Kamis, 05 Juni 2008

[daarut-tauhiid] Umat Islam Konflik, Non Muslim Senang

http://www.eramuslim.com/berita/nas/8605110731-umat-islam-konflik-non-mu
slim-senang.htm?prev

Persitiwa rusuh di Monas Jakarta, 1 Juni lalu, sangat menguntungkan
pihak-pihak tertentu. Pertama, menguntungkan pihak pemerintah SBY-JK
yang tadinya selalu dikecam dan didemo karena menaikkan harga BBM, namun
dengan adanya peristiwa Monas, pemerintah lewat jaringan media
massa-cetak maupun teve yang dikuasainya-berhasil memalingkan perhatian
rakyat Indonesia dari kehidupan yang kian melarat akibat dinaikkannya
harga BBM menjadi berpolemik soal pembubaran FPI.

Kedua, peristiwa ini menguntungkan psosisi kelompok sesat Ahmadiyah yang
seolah menjadi korban. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) dan puluhan
anggotanya telah dibawa polisi, sejumlah cabang-cabang FPI di beberapa
wilayah di Jawa dibubarkan. Namun ahmadiyah yang nyata-nyata kelompok
sesat dan merusak Islam masih eksis berdiri. Pimpinan dan jemaatnya
tidak ada yang ditangkap.

Ketiga, perkembangan peristiwa Monas di mana antara umat Islam sendiri
terjadi saling curiga, terbelah antara yang membela FPI berhadapan
dengan yang membela Abdurrahman Wahid. Kedua kelompok tersebut sama-sama
mengaku sebagai pembela Islam. Padahal jelas, Durahman adalah sahabat
Zionis-Yahudi. Namun lewat pencitraan di media dan juga didukung
keawaman para pemujanya, jadilah sosok tersebut sebagai manusia setengah
dewa.

Hal ini bagaimana pun menjadi ancaman konflik horisontal antara pembela
keberanan dengan pembela Durahman. Dan yang senang tentu kalangan
non-muslim dan orang-orang yang KTP-nya Islam tapi ideologinya
liberalis.

Agar umat Islam Indonesia tidak terjebak dalam permaianan musuh-musuh
allah SWT yang tengah ditabuh, maka sejumlah tokoh Islam kemarin (4/6)
berkumpul di Masjid Al-Aqam, Tanah Abang, Jakarta, untuk memusyawarahkan
agar sesama umat Islam tidak terpancing konflik antar sesamanya.

Anggota Forum Peduli Umat dan Bangsa (FPUB) yang jugaSekjen Komite
Solidaritas untu Palestina (KISPA) Ust. Ferry Noor menyatakan, "Sebagai
umat tauhid kita harus bersatu. Jangan mau diadu-domba pihak lain yang
akan mengambil keuntungan dari kejadian ini. 'FPUB menyeru umat
merapatkan barisan.''

Sikap Presiden SBY yang dikenal selama ini selalu peragu dalam mengambil
sikap, dalam kasus Monas tiba-tiba menjadi gagah, cepat, dan cenderung
reaksioner. Hal ini dikritisi oleh Koordinator FPUB, KH Fikri Bareno.
''Saya bangga setelah insiden Monas, Presiden berpidato dengan gagah,
menyesalkan kejadian itu. Tapi, mengapa Presiden tak berpidato segagah
dan setegas itu dalam hal pembubaran Ahmadiyah?'' Apakah ini terkait
dengan suara Amerika yang dengan cepat juga mengutuk FPI? Bisa jadi.

Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi sudah mengancam agar warga NU jangan
mau ikut-ikutan dalam konflik melawan FPI ini. "Pembubaran FPI berada
dalam domain pemerintah! Bukan berada dalam kapasitas aturan NU!, ''
tegasnya. Hasyim juga sependapat bahwa Ahmadiyah adalah ajaran sesat dan
menyesatkan.

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) KH. Syuhada Bahri dalam
rilisnya kemarin menyatakan bahwa terjadinya kasus di Monas itu tidak
terlepsa dari keraguan pemerintah SBY dalam mengeluarkan SKB Tiga
Menteri soal pelarangan kelompok sesat dan menyesatkan bernama Ahmadiyah

S u r o n o

IT Department

Rumah Sakit Puri Indah

Jl. Puri Indah Raya Blok S-2

Kembangan Selatan, Jakarta Barat

Phone : (021) 2569 5200 ext : 5585 / 5575

Email : surono@rspuriindah.co.id <mailto:surono@rspuriindah.co.id>

Website : www.rspuriindah.co.id

--------------------

The information contained in this email (including any attachments) is
strictly intended for the use of the person(s) for whom it is addressed,
as it may be confidential and contain legally privileged information.
If you are not the intended recipient you are hereby notified that any
perusal, use, distribution, copying or disclosure is strictly
prohibited. The views and opinions expressed herewith are the author's
and may not reflect the views and opinions of Rumah Sakit Pondok Indah
Group qq. PT Binara Guna Mediktama and we disclaim all liability for any
such statements. If you have received this email in error, please
immediately advise us by return mail and delete the email document.

Rumah Sakit Pondok Indah Group qq. PT Binara Guna Mediktama accept no
liability for any loss or damage arising from the use of this E-Mail or
attachments.

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
===================================================
MARKETPLACE
Blockbuster is giving away a free trial of Blockbuster Total Access to smart movie lovers like you.
Recent Activity
Visit Your Group
New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Come check out

featured healthy living

groups on Yahoo!

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: