Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- [Maklumat] Tulisan Tentang SK di Republika From: apriyanto aris
- 2.
- Woro-Woro Launching Buku "Ruang Lengang" karya Epri Tsaqip, by ESOK From: Nisa Ayu A.E
- 3.
- (Catatan Kaki) Leadership Basic Training (LBT) From: venk_fathina
- 4a.
- Re: Proyek "Laskar Pelangi" dan Buku Kumcer "IBUNDA" From: patisayang
- 4b.
- Re: Proyek "Laskar Pelangi" dan Buku Kumcer "IBUNDA" From: Saidurrohman
- 5a.
- Re: Selamat untuk Nopi From: patisayang
- 5b.
- Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar From: Rini Agus Hadiyono
- 5c.
- Re: Selamat untuk Nopi to Mbak Indar From: novi_ningsih
- 5d.
- Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar From: Syafaatus Syarifah
- 5e.
- Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar From: Rini Agus Hadiyono
- 5f.
- Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar From: novi_ningsih
- 6a.
- Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Selamat untuk Nopi From: Rini Agus Hadiyono
- 7a.
- (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun From: inga_fety
- 7b.
- Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun From: ukhti hazimah
- 7c.
- Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun From: Nia Robiatun Jumiah
- 7d.
- Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun From: ugik madyo
- 7e.
- Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun From: novi_ningsih
- 8a.
- Re: [CATCIL] Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk From: inga_fety
- 8b.
- Re: [CATCIL] Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk From: Andri Pranolo
- 9.
- Fw: OOT-Lowongan di Bank Danamon From: Sari Radityo
- 10.
- Berguru kepada Alam From: Word Smart Center
- 11.
- (Ruang Baca) Penokohan dan Sudut Pandang From: Rini Agus Hadiyono
- 12.
- Dialog "DUA SISI" pada satu hati (2) From: ekadirna
- 13.
- (Ruang Baca) How to Write and Market A Novel From: Rini Agus Hadiyono
- 14.
- Hmmm... Ringtone HP Menarik: Rekaman Jaksa Minta Upeti From: Robert Sianturi
Messages
- 1a.
-
[Maklumat] Tulisan Tentang SK di Republika
Posted by: "apriyanto aris" apri_eldurra@yahoo.com aris_eldurra
Tue Oct 14, 2008 4:41 pm (PDT)
wah sayang fotoku gak ada ya nanti di repubika..he...he..numpang terkenal he..he...
- 2.
-
Woro-Woro Launching Buku "Ruang Lengang" karya Epri Tsaqip, by ESOK
Posted by: "Nisa Ayu A.E" pikanisa@plasa.com pikanisa
Tue Oct 14, 2008 4:42 pm (PDT)
WORO-WORO
Salam nyangkruk!
Kami komunitas ESOK (Emperan Sastra COK-Cepetan Ojok Keri) mengundang
rekan-rekan untuk hadir pada acara :
LAUNCHING & DISKUSI BUKU
Kumpulan Puisi "Ruang Lengang" karya Epri Tsaqip
Tempat : Gedung Belakang Ex Museum Mpu Tantular
Jl. Mayangkara 6 Surabaya
Hari : Sabtu, 18 Oktober 2008
Pukul : 18.30 - selesai
Moderator : SonyDeBono
Pembahas : Bpk. Panji Kuncoro Hadi
GRATISS !!!!
sponsored by :
MagnetZone (Cafe Toko Buku)
Jl. BKR Pelajar No.30 Surabaya
Komunitas Sastra ESOK
http://emperansastracok.multiply. com
surabaya_basecamp@yahoogroups. com
- 3.
-
(Catatan Kaki) Leadership Basic Training (LBT)
Posted by: "venk_fathina" venk_fathina@yahoo.com venk_fathina
Tue Oct 14, 2008 4:44 pm (PDT)
Salam,
Dalam rangka menciptakan budaya belajar masisir yang lebih kondusif
dan peningkatan aktivitas yang berkualitas, Pwk. PII Mesir hadir
dengan paket Kaderisasi-nya.
Ikutilah !!
Leadership Basic Training (LBT)
Pada Tanggal. 26-30 Oktober
Persaratan Peserta Training:
- Mendaftarkan diri pada panitia
- Membawa pas photo 4x6 sebanyak 3 lembar
- Membuat daftar riwayat hidup (DRH)
- Membayar uang administrasi sebesar Le. 10
- Membuat karya tulis dengan pilihan tema:
a. Tindak lanjut lokakarya
b. Bagaimana Parpol menurut anda?
c. Teologi Syiâah dan pengaruhnya dalam dunia Islam
6. Ketentuan penulisan karya tulis:
a. Minimal 3 halaman,
b. Font Garamond ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A 4.
7. Karya tulis diserahkan dalam bentuk print out dan file berupa
disket/ CD atau via e-mail ke alamat: instruktur_pii@...
*Pendaftaran paling lambat sehari sebelum pelaksanaan acara, Syukran.
Kontak Person:
Mu'tashim El-Mandiri : 0108804955
Irfan Fathina : 0164357986
Andy Hariyono : 01180569888
Irfan Prima Putra : 0118298372
Markas Besar PII : 24708427
wassalam.
- 4a.
-
Re: Proyek "Laskar Pelangi" dan Buku Kumcer "IBUNDA"
Posted by: "patisayang" patisayang@yahoo.com patisayang
Tue Oct 14, 2008 5:05 pm (PDT)
Saya juga mau daftar ikutan Pak. Siapa tahu bisa menyulut api menulis
lagi. Kayaknya udah terlalu lama terlena ngeloni si kecil nih. :)
salam,
Indar
yang udah punya 2 stok novel tapi paling malas nawarin ke penerbit. :(
<pandika_sampurna@...> wrote:
>
> Apa kabar Bang Nursalam?
>
> Ini Ketua ESKA Pertama lebaran kemana aja ya, kalau ditantang baru
> deh muncul. Ya silahkan mendaftar, saya yakin pasti bakal muncul
> novel hebat.
>
> Ngomong-ngomong Ketua ESKA Kedua kemana aja ya. Nada-nadanya masih
> asyik berlebaran di kampung.
> Eh Kang Dani cepetan kita atur program buat novel perdana anak-anak
> ESKA. Bisa kan?
>
> Saya usul juga bagaimana dalam rangka memperingati hari ibu tgl. 22
> Desember nanti kita luncurkan buku kumcer dengan judul "IBUNDA".
> Buku ini baiknya berisi 20 cerita terpilih tentang ibu-ibu kita
> semua.
> Bagaimana anak-anak ESKA, silahkan buat cerita nyatanya masing-
> masing. Nanti Kang Dani dan yang lain-lain akan mengatur semua dan
> siapa saja yang berkenan untuk menseleksinya.
>
> Bagaimana Kang Teha, Lia, Retno, dan lain-lain?
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nursalam AR"com
> <nursalam.ar@> wrote:
> >
> > Tantangan yang menarik, Pak Sinang!
> >
> > Saya sambut ah. Tolong didaftar ya, Pak. Ide novelnya sudah menari-
> nari di
> > kepala nih:).
> >
> > Tabik,
> >
> > Nursalam AR
> >
> > On Mon, Oct 13, 2008 at 7:31 AM, Pandika Sampurna <
> > pandika_sampurna@> wrote:
> >
- 4b.
-
Re: Proyek "Laskar Pelangi" dan Buku Kumcer "IBUNDA"
Posted by: "Saidurrohman" saidurrohman@gmail.com saidurrohman
Tue Oct 14, 2008 7:01 pm (PDT)
Wah....setuju banget's
Gimana yang lainnya?
aku mau dong kontribusi....
Good Idea...;)
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Pandika Sampurna"com
<pandika_sampurna@...> wrote:
>
> Apa kabar Bang Nursalam?
>
> Ini Ketua ESKA Pertama lebaran kemana aja ya, kalau ditantang baru
> deh muncul. Ya silahkan mendaftar, saya yakin pasti bakal muncul
> novel hebat.
>
> Ngomong-ngomong Ketua ESKA Kedua kemana aja ya. Nada-nadanya masih
> asyik berlebaran di kampung.
> Eh Kang Dani cepetan kita atur program buat novel perdana anak-anak
> ESKA. Bisa kan?
>
> Saya usul juga bagaimana dalam rangka memperingati hari ibu tgl. 22
> Desember nanti kita luncurkan buku kumcer dengan judul "IBUNDA".
> Buku ini baiknya berisi 20 cerita terpilih tentang ibu-ibu kita
> semua.
> Bagaimana anak-anak ESKA, silahkan buat cerita nyatanya masing-
> masing. Nanti Kang Dani dan yang lain-lain akan mengatur semua dan
> siapa saja yang berkenan untuk menseleksinya.
>
> Bagaimana Kang Teha, Lia, Retno, dan lain-lain?
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nursalam AR"com
> <nursalam.ar@> wrote:
> >
> > Tantangan yang menarik, Pak Sinang!
> >
> > Saya sambut ah. Tolong didaftar ya, Pak. Ide novelnya sudah menari-
> nari di
> > kepala nih:).
> >
> > Tabik,
> >
> > Nursalam AR
> >
> > On Mon, Oct 13, 2008 at 7:31 AM, Pandika Sampurna <
> > pandika_sampurna@> wrote:
> >
> > > Teman-teman ESKA Yth.,
> > >
> > > Berikut saya sampaikan 2 (dua) buku yang bagus untuk memulai
> belajar
> > > menulis (bagi pemula), dan memperlancar strategi penulisan novel
> > > bagi yang sudah mahir, yaitu:
> > >
> > > 1. "How to write and market a novel": Panduan bagi Novelis,
> > > Pendidik, dan Industri Penerbitan.
> > > Penulis: - R. Masri Sareb Putra
> > > - Yennie Hardiwidjaja
> > > Penerbit: Kolbu
> > > Jln. Geger kalong Girang Baru No. 4
> > > Bndung Telp. 022-2003235
> > > email: editorialmqs@ <editorialmqs%40mq.co.id>
> > >
> > > 2. "Mencipta Sosok Fiktif" Yang Memikat dan Dipercaya Pembaca
> > > Penulis: Orson Scott Card
> > > Penerjemah: Femmy Syahrani
> > > Penerbit: MLC
> > > Jln. Golf Barat X No. 2
> > > Bandung Telp. 022-7103950
> > > email: penerbit@ <penerbit%40mizanlc.com>
> > > Pemasaran: MIZAN
> > >
> > > Silahkan, siapa yang sudah mulai tertarik untuk membuat novel
> atau
> > > untuk menambah pengetahuan agar lebih lancar membuat novel, agar
> > > mendaftar untuk mendapatkannya. Berhubung mungkin sulit untuk
> > > mendapatkan secara langsung di toko buku di Jakarta, alangkah
> > > baiknya teman-teman ESKA di Bandung dapat membantu mencarikan
> atau
> > > menghubungi penerbit tersebut di atas.
> > >
> > > Untuk yang siap membuat novel, silahkan mendaftar langsung ke
> email
> > > saya atau Pengurus ESKA. Bilamana memungkinkan kita akan berikan
> > > buku-buku panduan ini secara gratis.
> > >
> > > Terima kasih.
> > >
> > > Salam Hormat,
> > > Pandika Sampurna
> > >
> > >
> >
>
- 5a.
-
Re: Selamat untuk Nopi
Posted by: "patisayang" patisayang@yahoo.com patisayang
Tue Oct 14, 2008 5:07 pm (PDT)
Selamat ya Pi... Akhwat satu ini emang selalu semangaaat!!! Btw,
lombanya di mana itu ya?
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "novi_ningsih"com
<novi_ningsih@...> wrote:
>
>
> Alhamdulillah, makasi ya mbak Rini :), nia, aku seneng deh :D, apalagi
> inget sms nia yang ngabarin itu, makasi juga mas sis, fety dan mbak
> icha :)
>
> Alhamdulillah....
>
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "inga_fety" <inga_fety@>com
> wrote:
> >
> > Nopi, selamaattt..
> > posting di milis donk..
> >
> > salam,
> > fety
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nia Robiatun Jumiah"com
> > <musimbunga@> wrote:
> > >
> > > wah selamat ya bu...
> > > asik!
> > > hi..hi.. ko gue yang seneng ? hi..hi..
> > >
> > > 2008/10/14 Rini Agus Hadiyono <rinurbad@>
> > >
> > > > Selamat, Nopi, atas prestasimu meraih juara 2 Lomba Menulis
> Tentang
> > > > Bapak.
> > > >
> > > > maaf nggak bisa posting panjang lebar, kuota terbatas nih:)
> > > >
> > > > semoga Nopi makin semangat berkarya, amin.
> > > >
> > > > terus menulis ya,
> > > > Rinurbad
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
>
- 5b.
-
Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Tue Oct 14, 2008 5:53 pm (PDT)
- 5c.
-
Re: Selamat untuk Nopi to Mbak Indar
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Tue Oct 14, 2008 6:17 pm (PDT)
Makasi ya, mba indar
iya, itu linknya udah dikasi mba Rini
Selain aku, ada anak eska lain yang ikut, kok
pengumumannya emang santer di MP
btw, aku sms gagal yo, sms kapan, laporan gagalnya udah besoknya :(
udah resmi ganti nomor, ya?
:(
kalo gitu, met milad lagi ya mbak indar sayang.............
hope d Best aja buat Mbak indar and family, aaamiiin :)
salam
Novi
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "patisayang"com
<patisayang@...> wrote:
>
> Selamat ya Pi... Akhwat satu ini emang selalu semangaaat!!! Btw,
> lombanya di mana itu ya?
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "novi_ningsih"com
> <novi_ningsih@> wrote:
> >
> >
> > Alhamdulillah, makasi ya mbak Rini :), nia, aku seneng deh :D, apalagi
> > inget sms nia yang ngabarin itu, makasi juga mas sis, fety dan mbak
> > icha :)
> >
> > Alhamdulillah....
> >
> >
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "inga_fety" <inga_fety@>com
> > wrote:
> > >
> > > Nopi, selamaattt..
> > > posting di milis donk..
> > >
> > > salam,
> > > fety
> > >
> > > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nia Robiatun Jumiah"com
> > > <musimbunga@> wrote:
> > > >
> > > > wah selamat ya bu...
> > > > asik!
> > > > hi..hi.. ko gue yang seneng ? hi..hi..
> > > >
> > > > 2008/10/14 Rini Agus Hadiyono <rinurbad@>
> > > >
> > > > > Selamat, Nopi, atas prestasimu meraih juara 2 Lomba Menulis
> > Tentang
> > > > > Bapak.
> > > > >
> > > > > maaf nggak bisa posting panjang lebar, kuota terbatas nih:)
> > > > >
> > > > > semoga Nopi makin semangat berkarya, amin.
> > > > >
> > > > > terus menulis ya,
> > > > > Rinurbad
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
>
- 5d.
-
Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar
Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id sya4215
Tue Oct 14, 2008 6:21 pm (PDT)
selamat ya nop...
aku kalah euy.. cuma puas di 10 besar huhuhu...
----- Original Message -----
From: Rini Agus Hadiyono
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Wednesday, October 15, 2008 7:53 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar
Mbak Indar,
lombanya waktu itu di MP Bunda Elly,
http://bundaelly.multiply. com/journal
- 5e.
-
Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Tue Oct 14, 2008 6:45 pm (PDT)
masya Allah Sya,
10 besar itu prestasi lho.
Aku juga ikutan tapi tersungkur, hahaha..
tetap ceria..!!
ayo nulis lagi..
Rinurbad
- 5f.
-
Re: Selamat untuk Nopi--to Mbak Indar
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Tue Oct 14, 2008 7:40 pm (PDT)
Makasi Mbak sya,
iya, 10 besar bareng mbak Sya, sempet bikin jiper, neh
tulisan mba sya dalem banget
Wah, mbak Rini
yups, tetep ceria,
banyak kerjaan menanti :)
asal jangan forsir diri, hihihi :D*aku banget
semangaaaaaaaaaat
Nop
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Rini Agus Hadiyono"com
<rinurbad@...> wrote:
>
> masya Allah Sya,
> 10 besar itu prestasi lho.
> Aku juga ikutan tapi tersungkur, hahaha..
> tetap ceria..!!
>
> ayo nulis lagi..
>
> Rinurbad
>
- 6a.
-
Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Selamat untuk Nopi
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Tue Oct 14, 2008 5:50 pm (PDT)
Fiyan..Fiyan..
betul kata Lia, jangan menyebut diri kacang-kacang gitu deh.
Bukan berarti harus sok pede atau narsis, tapi jika kita tidak
memandang diri sendiri baik, gimana orang akan menghargai?
Tetap semangat, jadikan pengalaman ikut lomba ini sebagai bekal dan
tambahan ilmu..syukur-syukur mendapat perhatian juri.
Aku sendiri nggak bisa ikut karena udah expired alias tuwir..hehe..
salam,
Rinurbad
- 7a.
-
(Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Oct 14, 2008 6:03 pm (PDT)
Terinspirasi dengan tulisan retno dan mbak ugik tentang pagi, hari ini
saya ingin juga menulis tentang pagi. thanks untuk mbak ugik dan retno
yang mengingatkan bahwa menikmati pagi itu adalah indah:)
****
Pagi ini diChiba, saya menjulukinya kota Seribu Daun, langit agak
mendung. Dingin tetap menyapa. Hari-hari musim gugur, biasanya
temperatur udara sekitar 18 derajat Celcius. aku mengendarai sepeda
pergi kekampus. Terasa bahagia bisa menghirup udara segar, mengisi
pori-pori. Di bibirku pun tetap terselip sebuah senyum, juga untuk
sapa ketika berjumpa dengan seorang mahasiswi Indonesia di jalan.
Pagi ini adalah pagi yang indah. Di sepanjang jalan mata bisa menatap
hijaunya daun, bunga-bunga musim gugur yang mulai mekar, langit biru
putih kelabu, burung-burung yang bergerak mencari makan, semilir angin
yang menggigit dingin menyelip di sela-sela sweater. Tanpa ada polusi
udara. tanpa ada kebisingan suara klakson kendaraan bermotor. Tanpa
ada bau asap yang mengundang tangan menutup lubang hidung. Ah, pagi
yang indah di kota seribu daun.
Menjelang pintu masuk kampus, dari arah yang sama denganku, terlihat
sebuah sepeda melintas, menuju ke halaman kampus. Sepasang suami
istri. Berkulit putih, sepertinya mereka adalah bukan pendatang. Sang
suami mengayuh sepeda sedangkan sang istri duduk di belakang sambil
memegang tas dan buku kuliah. Mungkin mereka adalah sama-sama
mahasiswa di kampusku. Berangkat bersama mengendarai sepeda, kendaraan
wajib di negeri sakura. Terlihat sang suami mengayuh sepeda dengan
agak berat. Ban sepeda merekapun terlihat agak mengempes menanggung
beban. Tapi, sebuah cinta memberikan kekuatan untuk mengayuh sepeda
setahap demi setahap. Pemandangan itu membuat saya tertegun sesaat.
Sambil mengayuh sepeda saya, saya berdoa semoga suatu saat saya juga
akan menikmati momen itu, bersama suami tercinta. Ah, pagi yang indah.
Nishi Chiba, Oktober 2008
http://ingafety.wordpress. com
- 7b.
-
Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Tue Oct 14, 2008 6:50 pm (PDT)
Kisah yang indah mbak :)jadi menambah minatku buat beli sepeda, waaaaaahhh....pasti seru tuh klo pagi-pagi mengayuh sepeda keliling perumahan sembari menghirup udara pagi.
miss u!!:sinta:
Keindahan selalu muncul saat kepala manusia berpikir positif
^_^
www.sinthionk.rezaervani. com
www.sinthionk.multiply. com YM: sinthionk
--- On Wed, 10/15/08, inga_fety <inga_fety@yahoo.com > wrote:
From: inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Wednesday, October 15, 2008, 1:02 AM
Terinspirasi dengan tulisan retno dan mbak ugik tentang pagi, hari ini
saya ingin juga menulis tentang pagi. thanks untuk mbak ugik dan retno
yang mengingatkan bahwa menikmati pagi itu adalah indah:)
****
Pagi ini diChiba, saya menjulukinya kota Seribu Daun, langit agak
mendung. Dingin tetap menyapa. Hari-hari musim gugur, biasanya
temperatur udara sekitar 18 derajat Celcius. aku mengendarai sepeda
pergi kekampus. Terasa bahagia bisa menghirup udara segar, mengisi
pori-pori. Di bibirku pun tetap terselip sebuah senyum, juga untuk
sapa ketika berjumpa dengan seorang mahasiswi Indonesia di jalan.
Pagi ini adalah pagi yang indah. Di sepanjang jalan mata bisa menatap
hijaunya daun, bunga-bunga musim gugur yang mulai mekar, langit biru
putih kelabu, burung-burung yang bergerak mencari makan, semilir angin
yang menggigit dingin menyelip di sela-sela sweater. Tanpa ada polusi
udara. tanpa ada kebisingan suara klakson kendaraan bermotor. Tanpa
ada bau asap yang mengundang tangan menutup lubang hidung. Ah, pagi
yang indah di kota seribu daun.
Menjelang pintu masuk kampus, dari arah yang sama denganku, terlihat
sebuah sepeda melintas, menuju ke halaman kampus. Sepasang suami
istri. Berkulit putih, sepertinya mereka adalah bukan pendatang. Sang
suami mengayuh sepeda sedangkan sang istri duduk di belakang sambil
memegang tas dan buku kuliah. Mungkin mereka adalah sama-sama
mahasiswa di kampusku. Berangkat bersama mengendarai sepeda, kendaraan
wajib di negeri sakura. Terlihat sang suami mengayuh sepeda dengan
agak berat. Ban sepeda merekapun terlihat agak mengempes menanggung
beban. Tapi, sebuah cinta memberikan kekuatan untuk mengayuh sepeda
setahap demi setahap. Pemandangan itu membuat saya tertegun sesaat.
Sambil mengayuh sepeda saya, saya berdoa semoga suatu saat saya juga
akan menikmati momen itu, bersama suami tercinta. Ah, pagi yang indah.
Nishi Chiba, Oktober 2008
http://ingafety. wordpress. com
- 7c.
-
Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Tue Oct 14, 2008 7:10 pm (PDT)
makasih ya mba fety...
Chiba, kota Seribu Daun.. aku rekam2 di otak, siapa tau tiba2 dapet
kesempatan ke Jepang, walaupun pake pintu doraemon hi..hi..
gak dink.. aku emang lagi berusaha mengingat nama-nama kota dan
pendeskripsian, letak dan segala yang berhubungan dengan geografi coz aku
kalo ilmu IPS terutama geografi dudul banget...
nanti cerita tentang kota lainnya ya mba:)
makasih.
salam,
nihaw..
kangeun juga euy...
Pada 15 Oktober 2008 08:02, inga_fety <inga_fety@yahoo.com > menulis:
> Terinspirasi dengan tulisan retno dan mbak ugik tentang pagi, hari ini
> saya ingin juga menulis tentang pagi. thanks untuk mbak ugik dan retno
> yang mengingatkan bahwa menikmati pagi itu adalah indah:)
>
> ****
>
> Pagi ini diChiba, saya menjulukinya kota Seribu Daun, langit agak
> mendung. Dingin tetap menyapa. Hari-hari musim gugur, biasanya
> temperatur udara sekitar 18 derajat Celcius. aku mengendarai sepeda
> pergi kekampus. Terasa bahagia bisa menghirup udara segar, mengisi
> pori-pori. Di bibirku pun tetap terselip sebuah senyum, juga untuk
> sapa ketika berjumpa dengan seorang mahasiswi Indonesia di jalan.
>
> Pagi ini adalah pagi yang indah. Di sepanjang jalan mata bisa menatap
> hijaunya daun, bunga-bunga musim gugur yang mulai mekar, langit biru
> putih kelabu, burung-burung yang bergerak mencari makan, semilir angin
> yang menggigit dingin menyelip di sela-sela sweater. Tanpa ada polusi
> udara. tanpa ada kebisingan suara klakson kendaraan bermotor. Tanpa
> ada bau asap yang mengundang tangan menutup lubang hidung. Ah, pagi
> yang indah di kota seribu daun.
>
> Menjelang pintu masuk kampus, dari arah yang sama denganku, terlihat
> sebuah sepeda melintas, menuju ke halaman kampus. Sepasang suami
> istri. Berkulit putih, sepertinya mereka adalah bukan pendatang. Sang
> suami mengayuh sepeda sedangkan sang istri duduk di belakang sambil
> memegang tas dan buku kuliah. Mungkin mereka adalah sama-sama
> mahasiswa di kampusku. Berangkat bersama mengendarai sepeda, kendaraan
> wajib di negeri sakura. Terlihat sang suami mengayuh sepeda dengan
> agak berat. Ban sepeda merekapun terlihat agak mengempes menanggung
> beban. Tapi, sebuah cinta memberikan kekuatan untuk mengayuh sepeda
> setahap demi setahap. Pemandangan itu membuat saya tertegun sesaat.
> Sambil mengayuh sepeda saya, saya berdoa semoga suatu saat saya juga
> akan menikmati momen itu, bersama suami tercinta. Ah, pagi yang indah.
>
> Nishi Chiba, Oktober 2008
>
> http://ingafety.wordpress. com
>
>
>
- 7d.
-
Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
Posted by: "ugik madyo" ugikmadyo@gmail.com ugikmadyo
Tue Oct 14, 2008 7:52 pm (PDT)
Amin...
Semoga doanya terkabulkan ya >:D<
Terimakasih Fey.. atas tulisannya yang indah :)
Pagi yang Indah dengan seribu daun
Jadi kangen sama Chiba nih hehe
Setiap pagi selalu indah kan?
Ugik Madyo
2008/10/15 inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
> Terinspirasi dengan tulisan retno dan mbak ugik tentang pagi, hari ini
> saya ingin juga menulis tentang pagi. thanks untuk mbak ugik dan retno
> yang mengingatkan bahwa menikmati pagi itu adalah indah:)
>
> ****
>
> Pagi ini diChiba, saya menjulukinya kota Seribu Daun, langit agak
> mendung. Dingin tetap menyapa. Hari-hari musim gugur, biasanya
> temperatur udara sekitar 18 derajat Celcius. aku mengendarai sepeda
> pergi kekampus. Terasa bahagia bisa menghirup udara segar, mengisi
> pori-pori. Di bibirku pun tetap terselip sebuah senyum, juga untuk
> sapa ketika berjumpa dengan seorang mahasiswi Indonesia di jalan.
>
>
- 7e.
-
Re: (Catcil) Pagi ini di Kota Seribu Daun
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Tue Oct 14, 2008 7:58 pm (PDT)
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "inga_fety" <inga_fety@.com ..>
wrote:
>
JAdi kangen sepedaku, Fet
dan anehnya pas tidur aku mimpi naik sepeda jalan2 dan berasa pegelnya
(lho :D)
Hampir sebulan aku ga pake sepeda... :D, bannya jadi kempes
Bayangin Fety yang lagi naik sepeda dengan penuh semangat, moga
someday, tercapai apa yang diinginkan fety ya :) aamiin
salam
noVi
> Terinspirasi dengan tulisan retno dan mbak ugik tentang pagi, hari ini
> saya ingin juga menulis tentang pagi. thanks untuk mbak ugik dan retno
> yang mengingatkan bahwa menikmati pagi itu adalah indah:)
>
> ****
>
> Pagi ini diChiba, saya menjulukinya kota Seribu Daun, langit agak
> mendung. Dingin tetap menyapa. Hari-hari musim gugur, biasanya
> temperatur udara sekitar 18 derajat Celcius. aku mengendarai sepeda
> pergi kekampus. Terasa bahagia bisa menghirup udara segar, mengisi
> pori-pori. Di bibirku pun tetap terselip sebuah senyum, juga untuk
> sapa ketika berjumpa dengan seorang mahasiswi Indonesia di jalan.
>
> Pagi ini adalah pagi yang indah. Di sepanjang jalan mata bisa menatap
> hijaunya daun, bunga-bunga musim gugur yang mulai mekar, langit biru
> putih kelabu, burung-burung yang bergerak mencari makan, semilir angin
> yang menggigit dingin menyelip di sela-sela sweater. Tanpa ada polusi
> udara. tanpa ada kebisingan suara klakson kendaraan bermotor. Tanpa
> ada bau asap yang mengundang tangan menutup lubang hidung. Ah, pagi
> yang indah di kota seribu daun.
>
> Menjelang pintu masuk kampus, dari arah yang sama denganku, terlihat
> sebuah sepeda melintas, menuju ke halaman kampus. Sepasang suami
> istri. Berkulit putih, sepertinya mereka adalah bukan pendatang. Sang
> suami mengayuh sepeda sedangkan sang istri duduk di belakang sambil
> memegang tas dan buku kuliah. Mungkin mereka adalah sama-sama
> mahasiswa di kampusku. Berangkat bersama mengendarai sepeda, kendaraan
> wajib di negeri sakura. Terlihat sang suami mengayuh sepeda dengan
> agak berat. Ban sepeda merekapun terlihat agak mengempes menanggung
> beban. Tapi, sebuah cinta memberikan kekuatan untuk mengayuh sepeda
> setahap demi setahap. Pemandangan itu membuat saya tertegun sesaat.
> Sambil mengayuh sepeda saya, saya berdoa semoga suatu saat saya juga
> akan menikmati momen itu, bersama suami tercinta. Ah, pagi yang indah.
>
>
>
>
> Nishi Chiba, Oktober 2008
>
> http://ingafety.wordpress. com
>
- 8a.
-
Re: [CATCIL] Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Oct 14, 2008 6:08 pm (PDT)
Percaya, mas andri, lima tahun di Yogya aku gak pernah pakai obat
nyamuk. Walaupun paginya, pintu dan jendela dibuka lebar-lebar. Pada
kemana yah nyamuk di Yogya?:)
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Andri Pranolo"com
<apranolo@...> wrote:
>
> Andai saja di Jogjakarta ada nyamuk...!. pasti dan barangkali ada
anak yang
> menyaksikan "ada cinta pada sebuah raket nyamuk"... tapi sayang tidak
> kutemukan nyamuk-nyamuk berkeliaran disetiap malam tidur-ku di kota
> ini..... (percaya gak..?)
>
> ha.. ha...
>
> salam,
> Andri Pranolo..
>
> 2008/10/13 Nia Robiatun Jumiah <musimbunga@...>
>
> > *Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk*
> >
> >
> >
> >
> >
> > Cinta ah.. selalu banyak kata indah yang meluncur keluar darinya.
Magis,
> > tanpa ruang dan waktu. Tak terdefinisi dengan keindahan fisik dan
dunia..
> > aih... tumben kayak gini?
> >
> >
> >
> > Cinta yang tidak dimakan usia dan keindahan fisik belaka kadang
kita temui
> > di jalan. Saat seorang lelaki tua dengan rambut yang mulai memutih dan
> > tangan mulai keriput juga mata sedikit sayu seperti menjadi saksi
pengalaman
> > manis dan pahit kehidupan menggenggam seorang perempuan tua sambil
tersenyum
> > dan berbincang bincang dengan tatapan yang masih penuh cinta.
> >
> >
> >
> > Pada sebuah tikar, di atas pasir pantai yang membentang, dibelai angin
> > sepoi yang menyejukkan, dan sedikit deru ombak menambah suasana
bahagia.
> > Sepasang suami istri yang sudah mulai renta bercengkerama dengan
riangnya,
> > dan pada itu semua kita dapat memaknai bahwa ada cinta di sana.
> >
> >
> >
> > Ketika beberapa lampu sudah mulai dimatikan, suara televisi sudah
tidak
> > terlalu jelas terdengar, jalan sudah mulai lengang oleh deru
kendaraan. Aku
> > menemukan cinta, pada sebuah raket nyamuk.
> >
> >
> >
> > Seorang lelaki tua yang sangat ku kenal, yang tubuhnya mulai legam dan
> > semoga saja ini menjadi saksi perjuangannya untuk keluarga kelak,
dengan
> > kopiah putih di atas rambutnya yang mulai banyak ditumbuhi uban
menonton
> > TV sambil membawa sebuah benda yang amat dekat dengannya jika
malam tiba.
> > Sebuah raket nyamuk.
> >
> >
> >
> > Seorang perempuan tua yang juga sangat kukenal, berbaring diatas tikar
> > dengan menjadikan sebelah tangannya menjadi bantalan kepala. Wajah
tuanya
> > lelah dan tertidur dengan nyenyaknya.
> >
> >
> >
> > Itulah kebiasaan orangtuaku ketika malam sudah mulai larut,
bapakku yang
> > sering kali menonton tv ditemani ibuku yang punya hobi
'didongengi' televisi
> > tertidur di ruang tengah rumah kami.
> >
> >
> >
> > Ketika nyamuk dengan santainya hinggap di atas tubuh ibuku, dan
menghisap
> > darah ibuku. Saat itu sang superhero datang layaknya robinhood
dengan busur
> > dan anak panahnya atau spiderman dengan jaring laba-labanya, maka
bapakku
> > datang dengan raket nyamuknya.
> >
> >
> >
> > Sungguh aku menikmati kedamaian saat aku intip adegan itu dari balik
> > kamarku. Dengan sangat hati-hatinya Bapakku mengusir atau bahkan
menyetrum
> > nyamuk-nyamuk agar ibuku tidak terbangun karena itu. Sungguh aku
melihat dan
> > belajar tentang sebuah wujud kesederhanaan cinta yang ada pada
mereka.
> >
> >
> >
> > Bapakku, bukan seorang pujangga yang pintar meramu kata. Ia juga bukan
> > seorang seniman yang kerap membawakan lagu untuk pujaan hatinya.
Bapakku
> > seorang biasa, seorang yang bagi orang mungkin amat biasa. Begitu pula
> > ibuku, seorang ibu rumah tangga yang tidak sempat mengenyam pendidikan
> > tinggi seperti banyak ibu lainnya. Tapi dari mereka, aku pertama kali
> > mengenal cinta. Sungguh, pada mereka.. aku belajar mengiyakan
bahwa cinta
> > tak pernah lekang usia...
> >
> >
> >
> >
> >
> > Parung, 13 Oktober 2008
> >
> > Ditemani nyamuk, di dalam rumah yang semoga akan selalu kudapati cinta
> > didalamnya...
> >
> >
> >
> >
> >
> > -Nia Robie'-
> >
> >
>
>
>
> --
> Andri Pranolo
> Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
> Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
> http://apranolo.staff.ugm. ac.id
>
- 8b.
-
Re: [CATCIL] Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk
Posted by: "Andri Pranolo" apranolo@gmail.com and_pci
Tue Oct 14, 2008 6:24 pm (PDT)
Tuh kan.... hayo siapa yang gak percaya lagi...?... dan siapa mau ke Yogya
bebas nyamukkk.!!!!!
Iya ya... saya juga heran, pada kemana ya..?
Salam,
Andri Pranolo
2008/10/15 inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
> Percaya, mas andri, lima tahun di Yogya aku gak pernah pakai obat
> nyamuk. Walaupun paginya, pintu dan jendela dibuka lebar-lebar. Pada
> kemana yah nyamuk di Yogya?:)
>
> salam,
> fety
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> "Andri Pranolo"
>
> <apranolo@...> wrote:
> >
> > Andai saja di Jogjakarta ada nyamuk...!. pasti dan barangkali ada
> anak yang
> > menyaksikan "ada cinta pada sebuah raket nyamuk"... tapi sayang tidak
> > kutemukan nyamuk-nyamuk berkeliaran disetiap malam tidur-ku di kota
> > ini..... (percaya gak..?)
> >
> > ha.. ha...
> >
> > salam,
> > Andri Pranolo..
> >
> > 2008/10/13 Nia Robiatun Jumiah <musimbunga@...>
> >
> > > *Ada Cinta pada Sebuah Raket Nyamuk*
>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Cinta ah.. selalu banyak kata indah yang meluncur keluar darinya.
> Magis,
> > > tanpa ruang dan waktu. Tak terdefinisi dengan keindahan fisik dan
> dunia..
> > > aih... tumben kayak gini?
> > >
> > >
> > >
> > > Cinta yang tidak dimakan usia dan keindahan fisik belaka kadang
> kita temui
> > > di jalan. Saat seorang lelaki tua dengan rambut yang mulai memutih dan
> > > tangan mulai keriput juga mata sedikit sayu seperti menjadi saksi
> pengalaman
> > > manis dan pahit kehidupan menggenggam seorang perempuan tua sambil
> tersenyum
> > > dan berbincang bincang dengan tatapan yang masih penuh cinta.
> > >
> > >
> > >
> > > Pada sebuah tikar, di atas pasir pantai yang membentang, dibelai angin
> > > sepoi yang menyejukkan, dan sedikit deru ombak menambah suasana
> bahagia.
> > > Sepasang suami istri yang sudah mulai renta bercengkerama dengan
> riangnya,
> > > dan pada itu semua kita dapat memaknai bahwa ada cinta di sana.
> > >
> > >
> > >
> > > Ketika beberapa lampu sudah mulai dimatikan, suara televisi sudah
> tidak
> > > terlalu jelas terdengar, jalan sudah mulai lengang oleh deru
> kendaraan. Aku
> > > menemukan cinta, pada sebuah raket nyamuk.
> > >
> > >
> > >
> > > Seorang lelaki tua yang sangat ku kenal, yang tubuhnya mulai legam dan
> > > semoga saja ini menjadi saksi perjuangannya untuk keluarga kelak,
> dengan
> > > kopiah putih di atas rambutnya yang mulai banyak ditumbuhi uban
> menonton
> > > TV sambil membawa sebuah benda yang amat dekat dengannya jika
> malam tiba.
> > > Sebuah raket nyamuk.
> > >
> > >
> > >
> > > Seorang perempuan tua yang juga sangat kukenal, berbaring diatas tikar
> > > dengan menjadikan sebelah tangannya menjadi bantalan kepala. Wajah
> tuanya
> > > lelah dan tertidur dengan nyenyaknya.
> > >
> > >
> > >
> > > Itulah kebiasaan orangtuaku ketika malam sudah mulai larut,
> bapakku yang
> > > sering kali menonton tv ditemani ibuku yang punya hobi
> 'didongengi' televisi
> > > tertidur di ruang tengah rumah kami.
> > >
> > >
> > >
> > > Ketika nyamuk dengan santainya hinggap di atas tubuh ibuku, dan
> menghisap
> > > darah ibuku. Saat itu sang superhero datang layaknya robinhood
> dengan busur
> > > dan anak panahnya atau spiderman dengan jaring laba-labanya, maka
> bapakku
> > > datang dengan raket nyamuknya.
> > >
> > >
> > >
> > > Sungguh aku menikmati kedamaian saat aku intip adegan itu dari balik
> > > kamarku. Dengan sangat hati-hatinya Bapakku mengusir atau bahkan
> menyetrum
> > > nyamuk-nyamuk agar ibuku tidak terbangun karena itu. Sungguh aku
> melihat dan
> > > belajar tentang sebuah wujud kesederhanaan cinta yang ada pada
> mereka.
> > >
> > >
> > >
> > > Bapakku, bukan seorang pujangga yang pintar meramu kata. Ia juga bukan
> > > seorang seniman yang kerap membawakan lagu untuk pujaan hatinya.
> Bapakku
> > > seorang biasa, seorang yang bagi orang mungkin amat biasa. Begitu pula
> > > ibuku, seorang ibu rumah tangga yang tidak sempat mengenyam pendidikan
> > > tinggi seperti banyak ibu lainnya. Tapi dari mereka, aku pertama kali
> > > mengenal cinta. Sungguh, pada mereka.. aku belajar mengiyakan
> bahwa cinta
> > > tak pernah lekang usia...
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Parung, 13 Oktober 2008
> > >
> > > Ditemani nyamuk, di dalam rumah yang semoga akan selalu kudapati cinta
> > > didalamnya...
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > -Nia Robie'-
> > >
> > >
> >
> >
> >
> > --
> > Andri Pranolo
> > Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
> > Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
> > http://apranolo.staff.ugm. ac.id
> >
>
>
>
--
Andri Pranolo
Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
http://apranolo.staff.ugm. ac.id
- 9.
-
Fw: OOT-Lowongan di Bank Danamon
Posted by: "Sari Radityo" sariradityo@yahoo.com.sg sariradityo
Tue Oct 14, 2008 6:52 pm (PDT)
Join The Team of Successful Professionals
As one of the largest financial institutions in Indonesia, we are continuously searching for talents to sustain our rapid growth. If you enjoy challenges, working in a team environment and is result oriented, contact us to explore career opportunities through our
RETAIL BANKING DEVELOPMENT PROGRAM (RBDP03)
Responsibilities:
- provide advice and solutions to our customers on their financial needs
- Acquire new customers and develop the portfolio
- Deepen the relationship with existing customers
General Requirements:
- Fresh graduate or having maximum 2 years experience in financial institutions
- Bachelor degree (S1) from reputable university with min. GPA 2.75
- Age between 22-30 years old
- Good interpersonal and communication skills
- Have high integrity, dynamic and independent
Untuk info selengkapnya, silahkan kunjungi http://www.situsgado-gado.blogspot. com
- 10.
-
Berguru kepada Alam
Posted by: "Word Smart Center" wordsmartcenter@yahoo.com wordsmartcenter
Tue Oct 14, 2008 6:53 pm (PDT)
Berguru kepada Alam
Oleh: Ahmad Muhammad*
Alam yang kita pijak ini
merupakan suatu anugerah tak terhingga yang diberikan Tuhan kepada kita. Disamping
memberikan segala yang kita butuhkan untuk hidup, seperti air, udara, tanah,
alam juga mengajari kita banyak hal tentang hidup dan kehidupan. Banyak sekali
pelajaran yang diberikan alam kepada kita, jika kita memberikan sedikit waktu
untuk melakukan perenungan. Alam mengajak kita untuk belajar dari kehidupan
setiap saat, dan memberikan pelajaran kepada kita dengan bekerja tanpa banyak
komentar apalagi interupsi.
Dari alam juga, banyak para
tokoh yang mendapatkan inspirasi. Sir Isaac Newton, ilmuwan besar penemu teori
gravitasi menemukan teorinya, itu terinspirasi dari buah apel yang jatuh
mengenai kepalanya. Atau pernahkah Anda mendengar ungkapan 'Eureka'? Ungkapan
yang sangat masyhur hingga sekarang itu berasal dari bibir Archimedes, orang
pintar dari Yunani. Ungkapan itu meluncur ketika ia berhasil menemukan hukum
hidrostatika yang terkenal itu, jika sebuah benda dimasukkan ke dalam air, maka
air akan dipindahkan (tumpah) sebesar volume benda yang dimasukkan tersebut.. Konon
hukum itu ia temukan ketika berendam di bak mandi dan mengamati air dalam bak
yang sebelumnya terisi penuh meluap tumpah ketika ia masuk ke dalam bak
tersebut.
Abul Anbiya', Ibrahim As. dalam pengembaraannya mencari
Tuhan juga belajar melalui alam. Ibrahim menganggap bulan adalah tuhannya
karena memberi penerang di tengah kegelapan. Namun ketika pagi datang kemudian
matahari muncul dengan sinarnya yang lebih terang benderang, kesimpulan Ibrahim
pada bulan berubah, kemudian menganggap mataharilah Tuhan yang maha besar itu.
Apa yang diharapkan Ibrahim pada matahari ternyata tidak
memberi kepuasan batinnya tentang tuhan. Sebab ketika senja datang
menenggelamkan matahari keperaduannya, Ibrahim pun berfikir mustahil tuhan
menghilang. Masa-masa pencarian tuhan ini membawa Ibrahim pada pergulatan
pemikiran yang sangat panjang. Sehingga sampai ia pada suatu kesimpulan bahwa
apa yang dilihatnya itu adalah benda-benda yang memiliki Pencipta (khâliq)
yang tak bisa dilihat, tak bisa digambarkan bentuknya, namun bisa dirasakan
keberadaannya. Pencipta (Tuhan) inilah yang menjadi tujuan pencarian Ibrahim. Tuhanlah
yang menciptakan alam yang luas dan permai ini.
Ketika menengadah ke atas
langit, perhatikanlah matahari. ia adalah simbol keadilan dan kasih sayang. Ia
memberikan terangnya kepada seluruh manusia, tak peduli jahat atau baik, muslim
atau non muslim, kaya atau miskin, semuanya mendapatkan sinar yang sama. Ia
juga mengasihi makhluk Tuhan lainnya. Membantu terjadinya proses fotosintesis
pada tumbuhan, membantu mempertemukan serbuk sari dan putik pada bunga,
menjadikan dirinya pertanda bagi proses migrasi burung. Matahari juga dengan
bijaknya selalu setia melaksanakan tugasnya dengan baik, terbit setiap pagi dan
kembali ke peraduan pada sore hari. Tanpa protes tanpa keluhan.
Kita juga bisa belajar dari
lebah, yang senantiasa bergandeng tangan bahu membahu menghasilkan sesuatu yang
manis, bermanfaat bagi orang lain. Bekerja dengan hati yang riang dan semangat
membara demi memberikan yang terbaik untuk orang lain.
Dari penguin, kita bisa belajar
ketabahan dan pengorbanan. Pejantan penguin bersedia mengerami telur-telurnya
di saat badai es dengan ganasnya menyerang, dengan setia ia menjaga bakal
penerusnya itu dengan meletakkannya di atas kakinya, diam bergeming, walaupun
ia harus menahan lapar dan haus sampai 4 bulan lamanya. Suatu pengorbanan luar
biasa sampai-sampai tidak mempedulikan dirinya sendiri.
Bila kita melemparkan pandangan
ke lautan yang luas dan tenang, kita bisa petik pelajaran tentang kerendahan
hati dan ketenangan. Semua air dari dunia ini, baik itu air comberan, air
sungai, atau air limbah yang membawa penyakit semuanya bermuara dan bertemu di
laut. Semuanya hidup rukun dan damai menjadi satu. Sementara sang laut
mengayomi mereka semua dan rela menjadikan dirinya asin sebagai penawar bagi
penyakit dan kotoran yang dibawa oleh mereka. Semua air menuju ke laut dan laut
dengan setia selalu menerimanya. Sebagai pelajaran, orang yang merendah dan
berlapang dada selalu diterima dan dicintai semua orang, lain halnya dengan
orang yang tinggi hati, orang segan mendekat, jurangnya dalam dan tak semua
orang mampu untuk menggapainya.
Dari makhluk Tuhan lain yang
katanya tak berakal ini, banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik buahnya.
Seekor Salmon yang mengajarkan pengorbanan sehingga ia mampu menempuh
perjalanan bermil-mil jauhnya hanya untuk melestarikan keturunannya. Hujan yang
turun ke bumi kehadirannya sangat dinantikan untuk menyejukkan alam yang
kering, membasahi bumi dan memberikan kehidupan pada makhluk yang lain,
mengajarkan agar selalu melihat ke 'bawah' agar bermanfaat kepada yang lain. Dari
pohon bambu kita bisa belajar akan ketegaran dan dan keluwesan, sekencang
apapun angin yang meniupnya bambu selalu bisa berdiri dan tegak kembali,
sedahsyat apapun ujian yang kita hadapi hendaknya selalu berusaha untuk bangkit
kembali. Semut kecil yang biasanya kita acuhkan, ternyata juga mencontohkan arti
indahnya kerja keras dan gotong royong. Saling tolong saling bantu demi
tercapainya tujuan bersama.
"Jadikanlah alam gurumu", seru William
Wordsworth suatu kali. Lewat puisi-puisinya penyair kawakan Inggris yang tenar
pada pertengahan tahun 1800-an itu mengingatkan kita agar tak segan berguru
pada alam. Imam Al Ghazali berkata, "Berjalanlah kamu di atas dunia ini,
maka banyak yang akan kamu lihat". Masih banyak lagi hal lain yang mungkin
bisa kita petik pelajaran dari alam. Itu hanya setitik contoh dari lautan ilmu
pengetahuan yang dimiliki oleh alam. Dan sekali lagi kita sebagai manusia harus
bersyukur. Kita harus berpikir seribu kali atau mungkin berjuta-juta kali atau
mungkin seribu juta kali untuk membiarkan alam yang kita tinggali ini rusak
oleh tangan kita sendiri. Masih banyak sekali "misteri" di alam kita
yang belum kita ketahui. Untuk itu kita harus berusaha memulai dari diri kita
sendiri, untuk menjaga agar alam yang kita tinggali ini tidak rusak oleh tangan
kita sendiri.
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan
bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang
yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau
duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan
langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau
menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari
siksa neraka". (QS Ali Imran [3]:190-191)
Kairo, setelah menonton "Planet
Animal"
=================
* Peserta Sekolah Menulis SMART
(Sistim Menulis ASIK, REGULER, dan TERPADU)
=================
sumber: http://smartpena.blogspot. com/2008/ 10/bengkel- karya-smart_ 14.html
- 11.
-
(Ruang Baca) Penokohan dan Sudut Pandang
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Tue Oct 14, 2008 6:56 pm (PDT)
Postingan lama di http://sinarbulan.multiply. com/journal/ item/226/
Ulasan_Buku_Non_Fiksi_ Terjemahan_ Mencipta_ Sosok_Fiktif
Mudah-mudahan membantu.
Judul lengkap: Penokohan dan Sudut Pandang; Mencipta Sosok Fiktif yang
Memikat dan Dipercaya Pembaca
Penulis: Orson Scott Card
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penerbit: MLC
Tebal: 276 halaman
Cetakan: I, Desember 2005
Beli di: Bursa Buku Mizan, Gramedia Merdeka, Bandung
Harga: Rp 39.000,00 (diskon 50%)
Skor: 8,5
'Aku berjanji kepadanya, lain kali aku akan menganggap gigitan
binatang lebih serius. Aku juga bertekad untuk mencari-cari bayi tupai
untuk dimakan kucing.'
(halaman 169)
Petikan kalimat tersebut di atas merupakan contoh dalam Bab 10: Tokoh
Komedi: Kesangsian yang Terkendali. Satu dari sekian banyak uraian
Orson Scott Card yang memecahkan persoalan saya dalam menulis naskah
fiksi.
Apakah buku ini hanya membahas karakter komedi? Tidak. Ada tokoh yang
serius, antagonis, pahlawan, dan masih banyak lagi. Penulis
mengungkapkan betapa kaya dimensi karakter selaku unsur krusial dalam
karya fiksi. Ia banyak menggunakan nama Pete dan Nora sebagai contoh
tokoh dalam teks, serta menyertakan sejumlah judul film. Dengan
demikian, panduan yang sangat lengkap ini dapat digunakan oleh penulis
skenario pula. Bukan hanya buku.
Segudang pengetahuan dituangkan Card sebagai bekal menulis. Dari sudut
yang bernama penokohan, kita dapat merembet ke mana-mana. Persoalan
ide, interaksi dengan pembaca, dan hal-hal yang terkesan remeh namun
kerap mengganjal proses penulisan seperti memilih nama. Membaca buku
ini membuat saya merasa penulis diangkat ke tempat bercahaya gemilang,
bahwa penulis adalah profesi yang lebih intelek dari dugaan kita
sebelumnya. Ditunjang penerjemahan yang apik dengan pemakaian 'kita'
sebagai subjek, seolah-olah Card sendiri sedang berbicara dan
mendiskusikan buah-buah pikirannya untuk dibagi dengan sesama penulis.
Buku yang luar biasa. Saya merekomendasikannya sebagai buku kerja,
yang dapat ditengok kapan saja saat menulis alias bukan sekadar untuk
dibaca satu kali. Seandainya dijadikan mata kuliah di jurusan Sastra,
tentu akan menarik sekali.
- 12.
-
Dialog "DUA SISI" pada satu hati (2)
Posted by: "ekadirna" ekadirna@yahoo.com ekadirna
Tue Oct 14, 2008 7:00 pm (PDT)
* Bunda...:-(
- Ada apa anakku...? kenapa wajahmu berselimut duka...?
* Kenapa di dunia ini harus ada kebohongan, Bunda?
- Tentu saja agar kau bisa memaknai kejujuran
* Tapi bukankah kejujuran lebih utama?
- Iya, sangat utama...lebih utama untuk pribadi yang mulia
* Lalu kenapa yang kuanggap pribadi mulia itu begitu tega?
- Pribadi mulia yang mana anakku?, pribadi mulia yang tahan uji atau
pribadi-pribadi yang hanya ingin dipuji?
* Ah, Bunda...aku sakit karenanya, hatiku perih olehnya...
- Biarkan saja anakku, balut lukamu dengan cintaNya...,basuh perihmu
dengan mengingatNya...
* Aku tak tahan, Bunda!, lukaku terlampau menganga...aku ingin pergi..
- Jangan...!!, justru kau harus tetap ada disini...jadilah pribadi
tahan uji anakku...biarlah jika luka itu tak bisa terobati...tapi
kau harus belajar bangkit meski dalam serpihan diri...
* Aku benci ketika kulihat kebohongan itu semakin nyata, Bunda...!
- Lantas kenapa!Biarkan saja..bukan hakmu untuk menghukumnya,biarkan
saja kelak seiring waktu kan ada yang memperlihatkan kuasaNya...
yakinlah itu...anakku!
Anakku, anggaplah sebuah kebahagiaan ketika kau terjatuh dalam
ujian...karena itu semua akan menghasilkan buah yang
matang...kematangan jiwa itu lebih utama...Biarkan saja semua yang
ada...bukan engkau pemberi karma...serahkan padaNya...kelak, Dia yang
kan buktikan semua...
Ikhlaskan, walau perih kau jelang...tapi bukankah dibaliknya kau
rasakan kebahagiaan anakku?
Bersyukurlah, dengan caraNya, Dia memberitahukan padamu mana pribadi
mulia yang kan setia...perjalanan hidup ini tak mudah
anakku...dibutuhkan pribadi mulia nan setia untuk menemani,
membimbing langkahmu...bukan kerapuhan jiwa...atau keinginan sekedar
dipuji semata...
Jadi, tak perlu tangismu itu...tak perlu kau hiraukan luka itu...tak
perlu kau bersedih karena kebohongan itu...tak perlu kau berduka
karena senyum kemenangan itu...bangkit! perlihatkan pada
semua...bahwa hingga hari ini kau masih bisa tertawa...bahwa kau tak
mudah terluka...jadilah pribadi yang tahan uji...kelak Dia yang kan
beri bukti...serahkan padaNya...biar Dia yang kan tentukan segala...
Hari ini Dia telah mengajarkan lagi padamu,makna...setia dan ikhlas
pada Kuasa, maka jadikanlah cintamu padaNya jauh diatas segala dan
melampaui semua...kelak Dia yang kan beri bahagia...hapus airmatamu,
anakku, tersenyumlah, bangkit bersama RidhoNya...jangan mudah jatuh
hanya karena sesuatu yang sebetulnya tersia...
(Sengata, 13 Oktober 2008...di tahun ketujuh kepergianmu
bunda...kutemukan cintaNya tetap melindungiku)
- 13.
-
(Ruang Baca) How to Write and Market A Novel
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Tue Oct 14, 2008 7:00 pm (PDT)
Penulis: R. Masri Sareb Putra dan Yennie Hardiwidjaja
Penerbit: Kolbu
Tebal: xiv + 150 halaman
Cetakan: I, Februari 2007
Genre: How To
Skor: 7,9
Penampilan sampul muka buku ini sudah sangat memukau pandangan.
Warnanya cerah bak jeruk yang ranum, dihiasi sampul novel-novel
populer yang dideretkan dengan novel Cinta Peri Danau Teratai dan
Hantu Jeruk Purut karya Yennie Hardiwidjaja. Yang saya herankan,
setelah membaca biodata penulis, mengapa sampul novel Masri tidak
dipajang juga?
Buku ini sangat berisi. Tinjauan-tinjauan ilmiah dipadankan dengan
ilustrasi foto penulis kenamaan sehingga tidak menjenuhkan. Kedua
penulis membedah unsur-unsur penulisan dan pemasaran novel, mulai dari
definisi, konsumen dan aspek lain seperti motivasi menulis.
Poin teristimewa HtWnMAN adalah penjelasan mengenai sembilan genre
novel yang dikemukakan dalam sub bab Ragam Novel (hal. 22). Saya
merasa belum pernah membacanya dalam buku, e-book, atau referensi
lain. Ada pula teknik membuat judul (hal. 116-117).
Huruf yang serasi dan penuturan yang enak disimak agak terusik oleh
kesalahan cetak di sejumlah halaman. Selain itu, proses kreatif
Sutardji Calzoum Bachri (halaman 42) rasanya tidak tepat dituturkan
dalam buku produksi lini imprint MQS ini. Pasalnya, sang Presiden
Penyair minum-minum sebelum naik panggung untuk mengatasi grogi
(menurut suami saya), bukan
mencari inspirasi bersyair. Itu pun sudah dihentikan.
Harus diakui bab mengenai Royalti dan Beli Putus (halaman 134)memiliki
daya tarik besar bagi pembaca. Walaupun demikian, kedua penulis
terlampau berani menyebutkan nilai beli putus berdasarkan tebal naskah
padahal ada beberapa faktor yang mempengaruhi di luar kemampuan
penulis untuk bernegosiasi dengan penerbit. Sebut saja jam terbang
penulis, yang mau tak mau dipertimbangkan dalam tawar-menawar.
Terlepas dari semua itu, buku karya duet Masri dan Yennie ini perlu
dijadikan rujukan oleh calon-calon novelis.
- 14.
-
Hmmm... Ringtone HP Menarik: Rekaman Jaksa Minta Upeti
Posted by: "Robert Sianturi" sianturi1972@yahoo.co.id sianturi1972
Tue Oct 14, 2008 7:19 pm (PDT)
Hmmmm
kita hanya bisa menghela nafas panjang...
Semoga aparat hukum sadar...
Bahwa memaksa orang untuk bertindak korupsi...
Bahwa dengan memaksa/ menakut-nakuti sehingga pembangunan mandeg karena banyakyang takut melaksanakan pembangunan (karena jika tidak korupsi tidak bisa setor dan terancam dihukum)...
Bahwa membiarkan dan atau memang melakukan persekongkolan jahat dengan orang yang benar benar koruptor...
Itu semua.. berakibat fatal demi anak cucu bangsa ini...
Termasuk anak cucu aparat itu sendiri
..................... ......... ......... ......... ......... ......... .....
Dari: Nanang Heriyanto <nan2nk@yahoo.co.id >
Topik: Ringtone HP Menarik: Rekaman Jaksa Minta Upeti
Tanggal: Selasa, 14 Oktober, 2008, 4:01
AM
bersumber dari Harian Gorontalo Post, Sabtu 11 Oktober 2008
Beberapa waktu yang lalu percakapan antara jaksa Urip dan Artalyta (Ayin) dalam kasus BLBI jadi pusat perhatian, bahkan sampai dijadikan ring-tone (nada panggil ) HP
Kasus serupa terjadi di Kabupaten Boalemo, Propinsi Gorontalo. Rekaman percakapan antara jaksa kejaksaan negeri setempat dengan staf pemerintahan kabupaten juga menghebohkan dan dijadikan ring-tone.
Bedanya, percakapan Urip dan Ayin banyak memakai kata sandi, sedangkan percakapan di Boalemo malah sangat vulgar dan jelas.
Dari suaranya, diduga yang berbicara adalah Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo, Tilamuta Ratmadi Saptono SH.
dalam Percakapan berdurasi 34 menit itu disebut2 soal janji menyerahkan uang...
Salah satu cuplikan rekaman percakapan telpon itu:
"... paling kasih 15 juta. proyek dia miliaran, Handoyo kalau ngasih dibawah 50 juta, saya ndak akan terima. kasih tahu
dia.... kalau dia ngasih 20 juta,
nggak usah temui saya. Saya tangkap dia nanti..."
Rekaman itu mulai beredar di masyarakat sepekan lalu dan kini kian banyak warga yang mencarinya.
Justru setelah menyebar, yang sudah punya rekaman malah berhati-hati. Mereka tidak serta merta mengizinkan orang lain merekamnya.
"dengar saja dulu, jangan dulu rekam. Soalnya jangan sampai orang terbawa-bawa lagi", kata warga yang memiliki rekaman ketika ditemui Gorontalo Post.
Mencuatnya peredaran rekaman percakapan itu memunculkan tanggapan warga. Menurut warga, rekaman itu menguatkan indikasi adanya permainan dalam upaya penegakan hukum.
Kata warga: "Ini terbukti bahwa kasus korupsi yang seharusnya diusut tuntas, malah didiamkan karena diberi upeti".
Kalau menurut saya:
Itu benar, malah yang lebih menakutkan adalah kemungkinan yang lain, yakni bahwa orang harus melakukan korupsi agar bisa memberi upeti.
Jika tidak bisa memberi upeti akan ditangkap.
Artinya JIKA
TIDAK KORUPSI, MAKA
AKAN DITANGKAP.
dari rekaman pembicaraan antara Kepala kejaksaan negeri Boalemo dengan staf pemerintahan kabupaten setempat. yang dibicarakan adalah suplier/ rekanan/ pemborong yang mengerjakan sebuah proyek di kabupaten tersebut.
Sudah menjadi rahasia umum saat ini bahwa dalam proyek pemerintahan kabupaten/kota sampai propinsi dan seterusnya, bahwa pimpinan proyek atau kepala dinas atau instansi pemerintah yang bersangkutan harus setor upeti pada aparat hukum. Jika tidak, maka akan dicari-cari kesalahannya agar bisa diperas. Makanya pak.. kalau mau selamat korupsi aja proyek pembangunan yang ada.
Sebab jika anda tidak korupsi atau minta fee pada suplier/ rekanan/ pemborong yang melaksanakan proyek ditempat anda... anda gak bisa kasih setoran.
Jika anda bekerja bersih sudah sesuai aturan, tidak korupsi, tidak menerima fee.. wah bisa fatal... karena pasti dicari-cari kesalahan anda
Itu masih untung, kadang bahkan sudah diperas
masih dijadikan
"obyek jalur prestasi". Artinya sudah diperas sampai kering, masih harus dijadikan target harus dihukum karena untuk dapat penilaian berprestasi, sehingga dapat naik pangkat.. naik jabatan dan sebagainya.
Selain itu, obyek pemerasan yang lain adalah suplier/ rekanan/ pemborong yang mengerjakan proyek. Karena dianggap untung, maka harus menyisihkan keuntungan sebagai upeti. Jika tidak setor upeti... wah jangan coba-coba deh...
kadang bahkan mintanya berlebihan, seperti dalam rekaman tadi. Mungkin saja
si pemborong setelah mengerjakan proyek sekian bulan untung kotor tidak sampai 100 juta.. dipotong operasional, gaji karyawan dan sebagainya mungkin bersih untung 75 juta, maka dia menawar bagaimana kalau kepala kejaksaan negeri itu diberi upeti 20an juta...
hehehe ya jelas marah... keinginan penguasa yang punya wewenang tanpa batas untuk menyengsarakan manusia kok ditawar...
kalau mau selamat korupsi aja bos....
Coba
bayangkan saja...
pernah ada berita menarik... dimana pemborong mengerjakan pembuatan meja, dengan spesifikasi panjang lebar harus 50cm x 100cm. karena panjang mejanya hanya kurang 1 milimeter!!! maka ya harus terima nasib dijadikan bulan-bulanan dengan tuduhan korupsi. Meskipun lebar meja melebihi ketentuan yakni lebih 1cm...
Makanya kadang saya bingung dengan berita bahwa aparat ini berhasil membongkar korupsi... setelah saya baca lengkap ternyata.... ........
Yang lain lagi... saya baca.. dituduh korupsi karena administrasi kurang baik...
dan sebagainya.. .
Makanya daripada kerja dengan benar dan jujur... tapi anda tidak bisa kasih upeti...
Karena tidak bisa kasih upeti... anda bisa dihukum...
Lebih baik anda korupsi aja deh.. karena dengan itu anda bisa beri upeti...
kemungkinan selamat ada...
kemungkinan tidak selamat juga ada.... hehehehe
Karena sekarang memang zamannya...
Dimana Korupsi terbesar adalah ada pada para aparat
penegak
hukum....
Maka bisa dibaca berita di media massa...
dimana anggaran belanja pembangunan dibanyak daerah hanya terserap kurang dari 20%, artinya dari dana yang ada untuk pembangunan yang terpakai hanya kurang dari 20%. sisanya dianggarkan lagi tahun depannya...
karena semua takut...
Kalau anggaran belanja rutin ya terserap semua... karena untuk gaji pegawai negeri dan sebagainya.. . kalau tidak... pegawai negeri tidak gajian..hehehe
Jadinya saya ini kadang kadang mikir...
Ingat semboyan iklan tentang pajak di TV...
Bayar pajaknya... awasi penggunaannya. ..
Apa kata dunia....
Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) ini kan sebagian besar berasal dari pajak.
Ternyata ... kita semua ini yang taat bayar pajak (pajak bumi bangunan, pajak kendaraan bermotor,... makan direstoran harganya sudah termasuk ada pajaknya, beli kebutuhan ditoko/minimarket harganya sudah termasuk pajaknya.. dan sebagainya)
Semua itu
ternyata sebagian besar
adalah untuk membayari para pegawai negeri termasuk juga aparat hukum....
Tapi orang-orang yang kita gaji dari pajak kita itu tidak melayani kita...
jika tidak setor uang... urusan dipersulit.. . (malah di Indonesia ini, jangankan menuntut hak... melaksanakan kewajiban saja dipersulit.. . mau contoh konkret, mau bayar pajak kendaraan bermotor saja, jika ingin cepat ya pakai jasa calo. Lihat dikantor pajak.. betapa orang melaksanakan kewajiban perpajakan harus antri panjang...d ansebagainya)
Aparat hukum yang kita gaji dari pajak kita... jika tidak kasih upeti... wah rawan bencana....
" Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu?
Temukan jawabannya
di Yahoo Answers!"
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar