Messages In This Digest (13 Messages)
- 1a.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK From: Andri Pranolo
- 1b.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK From: Divin Nahb
- 1c.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK From: r widhiatma
- 1d.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK From: Nursalam AR
- 1e.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK From: Nursalam AR
- 2.
- [Maklumat] Agenda Kegiatan Offline SK Minggu Ini From: Lia Octavia
- 3.
- (catcil) Jangan Sepelekan Mereka From: Syafaatus Syarifah
- 4a.
- Re: [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs! From: r widhiatma
- 5.
- [rampai] KEPADA BANGSAKU (by Bung Tomo) From: r widhiatma
- 6a.
- Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam From: nurulhi23
- 6b.
- Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam From: latifah iriany
- 7a.
- Re: (Catcil) Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama From: Nursalam AR
- 8.
- Fwd: [penulislepas] Dicari Naskah Cerpen dan Dongeng untuk BRAVO! From: Nursalam AR
Messages
- 1a.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK
Posted by: "Andri Pranolo" apranolo@gmail.com and_pci
Tue Nov 11, 2008 12:11 am (PST)
Boz Akang Dani,
Met Milad ye.. Moga Allah SWT memberikan kebaikan yang tiada terputus di
sisa usia muh.!
Salam
Andri
2008/11/11 Lia Octavia <liaoctavia@gmail.com >
> Assalamu'alaikum wrwb
>
> Selamat hari lahir untuk Kang Dani Ardiansyah, Ketua Umum SK Pusat periode
> 2008-2010, pada hari ini, 11 November 2008. Semoga sepanjang sisa umurmu
> menjadi berkah dan manfaat bagi banyak orang. Amin.
>
>
> Salam
> Lia
>
>
>
--
Andri Pranolo
Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
http://apranolo.staff.ugm. ac.id
- 1b.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK
Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com divin_nahb_dn
Tue Nov 11, 2008 12:16 am (PST)
BRO!!!
Met Perenungan ya...
Moga hari ke depanmu semakin sukses
Baik dalam agama, rumah tangga, dan karir
Baik sebagai hamba, suami, bapak, dan masyarakat
LANJUT BRO!!
HIDUP!!!
salam
Divin Nahb
- 1c.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK
Posted by: "r widhiatma" r_widhiatma@yahoo.com r_widhiatma
Tue Nov 11, 2008 12:55 am (PST)
Bro, semoga menjadi anak yang soleh ya... amin.. ( lho..??? ) hihihi... kidding ^__^ v
semoga selalu sehat, berkah, bahagia, serta bermanfaat
salam
wid
- 1d.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Nov 11, 2008 3:06 am (PST)
Dani ultah hari ini? Maaf telat tahu:).
'Met milad, Bro. "Being older is definite but being wise is a choice".
Semoga diri, keluarga dan segenap amanah yang disandang makmur adanya:)
Tabik hormat,
Salam & Yuny
2008/11/10 Lia Octavia <liaoctavia@gmail.com >
> Assalamu'alaikum wrwb
>
> Selamat hari lahir untuk Kang Dani Ardiansyah, Ketua Umum SK Pusat periode
> 2008-2010, pada hari ini, 11 November 2008. Semoga sepanjang sisa umurmu
> menjadi berkah dan manfaat bagi banyak orang. Amin.
>
>
> Salam
> Lia
>
>
>
--
-"Let's dream together!"
Nursalam AR
Translator, Writer & Writing Trainer
0813-10040723
E-mail: salam.translator@gmail.com
YM ID: nursalam_ar
http://nursalam.multiply. com
- 1e.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Nov 11, 2008 3:14 am (PST)
Dani ultah hari ini? Maaf telat tahu:).
>
> 'Met milad, Bro. "Being older is definite but being wise is a choice".
>
> Semoga diri, keluarga dan segenap amanah yang disandang makmur adanya:)
>
> Tabik hormat,
>
> Salam & Yuny
>
>
>
> 2008/11/10 Lia Octavia <liaoctavia@gmail.com >
>
> Assalamu'alaikum wrwb
>>
>> Selamat hari lahir untuk Kang Dani Ardiansyah, Ketua Umum SK Pusat periode
>> 2008-2010, pada hari ini, 11 November 2008. Semoga sepanjang sisa umurmu
>> menjadi berkah dan manfaat bagi banyak orang. Amin.
>>
>>
>> Salam
>> Lia
>>
>>
>>
>
>
>
> --
> -"Let's dream together!"
> Nursalam AR
> Translator, Writer & Writing Trainer
> 0813-10040723
> E-mail: salam.translator@gmail.com
> YM ID: nursalam_ar
> http://nursalam.multiply. com
>
>
--
-"Let's dream together!"
Nursalam AR
Translator, Writer & Writing Trainer
0813-10040723
E-mail: salam.translator@gmail.com
YM ID: nursalam_ar
http://nursalam.multiply. com
- 2.
-
[Maklumat] Agenda Kegiatan Offline SK Minggu Ini
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Tue Nov 11, 2008 12:12 am (PST)
Assalamu'alaikum wrwb
Sahabat-sahabat SK dimana saja berada, agenda kegiatan offline SK minggu ini
adalah Rapat Kerja (raker) internal pengurus Kabinet SK periode 2008-2010
untuk masa kerja setahun ke depan.
Raker ini insya Allah akan diadakan pada:
Hari / tanggal : Sabtu - Ahad / 15 - 16 November 2008
Waktu : Sabtu pukul 11.00 s/d Ahad pukul 13.00 WIB
Tempat : Villa Bapak Iking
Jl. Fairus Cisarua, Puncak Bogor
Agenda : Raker & upgrading pengurus kabinet SK
Peserta : seluruh pengurus kabinet SK periode 2008-2010
Biaya : Rp 40.000/orang (konsumsi & kebersihan
penginapan)
Untuk konfirmasi kehadiran dan keberangkatan, dapat menghubungi Shinta
(Panitia Raker) di 085648485428.
Maklumat ini berlaku bagi seluruh pengurus kabinet SK periode 2008-2010.
Mengingat pentingnya raker ini, kehadiran sahabat-sahabat pengurus semua
sangat diharapkan.
Terima kasih banyak.
Wassalam
Lia
-Sekum SK Pusat-
- 3.
-
(catcil) Jangan Sepelekan Mereka
Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id sya4215
Tue Nov 11, 2008 12:40 am (PST)
Dulu, sewaktu saya masih usia SD, di kampung saya sering ada seorang bapak-bapak pengemis tua yang oleh masyarakat sekitar dijuluki "mbah mugi-mugi". Tentu ada alasannya kenapa bapak tua itu mendapat julukan seperti itu. "Mbah mugi-mugi" artinya kakek yang selalu bilang "mugi-mugi" (bahasa jawa dari kata moga-moga ). Saya tidak tahu siapa nama sebenarnya dari si Mbah mugi-mugi tersebut dan kebanyakan orang juga tidak tahu karena beliau ini berasal dari tetangga desa yang cukup jauh jaraknya dari desa kami.
Mbah "mugi-mugi" biasanya lewat di depan rumah kami ketika hari sudah menjelang sore. Kadang juga selepas magrib. Setiap kali mampir ke rumah, kedua orangtuaku selalu memperlakukan si Mbah ini dengan baik-baik. Kadang sepiring nasi disajikan atau kadang juga uang yang diberikan. Setelah itu aku pasti akan bersiap duduk di depan si Mbah ini untuk mendengarkan doa-doanya yang dibacakan secara panjang lebar. "Mugi..mugi, gusti Allah paring rejeki ingkah katah kagem keluarga bapak Nurhadi.... (semoga Allah memberikan rejeki yang banyak untuk keluarga bapak Nurhadi (nama bapak saya)", "Mugi-mugi Allah paring kasehatan kagem keluarga bapak Nurhadi" , dan seterusnya dan seterusnya. Begitu banyak kata "mugi-mugi" yang dia ucapkan untuk mendoakan keluarga kami. Lama sekali berdoanya, sehingga kadang dijadikan tontonan gratis oleh anak-anak kecil teman sebayaku. Kami seringkali tertawa terkikik-kikik melihat betapa khusuknya Mbah itu berdoa.
Si Mbah tidak marah kami ledek seperti itu, beliau tetap saja asik berdoa, lamaaa sekali. Sekecil apapun pemberian yang kita berikan untuk beliau tak mempengaruhi waktu lamanya berdoa. Sepertinya beliau ini sudah hafal diluar kepala isi doa-doa panjang yang beliau baca, kecuali tambahan nama pemberi sedekah yang biasanya dia sebutkan dalam setiap doa-doanya (Beliau akan bertanya terlebih dulu siapa nama kepala keluarga). Dia tambahkan nama itu sebagai sentuhan pribadi dalam doanya, supaya doa lebih spesifik ditujukan untuk kebaikan kepada sang pemberi sedekah.
Dulu, saya tak pernah menyadari hal itu bahkan justru menyepelekannya serta menganggapnya sebagai bahan lelucon saja. Saya tak pernah berpikir sama sekali akan kemakbulan doa Mbah mugi-mugi itu. Bukan karena beliau orang miskin saya menyepelekannya, tapi lebih karena waktu itu saya merasa lucu dengan banyaknya kata "mugi-mugi" yang dia ucapkan sehingga tak menganggap hal itu sebagai doa beneran. Hanya lelucon, ya saya menganggapnya begitu.
Kini, ketika saya sudah hidup jauh dari kampung halaman, saya masih banyak menemukan orang-orang seperti Mbah "mugi-mugi" itu Pengemis cacat di stasiun kereta, seorang janda tua yang sering menyambangi rumah saya, anak-anak yatim piatu. Mereka selalu melantunkan doa-doa dengan ikhlas ketika menerima bantuan meski lamanya berdoa tidak seperti Mbah "mugi-mugi".
Ada kalanya ketika saya merenungi jalan hidup yang saya tempuh sekarang ini, saya menjadi teringat orang-orang seperti . Orang-orang yang dengan tulus ikhlas mengangkat tangan, melantunkan doa-doa untuk kebaikan kita. Saya menjadi curiga, jangan-jangan hidup saya yang dimudahkan oleh Allah ini adalah berkat dari doa-doa mereka. Bukankah doa-doa orang-orang yang teraniaya atau orang-orang fakir miskin itu justru lebih makbul? Oh alangkah naifnya saya jika selama ini saya selalu menganggap sepele mereka. Alangkah sombongnya saya kalau beranggapan bahwa tak ada orang lain yang turut mengangkat tangan dan berdoa untuk kelancaran hidup saya seperti sekarang ini. Astagfirullah, ampunilah hambamu ya Allah... .
Dulu semasa SMU, kala saya menghadapi masa - masa ujian akhir, di sepertiga malam terakhir, saya seringkali memergoki ibu saya sedang terpekur di atas sajadah. Tanggannya menengadah ke atas, air matanya menetes. Doa-doa meluncur dari mulutnya. Saya yakin ada nama saya disebut dalam doa itu. Dan ketika saya lulus, saya lupa bahwa mungkin bukan semata karena usaha belajar yang saya lakukan, namun justru karena doa Ibu lah yang dikabulkan sehingga saya bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.Kala itu saya tak menyadarinya. Betapa sombongnya saya ya?. Astagfirullah..
Disadari atau tidak, pasti ada keterlibatan orang-orang lain dalam terkabulnya keinginan kita. Entah itu doa dari orangtua, atau doa dari orang-orang tak dikenal yang dengan tulus ikhlas mengharapkan kebaikan untuk kita. Sekarang saya justru menunggu bantuan doa-doa dari mereka, dari ibu dan bapak saya, dari para fakir miskin, anak-anak yatim, janda-janda tak mampu itu. Saya yakin doa merekalah yang lebih mudah dikabulkan. So, Jangan pernah sepelekan mereka..
- 4a.
-
Re: [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs!
Posted by: "r widhiatma" r_widhiatma@yahoo.com r_widhiatma
Tue Nov 11, 2008 1:04 am (PST)
Ronde? wah.. saya belum pernah. Tapi kalau dibayangkan dari ciri-cirinya di tulisan mbak, sepertinya ronde ini sama dengan sekuteng kalau di Jakarta. Sekuteng atau sekoteng yaitu air jahe panas yang dituang ke dalam mangkuk kecil dengan diisi pacar-cina, butiran kacang ijo, kacang tanah sangrai, roti tawar yang dipotong dadu, ditambah susu kental manis. Sama kan... Dijual pada malam hari oleh penjaja makanan keliling ke kampung2 menggunakan pikulan atau gerobak dorong. Kalau diminum lagi musim hujan seperti sekarang, hmmmm... mantab
Pengalaman saya waktu ke Surabaya adalah makan rawon. Katanya sih masyarakat Surabaya menjadikan rawon sebagai masakan khas yang menjadi makanan sehari-hari dan ada disetiap rumah. Bener nggak mbak? Bahkan ada yang namanya rawon setan di suatu daerah di Surabaya. Rawon Surabaya sangat berbeda dengan rawon Warteg yang ada di Jakarta. Rawon warteg adalah masakan jeroan &lemak yang dipotong kecil-kecil (cincang) dengan kuah berwarna oranye kemerahan. Kalau rawon Surabaya adalah empal (daging sapi digoreng) ditambah kecambah dan disiram kuah berwarna hitam. (cmiiw)
Tapi pengalaman kuliner di Surabaya yang paling asik adalah makan nasi Kebuli di daerah Ampel. Di sepanjang jalan antara kantor Al Irsyad hingga gang masuk ke Masjid Sunan Ampel banyak sekali warung2 yang menjual nasi kebuli dan masakan ala Timur Tengah. Memang warung2 seperti itu di Jakarta dan di kota-kota lain juga banyak. Tapi yang menjadikannya spesial adalah harganya. ^__^
Sebagai perbandingan, kira-kira 2 tahun lalu harga nasi kebuli satu porsi di Jakarta adalah Rp20.000, sedangkan harga satu porsi nasi kebuli di Surabaya pada waktu itu adalah Rp9.000,- sudah lengkap dengan daging kambingnya. Jauh sekali bukaann... ^__^
Jika saat ini di Jakarta harganya Rp 25.000 satu porsi, di Surabaya harganya berapa ya...?? :)
salam
widwid
--- On Fri, 11/7/08, Siwi LH <siuhik@yahoo.com > wrote:
STMJ Mantabs
Kalau anda pecinta minuman tradisional berenergi satu ini, dan kebetulan anda ada disekitar Surabaya tak ada salahnya anda mencoba Warung STMJ yang ini. Berada di depan Pom Bensin jalan Biliton warung ini berada. Aslinya sih Warung Ronde. Anda tahu Ronde? Sejenis minuman seperti kolak Cuma kuahnya dari seduhan air, jahe dan gula, sedang isiannya ada kacang tanah disangrai, pacar cina, dan bulatan seperti kelepon tapi isinya kacang sangrai dan gula atau semacam enting-enting kacang. Selain menu utamanya itu, ternyata STMJnya (Susu Telor Madu Jahe) saya lihat malah menarik banyak peminat. ...............
- 5.
-
[rampai] KEPADA BANGSAKU (by Bung Tomo)
Posted by: "r widhiatma" r_widhiatma@yahoo.com r_widhiatma
Tue Nov 11, 2008 1:23 am (PST)
Kepada Bangsaku
ALLAHU AKBAR berdengung
Jiwaku terhubung langsung
Dengan Dzat Gaib, cemerlang Agung
Apakah arti diriku ini..............
Kecil, ta' berdaya,
Aku hanya bersandar ILAHI
Yang Maha Adil dan Kuasa
Pemimpin? Aku bukan!
Hanya penunjuk jalan
Yang sedia mati di rimba hutan
Bila wajibku telah selesai
Dan aku tak lagi menjadi perisai
Aku rela, ikhlas beserta damai
Namaku boleh dilupakan!
Jasaku, apakah itu
Aku berjasa? Tak pernah kukatakan!
SEGENAP RAKYATLAH Pahlawan Negeriku!
Hanya pesanku kepadamu, bangsaku,
Korban rakyat jelata kita
Di masa Nusa terancam itu
Janganlah tersia belaka.
Rakyat jelata "BENTENG MERDEKA"
Bulat berkorban ta' mereka rasa!
Suci, Ikhlas, mengikut fatwa,
Karena rakyat... Pertiwi jaya!
Mungkin nanti ketika aku
Menunjuk jalan menuju puncak
Sampai panggilan TUHAN padaku,
Aku mati sedang brontak.
Andaikata demikian nasibku
Jiwaku tetap di antara kamu,
Mati, sama kawan perjuangan
Pahlawan jelata Ikhlaslah aku,
Tetapi
BILA RAKYAT JELATA TETAP TERLUPA,
Walau telah korban tak hingga
Jiwa dan Rohku akan ta' diam,
Meskipun lahirku di luar alam.
Dengan desiran angin di pantai
Atau di ladang, sawah nan damai,
Di tempat bakti rakyat jelata
Ku tiup pula gegap gempita
Jiwa brontak kembali hidup,
Api bertempur akan kutiup.
Rakyat tertindas s'rentak bertindak
Agar keadilan abadi tegak.
Tetapi pada Allah doa dan puji
Ku mohonkan bangsaku........ suci
Para pemimpin tuntut pribadi!
Dengan rakyat rasakan sari!
Bila pemimpin suci dan sadar,
'tuk berkorban rakyat ta' ingkar,
Kar'na rakyat berjiwa benar!
Yakinlah.... ALLAHU AKBAR!
Kawanmu,
SUTOMO
Catatan:
Sajak ini ditulis pada tahun 1946 dan telah disebarkan ke berbagai front pertempuran di kala itu.
Puisi ini dibacakan kembali pada tanggal 22 Agustus 1977 di Taman Ismail Marzuki bersama dengan dua buah puisi lainnya ("K.A.M.I." dan "Dialog Dua Benda")
Sumber: Kumpulan Prosa dan Puisi, Dari dan Untuk BUNG TOMO
- 6a.
-
Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam
Posted by: "nurulhi23" nurulhi23@yahoo.com nurulhi23
Tue Nov 11, 2008 1:59 am (PST)
Wah....surat cinta yang indah sekali.
Jadi sadar....selimut tidurku terlalu tebal, jadi sering susah
menyingkapnya.
Terimakasih inspirasinya..
Salam,
Nurul.
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Lia Octavia"com
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Pecinta sepertiga malam
> <http://groups.yahoo.com/ group/tentang- pernikahan/ message/6129;
>
> Surat Cinta Dari Manusia-Manusia Yang Malamnya Penuh Cinta
>
> Wahai orang-orang yang terpejam matanya, perkenankanlah kami
> manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu.
Seperti
> halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di
sepertiga
> terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasiaNya yang
> penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari
> berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah
payah.
> sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.
>
> Wahai orang-orang yang terlelap, sungguh nikmat malam-malammu,
> gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat energi cahaya
> yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut
> tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin
membuat
> dirimu terlena, menikmati tidurmu diatas pembaringan yang empuk,
> bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik
> selimutmu yang demikian hangatnya.
>
> Wahai orang-orang yang terlena, ketahuilah, kami tidak seperti
dirimu!
> Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira.
> Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak
> sepeti dirimu!! kami adalah para perindu kamar di surga. Tak
pernahkah
> kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda: "sesungguhnya
di
> surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi
> dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi
> makan orang-orang yang memerlukan, menyebarkan salam serta
mendirikan
> sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam." itulah sebuah
> kamar yang menakjubkan bagi kami dan orang-orang yang mendirikan
> sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan
hatinya.
>
> Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta, kau pasti pernah
> mendengar namaku disebut. Aku Abu Khurairah , Periwayat Hadits.
> Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tidak terperi.
> penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau?
> kenikmatan itu tidak serat merta kukecap sendiri, ku bagi
> malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu
> untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi.
> Jika salah satu dari kami telah selesai mendirikan sholat, maka kami
> bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya.
> Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? pedulikah kau pada keluargamu?
> adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? sekedar untuk
> membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?
>
> Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. sejarah mencatatku
> sebagai sang Penakluk Kesombongan pasukan salib, suatu kali seorang
> ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, "Nuruddin
itu
> kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah
> yang benar. "Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku.
> Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru.
Kata
> mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan karena pasukannya yang
> banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama Tuhan".
Aku
> tersenyum, mereka memang benar, kemenangan yang kuraih adalah karena
> do'a dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu'an. Tahukah kau
> dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Istriku
tercinta,
> Khotum binti Atabik. Dia adalah istri sholehah di mataku, terlebih
di
> mata Allah, malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam
> bingkai Tuhan.
>
> Gemersikan dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik
> kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang
> panjang. Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat
> belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan
yang
> membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada
> malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah.
> Astaghfirullah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera
setelah
> peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang
> pegawai khusus untuknya, pegawai yang kuperintahkan untuk menabuh
> genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.
>
> Wahai orang-orang yang terbuai, kau pasti mengenalku dalam kisah
> pembebasan Al-Aqso, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir
tinta
> emas itu, seorang Panglima Perang, sholahuddin Al-Ayyubi, orang-
orang
> yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang panglima
yang
> selalu menjaga sholat berjamaah. Kesenanganku adalah mendengarkan
> bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat
yang
> paling kutunggu. saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku,
> sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata.
>
> Wahai orang-orang yang masih terlelap, Pernahkah kau mendengar
> penaklukan Konstantinopel? Akulah orang di balik penaklukan itu,
> Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala
> tentaraku, namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu,
aku
> telah memerintahkan kepada para pasukanku untuk berpuasa pada siang
> hari dan pada saat malam tiba kami melaksanakan sholat malam dan
> munajat penuh pertolongan padaNya, jika Allah memberikan kematian
> kepada kami pada siang hari di saat kami berjuang, maka kesyahidan,
> itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di
ujung
> kematian, namun sebelum itu di ujung malamnya Allah temukan kami
> berada dalam kehidupan, kehidupan dengan menghidupkan malam kami.
>
> Wahai orang-orang yang tergoda, begitu kuatkah syetan mengikat
tengkuk
> lehermu saat kau tidur? ya sangat kuat, tiga ikatan kuat di tengkuk
> lehermu, dia lalu menepuk setiap ikatan sambil berkata "Hai manusia
> sadarlah, engkau masih punya malam panjang, maka tidurlah!!" "Hei
> sadarlah, sadarlah jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya,
> syetan itu berbohong kepadamu, maka bangunlah! bangkitlah kerahkan
> kekutaanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan
> lepas ikatan yang pertama, kemudian berwudhulah maka akan lepas
ikatan
> yang kedua, dan terakhir sholatlah, sholat seperti kami maka akan
> lepaslah semua ikatan-ikatan itu.
>
> Wahai orang-orang yang masih terlena, masihkah kau menikmati
> malam-malammu dengan kepulasan? masihkah? adakah tergerak hatimu
untuk
> bangkit, bersegera mendekat kepadaNya, memohon ampunanNya walaupun
> hanya dengan dua rakaat? tidakkah kau tahu, bahwa Dia
berkata. "Akulah
> Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan,
siapa
> yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni," Dia terus berkata
> demikian hingga fajar merekah.
>
> Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia, bagi kami manusia-
manusia
> malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi kami
> kehidupan sesungguhnya, sebab malam bagi kami adalah malam-malam
yang
> penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau
> menginginkan kehidupan sesungguhnya? maka ikutilah jejak kami,
> manusia-manusia malam, kelak kau akan temukan cahaya di sana, di
waktu
> sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, nikmatilah
> tidurmu diatas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal
> gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian
hangatnya,
> maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.
>
> Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di surgaNya, mendapati
dirimu
> dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari
dalam
> dan sisi dalamnya terlihat dari luar.
>
> Amin.........
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
- 6b.
-
Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam
Posted by: "latifah iriany" ifariany@yahoo.com ifariany
Tue Nov 11, 2008 2:02 am (PST)
Insya Allah....
Amiin Ya Robbal Alamiin.....
Perkenalkan saya member pasif, tapi begitu membaca postingan ini, tiba-tiba tergerak hati ingin menulis.. boleh ya...... terimakasih Pak Mod.....
Sebelum mulai menjalankan bangun di sepertiga malam memang terasa amat sangat berat.
Akan tetapi segalanya akan lebih mudah manakala niat sudah ditetapkan.
Mungkin bangun teman-teman yang ingin mencoba bisa membuktikannya sendiri....
Kuatkan tekad dan niat......
Kalahkan rasa kantuk dengan kerinduan yang amat dahsyat akan SurgaNya yang Maha Indah dan mulia....
Insya Allah kenikmatan akan datang seiring dengan terbiasanya kita melaksanakannya....
Semoga kita selalu diberi kekuatan lahir batin selelu menyeru padaNya di sepertiga malam nan Agung....
Thanks postingannya mba Lia..... very inspiring....
Jadi tambah semangat...
Salam,
Latifah
--------------------- ---
We offer Free Web Hosting with no advertising, there
is no catch, so what you see is what you get. Here
is our offer to you:
1500 MB Disk Space
100,000 MB Bandwidth
Free Subdomain or Your Own Domain
Automated Scripts Installer (20 Popular Scripts)
FTP Access and Web Based File Manager
Easy to use Website Builder
5 MySQL Databases with Full PHP Support
Zend & Curl Enabled
IMMEDIATE Activation!
Signup Now with Instant Activation - http://www.000webhost.com/95126. html
--- On Tue, 11/11/08, Lia Octavia <liaoctavia@gmail.com > wrote:
From: Lia Octavia <liaoctavia@gmail.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] [mimbar] Pecinta sepertiga malam
To: "sekolah-kehidupan@yahoogroups. " <sekolah-kehidupan@com yahoogroups. >, shibghah_dtjkt@com yahoogroups. com
Date: Tuesday, November 11, 2008, 11:06 AM
Pecinta sepertiga malam
<http://groups. yahoo.com/ group/tentang- pernikahan/ message/6129;
Surat Cinta Dari Manusia-Manusia Yang Malamnya Penuh Cinta
Wahai orang-orang yang terpejam matanya, perkenankanlah kami
manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti
halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga
terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasiaNya yang
penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari
berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah.
sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.
Wahai orang-orang yang terlelap, sungguh nikmat malam-malammu,
gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat energi cahaya
yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut
tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat
dirimu terlena, menikmati tidurmu diatas pembaringan yang empuk,
bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik
selimutmu yang demikian hangatnya.
Wahai orang-orang yang terlena, ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!
Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira.
Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak
sepeti dirimu!! kami adalah para perindu kamar di surga. Tak pernahkah
kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda: "sesungguhnya di
surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi
dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi
makan orang-orang yang memerlukan, menyebarkan salam serta mendirikan
sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam." itulah sebuah
kamar yang menakjubkan bagi kami dan orang-orang yang mendirikan
sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.
Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta, kau pasti pernah
mendengar namaku disebut. Aku Abu Khurairah , Periwayat Hadits.
Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tidak terperi.
penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau?
kenikmatan itu tidak serat merta kukecap sendiri, ku bagi
malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu
untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi.
Jika salah satu dari kami telah selesai mendirikan sholat, maka kami
bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya.
Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? pedulikah kau pada keluargamu?
adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? sekedar untuk
membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?
Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. sejarah mencatatku
sebagai sang Penakluk Kesombongan pasukan salib, suatu kali seorang
ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, "Nuruddin itu
kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah
yang benar. "Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku.
Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata
mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan karena pasukannya yang
banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama Tuhan". Aku
tersenyum, mereka memang benar, kemenangan yang kuraih adalah karena
do'a dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu'an. Tahukah kau
dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Istriku tercinta,
Khotum binti Atabik. Dia adalah istri sholehah di mataku, terlebih di
mata Allah, malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam
bingkai Tuhan.
Gemersikan dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik
kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang
panjang. Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat
belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang
membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada
malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah.
Astaghfirullah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah
peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang
pegawai khusus untuknya, pegawai yang kuperintahkan untuk menabuh
genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.
Wahai orang-orang yang terbuai, kau pasti mengenalku dalam kisah
pembebasan Al-Aqso, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta
emas itu, seorang Panglima Perang, sholahuddin Al-Ayyubi, orang-orang
yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang panglima yang
selalu menjaga sholat berjamaah. Kesenanganku adalah mendengarkan
bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang
paling kutunggu. saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku,
sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuang an nyata.
Wahai orang-orang yang masih terlelap, Pernahkah kau mendengar
penaklukan Konstantinopel? Akulah orang di balik penaklukan itu,
Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala
tentaraku, namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku
telah memerintahkan kepada para pasukanku untuk berpuasa pada siang
hari dan pada saat malam tiba kami melaksanakan sholat malam dan
munajat penuh pertolongan padaNya, jika Allah memberikan kematian
kepada kami pada siang hari di saat kami berjuang, maka kesyahidan,
itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung
kematian, namun sebelum itu di ujung malamnya Allah temukan kami
berada dalam kehidupan, kehidupan dengan menghidupkan malam kami.
Wahai orang-orang yang tergoda, begitu kuatkah syetan mengikat tengkuk
lehermu saat kau tidur? ya sangat kuat, tiga ikatan kuat di tengkuk
lehermu, dia lalu menepuk setiap ikatan sambil berkata "Hai manusia
sadarlah, engkau masih punya malam panjang, maka tidurlah!!" "Hei
sadarlah, sadarlah jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya,
syetan itu berbohong kepadamu, maka bangunlah! bangkitlah kerahkan
kekutaanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan
lepas ikatan yang pertama, kemudian berwudhulah maka akan lepas ikatan
yang kedua, dan terakhir sholatlah, sholat seperti kami maka akan
lepaslah semua ikatan-ikatan itu.
Wahai orang-orang yang masih terlena, masihkah kau menikmati
malam-malammu dengan kepulasan? masihkah? adakah tergerak hatimu untuk
bangkit, bersegera mendekat kepadaNya, memohon ampunanNya walaupun
hanya dengan dua rakaat? tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata. "Akulah
Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa
yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni," Dia terus berkata
demikian hingga fajar merekah.
Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia, bagi kami manusia-manusia
malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi kami
kehidupan sesungguhnya, sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang
penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau
menginginkan kehidupan sesungguhnya? maka ikutilah jejak kami,
manusia-manusia malam, kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu
sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, nikmatilah
tidurmu diatas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal
gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya,
maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.
Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di surgaNya, mendapati dirimu
dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam
dan sisi dalamnya terlihat dari luar.
Amin........ .
[Non-text portions of this message have been removed]
- 7a.
-
Re: (Catcil) Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Nov 11, 2008 3:29 am (PST)
Wah, asyik,..musim dingin!
Di Indonesia memang sangat berlimpah sinar mentari..Bahkan kelewat berkimpah
nih,hehe..Tapi,alhamdulillah, sudah mulai penghujan. Meski kuatir banjir:(.
Jepang kebanjiran ga ya?hehe..
Ah, nikmat adalah nikmat tatkala tiada. saat di genggaman ia hanyalah
kewajaran yang lazim ada.
Thx for sharing...
Tabik,
Nursalam AR
On Sun, Nov 9, 2008 at 11:36 PM, febty febriani <inga_fety@yahoo.com > wrote:
>
>
>
> Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama
>
> inga fety
>
>
> Belum musim dingin sebenarnya, saat ini masih musim gugur. Daun-daun
> merah dari pohon-pohon sakura yang berjejer di sepanjang jalan utama kampus
> yang berbicara tentang itu. Berserakan memerah dan menumpuk di sepanjang
> tepi jalan. Tapi, tidaklah mengotori. Dengan sigap, "pasukan berbaju putih"
> (kalau di Indonesia pasukan berbaju oranye) yang kutemui hampir di setiap
> pagi membersihkan jalan utama itu, seakan berpacu dengan para mahasiswa dan
> dosen yang berlalu lalang berjalan kaki atau mengayuh sepeda.
>
>
> Tapi, tidak bagiku. Suhu udara yang pada titik terendah beberapa hari ini
> pernah mencapai 11 derajat Celcius. Pakaian yang kugunakanpun juga bertambah
> tebal. Sebuah pakaian dalam khusus musim dingin serta tidak lupa sebuah
> sweater tebal. Walaupun, beberapa nada heran disertai dengan pertanyaan
> "samui desu ne" dari orang jepang atau "fety kedinginan yah" dari
> teman-teman mahasiswa Indonesia tapi aku tetap cuek dengan pakaianku. Yang
> penting tubuhku hangat. Bagi beberapa orang, terutama orang jepang, saat ini
> belumlah terlalu dingin. Dan bagi teman-teman dari Indonesia yang sudah
> beberapa tahun tinggal di negeri sakura ada saat yang lebih dingin yaitu
> hari-hari di bulan Januari. Nah, saat itulah sweater tebal belum layak
> digunakan.
>
>
> Perlengkapan "perangku" menghadapi hari-hari menjelang musim dingin akan
> bertambah kala malam hari ketika pulang dari kampus menuju asrama. Sebuah
> masker penutup hidung dan sebuah sarung tangan tebal. Kebayangkan seperti
> apa diriku kala malam hari. Layaknya seorang ninja yang sedang mengendarai
> sepeda karena tinggal mataku saja yang tidak tertutupi. Tapi, hanya dengan
> seperti itu, hidungku tetap menjadi hangat dan tidak meler-meler atau
> mendengus-dengus mengahalau dingin. Dan dengan kedua sarung tangan itu pula
> ujung-ujung jari tanganku tetap mampu memegang stang sepeda. Benar kata
> seorang teman, kangen dengan sinar matahari yang berlimpah di Indonesia.
> Jadi, kangen Indonesia benaran deh:)
>
>
> Ah, menjelang musim dingin pertama.
> ~ http://ingafety.wordpress. ~com
>
>
>
--
-"Let's dream together!"
Nursalam AR
Translator, Writer & Writing Trainer
0813-10040723
E-mail: salam.translator@gmail.com
YM ID: nursalam_ar
http://nursalam.multiply. com
- 8.
-
Fwd: [penulislepas] Dicari Naskah Cerpen dan Dongeng untuk BRAVO!
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Nov 11, 2008 3:32 am (PST)
Sahabat, ada peluang menulis lagi nih! Serbu....! (yah,minimal latihan, ga
salah kan?);p.
Ganbatte!
Nursalam AR
---------- Forwarded message ----------
From: redaksi_bravo <redaksi_bravo@yahoo.co. >id
Date: Sun, Nov 9, 2008 at 11:54 PM
Subject: [penulislepas] Dicari Naskah Cerpen dan Dongeng!
To: penulislepas@yahoogroups. com
Dear All,
Dicari naskah cerpen anak dan dongeng yang mempunyai pesan moral dan
belum pernah dipublikasikan oleh media mana pun. Naskah tersebut akan
diterbitkan di majalah Bravo! Majalah Bravo! adalah majalah anak untuk
usia SD yang diterbitkan oleh Penerbit Erlangga.
Spesifikasi:
Format MS Word
Jumlah Kata 500-600 kata
Jenis Huruf Arial, font 10
Spasi 1,5
Kirim melalui email ke redaksi@majalahbravo.com <redaksi%40majalahbravo.com> ,
dengan menyertakan
data diri, serta alamat email, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Redaksi akan memberitahukan terlebih dahulu apabila naskah tersebut
akan dimuat.
Terima Kasih
-indri-
Redaksi Majalah Bravo!
Jl. H. Baping Raya No. 100
Pasar Rebo-Ciracas
Jakarta Timur
redaksi@majalahbravo.com <redaksi%40majalahbravo.com>
www.majalahbravo.com
--
-"Let's dream together!"
Nursalam AR
Translator, Writer & Writing Trainer
0813-10040723
E-mail: salam.translator@gmail.com
YM ID: nursalam_ar
http://nursalam.multiply. com
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar