugur dan Ibu juga pergi ke Pegunungan Alpen.
Masih segar dalam ingatan saya ketika beberapa malam sebelum perjalanan beliau, saya memperlihatkan gambar-gambar cantik dari buku pelajaran bahasa Perancis saya pada Ibu. Saya sibuk menerangkan kota-kota tersebut pada Ibu beserta kebiasaan orang-orangnya. Ibu kelihatan gugup sekali karena Ibu sama sekali tidak bisa bahasa Inggris apalagi bahasa Perancis. Ibu saya yang sederhana. Ibu saya sama sekali tidak mengira, mendapat kesempatan tur keliling Eropa dan mengunjungi Lourdes, kota ziarah umat Katolik yang terkenal. Mimpi Ibu yang tergurat sejak Ibu masih belia.
Saya masih ingat mata Ibu yang berkaca ketika adik saya menyerahkan tiket beserta paket tur itu ke tangannya.
"Lia, mommy ga nyangka Mommy bisa pergi ke Lourdes. Ke Gereja Santo Petrus di Roma. Ah, seandainya saja kamu bisa ikut sama Mommy..." ujar Ibu sambil terbata. Saya tersenyum memandangnya.
"Mommy tahu aku ga bisa ikut ke Lourdes sama Mommy. Nanti di sana aku juga ga bisa nemenin Mommy ke gereja. Ya udah, Mommy ikut aja sama rombongan tur. Kan ada Romo Petrus dan ada temen-temen gereja Mommy. Aku kan juga kenal mereka semua. Mommy ga bakal kesepian di sana. Kalau Mommy mau belanja dan ngga ngerti bahasanya, kasih lihat aja uangnya, minta penjualnya yang ambil sendiri. Biasanya mereka baik kok sama turis. Yang penting Mommy jangan jalan keluyuran kemana-mana sendirian. Ikut petunjuk dari ketua rombongan," ujarku menenangkan.
"Yah, Mommy ngga ada di Jakarta waktu kamu ulang tahun dan saat lebaran. Nanti Mommy bawakan oleh-oleh deh. Lia mau oleh-oleh apa?" tanya Ibu.
Tanpa pikir panjang saya menjawab, "Buku." Ibu memandang saya dengan heran. Putrinya yang satu ini memang lain daripada yang lain. Sementara adik saya minta dibelikan kaos bola dari Italia, coklat dari Belanda, jaket dan blazer dari Perancis, jam tangan dari Swiss, saya hanya minta buku.
"Buku? Buku apa? Mommy ngga ngerti," jawab Ibu.
"Buku apa aja deh, Mom. Biasanya di Paris itu banyak yang jualan bandee desinee (komik) atau buku-buku cerita di sepanjang jalan. Buku-bukunya bagus-bagus. Mommy liat aja gambarnya. Aku mah mau dibeliin buku apa aja. Bahasa Inggris atau Perancis aku juga suka," ujar saya cepat.
Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Ibu pergi ke Eropa selama dua minggu dan saya melewatkan ulang tahun saya dan libur lebaran sendirian di rumah dengan adik saya.
Sepulang dari Eropa, Ibu bergegas memanggil saya sambil membawa beberapa kantong kertas.
"Lia, ini Mommy bawakan beberapa buku dari Paris. Tahu ngga, Mommy kan bilang sama Romo Petrus, Mommy mau beli buku buat kamu. Terus dia yang ngasih tahu buku ini bagus katanya tapi bahasa Inggris. Mommy lihat sampulnya. Menurut perasaan Mommy, kamu pasti suka deh sama yang ini. Jadi Mommy beli. Lalu pas Mommy bilang Mommy juga pengen beli buku bahasa Perancis, Romo Petrus bingung. Katanya buat apa beli buku bahasa Perancis. Terus Mommy bilang bahwa anak Mommy pintar berbahasa Perancis. jadi Mommy juga beli buku-buku ini juga. Entah deh, bagus atau ngga bukunya. Menurut perasaan Mommy sih bagus, "kata Ibu dengan wajah berbinar-binar.
Saya benar-benar terharu. Kelihatan sekali Ibu bangga pada saya. Dengan mata berkristal, saya memandang buku-buku yang dibelikan Ibu. Sebuah buku John Grisham yang terbaru versi bahasa Inggris, sebuah roman berbahasa Perancis, sebuah chicklit berbahasa Perancis, dan sebuah buku perjalanan berbahasa Perancis. Buku-buku yang bagus!
Ternyata feeling Ibu saya tidak meleset. Walau ia tidak tahu isi buku-buku itu, tetapi saya benar-benar menyukai semuanya.
Sambil menikmati cokelat Belanda oleh-oleh dari Ibu, saya asyik mendengarkan Ibu berceloteh tentang perjalanannya ke Eropa dan betapa ia ingin saya rajin menabung dan sering-sering berlibur ke luar negeri, mengunjungi tempat-tempat eksotik ciptaan Allah di seluruh muka bumi dan mewujudkan mimpi-mimpi.
Dalam hati saya mengamini semua doanya. Waktu yang terbentang di hadapan saya, inilah saat saya bekerja keras mewujudkan semua mimpi-mimpi saya, sambil menatap wajah Ibu tercinta yang berbinar setelah mimpinya menjadi kenyataan.
Jakarta, 7 November 2008 at 3.30 p.m.
To my dearest Mom with lots of love ^o^
http://mutiaracinta .multiply. com
- 11.
-
OOT: TRAINER & ASSOCIATE dicari!
Posted by: "bhayu mahendra" bhayu_mh@yahoo.com bhayu_mh
Fri Nov 7, 2008 2:58 am (PST)
Salam sukses!
Mengantisipasi perkembangan lembaga kami, Bahtera Jiwa Human Resources &
Psychology Consultant mengajak Anda yang memiliki pendidikan, pengalaman, dan
kualifikasi untuk bekerjasama sebagai Fellow Trainer & Associate. Pada saat
ini, kami membutuhkan trainer-trainer di bidang:
- Komunikasi, terutama jurnalisme dan manajemen media.
- Keuangan, terutama perencanaan keuangan perusahaan.
- Pertambangan, peledakan, dan perminyakan secara umum.
- SDM dengan keahlian terutama di BSC dan MBTI.
- Psikologi IO dan klinis.
Sementara untuk associate kami membuka kesempatan untuk kota mana pun.
Ini bukan lowongan kerja, melainkan ajakan kerjasama. Pengertian mengenai kedua
jabatan tersebut dapat dilihat di website kami:
http://www.bj-consultant. com
Untuk follow-up posting ini, mohon dapat mengirim e-mail ketertarikan lengkap
beserta CV Anda ke alamat e-mail: bahterajiwa@yahoo.com .
Kami akan segera menghubungi Anda untuk membicarakan mengenai ketentuan
dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
Terima kasih kepada moderator atas izin mempublikasikan posting ini.
Sukses, demi INDONESIA RAYA!
Bhayu M.H.
Life is beautiful, learn from it just more lovable. Visit http://www.lifeschool.wordpress. THE 1st Daily UpDated INDONESIAN BLOG!com
- 12.
-
[Mimbar] Menikah, Siapa Takut!
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Fri Nov 7, 2008 4:29 am (PST)
Menikah, Siapa Takut!
Perasaan bahagia menyelimuti hati akhuna Mulhendra,Lc. Kebahagiaan yang sulit untuk ia lukiskan. Barangkali, hari itu adalah hari yang paling bersejarah dalam hidupnya, hari yang penuh suka cita. Hari dimana ia telah dipertemukan dengan dambaan hati, 'buruan' cinta. Senyum mengembang di langit wajahnya. Perjuangannya telah menemukan muara. Ia telah berani melangkah, demi menyelamatkan iman, agama dan hatinya.
Mesjid As Salam, menjadi saksi bisu akad nikah dan walimah 'ursy akhuna Mulhendra,Lc dengan ukhtuna Desmita, 05 November 2008. Hari dimana dua makhluk Allah Swt. bertemu dalam cinta kasih yang sah, terikat dalam mitsaqan ghalizhan. Kepada kedua pengantin setangkai bunga do`a dari hati yang tulus penulis persembahkan, "Bakarakallahu laka, wabaraka 'alaika, wajama'a bainakuma fikhairin. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan rahmah", amin.
Akhuna Mulhendra, Lc. telah menempuh jalan yang lurus, jalan yang selamat dan diridhai Allah Swt.. Jalan orang-orang yang merindukan kejernihan hati dan ketentraman jiwa. Berbeda dengan mereka yang menempuh jalan menyimpang. Jalan orang-orang yang hatinya telah dikotori oleh kotoran setan dan nafsu. Orang-orang tertipu yang memilih kesenangan sesaat. Jalan laki-laki yang pengecut, pengumbar hawa nafsu dan jalan wanita-wanita yang bodoh, yang suka mengobral dan menjual kemuliaan diri.
Tidak dipungkiri, akhuna Mulhendra, Lc. telah merancang dari jauh hari bagaimana ia menyiapkan hari yang bersejarah dalam hidupnya. Bagaimana ia menyiapkan segala keperluan untuk pernikahan. Mulai dari ilmu, mental, finansial, dan kesehatan fisik. Barangkali keinginan menikah telah menjadi humum akhuna Mulhendra, Lc sejak beberapa tahun kebelakang, sebagaimana yang juga bergejolak dalam hati banyak anak muda. Kerinduan yang tak tertahankan untuk berjumpa dengan sang kekasih dambaan jiwa. Kerinduan untuk bisa memadu hati, menumpahkan segala keluh-kesah dan gelora jiwa.
* * *
Beberapa orang pernah datang kepada penulis, curhat tentang keinginan mereka untuk menikah. Yang datangpun bervariasi, dengan berbagai permasalahan yang mereka miliki. Setiap yang datang selalu penulis berikan dorongan untuk tidak ragu melangkah ketika melihat diri telah siap. Siap yang tidak penulis artikan sebatas modal kemauan, namun konkritnya ada bekal yang telah dimiliki untuk membina rumah tangga. Juga melihat dengan kejernihan hati dan pikiran, bukan dengan kacamata nafsu dan setan. Harus ada kesadaran yang penuh ketika merespon dorongan-dorongan yang muncul dalam hati.
Fakta telah banyak berbicara, tentang orang-orang yang menikah hanya dengan modal dengkul atau menikah hanya untuk melampiaskan hasrat nafsu yang tak lagi bisa ditahan. Apa yang terjadi adalah, hubungan yang tidak pernah harmonis dan sering terjadi cekcok antara suami-istri hanya disebabkan permasalahan sepele. Karena masih didominasi oleh sikap kekanak-kanakan dan sikap yang cenderung egois, emosian, sentiment dan penuh curiga.
Ketika seseorang ingin ikut serta dalam sebuah perlombaan, kesiapan yang ia miliki menjadi tolak ukur kesuksesannya. Ketika ia mempersiapkan diri dengan matang, peluang untuk menang akan terbuka dihadapannya. Tapi ketika persiapan yang ia miliki apa adanya, maka hasilnyapun akan jauh dari yang diharapkan. Tidak hanya dalam perlombaan, tapi dalam setiap dimensi kehidupan yang kita jalani, adanya kesiapan sangat menentukan kesuksesan kita.
Ketika dorongan itu telah muncul dalam hati dan keinginan telah menggebu, maka pertama kali, ukurlah kesiapan dan kemampuan diri yang kita miliki. Bila sudah mencukupi, maka melangkahlah dengan pasti seraya selalu memohon bimbingan Allah Swt.. Namun bila kesiapan belum ada dan belum pada tahap cukup, cobalah untuk beberapa waktu menahan diri, sembari mengatur langkah persiapan diri. Jangan paksakan diri, tapi hendaklah bersikap realistis.
Pernikahan tidak hanya semata hubungan biologis, kalau kita memaknai demikian, tentu tidak berbeda pola pandang kita dengan hewan. Namun dengan menikah ada nilai-nilai yang ingin kita raih, ada tugas, amanah dan kewajiban yang harus ditunaikan dan dipertanggung jawabkan. Ibarat kita ingin mendirikan sebuah gedung diatas sebidang tanah. Ketika pondasi yang dibangun kuat, pondasi akan tetap kokoh dan gedung tidak akan runtuh. Sedangkan bila pondasi lemah, besar kemungkinan gedung tidak akan bertahan lama dan akan cepat roboh.
Pada intinya, kita perlu mempersiapkan diri, dan itu sudah menjadi keharusan. Siapkan ilmunya, mental, kesehatan dan finansial. Dan yang paling utama kita harus memiliki hubungan yang baik dengan Allah Swt.. Kita harus terus berupaya untuk meraih kedudukan taqwa. Dengan ketaqwaan segala kesulitan akan menemukan jalan keluarnya. Allah Swt. telah menjanjikan, bahwa barang siapa yang bertaqwa maka Allah Swt. akan memberinya jalan keluar terhadap kesulitan yang ia hadapi dan memberinya rezki dari arah yang tidak ia duga.
Dari sekarang, binalah hubungan yang baik dengan Allah Swt. dan dengan orang lain. Latihlah diri Anda dalam ketaatan, gemar berbuat kebaikan dan rajin beribadah. Latihlah diri Anda dengan perilaku yang mulia sehingga ia menjadi kebiasaan Anda. Dan bila diri Anda telah siap, maka melangkahlah dengan yakin. Adanya kekurangan ekonomi janganlah jadikan penghalang utama. Anda harus yakin rezki setiap hamba telah ditentukan kadarnya oleh Allah Swt. Bukankah itu suatu hal yang menggembirakan. Anda tidak perlu merasa susah, tinggal Anda berusaha untuk menjemput rezki itu.
Dan terakhir, jangan salah pilih, jangan tertipu dengan penampilan luar, pilihlah dengan hati dan pikiran yang jernih. Jangan memilih dengan landasan nafsu dan bisikan setan. Utamakanlah agama diatas segalanya, dengan demikian kita akan bahagia sebagaimana yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw.
So..., jangan tunda lagi kalau Anda sudah siap, bersegeralah ...!
Siapa yang akan menyusul nih...?
Cairo, 07 November 2008
Arif Salman
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar