Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- Re: [rampai] Kak, bersabarlah... From: ukhti hazimah
- 2a.
- Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari From: rafif_amir
- 2b.
- Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari From: sismanto
- 2c.
- Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari From: gopo_alhusna
- 2d.
- Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari From: sismanto
- 3a.
- [Mimbar] Pemuda Jalanan Meninggal Dalam Sujud From: M.Arif As Salman
- 4a.
- [Mimbar] Akibat Negatif Chating From: M.Arif As Salman
- 5.
- Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK - Dari Abiy! From: Agung Argopo
- 6a.
- Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam From: gopo_alhusna
- 7.
- Re: [Inspirasi] Jangan Bekerja Terlalu Keras! - buat Mbak Novi From: Agung Argopo
- 8a.
- (bioskop) matahari yang takkan pernah padam From: Bu CaturCatriks
- 8b.
- Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam From: gopo_alhusna
- 8c.
- Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam From: Lia Octavia
- 8d.
- Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam From: inga_fety
- 9a.
- [Mimbar] Pernik Rumah Tangga From: Agung Argopo
- 10.
- To => P. WidhiRe: [sekolah-kehidupan] [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs! From: Siwi LH
- 11.
- (Inspirasi) Lagi, Tentang Cinta :-) From: Jenny Jusuf
- 12a.
- Kolom Kamisan: GANTI GIGI From: Agung Argopo
- 13a.
- Re: [Maklumat] Agenda Kegiatan Offline SK Minggu Ini From: inga_fety
- 14a.
- Re: (Catcil) Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama --> mas nur dan mas From: inga_fety
- 15a.
- Re: [Inspirasi] Jangan Bekerja Terlalu Keras! From: inga_fety
- 16.
- [Info] Buku Puisi 'Otobiografi' Saut Situmorang - Disk From: Epri Saqib
- 17a.
- (catatan kecil) Jenuh From: Lia Octavia
- 17b.
- Re: (catatan kecil) Jenuh From: inga_fety
- 18.
- [Info] Fwd : Rilis Berita dari KMB From: Epri Saqib
Messages
- 1a.
-
Re: [rampai] Kak, bersabarlah...
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Tue Nov 11, 2008 1:50 pm (PST)
loh...tak pikir wis ngerti mbak. Monggo dicopy, moga bermanfaat nggih mbak ;)
:sinta:
"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia. blogspot. com
BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply. ; http://sinthionk.com rezaervani. com
YM : SINTHIONK
_____________________ _________ __
From: inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Monday, November 10, 2008 9:15:18 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: [rampai] Kak, bersabarlah...
br ngeh setelah baca beberapa reply, ini puisi buatan adiknya sinta
yah:) wah, sint..adikmu bagus banget bikinnya. boleh dicopy gak yah?:)
salam,
fety
- 2a.
-
Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari
Posted by: "rafif_amir" rafif_amir@yahoo.co.id rafif_amir
Tue Nov 11, 2008 4:01 pm (PST)
Wah itu sih bidadari turun dari khayangan. kayak yang di dongeng2 itu..:)
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "sismanto" <siril_wafa@com ...>
wrote:
>
> HHmmm...ternyata bidadari itu harus di cari tho :D
> tak pikir dengan diam kemudian datang dari surga menmbus batas
> awang-awang dan menjelma menjadi bidadari impian ^_^
>
> -sis-
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rafif_amir" <rafif_amir@com >
> wrote:
> >
>
> > rafif87.multiply.com
> >
>
- 2b.
-
Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari
Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id siril_wafa
Tue Nov 11, 2008 7:23 pm (PST)
Lho....terus ini bidadari yang mana? :D
-sis-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. ,com
"rafif_amir" <rafif_amir@...> wrote:
>
> Wah itu sih bidadari turun dari khayangan. kayak yang di dongeng2
itu..:)
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "sismanto" <siril_wafa@com >
- 2c.
-
Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari
Posted by: "gopo_alhusna" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 7:30 pm (PST)
Hmm... hmm...
Assalamualaikum, bidadarinya udah dateng nih... ~_^
Denger-2 ada yang mencariku, ya?
Ada apa, ya?
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rafif_amir"com
<rafif_amir@...> wrote:
>
> Wah itu sih bidadari turun dari khayangan. kayak yang di dongeng2
itu..:)
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "sismanto" <siril_wafa@com >
> wrote:
> >
> > HHmmm...ternyata bidadari itu harus di cari tho :D
> > tak pikir dengan diam kemudian datang dari surga menmbus batas
> > awang-awang dan menjelma menjadi bidadari impian ^_^
> >
> > -sis-
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rafif_amir"com
<rafif_amir@>
> > wrote:
> > >
> >
> > > rafif87.multiply.com
> > >
> >
>
- 2d.
-
Re: [Catcil] Karena Bidadari Harus Dicari
Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id siril_wafa
Tue Nov 11, 2008 9:49 pm (PST)
Hehe...iya..
ini tho bidadarinya ^_^
jarang nongol, kalo nongol langsung buat Geerrrrrr....
-sis-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. ,com
"gopo_alhusna" <gopo_alhusna@...> wrote:
>
> Hmm... hmm...
>
> Assalamualaikum, bidadarinya udah dateng nih... ~_^
>
> Denger-2 ada yang mencariku, ya?
> Ada apa, ya?
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rafif_amir"com
> <rafif_amir@> wrote:
> >
> > Wah itu sih bidadari turun dari khayangan. kayak yang di dongeng2
> itu..:)
> >
> > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "sismanto" <siril_wafa@com >
> > wrote:
> > >
> > > HHmmm...ternyata bidadari itu harus di cari tho :D
> > > tak pikir dengan diam kemudian datang dari surga menmbus batas
> > > awang-awang dan menjelma menjadi bidadari impian ^_^
> > >
> > > -sis-
> > >
> > > --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "rafif_amir"com
> <rafif_amir@>
> > > wrote:
> > > >
> > >
> > > > rafif87.multiply.com
> > > >
> > >
> >
>
- 3a.
-
[Mimbar] Pemuda Jalanan Meninggal Dalam Sujud
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Tue Nov 11, 2008 4:28 pm (PST)
Pemuda Jalanan Meninggal Dalam Sujud
�
����������� Seperti biasa, usai shalat maghrib beberapa pemuda berkumpul di dalam mesjid. Mereka membicarakan tentang nikmat-nikmat Allah Swt., tentang tujuan hidup, tentang bekal mati dan tentang perjuangan untuk tegaknya agama Allah Swt. di muka bumi ini. Bagi mereka rutinitas ini adalah seperti makanan yang dibutuhkan seorang musafir ketika melintasi padang sahara yang luas. Atau ibarat obat bagi orang yang sedang sakit atau ibarat suplemen tambahan untuk menjaga stamina tubuh. Mereka terlihat masih muda dengan semangat membara yang masih mengisi ruang jiwa mereka. Namun wajah mereka mengesankan bahwa mereka sedang memikirkan suatu perkara yang berat, ya..., mereka sedang memikirkan bagaimana hidayah Islam ini sampai ke seantero dunia, sehingga tidak ada satupun manusia yang meninggalkan dunia ini kecuali ia dalam keadaan beriman.
����������� Mereka adalah pemuda yang tangguh, sabar dan kuat keyakinan pada Allah Swt.. Akhlak mereka patut dipuji, kata-kata mereka selalu menyentuh hati dan sikap mereka mencontoh akhlaknya Nabi.
����������� Setelah lebih kurang seperempat jam, mereka mulai menentukan beberapa orang untuk keluar berkunjung kerumah-rumah kaum muslimin. Salah seorang dari mereka berkata,
"Di persimpangan jalan ke arah halte, ada seorang pemuda yang suka mengganggu dan menertawakan kita setiap kali kita lewat ditempat itu. Ini sudah terjadi 2 kali. Setiap kali lewat, kita tidak menghiraukan sikap dan kata-katanya. Bagaimana kalau kesempatan kali ini, kita coba dekati ia, kita bicara padanya dengan baik-baik, lembut dan sopan dan sedapat mungkin kita ajak ia ke Mesjid."
����������� "Usulan yang bagus," salah seorang dari mereka menanggapi.
"Kita mohon pada Allah Swt. agar membuka hati pemuda tersebut untuk mau mendengarkan kata-kata kita," ia melanjutkan.
"Baiklah, sebelum keluar mari kita berdo`a pada Allah Swt. dengan penuh tadharru` dan berharap, moga Allah Swt. menjadikan setiap langkah kita kebaikan dan sebab diberinya orang lain hidayah," semuanyapun mengamini.
����������� Mereka keluar dari mesjid dan lidah mereka tak henti menyebut asma Allah Swt.. Hati mereka penuh dengan harapan agar Allah Swt. membukakan hati pemuda tersebut untuk mau mendengarkan kata-kata mereka kali ini. Dan seperti biasa, pemuda jalanan itu lagi nongkrong ditempat tersebut. Sebelum salah seorang dari mereka yang keluar mulai menegur, pemuda jalanan itu sudah mulai menertawakan dan� mencemooh. Ia berani karena bersamanya pemuda-pemuda yang lain. Salah seorang dari mereka yang keluar dari mesjid, mulai mendekati si pemuda, ia duduk disampingnya dan yang lain sibuk dengan do`a didalam hati dan lidah mereka tak hentinya melantunkan zikir pada Allah Swt., beristighfar dan bershalawat pada Rasulullah Saw.
����������� Akhirnya si pemuda bersedia diajak ke mesjid walau pada awalnya ia agak keberatan. Tapi karena Allah Swt. jualah dan juga kepiawaian berbicara salah seorang dari mereka yang keluar dari mesjid, hati pemuda itupun tersentuh juga. Dalam perjalanan ke mesjid si pemuda meminta ma`af atas sikapnya selama ini. Ia menyesal dengan tindakannya yang tidak baik tersebut. Sesampai di mesjid, si pemuda disuruh untuk berwudhuk dahulu, tapi ia masih berdiri dan tidak beranjak menuju ke tempat wudhuk. Ia berkata,
"Saya sudah lupa cara berwudhuk, tolong ajarkan saya caranya." Kemudian salah seorang dari mereka mengajarkan pemuda tadi berwudhuk. Usai berwudhuk ia disuruh shalat, tapi ia kembali berkata,
"Ma`af saya sudah lama tidak shalat, sehingga saya sekarang tidak tahu bagaimana gerakannya dan apa saja bacaannya."
Kemudian salah seorang dari mereka memimpin shalat untuk mengajarkan tata cara dan bacaan shalat. Pada saat sujud terakhir, si pemuda belum bangun dari sujudnya, dugaan yang mengajarkan shalat bahwa ia sedang berdo`a panjang menyesali perbuatan dan dosanya selama ini. Setelah mengucapkan salam, si pemuda belum juga bangun, dan ketika digerak-gerikkan badannya, ternyata ia telah meninggal dunia.
* * *
Apa ibrah yang bisa kita ambil dari kisah diatas? Betapa kematian datang dengan tiba-tiba. Tanpa ada satupun yang bisa menduga dan mengetahuinya. Dan betapa dakwah itu dapat menyelamatkan seseorang dari api neraka. Dan kalaulah pemuda�pemuda soleh tadi tidak mendatangi si pemuda jalanan dan pemuda jalanan itu dalam ketentuan taqdirnya meninggal pada saat itu, tentu meninggalnya dalam keadaan yang tidak diridhai Allah Swt.. Namun, Allah Swt. telah menjadikan mereka sebab si pemuda jalanan meninggal� dalam keadaan sedang bersujud.
Silahkan Anda memikirkan ibrah� dari kisah diatas...!
Semoga bermanfaat.
�
Wassalam
Cerita seorang teman dari Mesir
Arif Salman
�
�
�
- 4a.
-
[Mimbar] Akibat Negatif Chating
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Tue Nov 11, 2008 4:28 pm (PST)
Akibat Negatif Chating
�
Dikisahkan seorang pemuda saleh, Sidiq menikah dengan seorang wanita solehah, Anisah. Mereka berdua berasal dari keluarga agamis, terpandang dan mulia. Kedua belah pihak merasa sangat berbahagia dan bersyukur kepada Allah SWt. karena telah dikaruniai pasangan yang sesuai dan cocok dengan hati. Hari-hari yang mereka jalani penuh dengan keceriaan dan kemesraan.
Sidiq kesehariannya bekerja diluar rumah. Ia berangkat pada pagi hari dan pulang pada sore hari. Anisah tinggal� dirumah sendirian. Untuk menghibur hati sang istri dan teman dikala kesepian Sidiq membelikan Anisah komputer. Komputer tersebut diletakkan didalam kamar dan �disambungkan padanya internet. Awalnya Anisah tidak tahu apa-apa tentang komputer. Sidiqlah yang mengajarkan cara penggunaan komputer. Hingga pada akhirnya Anisah �sudah biasa menggunakan komputer sendiri dengan baik.
Sehabis menyelesaikan pekerjaan rumah, Anisah memanfaatkan waktunya didepan komputer, mengakses berita dan mengikuti perkembangan dunia Islam. Waktu pun terus berjalan dan kehidupan mereka tetap harmonis dan tentram. Sehingga sampai pada suatu hari, Anisah masuk ruang chating dan disanalah ia mulai berkenalan dengan banyak orang. Awalnya hanya tanya jawab tentang nama, tempat tinggal, sehingga karena sudah keasyikan pembicaraan menjadi panjang dan lebar. Telah banyak teman dan kenalan Anisah di ruang chating. Dan setiap hari sehabis pekerjaan� rumah, Anisah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk chating.
Hingga pada suatu ketika, Anisah berkenalan dengan seorang pemuda di ruang chating, namanya Fatih. Chating mereka lakukan dengan menggunakan kamera. Sehingga diantara mereka saling melihat. Awalnya pembicaran mereka hanya berkisar tanya nama, tempat tinggal dan lainnya. Namun chating ini terus berlangsung setiap hari. Sehingga timbullah rasa suka dihati Fatih pada Anisah. Ia mulai bermanis kata dan merayu. Fatih �mulai berkata-kata yang membuat tersentuh hati� Anisah. Setan pun tak tinggal diam. Membisikkan kedalam hati Anisah hal-hal yang tidak baik. Anisah berusaha untuk menolak dan melawannya. Namun karena mereka chating setiap hari, dengan saling melihat, akhirnya sedikit demi sedikit timbullah dihati Anisah perasaan suka pada Fatih. �Sebenarnya� Fatih menyukai ��Anisah �hanya karena kecantikan wajahnya saja, rasa suka yang berlandaskan pada hasrat nafsu. Dan akhirnya Anisah �juga terpedaya dengan kata-kata dan ketampanan Fatih yang menjadi
teman chatingnya setiap hari tersebut.
Chating itupun terus berlangsung. Dan Sidiq tidak menaruh curiga pada Anisah. Karena ia sangat percaya pada Anisah. Dan Anisah pun sangat pandai menyimpan rahasia. Namun sesuatu yang busuk bagaimanapun pintar menyimpan akan ketahuan juga baunya. Akhirnya Sidiq mulai curiga dengan gelagat Anisah, sehingga setelah ia selidiki akhirnya ia mengetahui bahwa� Anisah telah menjalin hubungan gelap dengan seorang pemuda di ruang chating. Fatih �sangat marah �dan akhirnya ia �menjual komputer tersebut. Dan memperingatkan Anisah untuk segera bertobat pada Allah Swt. dan meninggalkan pemuda tersebut. Anisah pun mengakui kesalahannya.
Namun, karena hati telah diberikan pada syetan dan hawa nafsu selama� ini, Anisah merasa masih sulit menghilangkan bayangan Fatih �dari pikirannya. Hatinya telah terpaut pada Fatih. Sehingga tanpa diketahui oleh Sidiq, Anisah menghubungi Fatih lewat telpon. Ia menceritakan apa yang terjadi �dengan dirinya pada Fatih dan tentang perasaannya pada Fatih. Rupanya Fatih �telah berhasil menjaring mangsanya. Iapun memanfaatkan kesempatan tersebut, ia mulai merayu dan menggombal. Ia berkata,
"Kalau kamu menyukai dan mencintai saya, tinggalkanlah suamimu! Minta cerailah darinya! Saya akan datang untuk melamarmu dan kamu akan hidup tentram dan bahagia dengan saya.��
Anisah yang telah goyah dan lemah imannya ini �mulai terpedaya dengan bujuk rayu dan janji-janji Fatih. Ia telah dipengaruhi oleh syetan dan nafsu, ia lebih memilih Fatih dari pada suaminya. Anisah tidak sadar bahwa syetan dan nafsu sedang menipunya dan ingin menghancurkan dirinya dan kehidupan rumah tangganya.
Akhirnya, Anisah minta cerai pada Sidiq. Dan terjadilah perceraian yang� tidak diharapkan tersebut. Anisah pulang kerumah orang tuanya. Keluarganya sangat menyesalkan perceraian tersebut. Dan mulailah Anisah berhubungan dengan Fatih.� Fatih �sering datang kerumah Anisah dan terkadang mengajaknya keluar rumah, dengan mobil mewah yang dimiliki Fatih.
Hari dan minggu terus berganti, namun Fatih belum juga melamar Anisah. Mereka masih menjalani pacaran. Sampai pada suatu malam, �Fatih� mengajak Anisah menginap di sebuah hotel dan pada malam itu terjadilah perselingkuhan, terjadilah hubungan yang diharamkan oleh Allah Swt., mereka berzina. �Mereka telah dikuasai oleh hasrat nafsu dan syetan. �
Hari dan bulan terus berganti, tapi� Fatih belum juga datang untuk melamar� Anisah. Anisah sangat gelisah dan tidak bisa tenang, ia selalu diberi janji yang tak pasti. Dan sampai pada suatu hari Fatih berkata pada Anisah,
" Wahai wanita yang hina, �apakah engkau mengira �aku akan menikah dengan �wanita seperti dirimu, tidak akan pernah!� Aku tidak akan mau menikah dengan wanita murahan seperti dirimu. Engkau tidak lagi berharga, engkau adalah wanita kotor dan hina, engkau tidak layak menikah dengan pemuda terpandang seperti diriku. Aku yakin, kalau sekali sudah berkhianat, �kelak engkau berkhianat lagi. Kalaupun �engkau kunikahi, kelak bila �engkau bertemu pemuda yang lebih ganteng dan lebih kaya dariku �pasti engkau akan meninggalkan diriku, sebagaimana engkau telah meninggalkan suami mu yang baik-baik itu. Dan aku tidak mau hal itu terjadi pada diriku, sekarang pergi engkau dari sisiku! Jangan temui aku lagi, aku tidak �mau lagi melihat mukamu, aku sudah� muak dengan dirimu."
Anisah pun berlalu pergi dengan membawa luka mendalam di hatinya. Hidupnya telah hancur. Masa depannya telah gelap. Ia telah salah selama ini menilai. Ia telah tertipu dan terpedaya. Penyesalan tidak ada lagi gunanya. Kembali pada suami yang pertama, tak akan mungkin suaminya mau menerima dengan keadaan dirinya saat ini, kembali pada keluarganya, ia merasa malu, ia tidak tahu harus melangkah kemana dan mengadu pada siapa. Hanya kepada Allah Swt. Mengadukan segala kelukaan dan kesalahan yang dilakukan selama ini. Anisah telah menyadari kekeliruannya dan sangat menyesal atas �apa yang telah ia lakukan. Tapi, semuanya sudah terlambat.
* * *
Kisah diatas telah memberi kita pelajaran berharga, pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Bagaimanapun baik dan solehnya seseorang namun ia tidak akan bisa selamat dan bisa memelihara dirinya jikalau ia sendiri telah memberikan dirinya untuk di belenggu syetan dan hawa nafsu. Kisah diatas hanya satu dari puluhan dan bahkan� lebih, dari kisah-kisah yang pernah terjadi. Betapa sering hubungan rumah tangga retak dan pecah karena tidak terkontrolnya dan terjaganya interaksi dengan lawan jenis.
Semoga menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita semua, insya Allah.
�
Wassalam,
Cairo, 2008
(Sumber : Ceramah� Syekh Nabil `Awadhi, dengan judul : Qishashun Wa `Ibarun )
Arif Salman
�
- 5.
-
Re: [Lonceng] Met Milad Untuk Ketua SK - Dari Abiy!
Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 4:38 pm (PST)
Wakakak...
Uwak Danse (mama celing manggil Danse)
kata Mama ama Papa Abiy, Uwak ulang taun yax? xixixix... kadonya mana, Wak?
Mama : Eitss Abiy, yang ulang tahun itu Uwak Dani, kenapa malah kamu yang minta kado?
Abiy: Ich, Mama gimana, cih! Kata Mama diculuh minta kado...
Mama : Pssst... Abiy, mama ngga nyuruh kamu minta kado. Mama nyuruh kamu minta ampao ke Uwak Dani... udah buru sana...
kucluk... kucluk... Abiy pun berjalan dengan tu-wa-tu-wanya...
menghampiri Nibras yang saat itu sedang makan koko krunch sambil dengerin musik nasyid dengan gaya Metal!
Abiy: Bras... Bras... kata mama aku diculuh minta Bapao cama kamu... ciniin bapaonya!
Abiy merebut mangkok yang ada di tangan Nibras.
Nibras:
Woaaa... Ummmii... Abiy nakaaalll....!!!
Mbak Enda yang sedang masak sayur asem masih memegang centong di tangan, tergopoh-gopoh keluar dari dapur sambil celingukan. "Hah? Abi nakal sama Nibras?"
terlihat Dani sedang duduk sambil baca koran, Mbak Endah menghampiri Dani dan menggetok kepalanya dengan centong.
Dani : Aduh, Ummi kok mukul Abi, sih?
Mbak Endah : Kata Nibras, Abi nakal... ya, Ummi pukul...
Nibras nangisnya tambah kencang.
Nibras: Ummmiii... Abiy ngabisin koko kluch punya Iblas...
Mbak Endah dan Dani menengok ke arah Abiy. Abiy yang gembul sedang menyeruput kuah terakhir sereal yang lezat. Di sampingnya Achi TM dan Gopo lagi cengengesan.
Mama Achi : Hehehe... sori, ya, Danse... padahal cuman mau ngucapin. Met Ulang Tahun. Terus sekarang ampaonya mana?
Gubrak!
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 6a.
-
Re: [mimbar] Pecinta sepertiga malam
Posted by: "gopo_alhusna" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 4:51 pm (PST)
Mbak Lia, thanks, ya buat tulisannya.
Akhir2 ini aku emang udah jaraaaang banget sholat malam. Letih
mengurus baby, apalagi di sepertiga malam itu baby sering nangis
minta nyusu. Hmm... tapi setelah membaca tulisan ini, aku akan
berusaha lagi untuk melihat cahaya surga di sepertiga malam. Hix...
ngerasa jauuh sama surga :-p
Achi TM
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Lia Octavia"com
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Pecinta sepertiga malam
> <http://groups.yahoo.com/ group/tentang- pernikahan/ message/6129;
>
> Surat Cinta Dari Manusia-Manusia Yang Malamnya Penuh Cinta
>
> Wahai orang-orang yang terpejam matanya, perkenankanlah kami
> manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu.
Seperti
> halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di
sepertiga
> terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahasiaNya
yang
> penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari
> berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah
payah.
> sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari surga.
>
> Wahai orang-orang yang terlelap, sungguh nikmat malam-malammu,
> gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat energi cahaya
> yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut
> tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin
membuat
> dirimu terlena, menikmati tidurmu diatas pembaringan yang empuk,
> bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik
> selimutmu yang demikian hangatnya.
>
> Wahai orang-orang yang terlena, ketahuilah, kami tidak seperti
dirimu!
> Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak
terkira.
> Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak
> sepeti dirimu!! kami adalah para perindu kamar di surga. Tak
pernahkah
> kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW
bersabda: "sesungguhnya di
> surga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi
> dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi
> makan orang-orang yang memerlukan, menyebarkan salam serta
mendirikan
> sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam." itulah sebuah
> kamar yang menakjubkan bagi kami dan orang-orang yang mendirikan
> sholat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan
hatinya.
>
> Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta, kau pasti pernah
> mendengar namaku disebut. Aku Abu Khurairah , Periwayat Hadits.
> Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tidak terperi.
> penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau?
> kenikmatan itu tidak serat merta kukecap sendiri, ku bagi
> malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku,
satu
> untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi.
> Jika salah satu dari kami telah selesai mendirikan sholat, maka
kami
> bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya.
> Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? pedulikah kau pada keluargamu?
> adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? sekedar untuk
> membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?
>
> Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. sejarah mencatatku
> sebagai sang Penakluk Kesombongan pasukan salib, suatu kali seorang
> ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, "Nuruddin
itu
> kecanduan sholat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah
> yang benar. "Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku.
> Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru.
Kata
> mereka, "Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan karena pasukannya yang
> banyak. Tetapi lebih karena dia mempunyai rahasia bersama Tuhan".
Aku
> tersenyum, mereka memang benar, kemenangan yang kuraih adalah
karena
> do'a dan sholat-sholat malamku yang penuh kekhusyu'an. Tahukah kau
> dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Istriku
tercinta,
> Khotum binti Atabik. Dia adalah istri sholehah di mataku, terlebih
di
> mata Allah, malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam
> bingkai Tuhan.
>
> Gemersikan dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik
> kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang
> panjang. Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat
> belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan
yang
> membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun
pada
> malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah.
> Astaghfirullah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera
setelah
> peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang
> pegawai khusus untuknya, pegawai yang kuperintahkan untuk menabuh
> genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.
>
> Wahai orang-orang yang terbuai, kau pasti mengenalku dalam kisah
> pembebasan Al-Aqso, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir
tinta
> emas itu, seorang Panglima Perang, sholahuddin Al-Ayyubi, orang-
orang
> yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang panglima
yang
> selalu menjaga sholat berjamaah. Kesenanganku adalah mendengarkan
> bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat
yang
> paling kutunggu. saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku,
> sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata.
>
> Wahai orang-orang yang masih terlelap, Pernahkah kau mendengar
> penaklukan Konstantinopel? Akulah orang di balik penaklukan itu,
> Sultan Muhammad Al Fatih. Aku sangat lihai dalam memimpin bala
> tentaraku, namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu,
aku
> telah memerintahkan kepada para pasukanku untuk berpuasa pada siang
> hari dan pada saat malam tiba kami melaksanakan sholat malam dan
> munajat penuh pertolongan padaNya, jika Allah memberikan kematian
> kepada kami pada siang hari di saat kami berjuang, maka kesyahidan,
> itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di
ujung
> kematian, namun sebelum itu di ujung malamnya Allah temukan kami
> berada dalam kehidupan, kehidupan dengan menghidupkan malam kami.
>
> Wahai orang-orang yang tergoda, begitu kuatkah syetan mengikat
tengkuk
> lehermu saat kau tidur? ya sangat kuat, tiga ikatan kuat di tengkuk
> lehermu, dia lalu menepuk setiap ikatan sambil berkata "Hai manusia
> sadarlah, engkau masih punya malam panjang, maka tidurlah!!" "Hei
> sadarlah, sadarlah jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya,
> syetan itu berbohong kepadamu, maka bangunlah! bangkitlah kerahkan
> kekutaanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka
akan
> lepas ikatan yang pertama, kemudian berwudhulah maka akan lepas
ikatan
> yang kedua, dan terakhir sholatlah, sholat seperti kami maka akan
> lepaslah semua ikatan-ikatan itu.
>
> Wahai orang-orang yang masih terlena, masihkah kau menikmati
> malam-malammu dengan kepulasan? masihkah? adakah tergerak hatimu
untuk
> bangkit, bersegera mendekat kepadaNya, memohon ampunanNya walaupun
> hanya dengan dua rakaat? tidakkah kau tahu, bahwa Dia
berkata. "Akulah
> Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan,
siapa
> yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni," Dia terus berkata
> demikian hingga fajar merekah.
>
> Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia, bagi kami manusia-
manusia
> malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi
kami
> kehidupan sesungguhnya, sebab malam bagi kami adalah malam-malam
yang
> penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau
> menginginkan kehidupan sesungguhnya? maka ikutilah jejak kami,
> manusia-manusia malam, kelak kau akan temukan cahaya di sana, di
waktu
> sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, nikmatilah
> tidurmu diatas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal
> gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian
hangatnya,
> maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.
>
> Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di surgaNya, mendapati
dirimu
> dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari
dalam
> dan sisi dalamnya terlihat dari luar.
>
> Amin.........
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
- 7.
-
Re: [Inspirasi] Jangan Bekerja Terlalu Keras! - buat Mbak Novi
Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 4:57 pm (PST)
Betul banget, Mbak Novi, aku juga begitu. Pikiranku selalu kerja-kerja-kerja. Karena aku hanya bisa menulis (untuk saat ini-karena anakku masih bayi) maka apa saja aku tulis! Pikiranku selalu fokus buat nulis, saat makan, minum, menyusui, mandi, bahkan kadang2 pas sholat aku terus kepikiran, ide buat tulisan selanjutnya apa, ya? Gubrak! Maklum... butuh dana buat pembangunan rumah. Kali aja ada yang mau ngasih sumbangan hhihihi... ya begitulah...
buat mas Ikhwan Sopa: Thanks ya buat peringatannya. Akyu akan coba. Buat ngga ngoyo :-) hmmm... hmm... bisa ngga ya? secara kebutuhan hidup makin menanjak hehehe...
salam cantik
dari Achi TM
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 8a.
-
(bioskop) matahari yang takkan pernah padam
Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com punya_retno
Tue Nov 11, 2008 5:09 pm (PST)
Matahari yang Takkan Pernah Padam
Oleh: Retnadi Nur'aini
Judul : Eternal Sunshine of the Spotless Mind
Sutradara : Michel Gondry
Penulis naskah : Charlie Kaufman, Michel Gondry
Pemain : Jim Carrey, Kate Winslet, Elijah Wood, Kirsten
Dunst
Karena matahari tak pernah tenggelam.
Ia membakar hari sampai gosong,
Dan, terjadilah malam
(disadur dari ucapan Diva pada Gio, dalam Supernova:Dewi Lestari)
Hubungan Joel Barish (Jim Carrey) dan Clementine Krucynzky (Kate
Winslet) bukanlah suatu hubungan yang ideal. Sementara Joel adalah
seorang pria yang rentan terhadap depresi, Clementine justru adalah
seorang wanita yang impulsif.
Namunseperti hukum magnetisopposite attracts. Kehidupan garing
Joel menjadi lebih berwarna dengan adanya kehadiran Clementine.
Clementine yang gemar mengganti cat rambutnya sesuai warna jaket.
Clementine yang hobi membuat boneka kentang. Clementine yang bermain
piano, sementara Joel menari di atas kasur. Clementine yang
mengajaknya ke Mantouk, berseluncur di atas lapisan es Sungai
Charles tanpa papan luncur. Untuk kemudian berbaring bersisian di
atas lapisan es yang dingin. Dan bersama-sama, mencoba memetakan
rasi bintang-bintang.
It was fun. At first. Sampaiseperti banyak pasangan lainnya di
duniamereka bertengkar. Ada kalanya rutinitas makan di restoran
Cina membuat mereka bosan. "Dinner's Dead," begitu istilah Joel. Ada
kalanya kebiasaan buruk Joel meninggalkan helai-helai rambut
menempel di sabun batangan mereka, juga kebiasaan mabuk Clementine,
tak lagi bisa ditolerir. Ada kalanya Joel cemburu. Ada kalanya, baik
Joel maupun Clementine, salah bicara, salah intonasi, miskomunikasi.
Yang berakhir dengan jeritan di kuping, kata-kata menyakitkan,
bantingan pintu, dan salah satu dari mereka minggat.
Bosan dengan hubungan ini, Clementine pun pergi ke Lacuna Inc.dan
bertemu Dr Howard Mierzwak (Tom Wilkinson). Suatu tempat yang bisa
menghapus ingatan tentang seseorang dari memori pikiran kita.
Prosedurnya sederhana saja. Pertama, otakmu akan discan dan
dipetakan. Kemudian, kamu harus membawa semua benda yang
mengingatkanmu pada orang itusemua mug, foto, surat cinta, lukisan,
pakaian, hadiah, perhiasansemua. Setelah terkumpul semua, kemudian
kamu harus bercerita secara mendetil mengenai kenanganmu,
berdasarkan benda itu. Detil ini bukan hanya sekedar waktu, hari,
tanggal. Namun juga, impian, harapan, ketakutan yang dibagi, saat
ada momen yang melibatkan benda itu. Sebagai arsip, digunakan kaset
rekaman.
Tahap prosedur berikutnya adalah kamu minum obat tidur di malam
harinya. Saat kamu terlelap, para petugas Lacuna akan menyambangi
rumahmu, dan melakukan prosedur penghapusan memori. Untuk kemudian,
esok paginya, wala! kamu pun terlahir menjadi orang yang baru.
Bersih dari setiap sel memori menyakitkan.
Untuk menjaga agar memori yang telah direproduksi itu tetap steril,
Lacuna pun mengirimkan sejumlah surat pada orang terdekat si klien.
Yang berisikan imbauan agar mereka tak menyebutkan nama oknum yang
telah dihapus dari ingatan klien mereka. Surat inilah yang kemudian
terpaksa ditunjukkan seorang sahabat mereka, karena Joel terus
menerus mengeluh betapa Clementine cepat sekali melupakannya pasca
mereka putus. Betapa Clementine bahkan tampak tak mengenalnya, saat
Joel datang ke toko buku tempatnya bekerja membawa kalung cantik
sebagai hadiah untuk berbaikan. Dan betapa Clementine bahkan telah
memiliki pacar baru, Patrick (Elijah Wood)remaja pria yang kerap
dipanggilnya dengan "Baby Boy."
Merasa sakit hati, marah, dan ingin balas dendam, Joel pun
melancarkan serangan balik. Ia datang ke Lacuna, mendaftar untuk
dihapuskan ingatan tentang Clementine. Well, secara teoritis,
menghapuskan kenangan menyakitkan mungkin mudah. Kenapa? Karena
secara naluriah, kita sendiri tak ingin mengingatnya lebih dalam.
Dalam buku Psikologi Komunikasi karya Djalaluddin Rakhmat,
disebutkan, bahwa manusia punya kecenderungan untuk mengulangi hal-
hal yang mereka sukai, dan meninggalkan hal-hal yang tidak mereka
sukai.
Logis, tentu saja. Namun bagaimana dengan kenangan-kenangan indah?
Kenangan yang sempurna cantiknya, menghangatkan jiwa, dan membuatmu
merasa menjadi makhluk paling bahagia dan beruntung sejagad raya?
Bagaimana caramu menghapusnya?
Pertanyaan inilah yang secara tak sadar mengusik kepala Joel. Karena
belakangan ia sadar, bahwa ternyata, ingatannya tentang Clementine
tidaklah melulu tentang pertenngkaran dan Clementine mabuk-mabukan.
Namun juga Clementine cantik, yang dengan caranya yang cukup
eksentrik, mengajarinya untuk bersikap "lepas", dan bersenang-
senang. Yang membuat Joel yang kaku dan pendiam, betah mengobrol
berjam-jam di telpon. Yang spontanitas dan impulsivitasnya pada
banyak hal mencengangkan, namun sekaligus juga menimbulkan sensasi
pada diri Joel untuk berani mencoba hal-hal baruseperti tiba-tiba
saja menyapa Joel yang duduk di bangku kereta, atau mengambil
potongan ayam goreng di piring Joel, atau menyelinap masuk ke rumah
orang saat mereka berkencan di pantai atau nonton film.
Atau saat Clementine menanggalkan salah satu "jubah"
dan "topeng"nya, dengan bertanya pada Joel: "Joely, am I ugly?".
Sambil menghela napas, Clementine pun berkisah tentang betapa
beratnya menjadi anak kecil. Betapa Clementine kecil pernah punya
satu boneka yang dinamainya dengan namanya sendiri. "And everyday I
said to her `You can't be ugly! Be pretty!'," lanjut Clementine.
"Seolah-olah dengan berkata begitu, maka saya bisa mentransform diri
saya sendiri untuk menjadi cantik," isak Clementine. Menyaksikan
sisi rapuh dan insecure Clementine ini, Joel pun luluh. Secara
naluriah Joel pun merengkuhnya, untuk kemudian menghujaninya dengan
ciuman sambil berujar "You're pretty, pretty, pretty, pretty,
pretty.."
Ah, cinta
***
Script Eternal Sunshine of the Spotless Mind tidak ditulis dengan
runutan kronologis seperti interpretasi saya di atas. Ia juga tidak
dihiasi banyak kalimat corny berisi rayuan dan gombalan "eneng
kembang abang kumbang" seperti film komedi romantis.
Sebaliknya, alur film yang sudah saya tonton untuk ke-7 kalinya ini,
malah terkesan acakmeski bukan acak random, namun acak terstruktur
dan bertujuan. Menonton film ini, kita akan mengikuti jalan pikiran
Joel, yang di tengah-tengah prosedur penghapusan ingatannya tentang
Clementine, seketika tersadar bahwa: ia mencintai Clementineatau
setidaknya, mencintai semua kenangan indah tentang Clementine.
Namun, karena Joel sedang berada dalam keadaan tak sadar, ia tak
bisa membatalkan prosedur itu. Sehingga satu-satunya cara adalah
Joel di alam bawah sadar main kucing-kucingan dengan para petugas
penghapus ingatan. Literally.
Disinilah saya terkagum-kagum pada scene-scene dalam film surealis
ini. Betapa Gondry bisa menerjemahkan dunia surealisme dan dunia
realisme, dengan pas. Ada banyak adegan dimana Joel berlari-lari
bersama Clementine, sambil terus mencari ruang ingatannya yang masih
tersisa tentang Clementine. Mulai dari adegan Joel terbangun di tepi
pantai bersama Clementine, atau adegan mereka berseluncur di
Mantouk. Atau saat Joel mencoba mencari ruang ingatannya yang paling
memalukan dan tak ingin diingatnya, agar bisa menyimpan ingatan
tentang Clementine rapat-rapat disana. Seperti misalnya, adegan Joel
kecil tengah merajuk di bawah meja karena tak boleh makan kue,
sampai adegan Joel remaja bermasturbasi.
Adegan-adegan inilah yang bagi saya justru terasa romantis. Karena
tampak jelas, bahwa Joel berjuang sekuat tenaga untuk menyimpan
Clementine dalam ingatannya, dalam genggamannya. Apalagi definisi
dari operasionalisasi konsep itu, selain cinta?
Padahal, di sisi lain, Joel mestinya tidak perlu berpayah-payah.
Karena, pun Clementine sudah punya pacar baru, pun mereka berdua
sudah sama-sama terhapus ingatannya satu sama lain, pada akhirnya,
mereka akan saling jatuh cinta lagi. Satu faktor yang tak bisa
dikontrol oleh metode penghapusan manapun. Faktor itu bernama:
Takdir.
***
Film yang menuai banyak pujian dari para kritikus film ini tak hanya
bertutur tentang matahari cinta yang tak pernah padam di benak Joel
dan Clementine. Namun juga, pada asisten si dokterMary (Kirsten
Dunst) dan Howard. Sebagai pria beristri, hubungan mereka juga
bukanlah hubungan yang ideal. Merasa letih menangis dan berharap,
Mary minta pada Howard untuk menghapus ingatannya.
Namun seperti matahari yang tak pernah tenggelam dan menggosongkan
hari sampai malam, Mary lagi-lagi jatuh cinta pada Howard. Pada
malam saat Howard turun tangan untuk menangani kasus Joel, Mary
mengungkapkan perasaannya. Saat mereka berciuman, istri Howard
datang melabrak Howard. Satu komentar pendek wanita itu, seketika
menyadarkan Mary akan banyak hal.
Bahwa, setiap orang berhak atas setiap ingatannya. Baik itu kenangan
indah atau menyakitkan. Karena dari sanalah seseorang bisa belajar
untuk bertumbuh dan dewasa. Bahwa pun sudah dihapus berkali-kali,
tetap bukanlah hal mudah untuk mengenyahkan cinta begitu saja.
Dengan niatan itulah, Mary kemudian mengembalikan semua kaset
rekaman kepada setiap klien mereka. Termasuk Joel dan Clementine.
Yang pada saat itu, (kembali) saling tertarik satu sama lain.
Tentu saja, butuh jiwa besar bagi Joel dan Clementine, untuk tabah
mendengarkan kaset rekaman satu sama lain. Yang banyak berisi keluh
kesah seputar ketidakpuasan mereka terhadap diri satu sama lain.
Butuh kesabaran dan ketenangan tingkat tinggi, untuk mendengarkan
banyak pernyataan spontan yang diedit ataupun dieufemisme mengenai
hubungan mereka selama ini. Dan ya, tentu saja, seperti banyak
manusia biasa lainnya di dunia, mereka bersikap reaktifbertengkar.
Dimana Clementine lari menuju lift, untuk kemudian disusul Joel.
Inilah salah satu adegan favorit saya. Saat Clementine yang putus
asa berujar "I'm just a fucked up girl, Joel... I'm not perfect."
Yang hanya dijawab "Ok," oleh Joel, dengan satu senyum pengertian.
Disinilah saya sontak teringat pada salah satu diskusi saya bersama
Citra. Bahwa basically, cinta adalah satu paket. Kita tidak hanya
menerima tumpukan kado cantik berlapis kain sutra dan berbalutkan
pita satin. Namun juga harus sekaligus menerima bungkusan-bungkusan
hitam.
Dan bahwa suatu hubungan interpersonal adalah proses untuk membuka
semua kado dan bungkusan itu, untuk kemudian menerima isinya dengan
lapang dadaapapun itu. Seperti lirik lagu penutup dalam film
ini. "Everybody Got to Learn Sometime.."
Ya, kan?
- 8b.
-
Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam
Posted by: "gopo_alhusna" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 7:12 pm (PST)
Mbak Retno, resensi filmnya bagus banget. Aku jadi tertarik untuk
menonton filmnya. Mudah2an isinya emang sebagus resensinya. Thx.
nb : Mbak Retno hebat deh nulisnya, jadi gak pede heheeh
salam
Achi TM
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Bu CaturCatriks"com
<punya_retno@...> wrote:
>
> Matahari yang Takkan Pernah Padam
> Oleh: Retnadi Nur'aini
>
> Judul : Eternal Sunshine of the Spotless Mind
> Sutradara : Michel Gondry
> Penulis naskah : Charlie Kaufman, Michel Gondry
> Pemain : Jim Carrey, Kate Winslet, Elijah Wood,
Kirsten
> Dunst
>
>
> Karena matahari tak pernah tenggelam.
> Ia membakar hari sampai gosong,
> Dan, terjadilah malam
> (disadur dari ucapan Diva pada Gio, dalam Supernova:Dewi Lestari)
>
> Hubungan Joel Barish (Jim Carrey) dan Clementine Krucynzky (Kate
> Winslet) bukanlah suatu hubungan yang ideal. Sementara Joel adalah
> seorang pria yang rentan terhadap depresi, Clementine justru
adalah
> seorang wanita yang impulsif.
>
> Namunseperti hukum magnetisopposite attracts. Kehidupan garing
> Joel menjadi lebih berwarna dengan adanya kehadiran Clementine.
> Clementine yang gemar mengganti cat rambutnya sesuai warna jaket.
> Clementine yang hobi membuat boneka kentang. Clementine yang
bermain
> piano, sementara Joel menari di atas kasur. Clementine yang
> mengajaknya ke Mantouk, berseluncur di atas lapisan es Sungai
> Charles tanpa papan luncur. Untuk kemudian berbaring bersisian di
> atas lapisan es yang dingin. Dan bersama-sama, mencoba memetakan
> rasi bintang-bintang.
>
> It was fun. At first. Sampaiseperti banyak pasangan lainnya di
> duniamereka bertengkar. Ada kalanya rutinitas makan di restoran
> Cina membuat mereka bosan. "Dinner's Dead," begitu istilah Joel.
Ada
> kalanya kebiasaan buruk Joel meninggalkan helai-helai rambut
> menempel di sabun batangan mereka, juga kebiasaan mabuk
Clementine,
> tak lagi bisa ditolerir. Ada kalanya Joel cemburu. Ada kalanya,
baik
> Joel maupun Clementine, salah bicara, salah intonasi,
miskomunikasi.
> Yang berakhir dengan jeritan di kuping, kata-kata menyakitkan,
> bantingan pintu, dan salah satu dari mereka minggat.
>
> Bosan dengan hubungan ini, Clementine pun pergi ke Lacuna Inc.dan
> bertemu Dr Howard Mierzwak (Tom Wilkinson). Suatu tempat yang bisa
> menghapus ingatan tentang seseorang dari memori pikiran kita.
> Prosedurnya sederhana saja. Pertama, otakmu akan discan dan
> dipetakan. Kemudian, kamu harus membawa semua benda yang
> mengingatkanmu pada orang itusemua mug, foto, surat cinta,
lukisan,
> pakaian, hadiah, perhiasansemua. Setelah terkumpul semua,
kemudian
> kamu harus bercerita secara mendetil mengenai kenanganmu,
> berdasarkan benda itu. Detil ini bukan hanya sekedar waktu, hari,
> tanggal. Namun juga, impian, harapan, ketakutan yang dibagi, saat
> ada momen yang melibatkan benda itu. Sebagai arsip, digunakan
kaset
> rekaman.
>
> Tahap prosedur berikutnya adalah kamu minum obat tidur di malam
> harinya. Saat kamu terlelap, para petugas Lacuna akan menyambangi
> rumahmu, dan melakukan prosedur penghapusan memori. Untuk
kemudian,
> esok paginya, wala! kamu pun terlahir menjadi orang yang baru.
> Bersih dari setiap sel memori menyakitkan.
>
> Untuk menjaga agar memori yang telah direproduksi itu tetap
steril,
> Lacuna pun mengirimkan sejumlah surat pada orang terdekat si
klien.
> Yang berisikan imbauan agar mereka tak menyebutkan nama oknum yang
> telah dihapus dari ingatan klien mereka. Surat inilah yang
kemudian
> terpaksa ditunjukkan seorang sahabat mereka, karena Joel terus
> menerus mengeluh betapa Clementine cepat sekali melupakannya pasca
> mereka putus. Betapa Clementine bahkan tampak tak mengenalnya,
saat
> Joel datang ke toko buku tempatnya bekerja membawa kalung cantik
> sebagai hadiah untuk berbaikan. Dan betapa Clementine bahkan telah
> memiliki pacar baru, Patrick (Elijah Wood)remaja pria yang kerap
> dipanggilnya dengan "Baby Boy."
>
> Merasa sakit hati, marah, dan ingin balas dendam, Joel pun
> melancarkan serangan balik. Ia datang ke Lacuna, mendaftar untuk
> dihapuskan ingatan tentang Clementine. Well, secara teoritis,
> menghapuskan kenangan menyakitkan mungkin mudah. Kenapa? Karena
> secara naluriah, kita sendiri tak ingin mengingatnya lebih dalam.
> Dalam buku Psikologi Komunikasi karya Djalaluddin Rakhmat,
> disebutkan, bahwa manusia punya kecenderungan untuk mengulangi hal-
> hal yang mereka sukai, dan meninggalkan hal-hal yang tidak mereka
> sukai.
>
> Logis, tentu saja. Namun bagaimana dengan kenangan-kenangan indah?
> Kenangan yang sempurna cantiknya, menghangatkan jiwa, dan
membuatmu
> merasa menjadi makhluk paling bahagia dan beruntung sejagad raya?
> Bagaimana caramu menghapusnya?
>
> Pertanyaan inilah yang secara tak sadar mengusik kepala Joel.
Karena
> belakangan ia sadar, bahwa ternyata, ingatannya tentang Clementine
> tidaklah melulu tentang pertenngkaran dan Clementine mabuk-
mabukan.
> Namun juga Clementine cantik, yang dengan caranya yang cukup
> eksentrik, mengajarinya untuk bersikap "lepas", dan bersenang-
> senang. Yang membuat Joel yang kaku dan pendiam, betah mengobrol
> berjam-jam di telpon. Yang spontanitas dan impulsivitasnya pada
> banyak hal mencengangkan, namun sekaligus juga menimbulkan sensasi
> pada diri Joel untuk berani mencoba hal-hal baruseperti tiba-tiba
> saja menyapa Joel yang duduk di bangku kereta, atau mengambil
> potongan ayam goreng di piring Joel, atau menyelinap masuk ke
rumah
> orang saat mereka berkencan di pantai atau nonton film.
>
> Atau saat Clementine menanggalkan salah satu "jubah"
> dan "topeng"nya, dengan bertanya pada Joel: "Joely, am I ugly?".
> Sambil menghela napas, Clementine pun berkisah tentang betapa
> beratnya menjadi anak kecil. Betapa Clementine kecil pernah punya
> satu boneka yang dinamainya dengan namanya sendiri. "And everyday
I
> said to her `You can't be ugly! Be pretty!'," lanjut Clementine.
> "Seolah-olah dengan berkata begitu, maka saya bisa mentransform
diri
> saya sendiri untuk menjadi cantik," isak Clementine. Menyaksikan
> sisi rapuh dan insecure Clementine ini, Joel pun luluh. Secara
> naluriah Joel pun merengkuhnya, untuk kemudian menghujaninya
dengan
> ciuman sambil berujar "You're pretty, pretty, pretty, pretty,
> pretty.."
>
> Ah, cinta
> ***
>
> Script Eternal Sunshine of the Spotless Mind tidak ditulis dengan
> runutan kronologis seperti interpretasi saya di atas. Ia juga
tidak
> dihiasi banyak kalimat corny berisi rayuan dan gombalan "eneng
> kembang abang kumbang" seperti film komedi romantis.
>
> Sebaliknya, alur film yang sudah saya tonton untuk ke-7 kalinya
ini,
> malah terkesan acakmeski bukan acak random, namun acak
terstruktur
> dan bertujuan. Menonton film ini, kita akan mengikuti jalan
pikiran
> Joel, yang di tengah-tengah prosedur penghapusan ingatannya
tentang
> Clementine, seketika tersadar bahwa: ia mencintai Clementineatau
> setidaknya, mencintai semua kenangan indah tentang Clementine.
> Namun, karena Joel sedang berada dalam keadaan tak sadar, ia tak
> bisa membatalkan prosedur itu. Sehingga satu-satunya cara adalah
> Joel di alam bawah sadar main kucing-kucingan dengan para petugas
> penghapus ingatan. Literally.
>
> Disinilah saya terkagum-kagum pada scene-scene dalam film surealis
> ini. Betapa Gondry bisa menerjemahkan dunia surealisme dan dunia
> realisme, dengan pas. Ada banyak adegan dimana Joel berlari-lari
> bersama Clementine, sambil terus mencari ruang ingatannya yang
masih
> tersisa tentang Clementine. Mulai dari adegan Joel terbangun di
tepi
> pantai bersama Clementine, atau adegan mereka berseluncur di
> Mantouk. Atau saat Joel mencoba mencari ruang ingatannya yang
paling
> memalukan dan tak ingin diingatnya, agar bisa menyimpan ingatan
> tentang Clementine rapat-rapat disana. Seperti misalnya, adegan
Joel
> kecil tengah merajuk di bawah meja karena tak boleh makan kue,
> sampai adegan Joel remaja bermasturbasi.
>
> Adegan-adegan inilah yang bagi saya justru terasa romantis. Karena
> tampak jelas, bahwa Joel berjuang sekuat tenaga untuk menyimpan
> Clementine dalam ingatannya, dalam genggamannya. Apalagi definisi
> dari operasionalisasi konsep itu, selain cinta?
>
> Padahal, di sisi lain, Joel mestinya tidak perlu berpayah-payah.
> Karena, pun Clementine sudah punya pacar baru, pun mereka berdua
> sudah sama-sama terhapus ingatannya satu sama lain, pada akhirnya,
> mereka akan saling jatuh cinta lagi. Satu faktor yang tak bisa
> dikontrol oleh metode penghapusan manapun. Faktor itu bernama:
> Takdir.
> ***
>
> Film yang menuai banyak pujian dari para kritikus film ini tak
hanya
> bertutur tentang matahari cinta yang tak pernah padam di benak
Joel
> dan Clementine. Namun juga, pada asisten si dokterMary (Kirsten
> Dunst) dan Howard. Sebagai pria beristri, hubungan mereka juga
> bukanlah hubungan yang ideal. Merasa letih menangis dan berharap,
> Mary minta pada Howard untuk menghapus ingatannya.
>
> Namun seperti matahari yang tak pernah tenggelam dan menggosongkan
> hari sampai malam, Mary lagi-lagi jatuh cinta pada Howard. Pada
> malam saat Howard turun tangan untuk menangani kasus Joel, Mary
> mengungkapkan perasaannya. Saat mereka berciuman, istri Howard
> datang melabrak Howard. Satu komentar pendek wanita itu, seketika
> menyadarkan Mary akan banyak hal.
>
> Bahwa, setiap orang berhak atas setiap ingatannya. Baik itu
kenangan
> indah atau menyakitkan. Karena dari sanalah seseorang bisa belajar
> untuk bertumbuh dan dewasa. Bahwa pun sudah dihapus berkali-kali,
> tetap bukanlah hal mudah untuk mengenyahkan cinta begitu saja.
> Dengan niatan itulah, Mary kemudian mengembalikan semua kaset
> rekaman kepada setiap klien mereka. Termasuk Joel dan Clementine.
> Yang pada saat itu, (kembali) saling tertarik satu sama lain.
>
> Tentu saja, butuh jiwa besar bagi Joel dan Clementine, untuk tabah
> mendengarkan kaset rekaman satu sama lain. Yang banyak berisi
keluh
> kesah seputar ketidakpuasan mereka terhadap diri satu sama lain.
> Butuh kesabaran dan ketenangan tingkat tinggi, untuk mendengarkan
> banyak pernyataan spontan yang diedit ataupun dieufemisme mengenai
> hubungan mereka selama ini. Dan ya, tentu saja, seperti banyak
> manusia biasa lainnya di dunia, mereka bersikap reaktifbertengkar.
>
> Dimana Clementine lari menuju lift, untuk kemudian disusul Joel.
> Inilah salah satu adegan favorit saya. Saat Clementine yang putus
> asa berujar "I'm just a fucked up girl, Joel... I'm not perfect."
> Yang hanya dijawab "Ok," oleh Joel, dengan satu senyum pengertian.
>
> Disinilah saya sontak teringat pada salah satu diskusi saya
bersama
> Citra. Bahwa basically, cinta adalah satu paket. Kita tidak hanya
> menerima tumpukan kado cantik berlapis kain sutra dan berbalutkan
> pita satin. Namun juga harus sekaligus menerima bungkusan-
bungkusan
> hitam.
>
> Dan bahwa suatu hubungan interpersonal adalah proses untuk membuka
> semua kado dan bungkusan itu, untuk kemudian menerima isinya
dengan
> lapang dadaapapun itu. Seperti lirik lagu penutup dalam film
> ini. "Everybody Got to Learn Sometime.."
>
> Ya, kan?
>
- 8c.
-
Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Tue Nov 11, 2008 7:23 pm (PST)
Aku sangat menyukai film Eternal Sunshine Of The Spotless Mind, Mbak. Suka
banget. Dan aku ingat kita juga tak henti-hentinya mendiskusikan film ini di
suatu hari yang cerah tahun lalu. Dan inilah salah satu akting Jim Carey
yang berbeda banget dengan film-filmnya yang lain yang bergenre komedi.
Carey menerjemahkan tokoh Joel dengan pas. Sebuah film yang takkan bisa
kulupakan.
Terima kasih udah menuliskan resensinya dengan begitu bagus, Mbak.
Salam
Lia
On Wed, Nov 12, 2008 at 8:09 AM, Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com >wrote:
> Matahari yang Takkan Pernah Padam
> Oleh: Retnadi Nur'aini
>
> Judul : Eternal Sunshine of the Spotless Mind
> Sutradara : Michel Gondry
> Penulis naskah : Charlie Kaufman, Michel Gondry
> Pemain : Jim Carrey, Kate Winslet, Elijah Wood, Kirsten
> Dunst
>
> Karena matahari tak pernah tenggelam.
> Ia membakar hari sampai gosong,
> Dan, terjadilah malam
> (disadur dari ucapan Diva pada Gio, dalam Supernova:Dewi Lestari)
>
> Hubungan Joel Barish (Jim Carrey) dan Clementine Krucynzky (Kate
> Winslet) bukanlah suatu hubungan yang ideal. Sementara Joel adalah
> seorang pria yang rentan terhadap depresi, Clementine justru adalah
> seorang wanita yang impulsif.
>
> Namun�seperti hukum magnetis�opposite attracts. Kehidupan garing
> Joel menjadi lebih berwarna dengan adanya kehadiran Clementine.
> Clementine yang gemar mengganti cat rambutnya sesuai warna jaket.
> Clementine yang hobi membuat boneka kentang. Clementine yang bermain
> piano, sementara Joel menari di atas kasur. Clementine yang
> mengajaknya ke Mantouk, berseluncur di atas lapisan es Sungai
> Charles tanpa papan luncur. Untuk kemudian berbaring bersisian di
> atas lapisan es yang dingin. Dan bersama-sama, mencoba memetakan
> rasi bintang-bintang.
>
> It was fun. At first. Sampai�seperti banyak pasangan lainnya di
> dunia�mereka bertengkar. Ada kalanya rutinitas makan di restoran
> Cina membuat mereka bosan. "Dinner's Dead," begitu istilah Joel. Ada
> kalanya kebiasaan buruk Joel meninggalkan helai-helai rambut
> menempel di sabun batangan mereka, juga kebiasaan mabuk Clementine,
> tak lagi bisa ditolerir. Ada kalanya Joel cemburu. Ada kalanya, baik
> Joel maupun Clementine, salah bicara, salah intonasi, miskomunikasi.
> Yang berakhir dengan jeritan di kuping, kata-kata menyakitkan,
> bantingan pintu, dan salah satu dari mereka minggat.
>
> Bosan dengan hubungan ini, Clementine pun pergi ke Lacuna Inc.dan
> bertemu Dr Howard Mierzwak (Tom Wilkinson). Suatu tempat yang bisa
> menghapus ingatan tentang seseorang dari memori pikiran kita.
> Prosedurnya sederhana saja. Pertama, otakmu akan discan dan
> dipetakan. Kemudian, kamu harus membawa semua benda yang
> mengingatkanmu pada orang itu�semua mug, foto, surat cinta, lukisan,
> pakaian, hadiah, perhiasan�semua. Setelah terkumpul semua, kemudian
> kamu harus bercerita secara mendetil mengenai kenanganmu,
> berdasarkan benda itu. Detil ini bukan hanya sekedar waktu, hari,
> tanggal. Namun juga, impian, harapan, ketakutan yang dibagi, saat
> ada momen yang melibatkan benda itu. Sebagai arsip, digunakan kaset
> rekaman.
>
> Tahap prosedur berikutnya adalah kamu minum obat tidur di malam
> harinya. Saat kamu terlelap, para petugas Lacuna akan menyambangi
> rumahmu, dan melakukan prosedur penghapusan memori. Untuk kemudian,
> esok paginya, wala! kamu pun terlahir menjadi orang yang baru.
> Bersih dari setiap sel memori menyakitkan.
>
> Untuk menjaga agar memori yang telah direproduksi itu tetap steril,
> Lacuna pun mengirimkan sejumlah surat pada orang terdekat si klien.
> Yang berisikan imbauan agar mereka tak menyebutkan nama oknum yang
> telah dihapus dari ingatan klien mereka. Surat inilah yang kemudian
> terpaksa ditunjukkan seorang sahabat mereka, karena Joel terus
> menerus mengeluh betapa Clementine cepat sekali melupakannya pasca
> mereka putus. Betapa Clementine bahkan tampak tak mengenalnya, saat
> Joel datang ke toko buku tempatnya bekerja membawa kalung cantik�
> sebagai hadiah untuk berbaikan. Dan betapa Clementine bahkan telah
> memiliki pacar baru, Patrick (Elijah Wood)�remaja pria yang kerap
> dipanggilnya dengan "Baby Boy."
>
> Merasa sakit hati, marah, dan ingin balas dendam, Joel pun
> melancarkan serangan balik. Ia datang ke Lacuna, mendaftar untuk
> dihapuskan ingatan tentang Clementine. Well, secara teoritis,
> menghapuskan kenangan menyakitkan mungkin mudah. Kenapa? Karena
> secara naluriah, kita sendiri tak ingin mengingatnya lebih dalam.
> Dalam buku Psikologi Komunikasi karya Djalaluddin Rakhmat,
> disebutkan, bahwa manusia punya kecenderungan untuk mengulangi hal-
> hal yang mereka sukai, dan meninggalkan hal-hal yang tidak mereka
> sukai.
>
> Logis, tentu saja. Namun bagaimana dengan kenangan-kenangan indah?
> Kenangan yang sempurna cantiknya, menghangatkan jiwa, dan membuatmu
> merasa menjadi makhluk paling bahagia dan beruntung sejagad raya?
> Bagaimana caramu menghapusnya?
>
> Pertanyaan inilah yang secara tak sadar mengusik kepala Joel. Karena
> belakangan ia sadar, bahwa ternyata, ingatannya tentang Clementine
> tidaklah melulu tentang pertenngkaran dan Clementine mabuk-mabukan.
> Namun juga Clementine cantik, yang dengan caranya yang cukup
> eksentrik, mengajarinya untuk bersikap "lepas", dan bersenang-
> senang. Yang membuat Joel yang kaku dan pendiam, betah mengobrol
> berjam-jam di telpon. Yang spontanitas dan impulsivitasnya pada
> banyak hal mencengangkan, namun sekaligus juga menimbulkan sensasi
> pada diri Joel untuk berani mencoba hal-hal baru�seperti tiba-tiba
> saja menyapa Joel yang duduk di bangku kereta, atau mengambil
> potongan ayam goreng di piring Joel, atau menyelinap masuk ke rumah
> orang saat mereka berkencan di pantai atau nonton film.
>
> Atau saat Clementine menanggalkan salah satu "jubah"
> dan "topeng"nya, dengan bertanya pada Joel: "Joely, am I ugly?".
> Sambil menghela napas, Clementine pun berkisah tentang betapa
> beratnya menjadi anak kecil. Betapa Clementine kecil pernah punya
> satu boneka yang dinamainya dengan namanya sendiri. "And everyday I
> said to her `You can't be ugly! Be pretty!'," lanjut Clementine.
> "Seolah-olah dengan berkata begitu, maka saya bisa mentransform diri
> saya sendiri untuk menjadi cantik," isak Clementine. Menyaksikan
> sisi rapuh dan insecure Clementine ini, Joel pun luluh. Secara
> naluriah Joel pun merengkuhnya, untuk kemudian menghujaninya dengan
> ciuman sambil berujar "You're pretty, pretty, pretty, pretty,
> pretty.."
>
> Ah, cinta�
> ***
>
> Script Eternal Sunshine of the Spotless Mind tidak ditulis dengan
> runutan kronologis seperti interpretasi saya di atas. Ia juga tidak
> dihiasi banyak kalimat corny berisi rayuan dan gombalan "eneng
> kembang abang kumbang" seperti film komedi romantis.
>
> Sebaliknya, alur film yang sudah saya tonton untuk ke-7 kalinya ini,
> malah terkesan acak�meski bukan acak random, namun acak terstruktur
> dan bertujuan. Menonton film ini, kita akan mengikuti jalan pikiran
> Joel, yang di tengah-tengah prosedur penghapusan ingatannya tentang
> Clementine, seketika tersadar bahwa: ia mencintai Clementine�atau
> setidaknya, mencintai semua kenangan indah tentang Clementine.
> Namun, karena Joel sedang berada dalam keadaan tak sadar, ia tak
> bisa membatalkan prosedur itu. Sehingga satu-satunya cara adalah
> Joel di alam bawah sadar main kucing-kucingan dengan para petugas
> penghapus ingatan. Literally.
>
> Disinilah saya terkagum-kagum pada scene-scene dalam film surealis
> ini. Betapa Gondry bisa menerjemahkan dunia surealisme dan dunia
> realisme, dengan pas. Ada banyak adegan dimana Joel berlari-lari
> bersama Clementine, sambil terus mencari ruang ingatannya yang masih
> tersisa tentang Clementine. Mulai dari adegan Joel terbangun di tepi
> pantai bersama Clementine, atau adegan mereka berseluncur di
> Mantouk. Atau saat Joel mencoba mencari ruang ingatannya yang paling
> memalukan dan tak ingin diingatnya, agar bisa menyimpan ingatan
> tentang Clementine rapat-rapat disana. Seperti misalnya, adegan Joel
> kecil tengah merajuk di bawah meja karena tak boleh makan kue,
> sampai adegan Joel remaja bermasturbasi.
>
> Adegan-adegan inilah yang bagi saya justru terasa romantis. Karena
> tampak jelas, bahwa Joel berjuang sekuat tenaga untuk menyimpan
> Clementine dalam ingatannya, dalam genggamannya. Apalagi definisi
> dari operasionalisasi konsep itu, selain cinta?
>
> Padahal, di sisi lain, Joel mestinya tidak perlu berpayah-payah.
> Karena, pun Clementine sudah punya pacar baru, pun mereka berdua
> sudah sama-sama terhapus ingatannya satu sama lain, pada akhirnya,
> mereka akan saling jatuh cinta lagi. Satu faktor yang tak bisa
> dikontrol oleh metode penghapusan manapun. Faktor itu bernama:
> Takdir.
> ***
>
> Film yang menuai banyak pujian dari para kritikus film ini tak hanya
> bertutur tentang matahari cinta yang tak pernah padam di benak Joel
> dan Clementine. Namun juga, pada asisten si dokter�Mary (Kirsten
> Dunst) dan Howard. Sebagai pria beristri, hubungan mereka juga
> bukanlah hubungan yang ideal. Merasa letih menangis dan berharap,
> Mary minta pada Howard untuk menghapus ingatannya.
>
> Namun seperti matahari yang tak pernah tenggelam dan menggosongkan
> hari sampai malam, Mary lagi-lagi jatuh cinta pada Howard. Pada
> malam saat Howard turun tangan untuk menangani kasus Joel, Mary
> mengungkapkan perasaannya. Saat mereka berciuman, istri Howard
> datang melabrak Howard. Satu komentar pendek wanita itu, seketika
> menyadarkan Mary akan banyak hal.
>
> Bahwa, setiap orang berhak atas setiap ingatannya. Baik itu kenangan
> indah atau menyakitkan. Karena dari sanalah seseorang bisa belajar
> untuk bertumbuh dan dewasa. Bahwa pun sudah dihapus berkali-kali,
> tetap bukanlah hal mudah untuk mengenyahkan cinta begitu saja.
> Dengan niatan itulah, Mary kemudian mengembalikan semua kaset
> rekaman kepada setiap klien mereka. Termasuk Joel dan Clementine.
> Yang pada saat itu, (kembali) saling tertarik satu sama lain.
>
> Tentu saja, butuh jiwa besar bagi Joel dan Clementine, untuk tabah
> mendengarkan kaset rekaman satu sama lain. Yang banyak berisi keluh
> kesah seputar ketidakpuasan mereka terhadap diri satu sama lain.
> Butuh kesabaran dan ketenangan tingkat tinggi, untuk mendengarkan
> banyak pernyataan spontan yang diedit ataupun dieufemisme mengenai
> hubungan mereka selama ini. Dan ya, tentu saja, seperti banyak
> manusia biasa lainnya di dunia, mereka bersikap reaktif�bertengkar.
>
> Dimana Clementine lari menuju lift, untuk kemudian disusul Joel.
> Inilah salah satu adegan favorit saya. Saat Clementine yang putus
> asa berujar "I'm just a fucked up girl, Joel... I'm not perfect."
> Yang hanya dijawab "Ok," oleh Joel, dengan satu senyum pengertian.
>
> Disinilah saya sontak teringat pada salah satu diskusi saya bersama
> Citra. Bahwa basically, cinta adalah satu paket. Kita tidak hanya
> menerima tumpukan kado cantik berlapis kain sutra dan berbalutkan
> pita satin. Namun juga harus sekaligus menerima bungkusan-bungkusan
> hitam.
>
> Dan bahwa suatu hubungan interpersonal adalah proses untuk membuka
> semua kado dan bungkusan itu, untuk kemudian menerima isinya dengan
> lapang dada�apapun itu. Seperti lirik lagu penutup dalam film
> ini. "Everybody Got to Learn Sometime.."
>
> Ya, kan?
>
>
>
- 8d.
-
Re: (bioskop) matahari yang takkan pernah padam
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Nov 11, 2008 8:33 pm (PST)
retno, resensi yang panjang bgt:)
tapi, selalu indah dengan cara retno bertutur.
saalm,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Bu CaturCatriks"com
<punya_retno@...> wrote:
>
> Matahari yang Takkan Pernah Padam
> Oleh: Retnadi Nur'aini
>
> Judul : Eternal Sunshine of the Spotless Mind
> Sutradara : Michel Gondry
> Penulis naskah : Charlie Kaufman, Michel Gondry
> Pemain : Jim Carrey, Kate Winslet, Elijah Wood, Kirsten
> Dunst
>
>
> Karena matahari tak pernah tenggelam.
> Ia membakar hari sampai gosong,
> Dan, terjadilah malam
> (disadur dari ucapan Diva pada Gio, dalam Supernova:Dewi Lestari)
>
> Hubungan Joel Barish (Jim Carrey) dan Clementine Krucynzky (Kate
> Winslet) bukanlah suatu hubungan yang ideal. Sementara Joel adalah
> seorang pria yang rentan terhadap depresi, Clementine justru adalah
> seorang wanita yang impulsif.
>
> Namunseperti hukum magnetisopposite attracts. Kehidupan garing
> Joel menjadi lebih berwarna dengan adanya kehadiran Clementine.
> Clementine yang gemar mengganti cat rambutnya sesuai warna jaket.
> Clementine yang hobi membuat boneka kentang. Clementine yang bermain
> piano, sementara Joel menari di atas kasur. Clementine yang
> mengajaknya ke Mantouk, berseluncur di atas lapisan es Sungai
> Charles tanpa papan luncur. Untuk kemudian berbaring bersisian di
> atas lapisan es yang dingin. Dan bersama-sama, mencoba memetakan
> rasi bintang-bintang.
>
> It was fun. At first. Sampaiseperti banyak pasangan lainnya di
> duniamereka bertengkar. Ada kalanya rutinitas makan di restoran
> Cina membuat mereka bosan. "Dinner's Dead," begitu istilah Joel. Ada
> kalanya kebiasaan buruk Joel meninggalkan helai-helai rambut
> menempel di sabun batangan mereka, juga kebiasaan mabuk Clementine,
> tak lagi bisa ditolerir. Ada kalanya Joel cemburu. Ada kalanya, baik
> Joel maupun Clementine, salah bicara, salah intonasi, miskomunikasi.
> Yang berakhir dengan jeritan di kuping, kata-kata menyakitkan,
> bantingan pintu, dan salah satu dari mereka minggat.
>
> Bosan dengan hubungan ini, Clementine pun pergi ke Lacuna Inc.dan
> bertemu Dr Howard Mierzwak (Tom Wilkinson). Suatu tempat yang bisa
> menghapus ingatan tentang seseorang dari memori pikiran kita.
> Prosedurnya sederhana saja. Pertama, otakmu akan discan dan
> dipetakan. Kemudian, kamu harus membawa semua benda yang
> mengingatkanmu pada orang itusemua mug, foto, surat cinta, lukisan,
> pakaian, hadiah, perhiasansemua. Setelah terkumpul semua, kemudian
> kamu harus bercerita secara mendetil mengenai kenanganmu,
> berdasarkan benda itu. Detil ini bukan hanya sekedar waktu, hari,
> tanggal. Namun juga, impian, harapan, ketakutan yang dibagi, saat
> ada momen yang melibatkan benda itu. Sebagai arsip, digunakan kaset
> rekaman.
>
> Tahap prosedur berikutnya adalah kamu minum obat tidur di malam
> harinya. Saat kamu terlelap, para petugas Lacuna akan menyambangi
> rumahmu, dan melakukan prosedur penghapusan memori. Untuk kemudian,
> esok paginya, wala! kamu pun terlahir menjadi orang yang baru.
> Bersih dari setiap sel memori menyakitkan.
>
> Untuk menjaga agar memori yang telah direproduksi itu tetap steril,
> Lacuna pun mengirimkan sejumlah surat pada orang terdekat si klien.
> Yang berisikan imbauan agar mereka tak menyebutkan nama oknum yang
> telah dihapus dari ingatan klien mereka. Surat inilah yang kemudian
> terpaksa ditunjukkan seorang sahabat mereka, karena Joel terus
> menerus mengeluh betapa Clementine cepat sekali melupakannya pasca
> mereka putus. Betapa Clementine bahkan tampak tak mengenalnya, saat
> Joel datang ke toko buku tempatnya bekerja membawa kalung cantik
> sebagai hadiah untuk berbaikan. Dan betapa Clementine bahkan telah
> memiliki pacar baru, Patrick (Elijah Wood)remaja pria yang kerap
> dipanggilnya dengan "Baby Boy."
>
> Merasa sakit hati, marah, dan ingin balas dendam, Joel pun
> melancarkan serangan balik. Ia datang ke Lacuna, mendaftar untuk
> dihapuskan ingatan tentang Clementine. Well, secara teoritis,
> menghapuskan kenangan menyakitkan mungkin mudah. Kenapa? Karena
> secara naluriah, kita sendiri tak ingin mengingatnya lebih dalam.
> Dalam buku Psikologi Komunikasi karya Djalaluddin Rakhmat,
> disebutkan, bahwa manusia punya kecenderungan untuk mengulangi hal-
> hal yang mereka sukai, dan meninggalkan hal-hal yang tidak mereka
> sukai.
>
> Logis, tentu saja. Namun bagaimana dengan kenangan-kenangan indah?
> Kenangan yang sempurna cantiknya, menghangatkan jiwa, dan membuatmu
> merasa menjadi makhluk paling bahagia dan beruntung sejagad raya?
> Bagaimana caramu menghapusnya?
>
> Pertanyaan inilah yang secara tak sadar mengusik kepala Joel. Karena
> belakangan ia sadar, bahwa ternyata, ingatannya tentang Clementine
> tidaklah melulu tentang pertenngkaran dan Clementine mabuk-mabukan.
> Namun juga Clementine cantik, yang dengan caranya yang cukup
> eksentrik, mengajarinya untuk bersikap "lepas", dan bersenang-
> senang. Yang membuat Joel yang kaku dan pendiam, betah mengobrol
> berjam-jam di telpon. Yang spontanitas dan impulsivitasnya pada
> banyak hal mencengangkan, namun sekaligus juga menimbulkan sensasi
> pada diri Joel untuk berani mencoba hal-hal baruseperti tiba-tiba
> saja menyapa Joel yang duduk di bangku kereta, atau mengambil
> potongan ayam goreng di piring Joel, atau menyelinap masuk ke rumah
> orang saat mereka berkencan di pantai atau nonton film.
>
> Atau saat Clementine menanggalkan salah satu "jubah"
> dan "topeng"nya, dengan bertanya pada Joel: "Joely, am I ugly?".
> Sambil menghela napas, Clementine pun berkisah tentang betapa
> beratnya menjadi anak kecil. Betapa Clementine kecil pernah punya
> satu boneka yang dinamainya dengan namanya sendiri. "And everyday I
> said to her `You can't be ugly! Be pretty!'," lanjut Clementine.
> "Seolah-olah dengan berkata begitu, maka saya bisa mentransform diri
> saya sendiri untuk menjadi cantik," isak Clementine. Menyaksikan
> sisi rapuh dan insecure Clementine ini, Joel pun luluh. Secara
> naluriah Joel pun merengkuhnya, untuk kemudian menghujaninya dengan
> ciuman sambil berujar "You're pretty, pretty, pretty, pretty,
> pretty.."
>
> Ah, cinta
> ***
>
> Script Eternal Sunshine of the Spotless Mind tidak ditulis dengan
> runutan kronologis seperti interpretasi saya di atas. Ia juga tidak
> dihiasi banyak kalimat corny berisi rayuan dan gombalan "eneng
> kembang abang kumbang" seperti film komedi romantis.
>
> Sebaliknya, alur film yang sudah saya tonton untuk ke-7 kalinya ini,
> malah terkesan acakmeski bukan acak random, namun acak terstruktur
> dan bertujuan. Menonton film ini, kita akan mengikuti jalan pikiran
> Joel, yang di tengah-tengah prosedur penghapusan ingatannya tentang
> Clementine, seketika tersadar bahwa: ia mencintai Clementineatau
> setidaknya, mencintai semua kenangan indah tentang Clementine.
> Namun, karena Joel sedang berada dalam keadaan tak sadar, ia tak
> bisa membatalkan prosedur itu. Sehingga satu-satunya cara adalah
> Joel di alam bawah sadar main kucing-kucingan dengan para petugas
> penghapus ingatan. Literally.
>
> Disinilah saya terkagum-kagum pada scene-scene dalam film surealis
> ini. Betapa Gondry bisa menerjemahkan dunia surealisme dan dunia
> realisme, dengan pas. Ada banyak adegan dimana Joel berlari-lari
> bersama Clementine, sambil terus mencari ruang ingatannya yang masih
> tersisa tentang Clementine. Mulai dari adegan Joel terbangun di tepi
> pantai bersama Clementine, atau adegan mereka berseluncur di
> Mantouk. Atau saat Joel mencoba mencari ruang ingatannya yang paling
> memalukan dan tak ingin diingatnya, agar bisa menyimpan ingatan
> tentang Clementine rapat-rapat disana. Seperti misalnya, adegan Joel
> kecil tengah merajuk di bawah meja karena tak boleh makan kue,
> sampai adegan Joel remaja bermasturbasi.
>
> Adegan-adegan inilah yang bagi saya justru terasa romantis. Karena
> tampak jelas, bahwa Joel berjuang sekuat tenaga untuk menyimpan
> Clementine dalam ingatannya, dalam genggamannya. Apalagi definisi
> dari operasionalisasi konsep itu, selain cinta?
>
> Padahal, di sisi lain, Joel mestinya tidak perlu berpayah-payah.
> Karena, pun Clementine sudah punya pacar baru, pun mereka berdua
> sudah sama-sama terhapus ingatannya satu sama lain, pada akhirnya,
> mereka akan saling jatuh cinta lagi. Satu faktor yang tak bisa
> dikontrol oleh metode penghapusan manapun. Faktor itu bernama:
> Takdir.
> ***
>
> Film yang menuai banyak pujian dari para kritikus film ini tak hanya
> bertutur tentang matahari cinta yang tak pernah padam di benak Joel
> dan Clementine. Namun juga, pada asisten si dokterMary (Kirsten
> Dunst) dan Howard. Sebagai pria beristri, hubungan mereka juga
> bukanlah hubungan yang ideal. Merasa letih menangis dan berharap,
> Mary minta pada Howard untuk menghapus ingatannya.
>
> Namun seperti matahari yang tak pernah tenggelam dan menggosongkan
> hari sampai malam, Mary lagi-lagi jatuh cinta pada Howard. Pada
> malam saat Howard turun tangan untuk menangani kasus Joel, Mary
> mengungkapkan perasaannya. Saat mereka berciuman, istri Howard
> datang melabrak Howard. Satu komentar pendek wanita itu, seketika
> menyadarkan Mary akan banyak hal.
>
> Bahwa, setiap orang berhak atas setiap ingatannya. Baik itu kenangan
> indah atau menyakitkan. Karena dari sanalah seseorang bisa belajar
> untuk bertumbuh dan dewasa. Bahwa pun sudah dihapus berkali-kali,
> tetap bukanlah hal mudah untuk mengenyahkan cinta begitu saja.
> Dengan niatan itulah, Mary kemudian mengembalikan semua kaset
> rekaman kepada setiap klien mereka. Termasuk Joel dan Clementine.
> Yang pada saat itu, (kembali) saling tertarik satu sama lain.
>
> Tentu saja, butuh jiwa besar bagi Joel dan Clementine, untuk tabah
> mendengarkan kaset rekaman satu sama lain. Yang banyak berisi keluh
> kesah seputar ketidakpuasan mereka terhadap diri satu sama lain.
> Butuh kesabaran dan ketenangan tingkat tinggi, untuk mendengarkan
> banyak pernyataan spontan yang diedit ataupun dieufemisme mengenai
> hubungan mereka selama ini. Dan ya, tentu saja, seperti banyak
> manusia biasa lainnya di dunia, mereka bersikap reaktifbertengkar.
>
> Dimana Clementine lari menuju lift, untuk kemudian disusul Joel.
> Inilah salah satu adegan favorit saya. Saat Clementine yang putus
> asa berujar "I'm just a fucked up girl, Joel... I'm not perfect."
> Yang hanya dijawab "Ok," oleh Joel, dengan satu senyum pengertian.
>
> Disinilah saya sontak teringat pada salah satu diskusi saya bersama
> Citra. Bahwa basically, cinta adalah satu paket. Kita tidak hanya
> menerima tumpukan kado cantik berlapis kain sutra dan berbalutkan
> pita satin. Namun juga harus sekaligus menerima bungkusan-bungkusan
> hitam.
>
> Dan bahwa suatu hubungan interpersonal adalah proses untuk membuka
> semua kado dan bungkusan itu, untuk kemudian menerima isinya dengan
> lapang dadaapapun itu. Seperti lirik lagu penutup dalam film
> ini. "Everybody Got to Learn Sometime.."
>
> Ya, kan?
>
- 9a.
-
[Mimbar] Pernik Rumah Tangga
Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 5:31 pm (PST)
Tulisan-tulisan Mas Arif menyentuh banget. Hmm... apalagi pernik rumah tangga yang ini. Kayaknya boleh dicontoh juga. Soalnya, yang namanya biduk rumah tangga emang goyang-goyang terus. Thx.
salam kenal
Achi TM
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 10.
-
To => P. WidhiRe: [sekolah-kehidupan] [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs!
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Tue Nov 11, 2008 7:03 pm (PST)
wah kayaknya Pak Widhi ni udah kelar keliling Surabaya...
Ya pak Ronde mungkin semacam Sekoteng kalo di Jakarta, cuma kuahnya bening seduhan air jahe ga pake susu kental manis... dan kalo dikampung2 emang kadang didorong pake gerobak, kalo gerobak ni lewat baunya wangiii jahe!..
Kalo di Surabaya banyak sekali kelana kulinernya Pak, Rawon Surabaya memang Moyyy... saya yang dulu anti rawon bisa kecantol ama Rawon Surabaya, memang saat ini yg lagi trend di Sby Rawon Setan selain Rawon Nguling di Nguling perbatasan Probolinggo Pasuruan. Pak Sby aja bisa kecantol ma Rawon Nguling ini Pak.
Selain Rawon, ada Tahu Campur, racikannya seperti ini : daging koyor (daging sapi yg kenyil-kenyil aduh...apa ya istilahnya ) pokoknya daging sapi, ditambah kecambah, sawi air, perkedel dari singkong, disiram kuah sepeti soto, disajikan dipiring yang bawahnya udah dikasih campuran bumbu petis, bawang goreng, dan cabe. rasanya mantabs juga , cuma saya kurang begoto suka.
Ada lagi yang sip di Surabaya adalah Rujak Cingur wuaduh kalo yang ini jangan ditanya deh pak lezatnya, kalo ke Surabaya sempetin beli makanan yang satu ini, daripada menyesal seumur hidup (halah ngawur).. Rujak Cingur yang sip ada di Jalan Jolotundo, Jl. Embong Sawo, Jl. Mayjend Sungkono, yang lebih gila lagi ada di Jl. Achmad Djais krn kalo ditempat lain paling mahal harganya 10.000,- kalo yg di Achmad Djais bisa 50.000 sekarang (udah lama nggak pesenin Direksi rujak ini) dan baru buka jam 11.30 thet, jangan coba2 pesen sebelum jam itu kalo nggak mau disemprot ama penjualnya.
Satu lagi ikon kuliner Surabaya yang rasanya bener2 menggigit, Nasi Bebek. Kalo ke Surabaya nggak sempetin makan yang satu ini kurang afdhol rasanya. Karena Bebek Surabaya selalu diakui rasanya lain. Kalau menu ini sangat buanyak dijumpai dari kelas kaki lima (kebanyakan) sampai kelas resto (jarang bangetsss!) Dan menurut saya lebih enak makan Bebek kaki lima dengan bebek rasa Resto, selain harga rasanya juga lain... Bebek yang menggoyang lidah bisa dicari di samping Sekolah Ta'miriyah samping Kantor Pos Besar Kebon Rojo kalau siang, kalo mulai jam 15.00 keatas bisa dicari di jalan Perak, mau masuk Tol, namanya Bebek Yudi. Istimewanya selain dagingnya yg empuk juga sambelnya yg pake pencit, alias mangga muda. Dan kalo di Ta'miriyah minumnya es tape ketan hitam, suegerr tenan rek!....Ada lagi bebek Kranggan, bebek Bratang, Bebek depan BCA Tugu PAhlawan, kalo disini persiapkan mental karena anda harus mengantri kayak antri sembako. Dari sebelum Maghrib
pembeli udah membludak. Ada satu menu lagi andalan saya Ikan Bakar Bamara (Mbak Indar ni pengunjung tetap Rumah makan ini) ikannya gurame yang dibakar dengan bumbu yang uenakkk tenan... sambelnya pake pencit, nasinya kebul-kebul..nyam...nyam. ..nyam... kl ikan bakar ini ada dijalan Purwodadi.*suer ngiler dotcom*
Wah, kalo sebangsa nasi kebuli saya belum kelana disana, padahal kantor saya deket banget dengan kawasan Ampel. Ntar deh pak kapan-kapan saya kelana kuliner disana, cuma sebenarnya saya kurang suka masakan arab yang berbumbu rempah-rempah, mau tapi ngga doyan banget. Satu-satunya makanan Arab yang kupuja hanya Roti Maryam buatan Ummu... (lupa) kalo ga salah di Nyamplungan Gg 2. Dulu sopir direksi sering beliin babenya, dan kita2 suka nitip hehehe... (pake uang sendiri lo). itupun Roti hanya dimakan biasa tanpa diduetkan dengan pasangan aslinya Gule Kacang Ijo. Setahu saya di jalan Ampel, Kambing Ovennya memang uenakkk tenann Pak. Kalau suka masakan Arab memang sepanjang jalan Ampel itu menyediakan menu masakan Timur Tengah. Sekaligus bisa ziarah ke Makam Sunan Ampel.
Heran juga kok bisa menjawab email PAk Widhi sedemikian antusias!... (ketahuan hobi makan!)
Salam kelana kuliner, kapan ke Surabaya lagi Pak?
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
_____________________ _________ __
From: r widhiatma <r_widhiatma@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, November 11, 2008 4:04:19 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Kelana Kuliner] STMJ Mantabs!
Ronde? wah.. saya belum pernah. Tapi kalau dibayangkan dari ciri-cirinya di tulisan mbak, sepertinya ronde ini sama dengan sekuteng kalau di Jakarta. Sekuteng atau sekoteng yaitu air jahe panas yang dituang ke dalam mangkuk kecil dengan diisi pacar-cina, butiran kacang ijo, kacang tanah sangrai, roti tawar yang dipotong dadu, ditambah susu kental manis. Sama kan... Dijual pada malam hari oleh penjaja makanan keliling ke kampung2 menggunakan pikulan atau gerobak dorong. Kalau diminum lagi musim hujan seperti sekarang, hmmmm... mantab
Pengalaman saya waktu ke Surabaya adalah makan rawon. Katanya sih masyarakat Surabaya menjadikan rawon sebagai masakan khas yang menjadi makanan sehari-hari dan ada disetiap rumah. Bener nggak mbak? Bahkan ada yang namanya rawon setan di suatu daerah di Surabaya. Rawon Surabaya sangat berbeda dengan rawon Warteg yang ada di Jakarta. Rawon warteg adalah masakan jeroan &lemak yang dipotong kecil-kecil (cincang) dengan kuah berwarna oranye kemerahan. Kalau rawon Surabaya adalah empal (daging sapi digoreng) ditambah kecambah dan disiram kuah berwarna hitam. (cmiiw)
Tapi pengalaman kuliner di Surabaya yang paling asik adalah makan nasi Kebuli di daerah Ampel. Di sepanjang jalan antara kantor Al Irsyad hingga gang masuk ke Masjid Sunan Ampel banyak sekali warung2 yang menjual nasi kebuli dan masakan ala Timur Tengah. Memang warung2 seperti itu di Jakarta dan di kota-kota lain juga banyak. Tapi yang menjadikannya spesial adalah harganya. ^__^
Sebagai perbandingan, kira-kira 2 tahun lalu harga nasi kebuli satu porsi di Jakarta adalah Rp20.000, sedangkan harga satu porsi nasi kebuli di Surabaya pada waktu itu adalah Rp9.000,- sudah lengkap dengan daging kambingnya. Jauh sekali bukaann... ^__^
Jika saat ini di Jakarta harganya Rp 25.000 satu porsi, di Surabaya harganya berapa ya...?? :)
salam
widwid
--- On Fri, 11/7/08, Siwi LH <siuhik@yahoo. com> wrote:
STMJ Mantabs
Kalau anda pecinta minuman tradisional berenergi satu ini, dan kebetulan anda ada disekitar Surabaya tak ada salahnya anda mencoba Warung STMJ yang ini. Berada di depan Pom Bensin jalan Biliton warung ini berada. Aslinya sih Warung Ronde. Anda tahu Ronde? Sejenis minuman seperti kolak Cuma kuahnya dari seduhan air, jahe dan gula, sedang isiannya ada kacang tanah disangrai, pacar cina, dan bulatan seperti kelepon tapi isinya kacang sangrai dan gula atau semacam enting-enting kacang. Selain menu utamanya itu, ternyata STMJnya (Susu Telor Madu Jahe) saya lihat malah menarik banyak peminat. ............ ...
- 11.
-
(Inspirasi) Lagi, Tentang Cinta :-)
Posted by: "Jenny Jusuf" j3nnyjusuf@yahoo.com j3nnyjusuf
Tue Nov 11, 2008 7:44 pm (PST)
Minggu sore. Sebuah mal di pinggiran Jakarta. Bedah buku dan accoustic performance dari seorang penulis yang diiringi permainan apik pianis merangkap terapis. *Hi, there! ;-)* Mendung
masih bergelayut di luar, kendati matahari mulai muncul dan menghapus
sisa-sisa gerimis yang membuat hari yang (semestinya) cerah menjadi
sedikit suram. Saya,
merasa pegal setelah sejam lebih mondar-mandir, mulai mencari tempat
duduk di antara puluhan bangku yang penuh terisi dan kerumunan orang
yang memadati sekitar panggung. Di atas panggung, ibu ini
sedang diwawancarai oleh moderator yang juga teman saya, membuat saya
tak henti-hentinya nyengir geli mendengar banyolan ngaco (orang Betawi
bilang: ngebacot), sekaligus berdecak kagum mengakui kehebatannya. Benar-benar emsi kelas kakap. Dua emsi yang saya saksikan sebelum acara bedah buku hari ini mendadak terlihat seperti amatiran. Saya
berdiri tak jauh dari tepi panggung sambil terus jelalatan mencari
bangku kosong. Ah, itu dia. Seorang laki-laki kurus-tinggi baru saja
beranjak dari tempatnya. Saya menunggu. Dua menit, tiga menit, ia tidak
kembali. Dan tidak meninggalkan apa pun di sana. Saya masih menunggu.
Cukup banyak yang menonton sambil berdiri, tapi tidak satu pun yang
tergerak menduduki kursi lipat hitam itu. Yasuds, berarti memang jatah saya. Semoga kamu nggak balik. Kalaupun balik, ya maab, siapa suruh kursinya ditinggal-tinggal. *evil grin* Saya
duduk memangku tas, mengikuti jalannya acara sambil menimbang-nimbang
apakah sebaiknya mengambil foto lagi atau tidak, karena menurut sahabat
saya yang meminjamkan, sisa memorinya hanya cukup untuk mengambil
sepuluh gambar. Saya sudah berfoya-foya selama setengah jam pertama,
dan ragu-ragu untuk memotret lagi. Seingat
saya, sebentar lagi ada kuis berhadiah bagi pengunjung yang dapat
menjawab pertanyaan dengan benar. Siapa tahu ada momen menarik yang
bisa saya potret. Saya menyilangkan tangan di depan dada,
mengingat-ingat rundown yang hanya sempat saya baca sekilas, dan kini entah berada dimana. ----- �Sekarang waktunya kuis!� Pengumuman lantang itu membuat saya mendongak. �Ada dua buku dan CD yang akan kita bagi-bagi. Kalau sudah punya, ya nggak apa-apa, bisa dikasih ke temannya, saudaranya...� Saya menegakkan tubuh, bersiap menyalakan kamera. Sebentar lagi MC akan mempersilakan ibu ini
untuk mengajukan pertanyaan sehubungan dengan buku yang sedang dibahas,
dan pengunjung akan berebutan mengacungkan jari. Siapa cepat (dan bisa
menjawab, ya. Kalau nggak, ya batal, hehehe), dia dapat. �Siapa di sini yang datang berdua sama pacar???�
.....
Lha? Kok�? �Hayooo� siapa yang di sini datangnya berdua pacaaaaar? Ngakuuu!� Saya memandang ke panggung, bingung. Ibu ini tampak sama herannya. Hanya teman saya yang cengar-cengir, dengan rencana yang cuma dia (dan Tuhan) yang tahu. Tak berapa lama, sepasang muda-mudi *halah, muda-mudi bo! So sembilanpuluhan* naik ke panggung. Keduanya tersipu-sipu, senyam-senyum tanpa arti. Dan teman saya yang kocak nan jenius itu memang terbukti nggak ada matinya. Sambil menyerahkan microphone,
ia menodong si laki-laki �yang ternyata sudah berstatus suami, bukan
pacar- untuk mengungkapkan perasaan sayangnya pada istrinya. Dan sang
istri juga diwajibkan untuk merespon balik. Seketika, suasana berubah
ramai. Saya tergelak tanpa bisa ditahan, meski pasutri tersebut *ohmaigod � pasutri! Asa cacat kosakata* belum mengucapkan apa-apa, masih berdiri sambil cengar-cengir mokal. Pasti bakal seru. Melihat
gelagat �kalau-nggak-dipaksa-nggak- bakal-ngomong� yang mereka
tunjukkan, MC semakin bersemangat menyuruh sang suami bicara. Akhirnya, masih dengan gestur malu-malu kucing, ia mendekatkan mic ke mulutnya. Sambil memandang istrinya �setengah tertunduk, entah rikuh atau jengah- ia mulai bersuara. �Adek�� Refleks, saya menajamkan pendengaran, meski sebenarnya tidak perlu. ��dua tahun kita nikah �tiga tahun sama pacaran- aku tahu, aku bukan orang yang romantis�� Kalimat itu mengalir lancar. Sederhana.
��aku jarang ajak kamu makan di restoran, jarang ajak kamu jalan-jalan, atau beliin barang�� Saya
termangu di kursi, membisu sambil menggenggam kamera erat-erat. Tanpa
ingin menjepretkannya satu kali pun. Penonton mendadak sunyi. �Tapi, aku mau bilang� aku sayang kamu. Buat aku, cuma kamu seorang... satu-satunya...� Mendadak, tenggorokan saya terasa nyeri. Kamera semakin erat tergenggam. Dalam keadaan mati. �Kamu� tidak tergantikan.� Sunyi kembali memecah. Sang istri menanggapi kalimat-kalimat suaminya dengan senyum malu-malu dan wajah tertuju ke bawah. Nggak
heran. Saya juga akan melakukan hal yang sama seandainya berada di atas
panggung bersama artis favorit dan mendengarkan pernyataan cinta suami
sambil ditontoni orang se-mall. Semua orang menunggu responnya. Termasuk saya, yang bahkan tidak ingat lagi akan tugas mendokumentasikan acara. �Aku juga sayang kamu,� ia membalas pelan, tersipu. Menunduk dengan rona tipis di kedua pipi. Tepuk tangan bergemuruh, riuh. Mata saya membasah. Saya tahan kuat-kuat agar kaca bening itu tak luruh mengalir. Kamu tidak tergantikan. Mereka
bukan pasangan Cinderella dan Prince Charming. Tanpa bermaksud
merendahkan, saya ingin berterus terang bahwa fisik, penampilan dan
pembawaan mereka bahkan tidak memenuhi kriteria pasangan ideal yang
bisa mengundang decak kagum orang. Namun mata itu bersinar tulus. Dan
kata-kata sederhana yang tak terpoles keindahan bahasa itu jauh lebih
sempurna dari kalimat cinta apa pun yang pernah saya dengar. Tidak
ada ekspresi berarti di wajah pasangan itu. Tidak ada kalimat-kalimat
bahagia. Tidak ada wajah yang berbinar penuh cinta, tidak ada mata yang
bercahaya sukacita, tidak pula ada bahasa tubuh yang melukiskan
keajaiban kasih yang diungkap tanpa pretensi. Hanya semburat semu yang
nyaris tak kentara. Namun, semua itu mendadak tidak lagi penting. Rona tipis itu sudah menjelaskan segalanya. Cinta itu tak butuh suara untuk bisa jadi juara.
ROCK Your Life! - Jenny Jusuf - http://jennyjusuf.blogspot. com
- 12a.
-
Kolom Kamisan: GANTI GIGI
Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id gopo_alhusna
Tue Nov 11, 2008 8:25 pm (PST)
Wah, Mas Hasan.
Sama dong kayak Achi :-D
gigi achi juga pake gigi palsu :-))
dic
buat cowok, kayak mas Hasan, achi rasa itu bukanlah hal yang memalukan. Tapi bagi Achi, yang mulai pakai gigi palsu sejak kelas 3 SMP! itu adalah hal yang amat sangat memalukan sekali. Bayangin, cewek pake gigi palsu? duuh... rasa takut selalu datang kalau ada cowok yang akan meminang. Kira2 tuh calon suamiku mau ngga ya nerima aku yang bergigi palsu? xixixix... gigi achi emang ancur banget. Karena dari kecil selalu dicekokin oleh obat antibiotik jadi giginya rapuh. Hehehe... ngga tahu deh udah tua apa masih punya gigi apa kagak.
Aduh, jadi malu udah ngaku.
Untung suamiku bisa menerima aku apa adanya :-)
salam
Achi TM
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com
- 13a.
-
Re: [Maklumat] Agenda Kegiatan Offline SK Minggu Ini
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Nov 11, 2008 8:34 pm (PST)
untuk semuanya, selamat beraker ria:)
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Lia Octavia"com
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Assalamu'alaikum wrwb
>
> Sahabat-sahabat SK dimana saja berada, agenda kegiatan offline SK
minggu ini
> adalah Rapat Kerja (raker) internal pengurus Kabinet SK periode
2008-2010
> untuk masa kerja setahun ke depan.
> Raker ini insya Allah akan diadakan pada:
>
> Hari / tanggal : Sabtu - Ahad / 15 - 16 November 2008
> Waktu : Sabtu pukul 11.00 s/d Ahad pukul 13.00 WIB
> Tempat : Villa Bapak Iking
> Jl. Fairus Cisarua, Puncak Bogor
>
> Agenda : Raker & upgrading pengurus kabinet SK
>
> Peserta : seluruh pengurus kabinet SK periode
2008-2010
>
> Biaya : Rp 40.000/orang (konsumsi & kebersihan
> penginapan)
>
> Untuk konfirmasi kehadiran dan keberangkatan, dapat menghubungi Shinta
> (Panitia Raker) di 085648485428.
>
> Maklumat ini berlaku bagi seluruh pengurus kabinet SK periode 2008-2010.
> Mengingat pentingnya raker ini, kehadiran sahabat-sahabat pengurus semua
> sangat diharapkan.
>
> Terima kasih banyak.
>
>
>
> Wassalam
> Lia
> -Sekum SK Pusat-
>
- 14a.
-
Re: (Catcil) Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama --> mas nur dan mas
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Nov 11, 2008 8:35 pm (PST)
@ mas sis: saljunya belum turun mas sis, jadi belum bisa bikin es sirup:D
@ mas nur: waduh, benar yah mas, sebuah nikmat bisa dirasa ketika tiada
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nursalam AR"com
<nursalam.ar@...> wrote:
>
> Wah, asyik,..musim dingin!
>
> Di Indonesia memang sangat berlimpah sinar mentari..Bahkan kelewat
berkimpah
> nih,hehe..Tapi,alhamdulillah, sudah mulai penghujan. Meski kuatir
banjir:(.
> Jepang kebanjiran ga ya?hehe..
>
> Ah, nikmat adalah nikmat tatkala tiada. saat di genggaman ia hanyalah
> kewajaran yang lazim ada.
>
> Thx for sharing...
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
>
> On Sun, Nov 9, 2008 at 11:36 PM, febty febriani <inga_fety@...> wrote:
>
> >
> >
> >
> > Dan Dimulailah Musim Dingin Pertama
> >
> > inga fety
> >
> >
> > Belum musim dingin sebenarnya, saat ini masih musim gugur. Daun-daun
> > merah dari pohon-pohon sakura yang berjejer di sepanjang jalan
utama kampus
> > yang berbicara tentang itu. Berserakan memerah dan menumpuk di
sepanjang
> > tepi jalan. Tapi, tidaklah mengotori. Dengan sigap, "pasukan
berbaju putih"
> > (kalau di Indonesia pasukan berbaju oranye) yang kutemui hampir di
setiap
> > pagi membersihkan jalan utama itu, seakan berpacu dengan para
mahasiswa dan
> > dosen yang berlalu lalang berjalan kaki atau mengayuh sepeda.
> >
> >
> > Tapi, tidak bagiku. Suhu udara yang pada titik terendah beberapa
hari ini
> > pernah mencapai 11 derajat Celcius. Pakaian yang kugunakanpun juga
bertambah
> > tebal. Sebuah pakaian dalam khusus musim dingin serta tidak lupa
sebuah
> > sweater tebal. Walaupun, beberapa nada heran disertai dengan
pertanyaan
> > "samui desu ne" dari orang jepang atau "fety kedinginan yah" dari
> > teman-teman mahasiswa Indonesia tapi aku tetap cuek dengan
pakaianku. Yang
> > penting tubuhku hangat. Bagi beberapa orang, terutama orang
jepang, saat ini
> > belumlah terlalu dingin. Dan bagi teman-teman dari Indonesia yang
sudah
> > beberapa tahun tinggal di negeri sakura ada saat yang lebih dingin
yaitu
> > hari-hari di bulan Januari. Nah, saat itulah sweater tebal belum layak
> > digunakan.
> >
> >
> > Perlengkapan "perangku" menghadapi hari-hari menjelang musim
dingin akan
> > bertambah kala malam hari ketika pulang dari kampus menuju asrama.
Sebuah
> > masker penutup hidung dan sebuah sarung tangan tebal. Kebayangkan
seperti
> > apa diriku kala malam hari. Layaknya seorang ninja yang sedang
mengendarai
> > sepeda karena tinggal mataku saja yang tidak tertutupi. Tapi,
hanya dengan
> > seperti itu, hidungku tetap menjadi hangat dan tidak meler-meler atau
> > mendengus-dengus mengahalau dingin. Dan dengan kedua sarung tangan
itu pula
> > ujung-ujung jari tanganku tetap mampu memegang stang sepeda. Benar
kata
> > seorang teman, kangen dengan sinar matahari yang berlimpah di
Indonesia.
> > Jadi, kangen Indonesia benaran deh:)
> >
> >
> > Ah, menjelang musim dingin pertama.
> > ~ http://ingafety.wordpress. ~com
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> -"Let's dream together!"
> Nursalam AR
> Translator, Writer & Writing Trainer
> 0813-10040723
> E-mail: salam.translator@...
> YM ID: nursalam_ar
> http://nursalam.multiply. com
>
- 15a.
-
Re: [Inspirasi] Jangan Bekerja Terlalu Keras!
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Nov 11, 2008 8:43 pm (PST)
jadi mengerti makna bekerja
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Ikhwan Sopa"com
<ikhwan.sopa@...> wrote:
>
> LOA: Jangan Bekerja Terlalu Keras!
>
> "Bekerja keras itu letaknya di antara malas dan ngoyo" - Ikhwan Sopa
>
> Pagi ini seorang ibu menelepon saya sembari menangis terisak-isak.
> Ibu ini tidak bertanya tentang apapun. Pada intinya ia hanya
> menumpahkan segala perasaannya tentang deraan hidup yang menurutnya
> makin menyiksa.
>
> Setelah Workshop E.D.A.N. selama dua hari kemarin, pagi ini setelah
> shalat subuh saya tidur lagi untuk mengumpulkan energi baru. Saat
> saya tidur itulah ibu ini menelepon saya.
>
> Saya tanyakan kepadanya dari mana ia mendapatkan nomor telepon saya.
> Ia mengatakan bahwa seorang ustadz telah mereferensikan nama saya
> sebagai seseorang yang paham "The Law of Attraction". Nama saya
> muncul setelah ia berusaha mencari ketenangan hidup dengan
> berkonsultasi kepada lebih dari limapuluh orang. Saya sedikit kaget
> karena saya bukanlah pakar, saya hanya pengamat dan pembelajar yang
> tengah menempa diri menjadi praktisi.
>
> Ibu ini bercerita bahwa ia adalah seorang single parent dengan satu
> anak yang masih bersekolah di TK. Ibu ini juga menceritakan bahwa
> suaminya pergi meninggalkannya begitu saja dua tahun yang lalu. Tanpa
> berita dan tanpa titipan nafkah.
>
> Sejak ditinggal pergi itu, ia menjadi tulang punggung keluarga.
> Mengurus anak satu-satunya, mengurus orang tuanya yang sudah renta,
> dan mengurus adik-adiknya yang masih belum bekerja.
>
> Sambil terus terisak, ia menceritakan bagaimana dirinya begitu keras
> membanting tulang untuk menopang kehidupan keluarganya. Ia berbisnis
> dengan berdagang berbagai barang dagangan, mulai di lapak sampai di
> beberapa kios. Ia juga berbisnis di bidang lain termasuk bisnis
> perkayuan. Selain itu, ia juga menceritakan beberapa model bisnis
> lain yang ia terjuni.
>
> Mendengar cerita malang-melintangnya ia di berbagai lini bisnis, saya
> sempat tercenung.
>
> Seberapa besar sih kebutuhan seorang ibu dengan satu orang anak yang
> masih di TK? Kalau ia juga menanggung beban orang tua dan adik-
> adiknya, seberapa beratnyakah itu? Atau, begitu menakutkankah masa
> depan baginya? Bukankah sebagai manusia, kita hanya perlu makan tiga
> kali sehari? Bukankah Tuhan Maha Adil dan Maha Pemberi Rizki?
> Bukankah menyiapkan berbagai kebutuhan di masa depan itu mestilah
> seperti kita akan hidup selamanya?
>
> Saya seperti melihat adanya ketidakproporsionalan antara apa yang ibu
> ini butuhkan dengan apa yang menurutnya perlu dikerjakan. Saya
> menangkap kesan bahwa ibu ini telah bekerja terlalu keras. Saya juga
> bisa mengira-ngira, bahwa ibu ini mulai terjebak pada berbagai
> tindakan yang "away" ketimbang "toward".
>
> Ibu ini seperti masuk ke dalam penjara untuk terus "berlari dari" apa
> yang ia takutkan, dan bukan "mengejar apa" yang ia cita-citakan. Ia
> terjebak masuk ke dalam sirkuit balap yang tak bergaris finish.
>
> Dengan berusaha se-empatik mungkin saya pun berkata kepadanya, "Ibu,
> yang namanya bekerja keras itu letaknya di antara malas dan ngoyo.
> Tentang malas kita sudah mengetahui bahwa Tuhan pun tidak suka pada
> orang malas. Tentang bekerja keras, di sinilah kita seringkali
> KEBABLASAN dan seolah merasa bisa menggeser kursi Tuhan".
>
> Sepanjang yang saya ketahui, esensi dasar dari The Law of Attraction
> adalah sabar, syukur, dan ikhlas. Dan, semua itu berada dalam time
> frame yang jelas bukan milik manusia.
>
> Maka, bekerja malas jelas bukan pilihan. Akan tetapi, bekerja terlalu
> keras juga bukan pilihan yang bijaksana. Dengan bekerja terlalu
> keras, belief system kita akan teracuni oleh pernyataan yang berikut
> ini:
>
> "Kalo nggak gini caranya, ya gimana bisa dapat?"
>
> Lha...! Tidakkah itu sama saja "mengkudeta" Tuhan dengan memposisikan
> diri sebagai penentu hasil?
>
> Bekerjalah dengan keras, dan tetap memberi ruang untuk keyakinan akan
> Tuhan sebagai Hakim yang tertinggi.
>
> Lantas, seberapa keraskah kita harus bekerja? Anda ukurlah sendiri
> dengan parameter ini:
>
> - Sabar,
> - Syukur,
> - Ikhlas,
> - di dalam kerangka waktu yang bukan milik kita.
>
> NB: Telepon ibu ini terputus saat ia mulai terangguk-angguk di tengah
> isaknya. Ibu, jika Anda sempat membaca ini, pertimbangkanlah untuk
> mengukur kembali sebab mungkin ibu sudah bekerja terlalu keras!
>
> Sukses buat Anda semua.
> Let It Go, Let It GOD.
>
> Ikhwan Sopa
> Master Trainer E.D.A.N.
> http://www.facebook.com/profile. php?id=714484144 &ref=profile
> http://milis-bicara.blogspot. com
>
- 16.
-
[Info] Buku Puisi 'Otobiografi' Saut Situmorang - Disk
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Tue Nov 11, 2008 9:14 pm (PST)
Buku Puisi 'Otobiografi' Saut Situmorang
http://geraibuku.multiply. com/photos/ album/78
dengan tiga tanda seru!!!
aku melamarMu jadi istriKu
dan Kau terima dengan tiga tanda seru!!!
lihatlah!!! Tiga tanda seru menari nari
terhuyung tak mampu tahan pecahnya kata kata
dalam puisi puisi cinta
hanya untukMU!!!
Denpasar, 30 September
2001
6:45pm
[Halaman 124 dari buku puisi Otobiografi]
Buku puisi Otobiografi ini berisi kumpulan puisi Saut
Sitoumorang antara tahun 1987-2007. Dibagi menjadi 3 kumpulan tema besar yakni Cinta, Politik dan Rantau. Judul tema
terakhir berisikan puisi-puisi berbahasa Inggris.
184 puisi Saut Situmorang ini termaktub dalam 282 halaman.
Buku ini sendiri pernah dinominasikan oleh juri KLA sebagai salah satu dari 10
besar kandidat pemenangnya, yang kemudian dengan segera ditolaknya dengan
pernyataan surat
resmi di tahun 2008 ini. Ini adalah penolakan pertama terhadap penghargaan KLA
yang berhadiah 100 juta itu yang dilakukan penulis di tanah air.
Buku cetakan pertama Otobiografi diterbitkan oleh SIC dengan
semacam kata pengantar berbentuk esai yang ditulis oleh Saut sendiri berjudul "Tradisi
dan Bakat Individu". Saut Situmorang juga dikenal sebagai seorang esais selain
penyair.
Special bagi anda para pelanggan GeraiBuku.com, anda bisa mendapatkan
buku ini dengan harga jauh dibawah harga
aslinya yang semula Rp 75.000 menjadi hanya Rp 50.000,- atau diskon sebesar 33% lebih.
Bisa kita simak puisi Saut lainnya berikut ini :
andung
andung petualang
kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?
matahari panas
angin berhembus
panas
bus tua
meninggalkan kota
aspal jalanan
melarikannya selamanya
kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?
kota berganti kampung
sawah berganti
gunung
anak lelaki dekat
jendela
lagu petualang jadi
hidup di darahnya
kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?
kampung menjelma kota
gunung gunung
kembali rumah rumah
begitulah berhari
bermalam
makin jauh anak
dalam perjalanan tenggelam
kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?
menyebrang laut
menyebrang pulau
beribu gunung kota terlampau
di negeri sebrang
di negeri baru
anak melangkah
masuk hidup perantau
o jakarta metropolis pertama
dongeng yang jadi
silau mata
makin sayup kini
suara ibu
dalam hiruk pikuk
karnaval aspal hitammu
jakarta membuatnya gelisah
jakarta bukan tujuan hidupnya
jogjakarta yang jauh
tak sabar mimpinya
menunggu
tak ada yang lebih
romantis
dari sosok stasiun
kereta tua yang manis
lengking kereta dan
derit roda besinya
membuat sang anak
tak ngantuk matanya
cirebon, semarang, kroya...
lalu jogja bersama
pagi tiba
dingin semen lantai
dan sapa tukang becak
tak mungkin
terhapus dari kepala sang anak
di atas becak antara
koper dan bapak
malioboro
menyambutnya ramah dan kompak
jogja tua yang
manis
cinta pertama
memabukkan liris
medan yang jauh
terkubur bersama
suara ibu
gamelan dari radio
pinggir jalan
musik upacara
ritual perantauan
o tembok benteng kraton
yang kokoh
lindungi tidur sang
anak perantau
alun alun tamansari
mercusuar di
labyrinth gang gang malam hari
o turis turis manis
berdada manis
keluar masuk
lukisan batik dan parangtritis
sang anak mabuk
sempoyongan tercengang
jiwanya bergetar
sekalut goro goro wayang
o hidup bebas seorang
petualang
siang sekolah malam
di pasar kembang
suara ibu cuma wesel surat surat bulanan
sampai kartu natal
bawa berita kematian
sang anak terpukul
matanya kabur
lonceng gereja jadi
koor tanah kubur
cerita kristus
pembawa keselamatan
jadi cerita ibu
andung andung petualangan
jogja kota manis romantis
di jantungmu seorang
lelaki menangis
kematian pertama
yang menggores wajah
suara ibu dicarinya
kini dalam kelana tak sudah
1999
Profil Penulis :
Saut Situmorang lahir 29 Juni di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatra Utara, tapi
dibesarkan sebagai "anak kolong" di Medan. Pendidikan terakhir S-1
(Sastra Inggris, Film, dan Creative Writing) dan S-2 (Sastra Indonesia
[tidak selesai]) dilakukannya di Selandia Baru, dimana dia pernah hidup
merantau selama 11 tahun. Puisi, cerpen dan eseinya sudah dipublikasikan dalam
lebih dari 20 buku antologi dan di media massa
termasuk di Internet. Sudah menerbitkan tiga buku kumpulan puisi tunggal: saut
kecil bicara dengan tuhan (Bentang, 2003), catatan subversif (Buku Baik, 2004),
dan otobiografi ([sic] 2007). Saat ini sedang menyiapkan buku kumpulan esei
sastranya yang diberi judul "[sic]" dan buku kumpulan cerpen
"peti mati". Salah seorang redaktur jurnal sastra underground Indonesia
"boemipoetra". Disamping esei tentang sastra, juga banyak menulis
tentang senirupa kontemporer Indonesia.
Saat ini menetap di kota
Jogja sebagai penulis full-time.
Pemesanan bisa via email ke geraibuku@gmail.com atau via sms ke [021]
3099 8655.
www.geraibuku.com
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/
- 17a.
-
(catatan kecil) Jenuh
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Tue Nov 11, 2008 9:19 pm (PST)
Jenuh
Suara angin siang itu terdengar aneh, menerpa pinggiran bingkai jendela
disertai gugurnya daun-daun pohon akasia di halaman parkir. Mentari
tersenyum setengah hati sementara hawa yang dingin-setelah-hujan membuat
saya membenamkan diri dalam sweater hitam yang membungkus saya rapat-rapat.
Pendingin udara berdesis. Suasana ruangan kerja begitu hening. Hanya detak
detik keyboard komputer yang ditekan terdengar di setiap sudut. Hening yang
aneh. Udara nyaris tidak bergerak dan membuat saya nyaris tercekik.
Perlahan saya membuka winamp di komputer saya dan memutar beberapa lagu di
listplay. Musik berpendaran bagai hujan di sekitar meja kerja saya.
Tiba-tiba sebuah pesan muncul di layar monitor.
"Mbak, aku lagi jenuh banget! Bosan! Rasanya pengen marah aja dari tadi
pagi," saya menatap layar monitor dengan pikiran beterbangan.
"Ada apa, Mbak?" ketik saya.
"Aku lagi sensi banget. Rasanya pengen memaki-maki orang!" balasnya.
Saya terdiam lalu melayangkan pandangan saya ke luar jendela. Dari lantai
dua ini, dengan jelas terlihat dahan-dahan pohon akasia masih memukul-mukul
jendela ruangan kantor.
Tiba-tiba sebuah suara membelah pikiran saya.
"Aku jenuuuuh!!! Ngapain sih enaknya? Pulang ke rumah atau jalan-jalan?
Kemana? Ke Bunaken atau ke bulan?" seorang rekan kerja saya berteriak sambil
memukul meja. Beberapa helai kertas berserakan di lantai.
Belum sempat saya berkata-kata, seorang rekan kerja saya yang lain yang
duduk di depan meja saya memukul partisi meja yang membatasi meja saya
dengan mejanya.
"Aku jugaaa! Bosaaaan! Iih aku kesal banget! Pengen makan apa ya enaknya?
Makan orang kali ya?" Partisi hijau di hadapan saya bergetar. Monitor di
hadapan saya berkedip.
"Mbak, aku kesel banget sama bosku. Nyari-nyari alasan macam-macam. Aku
kesal!" tulisan itu muncul menghiasi monitor saya. Saya menatap meja kerja
saya yang berantakan. Banyak dokumen yang belum selesai, email-email
pekerjaan dari seantero dunia yang belum dibalas. Inilah dunia dengan segala
warna warninya. Warna warni yang bisa setiap saat menggedor dan mendobrak
benteng pertahanan kesabaran, mengguncangkan keikhlasan dan niat yang
tergurat sebelum melangkahkan kaki keluar rumah tadi pagi. Warna warni yang
kini mengeluarkan silet-silet kecilnya. Yang tajam dan menyilaukan mata
diterpa sinar mentari yang setengah hati. Bagaimana bisa berkelit dan
menghindari silet-silet tajam yang beterbangan ke segala arah? Rupanya Jenuh
yang bertopeng ninja itu sedang mengeluarkan jurus-jurus pamungkasnya.
Saya bangkit dari tempat duduk saya. Mengambil handuk kecil, keluar
ruangan, menuruni tangga lalu masuk ke kamar mandi di lantai satu. Perlahan
saya membuka keran air dan seiring dengan tetesan pertama yang membasuh
wajah saya, saya menatap tajam pada silet yang sedang tersenyum sinis di
samping kiri saya, lalu berbalik terbang, pergi sambil berteriak parau
melalui pintu depan. Dan Jenuh turut berlutut di samping sajadah saya, siang
itu.
Jakarta, 12 November 2008 at 12.00 p.m.
http://mutiaracinta.multiply. com
- 17b.
-
Re: (catatan kecil) Jenuh
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Tue Nov 11, 2008 9:35 pm (PST)
jenuh dengan rutinitas memang milik semua orang yah, mbak:D
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Lia Octavia"com
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Jenuh
>
>
> Suara angin siang itu terdengar aneh, menerpa pinggiran bingkai jendela
> disertai gugurnya daun-daun pohon akasia di halaman parkir. Mentari
> tersenyum setengah hati sementara hawa yang dingin-setelah-hujan membuat
> saya membenamkan diri dalam sweater hitam yang membungkus saya
rapat-rapat.
> Pendingin udara berdesis. Suasana ruangan kerja begitu hening. Hanya
detak
> detik keyboard komputer yang ditekan terdengar di setiap sudut.
Hening yang
> aneh. Udara nyaris tidak bergerak dan membuat saya nyaris tercekik.
>
> Perlahan saya membuka winamp di komputer saya dan memutar beberapa
lagu di
> listplay. Musik berpendaran bagai hujan di sekitar meja kerja saya.
> Tiba-tiba sebuah pesan muncul di layar monitor.
>
> "Mbak, aku lagi jenuh banget! Bosan! Rasanya pengen marah aja dari tadi
> pagi," saya menatap layar monitor dengan pikiran beterbangan.
>
> "Ada apa, Mbak?" ketik saya.
>
> "Aku lagi sensi banget. Rasanya pengen memaki-maki orang!" balasnya.
>
> Saya terdiam lalu melayangkan pandangan saya ke luar jendela. Dari
lantai
> dua ini, dengan jelas terlihat dahan-dahan pohon akasia masih
memukul-mukul
> jendela ruangan kantor.
> Tiba-tiba sebuah suara membelah pikiran saya.
>
> "Aku jenuuuuh!!! Ngapain sih enaknya? Pulang ke rumah atau jalan-jalan?
> Kemana? Ke Bunaken atau ke bulan?" seorang rekan kerja saya
berteriak sambil
> memukul meja. Beberapa helai kertas berserakan di lantai.
>
> Belum sempat saya berkata-kata, seorang rekan kerja saya yang lain yang
> duduk di depan meja saya memukul partisi meja yang membatasi meja saya
> dengan mejanya.
>
> "Aku jugaaa! Bosaaaan! Iih aku kesal banget! Pengen makan apa ya
enaknya?
> Makan orang kali ya?" Partisi hijau di hadapan saya bergetar. Monitor di
> hadapan saya berkedip.
>
> "Mbak, aku kesel banget sama bosku. Nyari-nyari alasan macam-macam. Aku
> kesal!" tulisan itu muncul menghiasi monitor saya. Saya menatap meja
kerja
> saya yang berantakan. Banyak dokumen yang belum selesai, email-email
> pekerjaan dari seantero dunia yang belum dibalas. Inilah dunia
dengan segala
> warna warninya. Warna warni yang bisa setiap saat menggedor dan
mendobrak
> benteng pertahanan kesabaran, mengguncangkan keikhlasan dan niat yang
> tergurat sebelum melangkahkan kaki keluar rumah tadi pagi. Warna
warni yang
> kini mengeluarkan silet-silet kecilnya. Yang tajam dan menyilaukan mata
> diterpa sinar mentari yang setengah hati. Bagaimana bisa berkelit dan
> menghindari silet-silet tajam yang beterbangan ke segala arah?
Rupanya Jenuh
> yang bertopeng ninja itu sedang mengeluarkan jurus-jurus pamungkasnya.
>
> Saya bangkit dari tempat duduk saya. Mengambil handuk kecil, keluar
> ruangan, menuruni tangga lalu masuk ke kamar mandi di lantai satu.
Perlahan
> saya membuka keran air dan seiring dengan tetesan pertama yang membasuh
> wajah saya, saya menatap tajam pada silet yang sedang tersenyum sinis di
> samping kiri saya, lalu berbalik terbang, pergi sambil berteriak parau
> melalui pintu depan. Dan Jenuh turut berlutut di samping sajadah
saya, siang
> itu.
>
>
> Jakarta, 12 November 2008 at 12.00 p.m.
>
> http://mutiaracinta.multiply. com
>
- 18.
-
[Info] Fwd : Rilis Berita dari KMB
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Tue Nov 11, 2008 9:44 pm (PST)
BARANANGSIANG – Penyair muda Epri Tsaqib meluncurkan buku puisinya di
Kota Bogor di Toko Buku Alternatif Jendela, Barangsiang, Bogor, pada
minggu siang (2/10). Buku kumpulan puisi yang berjudul 'Ruang Lengang' ini berisikan 44 buah puisi yang ditulisnya sejak tahun 2000 hingga 2008.
Dihadiri
berbagai kalangan pecinta sastra di Kota Bogor, acara ini dipandu oleh
Dauri selaku moderator yang aktif di berbagai kegiatan sastra
independen. Sedangkan pembahasan mengenai buku ini dilakukan oleh Pry
S. selaku anggota Komunitas Menulis Bogor (KMB).
Pada sesi
diskusi, Maulaza Rizky dari Fakultas Sastra Univ.. Pakuan mengajukan
pertanyaan tentang minimnya apresiasi sastra bagi kalangan pemuda kita
saat ini. "Dunia sastra makin termarjinalkan di tengah-tengah
masyarakat kita sekarang," tegas Maulana.
Epri sendiri menanggapi hal tersebut dengan menekankan pentingnya apresiasi sastra bagi kaum muda di Indonesia. "Daripada
kita pada mengeluhkan tentang sastra yang termarjinalkan, lebih baik
kita fokus pada pengembangan kegiatan yang bisa mendorong apresiasi
sastra," jawab Epri.
Peluncuran
dan Bedah Buku ini sendiri digelar atas kerjasama TB. Alternatif
Jendela dengan KMB, yakni sebagai bagian dari agenda reguler yang
digelar setiap bulannya. Dan untuk bulan Desember mendatang, KMB tengah
merencanakan acara serupa dengan menghadirkan sejumlah penyair kenamaan
Indonesia. (Nnd)
http://epriabdurrahman.multiply. com/journal/ item/189
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar