Messages In This Digest (25 Messages)
- 1.
- Fwd: [penulislepas] Info Proyek buku 'Tetangga oh Tetangga' From: Nursalam AR
- 2a.
- Re: [rampai] Kak, bersabarlah... From: Nia Robiatun Jumiah
- 2b.
- Re: [rampai] Kak, bersabarlah... From: Siwi LH
- 3a.
- Re: Buletin SK ?? From: sismanto
- 3b.
- Re: Buletin SK ?? From: fil_ardy
- 4.
- [Ruang Baca] Si Samin From: Rini Nurul Badariah
- 5a.
- Re: (teka: fabel) "uhuk, uhuk!" From: Bu CaturCatriks
- 6a.
- Re: [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs! From: Siwi LH
- 7a.
- THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEH…. From: Divin Nahb
- 7b.
- Re: THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEHâ¦. From: fil_ardy
- 7c.
- Re: [sekolah-kehidupan] THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEH�. From: Lia Octavia
- 8.
- BERBAGI KETEGARAN DENGANMU From: Divin Nahb
- 9.
- (RAMPAI) PESAN UNTUK KEKASIHKU SAAT DIRUNDUNG KEMATIAN SEORANG SAHAB From: Divin Nahb
- 10.
- [Info] Pelatihan Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat! From: Epri Saqib
- 11.
- (ARTIKEL) Pahlawan Tanpa Tanda Jasa oleh Woro Kusumastuti From: woro kusumastuti
- 12a.
- Re: [kelana] Perjalanan Ibu From: Lia Octavia
- 13a.
- Undangan Buat Teman-teman SK From: Jonru
- 13b.
- Re: Undangan Buat Teman-teman SK From: Lia Octavia
- 14.
- (Ruang Baca) Tradisi mengerikan From: satya aditya
- 15.
- [Info] Selamat Kepada yang Mendapat Buku Ruang Lengang & Majalah Hor From: Epri Saqib
- 16.
- (RAMPAI) TAKDIR From: Divin Nahb
- 17.
- (RAMPAI) PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT From: Divin Nahb
- 18.
- (RAMPAI) SEULAS SENYUM BUNDA From: Divin Nahb
- 19.
- [Catcil] Di Balik Proyek OPERASI From: hariyanty thahir
- 20.
- Fw: [sekolah-kehidupan] (RAMPAI) PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT From: Divin Nahb
Messages
- 1.
-
Fwd: [penulislepas] Info Proyek buku 'Tetangga oh Tetangga'
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Sun Nov 9, 2008 6:12 am (PST)
Sahabat SK, ini ada proyek penulisan yang cocok betul dengan 'makanan' kita
di SK ini. YUk, santap!
Selamat berjuang!
Tabik,
Nursalam AR
---------- Forwarded message ----------
From: anisuryansyah <anisuryansyah@telkom.net >
Date: 2008/11/8
Subject: [penulislepas] Info Proyek buku 'Tetangga oh Tetangga'
To: Forum_LingkarPena@yahoogroups. , penulislepas@com yahoogroups. com
Setelah proyek buku 'Ternyata menjadi ibu itu..' (InsyaaAllah terbit
Januari
2009, dengan judul 'Cowboy Mom', Lingkar Pena Publishing) selesai, Little
Tiggy Club kembali mengundang
rekan-rekan untuk ikut dalam proyek buku dengan tema 'Tetangga oh Tetangga'.
Pernah merasa sebal dengan tetangga tukang gosip? Atau yang hobinya karaoke
keras-keras sepanjang waktu? Atau kerap kali parkir mobil di depan pagar
rumah kita? Atau kerap pinjam barang dan tidak dikembalikan?
Mari, tumpahkan semua kekesalan dalam tulisan sepanjang 5-6 halaman A4,
spasi rangkap. Tapi ingat, buku ini tidak bertujuan untuk jadi sumber
gosip. Jadi kisah yang ditulis harus berakhir happy ending. Misalnya
akhirnya tercapai kesepakatan hidup yang lebih harmonis dengan tetangga
kita. Atau kita yang berhasil menjadi orang yang lebih baik setelah
mendapat 'cobaan' tetangga yang menyebalkan :)
Tulisan ditunggu sampai 31 Desember 2008, kirimkan ke
anisuryansyah@telkom.net <anisuryansyah%40telkom. net>. Jangan lupa sertakan
identitas diri lengkap, dan
biografi singkat.
Daripada bete sama tetangga, lebih baik nulis saja! :)
Andriani
http://littletiggy.multiply. com
--
-"Let's dream together!"
Nursalam AR
Translator, Writer & Writing Trainer
0813-10040723
E-mail: salam.translator@gmail.com
YM ID: nursalam_ar
http://nursalam.multiply. com
- 2a.
-
Re: [rampai] Kak, bersabarlah...
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Sun Nov 9, 2008 8:06 am (PST)
ya ampun sinta:) m!k4h, baik sekali hiks terharu.. tambah keliatan ganteng
adikmu:)
2008/11/9 ukhti hazimah <ukhtihazimah@yahoo.com >
> Kak, bersabarlah...
> by. m1k4h
>
>
> Kak, bersabarlah�
> Sepahit apapun getir kehidupan yang kau rasa
> Sesakit apapun luka yang kau derita
> Sesusah apapun jalan yang kau telusuri
> Tegarlah, seperti karang di lautan yang tak tergoyahkan riak gelombang
>
> Kak, bersabarlah�
> Kami disini, disampingmu kan menghapus air matamu
> Kami disini, menemanimu mengusir sepimu
> Kami disini, senantiasa menjaga bintang-bintangmu
> Kami disini, selalu menjadi dermaga jiwamu
>
> Kak, bersabarlah�
> Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya
> Tapi awal perjalanan kakak tuk merangkai cerita baru
> Kesedihan bukanlah gundukan tanah yang akan mengubur hatimu
> Tapi perkasa langit yang akan menjunjung hatimu
>
> Kak, bersabarlah�
> Tak perlu kakak takut�
> Cengkramlah congkaknya mataharimu dalam genggaman teduhnya rembulanmu
> Meski bintang-bintangmu telah terkoyak bersama luka deritamu
> Kelak, dirinya kan bersujud menangis tak bisa mengurai air matanya
>
> Kak, bersabarlah�
> Tak perlu kakak risau�
> Yakinlah, suatu ketika akan kau temukan bersama takdirnya Tuhan
> Dalam dekapan kedamaian dan cinta kasihNYA�
>
> :sinta:
>
> "Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
> BloG aKu & buKu
> http://jendelakumenatapdunia. blogspot. com
> BloG RaMe-RaMe
> http://sinthionk.multiply. ; http://sinthionk.com rezaervani. com
> YM : SINTHIONK
>
>
>
>
- 2b.
-
Re: [rampai] Kak, bersabarlah...
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Sun Nov 9, 2008 6:01 pm (PST)
Kesedihan bukanlah gundukan tanah yang akan mengubur hatimu
Tapi perkasa langit yang akan menjunjung hatimu
ini bagian yang aku suka Sin, puisinya kerenz...salam buat adikmu ya?....
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
_____________________ _________ __
From: ukhti hazimah <ukhtihazimah@yahoo.com >
To: milis SK <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Sent: Sunday, November 9, 2008 3:48:01 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [rampai] Kak, bersabarlah...
Kak, bersabarlah. ..
by. m1k4h
Kak, bersabarlah�
Sepahit apapun getir kehidupan yang kau rasa
Sesakit apapun luka yang kau derita
Sesusah apapun jalan yang kau telusuri
Tegarlah, seperti karang di lautan yang tak tergoyahkan riak gelombang
Kak, bersabarlah�
Kami disini, disampingmu kan menghapus air matamu
Kami disini, menemanimu mengusir sepimu
Kami disini, senantiasa menjaga bintang-bintangmu
Kami disini, selalu menjadi dermaga jiwamu
Kak, bersabarlah�
Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya
Tapi awal perjalanan kakak tuk merangkai cerita baru
Kesedihan bukanlah gundukan tanah yang akan mengubur hatimu
Tapi perkasa langit yang akan menjunjung hatimu
Kak, bersabarlah�
Tak perlu kakak takut�
Cengkramlah congkaknya mataharimu dalam genggaman teduhnya rembulanmu
Meski bintang-bintangmu telah terkoyak bersama luka deritamu
Kelak, dirinya kan bersujud menangis tak bisa mengurai air matanya
Kak, bersabarlah�
Tak perlu kakak risau�
Yakinlah, suatu ketika akan kau temukan bersama takdirnya Tuhan
Dalam dekapan kedamaian dan cinta kasihNYA�
:sinta:
"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
BloG aKu & buKu
http://jendelakumen atapdunia. blogspot. com
BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk. multiply. com ; http://sinthionk. rezaervani. com
YM : SINTHIONK
- 3a.
-
Re: Buletin SK ??
Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id siril_wafa
Sun Nov 9, 2008 3:21 pm (PST)
Wah makasih mas Aris...
ini juga memberi inspirasi bagi sahabat yang lain termasuk di Sangata,
bagaimana Mrs. Endah?
makasih ya inspirasinya ^_^
-sis-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "aris El Durra"com
<apri_eldurra@...> wrote:
>
- 3b.
-
Re: Buletin SK ??
Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Sun Nov 9, 2008 6:58 pm (PST)
Alhamdulillah, akhirnya
setelah obrolan ringan dichatting
idenya langsung diaplikasikan ya, brow??
Selamat-selamat, btw, karena buletinnya bawa2
nama SK, nanti ada prosedur yg akan disampaikan
sama temen2 dari humas ya.
Oya, silakan berbagi pengalaman sama
sahabat2 SK di daerah, tuh mas Sis dah mulai terpancing
biar SK menyebar tidak hanya di langit saja,
tapi juga di bumi.
DANI
In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "aris El Durra"com
<apri_eldurra@...> wrote:
>
> Alhamdulillah sahabat-sahabat SK.
> Bulan ini saya ada berinisiatif buat sebuah buletin sekolah kehidupan
> di daerah Solo, Sukoharjo dan sekitarnya.. Sebagai bentuk upaya
> mengembangkan sayap eska di daerah solo dan sekitarnya maka saya beri
> nama buletin itu dengan nama "Sekolah Kehidupan" tentu saja setelah
> saya berkonsultasi dengan beberapa sahabat SK. Karena saya agak takut
> juga memakai nama bulletin itu sekolah kehidupan.
>
> Saya mengambil dua buah cerita dari milis SK maupun buku menggenggam
> cahaya dan tentu saja saya cantumkan sumbernya juga.
> Untuk awal-awal saya distribusikan melalui remaja masjid, agar di
> bagikann lewat sekolah-sekolah mereka.
>
> Ternyata responnya luar biasa sahabat, banyak yang terkesan dengan
> cerita yang ada dengan buletin itu dan menantikan kehadirannya untuk
> edisi berikutnya. Bahkan ada teman yang sms sampai meneteskan air mata
> ketika membaca bulletin itu.
>
> Saya sampai kehabisan dan bingung membaginya karena banyaknya
> permintaan yang ada. Dan Insya Allah untuk bulan depan saya akan cetak
> 2x dari cetakan perdana ini.
>
> Bagi sahabat SK yang berdomisili di daerah Solo dan sekitarnya
> silahkan ikut ambil dalam penyebarannya. Semoga bisa menjadi tali
> silaturahmi buat sahabat SK terutama yang berdomisili di Solo dan
> sekitarnya. Kedepan semoga SK Solo bisa terbentuk, meski saya juga
> termasuk anggota baru di milis ini ( belum ada 3 bulan..he he..he ).
>
> Saya minta masukan dari sahabat maupun komentar dari sahabat SK dengan
> adanya bulletin ini. Saya masih harus banyak belajar dengan sahabat di
> kehidupan ini. Yuuk belajar bersama yaa..
>
> Terima kasih
>
>
>
> Aris El Durra
> Solo
> ( IF Allah you have, you have at all)
> ayo kembangkan sayapmu....eska yess...ayooo sekolaaah...
>
- 4.
-
[Ruang Baca] Si Samin
Posted by: "Rini Nurul Badariah" rinurbad@gmail.com thee_ok
Sun Nov 9, 2008 4:57 pm (PST)
Penulis: Mohammad Kasim
Penerbit: Balai Pustaka
Tebal: 133 halaman berilustrasi
Cetakan: ke-10, 2004
Beli di: Tisera, Jatinangor Town Square
Harga: Rp 12.500,00
Skor: 8,75
"Alangkah lamanya, mak," kata si Samin, "si Ramlah sudah lapar."
"Barangkali abang si Ramlah yang lebih lapar lagi," jawab maknya
menyindir si Samin.
(halaman 41)
Novel anak-anak satu ini menggulirkan cerita dari keseharian yang
sangat natural. Samin mengakali adiknya untuk mendapat jagung rebus
tambahan, bergembira mendapat gulai ayam, dan memijat kaki bapaknya
bersama sang adik tercinta. Bab-bab awal mengisahkan aneka permainan
khas anak lelaki, sehingga berkesan 'boys banget'. Mungkin karena
Mohammad Kasim menyadari bahwa bahasa Melayu yang digunakan dalam buku
ini relatif sulit dicerna oleh pembaca, sehingga memberi kesempatan
mengerti sedikit demi sedikit melalui cerita yang ringan dahulu.
Sejak cerita keempat, saya mulai terbiasa dan dapat menikmati novel
anak-anak yang dicetak pertama kali tahun 1924 ini. Kemesraan hubungan
keluarga Samin, ibu dan ayahnya yang menyayangi kedua buah hati mereka
hingga memperhatikan permainan paling sederhana sekalipun, sungguh
mempesona.
"Lamlah tidak mau jadi anak laja, Lamlah anak bapak dan anak mak,"
jawab budak yang belum mengenal kemuliaan dunia itu.
"Ala, bodoh si Malah ini, tidak mau jadi anak raja?" kata si Samin
mencampuri percakapan itu. "Anak raja senang sekali, duitnya banyak,
hari-hari makan ayam."
"Kalau si Samin ini, tak lain daripada memikirkan pengisi perut saja,"
kata mak si Samin dari balik dinding.
"Ya, abang ini lakus benal, endak makan ayam saja seperti musang,"
kata si Ramlah.
(halaman 54)
Kisah bersetting Sumatra Barat ini banyak merekam polah anak-anak yang
lugu dan belum tersentuh modernisasi. Seperti cara mereka menafsirkan
istilah baru, ketidaksabaran Samin menanti pekan, mondar-mandir
menjual durian supaya mendapat untung, yang kemudian direspon bapak
Samin dengan mengajari anaknya berdagang api-api (korek api) pada
pekan berikutnya. Sebuah pembelajaran untuk mandiri sejak dini yang
disampaikan dengan menggelitik, antara lain dengan dialog di bawah
ini:
.."Waktu orang tua itu lagi muda, aku pun lagi muda dan waktu ia
mendapat ikan itu aku pun sedang menangguk, beroleh seekor ikan, yang
amat besar pula, dalam perutnya kedapatan sebuah gung, yang amat
besar. Apabila aku palu kedengaranlah bunyinya "bohong, bohong,
bohong." (halaman 75)
Kekocakan hadir lagi saat Samin bersekolah dan bercakap-cakap dengan
gurunya dalam kelas.
"Kalau sudah besar, hendak bekerja apa kau?"
"Hendak menjadi orang lepau nasi, engku. Boleh makan kenyang-kenyang,
tidak pernah lapar."
"Jadi sekarang kau sudah lapar?"
"Ya, engku. Tukang ransum pun kulihat sudah mengantar nasi ke rumah
tutupan." (halaman 124)
Walaupun nuansa zaman dahulunya sangat kental, termasuk harga-harga
barang yang masih setali dan serupiah, tema novel ini tidak tergerus
masa. Saya sangat menganjurkan Si Samin dibaca oleh anak-anak karena
mengajarkan hidup sederhana dan betapa hidup dapat berubah dalam
seketika. Temukan kejutannya di akhir novel ini, dan bersiaplah untuk
tersedu-sedu.
--
Salam,
Rini Nurul Badariah
http://rinurbad.multiply. com
http://sinarbulan.multiply. com
- 5a.
-
Re: (teka: fabel) "uhuk, uhuk!"
Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com punya_retno
Sun Nov 9, 2008 5:07 pm (PST)
ah, crita fabelku mah biasa, mbak siwi :)
yg keren itu justru pendongeng bunda siwi lh yg jago nulis, bcerita,
dan memilih kosakata.
susah, lho, ndongeng. aku paling nggak bisa kalo rubah2 suara hewan,
atau improv gerakan karena ganti karakter. dodol, deh, hehe.
ajarin aku ya, guru!
-retno-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Siwi LH <siuhik@...> wrote:com
>
> Retno memang oke!...buat bahan dongeng menjelang tidur ah, untuk
Mas Gangga dan adek Gautama....kerenz...
>
> Salam Hebat Penuh Berkah
> Siwi LH
> cahayabintang. wordpress.com
> siu-elha. blogspot.com
> YM : siuhik
>
>
>
>
> _____________________ _________ __
> From: Bu CaturCatriks <punya_retno@...>
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Sent: Friday, November 7, 2008 8:41:57 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] (teka: fabel) "uhuk, uhuk!"
>
>
> "Uhuk, Uhuk!"
> Oleh: Retnadi Nur'aini
>
> Naga Merah senang sekali jajan. Meskipun Mama Naga biasa
> membawakannya bekal ke sekolah naga kota Paya-Paya, tapi tetap
saja
> Naga Merah akan minta uang jajan. "Teman-teman di sekolah, kan,
> jajan semua, Ma. Masa cuma aku yang nggak jajan, gengsi, dong!"
> rajuk Naga Merah.
>
> Padahal, Naga Merah juga sudah tahu alasan Mama selalu
> membawakannya bekal. Soalnya Naga Merah itu alergi permen. Kalau
> kebanyakan makan permen, ia bisa muntah-muntah. Terus, demam, deh.
> Dan, larangan Mama Naga juga bukannya tanpa bukti, lho.
>
> Beberapa hari lalu, misalnya. Naga Merah tergiur jajanan
> gulali yang mangkal di depan sekolah naga kota Paya-Paya. Sambil
> menatap warna-warni cerah gulali, Naga Merah membayangkan gulali
itu
> meleleh di mulutnya. "Hmmm ." Duh, air liur Naga Merah sampai
> menetes!
>
> Karena tak tahan lagi, akhirnya Naga Merah memutuskan untuk
> membeli beberapa batang gulali. Tak diingatnya lagi larangan dan
> peringatan Mama tentang bahaya jajan sembarangan.
>
> Dan coba tebak, apa yang terjadi malamnya? Naga Merah batuk-
> batuk. Tenggorokannya terasa terbakar. Semalaman Naga Merah tak
bisa
> tidur. Mama Naga sampai menemaninya sepanjang malam. Duduk di
> samping tempat tidur Naga Merah, Mama Naga pun menasehatinya
dengan
> lembut.
>
> "Cupcup Merah Sayang, cepat sembuh, ya "
> ***
>
> Heyhore! Siang ini teman lama Naga Merah main ke rumah.
> Namanya adalah Naga Ungu. Sudah lama sekali Naga Ungu tak bertemu
> dengan Naga Merah. Habis, Naga Ungu rumahnya jauh, sih. Ia tinggal
> di negeri ChumpaTuka. Jauuuh sekali dari kota Paya-Paya. Saking
> jauhnya, belum tentu setahun sekali, Naga Ungu dan Naga Merah
> bertemu. Nah, tak heran, kan, kalau Naga Merah senang sekali
bertemu
> Naga Ungu?
>
> Dan ada lagi, kejutannya, nih. Naga Ungu bawa oleh-oleh
> istimewa! Oleh-oleh itu adalah sekarung permen spesial. Sesuai
> namanya, permen spesial ini memang spesail betul. Naga Ungu khusus
> membelinya di Arus Manim, kota yang terkenal sekali sebagai kota
> nomor satu pembuat permen naga.
>
> Pokoknya, setiap naga pasti bahagia, deh kalau main ke Arus
> Manim. Habis, disana memang tersedia segala jenis permen naga.
Mulai
> dari permen Glar-Glar yang bisa membuat suara naga menggelegar,
> terus ada lagi permen cokelat Okat yang manisnya bisa bertahan
> sampai seminggu di dalam mulut, permen Bulaluba yang kalau ditipu
> bisa bawa naga terbang, permen penumbuh sayap, dan masih banyak
lagi!
>
> Dan sekarang, Naga Ungu membawakan semua permen ajaib itu
> untuk Naga Merah. Gimana nggak ngiler, coba?
>
> "Udah, ambil aja, kan cuma sekali-sekali ini," bujuk Naga
> Ungu.
>
> "Tapi aku, dilarang Mama untuk makan permen. Kalau kebanyakan aku
> bisa sakit," gumam Naga Merah.
>
> "Ya, kan, kalau kebanyakan. Ini kan cuma sedikit. Lagian, kan kamu
> jarang-jarang makan permen dari Arus Manim. Ini permen langka,
lho!"
> rayu Naga Ungu.
>
> "Hmmm, benar juga, ya," pikir Naga Merah. Maka tanpa pikir
panjang,
> tangan Naga Merah segera meraup segenggam penuh permen. Dengan
lahap
> dilemparnya semua permen itu ke dalam mulutnya.
>
> "Hap! Hap! Hap!" Wahwahawah, alangkah lahapnya Naga Merah makan!
> ***
> Nah, kan, benar, deh, dugaan kita-kita.
>
> Belum sampai 3 jam, Naga Merah sudah batuk-batuk.
> "Uhuk, uhuk!"
> "Uhuk, uhuk!"
> "Uhuk, uhuk!"
> Suara batuk Naga Merah ini terdengar sampai ke dapur, tempat Mama
> Naga sedang memasak. Mama Naga pun tergopoh-gopoh menghampiri Naga
> Merah.
>
> "Duuuh, Merah, pasti kamu makan permen lagi ya???" tanya Mama Naga.
> Naga Merah hanya bisa menggangguk lemah. Suaranya hilang sudah.
> Mama Naga menghela napas.
>
> "Merah Sayang, kamu, kan tahu kalau makan permen kamu bisa sakit.
> Kenapa tetap bersikeras, sih? Ya sudah, Mama buatkan minuman
hangat
> dulu. Tapi kalau batukmu separah ini, bisa-bisa kamu baru sembuh
> tiga hari, lho!" jelas Mama Naga panjang lebar sambil bergegas ke
> dapur.
>
> Sementara Naga Merah hanya bisa mengikuti Mama Naga dengan wajah
> muram.
>
> Olala, alangkah panjang buntut dari sebuah pelanggaran.
> Ah, Naga Merah yang malang!
>
- 6a.
-
Re: [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs!
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Sun Nov 9, 2008 5:08 pm (PST)
Wahhh..nek wisata kuliner ayo aja lagiiiii.....
Rujak Cingur? di Surabaya ada yang uenakk poll sak regane yo uenakkk polll Pril, di Jl. Achmad Djais, kalo ga salah sekarang sudah 50 ribu per porsi. Uedannn tenannn...
Katanya di daerah Stikom juga ada warung HItam Putih Pril, konon katanya suasananya kayak KAmpung Daun yang di Bandung, tapi harga kaki lima ,krn milik mahasiswa, dan diperuntukkkan kaum mahasiswa. Aku sih belum pernah kesono baru dapet info tadi malem, jadi penasaran....
Kalau mau bebek depan BCA Tugu PAhlawan uenakkk tenan Pril, apalagi bisa melihat suasana Tugu Pahlawan di malam hari, Warung Bebek ini bukanya abis maghrib, tapi malesnya antrinya kayak antri sembako....
Salam Kelana Kuliner......
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
_____________________ _________ __
From: april_reto <april_reto@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Saturday, November 8, 2008 5:15:59 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs!
Yeeee gak ngajak-ngajaaaaak (protes mode on) :D
Mbak, tahu rujak cingur yang enak dimana ya?
Aku seumur hidup tinggal di Surabaya penasaran neh katanya ada rujak
cingur yang ampe dijual ke luar negeri ya?
Kayaknya sih di daerah jalan embong-embong. .. apa gtu.
Btw, kapan-kapan wisata kuliner bareng yuk!
Bebek Bratang tuh wuenak soro...
salam,
April (yang lagi laper hallah)
--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, Siwi LH <siuhik@...> wrote:
>
> STMJ Mantabs
> Kalau anda pecinta minuman
>
- 7a.
-
THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEH….
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 6:05 pm (PST)
Alhamdulillah…
Akhirnya aku sembuh juga dari penyakit yang lumayan bikin aku istirahat beberapa hari dari semua rutinitas.
Sakit adalah cerminan intropeksi diri. Benar kayaknya kalau aku ditegur Allah untuk sesuatu yang tidak kusadari bahkan aku tidak tahu. Tapi manusia adalah tempat khilaf. Aku yakin dalam beberapa tahun ini, mungkin ada kata-kata yang tidak aku sadari, perbuatan yang kukhilafi, atau keputusan menerima sesuatu yang nyatanya aku keliru.
Buah dari semua yang salah pada diri adalah sakit. Aku benar-benar merenungi diri, bahwa apa yang kulakukan selama ini mungkin membuat orang kecewa. Maka, direbahkanlah diriku Selasa siang oleh Allah. Kepala dan badanku terasa berat sekali. Orang bilang keleyengan. Aduh… jalan terombang-ambing. Seakan dunia berputar. Kacau!!!
Alhamdulillah… orang tua tersayangku mencurahkan semua cinta pada anak ndut yang lagi sakit ini. Rasanya mak-nyus…. Disayang ortu (inget lagi kecil bo!!). Kemudian, keesokannya aku menyapa beberapa teman via sms. Tentunya balas sapaannya selalu menanyakan kabar. Dan, tentu juga aku jawab kalau aku lagi drop.
Subhanallah… ternyata reaksi mereka sungguh membuatku merasa disayang. Entah dari sahabat eska, teman kantor, teman kampus, atau teman sekolah. Ehem… aduh rasanya melayang disayang!!! Hayah!! Divin bangun!!
Maka, ada beberapa teman yang selalu mensuportku bagaimanapun cara mereka, aku layangkan sebuah sms. Dan sms itu aku kirimkan setelah aku shalat shubuh dan berdoa pada Allah, karena aku merasa bahwa aku harus membuka lembaran putih dari sekelumit masalah yang menimpaku selama ini. Dan, saat itu kondisi badanku juga lagi GUBRAK!! Semangat membuka lembaran baru dengan kondisi badan kacau. ^_^
So, sekarang aku ingin ucapkan terima kasih pada semua sahabatku yang dalam hati kalian dilimpahi cinta tulus. Baik yang mengirim via sms, telepon, atau posting di milist;
1.Liot; Kita sama-sama XENA! Ovi; You bener-bener paham I!! Mbak Pen; thx atas supportnya! Rudi LM; kita memang harus punya mimpi, Om!! Bunda Tiwi yang ngajarin aku banyak hidup dalam ketegaran. I love you, Bun!!
2.Sinta yang terus-terusan nyuruh aku TIDUR dan dia menghandle kepanitian raker. See… Sinta memang sekretaris yang baik hati. So aku juga milih Sinta, Kang Hadian!!
3.Nia Robie yang samanya sama Sinta, suka kasih berita ini itu. Oh… thx ya Hon!!
4.Retno, alias Bu Catur, cewek yang selalu nyuruh aku minum susu, jangan telat makan, istirahat cukup. Oh… Retno, hidupmu begitu perhatian. Nggak salah aku kagum pada dirimu. Nggak salah Mas Catur meminangmu. LHO KOK NYAMBUNGNYA???!!!
5.Novi yang baik hati padaku. Thx tuk doanya. Coklat ya Nov!! Raker Tante!!
6.Mbak Nuke; wah… thx ya atas perhatian, cinta, dan sayangnya. Apalagi kalo bisa numpang mobil lagi. Halah!! Apaan sih Divin?!! Hehehehehe
7.Pak Teha yang perhatian banget. Duh serasa punya Eyang lagi.
8.Kang Hadian; Alhamdulillah perutku udah baik dan mataku nggak kuning. Makaci ya Kang buat semangatnya.
9.Mas Yon yang udah sempet telepon buat nanyain kabar sakitku. Suaraku enakkan Mas?? Lha emang kue?!! Divin… Divin…
10.Kak Achul yang jadi teman sharing antara penulis dan pemain. Yang terus nyuruh minum klorofil buat kesehatan. Belum sempat ya Kak…
11.My Brother; Dani and Bunbun; Mbak Endah yang selalu menyemangati aku. Hah Nibras buat aku ya?? Hahahahaha
12.Pak Sinang; lesung pipitku nanti nongol lagi di hadapan Bapak. Hehehehe.
13.Mas Andri, Eri, Titis, dan anak-anak Kapuk. Aa Ade di Bogor. Aa Andi di Bekasi. Bang Zae, Imam, Adin, Mas Har, Mas Ded, Thx bwt support!!
14.Lilis, Kiwit; teman kampus yang perhatian sampe uluh hati. Halah bahasanya!!
15.Ima; berbagi akan buat kita lebih tahu dari apa yang belum tahu.
16.Mbak Yesi di Solo. Achi TM di Serpong. Lulu di Bekasi.
17.Om Yudi, Kiki, Galih, Yayan, Fiyan, Mas Abe, Budi, Nana, Kak Nursalam, Taufik, April Retno, Ela, Mbak Lia, Mbak Inga, Jun, dan segenap sahabat eska yang nggak bisa aku sebutin satu-persatu. Sangking banyaknya!! Weleh weleh….
Salam sayang,
Divin Nahb
- 7b.
-
Re: THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEHâ¦.
Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Sun Nov 9, 2008 7:11 pm (PST)
Hooreeeee
ada namaku juga euy di ucapan daftar
terimaksihnya. Hihihi
serasa baca buku divin yang mau terbit, ada ucapan
segamrengnya juga. Hihihi
Wellcome to the school ya, sist ^_^
DANI
In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Divin Nahb <divin_nahb_com dn@...>
wrote:
>
> Alhamdulillahâ¦
> Akhirnya aku sembuh juga dari penyakit yang lumayan bikin aku
istirahat beberapa hari dari semua rutinitas.
>
> Sakit adalah cerminan intropeksi diri. Benar kayaknya kalau aku
ditegur Allah untuk sesuatu yang tidak kusadari bahkan aku tidak tahu.
Tapi manusia adalah tempat khilaf. Aku yakin dalam beberapa tahun ini,
mungkin ada kata-kata yang tidak aku sadari, perbuatan yang kukhilafi,
atau keputusan menerima sesuatu yang nyatanya aku keliru.
- 7c.
-
Re: [sekolah-kehidupan] THX BUAT DOA SAHABAT ESKA; DIVIN NEH�.
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Sun Nov 9, 2008 7:57 pm (PST)
Alhamdulillah... senang rasanya membaca celotehan Mbak Divin yang ceria di
kelas... welcome back, Mbak. ^o^
salam
Lia
2008/11/10 Divin Nahb <divin_nahb_dn@yahoo.com >
> Alhamdulillah�
> Akhirnya aku sembuh juga dari penyakit yang lumayan bikin aku istirahat
> beberapa hari dari semua rutinitas.
>
> Sakit adalah cerminan intropeksi diri. Benar kayaknya kalau aku ditegur
> Allah untuk sesuatu yang tidak kusadari bahkan aku tidak tahu. Tapi manusia
> adalah tempat khilaf. Aku yakin dalam beberapa tahun ini, mungkin ada
> kata-kata yang tidak aku sadari, perbuatan yang kukhilafi, atau keputusan
> menerima sesuatu yang nyatanya aku keliru.
>
> Buah dari semua yang salah pada diri adalah sakit. Aku benar-benar
> merenungi diri, bahwa apa yang kulakukan selama ini mungkin membuat orang
> kecewa. Maka, direbahkanlah diriku Selasa siang oleh Allah. Kepala dan
> badanku terasa berat sekali. Orang bilang keleyengan. Aduh� jalan
> terombang-ambing. Seakan dunia berputar. Kacau!!!
>
> Alhamdulillah� orang tua tersayangku mencurahkan semua cinta pada anak ndut
> yang lagi sakit ini. Rasanya mak-nyus�. Disayang ortu (inget lagi kecil
> bo!!). Kemudian, keesokannya aku menyapa beberapa teman via sms. Tentunya
> balas sapaannya selalu menanyakan kabar. Dan, tentu juga aku jawab kalau aku
> lagi drop.
>
> Subhanallah� ternyata reaksi mereka sungguh membuatku merasa disayang.
> Entah dari sahabat eska, teman kantor, teman kampus, atau teman sekolah.
> Ehem� aduh rasanya melayang disayang!!! Hayah!! Divin bangun!!
>
> Maka, ada beberapa teman yang selalu mensuportku bagaimanapun cara mereka,
> aku layangkan sebuah sms. Dan sms itu aku kirimkan setelah aku shalat shubuh
> dan berdoa pada Allah, karena aku merasa bahwa aku harus membuka lembaran
> putih dari sekelumit masalah yang menimpaku selama ini. Dan, saat itu
> kondisi badanku juga lagi GUBRAK!! Semangat membuka lembaran baru dengan
> kondisi badan kacau. ^_^
>
> So, sekarang aku ingin ucapkan terima kasih pada semua sahabatku yang dalam
> hati kalian dilimpahi cinta tulus. Baik yang mengirim via sms, telepon, atau
> posting di milist;
> 1.Liot; Kita sama-sama XENA! Ovi; You bener-bener paham I!! Mbak Pen; thx
> atas supportnya! Rudi LM; kita memang harus punya mimpi, Om!! Bunda Tiwi
> yang ngajarin aku banyak hidup dalam ketegaran. I love you, Bun!!
> 2.Sinta yang terus-terusan nyuruh aku TIDUR dan dia menghandle kepanitian
> raker. See� Sinta memang sekretaris yang baik hati. So aku juga milih Sinta,
> Kang Hadian!!
> 3.Nia Robie yang samanya sama Sinta, suka kasih berita ini itu. Oh� thx ya
> Hon!!
> 4.Retno, alias Bu Catur, cewek yang selalu nyuruh aku minum susu, jangan
> telat makan, istirahat cukup. Oh� Retno, hidupmu begitu perhatian. Nggak
> salah aku kagum pada dirimu. Nggak salah Mas Catur meminangmu. LHO KOK
> NYAMBUNGNYA???!!!
> 5.Novi yang baik hati padaku. Thx tuk doanya. Coklat ya Nov!! Raker Tante!!
> 6.Mbak Nuke; wah� thx ya atas perhatian, cinta, dan sayangnya. Apalagi kalo
> bisa numpang mobil lagi. Halah!! Apaan sih Divin?!! Hehehehehe
> 7.Pak Teha yang perhatian banget. Duh serasa punya Eyang lagi.
> 8.Kang Hadian; Alhamdulillah perutku udah baik dan mataku nggak kuning.
> Makaci ya Kang buat semangatnya.
> 9.Mas Yon yang udah sempet telepon buat nanyain kabar sakitku. Suaraku
> enakkan Mas?? Lha emang kue?!! Divin� Divin�
> 10.Kak Achul yang jadi teman sharing antara penulis dan pemain. Yang terus
> nyuruh minum klorofil buat kesehatan. Belum sempat ya Kak�
> 11.My Brother; Dani and Bunbun; Mbak Endah yang selalu menyemangati aku.
> Hah Nibras buat aku ya?? Hahahahaha
> 12.Pak Sinang; lesung pipitku nanti nongol lagi di hadapan Bapak. Hehehehe.
>
> 13.Mas Andri, Eri, Titis, dan anak-anak Kapuk. Aa Ade di Bogor. Aa Andi di
> Bekasi. Bang Zae, Imam, Adin, Mas Har, Mas Ded, Thx bwt support!!
> 14.Lilis, Kiwit; teman kampus yang perhatian sampe uluh hati. Halah
> bahasanya!!
> 15.Ima; berbagi akan buat kita lebih tahu dari apa yang belum tahu.
> 16.Mbak Yesi di Solo. Achi TM di Serpong. Lulu di Bekasi.
> 17.Om Yudi, Kiki, Galih, Yayan, Fiyan, Mas Abe, Budi, Nana, Kak Nursalam,
> Taufik, April Retno, Ela, Mbak Lia, Mbak Inga, Jun, dan segenap sahabat eska
> yang nggak bisa aku sebutin satu-persatu. Sangking banyaknya!! Weleh weleh�.
>
> Salam sayang,
>
> Divin Nahb
>
>
>
- 8.
-
BERBAGI KETEGARAN DENGANMU
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 6:16 pm (PST)
~Sebuah curahan hati yang tulus~
Oleh; Divin Nahb
Aku banyak belajar dari para sahabatku yang dalam masa hidupnya dipenuhi ketegaran. Apalagi di masa yang bisa dibilang muda. Walau tidak semuda Lintang di Laskar Pelangi.
Yang ada dalam benakku ketika sadar diri ini sudah dewasa adalah menjadi sandaran bagi orang tua dan adikku. Aku tidak ingin merasa lelah hanya untuk menghapus luka kehidupan pada keluargaku. Sebagaimana sering aku ungkapkan, aku ingin menjadi XENA. Gadis perkasa yang membela kaum lemah. Tapi, aku hanya mengibaratkan diri sebagai XENA untuk keluargaku.
Aku mengakui bahwa terkadang aku menjadi cengeng dalam sebuah permasalahan. Tapi belakangan ini, ketika aku menemukan seorang sahabat cewek yang usianya di bawah tiga tahun dariku, lalu aku kembali bercermin. Bahwa kami memang senasib dalam hidup ini. Walau aku masih terbilang beruntung, karena ayah masih di sisiku.
Sungguh aku kagum padanya. Seluasnya aku kagum pada wanita yang menjadi penopang hidup di dalam keluarganya. Karena hidup harus dilalui dengan sebuah ketegaran yang tidak jarang rasanya pahit dan berbuah air mata. Banyaklah aku belajar dari mereka atau mereka yang memang memiliki konsep kehidupan yang terbilang matang.
Liot kembali membuka siapa diriku sebenarnya dan harus bagaimana hidupku selanjutnya. Sosok muda yang bagiku adalah guru, karena dia bukan gadis manja yang merengek pada orang tua. Dia gadis yang berpikiran dan bertindak dewasa untuk keluarganya. Aku jumpai konsep tegar lebih dalam dari dirinya. Ketegaran yang harus aku lalui untuk menjadi penopang hidup untuk keluargaku.
Sungguh, aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Semua kulakukan ikhlas demi kebahagian keluarga. Demi cintaku pada ayah ibu. Demi ibadahku pada Allah, Tuhan yang memberikanku samudera kenikmatan. Subhanallah…
Ketegaran kini memang harus selalu menyelimutiku untuk berjuang dalam hidup. Maka, kehadiran sahabat yang sangat memahami kehidupan dengan berpikiran jernih di tiap masalah sangat aku butuhkan. Terima kasih sahabatku…
"Love You; Liot dan segenap wanita yang memiliki konsep matang dalam kehidupan."
Penuh perjuangan dan cinta,
Divin Nahb
- 9.
-
(RAMPAI) PESAN UNTUK KEKASIHKU SAAT DIRUNDUNG KEMATIAN SEORANG SAHAB
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 6:22 pm (PST)
: untuk sang reformis sejati!
~ Divin Nahb ~
Bila kau buka kembali halaman sejarah saat kau aksi
Kan kau temui berjuta semangat tergenggam pada tangantangan mengepal
yang diluncurkan ke atas menandakan sebuah perjuangan dalam perang
Bila kau telaah lagi ruasruas kisah saat kau aksi
Kan kau jumpai barisanbarisan kokoh bersumpah setia sampai mati
agar ketika orasi dengan toatoa, kau pun akan lantang mencerca
Pada akbarakbar yang menelan dan menikam keakbaran untuknya sendiri
Pada otakotak cemerlang berjeniuskan nan picik berjanji manis
Pada tangantangan besi yang menderitakan kaum papah di setiap sisi negeri
Inilah perjuangan yang bermakna luas
Untuk kau jadikan sejarah buku harianmu yang tebal bertahuntahun
Untuk kau pijakkan tapakmu pada tanah yang berdarahdarah
Untuk kau rapatkan menjadi selimut pada tiap malam tidurmu
Untuk kau kenang perjuanganmu dengan seorang sahabat yang mendahuluimu, sayang
Kini memori itu datang kembali ketika ku buka kisah yang ingin kau hindari
Dobrak pada saraf otakmu yang kau tutup merapat
Kau merundung! Salahkan diri atas kematian seorang sahabat
Sayang, ini memang sulit jika kau tanyakan kalau aku yang berada pada lingkaran itu
Setengah jiwamu pupus ke dalam pemakaman
Tapi, ingatlah bahwa kau bukan Tuhan yang telah mengirim takdir melesir
saat bentrok aksi di Semanggi
Kau hanyalah hamba yang tak ditunjuk Tuhan tuk menemaninya saat itu juga
Dan sahabatmu adalah seseorang yang berhasil mengambil hati Tuhan
hingga tangannya tergapai menuju tempat abadi
Hanya kenanglah dia, sayang
Sebagai suatu kekuatan untuk buat kau hidup dan bertahan di negeri yang menderita ini
06 Desember 2006
- 10.
-
[Info] Pelatihan Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat!
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Sun Nov 9, 2008 6:22 pm (PST)
PELATIHAN CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT!
Setelah sukses mengadakan pelatihan Motivasi dan Penulisan
E.D.AN di Jakarta pada bulan Ramadhan lalu dan
banyaknya rekan-rekan yang mengharapkan diadakannya pelatihan sejenis, maka
kami dari Komunitas Penulis Lepas InsyaAlloh akan mengadakan CARA DAHSYAT MENJADI PENULIS HEBAT yang akan dilaksanakan di Bandung
pada :
Waktu : 29 November 2008
Waktu: 13.00 – 17.00 WIB
Tempat: GSS Salman ITB, Jalan Ganeca 7 Bandung
Investasi: Rp 200.000,-
Early Bird/Pendaftar lebih dini: Rp 100.000,- sampai dengan tanggal 22
November 2008
BONUS: Setiap peserta dapat voucher senilai Rp 150.000,- dari
Sekolah-Menulis Online
Bagi rekan2 y.ang berada di Bandung dan sekitarnya jangan sampai ketinggalan
ya. Silahkan forward info ini bagi kawan2 anda yang membutuhkan. Smg
bermanfaat.
Salam Sukses!!
www.penulislepas.com
www.geraibuku.com
------------------
TAHUKAH ANDA?
Penghalang terbesar SuKSES seseorang adalah kegagalan mereka dalam
memunculkan Rasa Percaya Diri. Penyebab kegagalan seseorang adalah KETAKUTAN
ketika akan MEMUTUSKAN perubahan dalam hidup.
TAHUKAH ANDA?
Banyak penulis yang belum juga sukses karena belum percaya diri. Merasa
belum layak, merasa tulisannya jelek, tidak berani mengirim naskah ke media dan
lain-lain??
PADAHAL, percaya diri merupakan
salah satu kunci sukses bagi siapa saja yang hendak berhasil. Percaya diri
merupakan salah satu kunci sukses bagi Anda yang ingin menjadi PENULIS HEBAT.
Karena itu, bekali diri dengan Workshop Luar Biasa yang akan melejitkan rasa
percaya diri Anda sebagai penulis. Juga, Anda akanbelajar banyak tentang cara
menjadi penulis yang produktif.
Bersama:
Jonru (Founder PenulisLepas.com &
BelajarMenulis.com, Mentor Sekolah-Menulis Online ; Penulis buku Menerbitkan Buku itu Gampang!).
Untuk mendaftar, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Transfer investasi pendaftaran ke
rekening: Bank BCA Kancab Kramat Jati, Jakarta Timur a/n Hendra Yulianti No rek
1651745344 Atau
Bank Mandiri KCP Jkt Gedung Jamsostek Jakarta No. Rek: 070-00-0514345-3 atas
nama: Jonriah Ukur
Bank
Syariah Mandiri Cabang Bandung No. Rek. 0077053818 a.n. Wildan Nugraha.
2. Setelah itu, lakukan konfirmasi via SMS ke nomor: 0852 170 14194 atau
bisa juga ke 0817613420 ; 022 92464249 (Wildan untuk peserta dari Bandung)
3. Jangan buang bukti transfer Anda. karena pada hari H, bukti transfer
akan digunakan sebagai tiket masuk.
Untuk memudahkan komunikasi, konfirmasi SMS harus ditulis dalam format:
Nama anda, tanggal
transfer, jumlah dan nama pengirim yang tercantum pada slip transfer
(NB: Nama pengirim
tergantung dari nama pemilik rekening yang digunakan untuk transfer. Jadi nama
pengirim ini tidak harus sama dengan nama Anda)
TESTIMONIALS
PELATIHAN :
Suatu kondisi yang
sudah lama (bahkan belum pernah) saya rasakan ketika menulis. Tips-tips
sederhana dan mendasar dalam pelatihan itu, tapi hasilnya benar-benar luar
biasa saya rasakan!
Ketika saya benar-benar terbebas dari beban apa pun untuk menumpahkan ide-ide
di kepala saya ke dalam bentuk tulisan. Menulis lepas dan bebas! Bebas dari
semua aturan-aturan bahasa,kaidah- kaidah penulisan,teori- teori menulis yang
semua itu disebut mas Jonru hanya berupa konvensi-konvensi. Itulah yang
kemudian mampu mengeluarkan diri saya dari "penjara" yang saya ciptakan
sendiri!
Thanks God! Thanks
Jonru!
[Mayang – Alumni
peserta pelatihan 1 di Jakarta]
"Benar-benar
EDAN, luar biasa! Hari ini saya benar-benar mendapatkan inspirasi mengikuti
pelatihan ini."
Herman Susilo [Alumni Peserta Pelatihan,
karyawan NGO di Jakarta]
PS : Bila pendaftar melebihi target yang kami
tentukan, tempat pelatihan akan kami pindahkan dengan pemberitahuan terlebih
dahulu. Info lebih lanjut hubungi geraibuku@gmail.com
Kerjasama :
www.penulislepas.com
www.geraibuku.com
http://smo.belajarmenulis.com
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 11.
-
(ARTIKEL) Pahlawan Tanpa Tanda Jasa oleh Woro Kusumastuti
Posted by: "woro kusumastuti" endut_wrah2@yahoo.com endut_wrah2
Sun Nov 9, 2008 6:30 pm (PST)
PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
Oleh Woro Kusumastuti
Banyak orang berkata bahwa pahlawan tanpa tanda jasa itu adalah
guru. Itu benar adanya. Banyak orang memperingati hari pahlawan dengan upacara
bendera dan tabur bungan di makam para pahlawan. Itu juga benar adanya.
Aku tidak pernah
mengingkari itu semua, aku akan selalu berterima kasih kepada mereka yang telah
menjadi pahlawan bagi negeri ini, semoga amal ibadah mereka diterima di
sisi-Nya.
Tapi�
Hatiku sering
merintih dan bertanya,�Siapakah pahlawan yang sebenarnya?�
�Apa arti
pahlawan bagiku?�
Hari ini, tanggal 10 November 2008.
Aku duduk
bersimpuh berurai air mata. Aku tersadar, bahwa selama ini aku lalai, aku
alpha, aku lupa, aku bodoh, bodoh sekali. Selama ini apa yang telah aku
perbuat?
Terbayang wajah
yang sudah dihiasi dengan guratan-guratan didahinya, helai-helai rambut putih
yang bermunculan. Dia sering menitikkan air mata untukku, di sela doa�
Aku terkulai lemas. Sudah berapa tetesan air mata itu jatuh? Air
mata itu, bahagiakah dia atau sedihkah dia?
Selama ini, aku merasa
belum bisa sepenuhnya membuat dia bahagia. Mulutku telah banyak membuat dia
terluka.
Hatiku
memberontak, meronta-ronta ingin lantang berkata.
Hari ini, tanggal 10 November 2008. Tersadar
olehku.
Pahlawan bagiku
adalah yang berjuang meregang nyawa saat aku hendak melihat dunia, yang
membelai kepalaku saat aku resah dalam tidurku, yang mengusap bahu dan
punggungku saat aku dalam suka, yang menyediakan bahu dan dadanya saat aku
berduka, yang berdoa tanpa henti di sepanjang hidupnya hanya untukku, yang
bersedih saat aku sedih, yang bersuka saat aku suka.
Pahlawan bagiku adalah yang tanpa lelah mengajariku tentang
kehidupan, yang menghukumku saat aku salah, yang memujiku saat aku benar, yang
mengajariku bagaimana menjadi perempuan shalihah.
Ya Allah Ya Robbi.
Belum banyak
yang aku perbuat untuk membahagiakannya. Terbayang lagi wajahnya yang selalu
tersenyum menyambutku.
Sempatkah aku
membahagiakannya? Ya Allah Ya Robbi. Sempatkah aku membahagiakannya�.. Aku
tidak tahu sampai kapan aku bisa bersamanya.
Mungkin dia atau
aku yang lebih dulu Kau panggil�
Beri aku waktu
�.dan ingatkan aku selalu�untuk membalas segala jasanya, walau aku sadar, aku
tidak akan mampu untuk membalasnya.
Hari ini, tanggal 10 November 2008.
Kulihat sosok tubuh
yang sedang duduk tertunduk di hamparan sajadah merah. Aku bangun dari simpuhku
dan berjalan mendekatinya. Makin aku dekat, terdengar lirih doa yang diucapkan.
Aku dekati dia dan aku peluk dari belakang...erat�.
Aku menangis di
punggungnya, menangis tanpa henti.
Dia berpaling
kepadaku dan tersenyum.
Lalu�dia
memelukku dan memandangku mesra.
Aku cium mesra
pipinya.
Aku usap air
matanya.
Aku peluk erat
tubuhnya.
Hari ini ibuku bahagia....
Selamat Ulang
Tahun Ibu.
Aku cinta padamu�.selalu�.
Jakarta, 10 November 2008.
Aku persembahkan untuk Ibuku tercinta.
Pahlawan yang sebenarnya bagiku. Pahlawan
tanpa tanda jasa.
- 12a.
-
Re: [kelana] Perjalanan Ibu
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Sun Nov 9, 2008 6:36 pm (PST)
Mbak retno, ibuku itu gaptek, jadi waktu adikku minta ia membawa kamera
digital, ia ngga mau karena emang ngga bisa menggunakannya. Akhirnya ibuku
pengen bawa kamera jadul yang masih pake film itu loh. Jadilah aku
membelikan beberapa buah rol film untuknya. Tapi waktu ibuku balik dari
Eropa, ia bilang rol film yang kubelikan itu ngga cukup (hal ini sudah
kuduga :p) dan waktu aku liat foto-foto jepretannya, ternyata ibuku banyak
mengambil gambar rumah2, gereja, patung, dan ibuku lupa memandang ke langit
rupanya ^_^
yah maklumlah, ibuku bukan seniman, jadi sudut pandangnya beda...
Mbak Retno, aku jadi pengen liat langit di Belanda...punya foto-fotonya ga?
forward dunks ^_^
Salam
Lia
2008/11/9 Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com >
> waaah, senangnyaaa...
> dulu aku pernah baca review ttg belanda. jadi, ada orang2 yg bikin
> film dokumenter ttg langit belanda (mbak lia pasti suka deh). karena
> konon, langit blanda itu bersih, bebas polusi.
> jadi film dokumenter ttg perubahan warna langit ini cantiiiik sekali.
> kira2 ibu mbak lia sempetr moto langit belanda nggak ya? (ngarep).
> mau doong, liat :)
>
> -retno-
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> "Lia Octavia"
>
> <liaoctavia@...> wrote:
> >
> > Semalam, saat melihat buku-buku pelajaran bahasa Perancis saya, saya
> > tiba-tiba teringat pada kisah perjalanan Ibu yang menyenangkan
> selama dua
> > minggu mengelilingi Eropa pada Idul Fitri tahun lalu. Perjalanan ke luar
> > negeri pertama kalinya bagi Ibu dan sempat membuat Ibu agak khawatir
> > sebelumnya. Saat itu Ibu dijadwalkan mengunjungi Belanda, Perancis,
> Venesia,
> > Italia, Swiss dan Belgia. Ibu mengkhawatirkan udara dingin di sana
> apalagi
> > saat itu sudah masuk musim gugur dan Ibu juga pergi ke Pegunungan Alpen.
> >
> > Masih segar dalam ingatan saya ketika beberapa malam sebelum perjalanan
> > beliau, saya memperlihatkan gambar-gambar cantik dari buku pelajaran
> bahasa
> > Perancis saya pada Ibu. Saya sibuk menerangkan kota-kota tersebut
> pada Ibu
> > beserta kebiasaan orang-orangnya. Ibu kelihatan gugup sekali karena
> Ibu sama
> > sekali tidak bisa bahasa Inggris apalagi bahasa Perancis. Ibu saya yang
> > sederhana. Ibu saya sama sekali tidak mengira, mendapat kesempatan tur
> > keliling Eropa dan mengunjungi Lourdes, kota ziarah umat Katolik yang
> > terkenal. Mimpi Ibu yang tergurat sejak Ibu masih belia.
> >
> > Saya masih ingat mata Ibu yang berkaca ketika adik saya menyerahkan
> tiket
> > beserta paket tur itu ke tangannya.
> >
> > "Lia, mommy ga nyangka Mommy bisa pergi ke Lourdes. Ke Gereja Santo
> Petrus
> > di Roma. Ah, seandainya saja kamu bisa ikut sama Mommy..." ujar Ibu
> sambil
> > terbata. Saya tersenyum memandangnya.
> >
> > "Mommy tahu aku ga bisa ikut ke Lourdes sama Mommy. Nanti di sana
> aku juga
> > ga bisa nemenin Mommy ke gereja. Ya udah, Mommy ikut aja sama
> rombongan tur.
> > Kan ada Romo Petrus dan ada temen-temen gereja Mommy. Aku kan juga kenal
> > mereka semua. Mommy ga bakal kesepian di sana. Kalau Mommy mau
> belanja dan
> > ngga ngerti bahasanya, kasih lihat aja uangnya, minta penjualnya
> yang ambil
> > sendiri. Biasanya mereka baik kok sama turis. Yang penting Mommy jangan
> > jalan keluyuran kemana-mana sendirian. Ikut petunjuk dari ketua
> rombongan,"
> > ujarku menenangkan.
> >
> > "Yah, Mommy ngga ada di Jakarta waktu kamu ulang tahun dan saat lebaran.
> > Nanti Mommy bawakan oleh-oleh deh. Lia mau oleh-oleh apa?" tanya Ibu.
> >
> > Tanpa pikir panjang saya menjawab, "Buku." Ibu memandang saya dengan
> heran.
> > Putrinya yang satu ini memang lain daripada yang lain. Sementara
> adik saya
> > minta dibelikan kaos bola dari Italia, coklat dari Belanda, jaket
> dan blazer
> > dari Perancis, jam tangan dari Swiss, saya hanya minta buku.
> >
> > "Buku? Buku apa? Mommy ngga ngerti," jawab Ibu.
> >
> > "Buku apa aja deh, Mom. Biasanya di Paris itu banyak yang jualan bandee
> > desinee (komik) atau buku-buku cerita di sepanjang jalan. Buku-bukunya
> > bagus-bagus. Mommy liat aja gambarnya. Aku mah mau dibeliin buku apa
> aja.
> > Bahasa Inggris atau Perancis aku juga suka," ujar saya cepat.
> >
> > Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Ibu pergi ke Eropa
> selama dua
> > minggu dan saya melewatkan ulang tahun saya dan libur lebaran
> sendirian di
> > rumah dengan adik saya.
> >
> > Sepulang dari Eropa, Ibu bergegas memanggil saya sambil membawa beberapa
> > kantong kertas.
> >
> > "Lia, ini Mommy bawakan beberapa buku dari Paris. Tahu ngga, Mommy kan
> > bilang sama Romo Petrus, Mommy mau beli buku buat kamu. Terus dia yang
> > ngasih tahu buku ini bagus katanya tapi bahasa Inggris. Mommy lihat
> > sampulnya. Menurut perasaan Mommy, kamu pasti suka deh sama yang
> ini. Jadi
> > Mommy beli. Lalu pas Mommy bilang Mommy juga pengen beli buku bahasa
> > Perancis, Romo Petrus bingung. Katanya buat apa beli buku bahasa
> Perancis.
> > Terus Mommy bilang bahwa anak Mommy pintar berbahasa Perancis. jadi
> Mommy
> > juga beli buku-buku ini juga. Entah deh, bagus atau ngga bukunya.
> Menurut
> > perasaan Mommy sih bagus, "kata Ibu dengan wajah berbinar-binar.
> >
> > Saya benar-benar terharu. Kelihatan sekali Ibu bangga pada saya.
> Dengan mata
> > berkristal, saya memandang buku-buku yang dibelikan Ibu. Sebuah buku
> John
> > Grisham yang terbaru versi bahasa Inggris, sebuah roman berbahasa
> Perancis,
> > sebuah chicklit berbahasa Perancis, dan sebuah buku perjalanan berbahasa
> > Perancis. Buku-buku yang bagus!
> > Ternyata feeling Ibu saya tidak meleset. Walau ia tidak tahu isi
> buku-buku
> > itu, tetapi saya benar-benar menyukai semuanya.
> >
> > Sambil menikmati cokelat Belanda oleh-oleh dari Ibu, saya asyik
> mendengarkan
> > Ibu berceloteh tentang perjalanannya ke Eropa dan betapa ia ingin
> saya rajin
> > menabung dan sering-sering berlibur ke luar negeri, mengunjungi
> > tempat-tempat eksotik ciptaan Allah di seluruh muka bumi dan mewujudkan
> > mimpi-mimpi.
> >
> > Dalam hati saya mengamini semua doanya. Waktu yang terbentang di
> hadapan
> > saya, inilah saat saya bekerja keras mewujudkan semua mimpi-mimpi saya,
> > sambil menatap wajah Ibu tercinta yang berbinar setelah mimpinya menjadi
> > kenyataan.
> >
> >
> > Jakarta, 7 November 2008 at 3.30 p.m.
> > To my dearest Mom with lots of love ^o^
> >
> > http://mutiaracinta.multiply. com
> >
>
>
>
- 13a.
-
Undangan Buat Teman-teman SK
Posted by: "Jonru" jonrusaja@gmail.com j0nru
Sun Nov 9, 2008 7:03 pm (PST)
Assallamualaikum,
Teman-teman sekalian,
Insya Allah tanggal 14 dan 15 November nanti ada launching buku saya,
dan jumpa fans dengan Mas Epri.
Datang ya...
Info selengkapnya di bawah ini.
--
Thanks dan wassalam
Jonru
Penulis Buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" (MBIG)
http://www.MenerbitkanBukuItuGampan g.com/
Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis. com
http://www.penulislepas.com/ v2
http://www.belajarmenulis.com/
Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
YM: jonrusaja
Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
=====>>> http://www.SekolahMenulisOnline. com
Personal blog:
http://www.jonru.net
http://jonru.multiply. com
===================== ========= ======
Assallamualaikum,
Sungguh suatu kebahagiaan bila Rekan bersedia hadir pada acara berikut ini:
1. Gathering Penulis Tiga Serangkai
Tema:
"Saatnya Menerbitkan Buku!"
Pembicara :
1. Siswanto (Tiga Serangkai)
2. Jonru (Penulislepas.com)
3. Epri Abdurrahman (Penulis)
Waktu/Tempat:
Jumat, 14 Nov 2008 jam 19.00-20.00 WIB
Panggung utama Indonesia Book Fair, JHCC Senayan, Jakarta
Simak kiat dan panduan penerbitan buku bersama ketiga pembicara. Tak
lupa, simak pula bagaimana cara mengirim naskah ke penerbit Tiga
Serangkai.
2. Launching buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" (MBIG)
Pembicara:
1. Jonru (Penulis Buku MBIG)
2. Eko Ramaditya Adikara (Penulis Buku Best Seller Blind Power)
Waktu/Tempat:
Sabtu, 15 Nov 2008 jam 19.00-20.00 WIB
Panggung utama Indonesia Book Fair, JHCC Senayan, Jakarta
Ada acara book signing dan door prize menarik buat Anda.
Jangan sampai terlewat, ya....
Thanks dan wassalam
Jonru
Penulis Buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!"
http://www.naskahoke.com/mbig
Telp: 0852-1701-4194 / 021-98
- 13b.
-
Re: Undangan Buat Teman-teman SK
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Sun Nov 9, 2008 9:16 pm (PST)
Waalaikumsalam wrwb
Wah, acaranya seru nih... Ayo teman-teman! Kalau ada waktu senggang & mau
melewatkan Friday's night di JCC, silakan datang ya! Selain bersilaturahim,
insya Allah banyak ilmu yang akan didapatkan.
Sukses ya acaranya buat Mas Epri & Mas Jonru.
Salam
Lia
2008/11/10 Jonru <jonrusaja@gmail.com >
> Assallamualaikum,
>
> Teman-teman sekalian,
> Insya Allah tanggal 14 dan 15 November nanti ada launching buku saya,
> dan jumpa fans dengan Mas Epri.
>
> Datang ya...
>
> Info selengkapnya di bawah ini.
>
> --
> Thanks dan wassalam
>
> Jonru
> Penulis Buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" (MBIG)
> http://www.MenerbitkanBukuItuGampan g.com/
>
> Founder PenulisLepas.com & BelajarMenulis. com
> http://www.penulislepas.com/ v2
> http://www.belajarmenulis.com/
>
> Telp: 0852-1701-4194 / 021-9829-3326
> YM: jonrusaja
>
> Belajar Menulis Jarak Jauh, Kapan Saja di Mana Saja, Berlaku Internasional
> =====>>> http://www.SekolahMenulisOnline. com
>
> Personal blog:
> http://www.jonru.net
> http://jonru.multiply. com
>
> ===================== ========= ======
>
> Assallamualaikum,
>
> Sungguh suatu kebahagiaan bila Rekan bersedia hadir pada acara berikut ini:
>
> 1. Gathering Penulis Tiga Serangkai
>
> Tema:
> "Saatnya Menerbitkan Buku!"
>
> Pembicara :
> 1. Siswanto (Tiga Serangkai)
> 2. Jonru (Penulislepas.com)
> 3. Epri Abdurrahman (Penulis)
>
> Waktu/Tempat:
> Jumat, 14 Nov 2008 jam 19.00-20.00 WIB
> Panggung utama Indonesia Book Fair, JHCC Senayan, Jakarta
>
> Simak kiat dan panduan penerbitan buku bersama ketiga pembicara. Tak
> lupa, simak pula bagaimana cara mengirim naskah ke penerbit Tiga
> Serangkai.
>
> 2. Launching buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" (MBIG)
>
> Pembicara:
> 1. Jonru (Penulis Buku MBIG)
> 2. Eko Ramaditya Adikara (Penulis Buku Best Seller Blind Power)
>
> Waktu/Tempat:
> Sabtu, 15 Nov 2008 jam 19.00-20.00 WIB
> Panggung utama Indonesia Book Fair, JHCC Senayan, Jakarta
>
> Ada acara book signing dan door prize menarik buat Anda.
>
> Jangan sampai terlewat, ya....
>
> Thanks dan wassalam
>
> Jonru
> Penulis Buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!"
> http://www.naskahoke.com/mbig
>
> Telp: 0852-1701-4194 / 021-98
>
>
- 14.
-
(Ruang Baca) Tradisi mengerikan
Posted by: "satya aditya" ukasah_aditya@yahoo.com ukasah_aditya
Sun Nov 9, 2008 7:11 pm (PST)
Sebagian besar tradisi ini sekarang merupakan bagian dari sejarah dan dianggap paling kejam atau jahat. Namun beberapa diantaranya dihentikan baru-baru ini. Ini adalah daftar 10 tradisi yang aneh yang sekarang kebanyakan sudah hilang dari peradaban manusia.
1.Foot Binding
Foot Binding atau pengikatan kaki adalah tradisi menghentikan pertumbuhan kaki perempuan zaman dahulu yang terjadi di China. Tradisi ini telah menghadirkan penderitaan besar bagi para perempuan China pada masa itu. Pengikatan kaki biasanya dimulai sejak anak berumur antara empat sampai tujuh tahun. Masyarakat miskin biasanya terlambat memulai pengikatan kaki karena mereka membutuhkan bantuan anak perempuan mereka dalam mengurus sawah dan perkebunan.
Pengikatan kaki dimulai pada masa akhir dinasti Tang (618-907) dan mulai menyebar pada golongan kelas atas sampai pada zaman dinasti Song (960-1297), pada zaman dinasti Ming (1368-1644) dan dinasti Qing (1644-1911), budaya mengikat kaki menyebar luas dalam mayoritas masyarakat China sampai akhirnya dilarang pada Revolusi Sun Yat Sen tahun 1911. Kelompok yang menghindari adat ini hanyalah bangsa Manchu dan kelompok migran Hakka yang merupakan kelompok paling miskin dalam kasta sosial China. Kebiasaan mengikat kaki ini berlangsung selama sekitar seribu tahun dan telah menyebabkan sekitar satu milyar wanita China mengalami pengikatan kaki.
Pengikatan kaki dilakukan dengan cara membalut kaki dengan ketat menggunakan kain sepanjang sepuluh kaki dengan lebar dua inchi, melipat empat jari kaki ke bagian bawah kaki dan menarik ibu jari kaki medekati tumit. Hal ini membuat kaki menjadi lebih pendek. Pembalut kaki semakin diketatkan dari hari ke hari dan kaki dipaksa memakai sepatu yang semakin kecil. Kaki harus dicuci dan dipotong kukunya karena kalau tidak akan membuat kuku-kuku kaki di kaki yang diikat menusuk ke dalam dan menimbulkan infeksi. Jika balutan terlalu ketat maka dapat timbul buku-buku di kaki yang harus dipotong dengan pisau. Kemudian kaki juga harus dipijat dan dikompres dingin dan panas untuk sedikit mengurangi rasa sakit. Pengikatan kaki membuat siklus darah tidak lancar sehingga dapat membuat daging kaki menjadi busuk dan kaki dapat mengeluarkan nanah. Semakin kecil kaki seorang gadis maka akan semakin cantik ia dipandang. Panjang kaki seorang gadis hanya berkisar 10-15
sentimeter saja.
2.Self Mummification
Sokushinbutsu adalah rahib Buddha atau imam yang didakwa menyebabkan kematian dengan cara menjadikan mereka jadi mumi. Praktek ini dilaporkan terjadi hampir secara eksklusif di utara Jepang sekitar Prefektur Yamagata. Terdapat Antara 16 sampai 24 mummi yang telah ditemukan.
Tiga tahun para imam hanya makan diet khusus yang terdiri dari kacang-kacangan dan biji-bijian, Mereka kemudian hanya makan kulit dan akar dalam waktu tiga tahun dan mulai minum teh racun yang dibuat dari getah pohon yang Urushi,yang biasanya digunakan untuk laka mangkuk. Ini menyebabkan muntah dan cepat hilangnya cairan tubuh, dan yang terpenting, mematikan anggota tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh yang bisa menimbulkan kematian. Akhirnya,pada mummifying biarawan akan mengunci dirinya dalam kubur batu yang ukurannya hampir tidak lebih besar dari tubuhnya, di mana dia tidak akan bergerak dari posisinya. Penghubung ke dunia luar adalah tabung udara. Setiap hari ia mengingatkan pada agar orang-orang di luar bahwa ia masih hidup.
3. Eunuchs
Eunuchs disebut juga kasim,seorang laki-laki yang kehilangan kesuburannya karena kemaluannya telah dibuang dengan sengaja atau karena sebab-sebab lain.Catatan- catatan paling awal tentang pengebirian dengan sengaja untuk menghasilkan orang kasim berasal dari kota Lagash di Sumeria pada abad ke-21 SM. Sejak itu, selama beribu-ribu tahun orang kasim bekerja di berbagai kebudayaan seperti pelayan istana atau pelayan rumah tangga, penyanyi laki-laki dengan suara tinggi, petugas-petugas keagamaan khusus, pejabat pemerintah, komandan militer, dan pengawal kaum perempuan ataupun pelayan di harem.
Orang kasim pertama disebutkan di Kekaisaran Asyur (l.k. 850 hingga 622 SM). Mereka pun biasa tampil di istana kaisar-kaisar Akhemenid dari Persia atau firaun dari Mesir (hingga dinasti Lagid yang dikenal sebagai Ptolemeus, yang berakhir dengan Cleopatra).Di Tiongkok kuno, pengebirian adalah salah satu bentuk hukuman tradisional (hingga Dinasti Sui) dan sarana untuk mendapatkan pekerjaan di kalangan istana Kaisar. Pada akhir Dinasti Ming ada 70.000 orang kasim di Istana kaisar. Jabatan seperti itu demikian berharga-orang-orang kasim tertentu berhasil mendapatkan kekuasaan yang demikian besar sehingga melampaui kekuasaan perdana menteris-sehingga pengebirian diri sendiri harus dilarang. Jumlah orang kasim yang menjadi pegawai Istana Kaisar akhirnya menurun hingga 470 orang pada 1912, ketika mereka tidak lagi dipekerjakan. Orang-orang kasim diberikan jabatan-jabatan pegawai negeri yang demikian tinggi dengan alasan bahwa karena mereka tidak dapat mempunyai
anak, mereka tidak akan tergoda untuk merebut kekuasaan dan memulai sebuah dinasti. Pada saat yang sama, sebuah sistem serupa juga ada di Vietnam
4.Sati
Tradisi sati atau bakar diri hidupp-hidup, dianggap sebagai lambang kesalehan,sekaligus menunjukkan kepemilikan laki-laki atas perempuan,biasanya dilakukan oleh perempuan yang berkasta tinggi dan dipercaya hanya perempuan pilihan yang dapat melakukannya. Tradisi sati dipandang sebagai alternatif yang lebih baik ketika seorang istri ditinggal mati oleh suami, daripada mereka mengalami penyiksaan dari saudara-saudara ipar, yang akan menyalahkan perempuan sebagai penyebab mati suami.
Sati menjadi tradisi tidak hanya berlaku bagi istri,tetapi juga bagi istri simpanan,saudara ipar dan bahkan ibu,untuk mengorbankan dirinya diapi pembakaran jenasah laki-laki yang memiliki mereka.pelaku sati diagungkan sebagai pahlawan,sesuai dengan ajaran hindu
5.Dueling
Tradisi duel dipraktikkan pada abad 15-20 oleh masyarakat Barat, yang merupakan tanding antara dua orang, kematian dicocokkan dengan senjata, sesuai dengan aturan eksplisit atau implisit yang telah disepakati, sebagai lambang kehormatan, biasanya diiringi oleh perwakilan yang dipercaya.
Dueling biasanya terjadi karena keinginan satu pihak (yang penantang)karena dianggap telah melakukan penghinaan terhadap kehormatannya. Tujuan dari dueling tidak laain adalah untuk kepuasan semata, untuk memulihkan status kehormatan mereka bersedia mempertaruhkan nyawa.dueling biasanya dilakukan bisa dengan pedang ataupun pistol
6.Seppuku
seppuku disebut juga Harakiri,Salah satu tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Jepang, yang berasal dari kata hara yang berarti perut dan kiru yang berarti memotong. Harakiri juga dikenal dengan istilah seppuku. Kebiasaan harakiri ini dilakukan oleh prajurit berkelas dari kalangan samurai sebagai bukti kesetiaan. Bunuh diri yang dilakukan para Samurai ini sangat menyiksa, karena si pelaku harus menunggu kematian karena kehabisan darah setelah merobek dan mengeluarkan isi perutnya.
Ada ritual khusus yang harus dilakukan oleh Samurai jika ingin melakukan harakiri. Ia harus mandi, menggunakan jubah putih, dan makan makanan favorit. Pelaku harakiri ditemani seorang pelayan (kaishakunin) , yang ia pilih sendiri. Kaishakunin ini bertugas membuka kimononya dan mengambilkan pisau yang akan digunakan. Jika pelaku harakiri menjerit atau menangis kesakitan saat ia menusuk dan mengeluarkan isi perutnya, hal tersebut dianggap sangat memalukan bagi seorang Samurai. Karena itu Kaishaku bertugas mengurangi penderitaan itu, mempercepat kematian dengan memenggal kepala si pelaku
7. Human Sacrifice
Human Sacrifice adalah pengorbanan manusia,tindakan membunuh manusia untuk tujuan menawarkan persembahan kepada dewa atau lainnya. Dilakukan oleh banyak kebudayaan kuno. persembahan ini bervariasi,beberapa seperti Mayans dan Aztecs yang terkenal jahat mereka untuk upacara persembahan, sedangkan yang lainnya sudah tampak sebagai praktek primitif. Korban persembahan dibunuh dengan cara yang berbeda-beda, ada yang dibakar,dipenggal, atau dikubur hidup-hidup. dapat berupa anak kecil,atau gadis-gadis perawan.
ini adalah sejarah umum yang pernah ada didunia, Kebanyakan agama mengutuk praktek-ini dan undang-undang menganggapnya sebagai tindak pidana. Namun sampai hari ini,kadang masih ada yang melakukan tradisi tersebut terutama didaerah-daerah terpencil dimana kepercayaan tradisional masih berlanjut
8. Concubinage
Concubinage disebut juga pergundikan. foto di bawah menunjukkan sekelompok selir berdiri di belakang pelindung mereka(biasanya kasim
9.Geisha
Geisha berasal dari kata "Gei" yang berarti seni atau pertunjukan dalam bahasa Jepang dan "Sha" berarti orang, jadi Geisha (person of the arts) merupakan seorang seniman tradisional penghibur di Jepang. Di Kyoto sendiri, kata "Geiko" digunakan untuk gambaran para seniman seperti itu. Kehadiran geisha di abad 18 dan 19 merupakan hal yang umum dan hingga kini merekapun masih tetap ada walaupun jumlah mereka sdh semakin berkurang.
Geisha dilatih secara tradisional sejak masa kecil mereka. Rumah geisha sering membeli gadis-gadis kecil dari keluarga yang miskin dan mengambil tanggung jawab untuk membesarkan dan melatih mereka. Selama masa kanak-kanak, geisha yang dilatih pertama-tama bekerja sebagai pembantu, kemudian sebagai asisten senior rumah geisha, selain sebagai latihan ini juga dipakai untuk membantu kontribusi biaya pemeliharaan dan pendidikan mereka. Sistem tradisi latihan yang panjang ini masih tetap ada di Jepang, dimana seorang mahasiswa yang tinggal di rumah guru seninya, mulai melakukan pekerjaan rumah yang umum dan mengamati serta membantu gurunya hingga akhirnya berpindah untuk menjadi tuan bagi dirinya sendiri. Latihan ini memakan waktu beberapa tahun.
10. Tibetan Sky Burial
Tibet ialah sebuah kawasan penara di Asia Tengah dan petempatan asli bagi orang Tibet. Dengan ketinggian purata sebanyak 4,900 meter (16,000 kaki), Tibet merupakan rantau yang tertinggi di Bumi dan sering bergelar "Bumbung Dunia."
Bagi masyarakat tibet yang beragama buddha ini, tanah tempat tinggal mereka terletak di atas gunung di mana tiada tanah lembut. Hampir kesemuanya diliputi batu atau salji/air batu.Oleh kerana tiada tanah perkuburan disebabkan keadaan geografi , mereka memberi mayat untuk dimakan oleh burung.
Disamping itu , dengan cara begitu dipercayai roh si mati akan kekal di gunung bersama burung berkenaan.Tindakan lelaki di dalam gambar di bawah memotong serta menghancurkan mayat adalah untuk memudahkan burung tersebut mempercepat proses ini. Mereka juga tidak mau burung tersebut membawa anggota badan yang masih utuh (seperti kepala, tangan dll) ke tempat lain.
- 15.
-
[Info] Selamat Kepada yang Mendapat Buku Ruang Lengang & Majalah Hor
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Sun Nov 9, 2008 8:09 pm (PST)
Saya sebagai penulis dan rekan-rekan dari Radio DFM mengucapkan selamat
kepada pendengar yang sudah mendapatkan hadiah buku puisi Ruang Lengang
dan Majalah Sastra Horison pada acara "Bincang Santai Tentang Buku
Puisi Ruang Lengang" di Radio DFM 103,4 FM pukul 15.00 - 16.00 wib di
Jakarta kemarin.
Kamu yang beruntung bisa menghubungi Radio DFM
pada jam kerja untuk pengambilan hadiah. Saya juga mengucapkan
terimakasih untuk semua pendengar yang telah berpartisipasi dalam acara
kemarin.
Salut untuk Radio DFM yang telah memberi ruang untuk
para penulis untuk memperkenalkan karyanya kepada khalayak. Upaya ini
akan sangat baik untuk menyebarluaskan apresiasi karya sastra kepada
masyarakat. Terimakasih mbak Ari juga mbak Nirmala yang jadi Host
kemarin dan tentu kru siaran DFM.
Sukses ya!
Epri Tsaqib
http://epriabdurrahman.multiply. com/journal/ item/190
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 16.
-
(RAMPAI) TAKDIR
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 8:38 pm (PST)
~ Divin Nahb ~
Takdir-Mu meretak!
Tak satupun mampu menyentuh
Takdir-Mu meletup!
Tak satupun sanggup menghentikan
Tertulis dalam lembar sejarah hidup hingga mati
Melingkari yang kadang terasa membelenggu
Kami adalah boneka permainan-Mu
Naskah drama ataukah film,
ini tentang kehidupan!
Dan bisakah takdir kuintip sejenak, Tuhan?
Hanya menjadi sebuah persiapan dalam perjalanan
Akankah lurus,
ataukah berkelok,
dan mungkin berhenti
Menjawabku, Tuhan….
25 Juli 2007
- 17.
-
(RAMPAI) PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 8:41 pm (PST)
~ Divin Nahb ~
Sepenggal jalan yang terliuk sampai pada angan kelabu
Kata-kata menggapai naluri yang mengeruk diam
Berserahlah di jurang pemisah saat-saat
gumaman meliurkan impian
Tubuh sudah menjelma di mulut angin
dengan separuh bayang intaian matahari senja
Luka-luka mengebas baluri persentuhan
Seperti jaring-jaring tajam yang dilebarkan
di atas samudera yang hanya setengah khatulistiwa
Mengais dalam kutukan kenormaan
Tapi hanya menatap tanpa keperihan yang mengarat
padahal semua sekarat hingga serasa
diinginkan maut mengecup kelelahannya
Wanita terkoyakkan dentangan waktu
Bibir mulut menitahkan keaiban dia atau manusia-manusia itu?
namun bukan Dia
Karena mereka sisakan kesunyian tajam padanya
Jemari melemah menggerayangi kehampaan, kemudian menyapu langit
Mempersembahkan duka nestapa ke arah cakrawala
yang membentang legam
15 Februari 2008
- 18.
-
(RAMPAI) SEULAS SENYUM BUNDA
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 8:48 pm (PST)
~ Divin Nahb ~
Punggungnya kian menipis di kaki kehidupan
Mengukur catatan usianya yang merenta
pada sekujur ilalang terus melayu
Separuh baya mengabdikan dalam keagungan
watak-watak yang sekiranya meliput pelipur lara
Tangannya memekik harapan lembut
yang mengantarkan kedamaian
Membungkam saja dengan dalih kesetiaannya
semakin kau ulas setangkup rona
pada tubuhmu Bunda!!
Suami dan anak-anak menghempas penat dalam
kubangan peluh mengucur dari kerut wajahnya
Kau, Bunda yang tebaskan derita kehidupan dalam
kamar sendiri bercengkerama akan sunyi
Hanya cahaya pada jiwa surgawi
yang menenggelamkanku menganut akanmu
15 Februari 2008
- 19.
-
[Catcil] Di Balik Proyek OPERASI
Posted by: "hariyanty thahir" anty_th@yahoo.com anty_th
Sun Nov 9, 2008 8:55 pm (PST)
Saat aq masuk ke kantor ada seorang bapak yang jika sepintas di dengar
mengoceh ngga karuan.
Aq sempat bengong dan menatap bidan serta perawat.
Aq tersenyum setelah mengetahui permasalahannya
Pak Kasman merupakan pasien katarak yg kami bantu.
Hari ini dia akan kontrol ke dokter mata dan sedang menunggu driver
yang mempersipkan ambulance untuk membawa bapak yg berusia 57 tahun
tersebut ke RS Mata.
Sambil menunggu, dia ternyata berpidato mengucapkan terima kasih
kepada kami semua.
"Terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Saya ngga bisa
bilang apa - apa lagi. Sebenarnya untuk periksa ulang ini ngga usah di
antar aja, biar saya sendiri datang ke rumah sakit jadi tidak
merepotkan ibu di sini"
Banyak doa yang di tebar Pak Kasman pagi itu. membuat hari2 kami
semakin penuh makna.
Bapak yang bekerja sebagai Marbot Mesjid ini sejak setahun lalu
menderita katarak.
Alhmdulillah 29 Oktober kemarin kami membawa beliau untuk operasi dan
mejadikan "Jendela"_mata nya benderang kembali.
Haru sekali melihat orang - orang yang bisa kita bantu tersenyum ceria.
Ada Raka Khaliq, bocah 9 tahun yang menderita hernia, ada Imam sang
balita yg menderita bibir sumbing, dan banyak lagi pasien lain yang
Alhamdulillah bisa kami jembatani untuk kembali bisa tersenyum karena
lepas dari beban hidup mereka.
Cerita Imam juga cukup mengharukan
Anak berusia 5 tahun ini di tinggal orang tuanya sejak bayi
dan sekarang dia hidup bersama neneknya yang bekerja serabutan
Bisa mendapatkan makanan untuk sehari - hari saja sudah cukup buat mereka
Imam kecil tumbuh jadi anak yang minder karena sering di panggil sumbing
Bahkan usai operasipun dia tetap tak mau berbicara dengan kami karena malu
Smoga setelah sembuh tak ada lagi yang akan menghinamu adik kecil ^_^
Aq berharap kau akan menjadi "bintang" yang akan bersinar dengan
indahnya walau saat ini kesulitan hidup menjadi teman keseharianmu
Duhai ... setiap jejak menimbulkan asa
Setiap detak membekaskan makna
Setiap uluran menghasilkan senyuman
Smoga kami ... kita smua bisa mengukir senyuman di wajah para dhuafa
from "Rumah" kami yang hangat
by : antz
- 20.
-
Fw: [sekolah-kehidupan] (RAMPAI) PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Sun Nov 9, 2008 9:19 pm (PST)
GALIH....
SAYANG SEKALI PADAHAL DENGAN PUISI BISA BIKIN PERUTMU KENYANG
BETUL NGGAK JUN????
KAN JUN ITU PENYAIR!!!
BETUL PAK EPRI???
IYA NIA, MBAK LIA, DYAH????
SETUJU YA MAS YON???
DUKUNG AKU!!!
KETIK; REG_DIVIN_SETUJU KIRIM KE OOOOOOOOO
PUISI ADALAH SATU RUANGAN KEHIDUPAN YANG MAMPU MENYERNYITKAN DAHI ORANG
AH... SOK MENGANALISANYA AKU...
GALIH, PISS!!! DAMAI OM!!!
KITA SATU ARMADA!!! MAKSUDNYE.....
DIVIN
--- On Mon, 11/10/08, galih@asmo.co.id <galih@asmo.co.id > wrote:
> From: galih@asmo.co.id <galih@asmo.co.id >
> Subject: [sekolah-kehidupan] (RAMPAI) PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT
> To: divin_nahb_dn@yahoo.com
> Date: Monday, November 10, 2008, 11:46 AM
> Jujur, gw kalo baca puisi pusing.
> Gak bisa nangkep langsung artinya.
> Intinya males mikir padahal gw orangnya cerdas.
> Sayang.
>
> ----- Forwarded by Galih Ari Permana/AINE on 11/10/2008
> 11:44 AM -----
>
>
> Divin Nahb <divin_nahb_dn@yahoo.com >
> Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> 11/10/2008 11:41 AM
> Please respond to sekolah-kehidupan
>
>
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> cc:
> Subject: [sekolah-kehidupan] (RAMPAI)
> PERSEMBAHAN UNTUK LANGIT
>
>
> ~ Divin Nahb ~
>
> Sepenggal jalan yang terliuk sampai pada angan kelabu
> Kata-kata menggapai naluri yang mengeruk diam
> Berserahlah di jurang pemisah saat-saat
> gumaman meliurkan impian
>
> Tubuh sudah menjelma di mulut angin
> dengan separuh bayang intaian matahari senja
> Luka-luka mengebas baluri persentuhan
> Seperti jaring-jaring tajam yang dilebarkan
> di atas samudera yang hanya setengah khatulistiwa
>
> Mengais dalam kutukan kenormaan
> Tapi hanya menatap tanpa keperihan yang mengarat
> padahal semua sekarat hingga serasa
> diinginkan maut mengecup kelelahannya
>
> Wanita terkoyakkan dentangan waktu
> Bibir mulut menitahkan keaiban dia atau manusia-manusia
> itu?
> namun bukan Dia
> Karena mereka sisakan kesunyian tajam padanya
> Jemari melemah menggerayangi kehampaan, kemudian menyapu
> langit
> Mempersembahkan duka nestapa ke arah cakrawala
> yang membentang legam
>
> 15 Februari 2008
>
>
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar