Rabu, 12 November 2008

[daarut-tauhiid] System Ekonomi Kapitalis Menciptakan Manusia-Manusia Tamak

Oleh : Alihozi
Http://alihozi77.blogspot.com

Pada tulisan-tulisan terdahulu penulis sering mengatakan bahwa pada
masa sekarang ini manusia kurang sadar atau tidak mau sadar sekarang
manusia pada umumnya sudah terjebak dalam perekonomian kapitalis, dan
kalau hendak melepaskan diri adalah sukar dan payah sekali Banyak
sekali yang membenci dan menentang imperialisme dan kapitalisme tetapi
dalam soal ekonomi ini tidak menolak atau pura – pura tidak menolak.

Bukti dari pernyataan penulis tsb selain karena masih dipakainya
system bunga pada perekonomian, adalah pada kehidupan saat ini banyak
manusia dihargai dan dihormati dengan apa yang mereka makan , apa yang
mereka tempati (rumah tinggal), apa yang mereka kenakan, dan apa yang
mereka kendarai yang mana hal tsb adalah merupakan kharakter dari
kehidupan masyarakat ekonomi kapitalis.

Padahal mestinya manusia itu dihargai dan dihormati karena
akhlak/moralnya yang bagus dan perbuatan baiknya kepada sesama ummat
manusia. Oleh karena manusia dihargai dan dihormati dari harta dan
jabatannya bukan dari akhlaknya/moralnya maka yang terjadi adalah
banyak manusia di muka bumi sekarang ini menjadikan tujuan hidupnya
hanya mengejar kepentingan pribadinya (ketamakan) tanpa memperdulikan
orang lain.

Kini kepentingan pribadi (ketamakan) dipandang sebagai ciri individu
abad ke-21 sehingga menimbulkan banyak krisis kehidupan manusia dari
krisi moral sampai dengan krisis financial global. Kita akan melihat
setiap hari di negara kita sendiri Indonesia, ada saja kasus korupsi
yang berhasil diungkap oleh pihak KPK atau pihak kejaksaan. Ketamakan
juga yang memotivasi lembaga-lembaga keuangan di Amerika mengucurkan
kredit perumahan kepada orang-orang yang tidak memiliki kemampuan
bayar sehingga menimbulkan kredit macet perumahan (subprime mortgage),
karena ketamakan juga dalam upaya untuk mengatasi kegagalan pasar
financial mendorong para spekulan untuk mengalihkan uang mereka ke
berbagai jenis komoditas sehingga menimbulkan krisis pangan global,
karena ketamakan juga para pemegang saham melakukan kapitalisasi
harga saham yang jatuh, walaupun semua hal tsb dapat menimbulkan
masalah bagi jutaan manusia di muka bumi.

Berdasarkan uraian di atas , maka pada kesempatan kali ini penulis
mengajak seluruh ummat manusia khususnya ummat muslim untuk
meninggalkan system ekonomi kapitalis yang memiliki kharakter
menghormati manusia hanya dari materi yang dimilikinya yang hanya akan
berujung pada penciptaan manusia-manusia yang tamak atau mengutamakan
kepentingan pribadi dan mengabaikan kehidupan orang lain. Kita harus
kembali kepada system ekonomi syariah yang mengutamakan terciptanya
manusia – manusia yang berakhlak/bermoral baik yang tidak
individualis, yang tidak mengabaikan kehidupan orang lain.

Maju terus system ekonomi syariah, tinggalkan segera system ekonomi
kapitalis.
Wallahu'alam
Al-Faqir

© Alihozi 12 November 2008
Komentar dan saran atas artikel ini bisa disampaikan ke
http://alihozi77.blogspot.com atau sms ke 0813-882-364-05.

__._,_.___
===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Recent Activity
Visit Your Group
Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

John McEnroe

on Yahoo! Groups

Join him for the

10 Day Challenge.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: